cover
Contact Name
Anirwan
Contact Email
jurnalanr@gmail.com
Phone
+6285218159999
Journal Mail Official
jopacs.anr@gmail.com
Editorial Address
Jl. Maros X Blok B, Kelurahan Laikang Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, 92261, Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal Pharmacy and Application of Computer Sciences
ISSN : -     EISSN : 29858593     DOI : https://doi.org/10.59823/jopacs
Core Subject : Health,
Journal Pharmacy and Application of Computer Sciences (JOPACS) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Arlisaka Madani Group dengan scope: Farmacology, Farmakokinetik, Komunitas dan Farmasi Klinik, Kimia Farmasi, Teknologi Farmasi, Microbiology, Bioteknologi Farmasi, Farmasi Herbal, Sistem Informasi Bidang Farmasi, Artificial Intelliegence Bidang Farmasi, Data Sciences Bidang Farmacologi, Machine Learning Bidang Farmacologi, Statistik Method Bidang Farmacologi dan Farmasi. Artikel-artikel yang dimuat dalam JOPACS merupakan artikel hasil penelitian yang akan diterbitkan oleh JOPACS akan direview oleh editor internal dan eksternal. Keputusan diterima atau tidaknya suatu artikel ilmiah dalam jurnal ini merupakan hak Redaksi.
Articles 29 Documents
EFEK ANTIHIPERGLIKEMIK KOMBINASI EKSTRAK KULIT BUAH SEMANGKA (Citrullus lanatus) DAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) TERHADAP TIKUS PUTIH (Rattus novergicus) Syachriyani, Syachriyani; Arif, Mutmainah; Firmansyah, Firmansyah; Farid, Andi Muhammad; Amir, Lisa Arsita
Journal Pharmacy and Application of Computer Sciences Vol. 2 No. 2: Agustus: 2024: JOPACS
Publisher : Arlisaka Madani Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59823/jopacs.v2i2.57

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antihiperglikemik dari kombinasi ekstrak kulit buah Semangka (Citrullus lanatus L.) dan ekstrak kulit buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) terhadap Tikus putih (Rattus novergicus). Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan metode induksi Aloksan secara intraperitonial. Tikus dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kontrol negatif NaCMC 1% b/v (Klp I), kelompok uji yang diberi ekstrak kombinasi ekstrak kulit buah Semangka merah dan ekstrak kulit buah Naga merah 6% dan 13,4% (KlpII) ; 9% dan 16,4% (KlpIII); dan 12% dan 19,4 % (Kp IV) dan kontrol positif Metformin 9 mg/200 g BB tikus (Klp V) kemudian masing-masing kelompok di induksi Aloksan dengan dosis 30 mg/200g BB tikus. Hasil penelitian menunjukkan persentase rata-rata penurunan kadar glukosa darah tikus putih pada kelompok I yaitu 3,87 %, kelompok II 15, 95 %, kelompok III 25,44, kelompok IV 55,61 % dan kelompok V 94,12 %. Penelitian ini membuktikan bahwa kombinasi ekstrak kulit buah Semangka merah dan ekstrak kulit buah Naga merah memiliki efek antiiperglikemik.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK REBUNG BAMBU TALANG (Schizostachyum brachycladum Kurz) TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT DENGAN MENGGUNAKAN SERUM DARAH PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus Norvegicus) Temarwut, Farid Fani; Ishak, Pertiwi
Journal Pharmacy and Application of Computer Sciences Vol. 2 No. 2: Agustus: 2024: JOPACS
Publisher : Arlisaka Madani Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59823/jopacs.v2i2.58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh serta potensi ekstrak rebung bambu talang (Schizostachyum brachycladum Kurz) terhadap penurunan asam urat diuji menggunakan serum dengan metode enzimatik fotometrik . Desain penelitian ini adalah eksperimental, menggunakan tikus putih jantan (Rattus Norvegicus) yang dinaikkan asam uratnya menggunakan kalium oksonat 250mg/kg BB secara intraperitoneal. dengan Sampel terdiri dari 15 ekor tikusyang dibagi 5 kelompok. Kelompok I sebagai kontrol negatif (Na. CMC 1%), kelompok II sebagai kontrol positif Allopurinol (5,4 mg/KgBB). , kelompok III (ekstrak rebung bambu talang 100 mg/kgBB), kelompok IV (ekstrak rebungbambu talang 200mg/KgBB) dan kelompok V (ekstrak rebung bambu talang 300mg/KgBB). Data di analisis dengan Uji paired test untuk membandingkanhasil kadar asam urat, beda nyata antar perlakuan diuji dengan one way ANOVA dan dilanjutkan dengan Uji post hoc LSD untuk melihat perbedaan signifikanantar setiap kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak rebung bambu talang (Schizostachyum Brachycladum Kurz) memiliki efek menurunkan kadar asam urat dan konsentrasi yang paling efektif ialah 300 mg/KgBB dengan rata-rata1,82 mg/dl
UJI EFEKTIFITAS EKSTRAK ETANOL DAUN BIDARA (Ziziphus spina-christi L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli Rukman, Wira Yustika; Masri, Anshari; Syafruddin, Syafruddin; Duppa, Muhammad Taufiq
Journal Pharmacy and Application of Computer Sciences Vol. 2 No. 2: Agustus: 2024: JOPACS
Publisher : Arlisaka Madani Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59823/jopacs.v2i2.62

