cover
Contact Name
Ilham Hariaji
Contact Email
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Phone
+6281262082844
Journal Mail Official
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Editorial Address
Laboratorium Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Gedung Kampus 1 UMSU Jalan Gedung Arca Nomor 53 Medan Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pandu Husada
ISSN : 27160254     EISSN : 27160254     DOI : https://doi.org/10.30596/jph.v4i1
Jurnal Pandu Husada merupakan jurnal yang di kelola oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Bekerjasama dengan Divisi Karya Tulis Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Pandu Husada Terbit 4 Kali dalam Satu Tahun (Januari-April-Juli-Oktober) Meliputi Bidang Kesehatan, Kedokteran.
Articles 204 Documents
Persentase Visceral Fat Berhubungan Dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Haji Medan Rahmania, Puja; Lufiana, Fardella
JURNAL PANDU HUSADA Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v5i4.21485

Abstract

Abstrak: Diabetes melitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik yang diikuti dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi akibat kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya diabetes melitus ini disebabkan oleh usia, jenis kelamin, genetik, gaya hidup, aktivitas fisik, status gizi baik obesitas sentral maupun perifer. Obesitas ini sendiri dapat dilihat dari pemeriksaan distribusi lemak, yang terbagi atas subcutaneus fat dan visceral fat. Visceral fat ini biasanya akan terkumpul pada area perut yang sering disebut lemak intra abdominal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persentase visceral fat dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 di rumah sakit umum haji medan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian berjumlah 69 pasien diabetes melitus tipe 2 di rumah sakit umum haji medan yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil uji korelasi pearson menunjukkan adanya hubungan persentase visceral fat dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 dengan nilai signifikan koefisien korelasi 0,681 (p= 0,001). Kesimpulan penelitian ini, terdapat korelasi hubungan persentase visceral fat pada kejadian diabetes melitus tipe 2 pada sampel secara keseluruhan dengan kekuatan korelasi kuat
Pemberian Daun Pepaya (Carica papaya L.) dan Jahe Emprit (Zingiber officinale Rosc.) Efektif Menurunkan Tingkat Keparahan Dismenorea Kurniawan, Rizky; Yenita, Yenita
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i1.21554

Abstract

Abstrak: Lebih dari 50% wanita menstruasi di seluruh dunia dilaporkan menderita dismenorea, dengan 10-20% diantaranya mengalami nyeri hebat. Dilaporkan beberapa wanita dengan dismenorea primer tidak merespons pengobatan terhadap NSAID dan memiliki kontraindikasi terhadap obat-obatan ini. Oleh karena itu, para peneliti telah mencari berbagai pengobatan alternatif untuk mengurangi gejala dismenorea, salah satunya adalah dengan daun pepaya dan jahe emprit. Penelitian bertujuan untuk menguji efektivitas pemberian Daun Pepaya dan Jahe emprit terhadap nyeri haid pada wanita dengan dismenorea. Penelitian ini berjenis kuasi eksperimental dengan rancangan desain pre-post-test control group design. Subjek penelitian berjumlah 21 orang yang diambil dengan metode purposive sampling. Hasil dari ketiga kelompok yang diberikan daun pepaya, jahe emprit dan asam mefenamat ketiganya mengalami penurunan nyeri yang berbeda signifikan. Perbedaan dari ketiga kelompok tersebut dibuktikan dengan pengujian One Way ANOVA didapatkan nilai P = 0.007. Pada akhir pengobatan, tingkat keparahan dismenorea menurun pada semua kelompok, dengan perbedaan yang signifikan. Tidak ada efek samping yang terjadi. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian Daun Pepaya dan Jahe Emprit efektif dalam menurunkan tingkat keparahan dismenorea primer pada wanita yang mengalami dismenorea primer.
Hubungan Rasio Neutrofil Limfosit Dengan Grading Histopatologi Kanker Serviks Nasution, Reyhan Khaira Helmita; Lubis, Humairah Medina Liza
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i2.22663

