cover
Contact Name
Dian Kartika Sari
Contact Email
diankartikasari1989@gmail.com
Phone
+628568589020
Journal Mail Official
batikmu21@gmail.com
Editorial Address
LPPM UMPP, Gedung Rektorat UMPP Jl. Raya Pekajangan No 1A, Kecamatan Kedungwuni, Kabupateh Pekalongan, Kode Pos 51173
Location
Kab. pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
Batik-Mu : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27766888     DOI : 10.48144
Core Subject : Health, Science,
Jurnal ini memuat artikel pengabdian masyarakat bidang kesehatan meliputi keperawatan, kebidanan, farmasi, fisioterapi, kesehatan masyarakat dan kesehatan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan adalah hasil ulasan ilmiah yang baru. Artikel yang dimuat dijurnal batikmu merupakan artikel yang telah melalui proses review, keputusan diterima atau tidak merupakan hak redaksi.
Articles 83 Documents
PENGARUH TERAPI TEBAK GAMBAR DAN PERMAINAN KARTU (KUARTET) UNTUK MENINGKATKAN SOSIALISASI PASIEN DENGAN ISOLASI SOSIAL DI RUANG PROGRAM KHUSUS NAPZA PRIA RUMAH SAKIT JIWA SAMBANG LIHUM: PENGARUH TERAPI TEBAK GAMBAR DAN PERMAINAN KARTU (KUARTET) UNTUK MENINGKATKAN SOSIALISASI PASIEN DENGAN ISOLASI SOSIAL DI RUANG PROGRAM KHUSUS NAPZA PRIA RUMAH SAKIT JIWA SAMBANG LIHUM Tasalim, Rian; Arselina, A; Elieser, Elieser; Fatimah, Siti; Sakinatus Kholidah, Wahidatun
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v4i1.1857

Abstract

Abstrak Pasien dengan isolasi sosial mengalami gangguan dalam berinteraksi, tidak ingin berkomunikasi dengan orang lain, menghindar dari orang lain. Isolasi sosial dapat memberikan dampak seperti narsisisme atau mudah marah, melakukan hal yang tak terduga atau impulsif, memberlakukan orang lain seperti objek, halusinasi, defisit perawatan diri hingga melakukan bunuh diri. Permainan kuartet merupakan salah satu permainan yang dapat melatih keterampilan dan digunakan untuk memotivasi dan juga meningkatkan kemampuan berinteraksi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi tebak gambar dan permainan kartu (kuartet) untuk meningkatkan sosialisasi pasien dengan isolasi sosial. Metode kegiatan ini melalui pendekatan yaitu analisis kondisi wilayah sasaran, identifikasi masalah, merencanakan intervensi dan melaksanakan implementasi. Media promosi yang digunakan menggunakan kartu. Hasil dari uji paired sample t-test didapatkan bahwa nilai sig. (2-tailed) < α 0,05 yang menunjukkan ada perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test yang dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh terapi tebak gambar dan permainan kartu (kuartet) pada pasien isolasi sosial terhadap kemampuan sosialisasi pasien. Kesimpulan kegiatan ini yaitu ada pengaruh terapi tebak gambar dan permainan kartu (kuartet) untuk meningkatkan sosialisasi pasien dengan isolasi sosial di Ruang Program Khusus Napza Pria Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum. Kata kunci: isolasi sosial; napza; terapi tebak gambar Abstract Social isolation can have impacts such as narcissism, doing unexpected things or impulsivity, treating others like objects, hallucinations, self-care deficits to suicide. Quartet games are one of the games that can train skills and are used to motivate and also improve interaction skills. This activity aims to determine the effect of picture guessing therapy and card games (quartets) to improve the socialization of patients with social isolation. The method of this activity is through an approach, namely analyzing the conditions of the target area, identifying problems, planning interventions and carrying out implementation. The promotional media used used cards. The results of the paired sample t-test showed that the sig. (2-tailed) < α 0.05 which shows that there is a significant difference between the pre-test and post-test which can be concluded that there is an effect of picture guessing therapy and card games (quartets) on social isolation patients on the patient's socialization ability. The conclusion of this activity is that there is an effect of picture guessing therapy and card games (quartets) to improve the socialization of patients with social isolation in the Male Drug Special Program Room of Sambang Lihum Mental Hospital. Keywords: drugs; picture guessing therapy; social isolation
DETEKSI DINI DAN EDUKASI KESEHATAN SEBAGAI UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF PENYAKIT TIDAK MENULAR DI MASYARAKAT Kurniawati, Trina; Budiarto, Eka; Nafiah, Hana; Arifiyanto, Dafid
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v4i1.1868

