cover
Contact Name
Yahya Dewanto
Contact Email
dewanto.yahya@trisaktimultimedia.ac.id
Phone
+6281222525237
Journal Mail Official
dewanto.yahya@trisaktimultimedia.ac.id
Editorial Address
Kampus C Trisakti, Jl. Jend. A Yani (H.Ten) Kav 85, Rawasari, Jakarta Timur 13210
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Magenta
ISSN : 25488953     EISSN : 2598313X     DOI : 10.61344
Core Subject : Education, Art,
MAGENTA bertujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian, pengkajian, dan pengembangan bidang komunikasi visual dan teknologi grafika, khususnya bidang Web Design, Illustrator, Graphic House Entrepreneur, 3D Artist, Motion Graphic, Video Maker, Film Production, serta bidang Printing Design, Production Management, Planning Production Control dan Quality Control pada industri grafika. Artikel yang dipublikasi dalam MAGENTA dapat berupa Artikel Penelitian maupun Artikel Konseptual (non-penelitian).
Articles 106 Documents
Mengkaji Karya Lukisan Jepang “The Great Wave Off Kanagawa” Menggunakan Kajian Teori Clive Bell Nuraini, Rosida; Dawami, Angga Kusuma
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 9 No. 02 (2025): Magenta : Jurnal ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61344/magenta.v9i2.162

Abstract

Ukiyo-e literally means "modern painting" or paintings with themes of everyday life. One painter who is very famous for his artistic works of natural landscapes is Katsushika Hokusai. When he was old enough, Hokusai spent it creating a collection of paintings known as Thirty-Six Views of Mount Fuji (Fugaku sanjûrokkei) or thirty-six views of Mount Fuji. One of his works in the series, entitled Kanagawa-oki Nami Ura or as it is also known as "The Great Wave Off Kanagawa", is very global because the artist succeeded in making his work unique, where he represents the view of large waves accompanied by Mount Fuji using a combination of colors and techniques. unique. Significant Form, according to Clive Bell, is a relationship and combination of lines or colors that aesthetically creates a form. In his book, Clive Bell emphasizes that the quality that makes a work of art exist and without which it does not exist is called significant form. The Great Wave Off Kanagawa includes the theory put forward by Clive Bell, which is that from lines, choosing colors that are aesthetically pleasing can create aesthetic shapes.
Analisis Semiotika Ilustrasi Digital Zorro X Bali Karya Bli Putu Angga Fauzan Ridwan Saleh, Kurnia
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 10 No. 01 (2026): Magenta : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61344/magenta.v10i01.122

Abstract

Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada deskripsi dan interpretasi mendalam terhadap fenomena seni, khususnya analisis terhadap karya seni digital Bli Putu Angga yang memadukan karakter Zorro, seorang samurai dari Jepang, dengan ornamen-ornamen Bali. Pilihan metode penelitian mengadopsi pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure sebagai kerangka teoretis utama untuk mengungkap makna dan konstruksi simbolik dalam lukisan tersebut secara lebih formal. Melalui analisis semiotika, penelitian ini menelusuri simbol-simbol yang digunakan oleh seniman, memandang setiap elemen, warna, dan bentuk sebagai penanda yang merujuk pada konsep atau ide tertentu. Selain itu, penelitian juga menggali makna-makna tersirat di balik setiap elemen dalam lukisan, mengikuti prinsip hubungan antara signifier dan signified menurut Saussure. Dengan fokus pada difusi nusantara dalam seni karya luar, penelitian ini berharap memberikan kontribusi mendalam pada pemahaman tentang bagaimana seni lukis digital mencerminkan proses tersebut dan makna tersembunyi di dalamnya.
Persepsi Generasi Alpha Terhadap SDGs 7 Sebagai Dasar Penyusunan Materi Edukasi Berbasis Board-Game Azhar, Rafa Naila; Dewi, Agustina Kusuma
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 10 No. 01 (2026): Magenta : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61344/magenta.v10i01.221

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi materi edukasi board game bertema SDG 7 (Affordable and Clean Energy) yang adaptif terhadap karakteristik Generasi Alpha. Studi ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi sains dan adanya miskonsepsi energi pada siswa sekolah dasar di tengah tantangan transisi energi nasional. Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui kuesioner visual terhadap 35 responden, penelitian ini memetakan Persepsi kognitif dan preferensi afektif siswa. Hasil analisis mengungkap distorsi pemahaman signifikan, di mana 45,7% responden keliru meyakini energi surya sebagai sumber listrik utama, mengabaikan dominasi batubara. Secara psikografis, 80% responden menunjukkan preferensi kuat pada peran "Konstruktor" (membangun infrastruktur) dibandingkan konservasi pasif. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan desain "Hibrida-Konstruktif": mengintegrasikan narasi dampak lingkungan sebagai pemicu emosional dan mekanika simulasi konstruksi teknologi untuk meluruskan miskonsepsi serta meningkatkan literasi energi secara efektif.
“Tidak Ada Brand” sebagai Brand dalam Praktik Branding Informal Warung Madura di Ruang Urban Suyanto, Budi; ajar Thalib, Raja F
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 10 No. 01 (2026): Magenta : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61344/magenta.v10i01.222

