cover
Contact Name
Edi Laukin
Contact Email
kultura@kolibi.org
Phone
+6281333027167
Journal Mail Official
kultura@kolibi.org
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : 29855624     DOI : -
Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi). Kultura memuat hasil-hasil penelitian di bidang ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan tulisan-tulisan dalam bidang ilmu sosial dan humaniora yang dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Kultura menerima tulisan dalam penelitian kuantitatif dan kualitatif dari akademisi, praktisi, peneliti, dan mahasiswa yang relevan dengan topik ilmu sosial dan humaniora.
Articles 696 Documents
BESUK PANTAI DAN SUNGAI NASYIATUL AISYIYAH JAWA TIMUR MENDORONG EXTENDED PRODUCER RESPONSIBILITY Janah, Zahrotul
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produsen memiliki tanggung jawab besar terhadap sampah karena sudah diatur tentang Extended Producer Responsibility (EPR) atau Tanggung Jawab Produsen yang diperluas yang merupakan kebijakan lingkungan yang mengharuskan produsen bertanggung jawab atas produk mereka dari awal hingga akhir masa pakainya. Hasil dari brand audit sampah dari aksi besuk sungai dan pantai yakni jenis sampah non merk yang ditemukan terbesar adalah sampah tekstil dengan total berat 20 kilogram. Sampah ini meliputi pakaian bekas, potongan kain, hingga limbah tekstil lain yang sulit terurai. Kemudian disusul kertas minyak seberat 7,5 kilogram dan pecahan botol kaca sebesar 5,5 kilogram. Untuk sampah yang memiliki brand ditemukan dari besuk sungai, ada 4 merek yang mendominasi adalah merek Aqua (PT Tirta Investama) dengan 348 bungkus, diikuti Yupi (PT Yupi Indo Jelly Gum) sebanyak 264 bungkus, Jasjus (PT Karunia Alam Segar) sebanyak 230, dan Indomie (PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk) sebanyak 184. Hasil ini mendorong Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur melalui gerakan Merdeka Sampah untuk mendorong produsen bisa melaksanakan tanggung jawabnya, sedangkan untuk masyarakat adalah dengan melakukan gaya hidup ramah lingkungan.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN WISATA GOA JEGLES DI DESA KELING, KECAMATAN KEPUNG, KABUPATEN KEDIRI Marchanda, Vita Indriani; Ma'ruf , Muhammad Farid
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi masyarakat Desa Keling dalam pengembangan wisata Goa Jegles belum maksimal, karena keterbatasan anggaran, waktu, dan sumber daya. Minimnya partisipasi mengakibatkan wisata Goa Jegles belum mampu memberikan dampak ekonomi secara signifikan kepada masyarakat Desa Keling. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori dari Cohen dan Uphoff dikutip (dalam Setiawan, 2023), dengan 4 indikator, yaitu: pengambilan keputusan, pelaksanaan, pengambilan manfaat, dan evaluasi. Hasil temuan penelitian adalah pengambilan keputusan pada wisata Goa Jegles, telah memenuhi aspek-aspek dalam partisipasi masyarakat. Kontribusi masyarakat secara umum juga telah terlibat aktif, seperti: kerja bakti dan pembangunan sarana prasarana wisata Goa Jegles. Meski demikian, terdapat inkonsistensi pengelolaan dan menurunnya tingkat disiplin dari Pokdarwis yang bertanggung jawab sebagai pengelola serta representatif masyarakat Desa Keling. Sehingga menyebabkan ketidakjelasan mekanisme pembagian dana jasa (gaji) kepada masyarakat yang terlibat pengelolaan secara langsung yang dikarenakan minimnya jumlah pengunjung. Rekomendasi penelitian adalah restrukturalisasi Pokdarwis agar pengelolaan dapat berjalan secara efektif, pemberian reward dan punishment, intervensi Pemerintah Desa Keling mengenai sumber daya, dan pengembangan inovasi metode promosi wisata Goa Jegles agar dapat meningkatkan jumlah pengunjung serta berdampak positif pada besaran dana jasa (gaji) para pengelola.