Abstract

Infeksi merupakan penyakit yang dapat ditularkan dari satu manusia ke manusia lain atau dari hewan ke manusia. Infeksi dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme seperti virus, bakteri, jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu efektivitas ekstrak etanol daun Bidara (Ziziphus spina-christi L.) terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimental yang dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Prodi Farmasi Fakultas FKIK Universitas Muhammadiyah Makassar. Penelitian ini menggunakan ekstrak daun bidara dibagi menjadi 5 kelompok yang terdiri atas kelompok I yang diberikan Na CMC 1% b/v sebagai kelompok kontrol negatif, kelompok II ( ekstrak 5 %), kelompok III (ekstrak 10%), kelompok IV (ekstrak 15%) dan kelompok V kontrol positif (Tetrasiklin). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun bidara pada kelompok II ( ekstrak 5 %), kelompok III (ekstrak 10%), kelompok IV (ekstrak 15%) memiliki efektivitas terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Ekstrak daun Bidara kelompok IV (ekstrak 15%) memiliki efek yang tinggi yaitu 15,67 mm. Namun pemberian tetrasiklin sebagai kontrol positif memiliki efek penuruanan lebih besar yaitu 32,33 mm dibandingkan dengan ekstrak Bidara. Hasil uji statitistik dengan One Way Anova menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata antar kelompok perlakuan dengan nilai sig. < 0,05.
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS SEDIAAN GEL EKSTRAK KULIT BUAH LONTAR (Borassus flabellifer) TERHADAP Staphylococcus aureus Adriana, Andi Nur Ilmi; Aris, Muhammad; Kolabani, Matias Nataniel; Asril, Asril
Journal Pharmacy and Application of Computer Sciences Vol. 3 No. 1: Februari: 2025: JOPACS
Publisher : Arlisaka Madani Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59823/jopacs.v3i1.73

Abstract

Kulit sangat rentan terkena infeksi ataupun penyakit kulit lain yang salah satunya disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus. Penyebaran bakteri Staphylococcus aureus paling sering ditularkan dari tangan ke tangan. Sebagai upaya pencegahan terhadap infeksi bakteri Staphylococcus aureus  diperlukan sediaan antiseptik yang dapat mencegah infeksi dan praktis dalam penggunaannya. Pada penelitian ini telah dilakukan uji aktivitas sediaan gel ekstrak kulit buah lontar (Borassus Flabellifer) dengan konsentrasi 5%, 7% dan 9% b/v. bakteri uji yang digunakan Staphylococcus aureus. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode difusi agar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji sediaan gel kulit buah lontatr dengan konsentrasi 5%, 7%, dan 9% b/v memenuhi hasil uji evaluasi organoleptik, homogenitas, dan uji pH. Hasil analisis Anova menunjukkan bahwa formulasi sediaan gel ekstrak kulit lontar 9% b/v konsentrasi 9% b/v paling efektif memiliki daya hambat terhadap Staphylococcus aurus.
ANALISIS KANDUNGAN KLORIN PADA BERAS PUTIH (Oriza sativa L) YANG BEREDAR DIPASAR ANDI TA’DA KOTA PALOPO DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Abasa, Sustrin; Hafid, Muliana; K.A, Syarifuddin
Journal Pharmacy and Application of Computer Sciences Vol. 3 No. 2: Agustus: 2025: JOPACS
Publisher : Arlisaka Madani Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59823/jopacs.v3i2.88

