cover
Contact Name
Nora Usrina
Contact Email
nasuwakes@poltekkesaceh.ac.id
Phone
+6285260777585
Journal Mail Official
nasuwakes@poltekkesaceh.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta Kampus Terpadu Poltekkes Kemenkes Aceh Kab Aceh Besar Telp : +62 852-6077-7585
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Nasuwakes : Jurnal Kesehatan Ilmiah
ISSN : 1978631X     EISSN : 26556723     DOI : doi.org/10.30867/nasuwakes.v1i2
Core Subject : Health, Science,
Journal Nasuwakes was created and developed by Health Polytechnic of the Ministry of Health of Aceh. This journal is published regularly 2 times a year in May and November which publishes research articles in the field of health in general. Articles submitted will be selected by editors and bestari partners. Nasuwakes in its next publication will receive all research articles, reviews, and case studies in the field of health science.
Articles 134 Documents
Pemanfaatan WhatsApp Grup sebagai Media Edukasi: Dampak Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang ASI Eksklusif Lestari, Silvia; Hanum, Nisrina; Juliana, Cut; Usman, Said; Rosita, Sri; ismail, ismail
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 19 No. 1 (2026): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v19i1.1318

Abstract

Pemberian ASI eksklusif merupakan pemenuhan gizi penting yang diberikan kepada bayi usia 0-6 bulan. Akan tetapi cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia terutama Aceh masih belum mencapai target resntra. Intervensi promosi Kesehatan menggunakan video melalui whatsapp diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap dalam meningkatkan pemberian ASI eksklusif pada bayi. Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperimen dengan pre-test post-test one group desain. Sampel dalam penelitian ini yaitu ibu yang memiliki anak usia 0-6 bulan diwilayah kerja puskesmas Darul Imarah yang berjumlah 30 orang. Intervensi yang diberikan berupa video edukasi tentang ASI eksklusif yang disampaikan melalui aplikasi WhatsApp. Video dikirimkan setiap hari selama lima hari berturut-turut, dengan materi yang berbeda pada setiap harinya. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan dan sikap ibu sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) intervensi. Analisis data yang dilakukan yaitu analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh video edukasi menggunakan whatsapp grup terhadap pengetahuan tentang ASI Eksklusif (p=0,004) dan ada juga pengaruh video edukasi menggunakan whatsapp grup terhadap sikap dalam pemberian ASI eksklusif (p=0,035). Video Edukasi yang diberikan melalui whatsapp grup berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang ASI Eksklusif di wilayah Puskesmas Darul Imarah. Diharapkan petugas kesehatan diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan WhatsApp Grup sebagai media penyampaian edukasi kesehatan, khususnya terkait ASI eksklusif, guna meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu
Pengaruh Promosi Kesehatan Terhadap Perubahan Perilaku Ibu Dalam Pemenuhan Gizi Balita Di Puskesmas Uleekareng Kota Banda Aceh Puspita, Sari; Safmila, Yulianis; Ismail; Usman, Said; Hanum, Nisrina; Yunita
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 19 No. 1 (2026): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v19i1.1321

