cover
Contact Name
Agung Purnomo
Contact Email
lppm@unusida.ac.id
Phone
+6231-7970999
Journal Mail Official
ncer@unusida.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Rangkah Kidul, Kec. Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur 61234. Telepon (031) 7970999
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Nusantara Community Empowerment Review
ISSN : -     EISSN : 29866286     DOI : -
Nusantara Community Empowerment Review (NCER) merupakan jurnal ilmiah peer-review yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Jurnal ini diterbitkan dalam versi online dengan akses terbuka dan unduhan gratis. NCER menerbitkan artikel kegiatan pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat bidang pendidikan, sosial, budaya, ekonomi, lingkungan, teknologi informasi dan komunikasi, agama, kesehatan, dan teknologi tepat guna. Nusantara Community Empowerment Review terbit dua kali setahun pada bulan Januari dan Juli. e-ISSN 2986-6286
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 150 Documents
Pendampingan Pembuatan Nomor Induk Berusaha untuk Pengembangan UMKM Melalui Online Single Submission sebagai Upaya Meningkatkan Legalitas Usaha Sari, Auly Fadilah Permata; Islamiyah, Izzatul; Chabibulloh, Muhammad Arfi; Asrul, Rizki Subhana; Alfarisi, Moch. Salman; Wicaksono, Achmad
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ztgb2a34

Abstract

Untuk meningkatkan legitimasi dan kemampuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mengakses berbagai fasilitas pemerintah, dilaksanakan program pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi UMKM di RT 01 RW 13 Kelurahan Waru melalui sistem Online Single Submission (OSS). Program ini melibatkan tim pengabdi dan ketua RT 01 RW 13 Desa Waru. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahap, termasuk pendataan UMKM, sosialisasi, dan pendaftaran NIB melalui OSS. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah UMKM yang memiliki NIB, dari yang sebelumnya hanya 60% menjadi 100% setelah pendampingan. Selain itu, pelaku UMKM lebih memahami arti penting NIB dan kapasitas mereka dalam memanfaatkan teknologi digital demi legitimasi bisnis mereka. Keberhasilan program ini menekankan pentingnya pendekatan personal dan kolaboratif dalam meningkatkan partisipasi dan pemahaman UMKM terhadap proses legalisasi usaha. The mentoring program for creating a Business Identification Number (NIB) for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in RT 01 RW 13 Waru Village through the Online Single Submission (OSS) system was implemented as an effort to increase the legality and capacity of MSMEs in accessing various government facilities. This program involves a service team and the head of RT 01 RW 13 Waru Village. Collecting MSME data, socializing, and NIB registration through OSS were all steps in this process.  From 60% to 100%, the number of MSMEs with NIB increased significantly following mentoring, according to the program findings.  Aside from that, the relevance of NIB is being better understood by MSME players, and they are becoming better able to employ digital technology to ensure the legitimacy of their businesses.  To increase MSME engagement and comprehension of the company legalization process, this program's success highlights the significance of a personal and collaborative approach.
Pemberdayaan UMKM Jamu melalui Branding dan Penanaman TOGA untuk Mendukung Kemandirian Ekonomi Lestari, Dewi Arum; Pramana, Anggay Luri; Choiriyyah, Rif'atul; Syah, Indrawan; Wafi, Moch. Ilham; Fatach, Mochammad Nasrul
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/vsrdxh45

