cover
Contact Name
Loviga Denny Pratama
Contact Email
loviga.pratama@gmail.com
Phone
+6281334135256
Journal Mail Official
loviga.pratama@gmail.com
Editorial Address
Jl. PB Sudirman No. 180 Kraksaan - Kabupaten Probolinggo
Location
Kab. probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
Tematik: Jurnal Konten Pendidikan Matematika
ISSN : 2987999X     EISSN : 29858844     DOI : https://doi.org/10.55210/tematik.v1i2
Tematik: Jurnal Konten Pendidikan Matematika is an information of scientific articles in the form of research, research and development, quantitative, qualitative, experiment, correlation and regression, application of the theory, the study of critical analysis, and Islamic studies in the field of science Mathematics Education. Tematik: Jurnal Konten Pendidikan Matematika published two times a year i.e February and August. published by Tadris Matematika Universitas Islam Zainul Hasan Genggong. We accept articles of the author can be derived various countries, with the scientific field of Mathematics Education.
Articles 46 Documents
Metacognitive Research in Mathematics Education: a Bibliometric Analysis from 2000 to 2024 Izzati, Lihar Raudina; Juandi , Dadang
Tematik : Jurnal Konten Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 1 (2025): TEMATIK: Jurnal Konten Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Tadris Matematika Fakultas Tadris Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/tematik.v3i1.2027

Abstract

Problem-solving ability is one of the four key skills in learning mathematics. One of the factors that influences mathematical solving abilities is metacognitive ability. Metacognitive abilities are a form of advanced thinking skills that include planning, monitoring, and evaluating steps in solving a problem. This study aims to: 1) analyze the annual trend of studies on metacognition in the context of mathematics education research, 2) assess the contribution of the number of publications based on author names, 3) identify the journals that are most active in publishing articles related to metacognitive studies in mathematics education, and 4) analyzing the distribution of the most frequently cited articles in metacognitive studies in mathematics education research. This research is a bibliometric analysis research. There were 115 articles selected into 36 articles from 2000 to 2024. Research articles on metacognitive studies in mathematics education show a steady increase from 2000 to the present, reflecting the growing interest and recognition of the significance of this field. Issues regarding this study after 2022 have been widely raised as research study material so it is still very relevant if there is further research regarding the focus of this study. Writers and journal managers are expected to be able to improve the quality of articles created or managed so that they get lots of citations and have an impact on the focus of metacognitive studies in mathematics education.
Mathematics Learning for Deaf Students: A Case Study in an Inclusive Classroom Amiyani, Rofi; Adhiwibowo, Bayu
Tematik : Jurnal Konten Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 1 (2025): TEMATIK: Jurnal Konten Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Tadris Matematika Fakultas Tadris Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/tematik.v3i1.2034

Abstract

Deaf students face significant challenges in learning mathematics, a subject heavily reliant on verbal communication and abstract concepts. Inclusive education aims to create an environment that supports all students, including those with physical and cognitive differences. The current study, therefore, sets out to gain a deeper understanding of how mathematics for deaf learners is enacted within an inclusive classroom setting, including how the mathematics curriculum is adapted to serve the needs of deaf learners in response to translation and cognitive access challenges. The study was conducted in Class 12B at Tumbuh Senior High School, Yogyakarta, in the 2023-2024 academic year. This study uses a qualitative descriptive approach and is framed as a case study. The class includes eight students: five are typical learners, one has an anxiety disorder, and two are deaf. Over a year, data were gathered through classroom observations, in-depth interviews with the support teacher, interviews with students from Class 12B, and discussions with other math teachers to gain broader insight into teaching approaches across classrooms. The findings show that teaching in Class 12B is rooted in inclusive values. Teachers are able to customize lessons to the individual needs of each student. Instead of a one-size-fits-all approach, the teacher differentiates learning by varying the depth of the content, selecting relatable examples, providing different exercises, and adjusting assessments. These efforts support students with unique learning and special needs to continue participating in the learning process.
Pengembangan E-Modul Berbasis Matematika Realistik pada Materi Penyajian Data Kelas VII di UPTD SMPN 5 Kota Kupang Akbar, Fitri Ramadani; Rimo, Imelda Hendriani Eku
Tematik : Jurnal Konten Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 1 (2025): TEMATIK: Jurnal Konten Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Tadris Matematika Fakultas Tadris Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/tematik.v3i1.2038

