cover
Contact Name
SRI AMBAR RINAH
Contact Email
sriambarrinahok@gmail.com
Phone
+6281261842509
Journal Mail Official
sriambarrinahok@gmail.com
Editorial Address
JL. BATU NAGA PERUMAHAN DOMPAK INDAH BLOK C NO. 8
Location
Kota tanjung pinang,
Kepulauan riau
INDONESIA
JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, STISIPOL RAJA HAJI
ISSN : 02166984     EISSN : 27226107     DOI : https://doi.org/10.56552/jisipol.v5i1
Core Subject : Social,
Journal Ilmu Sosial dan ilmu politik, STISIPOL Raja Haji aims to publishes significant and cutting-edge research drawn from all areas of politics, governmental studies and public policy, management, sociology, social humaniora which makes a clear conceptual and methodological contribution. The Scope of this journal are Public administration, Government studies, public policy, sociology, public management, social humaniora.
Articles 126 Documents
EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PT ANGKASA PURA II (PERSERO) TANJUNGPINANG (Studi Pada Divisi Kepegawaian dan Umum) edward mandala; neng suryanti nengsih; kurnia
JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK RAJA HAJI
Publisher : STISIPOL RAJA HAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56552/jisipol.v2i2.48

Abstract

In research on the Work Effectiveness of PT Angkasa Pura II (Persero) Tanjungpinang Employees (Studies in the Personnel and General Division), several symptoms of the problem were found including the lack of effective supervision from the leadership of PT Angkasa Pura II (PERSERO) Tanjungpinang, problems related to human resources including the level of discipline. , where almost every day there are employees who are late but also leave the workplace early or are absent and others. The purpose of this study was to determine the Work Effectiveness of the Employees of PT Angkasa Pura II (Persero) Tanjungpinang (Studies in the Division of Personnel and General). The total population in this study amounted to 491 people and the sample in this study was 148 people with the exception of the Head of Administration and Commercial Division Manager of PT Angkasa Pura II Tanjungpinang who was made the key informant. Researchers used purposive sampling technique. The data analysis technique that the writer uses is descriptive qualitative. The results of interviews and direct observations indicate that the Work Effectiveness of the Employees of PT Angkasa Pura II (Persero) Tanjungpinang (Study in the Personnel and General Division) can be categorized as running effectively in accordance with the duties and functions of PT Angkasa Pura II (Persero) Tanjungpinang.
Efektivitas Kerja Pegawai PT Angkasa Pura II (Persero) Tanjungpinang (Studi pada Divisi Kepegawaian dan Umum) edward mandala; neng suryanti nengsih; kurnia
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : STISIPOL Raja Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56552/jisipol.v2i2.49

Abstract

In research on the Work Effectiveness of PT Angkasa Pura II (Persero) Tanjungpinang Employees (Studies in the Personnel and General Division), several symptoms of the problem were found including the lack of effective supervision from the leadership of PT Angkasa Pura II (PERSERO) Tanjungpinang, problems related to human resources including the level of discipline. , where almost every day there are employees who are late but also leave the workplace early or are absent and others. The purpose of this study was to determine the Work Effectiveness of the Employees of PT Angkasa Pura II (Persero) Tanjungpinang (Studies in the Division of Personnel and General). The total population in this study amounted to 491 people and the sample in this study was 148 people with the exception of the Head of Administration and Commercial Division Manager of PT Angkasa Pura II Tanjungpinang who was made the key informant. Researchers used purposive sampling technique. The data analysis technique that the writer uses is descriptive qualitative. The results of interviews and direct observations indicate that the Work Effectiveness of the Employees of PT Angkasa Pura II (Persero) Tanjungpinang (Study in the Personnel and General Division) can be categorized as running effectively in accordance with the duties and functions of PT Angkasa Pura II (Persero) Tanjungpinang.
Inovasi Pemerintah dalam Pembangunan Kawasan Perdesaan melalui Program Pejuang Sigap di Kabupaten Berau Dwi Widodo; Aldi Al-Banjari, M; Muhammad Kamil
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : STISIPOL Raja Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56552/jisipol.v3i1.51

