cover
Contact Name
Dian Kartika Sari
Contact Email
diankartikasari1989@gmail.com
Phone
+628568589020
Journal Mail Official
batikmu21@gmail.com
Editorial Address
LPPM UMPP, Gedung Rektorat UMPP Jl. Raya Pekajangan No 1A, Kecamatan Kedungwuni, Kabupateh Pekalongan, Kode Pos 51173
Location
Kab. pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
Batik-Mu : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27766888     DOI : 10.48144
Core Subject : Health, Science,
Jurnal ini memuat artikel pengabdian masyarakat bidang kesehatan meliputi keperawatan, kebidanan, farmasi, fisioterapi, kesehatan masyarakat dan kesehatan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan adalah hasil ulasan ilmiah yang baru. Artikel yang dimuat dijurnal batikmu merupakan artikel yang telah melalui proses review, keputusan diterima atau tidak merupakan hak redaksi.
Articles 83 Documents
Edukasi Stimulasi Tumbuh Kembang dan Pijat Bayi pada Keluarga Stunting : Quasi Experimental Study Ratnawati, Ratnawati; Rusmariana, Aida; Jumaroh, Jumaroh; Septiani, Dzikra Nur; Irnawati, Irnawati; Kartikasari, Dian
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v3i1.1449

Abstract

Stunting adalah keadaan gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi membuat tinggi badan anak terlalu pendek untuk usianya. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya stunting diantaranya adalah kemampuan keluarga memenuhi kebutuhan makan anak dengan baik dengan memperhatikan perkembangan anak dan stimulasi yang memadai. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membekali keluarga dengan anak stunting mampu melakukan pengasuhan dan perawatan anak dengan lebih baik sehingga harapannya anaknya akan tumbuh dan berkembang dengan normal kembali. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di kampus Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan diikuti oleh 29 keluarga dengan anak stunting. Kegiatan dilakukan dengan memberikan edukasi berupa penjelasan tentang tehnik stimulasi pada anak sesuai usianya dan juga latihan pijat bayi. Hasil kegiatan menunjukan rerata pengetahuan keluarga stunting meningkat 9,1 poin dari 55,8 ke 65,0. Tenaga kesehatan perlu melakukan edukasi terkait penilaian masa tumbuh kembang anak agar orang tua dapat melakukan stimulasi tumbuh kembang sesuai usia.
UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN WANITA USIA LANJUT MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN & IDENTIFIKASI PENYAKIT NON COMUNICABEL DESEASE DI JETAK KIDUL KABUPATEN PEKALONGAN Nurlaela, Emi; Kartikasari, Dian; Rahmawati, Salisa; Zahra, Sekar; Laelatul, L; Rusmadhani, R; Sinayang, Thakat; Khaerunisa, K; Visabilila, Jihan
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v3i1.1454

Abstract

Penyakit Non Comunicable Desease sampai sekarang masih merupakan penyakit yang sering terjadi pada lanjut usia. Pengenalan terhadap penyakit tersebut perlu disosialisasikan ke seluruh masyarakat termasuk pada perempuan usia lanjut. Sosialisasi dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesehatan lansia, melalui kegiatan penyuluhan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di rumah tempat tinggal lansia. Kegiatan diawali dengan identifikasi perkembangan kesehatan lansia melalui anamnesa keluhan utama, pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kadar asam urat. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian edukasi mengenai penyakitnya diantaranya pengertian, penyebab, faktor pencetus, penanganan, pencegahan. Kegiatan menerapkan prinsip komunikasi terapeutik, bahasa yang mudah dipahami, menjaga privasi, menerapkan adat sopan santun. Tahapan dalam memberikan penyuluhan kesehatan berupa appersepsi, penjelasan tujuan penyuluhan, penjelasan materi penyuluhan, memberikan kesempatan bertanya, menjawab pertanyaan, melakukan evaluasi serta menyimpulkan materi yang telah diberikan. Permasalahan yang terjadi hampir sebagian besar lansia tinggal terpisah dengan keluarganya. Namun ada pula lansia yang tinggal bersama keluarganya akan tetapi anggota keluarga disibukkan dengan mencari nafkah sehingga situasi kondisi lansia khususnya kesehatan lansia kurang diperhatikan keluarga. Kegiatan pengadian masyarakat ditindaklanjuti dengan memberikan informasi dan motivasi pada keluarga untuk memberikan dukungan terhadap kesehatan lansia yang telah mengalami kondisi sakit dengan penyakit tidak menular. Saran bagi kader kesehatan lansia melibatkan keluarga menjaga kesehatan lansia.
TERAPI KOMPLEMENTER PENURUNAN TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI MENGGUNAKAN TERAPI RENDAM KAKI AIR HANGAT DENGAN CAMPURAN GARAM DAN SERAI Rauf, Abdur; Tjomiadi, Cynthia Eka Fayuning; Susandri, Hefly; Nestriani, Ni Wayan Elsi; Munawarti, Sabrina; Zulfirmansyah, Rizqilla Az-zahra
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v4i2.1764

