MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary is a peer-reviewed journal that aims to provide a platform for scholars, researchers, academics, and practitioners from diverse fields of study to contribute and exchange their knowledge, insights, and research findings. MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary is published by the Institute of Educational, Research, and Community Service. The journal seeks to promote interdisciplinary collaboration by accepting submissions from various disciplines, including but not limited to: Social Sciences: Sociology, Anthropology, Political Science, Psychology, Communication Studies, and Cultural Studies. Humanities: Literature, Linguistics, Philosophy, History, Arts, and Cultural Heritage. Business and Economics: Management, Marketing, Finance, Entrepreneurship, and International Business. Education: Educational Research, Curriculum Development, Teaching Methods, Islamic Studies, and Educational Technology. Health Sciences: Medicine, Nursing, Public Health, Nutrition, and Healthcare Management. Natural Sciences: Biology, Chemistry, Physics, Environmental Science, and Geology. Engineering and Technology: Computer Science, Information Technology, Electrical Engineering, Mechanical Engineering, and Civil Engineering. Applied Sciences: Agriculture, Environmental Management, Food Science, and Biotechnology. And other disciplines not mentioned. The journal welcomes original research articles, review papers, case studies, and theoretical perspectives that contribute to the advancement of knowledge in their respective fields and foster a holistic understanding of global challenges and solutions. MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary focuses on the exploration of contemporary issues, emerging trends, and innovative practices in various disciplines. The journal emphasizes the significance of a multidisciplinary approach to address complex problems and encourages discussions on their social, economic, environmental, and cultural implications. MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary aims to facilitate the dissemination of research findings that have practical applications and societal relevance, contributing to sustainable development and progress of global communities. By promoting interdisciplinary research, the journal seeks to create a collaborative and dynamic space for scholars and professionals to bridge gaps between disciplines and contribute to a more comprehensive understanding of our interconnected world. Submission to MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary is open to researchers and scholars from around the globe, who are committed to advancing knowledge, promoting diversity of perspectives, and contributing to the betterment of societies worldwide.
Articles
605 Documents
Menyoal Akurasi ChatGPT Dalam Pengujian Validitas Penafsiran QS. An-Nur Ayat 3
Annur Wahid;
M. Ridwan Hasbi
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 7 (2024): Juli
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Fenomena penggunaan kecerdasan buatan ChatGPT khususnya dalam penafsiran ayat Al-Qur'an merupakan isu baru dan menjadi sangat penting untuk dibahas, tentang bagaimana cara penggunaanya dalam penafsiran, apakah penafsirannya sesuai dengan ketentuan yang telah dirumuskan oleh para mufassir dan bagaimana seharusnya etika penggunaannya. Penelitian ini menerapkan metode normatif yang bersifat riset kepustakaan dengan fokus penelitian pada ayat ke tiga pada surah An-Nur. Dengan Penelitian ini didapatkan hasil bahwa ChatGPT merupakan kecerdasan buatan yang dilatih dengan data yang terbatas dan berfokus dalam model bahasa yang mampu menghasilkan teks bahasa alami mirip manusia. Penafsiranya sendiri tidak sesuai dengan ketentuan penafsiran yang telah ditetapkan oleh para mufassir sehingga penafsirannya terhadap ayat Al-Qur'an (An-Nur ayat 3) tidak valid dan terdapat kesalahan penomoran ayat, kekeliruan penafsiran bahkan informasi palsu. Dengan demikian pengguna ChatGPT agar lebih berhati-hati dalam menggunakan teknologi tersebut dalam penafsiran Al-Qur'an dan agar membandingkannya dengan penafsiran para ulama yang kompeten di bidangnya.
Prevalensi Kasus Rematologi Pada Lansia di Desa Bangi Kabupaten Kediri
Faiz Eliyyana Tsabita;
Mia Rosita;
Rizqy Laili Nugraheny;
Kurniani Fatma Hardini
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 7 (2024): Juli
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indeks Massa Tubuh (IMT) digunakan untuk mengkategorikan kekurangan berat badan dan kelebihan berat badan pada orang dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi rematologi pada lansia di Desa Bangi, Kab.Kediri. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode wawancara dan observasi pada 26 lansia berusia 50 tahun keatas. Data dikumpulkan meliputi demografi, gejala klinis, riwayat kesehatan, aktifitas fisik,dan edukasi kesehatan. Hasil menunjukkan 47% responden mengalami keluhan muskuloskeletal pada lutut, pada punggung 3 orang (11%), jari-jari tangan 2 orang (8%) dan tanpa keluhan muskuloskeletal sebanyak 9 orang (34%). Rata-rata IMT Perempuan adalah 22,3 Kg/m2 (normal) dan laki-laki 20,3 Kg/m2 (normal) kesimpulan menunjukkan tingginya prevalensi rematologi terkait aktivitas fisik dan edukasi kesehatan yang kurang. Disarankan untuk meningkatkan progam edukasi kesehatan dan intervensi yang efektif untuk mengurangi penyakit rematik pada lansia di desa ini.