Abstract

Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Jamu di Indonesia memiliki potensi besar dalam mendukung kemandirian ekonomi masayarakat. Jamu, sebagai produk herbal tradisional, tidak hanya memiliki nilai budaya yang tinggi tetapi juga potensi ekonomi yang signifikan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemandirian ekonomi UMKM Jamu “Jurus Sehat” melalui penguatan branding dan penanaman TOGA. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pendampingan. Hasil dari pengabdian ini adalah peningkatan pemahaman pelaku UMKM terkait pentingnya branding produk dan pemanfaatan lahan kosong menjadi area penanaman TOGA. Dengan demikian, diharapkan melalui kegiatan pengabdian ini dapat memastikan ketersediaan bahan baku jamu yang berkelanjutan dan memperluas jangkauan pasar. The empowerment of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the herbal medicine sector in Indonesia has great potential to support the economic independence of the community. Jamu, as a traditional herbal product, not only holds high cultural value but also significant economic independence of the MSME “Jurus Sehat” through branding reinforcement and the cultivation of TOGA (Family Medicinal Plants). The methods used include socialization and mentoring. The outcome of this service is an increased understanding among MSME actors regarding the importance of product branding and the utilization of vacant land as TOGA cultivation areas. Thus, it is expected that through this community service activity, the sustainable availability of herbal medicine raw materials can be ensured, and the market reach can be expanded.
Implementasi Program Pembelajaran Berbasis Fun Game Pada Anak-Anak Tingkat Dasar Maghfiroh, Mellya Imro’atul; Pramana, Anggay Luri; Karimah, Mar’atus Akhlakul; Anggraini, Siti Aisatul Khori; Azizah, Wafiq; Alifudin, Muhammad Rifan
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/9q74yx90

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif program pembelajaran berbasis permainan untuk meningkatkan keterampilan sosial dan akademis. Melalui menerapkan program ini, diharapkan anak-anak tidak hanya belajar dengan lebih baik, tetapi juga menjadi lebih percaya diri dan belajar berinteraksi dengan orang lain dengan cara yang positif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, bertujuan untuk menjelaskan metode pembelajaran berbasis permainan dan bagaimana program tersebut berdampak pada anak-anak di tingkat dasar di Dusun Kedurus. Fun game menggabungkan elemen permainan dan pembelajaran, program pembelajaran berbasis game dapat meningkatkan partisipasi dan pemahaman anak-anak di tingkat dasar. This community service project aims to determine the effectiveness of a game-based learning program in improving social and academic skills. By implementing this program, it is hoped that children will not only learn better but also become more confident and learn to interact with others in a positive way. This study uses a descriptive method, aiming to explain the game-based learning method and how the program impacts elementary school children in Kedurus Hamlet. Fun games combine elements of play and learning, and game-based learning programs can increase children's participation and understanding at the elementary school level.
Melestarikan Kesenian Tradisional Ludruk Berbasis Modern sebagai Upaya Menjaga Identitas Budaya Lokal Sharfina, Diana; Boyas, Jeziano Rizkita; Pratama, Putri Yunisya Cherlina; Syah, Habib Maulana; Hamid, Abdul; Ubaidillah, Maulana Sholich
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/xvmj2j32

Abstract

Upaya pelestarian dan pengembangan ludruk menjadi penting untuk memastikan bahwa generasi mendatang dapat terus menikmati dan mempelajari kekayaan budaya ini. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Sumorame, RT 02 RW 11 Kabupaten Sidoarjo. Pagelaran ludruk milenial di Desa Sumorame RT 02 RW 11 merupakan suatu upaya warga setempat untuk mencegah punahnya kesenian di tengah gempuran budaya asing. Kelancaran kegiatan pagelaran ludruk milenial di RT 02 RW 11 Desa Sumorame mencerminkan keberhasilan kolaborasi antara masyarakat, mahasiswa pengabdi, dan berbagai pihak terkait dalam melestarikan budaya tradisional dengan sentuhan modern. Preservation and development of the ludruk are crucial to ensure that future generations can continue to enjoy and learn about this rich culture. This community service activity was conducted in Sumorame Village, RT 02 RW 11, Sidoarjo Regency. The millennial ludruk performance in Sumorame Village, RT 02 RW 11, represents a local effort to prevent the extinction of this art form amidst the onslaught of foreign cultures. The successful implementation of the millennial ludruk performance in RT 02 RW 11, Sumorame Village, reflects the successful collaboration between the community, student community service participants, and various related parties in preserving traditional culture with a modern touch.
Edukasi Keamanan Data Pribadi di Dunia Digital sebagai Upaya Pencegahan Kejahatan Siber pada Masyarakat Hariyanto, Widia Eka; Arif, Sonhaji; Rahmawati, Alifiana; Pramesari, Ferdiana Tri; Hermawan, Fachrizal; Fakhreza, M. Reizki; Pratama, Aji Mamduh
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/w7sq0092