Abstract

Lanjut usia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas. Lanjut usia merupakan istilah bagi seseorang yang telah memasuki periode dewasa akhir atau usia tua. Periode ini merupakan periode penutup bagi rentang kehidupan seseorang, dimana terjadi kemunduran fisik dan psikologi secara bertahap. Hipertensi menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Pengobatan hipertensi dapat dilakukan secara farmakologis dan non farmakologis. Salah satu terapi non farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi hipertensi adalah dengan terapi rendam air hangat dengan campuran garam dan serai. Terapi rendam kaki air hangat dengan campuran garam dan serai merupakan salah satu terapi komplementer yang dapat diterapkan di rumah dengan mudah. Kegiatan ini dilakukan dengan memeriksa tekanan darah lansia, penyuluhan tentang pemberian terapi rendam kaki air hangat dengan garam dan serai, dan terapi rendam kaki air hangat dengan garam dan serai pada tanggal 27 Januari 2024, 31 Januari 2024, dan 3 Februari 2024. Sebagia evaluasi tindakan, perawat kembali melakukan pengukuran tekanan darah guna mengetahui adanya penurunan tekanan darah. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan setelah penyampaian materi dan tindakan terapi komplementer rendam kaki air hangat dengan garam dan serai, didapatkan hasil bahwa terapi ini efektif dalam menurunkan tekanan darah pada lansia.
PENCEGAHAN STUNTING DENGAN PENDEKATAN MASYARAKAT MELALUI KOMUNIKASI, INFORMASI, DAN EDUKASI DI SRAGI DESA KALIJAMBE DUSUN III & IV Amir, A; Anggik, Septianingrum; Eliza Intan, Syavinaz; Fitriana, Silvia; Agus, Muhammad; Zalfa, Saniyyah; Mufrodah, Nely; Karimah, Hasna Akhlaqul; Chaqiqi, Sheren; Shren, S; Hidayah, Rini; Nizmah Fajriyah, Nuniek
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v4i2.1967

Abstract

Stunting adalah masalah gizi kronis yang umum terjadi pada anak balita di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Untuk mencegah stunting sejak dini, memberikan makanan sehat kepada bayi merupakan salah satu strategi utama. Salah satu buah yang banyak ditemukan di wilayah Jawa, yaitu buah naga, memiliki berbagai manfaat kesehatan, termasuk membantu dalam pencegahan stunting pada balita. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengurangi angka peningkatan masalah balita stunting pada masyarakat desa Kalijambe dengan cara melakukan sosialisasi dan demo pembuatan makanan sehat puding buah naga. Program ini dilaksanakan dengan menggunakan metode pendekatan partisipatif, Kegiatan ini mencakup pendidikan kesehatan mengenai stunting, edukasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat, serta peningkatan pembuatan makanan bergizi bagi anak-anak yang mengalami stunting dan pencegahan stunting. Pelaksanaan kegiatan ini telah membuahkan hasil, yaitu penanggulangan masalah stunting melalui pemberian puding buah naga dan sosialisasi tentang cara membuat makanan bergizi berupa puding buah naga. Biasanya, puding ini dapat diberikan atau disajikan kepada bayi dan balita. Setelah kegiatan ini diharapkan warga Desa Kalijambe dapat memberikan makanan bergizi kepada balita untuk mengurangi masalah stunting di desa tersebut.
PEMBERDAYAAN LANSIA PENDERITA HIPERTENSI MELALUI SENAM SEHAT: PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH Marsito, M; Yuwono, Podo; Ernawati, E; Waladani, Barkah; Suwaryo, Putra Agina Widyaswara
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v4i2.1982