Edukasi Keseimbangan Sebagai Upaya Mengurangi Risiko Jatuh pada Lansia di Pondok Lansia Gusdurian Pare
Annisa Candra;
Cindy Fauziyah;
Isna Rahma;
Maha Na`Imatun Najwa;
Kurniani Fatma
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 7 (2024): Juli
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa proporsi demografi warga lanjut usia di Indonesia diperkirakan mencapai 11,75% pada tahun 2023, meningkat 1,27% dari tahun sebelumnya. Kenaikan jumlah lansia ini berdampak pada rasio ketergantungan yang diproyeksikan mencapai 17,08 per 100 penduduk usia kerja. Sekitar 63,59% lansia berada pada rentang usia 60-69 tahun, sedangkan 26,76% berada di usia 70-79 tahun, dan 8,65% berusia 80 tahun ke atas. Data menunjukkan bahwa populasi lansia perempuan (52,28%) lebih banyak dibandingkan lansia laki-laki (47,72%). Beberapa provinsi di Indonesia, seperti Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan Jawa Tengah, memiliki persentase penduduk lansia yang tinggi. Gangguan keseimbangan pada lansia, yang sering kali disebabkan oleh penurunan fungsi fisik, kekuatan otot, serta gangguan sistem sensorik, berisiko tinggi menyebabkan jatuh dan mengurangi kualitas hidup serta kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan pada 7 Juli 2024 di Pondok Lansia Gusdurian Pare, Kediri, yang bertujuan meningkatkan pengetahuan lansia mengenai keseimbangan dan risiko jatuh. Metode yang digunakan meliputi pretest, penyuluhan, dan posttest untuk mengukur perubahan pengetahuan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan lansia dari 27% menjadi 73% setelah penyuluhan, dengan p-value < 0,05. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian lansia dan mengurangi risiko jatuh. Hal ini membuktikan bahwa pengadaan penyuluhan tentang kesehatan menjadi salah satu alternatif peningkatan pengetahuan bagi lansia.
Komodifikasi Tenun Songke Pada Pengrajin Tenun Di Desa Batu Cermin, Kabupaten Manggarai Barat Sebagai Produk Pelengkap Pariwisata
Yohana Etheldreda Ine Dae;
Dewi Sartika Umul;
Polce Aryanto Bessie;
Gregorius Antariksa Berybe
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 7 (2024): Juli
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Komodifikasi tenun Songke di Desa Batu Cermin sebagai hasil dari perkembangan pariwisata di Labuan Bajo telah terjadi sejak lama. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisia mendalam tentang bentuk – bentuk komodifikasi dan faktor – faktor yang perlu diperhatikan untuk memastikan hasil komodifikasi tenun Songke dapat tetap mengedepankan nilai budaya yang terkandung didalamnya dengan harga yang tetap terjangkau oleh pasar pariwisata di Labuan Bajo. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan penelitian kualitatif, yang menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumen untuk mengumpulkan data penelitian. Informan penelitian terdiri dari penenun dan penjual tenun dari desa Batu Cermin secara khusus dan di wilayah kota Labuan Bajo secara umum sebagai pembanding. Hasilnya menunjukan bahwa komodifikasi tenun songke di Desa Batu Cermin bukan sekadar proses mengubah kain menjadi produk yang diperjualbelikan. Dibaliknya, terkandung strategi cermat untuk menyeimbangkan nilai budaya dan tuntutan ekonomi. Para pengrajin tenun songke di Batu Cermin tak hanya menghasilkan kain yang baik secara kualitas, tetapi juga mentransformasikannya menjadi berbagai produk kreatif seperti produk fashion, dekorasi pada akomodasi pariwisata, dan souvenir. Selanjutnya komodifikasi Tenun Songke sebagai produk pelengkap pariwisata diinilai perlu dilakukan dengan mempertimbangkan nilai budaya yang autentik meskipun dengan teknik yang lebih modern, variasi harga dan kualitas, segmentasi pasar, pendampingan pengrajin dan penjual tentang harga pokok produksi dan penjualan, hingga promosi dan pemasaran tenun songke agar tercapai keseimbangan antara nilai budaya dan ekonomi.