Abstract

Abstract Kesehatan merupakan hak asasi manusia dan investasi untuk keberhasilan pembangunan bangsa, untuk itu perlu diselenggarakan pengembangan kesehatan secara menyeluruh agar terwujud masyarakat yang sehat. Salah satu bentuk pengembangan kesehatan adalah dengan dilakukannya kegiatan skrining kesehatan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan gambaran status kesehatan melalui pemeriksaan laboratorium sederhana. Kegiatan dilakukan dengan skrining keluhan fisik, pemeriksaan fisik, tekanan darah, kadar glukosa darah, dan kadar asam urat. Kegiatan diikuti oleh 37 orang yang tinggal di wilayah Kecamatan Selo Boyolali. Hasil dari kegiatan tersebut ditemukan kurang dari 30% peserta melaporkan memiliki riwayat hipertensi dan diabetes mellitus. Pemeriksaan fisik dan laboratorium sederhana diperoleh 21% tekanan darah dalam kategori hipertensi, 8% peserta gula darah sewaktu lebih dari 200 mg/dl, dan 5% peserta nilai asam urat > 6 mg/dl. Hasil pemeriksaan dilakukan tindak lanjut yaitu diberikan edukasi tentang perawatan mandiri hipertensi, diabetes mellitus, dan asam urat. Hasil edukasi diperoleh terjadi kenaikan pemahaman sampai dengan 90% pada saat dilakukan evaluasi. Skrining merupakan upaya meningkatkan kesehatan dan pencegahan semakin berkembangnya penyakit kronis di masyarakat. Sebagai tindakan lebih lanjut program edukasi menjadi intervensi sederhana untuk meningkatkan pemahaman sebagai dasar perawatan mandiri masyarakat yang berisiko.
Integrasi Kesehatan Mental dengan Penyakit Tidak Menular melalui Pendidikan Kesehatan dan Deteksi Dini Nafiah, Hana; Jumaroh, J; Ratnawati, Ratnawati; Arifiyanto, Dafid; Aryati, Dyah Putri
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v4i1.1873

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat berupa pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan mental di Desa Bugangan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja akan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental. Dalam dua bulan, dilakukan pemeriksaan gula darah, tekanan darah, hemoglobin, indeks massa tubuh (IMT), dan lingkar perut terhadap peserta berusia 10-15 tahun. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki kadar gula darah dan tekanan darah normal, namun terdapat kasus hipertensi, anemia, dan ketidaknormalan IMT. Penyuluhan kesehatan mental memberikan dampak positif, meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya kesehatan mental. Simpulan dari kegiatan ini menekankan perlunya pemantauan kesehatan rutin dan penyuluhan berkelanjutan, serta intervensi gizi dan olahraga untuk mengatasi masalah kesehatan yang teridentifikasi. Kolaborasi antara tenaga kesehatan, sekolah, dan orang tua sangat dianjurkan untuk mendukung perkembangan kesehatan remaja secara holistik. Kata kunci: posyandu remaja, penyuluhan kesehatan mental, pengecekan kesehatan fisik
SENAM HAMIL DALAM MENURUNKAN KETIDAKNYAMANAN IBU HAMIL TRIMESTER III Widyastuti, Windha; Isyti’aroh, I; Ferdiansyah, Muhamad Ricky; Yahya, Hanan Nauf; Zhafran, Argya farras
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v4i1.1887

Abstract

Perubahan fisiologi dan psikologi pada ibu hamil trimester tiga seringkali menimbulkan ketidaknyamanan yang lebih besar karena mencekati persalinan. Ketidaknyamanan yang sering dirasakan adalah nyeri punggung bawah dan kecemasan. Senam hamil yang merupakan latihan gerak fisik dalam mempersiapkan mental dan fisik ibu hamil selama kehamilan terbukti mampu menurunkan ketidaknyamanan tersebut. Tujuan pengabdian masyarakat adalah untuk merununkan nyeri punggung dan kecemasan pada ibu hamil trimester III. Metoda pengabdian masyarakat dengan memberikan senam hamil selama 1 minggu sesuai program kelas ibu hamil di Puskesmas Karangdadap, pada 6 ibu hamil. Tahapan pengabdian masyarakat meliputi persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan nilai pretest dan posttest nyeri punggung dan kecemasan setelah dilakukan senam hamil. Hasil pengabdian adalah adanya penurunan nyeri punggung dengan rata rata 3,5 dari 6, dan penurunan skor kecemasan rata – rata 8. Pengabdian masyarakat berjalan lancar dan peserta aktif mengikutinya. Simpulan pengabdian masyarakat dengan menerapkan senam hamil mampu menurunkan nyeri punggung dan kecemasan. Diharapkan tengaa kesehatan mampu memotivasi seluruh ibu hamil untuk rutin melakukan senam hamil
PEMERIKSAAN KESEHATAN PADA MASYARAKAT KABUPATEN BATANG Kartikasari, Dian; Nurlaela, Emi
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v4i1.1889

