cover
Contact Name
Ilham Hariaji
Contact Email
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Phone
+6281262082844
Journal Mail Official
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Editorial Address
Laboratorium Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Gedung Kampus 1 UMSU Jalan Gedung Arca Nomor 53 Medan Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pandu Husada
ISSN : 27160254     EISSN : 27160254     DOI : https://doi.org/10.30596/jph.v4i1
Jurnal Pandu Husada merupakan jurnal yang di kelola oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Bekerjasama dengan Divisi Karya Tulis Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Pandu Husada Terbit 4 Kali dalam Satu Tahun (Januari-April-Juli-Oktober) Meliputi Bidang Kesehatan, Kedokteran.
Articles 204 Documents
Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh (IMT) Dengan Memori Jangka Pendek Pada Siswa/I MTs Swasta Ummi Lubuk Pakam Andriyani, Nadya; Rahmi, Rahmi
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i4.26130

Abstract

Abstrak: Remaja ditandai dengan proses pertumbuhan dan perkembangan secara biologis dan psikologis. Remaja dapat mengalami suatu perubahan dalam pertumbuhan fisik sehingga membutuhkan banyak zat gizi yang dikonsumsi. Menentukan berat badan yang ideal dapat melakukan pengukuran sederhana yaitu pengukuran indeks massa tubuh (IMT). Gizi diduga menjadi salah satu faktor risiko dalam proses perkembangan memori seseorang. Memori merupakan kekuatan jiwa manusia untuk menerima, menyimpan, memproses kesan – kesan. Pada memori jangka pendek dapat dinilai menggunakan digit span test dengan sub-test digit backward dan fordward. Penelitian ini adalah bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara indeks massa tubuh (IMT) dengan memori jangka pendek pada siswa/i MTs UMMI Lubuk Pakam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara indeks massa tubuh dengan memori jangka pendek pada siswa/i MTs Ummi Lubuk Pakam. Berdasarkan uji korelasi Spearman didapatkan bahwa tidak adanya hubungan antara dua variabel yaitu indeks massa tubuh dengan memori jangka pendek dengan nilai 0.801 (sig 0,05). Tidak adanya hubungan antara indeks massa tubuh dengan memori jangka pendek pada siswa/i MTs Ummi Lubuk Pakam. 
Perilaku Emosi Makan Berhubungan Dengan Sindrom Pramenstruasi Pada Siswi SMA Shafiyyatul Amaliyyah Medan Akbar, Aidil; Amalina, Fildzah Nur
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i4.26084

Abstract

Abstrak: Perilaku emosi makan merupakan salah satu perilaku makan di mana emosi negatif mempengaruhi makan. Hal ini terjadi karena adanya perubahan fisiologis yang terkait dengan emosi bersamaan dengan adanya kebingungan antara sinyal lapar dan kenyang dan biasanya lebih sering menyerang wanita. Keadaan ini dikaitkan dengan adanya fase luteal pada siklus menstruasi di mana pada fase ini banyak wanita yang mengalami sindrom pramenstruasi dan mengalami gejala seperti perubahan suasana hati, depresi, kecemasan, kembung, nyeri payudara, dan perubahan nafsu makan terutama makan berlebihan. Pada penelitian terdahulu mengatakan bahwa peningkatan asupan kalori dan makronutrien terjadi pada fase pre-ovulasi dan fase luteal siklus menstruasi yang biasanya diikuti dengan peningkatan berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu perilaku emosi makan berhubungan dengan sindrom pramenstruasi pada siswi sma Shafiyyatul Amaliyyah Medan. Pada penelitian ini pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode simple random sampling pada 142 siswi SMA Shafiyyatul Amaliyyah Medan. Data primer didapatkan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistik Chi- Square. Terdapat perilaku emosi makan tinggi (52,8%) dan gejala sindrom pramenstruasi sedang (50,7%) yang paling banyak dialami oleh siswi SMA Shafiyyatul Amaliyyah Medan. Terdapat hubungan antara perilaku emosi makan dengan sindrom pramenstruasi pada siswi SMA Shafiyyatul Amaliyyah Medan.
Perbandingan Tingkat Resiliensi Pada Lansia Yang Tinggal Sendiri Antara Perkotaan Dan Pedesaan Di Kecamatan Sei-Rampah Muzar, Zukhrofi; Barus, Chindy Jelita
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i1.24112

