cover
Contact Name
Agung Purnomo
Contact Email
lppm@unusida.ac.id
Phone
+6231-7970999
Journal Mail Official
ncer@unusida.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Rangkah Kidul, Kec. Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur 61234. Telepon (031) 7970999
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Nusantara Community Empowerment Review
ISSN : -     EISSN : 29866286     DOI : -
Nusantara Community Empowerment Review (NCER) merupakan jurnal ilmiah peer-review yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Jurnal ini diterbitkan dalam versi online dengan akses terbuka dan unduhan gratis. NCER menerbitkan artikel kegiatan pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat bidang pendidikan, sosial, budaya, ekonomi, lingkungan, teknologi informasi dan komunikasi, agama, kesehatan, dan teknologi tepat guna. Nusantara Community Empowerment Review terbit dua kali setahun pada bulan Januari dan Juli. e-ISSN 2986-6286
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 150 Documents
Penyediaan Papan Informasi di Dermaga Depo Pasar Ikan Sidoarjo sebagai Sarana Literasi Wisata Religi Dewi Sekardadu Salsabila, Dewi Ula; Rozy, Fakhrur; Karerina, Anjely Nur Safna; Zahroh, Intan Alfi; Pratiwi, Dea Ayu; Maula, Siti Inayatul; Yulianingrum, Sefianis; Sholikhah, Dwi Mar’atus; Hidayat, Maulana Syafa Aditya; Hanif, Muhammad Imam; Putra, Muhammad Fahmi Nanda; Natasya, Fathya Jihan; Mirza, Muhammad Raffi; Dewi, Nuriya Sinta; Musfiroh, Lailatul; Fitrianto, Rizal Idul
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/wh0ayq47

Abstract

Setiap tahun banyak sekali peziarah yang mengunjungi wisata religi Dewi Sekardadu. Salah satu akses menuju lokasi wisata religi Dewi Sekardadu yakni melalui dermaga depo pasar ikan, disana para pengunjung menunggu kapal tanpa melakukan apapun. Maka dari itu pengabdian masyarakat ini menyediakan papan informasi sebagai sarana literasi untuk memberikan informasi kepada pengunjung ketika menunggu kapal. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi dan wawancara langsung di lapangan. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa papan informasi dimanfaatkan dengan baik oleh pengunjung ketika menunggu kapal serta dapat menambah wawasan pengunjung mengenai wisata religi Dewi Sekardadu. Adanya papan informasi selain untuk mengisi waktu luang pengunjung ketika menunggu kapal juga sebagai sarana literasi yang berguna untuk pengunjung. Every year, numerous pilgrims visit the Dewi Sekardadu religious site. One way to access the Dewi Sekardadu religious site is through the fish market depot pier, where visitors wait for boats without doing anything. Therefore, this community service provided an information board as a literacy tool to provide information to visitors while they wait for the boat. This community service used qualitative methods through direct observation and interviews in the field. The results of this community service show that the information board is well-utilized by visitors while waiting for the boat and can increase their knowledge about the Dewi Sekardadu religious site. The presence of the information board not only fills visitors' free time while waiting for the boat but also serves as a useful literacy tool for visitors.
Pemanfaatan Website untuk Pengolahan Data sebagai Sarana Sistem Informasi di Tingkat RT Restiani, Veina Ayu; Azizah, Zahrotul; Sabri, Rajib Naji; Wafa, Moch; Ayyubi, Muhammad Anas Al; Raswadiyanto, Dina Amalia Khoirun Nadha; Yafi, Muhammad Mansur; Zahrotul Azizah
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/9jx19j23

