cover
Contact Name
Dian Kartika Sari
Contact Email
diankartikasari1989@gmail.com
Phone
+628568589020
Journal Mail Official
batikmu21@gmail.com
Editorial Address
LPPM UMPP, Gedung Rektorat UMPP Jl. Raya Pekajangan No 1A, Kecamatan Kedungwuni, Kabupateh Pekalongan, Kode Pos 51173
Location
Kab. pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
Batik-Mu : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27766888     DOI : 10.48144
Core Subject : Health, Science,
Jurnal ini memuat artikel pengabdian masyarakat bidang kesehatan meliputi keperawatan, kebidanan, farmasi, fisioterapi, kesehatan masyarakat dan kesehatan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan adalah hasil ulasan ilmiah yang baru. Artikel yang dimuat dijurnal batikmu merupakan artikel yang telah melalui proses review, keputusan diterima atau tidak merupakan hak redaksi.
Articles 90 Documents
PELATIHAN KADER JURU PEMANTAU JENTIK (JUMANTIK) DALAM PENGENDALIAN VEKTOR TOTAL BERBASIS MASYARAKAT DAN STICKY AUTOCIDAL MOSQUITO TRAP (PVTBM-SMT) Saepudin, Malik; Hermilestari, Ani; Supraptono, Bambang
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Batikmu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v5i1.2150

Abstract

Penyakit berbasis lingkungan seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat akibat sanitasi yang kurang memadai. DBD disebabkan virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan kader Jumantik dalam pengendalian DBD menggunakan metode Pengendalian Vektor Total Berbasis Masyarakat dengan Sticky Autocidal Mosquito Trap (PVTBM-SAMT). Pelatihan dilakukan dengan metode diskusi dan tanya jawab partisipatif, meliputi materi epidemiologi DBD, peningkatan partisipasi masyarakat, dan praktik pembuatan SAMT. Dari 25 kader yang diundang, 23 hadir (92%) dan seluruh peserta lulus dengan nilai post-test rata-rata 81,36, meningkat dari pre-test. Sarana dan prasarana pelatihan terpenuhi 100%. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berbasis pemberdayaan masyarakat efektif dalam meningkatkan kapasitas kader Jumantik untuk pengendalian DBD secara mandiri. Disarankan pelatihan rutin dan perluasan metode ini ke wilayah lain.
PEMBUATAN JAHE INSTAN UNTUK MENINGKATKAN DAYA TAHAN TUBUH Rahmasari, Khusna Santika; Waznah, Urmatul; Ningrum, Wulan Agustin; Atifah, Husnia; Supriyanto, Lukman; A'yun, Qurrata
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Batikmu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v5i1.2171

Abstract

Jahe (Zingiber officinale Rose) adalah tanaan rimpang yang telah lama dikenal sebagai obat herbal berkhasiat. Jahe mengandung banyak senyawa aktif, termasuk zingeron, gingerol, dan shogaol, yang berfungsi sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, jahe juga mengandung banyak nutrisi, termasuk vitamin C, magnesium, dan zat besi, yang penting untuk menjaga kesehatan. Meskipun jahe memiliki banyak manfaat, kebanyakan orang hanya menggunakannya dalam bentuk tradisional seperti wedang jahe atau campuran jamu. Pembuatan minuman jahe secara konvensional tidak praktis dan membutuhkan waktu yang lama. Karena mudah disajikan, tahan lama, dan mengandung banyak manfaat, jahe instan dapat menjadi pilihan yang lebih baik. Diharapkan bahwa kegiatan ini akan memberi ibu-ibu Pimpinan Cabang Aisyiyah Bligo dan wali murid TK ABA Bligo pengetahuan dan keterampilan baru tentang cara membuat produk jahe instan yang sehat dan ekonomis. Berdasarkan hasil pelatihan, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap tahapan, mulai dari sosialisasi hingga praktik langsung pembuatan jahe instan. Hal ini terlihat dari partisipasi aktif peserta dalam diskusi dan praktik.
Edukasi dan Implementasi Relaksasi Otot Progresif (ROP) Untuk Memperbaiki Kualitas Tidur Pasien Hemodialisis Hartanti, Rita Dwi; Mustikawati, Neti; Nurul Zahra, Tsaniah; Dwi Yulianti, Vika; Ayu Utomo, Melvy; Dewi Rahmawati, Putri
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Batikmu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v5i1.2178