Abstract

Abstrak : Penuaan adalah kondisi yang dapat mengakibatkan kerugian baik fisik maupun sosial. Lansia menurut World Health Organization (WHO) adalah seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun ke atas. Dengan meningkatnya populasi lansia di dunia, dibutuhkan pemahaman mendalam tentang berbagai aspek kesehatan fisik dan mental untuk mengurangi beban akibat penyakit yang timbul pada masa lansia. Tujuan penelitian untuk membandingkan tingkat resiliensi pada lansia yang tinggal sendiri di perkotaan dan pedesaan di Kecamatan Sei Rampah. Metode Penelitian  pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif observasi dengan pendekatan cross sectional. Hasil temuan Lansia yang tinggal di perkotaan cenderung memiliki resiliensi yang tinggi dibanding lansia di pedesaan . Terdapat perbedaan yang signifikan dalam tingkat resiliensi antara lansia yang tinggal di pedesaan dan perkotaan (Sig. 0,000 0,05) . Lansia dipedesaan memiliki resiliensi sedang dengan 53,3% responden. Lansia diperkotaan memiliki tingkat resiliensi yang tinggi dengan 80% responden. Kesimpulan penelitian Terdapat perbedaan yang signifikan dalam tingkat resiliensi antara lansia yang tinggal di pedesaan dan perkotaan
Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Aceh Tenggara: Studi Kasus Kontrol Di Puskesmas Biak Muli Hamama, Putri; Faried Lubis, Taufik Akbar; Akbar, Aidil; Rahmi, Rahmi
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i1.22614

Abstract

Abstrak: Anemia merujuk pada suatu kondisi patologis yang ditandai dengan konsentrasi hemoglobin (Hb) di bawah normal. Sementara itu, Anemia Gizi Besi ialah istilah yang banyak sekali digunakan di Indonesia untuk memberikan gambaran terkait dengan anemia karena disebabkan oleh kurangnya kadar zat besi. Adapun ibu hamil akan mengalami anemia karena disebabkan oleh adanya berbagai variabel, termasuk peningkatan perdarahan yang parah, jarak antar kehamilan yang terlalu pendek, memiliki banyak anak, usia ibu yang sudah lanjut, tingkat pendidikan ibu yang rendah, dan sebagainya. Tujuan: Untuk dapat mengetahui faktor-faktor yang memiliki hubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Biak Muli Aceh Tenggara. Metode: Penelitian ini adalah penelitian retrospektif dengan mempergunakan rancangan penelitian case control dan menggunakan data sekunder dengan jumlah subjek 80 responden, kelompok kasus dan kelompok kontrol dengan perbandingan kasus dan kontrol 1:1. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi square. Hasil: Terdapat 40 ibu hamil yang tengah menderita anemia pada saat kehamilan, sementara itu 40 ibu hamil yang tidak sedang menderita anemia pada saat kehamilan. Merujuk pada hasil dari uji statistik menunjukkan tidak ditemukan hubungan di antara usia (p=1,000), status gizi (p=1,000), frekuensi ANC (p=0,233), pekerjaan (p=0,115), jumlah partus (p=0,441) dan pendidikan (p=0,687) terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Biakmuli Aceh Tenggara. Kesimpulan: Tidak ditemukan adanya hubungan anemia pada ibu hamil terhadap faktor usia, status gizi, frekuensi ANC, pekerjaan, jumlah partus, dan pendidikan di Puskesmas Biak Muli Aceh Tenggara.
Karakterisktik Pada Penderita Skabies di Rumah Sakit Surya Insani Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau Periode Mei 2021 – Mei 2022 Rovi, Leonardo; Hervina, Hervina
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i1.26438