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas informasi melalui pembuatan website. Melalui observasi dan wawancara, ditemukan bahwa desa tersebut belum memiliki website sebagai sumber informasi. Program ini melibatkan koordinasi dengan pihak RT untuk mengumpulkan data yang relevan, termasuk profil RT, data UMKM, serta informasi penduduk. Website yang dihasilkan diharapkan menjadi sarana promosi yang efektif dan sumber informasi terkini bagi masyarakat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan respon positif dan keberhasilan dalam menciptakan platform yang fungsional, yang dapat digunakan untuk menyampaikan berita dan agenda kegiatan di lingkungan RT 34. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam pengabdian kepada masyarakat. Building more user-friendly websites is the goal of this community service project.  It was discovered through interviews and observation that the village does not currently have an official website. This program involves coordination with the RT to collect relevant data, including RT profiles, MSME data, and population information. The final product will hopefully serve as a promotional tool and community resource for accurate and up-to-date information. The results of this activity showed a positive response and success in creating a functional platform, which can be used to convey news and activity agendas in the RT 34 environment. Thus, this activity not only provides benefits to the community but also strengthens the role of students as agents of change in community service.
Pendidikan Karakter di Era Modern melalui Program Fun Character Education untuk Meningkatkan Kesadaran Nilai-Nilai Moral Anak Sholichah, Ummi Lathifatus; Azizah, Zahrotul; Maghfiroh, Mita Umi; Rifqiyah, Nadia Nur Lailatul; Munawaroh, Al Madinatul; Khabibillah, Aini
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/svsd4077

Abstract

Pada zaman modern kita yang penuh masalah ini, pendidikan karakter lebih penting dari sebelumnya untuk membentuk identitas dan tindakan warga negara masa depan. Pengabdian masyarakat ini membahas implementasi program Fun Character Education di RT 34 Desa Sidokepung, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran anak-anak mengenai nilai-nilai karakter melalui metode yang menyenangkan. Program ini melibatkan 20 anak berusia 5 hingga 12 tahun dan menggunakan media audio visual serta permainan interaktif untuk menyampaikan tema-tema penting seperti adab, kerja sama, dan bullying. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman anak-anak tentang nilai-nilai karakter, dengan perubahan positif dalam perilaku mereka setelah mengikuti program. Umpan balik dari orang tua dan masyarakat juga menunjukkan dukungan yang kuat terhadap inisiatif ini. Hasil-hasil ini menyoroti pentingnya pendidikan karakter yang dimulai sejak usia dini dan perlunya masyarakat, keluarga, dan sekolah bekerja sama untuk menumbuhkan suasana yang mendorong anak-anak mengembangkan karakter mereka. Particularly in this troubled modern age, character education is crucial in molding the identities and actions of future generations. In this civic duty, we look at how RT 34 Sidokepung Village has been using the Fun Character Education program to raise kids' character awareness and comprehension via engaging in positive activities. The program involved 20 children aged 5 to 12 years and used audio-visual media and interactive games to convey important themes such as manners, cooperation, and bullying. The evaluation results demonstrated that the program had a beneficial impact on the children's conduct and that their grasp of character qualities significantly improved. Feedback from parents and the community also showed strong support for this initiative. These findings emphasize the importance of character education implemented from an early age and the need for collaboration between schools, families, and the community to create an environment that supports children's character development.
Peran Bimbingan Belajar dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Wilayah Pedesaan Safia, Alin Riqqoh Dini; Taqwanur; Isnaini, Faizatul; Ma’rifatunikmah; Ivanka, Siska; Salam, Muhammad Abdul; Choiri, Efendi; Saputra, Nur Rizang
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/a51dfs90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas program bimbingan belajar dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Desa Banjar Kemuning, Sidoarjo. Desa Banjar Kemuning, seperti banyak desa lainnya di Indonesia, menghadapi tantangan dalam akses dan kualitas pendidikan. Studi ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, melibatkan siswa Sekolah Dasar di desa tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa program bimbingan belajar efektif dalam meningkatkan keinginan belajar, pengetahuan konseptual, dan antusiasme siswa dalam belajar. Faktor-faktor pendukung keberhasilan program antara lain antusiasme siswa, dukungan guru, dan keterlibatan orang tua. Namun, terdapat beberapa kendala yang perlu diatasi, seperti jadwal yang bentrok dengan kegiatan lain dan kesulitan belajar siswa. Bimbingan belajar memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah pedesaan. Keberhasilan program ini bergantung pada dukungan berbagai pihak, dan perlu diteliti lebih lanjut untuk mengetahui dampak jangka panjangnya.This study aims to examine the effectiveness of tutoring programs in improving the quality of education in Banjar Kemuning Village, Sidoarjo. Banjar Kemuning Village, like many other villages in Indonesia, faces challenges in access to and quality of education. Using a qualitative descriptive methodology, this study recruited villagers' primary school pupils. The study's findings demonstrated that the tutoring program was effective in raising students' drive to learn, conceptual knowledge, and enthusiasm for learning. Factors supporting the success of the program include student enthusiasm, teacher support, and parental involvement. Schedule conflicts with other activities and students' learning disabilities are two of the many challenges that must be solved. Tutoring has great potential to improve the quality of education in rural areas. The success of this program depends on the support of various parties, and further research is needed to determine its long-term impact.
Pemberdayaan Masyarakat untuk Mewujudkan Lingkungan Asri melalui Program Pengabdian Masyarakat Skala RT Arief, Ferry Khusnil; Nirwana, Rofiqoh; Asri, Dwi Nandini Novi; A’yunin, Qurrota; Yusnita, Reni; Rahmatullah, Aliefano
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/87em1f14