Abstract

Tujuan dari proyek ini adalah untuk membuat e-modul untuk siswa kelas VII di UPTD SMPN 5 Kota Kupang yang menyajikan data menggunakan metode matematika yang realistis. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Platform Canva digunakan untuk membuat e-modul, yang kemudian dievaluasi kelayakannya berdasarkan faktor-faktor termasuk kemanjuran, kepraktisan, dan validitas. E-modul menerima skor rata-rata 4,71 (skala 5) dari spesialis materi dan media, yang menunjukkan bahwa modul tersebut memenuhi persyaratan "Valid". Skor rata-rata guru dan siswa pada ujian kepraktisan masing-masing adalah 4,61 dan 4,70, dan dikategorikan sebagai "Praktis." Uji keefektifan menunjukkan bahwa 77% siswa mencapai ketuntasan belajar (KKM ≥70), sehingga e-modul dinyatakan "Efektif". Berdasarkan hasil penelitian, e-modul berbasis matematika aktual layak digunakan sebagai alat bantu pengajaran yang sah, bermanfaat, dan efisien. E-modul ini tidak hanya mendukung pembelajaran mandiri siswa tetapi juga menjawab tantangan pembelajaran digital di era pendidikan 4.0. Hasil-hasil ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan pemahaman konseptual siswa, teknologi harus dimasukkan ke dalam pengajaran matematika menggunakan pendekatan kontekstual.
Analisis Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP Pada Materi Kubus dan Balok Berdasarkan Gender Marpaung, Rizka Kezya; Tauran, Sonya Fanny
Tematik : Jurnal Konten Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 1 (2025): TEMATIK: Jurnal Konten Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Tadris Matematika Fakultas Tadris Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/tematik.v3i1.2056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan representasi matematis siswa SMP mada materi kubus dan balok berdasarkan gender. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu di SMP Advent Cimindi Kota Bandung kelas VII yang berjumlah 38 siswa, yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan tes kemampuan representasi matematis kepada siswa, yaitu representasi gambar, representasi verbal, dan representasi symbol. Siswa diberikan soal sebanyak 5 uraian yang sesuai dengan indicator kemampuan representasi matematis pada materi kubus dan balok. Hasil dari penelitian ini menunjukkan jumlah siswa pada kategori KRM tinggi  18,42% ,  kategori KRM sedang 71,05%, dan kategori KRM rendah 18,42%. Rata-rata KRM siswa perempuan 80,55% , dan rata-rata KRM siswa laki-laki 58,23%.  Pada kategori tinggi terdapat rata-rata KRM siswa perempuan 97,53% ,dan siswa laki-laki 100%. Pada kategori sedang rata-rata KRM siswa perempuan 74,93% dan siswa laki-laki  60,05%; sedangkan pada kategori rendah rata-rata KRM siswa perempuan 51,58% dan laki-laki 35,80%. Siswa perempuan dan siswa laki-laki pada kategori KRM tinggi memiliki nilai rata-rata KRM gambar adalah tinggi, sedangkan siswa perempuan dan siswa laki-laki yang pada kategori KRM sedang dan KRM rendah memiliki nilai rata-rata KRM gambar yang rendah. Siswa perempuan dan siswa laki-laki pada kategori KRM tinggi memiliki nilai rata-rata KRM verbal adalah tinggi. Siswa perempuan dan siswa laki-laki yang pada kategori KRM sedang cenderung memiliki nilai rata-rata KRM verbal yang sedang. Sedangkan siswa perempuan dan siswa laki-laki yang pada kategori KRM rendah memiliki nilai rata-rata KRM verbal yang rendah. Siswa perempuan dan siswa laki-laki pada kategori KRM tinggi memiliki nilai rata-rata KRM simbol adalah tinggi. Siswa perempuan pada kategori KRM tinggi dan siswa laki-laki pada kategori KRM sedang. Siswa perempuan dan siswa laki-laki yang pada kategori KRM rendah memiliki nilai rata-rata KRM simbol yang rendah. KRM siswa perempuan lebih tinggi dari KRM laki-laki secara signifikan.
The Effect of Make A Match Cooperative Learning Model on Mathematics Learning Result and Interest at SMAN 1 Maron Fattah, Gilang Fathurrohman; Sulaiman, Mahfudz; Qomariyah, Siti Nur; Sivakumar, Damonthara
Tematik : Jurnal Konten Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 1 (2025): TEMATIK: Jurnal Konten Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Tadris Matematika Fakultas Tadris Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/tematik.v3i1.2005