Abstract

Abstrak: Skabies adalah salah satu penyakit yang cukup sering ditemukan pada praktik klinis. Skabies merupakan suatu penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi parasit tungau Sarcoptes scabiei varietas hominis. Menurut data Kementrian Kesehatan tahun 2018 di Indonesia kejadian skabies ini cukup tinggi sekitar 5,6- 12,9%. Menurut data dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau pada tahun 2016 kejadian skabies berjumlah 13,046. Kabupaten Rokan Hulu menduduki kabupaten dengan tingkat kemiskinan nomor satu di Provinsi Riau, hal ini mengakibatkan kurangnya higienitas dari lingkungan pada masyarakat. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian ini dan menjadikannya penting untuk dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik pada penderita skabies di Rumah Sakit Surya Insani Periode Mei 2021 – Mei 2022. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif retrospektif dengan desain cross sectional. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 50 penderita. Data pada penelitian ini merupakan data sekunder yang didapat dari rekam medis penderita skabies. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 50 penderita didapatkan distribusi kelompok usia terbanyak adalah 0-5 tahun (24.0%), jenis kelamin terbanyak adalah perempuan (54.0%), tempat tinggal terbanyak adalah rumah tinggal (70.0%), pekerjaan terbanyak adalah pelajar-mahasiswa (30.0%) dan pendidikan yang terbanyak adalah SMA (52.0%). Pada uji chi-square (p0,05) terdapat hubungan signifikan antara usia (p=0,016), pekerjaan (p=0,033), tempat tinggal(p=0,038) dan pendidikan (p=0,003) terhadap skabies. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin (p=0,057) terhadap skabies. Kesimpulannya adalah penderita skabies terbanyak didiagnosis usia 0-5 tahun, jenis kelamin perempuan, tinggal di rumah tinggal, pekerjaan pelajar-mahasiswa, dan pendidikan SMA. hubungan karakteristik terhadap skabies didapati bahwa usia, pekerjaan, tempat tinggal, pendidikan memiliki hubungan yang signifikan sementara jenis kelamin tidak memiliki hubungan yang signifikan.
Pengaruh Faktor Fisik Kanker Dan Faktor Sosial Terhadap Intensitas Nyeri Kanker Pada Pasien Kanker Di Rumah Sakit Haji Medan Maharani, Alisa; Assuyuthi Chalil, Muhammad Jalaluddin
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i1.25329

Abstract

Abstrak : Kanker merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti karena memiliki angka kematian yang tinggi dan dampak yang signifikan terhadap kualitas hidup pasien. Di Kota Medan, jumlah penderita kanker mengalami peningkatan yang signifikan, dengan 3.206 kasus tercatat pada tahun 2022, naik dari 1.768 kasus pada tahun 2021. Kota Medan merupakan daerah dengan prevalensi kanker tertinggi di Sumatera Utara, dengan kasus kanker payudara paling banyak, yakni sebanyak 824 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor fisik kanker (jenis, stadium, terapi) dan dukungan sosial (dukungan keluarga dan dukungan komunitas) terhadap intensitas nyeri kanker di Rumah Sakit Haji Medan. Penelitian ini merupakan penelitian obeservasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80,6% pasien mengalami nyeri kanker. Terdapat hubungan yang bermakna antara jenis kanker (p = 0,000), jenis terapi (p = 0,000), stadium kanker (p = 0,000), dan metastasis kanker (p = 0,000) dengan intensitas nyeri kanker (p 0,05). Namun, tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara tingkat dukungan komunitas (p = 0,071) maupun dukungan keluarga (p = 0,133) dengan intensitas nyeri kanker (p 0,05). Dapat disimpulkan bahwa faktor fisik kanker memiliki pengaruh yang signifikan terhadap intensitas nyeri pada pasien kanker, sedangkan faktor sosial sosial tidak berpengaruh secara signifikan.
Diabetes Melitus dalam Kehamilan : Diagnosis, Penatalaksanaan, dan Dampaknya terhadap Ibu dan Janin Harahap, Sevani Ayu; Harahap, Rudy Setiawan; Salsabilla, Natasya
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i1.26451