EFEKTIVITAS MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PROMOSI DESA WISATA WAE REBO Hartono, Frenandino Axelarios Caino; Suryawan, Ida Bagus; Sukana, Made
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/kultura.v2i11.4227

Abstract

In the current digital era, tourism promotion through Instagram social media has become an effective strategy to introduce tourist destinations to a broader audience. Promotion is considered effective when it succeeds in achieving its intended goals. To assess the effectiveness level of a promotional medium, an in-depth measurement of its effectiveness is necessary. This research aims to measure and assess the effectiveness of Instagram @waerebo.official as a promotional medium for the Wae Rebo Tourism Village using the EPIC Model, which consists of empathy, persuasion, impact, and communication. The measurement of promotional effectiveness through the EPIC model method is conducted by first calculating the average values of the empathy, persuasion, impact, and communication dimensions. Subsequently, the EPIC rate value is determined to evaluate how effective the promotion has been. Data collection techniques include observation, interviews, questionnaires, and literature review. The sampling technique used in this research is convenience sampling, with a total of 98 respondents. Data analysis uses descriptive statistical analysis with a quantitative approach, including validity testing, reliability testing, and analysis through the EPIC model. The research results indicate that the promotion was considered effective, with an EPIC rate score of 4.10. The empathy dimension achieved an average score of 4.30 (very effective), the persuasion dimension scored an average of 4.11 (effective), the impact dimension scored 3.65 (effective), and the communication dimension scored 4.33 (very effective).
IMPLEMENTASI SISTEM DESTINASI WISATA PARIWISATA DIGITAL (SIDETA) UNTUK OPTIMALISASI PARIWISATA DI KOTA PADANG Zalino, Audri Putri; Triyana , Nadiya; Yunas , Najwa Prita; Ramadhani , Nurul Suci; Helmi, Rahmadhona Fitri
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/kultura.v2i11.4230

Abstract

Di Indonesia, kemajuan teknologi tidak hanya memengaruhi kehidupan sehari-hari orang, tetapi juga dimanfaatkan oleh lembaga pemerintah dalam bentuk E-Government. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah menerapkan E-Government untuk mengelola pariwisata Kota Padang. Penelitian ini didasarkan pada peluncuran aplikasi Sistem Destinasi Wisata (SIDETA) oleh Dinas Pariwisata Kota Padang pada tahun 2021 dalam upaya untuk menarik lebih banyak wisatawan lokal dan internasional ke Kota Padang. Penelitian ini meneliti bagaimana aplikasi SIDETA digunakan dan dioptimalkan di Dinas Pariwisata Kota Padang. Berbagai fitur aplikasi SIDETA memudahkan akses ke informasi pariwisata seperti yang memuat fitur home, fitur profil kota, fitur dinas, fitur destinasi wisata, fitur event, fitur kuliner dan shopping, fitur seputar padang, fitur publikasi, dan fitur video. Namun, beberapa masalah utama muncul selama proses implementasi, seperti pengenalan aplikasi, kurangnya sosialisasi, dan masalah integrasi data. Selain itu, penelitian ini menemukan upaya-upaya untuk mengatasi masalah ini. Upaya-upaya ini termasuk meningkatkan aksesibilitas informasi, menggunakan teknologi canggih seperti VR dan AR, dan bekerja sama dengan pemangku kepentingan dalam industri pariwisata. Data non-numerik seperti simbol, kata-kata, dan gambar dikumpulkan untuk mengupas dan menganalisis peristiwa sosial dalam tulisan ini. Metode ini digunakan dengan menginterpretasikan pengalaman, makna, dan konteks sosial yang dikaji. Dengan menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara, studi lapangan dilakukan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk meningkatkan pariwisata Kota Padang, sistem Destinasi Wisata (SIDETA), yang merupakan bentuk pariwisata digital, digunakan. Ini termasuk menyediakan informasi melalui situs web resmi dan melakukan aktivitas promosi pariwisata secara digital.
