cover
Contact Name
Edi Laukin
Contact Email
kultura@kolibi.org
Phone
+6281333027167
Journal Mail Official
kultura@kolibi.org
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : 29855624     DOI : -
Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi). Kultura memuat hasil-hasil penelitian di bidang ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan tulisan-tulisan dalam bidang ilmu sosial dan humaniora yang dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Kultura menerima tulisan dalam penelitian kuantitatif dan kualitatif dari akademisi, praktisi, peneliti, dan mahasiswa yang relevan dengan topik ilmu sosial dan humaniora.
Articles 696 Documents
Tantangan Hukum dalam Fenomena Perusahaan Zombie di Indonesia Adhim, Andi Muh.
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 10 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan perusahaan zombie di Indonesia menghadirkan tantangan signifikan bagi stabilitas ekonomi serta sistem keuangan negara. Perusahaan-perusahaan ini bertahan melalui dukungan finansial dari luar, seperti pinjaman bank atau subsidi pemerintah, meskipun kegiatan operasionalnya tidak lagi produktif. Keadaan ini menyebabkan alokasi sumber daya yang tidak optimal dan meningkatkan ketidakpastian hukum, karena kerangka kepailitan yang ada belum secara spesifik mengatur mekanisme penanganan perusahaan yang terus bergantung pada dukungan eksternal tanpa kontribusi produktif yang berarti. Penelitian ini mengevaluasi pentingnya revisi terhadap Undang-Undang No. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang untuk memperjelas kriteria kepailitan bagi perusahaan zombie, serta mempercepat proses likuidasi dan restrukturisasi asetnya. Temuan menunjukkan bahwa penyempurnaan regulasi kepailitan dapat mendorong distribusi sumber daya ekonomi yang lebih efektif, sekaligus memberikan kepastian hukum yang lebih besar bagi kreditur dan pemangku kepentingan lainnya. Rekomendasi kebijakan ini bertujuan untuk memperkuat sistem kepailitan di Indonesia, memastikan bahwa perusahaan yang tidak produktif dapat diatasi secara tepat waktu, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Resiliensi Masyarakat Kabupaten Banjar Menghadapi Bencana Alam: Studi Kasus Banjir, Gempa Bumi, dan Angin Puting Beliung Syohiroh, Syohiroh; Kumalawati, Rosalina; Normelani, Ellyn; Ayuningtyas, Efrinda Ari
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 10 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Banjar di Kalimantan Selatan merupakan wilayah yang sering mengalami berbagai bencana alam, seperti banjir, gempa bumi, dan angin puting beliung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerentanan masyarakat terhadap bencana alam dan mengevaluasi upaya penanggulangan yang telah diterapkan. Melalui pendekatan studi kasus, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor penyebab bencana, terutama banjir yang disebabkan oleh curah hujan tinggi dan infrastruktur drainase yang tidak memadai. Hasil penelitian menunjukkan perlunya perbaikan dalam kebijakan mitigasi bencana dan pengelolaan sumber daya alam, serta penyediaan infrastruktur yang lebih tahan terhadap bencana. Data diperoleh melalui analisis media massa dan publikasi resmi, yang menggambarkan dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan oleh bencana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun kebijakan penanggulangan bencana telah diterapkan, masih terdapat banyak kendala yang perlu diatasi untuk meningkatkan ketahanan masyarakat Kabupaten Banjar. Rekomendasi yang dihasilkan diharapkan dapat berkontribusi pada penyusunan strategi mitigasi bencana yang lebih efektif dan berkelanjutan di masa mendatang
PERAN BIDANG INTELIJEN KEJAKSAAN NEGERI BENGKULU DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH Alawwiyah. USF, Raudhatul; Sari, Tiara Permata; Anissa, Nurul; Fahriansyah, Resadika Herlambang; Rahmasari, Helda
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan bagian penting dari sistem demokrasi di Indonesia. Sebagai lembaga penegak hukum, Kejaksaan memiliki peran yang signifikan dalam menjamin kelancaran dan keadilan proses Pilkada. Salah satu unit yang memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas dan integritas dalam Pilkada adalah bidang intelijen Kejaksaan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran bidang intelijen Kejaksaan Negeri Bengkulu dalam memantau dan menangani potensi penyalahgunaan kekuasaan, tindak pidana korupsi, dan pelanggaran hukum lainnya yang dapat merusak jalannya Pilkada. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif, penelitian ini mengkaji peran, strategi, dan tantangan yang dihadapi oleh Kejaksaan Negeri Bengkulu dalam menjaga keadilan dan integritas pada saat akan dilaksanakannya Pilkada.