Abstract

Abstrak: Diabetes melitus dalam kehamilan merupakan salah satu komplikasi obstetri yang berhubungan dengan morbiditas dan mortalitas maternal maupun perinatal. Prevalensi diabetes dalam kehamilan terus meningkat seiring dengan meningkatnya prevalensi obesitas, pola hidup sedentari, dan usia ibu yang semakin tua saat hamil. Artikel ini bertujuan memberikan tinjauan komprehensif mengenai klasifikasi, faktor risiko, patofisiologi, diagnosis, komplikasi, serta tata laksana diabetes dalam kehamilan. Metode penulisan menggunakan tinjauan pustaka dari berbagai jurnal internasional dan nasional. Hasil menunjukkan bahwa deteksi dini melalui skrining rutin, pengendalian glikemik yang optimal, dan tata laksana multidisipliner dapat menurunkan risiko komplikasi baik pada ibu maupun janin. Kesimpulan, diabetes dalam kehamilan membutuhkan perhatian khusus dan manajemen yang baik untuk meningkatkan outcome maternal dan perinatal.
Persepsi Gaya Belajar Generasi Z Di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Cendiasaqia, Rn; Isnayanti, Desi
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i1.25049

Abstract

Abstrak : Generasi Z adalah generasi yang lahir pada tahun 1996 hingga 2010 yang mana generasi ini disebut sebagai generasi yang dipengaruhi oleh paparan langsung teknologi dan mempengaruhi segala aspek terutama gaya belajar generasi Z. Generasi Z umumnya memiliki karakteristik seperti memahami dan menggunakan teknologi, senang bersosialisasi, multitasking, memiliki ambisi tinggi, cenderung praktis dan instan, mencintai kebebasan dan kepercayaan diri yang tinggi, menyukai hal detail, dan berkeinginan besar mendapat pengakuan. Gaya belajar terdiri atas Visual, Auditori, dan Kinestetik. Pendidikan kedokteran dengan berbagai metode pembelajarannya dapat menjadi tantangan bagi mahasiswa untuk beradaptasi dan menyesuaikan metode pembelajaran dengan jenis gaya belajar masing-masing mahasiswa. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui persepsi gaya belajar generasi Z di Fakultas Kedokteran UMSU. Rancangan penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Metode pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan jumlah sampel ada 314 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran UMSU. Berdasarkan skor rerata tertinggi pada kuesioner karakteristik generasi Z didapati sebesar 3.64 pada indikator “memiliki ambisi untuk sukses”, sedangkan skor rerata terendah adalah sebesar 2.84 pada indikator “multitasking”. Gambaran gaya belajar mayoritas dijumpai pada mahasiswa Fakultas Kedokteran UMSU memiliki gaya belajar kinestetik (37.26%) sekitar 117 orang. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Muhammadiyah Sumatera Utara memiliki persepsi gaya belajar visual paling sering mengingat sesuatu jika menuliskannya dengan rerata skor sebesar 2.75. Sementara itu, jarang mengalami kesulitan dalam memahami sebuah lelucon ketika seseorang menceritakannya dengan rerata skor sebesar 1.83. Persepsi gaya belajar auditori paling sering dapat memahami sesuatu apabila diberikan penjelasan oleh orang lain dengan rerata skor 2.54. Sementara itu, jarang merasa lelah ketika menulis dan menekan pena terlalu keras, yaitu dengan rerata skor 2.09. Persepsi gaya belajar kinestetik paling sering dapat belajar dengan baik jika diperlihatkan cara melakukan sesuatu dan memiliki kesempatan untuk melakukannya dengan rerata skor 2.78. Sementara itu, paling jarang merasa bahwa belajar di meja merupakan kebiasaannya dengan rerata skor 1.88. Dijumpai gaya belajar yang paling banyak pada mahasiswa Fakultas Kedokteran UMSU yaitu gaya belajar kinestetik, dengan metode pembelajaran yang mendukung pada pendidikan kedokteran yaitu Keterampilan Klinis Dasar (KKD) dan praktikum. Karakteristik generasi Z yang dijumpai pada mahasiswa Fakultas Kedokteran UMSU yaitu mampu memahami dan menggunakan teknologi, memiliki ambisi yang besar, cenderung praktis dan instan, terbiasa akan kebebasan dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi, menyukai hal detail, berkeinginan besar mendapat pengakuan.
Korelasi Ukuran Panjang Penis Dan Lingkar Penis Anak Usia 2 Hingga 5 Tahun Dengan Riwayat Kelahiran Lubis, Irfan Darfika; Nasution, Nazmah Anggia
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i1.24093