Abstract

This study aims to assess the effect of cooperative learning model Make a Match cooperative learning model on students' math learning outcomes and their interest in the subject at SMAN 1 Maron. the subject at SMAN 1 Maron. The participants of this study consisted of 72 students from two classes at SMAN 1 Maron. This research used quantitative method along with quasi-experimental design. Data analysis was conducted using N-Gain test, and normality assessment using the Shapiro-Wilk test revealing the value of Asymp. Sig. (2-tailed) for both classes were greater than 0.05, indicating a normal distribution. The results of the N-Gain test on the experimental group recorded at 48.96, placing it in the effective category. Findings from the Paired Sample T-Test comparing the pretest and posttest scores on the experimental group showed an Asymp. Sig. (2-tailed) of 0.00, which is less than 0.05, indicating a significant impact on outcomes and interest in math math learning. The results show that applying the Make a Match cooperative learning model in the experimental group positively affected students' mathematics learning outcomes and their interest in the subject.
Eksplorasi Etnomatematika Masjid Pathok Negoro Dongkelan ditinjau dari Perspektif Geometri Giva Putri, Meini; Suanto, Elfis; Hutapea, Nahor Murani
Tematik : Jurnal Konten Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2025): TEMATIK: Jurnal Konten Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Tadris Matematika Fakultas Tadris Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/tematik.v3i2.2066

Abstract

Pembelajaran matematika di era 21 lebih fokus pada pemahaman konsep matematika untuk mengatasi masalah matematis. Etnomatematika bisa menjadi metode dalam mengajarkan matematika yang mendukung peserta didik dalam memahami konsep matematika serta menyelesaikan masalah. Etnomatematika adalah pembelajaran matematika yang berlandaskan budaya. Bangunan bersejarah adalah produk dari budaya yang mengandung konsep geometri. Banyak desain bangunan yang menarik untuk ditelusuri, salah satunya adalah banguan bersejarah Masjid Pathok Negoro Dongkelan. Masjid Pathok Negoro Dongkelan merupakan bangunan yang sering dikunjungi oleh masyarat dan wisatawan. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa pemanfaatan etnomatematika dapat memudahkan peserta didik dalam memahami konsep matematika. Tujuan penelitian yaitu mengeksplorasi dan mengetahui konsep matematika yang terdapat pada Masjid Pathok Negoro Dongekalan ditinjau dari perspektif Geometri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur bangunan Masjid Pathok Negoro Dongkelan sebagian besar terdapat etnomatematika pada konsep geometri seperti persegi panjang, persegi, lingkaran, segitiga, trapesium, jajar genjang, balok, limas segi empat, limas terpancung, refleksi, , rotasi dan dilatasi. Temuan pada penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur budaya lokal dapat dijadikan sebagai sumber belajar kontekstual yang memperkaya pengalaman peserta didik dalam memahami konsep-konsep geometri. Pemanfaatan etnomatematika dalam pembelajaran tidak hanya meningkatkan pemahaman matematika, tetapi juga menumbuhkan apresiasi terhadap kearifan lokal dan nilai-nilai budaya.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Fase D Dalam Menyelesaikan Soal Konten Teorema Pythagoras Berdasarkan Tahapan Polya Nadia, Nadia; Saragih, Sehatta; Roza, Yenita
Tematik : Jurnal Konten Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2025): TEMATIK: Jurnal Konten Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Tadris Matematika Fakultas Tadris Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/tematik.v3i2.2072