Abstract

Abstrak: Kekurangan gizi baik secara akut (underweight dan wasting) maupun kronis (stunting) berkontribusi terhadap peningkatan angka kejadian penyakit, kematian, serta gangguan perkembangan fisik dan kognitif. Prevalensi stunting di Aceh masih di atas target Nasional. Intervensi promosi kesehatan melalui penyuluhan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan perubahan sikap ibu dalam pemenuhan gizi balita untuk pencegahan stunting. Penelitian ini menggunakan metode quasy experiment design (eksperimen semu) melalui without control group pretest-posttest. Sampel penelitian ibu dengan anak usia 0-59 Bulan di wilayah kerja Puskesmas Uleekareng Kota Banda Aceh sebanyak 20 orang. Pemberian promosi kesehatan menggunakan metode penyuluhan melalui media leaflet tentang gizi balita dan stunting dengan durasi 2 x 30 menit selama rentang waktu penelitian dilakukan dan membagikan leaflet sebagai bahan bacaan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dengan uji statistik yaitu uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh promosi kesehatan melalui penyuluhan menggunakan leaflet terhadap peningkatan pengetahuan (p=0,001) dan sikap (p=0,000) ibu tentang pemenuhan gizi balita. Promosi kesehatan dengan metode penyuluhan menggunakan media leaflet terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu dengan harapan dapat merubah perilaku ibu dalam pemenuhan gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Uleekareng Kota Banda Aceh. Disarankan kepada responden untuk terus meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang pemenuhan gizi sehat dan seimbang bagi balita baik secara langsung maupun melalui berbagai media informasi lainnya sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya balita.
Analisis Hubungan Faktor Risiko dengan Derajat Keparahan Ulkus Diabetikum pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Gultom, Marcelino; Suandy; Nasution, Iskandar
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 19 No. 1 (2026): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v19i1.1322

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang sering menimbulkan komplikasi, salah satunya ulkus diabetikum yang berisiko menyebabkan amputasi dan meningkatkan mortalitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor risiko dengan derajat keparahan ulkus diabetikum pada pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dan retrospektif. Penelitian dilakukan di RSU Sundari pada bulan Januari–Maret 2026 dengan jumlah sampel sebanyak 86 pasien yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh dari rekam medis pasien dan dianalisis menggunakan uji univariat, bivariat (Chi-Square), dan multivariat (regresi logistik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 45–59 tahun dan >59 tahun (masing-masing 39,5%), dengan lama menderita DM ≥5 tahun (65,1%), terapi kombinasi (62,8%), HbA1c buruk (44,2%), serta memiliki komorbid (69,8%). Derajat ulkus terbanyak adalah ringan (57,0%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa seluruh faktor risiko memiliki hubungan signifikan dengan derajat keparahan ulkus diabetikum (p<0,05). Pasien dengan lama menderita DM ≥5 tahun, terapi kombinasi, HbA1c buruk (>8%), dan adanya komorbid lebih berisiko mengalami ulkus berat. Kesimpulan penelitian ini adalah faktor lama menderita DM, jenis terapi, kadar HbA1c, dan komorbid berhubungan dengan derajat keparahan ulkus diabetikum. Pengendalian faktor risiko secara komprehensif sangat penting untuk mencegah perburukan kondisi pasien.
Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) Prakehamilan dengan Kejadian KEK pada Ibu Hamil di Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar Yusnaini; Iin Fitraniar; Lia Lajuna; Cut Yuniwati; Nurlaila Ibrahim; Nora Usrina
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 19 No. 1 (2026): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v19i1.1325

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan maternal yang berdampak terhadap kesehatan ibu dan janin. Salah satu faktor yang berperan terhadap kejadian KEK adalah status gizi sebelum kehamilan yang dapat dikuru melalui Indeks Massa Tubuh (IMT) prakehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan IMT prakehamilan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 44 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data IMT prakehamilan diperoleh dari rekam medis dan buku KIA, sedangkan status KEK ditentukan berdasarkan pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) dengan batas <23,5 cm. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α=0,05 serta perhitungan Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagaian besar responden memiliki IMT prakehamilan tidak normal (70,5%) dan sebanyak 43,2% ibu hamil mengalami KEK. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara IMT prakehamilan dengan kejadian KEK pada ibu hamil (p=0,002). Ibu hamil dengan IMT prakehamilan tidak normal memiliki peluang 16,62 kali lebih besar mengalami KEK dibandingkan ibu hamil dengan IMT normal (OR=16,62;95%CI=1,91-144,24). Penelitian ini menunjukkan bahwa IMT prakehamilan merupakan indikator penting dalam deteksi dini risiko KEK pada ibu hamil.