cover
Contact Name
Cindy Paloma
Contact Email
cindy@agr.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
Joseta.faperta@gmail.com
Editorial Address
JOSETA, Jurusan sosial ekonomi pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Kampus Unand Limau Manis, Padang, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Socio Economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA)
Published by Universitas Andalas
ISSN : -     EISSN : 26860953     DOI : https://doi.org/10.25077
Agricultural economics, Farming development, Agricultural management, Agricultural policy, Agricultural extension and communication, Agricultural finance and micro-credit, Rural sociology, Rural planning and development, Rural landscape and natural resources management, Sustainable agriculture, Agro-industry, entrepreneurship in agriculture, Other research on economics and agribusiness
Articles 197 Documents
Persepsi Konsumen terhadap Bauran Pemasaran Selai Buah Naga Pada Usaha Parakno Farm di Kota Padang Ramadhani, Muthia; Sari, Rina; Putri, Afrianingsih
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 6 No. 3 (2024): December
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v6i3.534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bauran pemasaran selai buah naga dan menganalisis persepsi konsumen terhadap bauran pemasaran selai buah naga pada usaha Parakno Farm di Kota Padang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan wawancara dan mengedarkan kuesioner. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Analisis kualitatif adalah menggambarkan bauran pemasaran selai buah naga yang terdiri atas empat bauran, yaitu bauran produk, harga, tempat/distribusi, dan promosi. Sedangkan analisis kuantitafif dilakukan pada perhitungan jawaban responden terkait persepsi konsumen terhadap bauran pemasaran selai buah naga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bauran pemasaran selai buah naga usaha Parakno Farm sudah cukup baik dilihat dari produk yang ditawarkan, penetapan harga jual, pemilihan lokasi penjualan, dan promosi yang dilakukan. Persepsi konsumen terhadap bauran pemasaran selai ini dikategorikan sangat tinggi pada variabel produk dan tempat/distribusi serta dikategorikan tinggi dilihat dari variabel harga dan promosi.
Analisis Biaya dan Pendapatan Pengolahan Gula Merah Berbasis Nira Kelapa Sawit di Dusun Purwosari Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu Walmadri; Ahwa Imran Ritonga, Vikra; Siahaan, Megawati
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 6 No. 3 (2024): December
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v6i3.610

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Purwosari Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu pada bulan Oktober sampai November 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan mengumpulkan data sekunder untuk mengetahui besaran biaya pengolahan gula merah dari nira kelapa sawit serta mengetahui besaran pendapatan usaha pengolahan gula merah dari nira kelapa sawit di Dusun Purwosari Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu. Jumlah produksi gula merah dari nira kelapa sawit. Dengan populasi 132 pohon kelapa sawit 1.545 Kg/bulan; Populasi kelapa sawit yang berjumlah 120 pohon jumlah produksi nira kelapa sawitnya sebanyak 951 Kg/bulan; Sedangkan untuk jumlah pohon kelapa sawit 100 pohon maka produksi nira kelapa sawit berjumlah 649 Kg/bulan. Pendapatan bersih yang diterima oleh Petani I adalah Rp. 11.024.250/bulan. Pendapatan bersih Petani II adalah Rp. 4.826.000/bulan. Pendapatan bersih petani III adalah Rp. 1.795.420/perbulan.
Komparasi Pendapatan dan Keuntungan Antara Petani Gambir Menjual Betel Bite dan Daun Segar (Studi Kasus di Nagari Koto Bangun) Michi Iskandar Putri; Faisal Harahap, Heri; Silfia, Silfia
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 6 No. 3 (2024): December
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v6i3.611

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Nagari Koto Bangun pada tahun 2024 untuk mengukur dan membandingkan pendapatan keuntungan petani gambir yang menjual produk olahan dan daun segar. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan petani untuk menjual produk olahan atau daun segar. Sampel penelitian berjumlah 100 responden, dengan jumlah responden 50 orang petani yang menjual produk olahan dan 50 orang petani yang menjual daun segar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, kuesioner, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani yang menjual produk olahan memiliki tingkat pendapatan dan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan petani yang menjual daun segar. Faktor-faktor seperti usia, pendidikan terakhir, luas lahan, dan pengalaman bertani ditemukan mempengaruhi pilihan petani terhadap metode penjualan. Usia dan pengalaman bertani merupakan salah satu faktor, sedangkan pendidikan terakhir dan luas lahan merupakan faktor lainnya.
Tingkat Kepuasan Petani Bawang Merah Terhadap Pelayanan Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Guguk Panjang Kota Bukittinggi Ikhsan, Muhammad; Mahdi; Wahyuni, Sri
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 6 No. 3 (2024): December
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v6i3.499