PENGARUH REGULASI DAN IMPLEMENTASI PROGRAM JAMINAN HARI TUA TERHADAP KESEJAHTERAAN PESERTA BERDASARKAN PERMENAKER RI NO. 2 TAHUN 2022 Ramadhan, Dimas Ikhsan Cahyana; Bewantara, Figo; Utama, Apri; Sitepu, Sudirman
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 10 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/kultura.v2i10.3878

Abstract

Pada masa kini, Jaminan Hari Tua sering menjadi perdebatan di kalangan pekerja karena banyak yang tidak mendukung keputusan pemerintah lewat Permenaker No. 2 Tahun 2022. Kami ingin mengeksplorasi topik ini, khususnya terkait bagaimana regulasi Jaminan Hari Tua berdasarkan Permenaker tersebut dan realisasinya dalam konteks kebutuhan mantan pekerja. Terutama, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak pekerja yang pension, baik di usia 56 atau sebelumnya tidak merasa kebutuhannya terpenuhi. Kami menerapkan metode normatif sosiologis dalam studi kami, menilai bagaimana Jaminan Hari Tua dirumuskan dalam Undang-Undang Cipta Kerja dan realisasi dalam Permenaker No. 2 Tahun 2022, serta dampaknya terhadap kondisi sosial mantan pekerja. Hasil studi kami menunjukkan bahwa implementasi Permenaker No. 2 Tahun 2022 belum optimal, sehingga perlu evaluasi ulang mengingat banyak pekerja yang tidak setuju dengan isi regulasi tersebut.
PENGARUH ASAS IN DUBIO PRO REO TERHADAP PUTUSAN HAKIM DALAM PERKARA PIDANA Rahmadani, Dea Nanda
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 10 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/kultura.v2i10.3881

Abstract

Penelitian ini berjudul "Pengaruh Asas In Dubio Pro Reo Terhadap Putusan Hakim Dalam Perkara Pidana". Asas In Dubio Pro Reo merupakan prinsip hukum yang menyatakan bahwa jika terdapat keraguan dalam pembuktian suatu perkara, maka keraguan tersebut harus ditafsirkan untuk keuntungan terdakwa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan asas tersebut dalam putusan hakim di Indonesia, serta dampaknya terhadap keadilan dalam perkara pidana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif dengan menganalisis Pasal 183 KUHAP yang mengatur asas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun asas In Dubio Pro Reo memiliki landasan hukum yang kuat, penerapannya sering kali tidak konsisten, yang dapat mengakibatkan ketidakadilan bagi terdakwa. Salah satu contoh nyata adalah kasus Sengkon dan Karta yang dihukum meskipun bukti yang diajukan tidak cukup kuat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan asas In Dubio Pro Reo harus diperkuat untuk melindungi hak-hak terdakwa dan memastikan keadilan dalam sistem peradilan pidana.