Abstract

Abstrak : Ukuran penis merupakan salah satu indikator yang penting untuk masa pertumbuhan dan perkembangan dari anak laki-laki sejak dalam janin. Penilaian pada ukuran penis terbagi dua yaitu ukuran panjang penis dan ukuran lingkar penis. Panjang penis pada anak usia 0-5 tahun mempunyai nilai normal 5-6 cm dan ukuran lingkar penis yaitu 3,9-4,1 cm. Kelainan pada penis terdiri dari mikropenis dan makropenis. Perkembangan pada penis anak terdapat dua tahap yaitu masa kehamilan dan masa prapubertas. Pada saat minggu ke 8-12 fetus mengalami pembentukan genitalia eksternal. Perkembangan anak untuk mencapai perkembangan kognitif, motorik, emosional, bahasa dan perkembangan genitalia ekternal dipengaruhi oleh beberapa faktor lingkungan postnatal atau disebut dengan riwayat kelahiran. Riwayat ke- lahiran yaitu jumlah kehamilan keberapa, keguguran (abortus), proses persalinan dan usia kehamilan saat lahir. Usia kehamilan saat lahir adalah usia kehamilan yang diambil dari awal periode menstruasi terakhir wanita, atau usia kehamilan yang sesuai yang diperkirakan dengan metode yang lebih akurat jika tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi ukuran panjang penis dan ukuran lingkar penis anak usia 2-5 tahun dengan usia kehamilan saat lahir di Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan  desain studi kasus cross-sectional. Dijumpai adanya korelasi positif antara ukuran panjang penis yang mikropenis dengan riwayat kelahiran preterm  dan dijumpai adanya korelasi positif antara ukuran lingkar penis yang mikropenis dengan riwayat kelahiran preterm. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan Ukuran Panjang Penis Dan Lingkar Penis Anak Usia 2 Hingga 5 Tahun Dengan Riwayat Kelahiran.
Latihan Hand Grip Strength, Umur, Dan Indeks Massa Tubuh (IMT) Berhubungan Dengan Kekuatan Otot Tangan Pada Atlet Dayung Pacu Jalur Di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau Tahun 2025 Putri, Maduri Yaner; Ashri, Royyan; Rahmi, Rahmi; Lubis, Irfan Darfika
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i1.26138

Abstract

Abstrak : Kekuatan otot tangan merupakan komponen penting dalam menunjang performa atlet olahraga dayung pacu jalur. Performa optimal mendayung sangat bergantung pada kekuatan otot tangan yang baik, dipengaruhi beberapa faktor, seperti latihan fisik untuk melatih kekuatan otot dengan hand grip strength, usia, serta indeks massa tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi kekuatan otot tangan pada atlet dayung pacu jalur di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 60 atlet dayung pacu jalur yang dipilih melalui metode total sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara, pengukuran antropometri, serta pengukuran hand grip dynamometer. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearmen. Terdapat hubungan signifikan antara frekuensi latihan hand grip strength dengan kekuatan otot tangan (p0,001; r=0.579), hubungan negatif signifikan antara umur dengan kekuatan otot tangan (p=0.002; r=0.384), hubungan signifikan antara IMT dengan kekuatan otot tangan (p0.001; r=0.773). Terdapat hubungan antar variabel bahwa semakin sering latihan dilakukan maka kekuatan otot akan meningkat, sementara peningkatan umur menurunkan kekuatan otot, dan semakin tinggi IMT berkontribusi pada peningkatan kekuatan otot tangan.