cover
Contact Name
Dian Kartika Sari
Contact Email
diankartikasari1989@gmail.com
Phone
+628568589020
Journal Mail Official
batikmu21@gmail.com
Editorial Address
LPPM UMPP, Gedung Rektorat UMPP Jl. Raya Pekajangan No 1A, Kecamatan Kedungwuni, Kabupateh Pekalongan, Kode Pos 51173
Location
Kab. pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
Batik-Mu : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27766888     DOI : 10.48144
Core Subject : Health, Science,
Jurnal ini memuat artikel pengabdian masyarakat bidang kesehatan meliputi keperawatan, kebidanan, farmasi, fisioterapi, kesehatan masyarakat dan kesehatan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan adalah hasil ulasan ilmiah yang baru. Artikel yang dimuat dijurnal batikmu merupakan artikel yang telah melalui proses review, keputusan diterima atau tidak merupakan hak redaksi.
Articles 83 Documents
Edukasi Kesiapan Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Hamil Trimester III Ratnawati, Ratnawati; Kurniawati, Trina; Kamalah, Aisyah Dzil
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v4i2.2012

Abstract

Pemberian ASI Eksklusif banyak memberikan manfaat kesehatan untuk ibu dan bayi. Kesiapan Pemberian ASI eksklusif mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap positif terhadap menyusui. Semakin siap seorang ibu untuk menyusui, semakin besar kemungkinan dia memiliki pengalaman yang sukses dan lancar dalam memberikan ASI (Air Susu Ibu) pada bayinya. Kesiapan ibu untuk memberikan ASI eksklusif dapat diberikan sejak masa kehamilan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pemahaman pada ibu hamil agar siap secara fisik dan mental dalam memberikan ASI eksklusif. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan Kesehatan tentang pentingnya ASI eksklusif, tehnik menyusui yang benar, posisi dan perlekatan menyusui, dan persiapan mental menjelang kelahiran dan menyusui. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari dan diikuti oleh 10 responden ibu hamil trimester III. Sebelum diberikan edukasi, dilakukan pre test dan post test terkait kesiapan pemberian ASI eksklusif. Setelah edukasi didapatkan ada pengaruh edukasi terhadap peningkatan kesiapan pemberian ASI eksklusif ibu hamil trimester III. Hasil dari pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat mengoptimalkan persiapan Ibu hamil agar siap secara fisik dan psikis dalam memberikan ASI eksklusif
Transformasi Pendidikan dan Kesadaran Sosial: Pengenalan Aplikasi Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Buatan dan Kampanye Anti-Perundungan bagi Siswa SMP Jumaroh, Jumaroh; Nafiah, Hana
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v4i2.2013

Abstract

This community service aimed to introduce alternative uses of technology to support English learning and raise awareness of bullying at SMP Muhammadiyah Pekajangan through two main programs: the introduction of artificial intelligence (AI)-powered learning applications and an anti-bullying campaign. AI applications such as Busuu, Mondly, Cake, ELSA Speak, and Loora were introduced as flexible, engaging, and affordable self-learning tools. Additionally, the anti-bullying campaign provided students with an understanding of the forms of bullying, its impacts, and ways to address it. The results showed positive responses from students toward both programs. It is recommended that the school supports the continued use of AI applications and regularly organizes similar activities to create a safer, more inclusive learning environment that fosters student development.
PENYULUHAN DAN ANALISIS PERMASALAHAN MUSKULOSKELETAL FISIOTERAPI ERGONOMI TERKAIT GANGGUAN POSTUR PADA ATLET PENCAK SILAT DI SMK MUHAMMADIYAH KEDUNGWUNI Nooryana, Syavira; Widya Putri, Mega; Nuari Panggraita, Gilang; Andinia, Khilwa; Amanah, Septi; Fathimatuzzahra , Takhnia
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v4i2.2014