Dampak Bullying Terhadap Kesehatan Mental Dan Perkembangan Sosial Pada Anak
Elvia Safia;
Najamuddin Petta Solong
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 7 (2024): Juli
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian untuk mengetahui dampak bullying terhadap kesehatan mental dan perkembangan sosial anak adalah untuk menemukan dan menjelaskan dampak negatif tersebut, khususnya bagi anak-anak yang pernah mengalami bullying. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka. Teknik pengumpulan data dengan mencari referensi dari buku-buku dan majalah yang sesuai dengan pokok bahasan yang dibicarakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa bullying mempunyai dampak signifikan terhadap kesehatan mental dan perkembangan sosial anak. Bullying dapat menimbulkan sejumlah dampak negatif bagi korbannya, antara lain membuat mereka merasa cemas atau tertekan, membuat mereka kurang percaya diri, mudah merasa takut, dan membuat mereka menarik diri dari lingkungan. Bahkan korban bullying pun berpotensi melakukan tindakan bullying sebagai bentuk pembalasan. Optimalisasi layanan bimbingan dan konseling serta perbaikan praktik pengasuhan anak di rumah merupakan dua hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi perilaku bullying.
Penatausahaan Aset Tetap Dalam Rangka Peningkatan Kualitas Laporan Keuangan Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang
Kevin Elice Luji;
Petrus Emanuel de Rozari;
William Djani;
Pius Bumi Kellen
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 7 (2024): Juli
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses penatausahaan aset tetap di Kabupaten Kupang serta faktor pendukung dan penghambat dalam proses penatausahaan aset tetap sehingga pemerintah Kabupaten Kupang dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dengan uji keabsahan data yaitu uji kredibilitas data, transferability, dan dependability. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penatausahaan aset tetap di Pemerintah Kabupaten Kupang telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip yang berlaku. Manajemen aset yaitu inventarisasi aset, legal audit, penilaian aset dan pengendalian serta pengawasan telah dilakukan secara baik sesuai dengan peraturan yang berlaku walaupun masih terdapat permasalahan dan kelalaian dari aparatur pada satuan kerja. Sumber Daya Manusia dan bukti kepemilikan aset tetap yang kurang cukup masih merupakan kendala utama, sehingga masih perlu dilakukan perbaikan secara terus menerus. Untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan makan diperlukan bimbingan teknis, penelusuran aset tetap, rekonsiliasi aset tetap, terus melakukan tindak lanjut temuan BPK yang belum diselesaikan, serta melakukan sinkronisasi data aset tetap pada aplikasi SIMDA BMD dan LKPD.
Analisa Pengujian Beton PT. PLN Oleh PT. Perkasa Mandiri Plan
Intan Safitri;
Norminawati Dewi;
Widiya Astuti Alam Sur;
Muhammad Nafis Nizar
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 7 (2024): Juli
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Seiring dengan perkembangan zaman, pembangunan mengalami kemajuan yang sangat pesat baik di bidang jalan, jembatan ataupun gedung bertingkat. Disamping baja dan kayu, material beton lebih banyak digunakan karna lebih fleksibel untuk digunakan sebagai material konstruksi. PT. Wahyu Putra Ramadhan Group memeiliki anak perusahaan yang berfokus pada bidang konstruksi yaitu PT. Mandiri Perkasa Plant. Yang mana perushaan tersebut bergerak di bidang ready mix, precast, dan general contractor. Salah satu proyek dari PT. Mandiri Perkasa Plant adalah pengujian kuat tekan beton yang dilaksanakan untuk PT. PLN dimana pengujian tersebut dilakukan untuk menentukan beban maksimum yang bisa ditahan oleh beton sebelum terjadi kerusakan atau kehancuran pada beton tersebut karena tekanan yang diberikan. Yang bertujuan untuk mengetahui hasil pengujian kuat tekan beton. Menggunakan metode pengumpulan data berupa kajian studi pustaka, dokumentasi, dan wawancara terkait perencanaan, persiapan dan obersvasi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah dapat disimpulkan Dari hasil pengujian dan pembahasan total ada 9 benda uji yang mana tiga di uji pada hari ke 3 dengan rata-rata nilai 13.46 MPa, tiga lagi di uji pada hari ke 7 dengan rata-rata nilai 24.36 MPa, dan tiga lagi di uji pada hari ke 28 dengan rata -rata nilai 27.95 MPa. Hasil pengujian menunjukkan kuat tekan karakteristik benda uji meningkat dengan lama perendaman 3 hari sampai lama perendaman 28 hari. Dari pengujian ini dapat disimpulkan bahwa kuat tekan karakteristik benda uji beton mencapai nilai maksimum dengan lama perendaman 28 hari dengan nilai kuat sebesar 27.95 MPa. Pengujian ini telah mendapatkan hasil yang diinginkan yaitu mutu beton Fc’25.