Abstract

Relaksasi otot progresif (ROP) merupakan kegiatan peregangan otot, pengaturan pernapasan dan imajinasi psikologis pasien untuk meningkatkan relaksasi otot. ROP yang dilakukan secara rutin memperbaiki kualitas tidur pada pasien hemodialisis. Kualitas tidur mempengaruhi kesejahteraan fisik dan psikologis pasien hemodialisis yang akan berdampak pada kualitas hidup pasien. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memperbaiki kualitas tidur pasien hemodialisis melalui implementasi relaksasi otot progresif. Metode yang digunakan adalah melalui edukasi dan implemetasi relaksasi otot progresif selama proses hemodialisis, selama 4 kali dalam 2 minggu yang dilakukan oleh 15 pasien hemodialisis. Selama kegiatan, pasien hemodialisis diberikan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Indeks (PSQI) untuk menilai kualitas tidur pasien hemodialisi sebelum dan sesudah kegiatan berlangsung. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan kualitas tidur yang baik pada pasien hemodialisis. Hasil dari pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas tidur dan kualitas hidup pada pasien hemodialisis.
Edukasi Gizi Seimbang pada Ibu Hamil sebagai Pencegahan Stunting Sejak Dini (Studi Kasus RW 03 dan RW 04 Kelurahan Tirto Kota Pekalongan Sapira, Septi; Emmylia, Novita Nur; Rizki Septinasari, Alvina; Ifta Arifka, Elsza; Rizqiana, Fina; Farrasyah Putra, Fikri; Maihendra Anggara, Liyant; Supriyanto, Muhammad; Afifudin Rusdhy, Noval; Filsafat, Filsafat; Khanifatuzzahro, Ana; Hidayah, Rini; Faradisi, Firman
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Batikmu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v5i2.2187

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas individu di masa depan. Periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi masa krusial untuk pencegahan stunting, terutama melalui pemenuhan gizi seimbang pada ibu hamil. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini. Metode yang digunakan meliputi promosi kesehatan melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab, dilaksanakan pada 1 Agustus 2025 di Kelurahan Tirto RW 03, Kecamatan Pekalongan Barat, dengan peserta sebanyak 7 ibu hamil dan kader kesehatan. Media edukasi yang digunakan mencakup presentasi PowerPoint, leaflet, infokus, serta demonstrasi penyusunan menu bergizi sesuai kebutuhan ibu hamil. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusiasme tinggi dari peserta, yang sebelumnya memiliki pengetahuan terbatas tentang gizi seimbang dan stunting. Pemaparan materi mencakup pengertian gizi, zat gizi yang diperlukan selama kehamilan, cara pengolahan makanan yang benar, ciri ibu hamil berisiko, dan peran keluarga dalam pencegahan stunting. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah perlunya edukasi gizi seimbang yang dilakukan secara berkelanjutan, pendampingan intensif oleh tenaga kesehatan, serta pemanfaatan bahan pangan lokal untuk mencegah stunting sejak dini.
Penyuluhan Tentang Hipertensi dan Edukasi Pembuatan Jamu Daun Seledri Sebagai Antihipertensi pada Masyarakat Dukuh Wonolobo Desa Sadstrodirjan Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan Andini, Krista; Maulidah, Risqi; Yusuf, Jamaludin
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Batikmu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v5i2.2197

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi yang berisiko menimbulkan komplikasi. Pencegahan dapat dilakukan melalui edukasi kesehatan dan pemanfaatan tanaman herbal sebagai terapi pendukung. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sastrodirjan dengan tujuan memberikan penyuluhan tentang hipertensi serta edukasi pembuatan jamu daun seledri sebagai alternatif antihipertensi alami. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan praktik pembuatan jamu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi sekaligus keterampilan dalam memanfaatkan daun seledri sebagai ramuan sederhana. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan serta menekan prevalensi hipertensi.
Peningkatan Pengetahuan Ibu-Ibu ‘Aisyiyah Wiradesa Tentang Keamanan Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Melalui Pelatihan Dan Edukasi Interaktif Waznah, Urmatul; Oktaviani, Riska; A’yun, Qurrata; Rahmasari, Khusna Santika; Wibowo, Danang Novianto; Pambudi, Dwi Bagus
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Batikmu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v5i2.2267