Abstract

Latar belakang. Kanker serviks merupakan penyakit keganasan yang terjadi pada leher rahim. Etiologi kanker serviks adalah infeksi human papilloma virus (HPV) dan dapat dicegah dengan beberapa metode diagnostik dan vaksin HPV. Kanker serviks adalah kanker paling sering keempat pada wanita di dunia. Terdapat 570.000 kasus baru serviks pada tahun 2018. Lebih dari 311.000 kematian akibat kanker serviks terjadi setiap tahun. Pertumbuhan sel kanker ditandai adanya respon inflamasi, dan banyak respon inflamasi telah diidentifikasi dalam beberapa penelitian. Rasio neutrofil limfosit (RNL), rasio platelet limfosit (RPL), dan rasio monosit limfosit (RML) paling sering digunakan untuk mendeteksi adanya peradangan. Beberapa penelitian menemukan bahwa RNL dapat digunakan sebagai indikator prognostik. Grading histopatologi sejalan dengan survival outcomes pada pasien kanker. Tujuan. Mengetahui hubungan antara rasio neutrofil limfosit dengan grading histopatologi pada penderita kanker serviks di RS. X Tahun 2019 – 2022. Metode. Penelitian yang dilakukan bersifat analitik observasional dengan pendekatan studi cross-sectional, yang bertujuan untuk mencari hubungan antara rasio neutrofil limfosit (RNL) dengan grading histopatologi kanker serviks dengan mengamati data sekunder dari rekam medik pasien dan melihat slide sediaan histopatologi kanker serviks. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik Total Sampling. Hasil. Pasien penderita kanker serviks lebih banyak memiliki nilai RNL rendah yaitu 19 pasien (73,1%) dan grading histopatologi yang paling banyak dijumpai adalah well differentieted yaitu 11 orang (42,3%). Rasio neutrofil limfosit dan grading histopatologi kanker serviks memiliki nilai p-value = 0,025. Kesimpulan. Terdapat hubungan yang signifikan antara rasio neutrofil limfosit dengan grading histopatologi kanker serviks pada RS. X Tahun 2019 – 2022.
Gambaran Umum Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) COVID-19 di Rumah Sakit Umum Muhammadiyah. Hasibuan, Rahmat Habibi; Afrina, Yulia; Tambunan, Asri Ludin
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i2.21544

Abstract

Abstrak : Corona virus adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Pengembangan vaksin COVID-19 terus dilakukan oleh beberapa lembaga penelitian dunia dan sampai saat ini, telah tersedia beberapa merek vaksin yang bisa digunakan. Adapun reaksi simpang yang dikenal dengan sebagai Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau Adverse Events Following Immunization (AEFI) adalah kejadian medik yang berhubungan dengan imunisasi baik berupa efek samping vaksin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) COVID-19 sasaran vaksinasi yang telah mendapatkan vaksinasi di RSU Muhammadiyah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif untuk mengetahui gambaran KIPI COVID-19 di RSU Muhammadiyah. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kohort dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang. Data dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien yang menjadi sampel pada penelitian paling banyak berusia 17-25 tahun (31,2%), jenis kelamin laki-laki dan perempuan memiliki jumlah yang sama (50%), pendidikan S1 ( 78%) . ,1%), wiraswasta (32,2%). KIPI COVID-19 di RSU Muhammadiyah dengan efek samping lokal yang mengalami gatal sebanyak 5 orang (5,2%) sedangkan yang mengalami ruam tersebar di area sebagian/seluruh lokasi bagian tubuh sebanyak 4 orang (4,2%), mengantuk sebanyak 44 orang (45,8%), lesu sebanyak 41 orang (42,7%), demam sebanyak 17 orang (17,7%), batuk/pilek sebanyak 9 orang (9,4%), nyeri kepala dan muntah masing-masing sebanyak 4 orang (4,2%), diare sebanyak 3 orang (3,1%) dan paling sedikit mengalami kebas seluruh tubuh sebanyak 2 orang (2,1%). Dapat disimpulkan bahwa KIPI COVID-19 di RSU Muhammadiyah dengan efek samping lokal yang mengalami gatal.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pengetahuan Dan Perilaku Pencegahan Leptospirosis Pada Petugas Sampah Di Kelurahan Teladan Timur Kota Medan Ramadhani, Muhammad; Nurfadly, Nurfadly; Pudiyanti, Pinta; Murlina, Nelli
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i2.22051