KEKERASAN BERBASIS GENDER ONLINE: TANTANGAN PERLINDUNGAN HUKUM DAN PENEGAKAN HAK ASASI MANUSIA : ANALISIS KASUS NIMAS YANG DITEROR SELAMA 10 TAHUN Putra, RZM Paldo Salasa; Irmansyah , Muhammad Tri; Salsabila , Afifah; Salsabila, Jingga; Fatinah , Adnin Putri; Nurmaleha , Azzahra R
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya platform media sosial dan fasilitas internet memudahkan komunikasi dan informasi di seluruh dunia. Namun, hal ini juga memberikan peluang terjadi kejahatan, salah satunya ialah kejahatan kekerasan berbasis gender online (KBGO). Salah satunya ialah yang dialami oleh Nimas Sabella yang menjadi korban KBGO oleh Adi Pradita. Hal ini menjadi contoh bahwasannya kekerasan seperti ini rentan terjadi kepada perempuan yang menjadi korbannya dibandingkan laki-laki. Jika kita menilik lebih dalam, akar penyebab utamanya adalah adanya ketidaksetaraan gender (diskriminasi gender) di dalam lingkungan dan tatanan sosial. Perempuan dianggap emosional, cengeng, tidak bisa mengambil keputusan yang penting dan suka digoda. Sehingga banyak yang beranggapan bahwa hal yang biasa jika perempuan digoda oleh laki-laki. Hal inilah yang membuat adanya potensi tinggi terhadap kaum perempuan untuk menjadi sasaran perbuatan tidak bermoral ini. KBGO ini memiliki konsekuensi yang signifikan bagi penegakan Hak Asasi Manusia yaitu melanggar hak setiap orang untuk hidup bebas dari ancaman dan ketakutan. Negara bertanggung jawab untuk melindungi setiap warga negaranya secara utuh dan setara. Karena itu kita membutuhkan perlindungan hukum dan penegakan Hak Asasi Manusia untuk membentengi korban dari perilaku menyimpang tersebut.
KASUS MARIO DANDY DALAM PERSPEKTIF ANTROPOLOGI DAN SOSIOLOGI: KESENJANGAN SOSIAL, KEKUASAAN, DAN IDENTITAS BUDAYA Krusita, Victory; Andita , Alice; Yunita , Imelda; Prabhaningrum , Sekarlita; Balqis , Jessyca; Ardiyanti , Chairunnisa; Geraldine , Ecclesia; Olivia , Naomi; Nafisha , Aura; Mulyadi , Mulyadi
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus penganiayaan Mario Dandy terhadap David Ozora menjadi sorotan publik. Pasalnya kasus tersebut menuai banyak kontroversi karena sang pelaku memiliki latar belakang dari keluarga yang terpandang. Penelitian ini akan fokus membahas tentang putusan hakim terkait kasus penganiayaan tersebut dengan metode analisis yuridis serta membahas dari perspektif sosiologi dan antropologi. Jika melihat hasil putusan akhir Mario Dandy, terdapat beberapa pasal yang telah dilanggar oleh Mario Dandy. Sebagaimana yang telah tertulis dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 351 Tentang Penganiayaan hingga Pasal 355 Tentang Penganiayaan Berat. Dalam putusan akhir Mario Dandy, terdakwa tidak memiliki celah hukum untuk bebas karena tidak ada hal-hal yang dapat meringankan putusan terdakwa Mario. Dalam kasus tersebut jelas merupakan kasus penganiayaan berat karena berdampak pada fisik serta psikologis korban. Tidak hanya kerugian immateriil yang dirasakan oleh korban namun juga kerugian materil. Diketahui dana yang digunakan untuk pengobatan David Ozora mencapai 1,2 miliar. Berdasarkan putusan akhir sidang Mario Dandy, terdakwa dijatuhi pidana penjara selama 12 (dua belas) tahun. Dengan ancaman penjara maksimal tersebut, masyarakat dapat merasa puas karena latar belakang sosial ekonomi Mario Dandy tidak memengaruhi putusan hakim. Dalam jurnal ini akan dibahas mengenai faktor – faktor penyebab perilaku penganiayaan Mario Dandy yang dianalisis melalui perspektif sosiologi dan antropologi hukum.
PERAN PEMUDA DALAM MEMAJUKAN HAK ASASI MANUSIA (HAM) DI INDONESIA Xaviera, Irene Felicia; Sibarani, Rosa Erlinda; Meiriska, Sylviona; Febiola, Shaiba Nanda; Sekali, Jeims Hiskia Karo
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemuda, khususnya mahasiswa, memiliki potensi besar sebagai agen perubahan dalam memajukan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia. Artikel ini mengkaji kontribusi pemuda melalui berbagai pendekatan, seperti keterlibatan dalam organisasi kampus, kolaborasi dengan komunitas pemuda, dan pemanfaatan teknologi digital dalam advokasi HAM. Dengan mengatasi tantangan yang dihadapi, pemuda dapat mendorong budaya penghormatan terhadap HAM yang lebih sistematis dan berkelanjutan. Artikel ini memberikan analisis teoretis dan praktis tentang strategi yang dapat dilakukan pemuda untuk memperkuat HAM di Indonesia.