Abstract

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh peneliti bertujuan untuk mengetahui gambaran kesehatan pasien di wilayah Kabupaten Batang. Pelaksanaan pengabdian masyarakat yang dilakukan dengan kerjasama PT. BPRS Artha Surya Barokah dengan melakukan pemeriksaan kesehatan pada masyarakat kabupaten batang. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat memperoleh hasil bahwa pemeriksaan kesehatan pada masyarakat Kabupaten Batang didapatkan hasil nadi, suhu, dan pernapasan 100% normal. Hasil pemeriksaan tekanan darah 3 responden mengalam hipertensi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan informasi kesehatan khususnya pada masyarakat Kabupaten Batang. Rekomendasi khususnya untuk masyarakat supaya dapat melakukan kontrol pemeriksaan kesehatan serta adanya edukasi tentang kesehatan pada masyarakat yang dilakukan oleh tenaga kesehatan setempat.
PENINGKATAN KETRAMPILAN CARE GIVER MENGENAI PERSONAL HYGIENE PADA LANSIA: Care Giver Lansia Natalya, Wiwiek; Rusmariana, Aida
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Batikmu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v5i1.1861

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang mengalami berbagai degenerasi sistem tubuh. Semakin bertambah usia, makin besar kemungkinan seseorang mengalami permasalahan fisik, fisiologis, mental, spiritual, ekonomi dan sosial. Salah satu permasalahan yang sangat mendasar pada lanjut usia (lansia) adalah masalah kesehatan akibat proses kemunduran fungsi tubuh yang terjadi secara bertahap yang berujung pada kerusakan jaringan atau organ. Lansia mengalami penurunan kemampuan dalam mengontrol keseimbangan tubuh dan sarcopenia, yaitu suatu kondisi yang dialami oleh lansia dimana terjadi penurunan secara progresif terdiri atas penurunan massa otot, kekuatan, serta fungsi organ dan sistem organ (Kemenkes RI, 2019). Masalah kesehatan tersebut dapat menyebabkan ketidakmampuan lansia dalam melakukan kegiatan dan memenuhi kebutuhannya sehari-hari, sehingga membutuhkan perawatan jangka panjang. Caregiver mempunyai peran yang sangat penting dalam mendampingi dan membantu lansia untuk melakukan kegiatan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Maka dari itu penting bagi caregiver memiliki keterampilan khusus dalam melakukan perawatan kepada lansia agar kebutuhannya dapat terpenuhi, mencegah terjadinya komplikasi, serta mempertahankan kualitas hidup lansia yang optimal. Tujuan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kemampuan care giver dalam merawat Lansia. Kegiatan pelatihan care giver dilaksanakan di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Pelatihan ini bekerja sama dengan seluruh Puskesmas di Kabupaten Pekalongan.Sasaran kegiatan adalah para Care Giver binaan Puskesmas di Kabupaten Pekalongan. Jumlah peserta pelatihan 30 orang care giver. Metode pelatihan meliputi pre-post test, ceramah, demonstrasi prosedur tindakan personal hygiene. Media yang digunakan antara lain LCD, phantom dan alat-alat personal hygiene. Materi personal hygiene meliputi prosedur memandikan, prosedur membersihkan rambut (keramas), prosedur perawatan tangan dan kaki (potong kuku) dan massage punggung dan kaki).Setelah dilakukan pelatihan 100% care giver mampu menguasai ketrampilan mengenai prosedur tindakan personal hygiene. Kata kunci : care giver, lansia, personal hygiene
Peningkatan Derajat Kesehatan Bayi Dan Balita Melalui Kegiatan Healthy Kids Dengan Metode HerOSI (Herbal, Oral Massage, Dan MP-ASI) Untuk Meningkatkan Nafsu Makan Narasoma, Angger Jati; Istiqomah, Istiqomah; Fatmawati, Amelia; Az-zahrani, Luluk; Rosana, Marella; Anggraini, Mutiara Puspa; Shofiyana, Miya Shofa; Sari, Retno Novia; Alkarimah, Fatimah; Amalia, Cindy Klaodia; Kristiyanti, Rini; Kartikasari, Dian
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Batikmu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v5i1.2111