Abstract

Abstrak Salah satu tugas pokok pemerintah adalah memberikan pelayanan. Pelayanan publik adalah pemenuhan keinginan dan kebutuhan masyarakat oleh publik (masyarakat) dan tentu saja dengan tujuan agar dapat menigkatkan kesejahteraan masyarakat. Setiap warga Negara berhak memperoleh pelayanan publik dengan baik. Pelayanan Publik Sudah Di Atur Dalam UUD No 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik yang mengatur tentang prinsip-prinsip pelayanan yang baik yang merupakan efektifvitas fungsi-fungsi pemerintahan itu sendiri. Dengan demikian sebagai pelayan masyarakat,birokrat wajib memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat melalui kebijakan maupun program yang dibuat. Kabupaten berau memberikan inovasi melalui program pejuang sigap dengan tujuan mewujudkan pelayanan publik yang baik. Peluncuran pejuang sigap baru saja diluncurkan di era pandemi sebagai program pendamping pembangunan kawasan kampung yang kolaboratif dan inovatif. (Kata Kunci : Pemerintah Daerah,Pelayanan Publik,Pejuang Sigap Sejahtera)
Implementasi Program Kartu Identitas Anak (KIA) di Kelurahan Teluk Lobam Kecamatan Seri Kuala Lobam Kabupaten Bintan Suhardi Mukhlis; Ferizone; Heni Ismiyati
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : STISIPOL Raja Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56552/jisipol.v3i1.53

Abstract

Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) mengeluarkan program Kartu Indentitas Anak (KIA) yang tertulis di dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2016 yang bertujuan untuk memperkuat pendataan, meningkatkan perlindungan dan mewujudkan hak konstitusional warga negara, khususnya bagi anak usia di bawah 17 (tujuh belas) tahun yang belum menikah. Peraturaan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2016 mewajibkan semua anak usia dibawah 17 (tujuh belas) tahun yang belum menikah untuk mempunyai KIA. Tetapi fenomena yang terjadi di masyarakat adalah rendahnya kesadaran untuk mengurus Kartu Identitas Anak. Sebagai contoh Kecamatan Seri Kuala Lobam salah satu Kecamatan di Kabupaten Bintan yang sebagian besar penduduknya belum memahami pentingnya memiliki Kartu Identitas Anak serta masih banyak yang belum memilki Kartu Identitas Anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi program Kartu Identitas Anak di Kelurahan Teluk Lobam Kecamatan Seri Kuala Lobam Kabupaten Bintan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan metode kualitatif. Dalam penelitian ini populasi nya terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok pertama : Lurah Teluk Lobam dan Kasi Pemerintahan, kelompok kedua : orang tua yang wajib mengurus KIA di Kelurahan Teluk Lobam. Penentuan sampel dalam penelitian ini adalah dengan teknik purposive (kelompok kedua) dan sampel jenuh (kelompok pertama). Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder, dengan teknik pengumpulan datanya observasi dan wawancara. Data yang terkumpul dianalisa dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah implementasi program Kartu Identitas Anak belum berjalan dengan baik karena ada permasalahan dalam beberapa hal seperti proses tranmisi yang belum maksimal. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini yaitu sosialisasi tentang program KIA harus lebih sering dilakukan baik oleh pihak kelurahan maupun RT/RW.
Evaluasi Program Bantuan Nelayan di Desa Sebong Lagoi Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan DIAH SITI UTARI; Raja Abumanshur Matridi; Putri Sri Mulyanti
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : STISIPOL Raja Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56552/jisipol.v3i1.54

Abstract

Saat ini desa-desa yang berada di wilayah pesisir khususnya Desa Sebong Lagoi yang sebagaian penduduknya berprofesi sebagai masyarakat nelayan memiliki kesempatan untuk berkembang dikarenakan didukung oleh kebijakan pemerintah dalam mengeluarkan dana desa, khususnya dibidang pemberdayaan masyarakat memiliki anggaran sebesar Rp 686.500.000 (RKPDesa Sebong Lagoi, 2019).Salah satu bentuk rencana kerja yang dibuat oleh Desa Sebong Lagoi ialah program bantuan nelayan. Ada dua jenis program bantuan nelayan yaitu nelayan tangkap dan nelayan budi daya. Namun, ada kendala dalam pelaksanaan program bantuan nelayan tersebut, seperti masalah dalam mengajukan proposal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui program bantuan nelayan di Desa Sebong lagoi Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan. Jenis penelitian ini adalah evaluatif dengan pendekatan kualitatif. Adapun populasi penelitian ini adalah menurut Kecamatan Teluk Sebong Dalam Angka 2019 seluruh masyarakat Desa Sebong Lagoi yang berjumlah 3.742 jiwa, yang sebagian masyarakat di Desa Sebong Lagoi berprofesi sebagai nelayan sebanyak 151 orang, dan Kantor Desa Sebong Lagoi berjumlah 13 orang. Teknik sampling yang digunakan yaitu Purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis datanya yaitu analisa data kualitatif. Hasil penelitian ini yaitu Program Bantuan Nelayan di Desa Sebong Lagoi Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan, sudah berjalan namun belum maksimal dan mencapaian hasil yang diharapkan. Saran yang dapat diberikan yaitu seharusnya pemerintah desa membuat perdes atau alternative kebijakan terkait pengawasan terhadap bantuan tersebut, agar bantuan tersebut bisa dikelola dengan baik.
Kinerja Panitia Pengawas Pemilu dalam Pengawasan Pemilihan Legislatif di Kota Tanjungpinang Tahun 2019 edward mandala; Bhidadari
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : STISIPOL Raja Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56552/jisipol.v3i1.55