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ditunjukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait kasus-kasus/gangguan postur yang sering terjadi pada siswa beserta dampaknya, serta upaya peningkatan, pencegahan dan pemeliharaan kesehatan yang bisa dilakukan secara mandiri oleh masyarakat. Peran dosen dan mahasiswa untuk kegiatan ini sangat besar yaitu memberikan informasi yang sangat berharga terkait permasalahan kasus-kasus/gangguan yang sering terjadi pada siswa beserta dengan metode/upaya peningkatan, pencegahan dan pemeliharaan kesehatan pada masyarakat tersebut. Diharapkan ketika dewasa, mereka tetap menjadi personal yang sehat, mandiri dan produktif. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 8 Maret 2024 pukul 10.30 WIB di SMK Muhammadiyah Kedungwuni berupa sosialisasi dengan cara pemberian edukasi postur tubuh yang baik dan pemberian materi mengenai pengenalan fisioterapi serta pemeriksaan postur tubuh yang baik untuk mengetahui apakah ada gangguan postur tubuh pada siswa SMK Muhammadiyah Kedungwuni, dilanjutkan dengan kuis seputar materi yang telah disampaikan yang diupload di story Instagram Himafista yang diikuti oleh 13 siswa yang terdiri dari 11 siswa perempuan dan 2 siswa laki-laki. Atlet pencak silat di SMK Muhammadiyah Kedungwuni mengalami gangguan postur yang disebabkan oleh penggunaan tas punggung dan postur tubuh pada saat kegiatan belajar mengajar. Diharapkan setelah kegiatan pengabdian masyarakat ini, siswa dapat memperbaiki postur sehingga gangguan postur dapat berkurang.
EDUKASI PEMBERIAN REBUSAN DAUN SALAM PADA PASIEN HIPERTENSI DIDESA PAKU ALAM KECEMATAN SUNGAI TABUK Bardiansyah, Dian; Tasalim, Rian; Redina Cahyani, Ardhia; Diar, Diar; Shandika Ade Pratiwi, Eka; Nathalia Dano, Febby; Fitriani, Lia; Naim, Rico; Saldilawaty, Saldilawaty; Ayu Widyasari, Tya
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v3i1.1384

Abstract

Abstrak Lansia adalah seseorang yang berusia lebih dari 60 tahun dan kurang mampu dalam menafkahi diri sendiri dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hipertensi atau dikenal dengan tekanan darah tinggi adalah kondisi dimana pembuluh darah mengalami peningkatan secara menerus. Mengetahui tingkat pengetahuan lansia yang mengalami hipertensi terhadap rebusan daun salam untuk membantu menurunkan tekanan darah. Pemecahan masalah yang sesuai adalah community development. Program pengabdian dilakukan melalui 3 tahapan yaitu tahap persiapan,tahap pelaksanaan,dan tahap evaluasi. Sasaran yaitu masyarakat terutama pada lansia RT 01,02, dan 03 didesa paku alam kecamatan sungai tabuk secara khusus hasil kegiatan data lansia yang didapatkan yaitu laki-laki 8 orang perempuan 27 orang total 35 orang. Mayoritas masyarakat di desa paku alam kecamatan sungai tabuk pada RT 01, 02, dan 03 didapatkan hasil pengkajian dan pemeriksaan tekanan darah terhadap lansia, penyakit terbanyak yang diderita lansia RT 01, 02, dan 03 adalah hipertensi. Pretest (sebelum) diberikan edukasi mengenai materi daun salam dan demonstrasi cara pembuatan rebusan daun salam diperoleh pengetahuan baik 63,4 % dan setelah penyuluhan materi hipertensi dan demonstrasi cara pembuatan rebusan daun salam pada 40 peserta didapatkan hasil posttest (sesudah) pengetahuan baik diperoleh 80,5%. Ada pengaruh sebelum dan sesudah tingkat pengetahuan lansia terhadap edukasi pemberian rebusan daun salam. Kata kunci : Banjarmasin, Community development, Daun salam, lansia, hipertensi Abstract Elderly is someone who is over 60 years old and unable to support themselves in meeting their daily needs. Hypertension, also known as high blood pressure, is a condition in which blood vessels increase continuously. Knowing the level of knowledge of elderly people with hypertension about bay leaf decoction to help lower blood pressure. The appropriate problem solver is community development. The service program is carried out through 3 stages, namely the preparation stage, the implementation stage, and the evaluation stage. The target is the community, especially the elderly RT 01,02 and 03 in Paku Alam Village, Sungai Tabuk Sub-District, specifically the results of the activities of the elderly obtained are 8 men, 27 women, a total of 35 people. the majority of the people in Paku Alam Village, Sungai Tabuk Subdistrict at RT 01, 02, and 03 obtained healing results and blood pressure checks for the elderly, the most common disease suffered by the elderly in RT 01, 02, and 03 was hypertension. Pretest (before) given education regarding bay leaf material and a demonstration on how to make bay leaf decoction, good knowledge was obtained 63.4% and after counseling on hypertension material and demonstration of how to make bay leaf decoction to 40 participants obtained posttest results (after) good knowledge was obtained 80 , 5%. There is an influence before and after the level of knowledge of the elderly on the education of giving bay leaf decoction. Keywords: Banjarmasin, Community development, Bay leaves, elderly, hypertension
PELATIHAN PUBLIC RELATION PADA KEGIATAN IN HOUSE TRAINING GURU DAN KARYAWAN YAYASAN TSAMROATUL FUAD PEMALANG Fijianto, Dwi; Isyti'aroh, Isyti'aroh; Rofiqoh, Siti; Wirotomo, Tri Sakti
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v3i2.1407