Abstract

Kegiatan pendampingan dan pemberdayaan di lingkungan masyarakat sebagai bentuk pengabdian mahasiswa diterapkan dalam penelitian ini pada skala lokal di RT 22 RW 10, Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Melalui berbagai kegiatan berbasis partisipasi warga, program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang hijau dan asri. Salah satu kegiatan utamanya adalah pembuatan lampu hias estetis dan pembibitan tanaman, yang tidak hanya memperindah lingkungan tetapi juga mendukung upaya peningkatan kualitas lingkungan RT 22. Hasil dari program ini diharapkan dapat menjadi contoh praktik baik bagi RT lain dalam menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, dan estetis, serta mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.Mentoring and empowerment activities in the community as a form of student service are applied in this study on a local scale in RT 22 RW 10, Pepe Village, Sedati District, Sidoarjo Regency, East Java. Through various community participation-based activities, this program aims to create a green and beautiful environment. One of the main activities is the creation of aesthetic decorative lights and plant nurseries, which not only beautify the environment but also support efforts to improve the quality of the environment in RT 22. The results of this program are expected to be an example of good practice for other RTs in creating a clean, green, and aesthetic environment, as well as encouraging public awareness of the importance of environmental conservation.
Potensi dan Peran Program OSAKA dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Optimalisasi Sumber Daya Lokal yang Berkelanjutan Ningrum, Lintang Ayu; Alamin, Mochammad Machlul; Wadhah, Ambar Nabilah; Aulia, Luthfi; Rosidin, Ahmad Khulafaur; Setiawan, Moch. Rizky; Pratama, Bagus; Hidayat, Rakmat; Wahidah, Sitti Nurul; Maslikhah, Lilik
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/qkqpn988

Abstract

RT 5 RW 2 Desa Ploso di Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo, merupakan contoh sukses dalam pemanfaatan potensi lokal untuk pemberdayaan masyarakat. Wilayah ini dikenal dengan keberadaan Taman Obat Keluarga (TOGA), yang dikelola oleh warga dengan dedikasi tinggi. TOGA menyediakan tanaman obat yang bermanfaat untuk kesehatan dan gizi, mengurangi ketergantungan pada obat kimia. Selain TOGA, usaha ternak jangkrik juga menunjukkan potensi ekonomi yang signifikan. Program OSAKA (Olah Sampah Jadi Berkah) mengolah sampah plastik menjadi lampu hias dan sampah organik menjadi kompos, mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode kualitatif dengan survei, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi TOGA, usaha ternak jangkrik, dan Program OSAKA telah meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial warga, serta memperkuat keberlanjutan lingkungan. Upaya pemberdayaan ini menjadi contoh model bagi komunitas lain yang ingin mengoptimalkan potensi lokal mereka.RT 5 RW 2 Ploso Village in Krembung District, Sidoarjo Regency, is a successful example of utilizing local potential for community empowerment. This area is known for the existence of the Family Medicine Garden (TOGA), which is managed by residents with high dedication. TOGA provides medicinal plants that are beneficial for health and nutrition, reducing dependence on chemical drugs. In addition to TOGA, cricket farming also shows significant economic potential. The OSAKA (Olah Sampah Jadi Berkah) program processes plastic waste into decorative lamps and organic waste into compost, supporting sustainable environmental management. This community service uses qualitative methods with surveys, interviews, and documentation. The results show that the combination of TOGA, cricket farming, and the OSAKA Program has improved the economic and social welfare of residents, as well as strengthened environmental sustainability. This empowerment effort is a model example for other communities that want to optimize their local potential.
Workshop Ecoprint sebagai Media Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pemanfaatan Tanaman Lokal Andriani, Rena; Rena; Kartikasari, Hikmah Luqiyah; Retnowati, Rahayu Tri; Putri, Bella May Ranti; Almufidah, Evi Zahroh; Adawiyah, Aisyah; Syarif’ah, Siti Nur; Syaifullah, Mochammad Fariz; Ardiansah, Rino; Hidayatullah, Nur Fikri
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/q4qhpz36