Hubungan Pengetahuan Tentang Makanan Kariogenik Dengan Status Karies Gigi Pada Anak Usia 6-15 Tahun Di Desa Cot Gapu Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen
Rina Dewiana;
Nasri
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 8 (2024): Agustus
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Makanan kariogenik sangat digemari anak-anak saat jajan disekolah dan keadaan ini dapat mempengaruhi kesehatan gigi anak yang dapat merusak email gigi sampai terjadinya karies gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang makanan kariogenik dengan status karies gigi pada anak usia 6-15 tahun di Desa Cot Gapu Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Penelitian ini bersifat analitik dengan dengan desain cross sectional melalui metode wawancara dan pemeriksaan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 17 sampai dengan 24 Februari 2024. Sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling. Analisa data menggunakan uji statistic yaitu uji Chi-square kemudian di Analisa penelitian ini menggunakan uji Chi-Square mengunakan program SPSS. Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa status karies gigi pada anak yang paling banyak pada kategori sangat tinggi yaitu sebanyak 15 orang anak (34%). Pengetahuan dalam kategori kurang baik memiliki status karies gigi dalam kriteria sangat tinggi yaitu 15 orang anak (34%). Hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai sebesar p< 0,05, dimana terdapat ada hubungan pengetahuan tentang makanan kariogenik dengan status karies gigi pada anak usia 6-15 tahun. Berdasarkan kesimpulan dapat diambil bahwa ada hubungan pengetahuan tentang makanan kariogenik dengan status karies gigi pada anak usia 6-15 tahun. Dan disarankan kepada TGM agar lebih banyak memberikan pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat khususnya anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut khususnya pencegahan karies gigi dan makanan yang baik bagi gigi pada anak.
Edukasi Tentang Bahaya Penyakit Menular Seksual (PMS) Pada Remaja di SMA Wahyu Kota Makassar
Indas Wari Rahman;
A. Meryam Susanti;
Nurfitri Arfani
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 8 (2024): Agustus
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah penyakit infeksi yang ditularkan melalui kontak seksual dan rentan terjadi pada usia 15 hingga 24 tahun. Infeksi ini disebabkan oleh bakteri, virus dan parasit, dapat menimbulkan konsekuensi serius selain dampak langsung dari infeksi itu sendiri. PMS seperti sifilis, gonore, klamidia dan trikominisiasis masih dapat disembuhkan, sementara HIV-AIDS, Hepatitis B, HPV dan herpes simpleks susah disembuhkan. Remaja dengan tingkat pengetahuan rendah mengenai PMS dan pergaulan bebas yang mengarah ke seks bebas dan tidak terkontrol merupakan kelompok berisiko tinggi tertular PMS. Cara terbaik yang disarankan oleh para ahli untuk membantu mengurangi risiko remaja terinfeksi PMS adalah menyarankan (mengedukasi) mereka untuk tidak melakukan kontak seksual dengan orang lain. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberi edukasi mengenai bahaya infeksi menular seksual pada usia remaja. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan dan evaluasi berupa pretest dan postest mengenai tingkat pengetahuan PMS, melalui pembagian kuesioner pada 30 siswa yang hadir. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mengenai jenis PMS, dampak dan pencegahannya, dengan peningkatan pemahaman dari 30% (pretest) menjadi 75% (postest). Melalui kegiatan edukasi ini para siswa telah memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai PMS sehingga dapat menentukan langkah terbaik dalam pergaulan dalam rangka menurunkan risiko infeksi PMS terutama pada usia remaja
Pengaruh Metode Bermain Tabung Angka terhadap Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan pada Anak di TK Wahyu II Pattallassang
Rahayu, Iiend Kurnianti;
Ismail, Wahyuni;
Patiung, Dahlia;
Ikbal, Muhammad
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 8 (2024): Agustus
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun sebelum menggunakan metode bermain tabung angka, gambaran kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun setelah menggunakan metode bermain tabung angka, dan mengetahui pengaruh sebelum dan setelah penggunaan metode bermain tabung angka pada anak usia 4-5 tahun di TK Wahyu II Pattallassang kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Populasi pada penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun di TK Wahyu II Pattallassang yang berjumlah 14 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dengan jenis pengambilan sampel yaitu sampling jenuh yakni seluruh populasi dijadikan subjek dalam penelitian. Instrumen penelitian menggunakan pedoman observasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan pengenalan konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun sebelum penggunaan metode bermain tabung angka (pre-test) diperoleh nilai rata-rata sebesar 7,1. Pengenalan konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun setelah penggunaan metode bermain tabung angka (post-test) diperoleh nilai rata-rata sebesar 18,0. Terdapat pengaruh yang signifikan antara sebelum dan setelah penggunaan metode bermain tabung angka pada anak usia 4-5 tahun di TK Wahyu II Pattallassang. Implikasi dalam penelitian ini dapat menambah pengetahuan anak khususnya dalam mengenal konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun, pendidik dapat menerapkan penggunaan metode beragam salah satunya metode bermain tabung angka pada saat kegiatan belajar untuk menstimulasi pengenalan konsep bilangan anak, dan dapat menjadi sumber referensi awal bagi peneliti yang akan mengkaji hal yang sama