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Guguk Panjang Kota Bukittinggi yang bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan penyuluhan pertanian terhadap petani dan mengetahui tingkat kepuasan petani terhadap pelayanan penyuluh pertanian di Kecamatan Guguk Panjang Kota Bukittinggi. Jenis penelitian ini menggunakan metode survei. Metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Sampel diambil dengan teknik non probability sampling yaitu purposive sampling sebanyak 31 orang. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan kegiatan penyuluhan pertanian yang dilaksanakan berupa pendampingan dalam pengembangan komoditi bawang merah. Kegiatan ini dilaksanakan pada KWT Mutiara Banto Laweh dan KWT Berkah di Kecamatan Guguk Panjang. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi, praktek langsung dan demplot (Demonstrasi Plot). dilaksanakan pada satu periode musim tanam, 1 kali seminggu dengan 12 kali pertemuan. Peserta merupakan anggota kelompok tani terpilih, lokasi pada 2 tempat dilahan peserta, memuat materi terkait budidaya bawang merah. Terdapat dua atribut yang dikategorikan pada kuadran I. Atribut yang tergabung pada kuadran ini adalah atribut yang memiliki prioritas utama yang diharapkan untuk meningkatkan pelayanan penyuluh yaitu kecepatan dalam menangani pengaduan petani dan mudah ditemui dan dihubungi untuk berkonsultasi. Berdasarkan penilaian Customer Satisfaction Index (CSI) terhadap pelayanan penyuluh pada kegiatan kegiatan pendampingan pengembangan bawang merah. Tingkat kepuasan petani terhadap pelayanan penyuluh pada kegiatan ini secara keseluruhan dapat dikategorikan puas dengan skor sebesar 0,8115 atau 81,15%. Dengan demikian, secara umum petani merasa puas terhadap pelayanan penyuluh pada kegiatan kegiatan pendampingan pengembangan bawang merah.
Analisis Biaya dan Kehilangan Pendapatan Dari Alih Fungsi Lahan Karet Ke Sawit Di Nagari Kurnia Koto Salak Kecamatan Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya Arianto Aji, Predi; Martius, Endry; Triana, Lora
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 6 No. 3 (2024): December
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v6i3.551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis biaya alih fungsi dan kehilangan pendapatan dari petani sawit dan petani karet  dan mendeskripsikan perbandingan karakteristik rumah tangga petani karet yang alih fungsi dengan yang tidak alih fungsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan matematis dan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Nagari Kurnia Koto Salak Kecamatan Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya dengan total sampel sebanyak 30 petani. Dari hasil penelitian total biaya rata-rata  sebesar Rp 20.010.381/ha. Saat melakukan alih fungsi petani akan kehilangan pendapatan dari karet selama 3 tahun sampai sawit menghasilkan. Pendapatan rata-rata petani karet dari penerimaan yang dikurangi dengan biaya selama 1 tahun adalah sebesar Rp 30.109.913/ha. Sehingga selama 3 tahun petani akan kehilangan pendapatan sebesar Rp 90.329.739/ha. Terdapat 5 aspek yang memiliki perbedaan yang signifikan antara petani sawit dan petani karet, meliputi tingkat pendidikan, pekerjaan lain, pengalaman berusahatani, luas lahan, dan penerima bantuan pemerintah.
Analisis Sikap Petani Terhadap Program Sertifikasi Prima-3 di Kabupaten Agam Astuti, Nuraini Budi; Budiman, Cipta; Esterindah, Effini
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v7i1.590

Abstract

This study was conducted in Agam Regency to analyse farmers' attitudes towards the Prima-3 certification programme. The research method was a survey, where 100 farmers were selected proportionally representing three sub-districts: Banuhampu, Canduang and Sungai Pua. The measurement of attitudes towards Prima-3 certification uses two variables: attitudes towards the benefits of implementing GAP Prima-3 and the Prima-3 certificate management process. Each variable uses three indicators: cognitive, affective, and conative. Data was collected by interview and observation and then analysed descriptive quantitatively using a Likert Scale. The results showed that farmers have a positive attitude towards the Prima-3 certification programme, the management process, and the benefits of the certification. However, the conative indicator of the Prima-3 Certificate management variable is still neutral.
Analisis Pendapatan Pengrajin Gula Aren di Nagari Kabuah Gunuang Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten Lima Puluh Kota Sumatera Barat Pardede, Nella Tio; Situmorang, Helentina; Elviati
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v7i1.591