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat memberikan mahasiswa kesempatan untuk menerapkan teori yang dipelajari dalam praktik langsung di masyarakat, dengan fokus pada pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Pada RT 33 Desa Kepuhkemiri, Sidoarjo, sivitas akademika UNUSIDA melaksanakan pengabdian masyarakat yang berfokus pada pemanfaatan tanaman lokal melalui workshop ecoprint. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan tanaman di lingkungan desa, meningkatkan kesadaran tentang wirausaha, serta mengembangkan keterampilan baru bagi masyarakat. Melalui pendekatan ekspositori dan demonstrasi, peserta belajar teknik ecoprint yang ramah lingkungan, yang dapat menghasilkan produk dengan nilai ekonomi tinggi seperti taplak meja dan aksesoris lainnya. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan keterampilan masyarakat, tetapi juga menciptakan peluang usaha baru yang mendukung ekonomi lokal dan menghasilkan produk yang ramah lingkungan, sambil mengurangi limbah tekstil. Community service activities provide students with the opportunity to apply the theories they learn in direct practice in the community, with a focus on education, research, and community service. In RT 33, Kepuhkemiri Village, Sidoarjo, the UNUSIDA academic community carried out community service focused on the utilization of local plants through an ecoprint workshop. This activity aims to optimize the use of plants in the village environment, raise awareness about entrepreneurship, and develop new skills for the community. Through an expository and demonstration approach, participants learned environmentally friendly ecoprint techniques, which can produce products with high economic value, such as tablecloths and other accessories. This initiative not only improved community skills but also created new business opportunities that support the local economy and produce environmentally friendly products, while reducing textile waste.
Optimalisasi Proses Akuntansi melalui Seminar Pembukuan Digitalisasi dengan Pembukuan Digital sebagai Solusi Modern Inayah, Nadia Kayla; Kurniawati, Rikke; Jamal, Agus; Putri, Surni Aulia; Putra, Verdiansyah Kharisma; Firdaus, Fikky
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/s5rtp077

Abstract

Seminar digitalisasi bertema “Optimalisasi Proses Akuntansi dengan Pembukuan Digital” diselenggarakan untuk meningkatkan literasi peserta mengenai manfaat dan penerapan pembukuan digital di era teknologi yang berkembang pesat. Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan tatap muka (offline) yang dilengkapi sesi diskusi interaktif. Hasil seminar menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya digitalisasi dalam akuntansi, khususnya terkait efisiensi, akurasi, dan transparansi pengelolaan keuangan. Peserta juga mendapatkan panduan praktis mengenai implementasi sistem pembukuan digital beserta tantangan dan solusi yang mungkin ditemui dalam transisi dari pembukuan manual ke digital. Diharapkan melalui kegiatan ini, peserta mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam praktik akuntansi mereka, sehingga kualitas pengelolaan keuangan dapat meningkat secara menyeluruh. Kendati terdapat keterbatasan anggaran, seminar ini tetap berhasil memberikan landasan yang kuat bagi peserta dalam mengadopsi pembukuan digital, yang pada gilirannya dapat berkontribusi pada peningkatan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan di tingkat individu, UMKM, maupun komunitas. The digitalization seminar, themed "Optimizing Accounting Processes with Digital Bookkeeping," was held to increase participants' literacy regarding the benefits and application of digital bookkeeping in this rapidly evolving technological era. This activity utilized a face-to-face (offline) outreach method complemented by interactive discussion sessions. The seminar's results demonstrated an increased understanding of the importance of digitalization in accounting, particularly regarding efficiency, accuracy, and transparency in financial management. Participants also received practical guidance on implementing a digital bookkeeping system, along with challenges and solutions likely to be encountered in the transition from manual to digital bookkeeping. It is hoped that through this activity, participants will be able to optimize the use of digital technology in their accounting practices, thereby improving the quality of financial management overall. Despite budget constraints, the seminar still succeeded in providing a strong foundation for participants in adopting digital bookkeeping, which in turn can contribute to increased efficiency, transparency, and accountability in financial management at the individual, MSME, and community levels.
Revitalisasi Dermaga sebagai Sarana Penunjang Wisata Religi Sidoarjo Sulistiyowati, Dewi; Usada, Untung; Sugianti, Wiwik Wahyu; Wulandari, Lucia Putri; Putra, Restu Frandana; Mayangsari, Dhevita; Aini, Ella Nur; Tamimah, Miqoy; Ramamustaria, Bagas Maulana; Fitriana, Riezca Nur
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/d3wts648