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu ‘Aisyiyah Wiradesa mengenai keamanan penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) melalui pelatihan dan edukasi interaktif. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman masyarakat terkait jenis, fungsi, dosis, serta dampak kesehatan dari penggunaan BTP yang tidak sesuai standar. Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 2 November 2025 di TK ABA Gumawang dan diikuti oleh para anggota ‘Aisyiyah yang berperan sebagai pengelola konsumsi keluarga. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi identifikasi BTP pada produk pangan, diskusi kelompok, serta pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan peserta, ditandai dengan kenaikan rata-rata nilai post-test dibandingkan pre-test. Peserta juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam mengenali label pangan, membedakan BTP yang diizinkan dan dilarang, serta memahami batas penggunaan yang aman. Kegiatan ini disimpulkan efektif dalam meningkatkan literasi pangan masyarakat, khususnya terkait keamanan BTP, serta dapat menjadi model edukasi yang berkelanjutan di komunitas ‘Aisyiyah maupun kelompok masyarakat lainnya.
Edukasi Perawatan Diri Dan Deteksi Dini Pada Kelompok Diabetes Mellitus Dan Kelompok Rentan : Edukasi Perawatan Diri Dan Deteksi Dini Pada Kelompok Diabetes Mellitus Dan Kelompok Rentan Kurniawati, Trina; Budiarto, Eka; Kusuma, Nur Intan
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Batikmu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v5i2.2295

Abstract

Abstract Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang membutuhkan perawatan jangka panjang dan keterlibatan aktif pasien dalam manajemen diri. Namun, masih banyak pasien yang memiliki pemahaman terbatas tentang pentingnya pengelolaan diri yang efektif, seperti pengaturan pola makan, olah raga, pemantauan gula darah, dan kepatuhan terhadap pengobatan. Kurangnya edukasi dan kesadaran diri dapat meningkatkan risiko komplikasi serius dan menurunkan kualitas hidup pasien. Oleh karena itu, pendekatan edukasi berbasis komunitas diperlukan untuk memberdayakan pasien, keluarga dan kelompok masyarakat dalam memahami serta mengimplementasikan manajemen perawatan diri. Kegiatan ini dilakukan dengan kegiatan utama deteksi dini pada kelompok rentan, pengukuran gula darah, asam urat, dan tekanan darah, serta edukasi perawatan diri. Kegiatan diikuti oleh 20 orang. Edukasi dilakukan pada kelompok ibu Aisyiyah di Kecamatan Wiradesa. Hasil kegiatan diperoleh rata-rata tekanan darah sistole dan diastole berturut yaitu 142,1 mmHg dan 88,2 mmHg. Tekanan darah sistole tertinggi mencapai 219 mmHg dan terendah yaitu 110 mmHg/. Rata-rata gula darah sewaktu mencapai 108,4 mg/dl dengan gula darah sewaktu tertinggi mencapai 180 mg/dl dan terendah yaitu 66 mg/dl. Pengukuran asam urat diperoleh rata-rata asam urat mencapai 6,31 mg/dl. Edukasi diberikan berjalan dengan lancar dan antusias peserta diobservasi berdasarkan respon terhadap keinginan bertanya. Keseluruhan dapat disimpulkan bahwa berdasarkan pemeriksaan peserta sebagian besar memiliki risiko hipertensi dan diabates melitus. Kata kunci: Deteksi dini; Diabetes Mellitus; Hipertensi; Kelompok Rentan
Pemanfaatan Teknologi Digital Google Maps Sebagai Solusi UMKM Untuk Menjangkau Pasar Lebih Luas Di Wilayah Kelurahan Pasirkratonkramat Kota Pekalongan: Utilizing Google Maps Digital Technology as a Solution for MSMEs to Reach a Wider Market in the Pasirkratonkramat Subdistrict, Pekalongan City Adriyaning, Adriyaning; Marsya Estevani, Clarita; Rahmadhani, Wulan; Romansihi, Ina; Hidayati, Luluk; Mayla Nuril Anjali, Nabila; Adila, Shofi; Tyas, Ayuning; Komariyah, Nur; Wildan Muttaqien, Mohammad; Annisa Putri, Nur; Ariyanto, Farris; Ardila, Lintang; Baihaki, Iqbal; Hudaya , Fadli; Kartikasari, Dian
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Batikmu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v5i2.2366