Abstract

Pengrajin gula aren merupakan mata pencaharian penduduk di Kecamatan Lareh Sago Halaban, mengolah nira menjadi gula aren. Sentra produksi gula aren terdapat di Nagari Labuah Gunuang. Namun, harga gula aren fluktuatif, berpengaruh terhadap pendapatan pengrajin gula aren. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rata-rata pendapatan pengrajin gula aren, dan  apakah pendapatan sudah sesuai standar Upah Minimum Provinsi Sumatera Barat. Penelitian dilaksanakan pada April-Juni 2024. Metode yang digunakan adalah survei terdiri dari data primer dan data sekunder. Teknik pengambilan sampel dengan  purposive sampling, dengan menganalisis pendapatan pengrajin gula aren. Hasil penelitian diperoleh rata-rata pendapatan pengrajin gula aren tanpa menghitung bahan baku nira sebesar Rp. 2.386.563/ bulan,  rata-rata pendapatan pengrajin gula aren dengan menghitung bahan baku nira memperoleh kerugian sebesar Rp. 2.341.437/ bulan dan pendapatan pengrajin gula aren lebih kecil dari Upah Minimum Provinsi Sumatera Barat. Bagi pemerintah agar bisa membantu untuk pengembangan pemasaran gula aren untuk meningkatkan pendapatan pengrajin gula aren.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Tanaman Karet Rakyat di Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan Citra, Ayu Rahmah; Syarfi, Ira Wahyuni; Fitriana, Widya
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v7i1.595

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan dengan mendeskripsikan profil perkebunan karet rakyat serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi tanaman karet rakyat. Penelitian menggunakan metode survei pada 100 petani sampel. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk tujuan pertama, dan analisis kuantitatif regresi non linear, fungsi Cobb-Douglas untuk tujuan ke dua.  Hasil penelitian menemukan bahwa teknik budidaya karet rakyat di Kecamatan Karang Dapo, pada kegiatan penanaman, penyulaman, pengendalian hama dan penyakit tanaman, panen dan pasca panen sudah sesuai dengan pedoman dari Direktorat Jenderal Perkebunan, namun pada kegiatan frekuensi penyiangan dan dosis pemupukan belum sesuai dengan anjuran. Selain itu penelitian menunjukkan bahwa  penggunaan bibit, tenaga kerja, penggunaan pupuk Urea berpengaruh signifikan terhadap produksi karet di Kecamatan Karang Dapo, sedangkan penggunaan pupuk TSP dan pupuk KCL tidak berpengaruh terhadap produksi karet di Kecamatan Karang Dapo.  
Peran Penyuluh Pertanian dalam Pengembangan Kelompok Tani di Nagari Sarilamak Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota Putra Jaya; Veronice, Veronice; Usni, Maulia
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v7i1.600

Abstract

Penyuluh pertanian merupakan bentuk pendidikan non-formal yang diberikan kepada petani dan keluarga mereka guna merubah sikap, perilaku, serta tindakan demi mencapai tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi peran penyuluhan pertanian serta tantangan yang dihadapi penyuluh pertanian dalam pengembangan kelompok tani. Pengumpulan data melalui wawancara dengan penyuluh dan pengurus kelompok tani serta kuesioner yang diisi oleh 30 anggota kelompok tani. Penelitian ini menunjukkan bahwa peran penyuluh didapatkan sangat berperan dalam pengembangan kelompok tani sebagai fasilitator, komunikator, motivator dan konsultan dengan perolehan skor 1386. Kelompok tani mengalami perkembang dengan adanya peran penyuluh. Kendala penyuluh dalam pengembangan kelompok tani yaitu kurangnya program dan dana pemerintah, kemampuan pengurus kelompok tani yang kurang, rendahnya partisipasi anggota kelompok tani, dan kurangnya komunikasi dan koordinasi. Penelitian berikutnya diharapkan dapat memberi informasi lebih dalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi komunikasi, dampak teknologi, dan faktor sosial, budaya, serta ekonomi yang memengaruhi partisipasi anggota kelompok tani.
Efektivitas Program Pupuk Bersubsidi Pada Petani Padi di Nagari Guguak VIII Koto Kecamatan Guguak Citra Aulia, Amelia; Veronice; Walmadri
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v7i1.606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program pupuk bersubsidi pada petani padi di Nagari Guguak VIII Koto. Efektivitas program pupuk bersubsidi dapat diukur dengan 6T. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara dan pengisian kuesioner oleh 32 petani yang selanjutnya di analisis menggunakan analisis deskriptif dan diolah menggunakan rumus pengukuran tingkat efektifitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 4 indikator yaitu tepat jenis, tempat, waktu dan mutu dikategorikan sangat efektif, sedangkan untuk indikator tepat jumlah dan harga dikategorikan sangat kurang efektif dikarekan jumlah pupuk yang diterima tidak mencukupi kebutuhan tanaman padi dan harga pupuk subsidi yang di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), yang disebabkan oleh biaya tambahan oleh distributor, sehingga menyebabkan pengecer resmi menjual pupuk subsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Secara keseluruhan efektivitas program pupuk bersubsidi pada petani padi di Nagari Guguak VIII Koto Kecamatan Guguak berjalan cukup efektif, hal ini dibuktikan dengan persentase efektivitas sebesar 71%.