TRANSFORMASI HUKUM DI ERA DIGITAL: MENGHADAPI TANTANGAN DAN MENCARI SOLUSI INOVATIF Wijaya, Rivalino Aji; Abyano, Rafi Aqila; Setiawan, Mahfudz Rizal; Wicaksono, Arif; Sandiva, Lucky; Huda, Muhammad Al
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi di era digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk sistem hukum, dengan meningkatkan akses dan efisiensi pemrosesan data. Namun, tantangan baru seperti keamanan dan privasi data juga muncul. Oleh karena itu, solusi inovatif diperlukan untuk menyesuaikan hukum dengan kemajuan teknologi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengeksplanasikan tentang: (1) perkembangan era digital menimbulkan tantangan bagi sistem hukum yang ada; (2) solusi inovatif yang dapat diterapkan untuk menanggapi tantangan hukum di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif untuk menganalisis fenomena yang berkaitan dengan transformasi hukum di era digital, menggunakan data sekunder berupa literatur, jurnal, dan regulasi hukum dengan pengumpulan data melalui studi kepustakaan yang mengkaji berbagai referensi yang berkaitan dengan perkembangan hukum di era digital, mencakup peraturan hukum yang sudah ada, artikel ilmiah, dan laporan terkait inovasi hukum di dunia internasional. Hasil penelitian menyatakan, era digital telah mengubah masyarakat, menyebabkan perubahan dalam komunikasi, bisnis, dan interaksi sosial. Namun, era ini juga menimbulkan pertanyaan hukum tentang data pribadi, keamanan informasi, hak kekayaan intelektual, dan akuntabilitas. Indonesia, negara yang berdasarkan hukum, menghadapi tantangan dalam hal privasi, perlindungan data, keamanan siber, dan hak cipta. Kerja sama internasional sangat penting untuk mengatasi kejahatan siber, meningkatkan akuntabilitas, dan menyeimbangkan kebebasan berbicara dengan konten yang berbahaya.
WANPRESTASI DALAM JUAL BELI ONLINE: SOLUSI HUKUM DAN PERLINDUNGAN KONSUMEN Genias, Kriffirgy Valian; Amalina, Filzah Risky; Jofit, Jhaviera Latifa; Yorika, Muhammad Syarafi Izazi; Gultom, Elisatris
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jual-beli online sebagai solusi praktis dan efisien untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di era digital menawarkan kemudahan bertransaksi kapan saja dan di mana saja, sering kali dengan harga yang lebih murah dibandingkan pasar tradisional. Namun, di balik keuntungan tersebut, transaksi jual-beli online juga menyimpan risiko, terutama terkait potensi penipuan dan wanprestasi. Konsumen sering menjadi pihak yang dirugikan akibat keterbatasan dalam memastikan kondisi barang serta penjual yang tidak diketahui identitasnya, yang menyulitkan penagihan tanggung jawab ketika perjanjian dilanggar. Penelitian ini mengkaji peran hukum tertulis dalam melindungi konsumen dari wanprestasi dalam jual-beli online, dengan menitikberatkan pada kejelasan dan kepastian hukum. Tujuan penelitian adalah memberi solusi kepada konsumen atas permasalahan hukum yang mereka dapatkan saat sedang melakukan jual-beli online, terkhusus dalam kasus wanprestasi.
PERAN HUKUM INTERNASIONAL DALAM MELAKUKAN PENCEGAHAN KONFLIK ISRAEL DAN PALESTINA Fufah, Bagus Mas; Sinka , Septya Eleyna
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas peran hukum internasional dalam pencegahan konflik antara Israel dan Palestina serta faktor-faktor yang menghambat efektivitasnya. Dalam konteks ini, hukum internasional mencakup berbagai instrumen, seperti resolusi PBB, perjanjian bilateral, dan hukum humaniter internasional, yang dirancang untuk mengurangi ketegangan dan mempromosikan perdamaian. Artikel ini menganalisis peran hukum internasional dalam melakukan pencegahan konflik Israel dan Palestina. Selain itu, diidentifikasi beberapa faktor penghambat, termasuk kurangnya kemauan politik, ketidaksepakatan internasional, dan dinamika politik lokal yang kompleks. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun hukum internasional memiliki potensi besar untuk memfasilitasi penyelesaian damai, keberhasilannya sangat tergantung pada kerjasama internasional dan komitmen dari kedua belah pihak yang berkonflik.