Abstract

Public relation merupakan bagian penting di institusi pendidikan untuk menjalin komunikasi dua arah antarapengelola dan stake holder internal dan eksternal. Tujuan pengabdian masyarakat adalah meningkatkanpemahaman peserta tentang public relation melalui in house training. Metoda pengabdian masyarakatdengan memberikan pelatihan pada acara in house training dengan sub pokok bahasan pengertian,unsur-unsur public relation, public relation dalam lembaga pendidikan, ilmu, sikap dan ketrampilan yangharus dikuasai dalam menjalankan peran public relation, seni public speaking, hospitality, layananpendidikan berkualitas dan seni menghadapi komplain. Jumlah peserta sebanyak 86 peserta. Evaluasipengabdian masyarakat dilihat dari peningkatan pemahaman sebelum dan sesudah pemberian materi.Hasil pengabdian masyarakat terjadi peningkatan pemahaman 39%, dihitung dari perbandingan nilaipretest dan posttest. Nilai rata-rata pretest dan posttest adalah 48 sedangkan rata-rata posttest adalah 87(rentang nilai 0-100). Kesimpulan pengabdian masyarakat berupa in house training public relation telahmampu meningkatkan pemahaman peserta tentang public relation
KELAS HIPERTENSI SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN TEKANAN DARAH PADA KELOMPOK HIPERTENSI : Kelas Hipertensi Natalya, Wiwiek; Sugiharto, Sugiharto
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v3i1.1450

Abstract

Pendahuluan : Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang jumlah kasusnya semakin meningkat. Hipertensi sering terjadi pada usia dewasa sampai lanjut usia baik pria maupun wanita. Risiko terberat dari Hipertensi adalah terjadinya stroke dan kematian. Pengendalian tekanan darah pada orang dengan hipertensi dapat mencegah terjadinya stroke. Salah satu upaya untuk mengendalikan tekanan darah adalah dengan meningkatkan kualitas hidup orang dengan hipertensi melalui kegiatan pengelolaan kelompok (peer group) dalam bentuk kelas hipertensi. Manfaat dari kelas hipertensi antara lain, meningkatkan pengetahuan mengenai penyakit hipertensi dan pengelolaannya, meningkatkan ketrampilan mengenai terapi modalitas dan komplementer untuk pengendalian tekanan darah, mengurangi stres, bertukar pengalaman mengenai terapi hipertensi dan meningkatkan kualitas hidup pada orang dengan hipertensi. Kegiatan kelas hipertensi meliputi edukasi, demonstrasi terapi modalitas dan komplementer, diskusi, konseling, terapi aktifitas kelompok. Permasalahan Mitra : setiap tahun jumlah kasus hipertensi di Desa Karangjompo mengalami peningkatan. Jumlah yang mengalami stroke akibat hipertensi juga meningkat. Pengetahuan mengenai hipertensi masih rendah. Solusi permasalahan : pengelolaan kelompok hipertensi dan membuat kelas hipertensi. Metode pembelajaran dengan ceramah, demonstrasi, diskusi, konseling dan terapi aktifitas kelompok. Kegiatan kelas meliputi edukasi mengenai penyakit hipertensi dan pengelolaannya, demonstrasi terapi modalitas dan komplementer pada hipertensi, konseling hipertensi, pemeriksaan berkala, terapi aktifitas kelompok. Hasil : Jumlah peserta kelas hipertensi 30 orang, terdiri dari 22 perempuan dan 8 laki-laki. Setelah dilakukan kegiatan, pengetahuan peserta mengenai hipertensi 100% baik, mampu mendemonstrasikan terapi modalitas dan komplementer dengan baik, tekanan darah rata-rata peserta mengalami penurunan baik sistole maupun diastole. Kata kunci: kelas hipertensi, pengelolaan kelompok, edukasi, hipertensi
Edukasi dan Senam Menjaga Kebugaran dan Mengurangi Gangguan Premenopause Pada Lansia Perempuan Ratnawati, Ratnawati; Jumaroh, J; Putri, Dyah; Kamalah, Aisyah Dzil
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v3i2.1678

