cover
Contact Name
Edi Laukin
Contact Email
kultura@kolibi.org
Phone
+6281333027167
Journal Mail Official
kultura@kolibi.org
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : 29855624     DOI : -
Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi). Kultura memuat hasil-hasil penelitian di bidang ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan tulisan-tulisan dalam bidang ilmu sosial dan humaniora yang dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Kultura menerima tulisan dalam penelitian kuantitatif dan kualitatif dari akademisi, praktisi, peneliti, dan mahasiswa yang relevan dengan topik ilmu sosial dan humaniora.
Articles 696 Documents
PENERAPAN STANDAR PELAYANAN PENGADUAN KASUS KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK (STUDI KASUS: UPTD PPA KOTA SURABAYA) Adelia, Regina Bella; Oktariyanda, Trenda Aktiva
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/kultura.v2i11.4022

Abstract

Kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak merupakan isu sosial yang kompleks. Tingginya angka kekerasan pada perempuan dan anak di Kota Surabaya menunjukkan perlunya penanganan khusus dari pemerintah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis penerapan standar pelayanan dalam penanganan pengaduan kasus kekerasan seksual di UPTD PPA Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian menggunakan Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 2 Tahun 2022. Data yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPTD PPA telah melakukan upaya signifikan dalam menerapkan standar pelayanan, namun masih terdapat beberapa tantangan. Persyaratan pelayanan mudah dipenuhi. Sistem pelayanan secara umum terstruktur dengan baik dan efisien, dengan fokus pada respon yang cepat dan layanan gratis. Namun, keterbatasan sumber daya dan kompleksitas kasus terkadang dapat menghambat penyampaian layanan yang optimal. Rekomendasi yang diberikan meliputi peningkatan jumlah staf, peningkatan transparansi, penyediaan rumah aman bagi korban perempuan dewasa, dan pengembangan standar operasional prosedur yang lebih komprehensif untuk penanganan pengaduan. Dengan demikian, UPTD PPA dapat lebih meningkatkan kualitas layanannya dan memberikan perlindungan yang lebih efektif bagi korban kekerasan seksual.
Peran Tradisi Masak, Macak, Manak dalam Kehidupan Rumah Tangga Ibu-Ibu di Program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (Studi Kasus di Desa Selorejo, Malang) Lahia, Ilham; Fitri , Novantya Eka; Addini , Faizah Nur
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran tradisi Masak, Macak, Manak dalam kehidupan rumah tangga ibu-ibu yang tergabung dalam program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Selorejo, Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pemilihan subjek penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling, yang melibatkan empat orang sebagai subjek utama. Metode pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, display data, dan verifikasi serta penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan metode triangulasi untuk memastikan keakuratan dan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi 3M (Masak, Macak, Manak) memiliki peran yang signifikan dalam kehidupan rumah tangga, yaitu: (1) Masak berperan sebagai sarana penguatan peran ibu dalam menjaga keharmonisan keluarga melalui penyediaan makanan yang menjadi simbol kasih sayang, (2) Macak berfungsi sebagai upaya menjaga harga diri dan citra diri ibu sebagai pilar keluarga yang dihormati, serta (3) Manak menjadi wujud tanggung jawab dalam pendidikan anak yang turut membentuk nilai-nilai moral dan sosial di dalam keluarga.