Abstract

Pengamanan data pribadi sangat penting dalam era sekarang karena individu mempunyai hak melindungi data maupun akan berbagi atau tidaknya data yang dimiliki. Sosialisasi keamanan data pribadi ialah kegiatan yang memberikan informasi terhadap warga mengenai beberapa jenis peringatan digital untuk keamanan data pribadi masyarakat. Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk dari kegiatan masyarakat yang ditujukan kepada warga RT 16 lingkungan Semaji, desa Kemasan. Pelaksanaan kegiatan ini secara tatap muka. Sekitar kurang lebih 40 orang dari wargaRT 16, termasuk tokoh masyarakat, ketua RT, dan generasi muda hadir. Tujuan terlaksananya kegiatan ini adalah untuk membantu warga RT 16 mengedukasi tentang keamanan data pribadi, menginformasikan apa saja kejahatan dunia digital, melakukan pencegahan kejahatan dunia digital, dan lain sebagainya. Personal data security is crucial in today's era because individuals have the right to protect their data and decide whether or not to share it. Personal Data Security Socialisation is an activity that provides information to residents about various digital warnings for personal data security. This activity is one form of community outreach aimed at residents of RT 16 in the Semaji neighbourhood, Kemasan village. This activity was implemented face-to-face. Approximately 40 people from RT 16, including community leaders, the RT head, and the younger generation, attended. The purpose of this activity was to help educate RT 16 residents about personal data security, inform them about digital crimes, prevent digital crimes, and so on.
Pemanfaatan dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga untuk Mendukung Kesehatan Warga di Lingkungan Rumah Hariyanto, Widia Eka; Arif, Sonhaji; Auliasari, Nafisatul Amiro; Rahmawati, Alifiana; Sholichah, Alfiatus; Munawaroh, Siti; Auluddin, Achmad Dzul Fikri
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/dn2ayf17

Abstract

Tanaman obat keluarga (TOGA) merupakan beberapa jenis tanaman hasil budidaya yang memiliki banyak manfaat, terutama untuk kesehatan yang dapat ditanam di sekitar pekarangan rumah. Sebelumnya, RT 16 dusun semaji desa Kemasan ini sudah melakukan penanaman beberapa TOGA, tetapi perawatan dan pemanfaatannya belum optimal. Padahal tanah didaerah RT 16 subur dan cocok ditanami TOGA. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dari program pengabdian masyarakat yang ditujukan kepada warga RT 16. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu warga RT 16 menghidupkan kembali tanaman Toga yang terbengkalai. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberi tahu semua warga RT 16 tentang pentingnya Toga bagi kesehatan dan memberi mereka pemahaman tentang cara menanam dan menjaga tanaman TOGA dengan baik. Family medicinal plants (TOGA) are several types of cultivated plants that have many benefits, especially for health, that can be planted around the yard. Previously, RT 16 Dusun Semaji, Kemasan Village, had planted several TOGA, but their care and utilization were not optimal. Even though the land in the RT 16 area is fertile and suitable for planting TOGA. This activity is one form of community service program aimed at residents of RT 16. The purpose of this activity is to help residents of RT 16 revive abandoned TOGA plants. In addition, this activity aims to inform all residents of RT 16 about the importance of Toga for health and provide them with an understanding of how to plant and care for TOGA plants properly.
Sosialisasi untuk Mencegah Terjadinya Tiga Dosa Besar dalam Lingkungan Pendidikan Madrasah Aliyah Farhani, Ahmad Luqman Fathul; Purnomo, Ryan; Puspitasari, Azmilia Citra Dwi; Salamah, Alvina Daris; Pratama, Erlangga Wahyu; Dewi, Lailatul Ramadhani Lestari; Aisiyafirdaus, Mei Nur; Kiromi, Mukhammad Nuzulul; Fauziyah, Ninik; Nafisah, Sittah Durrotun; Masruro, Yesita Rahayu
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/khaa4382