Abstract

Teknologi digital saat ini memainkan peran yang sangat penting dalam membantu pertumbuhan usaha kecil, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu alat digital yang paling sederhana dan bermanfaat adalah Google Maps, yang memungkinkan pelanggan untuk dengan mudah menemukan lokasi suatu usaha. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara sederhana dengan pemilik, dan catatan online seperti berapa kali usaha tersebut muncul dalam pencarian atau menerima pertanyaan dari pelanggan. Studi ini juga menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan digital dan keterlibatan masyarakat sangat penting untuk mempertahankan hasil tersebut. Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti bahwa alat digital yang gratis dan mudah digunakan seperti Google Maps dapat membuat perbedaan besar dalam membantu industri tradisional, seperti batik, untuk bertahan dan berkembang di era digital saat ini.
Upaya Meningkatkan Kesehatan Reproduksi Remaja Putri Melalui Pendidikan Kesehatan Mengenai Keputihan : Efforts To Improve The Reproductive Health Of Adolescent Girls Through Health Education Regarding Vaginal Discharge Nurlaela, Emi; Kartiaksari, Dian; Rahmawati, Ferida
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Batikmu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v5i2.2370

Abstract

Perempuan dengan kondisi keputihan patologis masih saja terjadi. Resiko dampak negatif yang terjadi sangat mengganggu kesehatan reproduksi perempuan. Sosialisasi mengenai kesehatan reproduksi khususnya keputihan masih harus dilakukan terus menerus walau sosialisasi melalui internet sudah ada. Sosialisasi mulai dilakukan sejak masa remaja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah Bligo Kabupaten Pekalongan. Kegiatan dengan metode ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi. Penjelasan pertama dimulai dengan materi anatomi dan fisiologi reproduksi perempuan bagian luar dan bagian dalam. Penjelasan mengenai keputihan diantaranya pengertian, penyebab, tanda gejala, akibat, pencegahan dan penanganan penyakit keputihan. Audiens di perlihatkan phantoom genetalia bagian luar dan dalam. Demonstrasi cara cebok yang benar serta melakukan pengeringan area kewanitaan. Media penyuluhan selain LCD, Leptop yaitu waslap, handuk kecil, tisue, pakaian dalam., pencegahan. Kegiatan berjalan kondusif, audiens aktif bertanya tidak hanya mengenai keputihan saja namun masalah menstruasi, kanker payudara, tumor rahim, serta nutrisi. Dukungan yang diberikan pihak sekolah berupa tempat, LCD, sound sistem, serta konsumsi. Harapan dari institusi untuk dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat bertemakan kesehatann reproduksi dengan pokok bahasan lainnya disampaikan oleh panitia kegiatan.
Peduli Tubuh, Peduli Kesehatan: Optimalisasi Program GERMAS dan IMSAKA Care dalam Peningkatan Kesehatan Masyarakat: Caring for Your Body, Caring for Your Health: Optimizing the GERMAS and IMSAKA Care Programs to Improve Public Health Nabila, Nabila; Natasya, Elmi; Arief Sulistyanto, Benny
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Batikmu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v5i2.2374

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas, terutama pada kelompok lanjut usia. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan rutin serta keterbatasan akses layanan kesehatan menyebabkan keterlambatan deteksi dini PTM dan masalah kesehatan jiwa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya lansia, melalui pelaksanaan skrining PTM dan kesehatan jiwa berbasis Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS) dan program IMSAKA Care di Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan deskriptif melalui kegiatan skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan antropometri, tekanan darah, gula darah sewaktu, asam urat, serta skrining kesehatan jiwa menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scales (DASS-42). Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu skrining awal, pemberian intervensi berupa edukasi kesehatan dan aktivitas fisik (senam hipertensi), serta evaluasi pascaintervensi. Hasil kegiatan menunjukkan lebih dari 50% peserta mengalami hipertensi pada skrining awal, namun terjadi peningkatan proporsi peserta dengan tekanan darah normal setelah intervensi senam hipertensi. Pemeriksaan gula darah dan asam urat masih menunjukkan adanya peserta dengan nilai di atas batas normal. Hasil skrining kesehatan jiwa menunjukkan sebagian besar peserta berada pada kategori normal, dengan sebagian kecil mengalami kecemasan dan stres ringan hingga sedang. Kegiatan ini membuktikan bahwa skrining dan edukasi kesehatan berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, deteksi dini, serta upaya pencegahan PTM dan masalah kesehatan jiwa. Keberlanjutan program serta kolaborasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan setempat sangat diperlukan untuk menjaga dampak jangka panjang kegiatan.