Abstract

Abstrak: Leptospirosis merupakan salah satu penyakit zoonosis yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Penyakit ini diakibatkan oleh infeksi bakteri Leptospira yang ditularkan secara langsung maupun tidak langsung dari hewan ke manusia. Kejadian leptospirosis dapat terjadi di seluruh dunia, namun lebih sering pada daerah iklim tropis atau subtropis dengan curah hujan yang tinggi. Petugas sampah merupakan pekerjaan yang berisiko terinfeksi leptospirosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan leptospirosis pada petugas sampah di Kelurahan Teladan Timur. Penelitian ini merupakan deskriptif analitik dengan desain cross-sectional, Uji hipotesis yang digunakan adalah uji Chi Square. Pengambilan data menggunakan kuesioner dengan jumlah responden sebanyak 88 sampel. Hasil uji hipotesis tingkat pengetahuan berdasarkan usia didapatkan nilai p = 0,003 dan berdasarkan pendidikan didapatkan nilai p = 0,000. Hasil uji hipotesis perilaku pencegahan berdasarkan usia didapatkan nilai p = 0,183 dan berdasarkan pendidikan didapatkan nilai p = 0,018. Dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan yaitu faktor usia dan pendidikan, sedangkan faktor yang mempengaruhi perilaku pencegahan leptospirosis pada petugas sampah yaitu faktor pendidikan dan tingkat pengetahuan. 
Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Wanita Usia Produktif Berhubungan Dengan Penggunaan Kontrasepsi Di Desa Dalu Sepuluh B Cahyani, Elda Aditya; Khadafi, Muhammad
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i2.21787

Abstract

Abstrak: Keluarga berencana (KB) merupakan upaya untuk mengatur jarak kelahiran anak, serta usia ideal untuk melahirkan. Kebutuhan KB bagi pasangan usia subur yang belum terlayani di Sumatera Utara dikategorikan masih tinggi. Selama empat tahun terakhir, jumlah kebutuhan keluarga berencana yang tidak terpenuhi terus menurun, meskipun berfluktuasi antara 2017 dan 2018. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap perempuan usia subur dengan penggunaan kontrasepsi di Desa Dalu Sepuluh B, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian analitik deskriptif dengan desain Cross Sectional di Desa Dalu Sepuluh B, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Hasil tes Kolmogorov-Smirnov untuk sejarah pendidikan dengan tingkat pengetahuan diperoleh nilai (P = 1.000) dan untuk riwayat pendidikan dengan sikap diperoleh nilai (P = 0,043), kemudian Fisher Exact Test untuk informasi keluarga berencana dengan tingkat pengetahuan diperoleh nilai (P = 0,710). dan antara informasi dan sikap keluarga berencana, diperoleh nilai (P = 0,860), dan kemudian diperoleh uji chi square antara tingkat pengetahuan dan penggunaan kontrasepsi (P = 0,043) dan antara sikap dan penggunaan KB diperoleh nilai (P = 0,080). Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan penggunaan alat kontrasepsi dan tidak ada hubungan antara sikap perempuan usia subur dengan penggunaan alat kontrasepsi di Desa Dalu Sepuluh B.
Asupan Junk Food Berhubungan Dengan Risiko Terjadinya Nyeri Kepala Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Putri Daulay, Kanina Hatia; Zaldi, Zaldi
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i2.22676

Abstract

Abstrak : Perkembangan zaman yang semakin pesat dan teknologi yang semakin maju sehingga memengaruhi pola makan masyarakat dan jenis makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat. Masyarakat cenderung hanya memikirkan penyajian yang cepat dan mudah didapat. namun tidak memikirkan kandungan gizi pada makanan tersebut. Makanan cepat saji mengandung banyak kalori, rasa yang enak, kadar serat, mineral yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan makanan alami. Makanan cepat saji umumnya diberi bahan tambahan seperti pengawet bahkan penyedap yang akan menimbulkan beberapa efek samping apabila dikonsumsi secara berlebihan seperti nyeri kepala, obesitas dan gangguan lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan asupan junk food dengan risiko terjadinya nyeri kepala pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Penelitian cross sectional dilakukan pada 90 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner. Setelah pengisian kuesioner selanjutnya data akan dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa sebanyak 72,2% responden sering mengonsumsi junk food dan menderita nyeri kepala. Selanjutnya sebanyak 10,0% responden jarang mengonsumsi junk food dan menderita nyeri kepala. sebanyak 17,8% responden tidak menderita nyeri kepala. Terdapat hubungan asupan junk food dengan risiko terjadinya nyeri kepala. Dari hasil uji statistik didapatkan bahwa P value = 0,000 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan dari asupan junk food dengan risiko terjadinya nyeri kepala.
Pengaruh Olahraga Terhadap Penderita Polycystic Ovary Syndrome (PCOS): Sebuah Systematic Literatur Review Akbar, Aidil
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i2.22993