PERGULATAN IDENTITAS PERNIKAHAN SIRI DI KAMPUNG DOYO BARU (PENDEKATAN ENCODING-DECODING STUART HALL) Ahyar, Ahyar; Rahman, Hendra Yulia; Abza, M. Thohar Al
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena pernikahan siri di Kampung Doyo Baru, Jayapura, dengan menggunakan pendekatan Encoding-Decoding Stuart Hall. Meskipun tidak memiliki kekuatan hukum, pernikahan siri masih menjadi pilihan sebagian masyarakat, menimbulkan berbagai persoalan terkait hak-hak istri dan anak. Rumusan masalah berfokus pada bagaimana makna identitas pernikahan siri dikonstruksi oleh masyarakat setempat dan bagaimana proses encoding-decoding makna identitas tersebut. Tujuan penelitian adalah menganalisis pergulatan identitas dalam konteks pernikahan siri melalui proses encoding (produksi pesan) dan decoding (interpretasi pesan) berdasarkan teori Stuart Hall. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Informan terdiri dari pasangan yang melakukan pernikahan siri, tokoh adat, dan pejabat terkait. Analisis data menggunakan model interaktif, meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data dijamin melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan proses encoding pernikahan siri dipengaruhi faktor ekonomi, budaya, dan agama. Faktor ekonomi sering menjadi alasan utama karena biaya yang lebih rendah. Faktor budaya dan agama berperan penting dalam memberikan justifikasi moral dan spiritual. Proses decoding menghasilkan tiga posisi khalayak: dominant-hegemonic reading, (menerima pernikahan siri sesuai nilai dan norma), negotiated reading (menegosiasikan makna dengan mempertimbangkan konteks pribadi), dan oppositional reading (menolak pernikahan siri). Kesimpulannya, pergulatan identitas dalam pernikahan siri di Kampung Doyo Baru mencerminkan kompleksitas interaksi antara tradisi, modernitas, dan regulasi negara. Penelitian ini berkontribusi dalam memahami dinamika pernikahan siri dan dapat menjadi pertimbangan bagi pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan terkait.
EFEKTIVITAS PROGRAM POS PEMBINAAN TERPADU (POSBINDU) PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) DI DESA NGLANDUK KECAMATAN WUNGU KABUPATEN MADIUN Ivana, Marsha Fayola Bella; Megawati , Suci
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kematian tertinggi di Indonesia disebabkan akibat Penyakit Tidak Menular. Sikap pemeritah untuk menekan angka penyakit tidak menular dengan memberikan kebijakan dan program pengendalian PTM di Indonesia. Dengan adanya Program Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU) Penyakit Tidak Menular (PTM) diharapkan dapat membantu penganggulangan permasalah tersebut. Permasalahan yang ada di Desa Nglanduk Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun terkait program ini adalah tidak memenuhi jumlah sasaran dan masyarakat kurang mengetahui manfaat program. Dari permasalahan tersebut peneliti ingin meneliti tentang Efektivitas program Posbindu PTM dalam meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Penelitian ini menggunakan model deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bersumber pada data primer dan data sekunder yakni dengan teknik pengumpulan data yang terdiri dari wawancara,observasi dan dokumentasi. Teori yang digunakan yaitu teori dari Richard M. Steers mengenai ukuran efektivitas dan indikator - indikator yang mempengaruhi efektivitas yaitu pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Berdasarkan Hasil penelitian Efektivitas Program Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU) Penyakit Tidak Menular (PTM) di Desa Nglanduk Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun dapat dikatakan efektif. Dalam pencapaian tujuan program sudah berjalan sesuai dengan tujuan dibuatnya program dari segi sasaran. Sosialisasi yang dilakukan sudah berjalan baik dan dengan melibatkan jajaran pemerintah Desa. Antusiasme dan kehadiran masyarakat sudah terlihat baik serta sarana dan prasarana program yang sudah memadai. Dari hasil penelitian tersebut, peneliti mengharapkan untuk tetap mempertahankan dan meningkatkan koordinasi antar semua pihak yang terkait dalam program Posbindu PTM agar tetap berjalan dengan optimal dan efektif terkait dari program yang sudah banyak terealisasikan di Desa Ngelanduk Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun terlihat manfaat program yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
Analisis Dampak APBN Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Sosial Irawan, Ani; Nabila , Hana Siti; Irawan , Yolla Maharany; Fujilestari , Noer Apptika
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terhadap pertumbuhan ekonomi dan perkembangan sosial di Indonesia. APBN sebagai instrumen kebijakan fiskal memainkan peran penting dalam mendistribusikan sumber daya guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan menggunakan metode studi literatur, penelitian ini mengkaji alokasi anggaran pada sektor-sektor utama, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, serta dampaknya terhadap berbagai indikator sosial, termasuk tingkat kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa APBN memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sosial yang berkelanjutan, namun efektivitasnya masih terkendala oleh masalah akuntabilitas dan ketidaktepatan sasaran dalam alokasi anggaran. Temuan ini memberikan rekomendasi bagi pengambil kebijakan untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas pengelolaan APBN guna memaksimalkan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial di Indonesia.