ANALISIS ABRASI SUNGAI INDRAGIRI DI PETALONGAN INDRAGIRI HULU Khusnayain, Ahmadul; Hilmy, Farhan; Farhanah, Mutiara Dzakiyah; Putri, Nada Aprilia; Fatmawati, Fatmawati
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 10 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul "Analisis Abrasi Sungai Indragiri di Petalongan Indragiri Hulu", yang bertujuan untuk memahami penyebab, dampak, dan solusi terkait fenomena abrasi di wilayah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, yang mengintegrasikan teori-teori relevan dan data dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab abrasi meliputi penambangan ilegal, aliran air yang kuat, perubahan musim, sedimentasi yang tidak seimbang, dan perubahan iklim. Dampak abrasi mencakup kerusakan lingkungan, penurunan produktivitas lahan pertanian, kerusakan infrastruktur, dan peningkatan risiko banjir, yang semua itu mengancam kehidupan masyarakat setempat. Solusi yang diusulkan mencakup pemasangan struktur penahan erosi, penggunaan vegetasi, modifikasi aliran air, dan edukasi masyarakat tentang mitigasi abrasi. Penelitian ini menekankan perlunya tindakan cepat dari pemerintah dan pihak terkait untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat, serta memberikan rekomendasi untuk pendekatan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan dalam mengatasi masalah abrasi di Sungai Indragiri.
HUKUMAN MATI DI NEGARA BERIDEOLOGIKAN PANCASILA : MENYOROTI PEMBERLAKUAN HUKUMAN MATI PADA UNDANG-UNDANG TERORISME Syahfitri, Aulia; Simajuntak, Fresthy Flora; Malik, Naufal Shidqi; Azhizah, Nurul; Barus, Rory Jelika Rani Br; Devi, Sri Rahayu; Parhusip, Wantryni; Ramadhan, Taufiq
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 10 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi hukuman mati di negara berideologi pancasila. Di Indonesia perdebatan hukuman mati masih menjadi perbincangan hangat hingga saat ini karena berkaitan dengan hak asasi manusia (HAM). Sedangkan hukuman mati mencabut hak hidup seseorang. Fenomena seperti terorisme, ekstremisme, dan narkoba dapat membahayakan nyawa orang tidak bersalah lainnya. Negara mempunyai kewajiban untuk menjamin perlindungan warga negaranya dari ancaman terorisme, ekstremisme, dan kejahatan terkait narkoba. Jenis penelitian hukum normatif ini bersifat deskriptif. Data diperoleh dari data sekunder sebagai sumber sumber hukum. Pendekatan hukum, pendekatan sejarah dan pendekatan komparatif. Hukuman badan adalah hukuman yang dijatuhkan dengan cara mencambuk, menembak, atau menggantung pelaku. Hukuman dapat dijatuhkan kepada penjahat sesuai dengan yurisdiksinya, tetapi sering kali hukuman tersebut melibatkan kejahatan serius terhadap orang seperti pembunuhan, pembunuhan, perampokan, terorisme, dll.
HAKIKAT, MAJAZ, SHARIH, KINAYAH Yusuf, Muhammad Yasin; Ramadhani , Intania Rafi’ah; Sya’roni, Sya’roni
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 10 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas konsep "Hakikat, Majaz, Sharih dan Kinayah" di dalam ilmu Ushul Fiqh, yang memilik peran penting dalam memahami bahasa yang digunakan dalam Al-Qur'an dan Hadis. Al-Qur'an ditulis dalam bahasa Arab dengan gaya bahasa yang bervariasi, termasuk lafaz hakikat (literal), majaz (figuratif), sharih (jelas) dan kinayah (samar-samar). Lafaz hakikat digunakan sesuai makna aslinya, sementara majaz digunakan untuk mengungkapkan makna yang lebih mendalam melalui perbandingan atau kiasan. Sharih merujuk pada lafaz yang jelas dan tidak memerlukan penafsiran tambahan, sementara kinayah adalah lafaz yang memerlukan penjelasan lebih lanjut. Konsep ini penting karena perbedaan dalam memahami lafaz akan mempengaruhi penetapan hukum Islam. Di dalam meneliti Al-Qur'an, para ulama memiliki perbedaan pandangan tentang keberadaan majaz, dengan sebagian ulama menolak konsep majaz dalam kitab suci. Namun, pandangan mayoritas ulama menerima penggunaan majaz untuk memahami makna tersirat. Dengan pemahaman mendalam tentang hakikat dan majaz, ahli fiqh dapat menafsirkan lafaz Al-Qur'an dan Hadis dengan lebih tepat, sehingga menghasilkan hukum yang sesuai dengan makna sebenarnya. Artikel ini memaparkan pentingnya kajian lebih lanjut dalam memahami perbedaan interpretasi lafaz dalam Ushul Fiqh.