Abstract

Anak Bawah Lima Tahun atau sering disingkat anak balita adalah anak yang telah menginjak usia di atas satu tahun sampai dengan usia 5 tahun atau usia 12–59 bulan. Anak balita merupakan periode masa yang disebut golden age. Masa ini mengalami proses peningkatan yang pesat pada tumbuh kembang anak. Rancangan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah berupa penyuluhan dan demonstrasi menggunakan powerpoint MP-ASI yang dilakukan dengan metode tanya jawab kepada objek sasaran penyuluhan. Pemanfaatan tanaman herbal, pembuatan MP-ASI, dan massagae oral dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan nafsu makan bayi dan balita yang efektif dan aman. Melalui edukasi dan penerapan yang tepat, masyarakat dapat mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk menunjang kesehatan bayi dan balita khususnya dalam hal peningkatan nafsu makan anak. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuaan dan keterampilan ibu serta kader mengenai pemanfaatan tanaman herbal, pembuatan MP-ASI, dan massage oral untuk meningkatkan nafsu makan pada bayi dan balita. Pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemenuhan nutrisi yang tepat pada bayi dan balita. Keikutsertaan kader dapat membantu dan membimbing ibu-ibu yang memiliki bayi dan balita untuk menerapkan edukasi yang telah diberikan, sehingga keterlanjutan program tetap berlangsung.
UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT NON COMUNICABLE DISEASE MELALUI KEGIATAN PENYULUHAN KESEHATAN MASYARAKAT Nurlaela, Emi; Ramawati, Ferida; Kartikasari, Dian
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Batikmu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v5i1.2138

Abstract

Latar Belakang : Angka morbiditas dan mortalitas Penyakit Non Comunicable Disease makin meningkat. Prevalensi tidak hanya pada masyarakat kalangan ekonomi tinggi, namun terjadi pula pada ekonomi menengah dan rendah. Masyarakat kelompok usia remaja, dewasa dan lansia telah banyak yang mengalaminya.Tujuan Kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit Non Comunicable Disease. Metode kegiatan pengabdian masyarakat dengan penyuluhan kesehatan. Sasaran kegiatan yaitu masyarakat di daerah kota pekalongan. Kegiatan dilakukan pada kelompok Dasawisma, yang secara rutin diadakan setiap bulan, di tempat yang berbeda-beda. Audiens berjumlah 13 orang, baik pengurus maupun anggota. Kegiatan diawali dengan pembukaan, sambutan ketua pengurus Dasawisma, pelaporan berbagai kegiatan yang tela dilakukan beserta biaya kegiatan yang telah dijalankan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan bertepatan dengan kegiatan arisan, pengelolaan dana masyarakat, serta diskusi terkait kesehatan dan kesejateraan masyarakat. Kegiatan berjalan lancar, kondusif, penuh perhatian, walau dilakukan pada waktu sore hari. Beberapa Audiens menyampaikan permasalahan kesehatan yang dialami. Saran: kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kesehatan masing-masing penyakit NCD masih perlu diadakan dengan melibatkan berbagai pihak yang berwenang dan ditambahkan metode kegiatan pemeriksaan kesehatan.
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi Anggota SATPOL PP dan BNPB dalam Menghadapi Kasus Henti Jantung di Masyarakat Arief Sulistyanto, Benny; Wirotomo, Trisakti; Santoso, Kukuh Aji; Dhoni, Ahmad; Azzahra, Aziza; Wulan, Dian Pramesti
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Batikmu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v5i1.2156

Abstract

Henti jantung merupakan kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan respons cepat dan tepat untuk meningkatkan peluang keselamatan korban, terutama jika terjadi di luar rumah sakit. Artikel ini melaporkan hasil pelatihan Resusitasi Jantung Paru (RJP) bagi anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan. Pelatihan dilakukan melalui metode ceramah, diskusi, dan praktik langsung menggunakan manekin high-fidelity yang dilengkapi perangkat evaluasi kualitas kompresi dan ventilasi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dasar peserta, meskipun demikian, kualitas RJP secara keseluruhan baru tercapai baik pada 31% peserta. Temuan ini menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan dan kolaborasi lintas instansi dalam meningkatkan kesiapsiagaan petugas lapangan sebagai penolong pertama (community first responder) pada kasus henti jantung di luar rumah sakit.
Upaya Preventif Diabetes Mellitus Sejak Dini Melalui Edukasi di SMA YMI Wonopringgo Pekalongan Rofiqoh, Siti; Widyastuti, Windha; Isyti'aroh, Isyti'aroh; Pratiwi, Yuni Sandra; Wirotomo, Tri Sakti
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Batikmu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v5i1.2158

Abstract

Abstract Various risk factors for DM have been identified. Efforts to prevent DM can be done by controlling risk factors early on through healthy living efforts. The lack of knowledge causes teenagers to be unable to adopt healthy lifestyles as an effort to prevent DM. The aim of this activity is to increase the knowledge of the scout supervising teacher and the YMI Wonopringgo Pekalongan High School scout student group about DM disease and its prevention, so that they are able to disseminate knowledge to other students. The activity took the form of providing information to them. Counseling is given once. The results of the activity showed that the average initial knowledge score was 53 and the final score was 63. The conclusion was the increase average knowledge score of the scout student group at YMI Wonopringgo Pekalongan High School after delivered health education about DM. It is recommended that community health center officers continuously provide health education to the public about non-communicable diseases including DM. Keywords: Diabetes mellitus; early; education; preventive.