Abstract

Maraknya kekerasan (perundungan), pelecehan seksual, dan intoleransi yang kerap menimpa peserta didik merupakan ancaman serius bagi pembentukan jati diri generasi bangsa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis dan mengupayakan pencegahan tiga dosa besar dalam pendidikan melalui sosialisasi kepada siswa-siswi Madrasah Aliyah Darun Najah Kajeksan, Kecamatan Tulangan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai kondisi nyata yang dihadapi siswa, termasuk pemahaman mereka tentang penyebab, dampak negatif, serta upaya pencegahan terhadap tiga dosa besar tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa sudah mengenali tiga dosa besar dalam pendidikan, meskipun masih ada sebagian yang memerlukan pemahaman lebih lanjut dan pembiasaan secara intensif untuk benar-benar mampu menghindari perilaku negatif tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya sosialisasi berkelanjutan dalam membangun kesadaran siswa terhadap nilai-nilai positif dan mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan bermartabat. The rise of violence (bullying), sexual harassment, and intolerance that frequently befall students poses a serious threat to the formation of the identity of the nation's generation. This community service activity aims to analyze and prevent the three major sins in education through outreach to students of Madrasah Aliyah Darun Najah Kajeksan, Tulangan District. The method used is a qualitative case study approach to obtain an in-depth picture of the real conditions faced by students, including their understanding of the causes, negative impacts, and prevention efforts for the three major sins. The results of the activity indicate that most students already recognize the three major sins in education, although some still require further understanding and intensive habituation to truly be able to avoid these negative behaviors. These findings emphasize the importance of ongoing outreach in building students' awareness of positive values and encouraging the creation of a safe and dignified educational environment.
Kolaborasi Warga dalam Pemilahan dan Pengelolaan Sampah untuk Mewujudkan Lingkungan RT yang Sehat dan Asri Nurdiana, Alifta; Fadhilah Kurniati, Ruri; Qolbu Salim, Khabib; Ita Nurhayati, Sania; Maqbulah, Athiya; Agustianingsih, Dina
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/3j610z55

Abstract

Pengelolaan sampah yang tidak efektif menjadi salah satu isu lingkungan yang mendesak di berbagai permukiman, termasuk di RT 03 RW 01 Desa Ngaresrejo, Kecamatan Sukodono. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan melalui upaya penghijauan, dengan melibatkan partisipasi aktif warga dalam pengelolaan sampah, penanaman tanaman obat keluarga (Toga), dan pelaksanaan kegiatan Minggu Sehat. Metode yang digunakan dalam program ini adalah Metode Asset-Based Community Development (ABCD), yang melibatkan warga secara langsung dalam identifikasi potensi, perencanaan, dan pelaksanaan kegiatan. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan kesadaran warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah, terbentuknya Bank Sampah yang berhasil mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA hingga 30%, pemanfaatan lahan kosong untuk penanaman Toga sebagai bagian dari upaya penghijauan, serta peningkatan partisipasi warga dalam kegiatan kesehatan rutin.Ineffective waste management is one of the pressing environmental issues in various settlements, including in RT 03 RW 01 Ngaresrejo Village, Sukodono District. This community service program aims to improve environmental quality through greening efforts by involving active participation of residents in waste management, planting family medicinal plants (Toga), and implementing Healthy Week activities. The method used in this program is the Asset-Based Community Development (ABCD) Method, which directly involves residents in identifying potential, planning, and implementing activities. The results of this program show an increase in community awareness of the importance of waste management, the formation of a Waste Bank that has succeeded in reducing the volume of waste disposed of to the TPA by 30%, the use of empty land for planting Toga as part of greening efforts and increasing community participation in routine health activities.
Akuntabilitas Progam Jimpitan: Perancangan Laporan Keuangan melalui Adaptasi Teknologi sebagai Peningkatan Gotong Royong Masyarakat Rizqi, Achmad Naufal; Muzakki, Kafidin; Masrichah, Siti; Yunasari, Ratika; Muliyani, Eva Putri; Al-Rizqi, Ammi Sufyah
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/703hme48