Abstract

Kemampuan berpikir kritis adalah keterampilan yang dapat digunakan untuk mengevaluasi manfaat, kebenaran, pernyataan, argumen, atau solusi. Penelitian ini menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa Fase D konten teorema Pythagoras berdasarkan tahapan Polya. Tahapan Polya digunakan untuk menghasilkan solusi yang tepat melalui langkah yang sistematis dan terstruktur. Metode penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif. Subyek penelitian sebanyak 54 siswa. Teknik pengambilan data adalah menggunakan 2 butir soal uraian, kemudian di analisis dan di deskripsikan sesuai kemampuan peserta didik. Data hasil penelitian di analisis menggunakan uji rata-rata dan standar deviasi. Analisis mendalam dilakukan melalui wawancara dan analisis jawaban 3 siswa yang mewakili kelompok tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 2 peserta didik berada di kategori tinggi (3,7%), 30 peserta didik berada pada kategori sedang (55,56%), dan 22 peserta didik berkategori rendah (40,74%). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa siswa yang berkategori kemampuan berpikir kritis tinggi mampu menghasilkan solusi secara tepat dan terstruktur melalui seluruh tahapan Polya dibandingkan dengan siswa yang berada pada kategori sedang dan rendah. Dapat disimpulkan bahwa hampir separuh siswa berada pada kategori kemampuan berpikir kritis yang rendah serta mayoritas siswa belum mampu melakukan proses penyelesaian masalah secara tepat dan terstruktur menggunakan tahapan Polya.
Meningkatkan Numerasi melalui PBL Berbasis STEAM: Inovasi Pembelajaran Perbandingan di Kelas SMP Chudin, Soleh; Retnawati, Heri
Tematik : Jurnal Konten Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2025): TEMATIK: Jurnal Konten Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Tadris Matematika Fakultas Tadris Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/tematik.v3i2.2126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model Problem Based Learning (PBL) berbasis STEAM dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa SMP pada materi perbandingan. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil literasi numerasi siswa Indonesia berdasarkan data PISA 2022 dan AKM nasional. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian adalah 42 siswa kelas VII SMP Progressive Bumi Shalawat yang dibagi secara acak ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mendapatkan pembelajaran PBL berbasis STEAM dan kelompok kontrol yang mendapatkan pembelajaran PBL saja. Instrumen yang digunakan meliputi tes numerasi dan lembar observasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami peningkatan skor numerasi, namun kelompok eksperimen memperoleh nilai rata-rata posttest lebih tinggi (79,64) dibandingkan kelompok kontrol (76,79), serta memenuhi KKM yang ditetapkan sekolah. Uji statistik menunjukkan bahwa peningkatan numerasi kedua kelompok termasuk kategori sedang, namun tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara keduanya. Meski demikian, pendekatan PBL berbasis STEAM terbukti memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan aplikatif, sehingga direkomendasikan untuk diterapkan secara lebih luas. Penelitian ini menyarankan pengembangan lanjutan dengan variasi strategi pembelajaran dan perluasan sampel untuk hasil yang lebih general.
The Effect of Adversity Quotient and Self-Efficacy on The Ability of Understanding Mathematical Concepts of Vocational High School Students Rahmayanti, Wulan; Marlena, Leni
Tematik : Jurnal Konten Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2025): TEMATIK: Jurnal Konten Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Tadris Matematika Fakultas Tadris Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/tematik.v3i2.2133

Abstract

This study aims to see whether there is an influence of AQ and SE, both partially and simultaneously on the ability to understand mathematical concepts in vocational students. The research method used is quantitative research with a population of all grade XI students, and a sample of 95 students. Data were collected through questionnaires to measure AQ and SE variables, as well as five essay questions on statistics material to measure the ability to understand mathematical concepts. The analysis results showed that the significance values of AQ and SE were 0.041(<0.05) and 0.858(>0.05). This means that partially only AQ has an influence on students' mathematical concept understanding ability. However, the results of the F test showed a significance value of 0.029(<0.05), so that simultaneously AQ and SE affect the ability, with a contribution of 5.4%.
Mathematics in Culture: Revealing Hidden Secrets Behind Indonesian Traditional Ceremonies Wangge, Magdalena; Dasari, Dadan; Turmudi, Turmudi
Tematik : Jurnal Konten Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2025): TEMATIK: Jurnal Konten Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Tadris Matematika Fakultas Tadris Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ethnomathematics examines the intersection of mathematics and culture, highlighting how mathematical concepts are embedded within local traditions. In culturally rich Indonesia, ethnomathematics holds increasing relevance. This study examines the presence of mathematical principles in traditional ceremonies, revealing their integration into various cultural elements, including clothing, dances, tools, and rituals. This study employs a systematic literature review (SLR) using the PRISMA approach to analyze 27 articles published between 2018 and 2024. Articles were selected through a structured search and screening process based on predefined inclusion and exclusion criteria. Data collection focused on identifying mathematical concepts in traditional ceremonies, while thematic analysis was used to categorize ethnomathematical patterns in Indonesian cultural practices. Findings highlight common patterns, such as geometric shapes, measurement techniques, and symmetry, which are evident in artifacts, traditional attire, and ceremonial practices. Additionally, the study underscores the variation in mathematical applications across different regions, reflecting Indonesia’s cultural diversity. These insights have significant implications for developing a more contextual and relevant mathematics education. By connecting mathematical concepts with local culture, ethnomathematics enhances student engagement and understanding, making learning more meaningful and culturally grounded. This approach not only enriches mathematical education but also helps preserve and appreciate Indonesia’s unique cultural heritage, promoting a more inclusive and diverse educational framework.