Abstract

Revitalisasi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia dimaknai sebagai proses, cara, perbuatan menghidupkan atau menggiatkan kembali’ suatu hal yang kuang berdaya. Revitalisasi dilakukan pada dermaga yang ada di Depo pemasaran Ikan Sidoarjo. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode kualitatif, yang dilaksanakan melalui dua teknik utama. Observasi langsung di lapangan, dilakukan untuk mengamati secara detail kondisi fisik dermaga serta kegiatan yang berlangsung di sekitarnya. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dipaparkan maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan revitalisasi dermaga sebagai sarana penunjang wisata religi Sidoarjo dapat dilakukan pada dermaga yang ada di Depo pemasaran Ikan Sidoarjo. Sehingga sarana yang ada pada didermaga Depo pemasaran Ikan Sidoarjo dapat terpenuhi dan terawat. Revitalization in the Big Indonesian Dictionary is defined as the process, method, or act of reviving or reinvigorating a powerless thing. Revitalization is carried out on the dock at the Sidoarjo Fish Marketing Depot. The method used in this community service activity is a qualitative method, which is carried out through two main techniques. Direct observation in the field, carried out to observe in detail the physical condition of the dock and the activities that take place around it. Based on the results and discussion that have been presented, it can be concluded that the pier revitalization activities as a means of supporting Sidoarjo religious tourism can be carried out on the pier at the Sidoarjo Fish Marketing Depot. So that the existing facilities at the Sidoarjo Fish Marketing Depot dock can be fulfilled and maintained.
Pemanfaatan Eco Enzyme dari Limbah Organik Rumah Tangga sebagai Solusi Pupuk Cair yang Ramah Lingkungan Azizah, Zahrotul; 'Athiqoh, Nadhiya Yasmin; Pasa, Kartika; Rohma, Miftakhur; Iskandar, Ahmad Muhaimin; Achmad, Andrean Nur
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/g9xsv388

Abstract

Pengabdian masyarakat ini merupakan rogram pembuatan ecoenzyme di Desa Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, untuk mengatasi akumulasi sampah organik. Tujuannya adalah untuk memberikan pengetahuan warga tentang pengelolaan limbah organik dan pemanfaatan ecoenzyme sebagai pupuk cair ramah lingkungan. Pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai pengelolaan limbah organik dan manfaat ecoenzyme. Peserta dapat memproduksi ecoenzyme dari bahan organik rumah tangga seperti kulit buah, sayuran, dan gula merah, yang efektif meningkatkan kesuburan tanah, pertumbuhan tanaman, serta mengurangi limbah organik. Implementasi ecoenzyme di kebun dan lahan pertanian lokal juga terbukti meningkatkan kesehatan tanah dan hasil tanaman. Upaya ini dapat diadopsi untuk memajukan praktik pengelolaan limbah ramah lingkungan di RT 23 RW 04 sehingga warga menjadi tahu bagaimana proses pembuatan ekoenzim dan dapat mengurangi limbah organic yang menumpuk. This study evaluated an ecoenzyme production training program in Sukodono Village, Sidoarjo Regency, to address the accumulation of organic waste. The goal was to educate residents about organic waste management and the use of ecoenzyme as an environmentally friendly liquid fertilizer. The training successfully increased participants' understanding of organic waste management and the benefits of ecoenzyme. Participants were able to produce ecoenzyme from household organic materials such as fruit peels, vegetables, and brown sugar, which effectively increased soil fertility, plant growth, and reduced organic waste. The implementation of ecoenzyme in local gardens and agricultural lands was also shown to improve soil health and crop yields. These efforts can be adopted to advance environmentally friendly waste management practices in other communities.

Page 11 of 15 | Total Record : 150