Abstract

Program jimpitan, sebagai tradisi gotong royong, memainkan peran penting dalam penguatan solidaritas dan kesejahteraan masyarakat. Namun, di Dusun Payan Buntaran, implementasi jimpitan belum maksimal karena kurangnya akuntabilitas dalam pengelolaan dana. Artikel ini membahas pengabdian mahasiswa yang bertujuan untuk merancang laporan keuangan berbasis teknologi guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Dengan penerapan Google Spreadsheet sebagai alat pencatatan, diharapkan masyarakat lebih termotivasi untuk berpartisipasi aktif dalam program jimpitan, yang pada akhirnya memperkuat budaya gotong royong di dusun tersebut. Hasil penelitain menunjukkan bahwa partisipasi warga dalam program jimpitan meningkat sebesar 25%. Namun ada beberapa kendala seperti akses internet yang terbatas dan keterampilan warga dalam menggunakan internet. Google Spreadsheet berhasil meningkatkan akuntabilitas dan partisipasi warga. The jimpitan program, as a tradition of cooperation, plays a crucial role in strengthening community solidarity and well-being. However, in Payan Buntaran Hamlet, jimpitan implementation has not been optimal due to a lack of accountability in fund management. This article discusses student community service aimed at designing technology-based financial reports to improve transparency and accountability. By implementing Google Spreadsheets as a recording tool, it is hoped that the community will be more motivated to actively participate in the jimpitan program, ultimately strengthening the culture of cooperation in the hamlet. Research results show that community participation in the jimpitan program increased by 25%. However, there are several obstacles such as limited internet access and community skills in using the internet. Google Spreadsheets successfully increased community accountability and participation.
Dermaga sebagai Gerbang Wisata Religi: Pendekatan Branding untuk Peningkatan Pariwisata Religi Putri Ayu Dewi Sekar Dadu Sugianti, Wiwik Wahyu; Usada, Untung; Wulandari, Lucia Putri; Asrori, Moh Syafaat; Hikam, Moch; Setyaningsih, Eka Wahyu; Mubarok, Muhammad Syahrul; Purwaningtyas, Esti; Safitri, Ayu
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/980jen50

Abstract

Branding dermaga depo pemasaran ikan kabupaten sidoarjo dilakukan dengan tujuan meningkatkan pariwisata religi makam Putri Ayu Dewi Sekardadu. Upaya branding yang dilakukan yaitu dengan revitalisasi dermaga. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode kualitatif, yang dilaksanakan melalui dua teknik utama. Observasi langsung di lapangan, dilakukan untuk mengamati secara detail kondisi fisik dermaga serta kegiatan yang berlangsung di sekitarnya. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dipaparkan maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan branding dermaga berupa revitalisasi dermaga ini sangat penting guna meningkatkan pariwisata religi, meningkatkan kenyamanan dan keselamatan bagi pengunjung yang menggunakan dermaga sebagai gerbang pariwisata religi ke makam Putri Ayu Dewi Sekar Dadu. The branding of the Sidoarjo Regency fish marketing depot pier was carried out with the aim of increasing religious tourism to the tomb of Putri Ayu Dewi Sekardadu. The branding effort carried out was through revitalizing the pier. The method used in this community service activity was qualitative, implemented through two main techniques. Direct observation in the field was carried out to observe in detail the physical condition of the pier and the activities taking place around it. Based on the results and discussions that have been presented, it can be concluded that the pier branding activity in the form of revitalizing the pier is very important for increasing religious tourism, improving comfort and safety for visitors who use the pier as a gateway for religious tourism to the tomb of Putri Ayu Dewi Sekar Dadu.

Page 10 of 15 | Total Record : 150