Abstract

Kinerja Komisi Pengawas Pemilu (Panwaslu) diperlukan untuk memastikan setiap pemilu, seperti Pileg, berjalan lancar. Komite Pengawas Pemilu berperan penting dalam mengawasi pelaksanaan pemilu sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun, fenomena yang kerap terjadi adalah pengawasan Panwaskam terhadap pelaksanaan pemilu legislatif kerap menghadapi permasalahan. Hal ini dapat diamati dengan fakta bahwa masih banyak pelanggaran selama kampanye, mulai dari pemasangan pilar kampanye hingga proses pemungutan dan penghitungan suara. khususnya di Kota Tanjung Pinang pada tahun 2019, saat pemilihan umum sedang berlangsung, tetapi fenomenanya adalah lima Tempat Pemungutan Suara (TPS) dipilih kembali kemudian pejabat dipilih kembali. . Mengatur kelompok pemungutan suara. (KPPS) Di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berbeda dianggap belum siap mencoblos Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kinerja Panitia Pengawas Pemilu Dalam Pengawasan Pemilihan Legislatif Di Kota Tanjungpinang Tahun 2019. Penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif dan pendekatan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota KPU Kota Tanjungpinang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tanjungpinang, serta Tokoh masyarakat yang terkait dalam Pemilu. Teknik Sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan datanya adalah Wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian maka diketahui bahwa Kinerja Panitia Pengawas Pemilu Dalam Pengawasan Pemilihan Legislatif Di Kota Tanjungpinang Tahun 2019 sudah berjalan optimal. Saran yang dapat diberikan untuk hasil penelitian ini yaitu perlu adanya supervise untuk menguatkan fungsi Panwaslu Kota Tanjungpinang di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Kepuasan Masyarakat terhadap Pelayanan Penjualan Tiket Pada PT. Pelayaran Nasional (PT. Pelni) Tanjungpinang SRI AMBAR RINAH; SY. Rafenska Natania; DESRIAN EFFENDI
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : STISIPOL Raja Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56552/jisipol.v3i1.56

Abstract

Sea transportation is a means that cannot be separated from Indonesia, this is because the territory of Indonesia consists of most of the islands and waters. PT. Pelni is a state-owned company that provides various services related to shipping, such as ticket sales, shipping agents, ship loading and unloading, warehousing, ship charters and so on. Based on data from PT PELNI, it is known that ticket sales have decreased since the last few years starting from 2015 to 2020. There are still prospective passengers who complain about the services provided by PT. Pelni Tanjungpinang, where the administrative process for buying tickets is still convoluted. Then the flow of services provided is not in an orderly manner, this is evidenced when people queue at the time of purchasing tickets. Furthermore, prospective passengers feel that the officer's concern in providing services to prospective passengers is still lacking. For this reason, the community satisfaction survey is a benchmark to determine community satisfaction. The purpose of this study was to determine the satisfaction of prospective passengers with ticket sales services by PT. national shipping (PT. Pelni) Tanjungpinang. This type of research is descriptive with a quantitative approach. the population in this study were all people who had visited PT. PELNI Tanjungpinang City amounted to 5,226 people/month. The sample in this study used the Slovin formula with a total sample of 98 respondents. The sampling technique used is the accidental sampling technique. The data collection techniques are questionnaire, observation, and documentation. While the data used are primary and secondary data. The data analysis technique is quantitative data analysis technique. The results of this study are based on the index value for services at PT. Pelni Tanjungpinang is 2,98340. This value is converted to a base value of 25, so the result of the IKM value is 74.58. Based on these calculations, it can be said that the service quality at PT Pelni Tanjungpinang is C, and it means that the service at PT Pelni Tanjungpinang is not good. So it can be concluded that the overall satisfaction of prospective passengers from all indicators is less satisfied, indicated by the percentage of 65.3%. Suggestions that can be given are PT. Pelni improves the existing service flow by providing a queue number so that the service mechanism becomes more regular.
Pengawasan Pemanfataan Ruang Kawasan Pasar Baru Kota Tanjungpinang usman, nurbaiti; Suherry, Suherry; Ika Apriyanti
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : STISIPOL Raja Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56552/jisipol.v3i1.57