Abstract

Beras merupakan bahan pangan pokok masyarakat di Indonesia yang berasal dari tanaman padi (Oryza sativa L) yang telah digiling. Beras kaya akan nutrisi yang dibutuhkan bagi tubuh manusia,seperti karbohidrat,lemak ,vitamin, serta zat gizi lain seperti protein dan eberapa jenis mineral. Klorin yang digunakan sebagai pemutih pakaian merupakan bahan kimia yang dilarang pengunaannya didalam bahan pangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menentukan kadar klorin pada beras yang beredar dipasar Andi ta’da Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan sebanyak empat sampel beras putih yang dijual dipasar Andi Ta’da Kota Palopo. Penentuan klorin diuji secara kualitatif dan kuantitatif dengan metode Spektrofotometri UV-Vis. Hasil analisis kualitatif menunjukkan semua sampel positif klorin adanya perubahan warna biru keunguan. uji kuantitatif diketahui kadar sampel beras putih yang diberi kode A mengandung kadar klorin 0,1111 mg/g, sampel beras putih diberi kode B mengandung kadar klorin 0,1475 mg/g , sampel beras putih diberi kode C mengandung kadar klorin 0,1435 mg/g, dan sampel beras putih diberi kode D 0,0794 mg/g.
FORMULASI MASKER GEL PEEL-OFF EKSTRAK ETANOL DAUN AFRIKA (Vernonia amygdalina Del.) DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP Propionibacterium acnes Syachriyani; KA, Syarifuddin; Adriana, Andi Nur Ilmi; Jiking, Emiliana
Journal Pharmacy and Application of Computer Sciences Vol. 3 No. 2: Agustus: 2025: JOPACS
Publisher : Arlisaka Madani Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59823/jopacs.v3i2.90

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan tujuan mengetahui aktivitas antibakteri sediaan masker gel peel-off ekstrak etanol daun Afrika terhadap Propionibacterium acnes. Penelitian diawali dengan pembuatan ekstrak daun Afrika dengan dilakukan proses ekstraksi menggunakan metode maserasi. Masker gel peel-off ekstrak etanol daun Afrika dibuat 4 formula dengan variasi konsentrasi ekstrak FI (5%), FII (10%), FIII (15%) dan Basis sebagai kontrol negatif. Evaluasi yang dilakukan pada sediaan masker gel peel-off adalah uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji viscositas, uji daya sebar, uji daya lekat, uji waktu mengering sebelum dan setelah pengujian stabilitas dipercepat degan menggunakan Climatic chamber pada suhu 40oC selama 72 jam sebanyak 3 siklus. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa masker gel peel-off memenuhi syarat mutu fisik. Hasil pengujian aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes menunjukan bahwa masker gel peel-off ekstrak etanol daun Afrika konsentrasi 15% memiliki rata-rata zona hambat yang paling tinggi yaitu 11,05 mm, masker gel peel-off konsentrasi 10% memiliki rata-rata 10,21 mm, konsentrasi 5% memiliki rata-rata 8,95 mm dan kontrol negatif (basis) memiliki rata-rata 6,9 mm.
Kajian Persepsi Masyarakat Indonesia terhadap Obat Kimia dan Tradisional melalui Analisis Linguistik dan NLP dalam Konteks Farmasi Irmawati, Irmawati; Aziz, Firman; Delilah, Eva; Ishak, Pertiwi; Jafar, Jafar
Journal Pharmacy and Application of Computer Sciences Vol. 3 No. 1: Februari: 2025: JOPACS
Publisher : Arlisaka Madani Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59823/jopacs.v3i1.76