STRATEGI PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK DINAS PERHUBUNGAN KOTA SURABAYA PADA PROGRAM TRANSPORTASI UMUM SUROBOYO BUS Maharani, Mahira; Meirinawati, Meirinawati
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 10 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi pelayanan publik menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Tingginya volume kendaraan bermotor di Kota Surabaya akan memunculkan kebutuhan mendesak berupa transportasi umum yang efisien, terjangkau, dan ramah lingkungan. Dinas Perhubungan Kota Surabaya telah berupaya menghadirkan transportasi umum yang ramah lingkungan dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat melalui program Suroboyo Bus guna memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi pelayanan publik Dinas Perhubungan Kota Surabaya pada program Suroboyo Bus. Jenis penelitian yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian menggunakan teori strategi pelayanan publik menurut Tjiptono yang terdiri dari 4 indikator. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) atribut layanan masyarakat, beberapa sarana prasarana belum memadai dan penyampaian informasi pada aplikasi GOBIS kurang cepat, (2) pendekatan untuk penyempurnaan kualitas jasa, tarif layanan sudah terjangkau, pelayanan berdampak positif pada beberapa aspek, namun waktu kedatangan bus masih lama, (3) sistem umpan balik untuk kualitas layanan pelanggan, masyarakat puas dengan pelayanan namun crew masih abai terhadap keamanan dan keselamatan penumpang, (4) implementasi manajemen, pelatihan untuk crew tidak rutin dilakukan, keluhan dan saran masyarakat belum sepenuhnya diperhatikan. Adapun saran yang diberikan untuk peningkatan pelayanan Suroboyo Bus yaitu perbaikan sarana prasarana, penyediaan CCTV pada halte, layanan aplikasi GOBIS bagi pengguna IOS, penambahan frekuensi keberangkatan, mengadakan pelatihan bagi crew, dan peningkatan pengelolaan keluhan dan saran.
KUALITAS PELAYANAN FEEDER WIRA WIRI SEBAGAI TRANSPORTASI PUBLIK DI DINAS PERHUBUNGAN KOTA SURABAYA Fitriana, Putri; Eprilianto , Deby Febriyan
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 10 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu jenis pelayanan yang dibutuhkan masyarakat adalah layanan transportasi publik. Dinas Perhubungan Kota Surabaya meluncurkan Feeder Wira Wiri yang dikelola oleh Pemerintah Kota Surabaya melalui satuan UPTD Pengelolaan Transportasi Umum Kota Surabaya. Dimensi angkutan ini lebih kecil dari Suroboyo Bus dan Bus Trans Semanggi. Akan tetapi dalam pelaksanaannya terdapat beberapa masalah yang dialami oleh penumpang seperti waktu tunggu kedatangan angkutan di halte atau bus stop yang cukup lama dan petunjuk pada angkutan yang kurang jelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan Feeder Wira Wiri oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya. Fokus penelitian menggunkan teori kualitas pelayanan menurut Vincent Gaspersz. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) waktu tunggu kedatangan angkutan tidak pasti; (2) layanan Feeder Wira Wiri cukup efektif dan efisien; (3) crew yang sopan, ramah dan informatif; (4) pihak pengelola cepat tanggap dalam penanganan keluhan; (5) penggunaan aplikasi GOBIS masih sulit untuk kalangan orang tua dan kurangnya fasilitas untuk penyandang disabilitas; (6) jarak hate yang cukup dekat serta tersedianya fasilitas seperti AC, CCTV, dan pemecah kaca; dan (7) perawatan dan kebersihan unit yang selalu dijaga. Adapun saran yang diberikan guna meningkatkan kualitas pelayanan Feeder Wira Wiri yaitu penambahan unit Feeder Wira Wiri, jarak antar angkutan dipersingkat, mengadakan pelatihan bagi crew, melakukan sosialisasi, dan penyedian fasilitas untuk penyandang disabilitas, penyediaan informasi di tiap halte dan bus stop.