Abstract

Pasar baru Kota Tanjungpinang yang dikelola oleh PT Tanjungpinang Makmur Bersama (BUMD) Kota Tajungpinang adalah salah satu pasar tradisional terbesar di Kota Tanjungpinang. Pemanfaatan Ruang Kawasan Pasar Baru (Pasar Tradisional) Kota Tanjungpinang saat ini kurang diperhatikan. Dalam pemanfaatannya, fasilitas atau sarana fisik pasar kurang diperhatikan, ketidakteraturan pedagang dalam penggunaan zona penempatan barang dagangan yang telah ditetapkan, serta keadaan pasar yang semrawut karena kebersihan pasar dan penataan yang kurang diperhatikan. Kondisi fisik pasar yang sudah tua, kebersihan pasar yang tidak terjaga, bau dan tidak tertata rapi, serta masih banyaknya ruang kosong didalam pasar yang tidak dimanfaatkan, hal ini merupakan persoalan yang perlu mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pemanfaatan Ruang Kawasan Pasar Baru Kota Tanjungpinang. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tanjungpinang, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang, Pedagang di Pasar Baru (Pasar Tradisional) Kota Tanjungpinang, Masyarakat di sekitar kawasan Pasar Baru (Pasar Tradisional) Kota Tanjungpinang. Teknik sample yang digunakan yaitu purposive sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, dengan teknik pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model analisa interaktif. Hasil penelitian ini adalah pemanfaatan pasar baru Kota Tanjungpinang masih belum optimal sebagaimana yang telah diatur dalam Peraturan Presiden RI No 112 tahun 2007 Tentang Penataan Dan Pembinaan Pasar Tradisional Pusat Perbelanjaan Dan Toko Modern pasal 2 ayat (2) huruf c. Saran yang diberikan terkait hasil penelitian ini yaitu perlunya pengawasan dan evaluasi terhadap program pengembangan dan pemanfaatan pasar agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Evaluasi Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni di Desa Tanjung Lipat Kabupaten Lingga Riau Sujarwani; Suhandri
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : STISIPOL Raja Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56552/jisipol.v3i1.58

Abstract

One of the development problems is poverty, poverty is marked by the inability to meet needs, one of which is housing needs, the need for decent housing is a concern for the central government and local governments. In this case, Lingga Regency, Riau Islands Province, received assistance to rehabilitate 80 uninhabitable housing units from the Ministry of Social Affairs (Kemensos) through the Social Rehabilitation Program for Uninhabitable Houses (RS-RUTILAHU). In implementing this program, the problems that arise in the community in Tanjung Fold Village, Bakung Serumpun Sub-district, Lingga Regency, namely: the community does not realize that the RS-RUTILAHU program only wants to ease the burden on the community in building houses that are livable, and the construction of houses is not on time. has been determined, then there are also recipients who do not deserve assistance but receive assistance. The purpose of this study was to evaluate the Social Rehabilitation Assistance Program for Uninhabitable Houses in Tanjung Fold Village, Lingga Regency. This research is descriptive qualitative. The population in this study is the community element as the main recipient of the Social Rehabilitation Program for Uninhabitable Homes in Tanjung Fold Village as many as 10 units as well as Key Informants Assisting recipients of assistance, Tanjung Fold Village Head, and employees at the Lingga Regency Social Service. The sampling technique is the purposive sampling technique. The data used are primary and secondary data. Data collection techniques using observation, and interviews. The data analysis technique is qualitative data analysis. The results of this study are that the Social Rehabilitation Program for Uninhabitable Houses (RUTILAHU) in the village of Tanjung Fold, Lingga Regency has achieved its main goal, namely to facilitate the poor for housing needs that are livable, but not maximized. Suggestions that can be given are monitoring and supervision in the implementation of assistant duties which must also be carried out by the Tanjung Fold Village which is responsible to the receiving community and also the Lingga Regency Social and Labor Agency.
Towards A Mutualism Performance Audit on Local Governments Between Auditor and Community Windu Wibisono; Roy V. Salomo; Chandra Wijaya
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : STISIPOL Raja Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56552/jisipol.v3i1.59

Abstract

BPK as Supreme Audit Institution (SAI)has been massively conduct financial audit on local government in Indonesia. Quality of financial statement is also upgraded, known from the improvement of BPK’s opinion. However, quality, transparency and accountability of local government are still far from public expectation. This paper shows the importance of public needsto improve the performance of local governments by support from BPK especially their performance audit. This paper will discuss the development of performance audit in BPK especially at the local government. This paper uses the analysis of Baimyrzaeva and Kose (2014) that states about role of SAI in collaboration with the community will be mutually beneficial to both parties by focusing on the areas that received great attention from the public and reacting well. This paper results show that the quantity of performance audits of local governments continue to rise. However, most of the audit they are stand-alone and need to led to the outcome-oriented for the communities. This paper discusses the case of performance audit of the provision of water as a performance audit that successfullygive more impact on communities in local government. To be more impactful performance audit, this paper proposes the model of participatory audit, especially when BPK planning the audit.

Page 4 of 13 | Total Record : 126