Abstract

Persepsi masyarakat terhadap obat kimia dan tradisional di Indonesia memiliki pengaruh signifikan terhadap pilihan pengobatan serta tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani terapi. Kedua jenis obat ini, meskipun digunakan secara luas, kerap kali dipandang berbeda oleh masyarakat berdasarkan berbagai faktor seperti budaya, nilai-nilai kepercayaan, dan pengalaman personal dalam penggunaannya. Dalam konteks modern yang ditandai dengan berkembangnya teknologi digital, media sosial telah menjadi ruang publik yang penting bagi masyarakat untuk mengekspresikan opini, berbagi pengalaman, dan membentuk narasi kolektif tentang obat-obatan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat Indonesia terhadap obat kimia dan obat tradisional melalui pendekatan interdisipliner yang menggabungkan analisis linguistik dan pemrosesan bahasa alami (Natural Language Processing/NLP). Data dikumpulkan dari platform media sosial seperti Twitter serta forum-forum kesehatan daring selama periode Januari hingga Maret 2024, menghasilkan lebih dari 50.000 unggahan dan komentar. Proses analisis mencakup pra-pemrosesan teks, analisis sentimen menggunakan model IndoBERT, topic modeling dengan BERTopic, dan analisis linguistik untuk menggali kedalaman makna bahasa yang digunakan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat tradisional lebih sering diasosiasikan dengan persepsi positif, terutama terkait sifatnya yang dianggap alami dan aman. Sebaliknya, obat kimia sering dipandang negatif, terutama karena isu efek samping dan ketergantungan. Temuan ini memberikan wawasan penting dalam menyusun strategi komunikasi kesehatan dan edukasi masyarakat yang lebih adaptif terhadap persepsi dan pola bahasa publik di Indonesia.
UJI AKTIVITAS ANTI OKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN JELATANG (Urtica dioica L) DENGAN MENGGUNAKAN PEREAKSI DPPH Marsus, Ismat; Nur, Muhammad Khaerul; Baharuddin, Suherman
Journal Pharmacy and Application of Computer Sciences Vol. 3 No. 2: Agustus: 2025: JOPACS
Publisher : Arlisaka Madani Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59823/jopacs.v3i2.103

Abstract

Penelitian ini tentang uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun jelatang (Urtica dioica L.), dengan tujuan untuk mengetahui potensi ekstrak etanol daun jelatang (Urtica dioica L.) sebagai antioksidan. Penelitian ini menggunakan ekstrak daun jelatang 100 mg yang dilarutkan dengan etanol dalam konsentrasi 20 ppm, 40 ppm, 60 ppm, 80 ppm, dan 100 ppm dan vitamin C sebagai pembanding dengan konsentrasi 10 ppm, 20 ppm, 30 ppm, 40 pm dan 50 ppm serta menggunakan DPPH sebagai pereaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun jelatang (Urtica dioica L.)masuk kategori kuat dilihat dari nilai IC50 ekstrak etanol daun jelatang (Urtica dioica L.) yaitu 87,26 ppm. Sedangkan aktivitas antioksidan vitamin C sebagai pembanding termasuk dalam kategori yang berpotensi antioksidan lebih besar dari pada daun jelatang (Urtica dioica L.) dilihat dari nilai IC50 Vitamin C yaitu 12,08 ppm
ANALISIS KANDUNGAN FORMALIN DAN ZAT PEMUTIH PADA TAHU DAN TEMPE YANG DI PRODUKSI DI MAMUJU Akbar, A.Taswin; Ahmad, Aprilia
Journal Pharmacy and Application of Computer Sciences Vol. 3 No. 2: Agustus: 2025: JOPACS
Publisher : Arlisaka Madani Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59823/jopacs.v3i2.104

Abstract

Penambahan bahan pengawet pada produk pangan merupakan salah satu upaya untuk mencegah kerusakan. Selain itu, terdapat pula zat pemutih yang sering digunakan, misalnya hidrogen peroksida, yang dilarang pada pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan formalin dan zat pemutih pada tahu dan tempe yang diproduksi oleh produsen tahu tempe di Mamuju. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan pengujian laboratorium secara kualitatif. Pengujian kandungan formalin dilakukan menggunakan larutan KMnO4 dan test kit formalin, sedangkan uji zat pemutih menggunakan larutan H2SO4, KI, dan larutan kanji. Dari 7 sampel yang diuji (3 tahu dan 4 tempe), diperoleh 1 sampel tahu positif mengandung formalin, sedangkan seluruh sampel negatif mengandung zat pemutih. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peredaran tahu berformalin di Mamuju. Masyarakat disarankan lebih berhati-hati dalam memilih pangan yang aman dikonsumsi

Page 3 of 3 | Total Record : 29