PENANAMAN BENTUK ANTI-KORUPSI DAN KEJUJURAN PADA GENERASI MUDA Salsabiila, Syifa Amanda; Hantoro , Charissa Aulia; Salsabila , Marsha Isnaini; Subakdi, Subakdi
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejujuran sebagai aspek penting yang perlu ditanamkan dan dibiasakan sejak dini. Kejujuran merupakan nilai penting dalam pencegahan korupsi sejak dini di lingkungan besar maupun kecil. Korupsi yang di masa kini telah menjadi suatu penyakit sosial yang terjadi di Indonesia perlu dicegah sejak usia dini, sebagai pemimpin masa depan, harus menjadi teladan dan menjunjung tinggi integritas serta kejujuran. Penelitian ini berjudul "Penanaman Nilai Anti-Korupsi dan Kejujuran pada Generasi Muda" dan bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada siswa SMA Negeri 87 Jakarta tentang pentingnya anti-korupsi dan kejujuran. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik survei kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 96,8% siswa memahami konsep kejujuran, 93,5% mengaku pernah tidak jujur, 100% menyatakan sudah bersikap jujur dalam kehidupan sehari-hari, dan 93,5% percaya bahwa perilaku jujur sejak dini dapat mengurangi korupsi di Indonesia. Selain itu, 96,8% siswa percaya bahwa korupsi terjadi di sekitar mereka, 72,8% pernah menjadi saksi atau korban korupsi, 87,1% pernah mendapatkan sosialisasi anti-korupsi, dan 100% menyatakan sosialisasi tersebut mudah dipahami. Artikel ini bertujuan untuk mengulas pentingnya kejujuran yang perlu ditanamkan dan dibiasakan sejak usia dini sebagai pembiasaan berperilaku integritas tinggi untuk mencegah perilaku korupsi di masa depan serta dampak positifnya dalam pembangunan sosial dan profesionalisme.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM PENGELOLAAN IPAL KOMUNAL DI DESA TAMANAN KECAMATAN BANGUNTAPAN KABUPATEN BANTUL Ayu Nur Indah Sari; Budi Guntoro; Rahima Kaliky
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyediaan air bersih dan pengelolaan limbah yang efektif sangat penting untuk kesehatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal di Desa Tamanan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui survei dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat berada pada kategori sedang, dengan rata-rata partisipasi sebesar 60,27%. Partisipasi tertinggi tercatat pada tahap pemanfaatan hasil (67,5%), sedangkan terendah pada tahap pelaksanaan (56,27%). Melalui analisis regresi linear berganda, penelitian ini mengidentifikasi tiga faktor signifikan yang mempengaruhi partisipasi masyarakat: persepsi, sikap, dan peran tokoh masyarakat. Persepsi positif tentang pentingnya pengelolaan limbah berkontribusi pada peningkatan partisipasi, sementara sikap negatif, yang mungkin disebabkan oleh disonansi kognitif, menghambat keterlibatan masyarakat. Selain itu, peran tokoh masyarakat terbukti menjadi pendorong partisipasi yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan IPAL Komunal, perlu adanya pendekatan yang berfokus pada peningkatan persepsi positif dan peran aktif tokoh masyarakat. Selain itu, edukasi berkelanjutan mengenai manfaat IPAL Komunal harus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pihak-pihak terkait dalam merancang strategi pengelolaan limbah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
ESENSI FILOSOFIS ARSITEKTUR MASJID AGUNG AL- MABRUR KABUPATEN SEMARANG : EVOLUSI, INOVASI DAN DAMPAK DALAM KEHIDUPAN SOSIAL Wijayanti, Linda Dwi; Choiriyah , Achla I’anatul