Abstract

Memasuki usia dewasa akhir dan pra lansia, hormon perempuan akan mengalami penurunan produksi. Perempuan dapat mengalami gangguan premenopause yang dapat diantisipasi dengan melakukan olah raga dan aktivitas fisik. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengedukasi peserta untuk menjaga kebugaran dengan melakukan aktivitas fisik yang sesuai. Pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2023 di RW 11 kelurahan Sapuro Kota Pekalongan kepada 25 peserta. Hasil pengabdian masyarakat menunjukan ada 5 peserta yang memiliki gangguan jantung dan hipertensi dan 2 orang dengan riwayat sakit kronis yaitu diabetes militus dan rematoid artritis. Pentingnya memperhatikan tingkat aktivitas fisik pada perempuan premenopause agar dapat mencapai level kebugaran yang optimal. Kata kunci: Aktivitas Fisik, Gangguan Premenopause, Kebugaran, Kualitas Hidup
EDUKASI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK Rusmariana, Aida; Natalya, Wiwiek; Novita Sari, Dian; Illaida, Chintira
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v3i2.1679

Abstract

Anak merupakan kelompok yang sangat rentan dalam kasus kekerassan seksual pada anak. Banyak kasus anak-anak yang menjadi korban pelecahan seksual yang dilakukan oleh orang yang terdekat dan orang tua baru menyadari setelah kejadian berulang kali terjadi dan hal tersebut terjadi karena ketidak tahuan anak bahwa dia telah dilecehkan sehingga tidak bercerita kepada oran tua. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada orang tua dan kader Kesehatan yang mempunyai anak suai prasekolah tentang Pendidikan seksual agar informasi akan berlanjut diberikan kepada orang tua dengan anak usia prasekolah lainnya. Peserta dilakukan pre test dan post test untuk melakukan evauasi hasil kegiatan. Peserta diikiti oleh 70 peserta. Dari hasil kegiatan ini didapatkan adanya oeningkatan pengetahuan oran tua tentang Pendidikan seksual anak yaitu sebelumnya didapatkan 12 (17.14%) pengetahuan baik, 23)23.86%) pengetahaun cukup dan 35(50%) dengan pengetahun kurang. Setelah dilakukan tindakan edukasi didapatkan data sebanyak 46(65.71%) pengetahuan baik, 20(28.57%) pengetahaun cukup dan 4(5.72) dengan pengetahuan kurang. Pengetahuan tentang Pendidikan seksual pada anak ini perlu diberikan supaya orang tua dapat memberikan Pendidikan seksual kepada anaknya untuk mencegah pelecehan seksual yang terjdai pada anak
PENINGKATAN PENGETAHUAN PEMBINA PONDOK PADA PENGGUNAAN OBAT YANG BENAR TENTANG DAGUSIBU (DAPATKAN, GUNAKAN, SIMPAN DAN BUANG) OBAT DI PONDOK PESANTREN IMBS MIFTAHUL ULUM PEKAJANGAN KEL. AMBOKEMBANG KEC. KEDUNGWUNI KAB. PEKALONGAN Rahmatullah, St; Permadi, Yulian Wahyu; Muthoharoh, Ainun; Budiarto, Eka; Khusna, Nabilatul; Sari, Vera Kartika
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v3i2.1693