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi melalui program senam sehat yang dilaksanakan di Halaman Kantor Desa Sampang. Sebanyak 37 lansia berpartisipasi dalam senam sehat yang diadakan selama empat minggu, dengan satu sesi setiap minggu. Program ini melibatkan gerakan pemanasan, inti, dan pendinginan yang dirancang aman untuk lansia. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan setelah empat sesi senam. Hasil menunjukkan penurunan rata-rata tekanan darah sistolik dari 167 mmHg menjadi 144 mmHg, dan tekanan darah diastolik dari 98 mmHg menjadi 92 mmHg. Penurunan tekanan darah ini mencerminkan efektivitas senam sehat dalam mengelola hipertensi, terutama jika dilakukan secara rutin. Selain manfaat fisik, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan partisipasi dan antusiasme lansia dalam menjaga kesehatan. Disarankan agar senam sehat dilanjutkan secara rutin, disertai dengan edukasi pola makan sehat, untuk memaksimalkan hasil dalam pengelolaan tekanan darah. Kolaborasi dengan kader kesehatan dan puskesmas setempat akan mendukung pemantauan kesehatan secara menyeluruh. Melalui kegiatan ini, diharapkan para lansia dapat mempertahankan kesehatan mereka dan mencegah risiko komplikasi terkait hipertensi. Kegiatan ini menunjukkan pentingnya pendekatan holistik dalam pengelolaan kesehatan lansia, yang melibatkan aktivitas fisik teratur dan pola makan yang seimbang.
EDUKASI ZAT BERBAHAYA DALAM KOSMETIK Ningrum, Wulan Agustin; Rahmasari, Khusna Santika; Waznah, Urmatul; Prastika, Sisca Windy; Maulvi, M. Arsyi
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v4i2.1989

Abstract

Kosmetik merupakan salah satu produk yang ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen, agar tampil lebih cantik dan menarik. Penggunaan bahan kimia berbahaya dalam kosmetik dapat membahayakan kesehatan masyarakat. Hasil survey yang dilakukan masih adanya ibu-ibu desa donowangun kecamatan talun kabupaten pekalongan yang membeli dan menggunakan kosmetik baik lokal maupun import tanpa mengetahui bahan-bahan yang terkandung di dalamnya aman atau tidak. Sehingga penting dilakukan upaya agar masyarakat dapat melakukan perlindungan pada dirinya terhadap produk kosmetik yang berbahaya. Kegiatan dilakukan dengan cara penyuluhan melalui metode ceramah, melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang diikuti oleh 60 orang peserta mulai dari usia 25- 55 tahun. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan khususnya ibu-ibu desa donowangun, kecamatan talun kabupaten pekalongan, mengenai kosmetik yang aman, bebas dari bahan kimia yang berbahaya serta ketepatan bagaimana cara memilihnya. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini diperoleh tingkat pengetahuan peserta dengan kategori baik sebesar 84,8%.
PEMBERDAYAAN UMKM EKONOMI KREATIF MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SIRUP JAHE MERAH DI DESA SUMUB LOR Ahmad Hariz Surya, Pratama; Muh Oktavid Indra, Haikal; Ratna Ayu, Enjelita; Muhammad Aditya, Prayoga; Yuliyanti, Yuliyanti; Putri, Wisula; Salchah Prima, Shofa; Ziyya Adelina , Maylashofa; Arum Dwi, Nanda; Yunika Aprilias , Farotin; Ningrum, Wulan Agustin; Kholidah, Nur
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v4i2.1990