Abstract

Artikel ini membahas fenomena Warung Madura sebagai bentuk branding informal di ruang urban. Penelitian ini berangkat dari kritik terhadap pemahaman brand yang cenderung direduksi pada sistem identitas visual formal seperti logo, slogan, dan strategi komunikasi terencana. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-interpretatif, penelitian ini mengkaji bagaimana Warung Madura membentuk dan mempertahankan identitas brand tanpa sistem branding formal melalui praktik keseharian masyarakat di wilayah Jakarta. Data diperoleh melalui observasi non-partisipan terhadap aspek visual, spasial, dan praktik layanan Warung Madura, serta analisis narasi sosial terkait penggunaan istilah “Warung Madura” dalam kehidupan sehari-hari masyarakat urban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Warung Madura memiliki tingkat pengenalan publik yang tinggi meskipun tidak didukung oleh identitas visual formal. Identitas brand terbentuk melalui konsistensi praktik visual sederhana, fleksibilitas layanan, serta relasi sosial yang berulang antara pemilik warung dan pelanggan. Penamaan “Warung Madura” berfungsi sebagai label kolektif yang dilekatkan oleh masyarakat dan berperan penting dalam membangun kepercayaan dan pengenalan. Temuan ini menegaskan bahwa brand dapat tumbuh secara organik sebagai praktik sosial, bukan semata sebagai hasil perancangan komunikasi visual yang terstruktur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep “tidak ada brand” perlu dibaca secara kritis, karena ketiadaan sistem branding formal tidak berarti ketiadaan identitas atau makna. Warung Madura menunjukkan bahwa branding informal dapat berfungsi secara efektif dalam konteks ekonomi informal dan ruang urban. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian branding dan Desain Komunikasi Visual yang lebih kontekstual dan peka terhadap praktik keseharian masyarakat.
Konsep Pengembangan Struktur Kemasan UMKM “Sate Padang” sebagai Solusi Praktis yang Menarik dan Kekinian Rananda, Fauzan; Gurning, Linda; Nurliana, Friska
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 10 No. 01 (2026): Magenta : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61344/magenta.v10i01.223

Abstract

Sate Padang merupakan salah satu kuliner khas Indonesia yang populer dan menjadi peluang usaha bagi banyak UMKM. Namun, kemasan yang umum digunakan saat ini (kertas cokelat berlapis plastik tipis) dinilai tidak praktis karena berisiko menyebabkan tumpahnya kuah, kurang menarik secara visual, dan tidak ergonomis untuk konsumsi di ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep pengembangan struktur kemasan UMKM Sate Padang yang praktis, menarik, dan kekinian dengan berorientasi pada pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan design thinking (empathize, define, idea, prototype, dan test) yang bersifat iteratif dan partisipatif, melibatkan pedagang dan konsumen. Hasil penelitian menghasilkan tiga alternatif pola struktur kemasan berbahan dasar kertas Kraft 290 gsm berlaminai plastik polyethylene (PE). Melalui tahap fabrikasi dan uji dummy, Pola 3 teridentifikasi sebagai konfigurasi terbaik karena memenuhi aspek kepraktisan tertinggi (mudah buka-tutup, ergonomis, protektif terhadap kuah, dan efisien bagi pedagang) serta tetap terjangkau secara ekonomi. Konsep struktur kemasan yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi acuan bagi UMKM untuk meningkatkan nilai produk, pengalaman konsumen, dan daya saing pasar. Rekomendasi mencakup pentingnya kolaborasi dengan produsen kemasan lokal, pengujian lebih lanjut dengan material food-grade, serta peran pemerintah dalam pendampingan desain kemasan yang partisipatif.
Proses Strategi Desain Komunikasi Visual pada Iklan Kopi di Minimarket untuk Memengaruhi Minat Beli melalui Promosi Bundling Obat Maag Nabila, Syifa; Dewanto, Yahya
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 10 No. 01 (2026): Magenta : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61344/magenta.v10i01.225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses strategi Desain Komunikasi Visual pada iklan kopi di minimarket dalam memengaruhi minat beli konsumen melalui promosi bundling obat maag. Penelitian ini berangkat dari fenomena promosi kopi siap minum yang disertai produk obat maag sebagai bentuk strategi kreatif berbasis perilaku konsumsi masyarakat. Fokus kajian diarahkan pada proses kreatif perumusan ide, penentuan konsep pesan, serta pertimbangan strategis dalam mengomunikasikan nilai produk kepada konsumen, tanpa membahas elemen visual desain. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi konteks iklan di ruang ritel, studi dokumentasi, serta wawancara mendalam dengan pihak yang terlibat dalam proses kreatif perancangan iklan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kreatif dirumuskan melalui pemetaan kebiasaan konsumsi kopi, identifikasi kekhawatiran konsumen terhadap dampak kesehatan, serta pengembangan pesan persuasif yang menawarkan solusi praktis dan relevan. Promosi bundling kopi dengan obat maag menjadi strategi kreatif yang berfungsi sebagai pendekatan problem–solution dalam komunikasi pemasaran. Pembahasan menegaskan bahwa proses strategi DKV berperan sebagai kerangka berpikir kreatif yang mengintegrasikan tujuan pemasaran dan kebutuhan psikologis konsumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa proses kreatif dalam DKV memiliki peran strategis dalam memengaruhi minat beli melalui komunikasi yang kontekstual dan berbasis perilaku konsumen.

Page 11 of 11 | Total Record : 106