Abstract

DAGUSIBU merupakan salah satu upaya peningkatan kesehatan bagi masyarakat yang diselenggarakan melalui kegiatan pelayanan kesehatan oleh tenaga kefarmasian. Kegiatan penyuluhan ini diberi nama DAGUSIBU (Dapatkan – Gunakan – Simpan – Buang). Apoteker sebagai profesi kesehatan yang concern terhadap pemakaian obat-obatan di masyarakat dihimbau untuk terus melakukan penyuluhan DAGUSIBU di manapun agar masyarakat paham mengenai penggunaan obat yang benar sehingga tujuan pengobatan dapat tercapai serta tidak menimbulkan kerusakan lingkungan karena pembuangan limbah obat yang salah. Pembina asrama pondok Pesantren IMBS Miftahul Ulum Pekajangan Kel. Ambokembang Kec. Kedungwuni Kab.Pekalongan sering menghadapi santri/santriawati apabila mengalami sakit. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan peningkatan pengetahuan pembina pondok pada penggunaan obat yang benar tentang DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan Dan Buang) Obat Di Pondok Pesantren IMBS Miftahul Ulum Pekajangan dapat disimpulkan bahwa :pengetahuan pembina asrama tentang DAGUSIBU obat setelah mendapatkan penyuluhan dan tambahan informasi melalui booklet yang dibagikan dan pembina asrama merasa senang dan puas dengan kegiatan yang diberikan.
INCREASING MOTHER'S KNOWLEDGE TO OVERCOME STUNTING AND FAMILY ECONOMIC MANAGEMENT THROUGH BABY MASSAGE INDEPENDENTLY Nurlaela, Emi; Kartikasari, Dian
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v3i2.1694

Abstract

Salah satu penanganan masalah stunting pada anak yang sedang dilaksanakan diberbagai daerah di Indonesia adalah pijat bayi. Pijat bayi yang semula dilakukan dukun bayi secara turun temurun, sekarang dilakukan oleh petugas kesehatan, kader kesehatan maupun ibu yang memiliki anak. Upaya sosialisasi pengetahuan dan ketrampilan pijat bayi sekarang banyak dilakukan baik secara sukarela maupun berbayar. Petugas kesehatan dan kader kesehatan yang telah mendapatkan penyuluhan dan pelatihan mengenai pijat bayi diharapkan mensosialisasikan kepada masyarakat tanpa dipungut biaya, mengingat ilmu pengetahuan dan ketrampilan pijat bayi dibutuhkan masyarakat yang sedang memiliki masalah kesehatan anak berupa Stunting. Pemijatan yang dilakukan secara mandiri baik ibu maupun keluarganya akan mengurangi biaya pengeluaran keluarga. Pemijatan yang dilakukan dengan penuh kasih sayang, melihat situasi kondisi bayi, mendekatkan hubungan Bonding Atachment antara bayi dan ibu, ataupun dengan keluarganya. Hasil pemeriksaan berat badan pada anak-anak terebut terbanyak 7,0-7,9 kg sebanyak 42%, namun ada berat badan 6,0-6,9 kg sebanyak 17%. Panjang badan anak-anak tersebut terbanyak 70-79 cm (79%), namun ada anak dengan panjang 60-69 cm (7%). Kegiatan berjalan kondusif dan mendapat dukungan berbagai pihak diantaranya puskesmas siwalan, kepala desa siwalan, kader kesehatan dan masyarakat desa siwalan. Rencana tindaklanjut diharapkan puskesmas dapat melakukan evaluasi kepada kader kesehatan, ibu-ibu audiens kegiatan beserta anak-anaknya terkait perubahan pengetahuan, ketrampilan mengenai stunting dan pijat bayi serta kesehatan anak-anak audiens kegiatan.