Abstract

Pemberdayaan UMKM warga Dusun Winong Desa Sumub Lor Kec. Sragi Kab. Pekalongan masih tergolong rendah. Kegiatan penyuluhan dan pembuatan sirup jahe ini menjadi upaya untuk meningkatkan pemberdayaan UMKM dan menjadi peluang usaha bagi warga. Ekonomi kreatif ini menjadi langkah untuk meningkatkan nilai tambah pada jahe yang dihasilkan dari kreativitas Sumber Daya Manusia dan teknologi sehingga dapat menambah nilai jual dalam produk jadi dari pada mentah, hal ini dapat mempermudah dalam mengkonsumsi dan memasarkan produk olahan jahe dibandingkan jahe mentah. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah penyuluhan dan pelatihan. Hasil dari kegiatan pembuatan sirup jahe ini adalah warga bisa memahami cara pembuatan olahan jahe yang dapat dikembangkan menjadi produk UMKM dan rumahan sehingga bisa menjadi tambahan pendapatan ataupun menjadi konsumsi pribadi dirumah. Oleh karena itu, melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan ini diharapkan bisa dimanfaatkan warga Dusun Winong Desa Sumub Lor Kec. Sragi sebagai sarana peningkatan ekonomi masyarakat desa..
UPAYA MENINGKATKAN KENYAMANAN PERSALINAN MELALUI CARING PERAWAT & PENGELOLAAN NON COMUNICABLE DISEASE Kartikasari, Dian; Nurlaela, Emi
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v4i2.2003

Abstract

Persalinan baik dalam kondisi normal maupun patologis menimbulkan kecemasan. Kecemasan yang dialami perlu mendapat perhatian perawat agar kondisi buruk pada ibu dan janin dapat dicegah. Kepedulian perawatan dapat dilakukan dengan pemberian perhatian, pendampingan, pemberian kenyamanan, peningkatan ketenangan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan ini adalah meningkatkan kenyamanan dan ketenangan klien dalam menghadapi persalinan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien persalinan dengan menerapkan effurage dan akupresure, pada pasien dengan tekanan darah tinggi dilakukan pendekatan psikologis dan spiritual.Tahapan yang dilakukan diantaranya pengkajian data melalui wawancara, pemeriksaan fisik. Perencanaan tindakan didasarkan pada masalah keperawatan yang terjadi. Pengabdian masyarakat telah dilakukan kepada satu pasien saat persalinan kala I fase aktif dan satu pasien persiapan operasi Sectio Caesarea yang mengalami Non Comunicable Disease Hipertensi. Kedua pasien menyatakan rasa nyaman nya selama pengelolaan tindakan yang dilakukan. Pasien pertama selain merasakan kenyamanan dalam persalinannya. Sedangkan pada pasien yang akan menjalankan operasi, merasakan ketenangan hati dan pikirannya, kecemasan berkurang. Nyeri berkurang dengan skala nyeri ringan 4 dan kecemasan berkurang pada pasien persalinan dengan pendampingan, penerapan hasil penelitian Efflurage dan Akupresure. Sedangkan penurunan tekanan darah dapat diatasi dengan pendekatan psikologis dan spiritual.
EDUKASI STIMULASI PERKEMBANGAN BAGI IBU DENGAN ANAK USIA PRASEKOLAH Rusmariana, Aida
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v4i2.2005