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masjid Agung Al – Mabrur Kabupaten Semarang merupakan masjid yang menggunakan pendekatan arsitektur tradisional jawa tengah perpaduan gaya pesisir utara serta gaya pedalaman yang di padukan dengan arsitektur filosofi islam. Keunikan Desain Arsitektur menjadi hal yang menarik untuk diteliti unsur filosofinya. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan esensi filosofis dalam detail bangunan Masjid Agung Al- Mabrur Kabupaten Semarang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan filosofis, kualitatif dan analisis data objek. Pengambilan data dilakukan dengan cara penelitian, observasi objek, wawancara, studi literatur dari artikel jurnal, dan dokumentasi. Berdasarkan analisis yang dilakukan, Esensi Filosofis pada bangunan Masjid Agung Al – Mabrur adalah memiliki 99 tiang struktur penyangga masjid (filosofisnya : jumlah Asmaul Husna), dari lantai 1 ke 2 dihubungkan oleh dua tangga di depan dan belakang yang berjumlah 25 anak tangga (filosofisnya : jumlah Nabi dan Rasul). Bentuk atap Joglo tingkat 3 lancip (filosofisnya : Manusia berada di 3 Fase : Alam kandungan, dunia, akhirat) makna dari filosofis ini adalah bahwa manusia harus ingat “sangkan paraning dumadi, hidup adalah amanah, bukan sekedar kenikmatan semata. Di sudut atap masjid dihiasi 4 menara (filosofisnya : jumlah sahabat rasulullah). penelitian ini menunjukkan bahwa setiap bagian bangunan Masjid Al- Mabrur memiliki esensi filosofis yang berkaitan dengan pandangan hidup masyarakat islam. Evolusi dan Inovasi dari gaya arsitektur bangunan masjid memberikan sebuah gambaran unik. Dampak sosial bagi masyarakat sekitar akan terbangunnya Masjid Agung Al-Mabrur Kabupaten Semarang. Tujuan pembuatan artikel ini untuk menambah wawasan pembaca dalam memaknai esensi filosofi sebuah bangunan dan dampak yang berpengarug pada pengguna dan masyarakat sekitar bangunan masjid.
TRANSAKSI JUAL BELI LUKISAN DIGITAL DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Pada Toko Fiverr pawfauzan) Najmudin, Najmudin; Rochim , Abdul; Muti , Ahmad
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transaksi jual beli lukisan digital dalam perspektif hukum Islam merupakan topik yang menggabungkan aspek seni dan ekonomi dengan prinsip-prinsip agama Islam. Dalam Islam, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam konteks transaksi ini. Pertama, seni dalam Islam diperbolehkan selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama, seperti menghindari gambar yang menggambarkan makhluk hidup secara realistis, terutama Nabi atau makhluk hidup lainnya. Oleh karena itu, lukisan digital yang menghormati prinsip-prinsip ini dapat dianggap halal. Kedua, dalam Islam, transaksi bisnis harus adil dan transparan. Ini berarti bahwa dalam transaksi jual beli lukisan digital, harga dan kualitas lukisan harus jelas dan sesuai dengan nilai yang diberikan. Praktik-praktik yang melibatkan penipuan, penimbunan, atau manipulasi harga harus dihindari. Kesimpulannya, transaksi jual beli lukisan digital dalam perspektif hukum Islam dapat dijalankan selama transaksi dan seni tersebut memenuhi prinsip-prinsip agama, transaksi berjalan secara adil dan transparan, dan hak kekayaan intelektual dihormati. Prinsip-prinsip ini membantu memastikan bahwa aktivitas ekonomi yang terkait dengan transaksi digital berjalan sesuai dengan nilai-nilai Islam.
EFEKTIVITAS LAYANAN POSBAKUM DALAM MEMBANTU MASYARAKAT TIDAK MAMPU DI PENGADILAN AGAMA BENGKULU Dani, Faisal Rama; Z.A, Andela; Salsabila , Dwi Arlena; Navtalena , Evta; Susanti , Pipi
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

POSBAKUM (Pos Bantuan Hukum) berperan penting dalam memberikan akses keadilan bagi masyarakat tidak mampu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas layanan POSBAKUM di Pengadilan Agama Bengkulu, dengan fokus pada faktor pendukung, kendala, dan rekomendasi untuk perbaikan. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini memanfaatkan wawancara, observasi, dan studi dokumen. Temuan menunjukkan bahwa POSBAKUM cukup efektif, meski masih terdapat hambatan dalam sosialisasi dan infrastruktur layanan.