Abstract

Abstrak :Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) adalah gangguan endokrin yang umum terjadi pada wanita usia reproduktif dan merupakan salah satu penyebab utama infertilitas. PCOS ditandai dengan ketidakteraturan siklus menstruasi, peningkatan kadar androgen, serta gangguan metabolik yang sering berhubungan dengan resistensi insulin. Olahraga terbukti memberikan manfaat dalam meningkatkan sensitivitas insulin, mengatur keseimbangan hormon, serta memperbaiki metabolisme pada penderita PCOS. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menganalisis pengaruh olahraga terhadap penderita PCOS, khususnya dalam hal keseimbangan hormonal, sensitivitas insulin, dan kesuburan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah sistematic literature review (SLR) dengan mengumpulkan artikel-artikel yang dipublikasikan dalam jurnal internasional terindeks Scopus Q1 selama lima tahun terakhir (2019-2024). Sebanyak 10 referensi yang relevan dipilih untuk dianalisis. Hasil review menunjukkan bahwa olahraga, baik aerobik maupun latihan kekuatan, dapat meningkatkan sensitivitas insulin, menurunkan kadar androgen, dan memperbaiki keseimbangan hormon, yang semuanya berkontribusi pada pengelolaan gejala PCOS. Selain itu, olahraga teratur juga berpengaruh positif terhadap fertilitas dengan meningkatkan frekuensi ovulasi dan peluang kehamilan, terutama bila diikuti dengan penurunan berat badan. Jenis olahraga yang disarankan untuk wanita dengan PCOS adalah latihan aerobik dan kekuatan dengan intensitas moderat. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa olahraga memiliki dampak positif yang signifikan dalam pengelolaan PCOS, baik untuk masalah metabolik maupun kesuburan, dan harus menjadi bagian dari pengelolaan klinis PCOS.
Efektivitas Diet Dengan Menggunakan Olahan Umbi Porang (Amorphophallus oncophyllus) Sebagai Pengganti Karbohidrat Terhadap Penurunan Berat Badan Pada Mahasiswa Penderita Obesitas Finkan, Jihan Mutiara; Chaniago, Lita Septina
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i2.21388

Abstract

Abstrak: Obesitas mulai menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia, bahkan World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa obesitas merupakan suatu epidemi global sehingga menjadi masalah kesehatan yang harus segera ditangani. Umbi iles-iles disebut juga sebagai umbi porang (Amorphophallus oncophillus) diyakini dapat dijadikan sebagai makanan pengganti makanan pokok yang rendah kalori namun tinggi nilai gizinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas umbi porang dalam menurunkan berat badan pada mahasiswa penderita Obesitas. Penelitian eksperimental dengan  perlakuan pada   2   kelompok intervensi yaitu kelompok 1 diberi intervensi terapi diet dengan jumlah kalori 1500 KKal menggunakan karbohidrat  jenis nasi shirataki dan kelompok 2 diberikan intervensi berupa menu dengan jumlah kalori 1500 tanpa pengkhususan jenis karbohidrat. Penelitian dengan pemberian terapi diet dengan umbi porang 1500 Kkal efektif terhadap penurunan berat badan, namun tidak efektif saat dilakukan uji normalitas, hal ini terjadi karena sampel dengan   berat badan ekstrim  ditempatkan dalam satu kelompok penelitian dengan intervensi. Pemberian terapi diet dengan umbi porang 1500 Kkal efektif terhadap penurunan berat badan, namun tidak efektif saat dilakukan uji normalitas, hal ini terjadi karena sample dengan berat badan ekstrim ditempatkan dalam satu kelompok penelitian dengan intervensi.
Aktivitas Fisik Berhubungan dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik Aldora, Aprillia; Arbaningsih, Sri Rezeki
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i2.23018

Abstract

Abstrak: Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) adalah kelainan yang terjadi pada saluran pernapasan yang menyerang banyak orang di dunia yang merupakan penyebab kematian keempat di dunia. Salah satu gejala klinis pada PPOK adalah keterbatasan aktivitas karena pengaruh beberapa faktor seperti penurunan fungsi otot rangka, yang dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup. Penderita PPOK sangat penting untuk melakukan berbagai aktivitas fisik untuk meningkatkan kualitas hidup. Pengukuran kualitas hidup pada pasien PPOK adalah dengan menggunakan Kuesioner pernapasan St George (SGRQ) yang merupakan instrumen khusus penyakit yang telah dirancang untuk mengukur dampak terhadap kesehatan secara keseluruhan, kehidupan sehari-hari dan kesejahteraan yang dirasakan oleh pasien dengan penyakit pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kualitas hidup pasien dengan penyakit paru obstruktif kronis. Penelitian ini merupakan penelitian observational dengan desain penelitian cross sectional. Data yang diperoleh adalah data primer dengan 80 sampel kemudian dianalisis dengan uji korelasi menggunakan Spearman Correlation. Pada uji Spearman Correlation didapatkan nilai P adalah 0,00 (P 0,05) yang menyatakan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan kualitas hidup pasien dengan penyakit paru obstruktif kronis.