Abstract

EDUKASI STIMULASI PERKEMBANGAN BAGI IBU DENGAN ANAK USIA PRASEKOLAH Aida Rusmariana*)1) ; Eka Budiarto2); Nur Intan Kusuma3) 1)Program Studi Sarjana Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan 2)Program Studi Sarjana Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan 3)Program Studi Sarjana Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan E-mail: aidarusmariana@ymail.com Abstract Perkembangan anak adalah pola yang dilakukan sejak dini dan berlangsung terus-menerus. Anak membutuhkan bimbingan sejak dini, termasuk memberikan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, mental maupun sosial. Pengetahuan yang dimiliki oleh seorang ibu mengenai perkembangan anak memiliki signifikansi besar karena dapat membimbingnya untuk berinteraksi dan hal ini secara tidak langsung mempengaruhi perkembangan anak. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi tentang stimulasi perkembangan pada orangtua yang mempunyai anak usia prasekolah. Kegiatan ini dilaksanakan dengan peserta sebanyak 112 yang dilakukan pretes dan posttest. Dari hasil kegiatan didapatkan adanya peningkatan pengetahuan stimulasi perkembangan anak. Data sebelumnya menunjukkan ibu sebanyak 39 (34.82%) melakukan stimulasi perkembangan baik, sebanyak 58(51.79%) stimulasi cukup dan sebanyak 15 (13.39%) stimulasi kurang. Setelah dilakukan Tindakan edukasi didapatkan data sebanyak 91(81.25%) stimulasi baik, sebanyak 12 (10.71%)% stimulasi cukup dan sebanyak9 (8.04%) stimilasi kurang. Stimulasi yang tepat dan benar sesuai usia dan kebutuhan akan dapat merangsang otak anak dalam meningkatkan pemahaman dan pengelana terhadap tugas-tugas perkembangan seperti gerak, bahasa, bicara social kemandiria dimana hal tersebut dapat dicapai dengan melibatkan peran serta orang tua dan anggota keluarga yang lainnya termasuk lingkungan. Orang tua dengan pendampingan dari petugas Kesehatan dapat memberikan motivasi untuk memberikan stimulasi sehinggan pertumbuhan dan perkembangan sesuai dengan usianya. Kata kunci: Stimulasi, Perkembangan, Usia Prasekolah THE EDUCATION OF DEVELOPMENTAL STIMULATION FOR WOMEN WHO HAVE PRESCHOOL-AGE CHILDREN Children’s growth and development is a pattern carried out early and proceeds continuously. They need guidance from an early age, including being given the opportunity to grow and develop optimally, both physically, mentally and socially. Therefore, parents who have preschool-age children should have adequate knowledge of children's development, as this is crucial for guiding their children to interact. This community service was conducted to educate developmental stimulation for the parents who have preschool-age children. There are 112 participants has followed the activity, and pre-test and post-test were conducted during the process. Based on the result of the activity indicates there is knowledge developmental stimulation improvement. The previous data stated there were 39 (34.82%) who have stimulated the development well, while 58 other women (51.79%) have conducted enough stimulation, and 15 (13.39%) others have conducted a lack of stimulation. After educating process, the data stated there were 91 (81.25%) who have stimulated well, 12 other women (10.71%) have conducted enough stimulation, and 9 others (8.04%) have conducted a lack of stimulation. The appropriate and correct stimulation according to age and needs will be able to stimulate the children’s brain to increase understanding and exploration of developmental tasks such as movement, language skills, speaking, and socializing independently. It can be achieved by involving parents and other family members, including the environment. Parents, with assistance from health workers, can increase motivation to provide stimulation so that the children’s growth and development is appropriate to their age. Keywords: Stimulation, Growth and Development, Preschool-age
Meningkatkan Keterampilan Penanganan Kegawatdaruratan: Pelatihan Penanganan Tersedak Pada Kader Kesehatan Arief Sulistyanto, Benny; Putri Aryati, Dyah; Fara Dhila, Aulia
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v4i2.2011

Abstract

Tersedak merupakan salah satu keadaan gawat darurat yang sering terjadi pada anak-anak, terutama akibat karakteristik dan perilaku anak yang cenderung aktif mengeksplorasi lingkungan. Kondisi ini memerlukan perhatian dan pemahaman yang baik dari orang tua, khususnya ibu, untuk mencegah risiko fatal. Pengetahuan yang memadai tentang penanganan tersedak dapat membantu masyarakat mengambil langkah tepat dalam menangani situasi darurat ini dan mengurangi risiko kematian. Salah satu cara efektif untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat adalah melalui pelatihan. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya kader kesehatan, melalui pelatihan penanganan anak yang tersedak. Metode yang digunakan meliputi pre-test untuk mengukur pengetahuan awal, pelatihan dengan pendekatan praktis, dan post-test untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan. Kegiatan ini diikuti oleh 30 kader kesehatan, dengan hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan peserta. Sebelum pelatihan, hanya 6 orang (20%) yang memiliki tingkat pengetahuan baik, sementara setelah pelatihan jumlah tersebut meningkat menjadi 27 orang (90%). Hasil ini menegaskan pentingnya pelatihan sebagai intervensi efektif dalam meningkatkan kesiapan masyarakat menghadapi situasi darurat tersedak. Ke depan, diperlukan evaluasi berkelanjutan terkait kemampuan masyarakat dalam menangani kasus kegawatdaruratan jalan napas dan situasi serupa. Perguruan tinggi kesehatan diharapkan terus berperan aktif melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat untuk mendukung peningkatan kapasitas kesehatan masyarakat.