cover
Contact Name
Raden Muhamad Firzatullah
Contact Email
firza.bogor@gmail.com
Phone
+6282125664824
Journal Mail Official
firza.bogor@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sabar Jaya No.116, Mariana, Kec. Banyuasin I, Kab. Banyuasin, Sumatera Selatan 30962
Location
Kab. banyuasin,
Sumatera selatan
INDONESIA
IWTJ : International Water Transport Journal
ISSN : 27233294     EISSN : 27233294     DOI : https://doi.org/10.54249/iwtj
International Waterways Transport Journal (IWTJ) is a journal which handled by Inland Water and Ferries Transport Polytechnic of Palembang (Poltektrans SDP Palembang) of record for the towing and barge industry on the inland waterways of the Palembang, Indonesia chiefly the watershed of the Musi River and its tributaries and the Gulf Intracoastal Waterway. Our customers are the barge companies, ports, terminals, fleets, shipyards, refuelers, shippers, suppliers and marine contractors that form the inland waterways transportation industry.
Articles 141 Documents
STRATEGY FOR IMPLEMENTING MINIMUM PASSENGER SERVICE STANDARDS AT KAHYAPU FERRY PORT, BENGKULU PROVINCE Sutrisno, Slamet Prasetyo; Febriansyah, Febriansyah; Setiawan, Hendrik
IWTJ : International Water Transport Journal Vol. 7 No. 2 (2025): International Water Transport Journal (IWTJ:October)
Publisher : Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kahyapu Ferry Port is a pioneering ferry port located on Enggano Island, one of Indonesia's outermost regions. Kahyapu Ferry Port plays a crucial role in supporting the lives of the people and economic activities on Enggano Island. The high demand for ferry transportation by the Enggano Island community demands an improvement in the quality of port services. However, in the field, there are still passenger service facilities that do not comply with government regulations, such as damage to the terminal building area. Based on these conditions, the author conducted a survey of the problems found and conducted an analysis to obtain analytical results and proposed solutions.
Passenger Satisfaction Mapping and Service Improvement Priorities for 2026 Eid Transport at Banjarnegara Bus Terminal Septiana Widi Astuti
IWTJ : International Water Transport Journal Vol. 8 No. 1 (2026): International Water Transport Journal (IWTJ:April)
Publisher : Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seasonal Eid transport creates a recurring service-quality challenge for bus terminals because passenger demand, operational pressure, information needs, and safety expectations increase simultaneously within a short period. This study aims to assess passenger satisfaction and determine service-improvement priorities during the 2026 Eid transport period at Banjarnegara Bus Terminal. The research used a descriptive quantitative approach based on a questionnaire survey of 51 passengers, field observation, and operational documentation during the homecoming period (15-18 March 2026) and the return-flow period (23-25 March 2026). The data were analyzed using Importance-Performance Analysis (IPA) and the Customer Satisfaction Index (CSI). The results indicate that the overall service-suitability level reached 81.18%, while the CSI value was 73.6%, reflecting a moderate-to-good satisfaction level that still requires targeted improvement. The lowest suitability was found in the fare dimension (74.83%), followed by vehicle facilities and time reliability. IPA mapping identified public toilet cleanliness, vehicle toilet availability, disability facilities, ticket price, and fare-service suitability as the main priority attributes. These findings show that improving sanitation, inclusive facilities, fare transparency, and real-time operational information should become the immediate managerial agenda for strengthening Eid transport services at Banjarnegara Bus Terminal.
TINJAUAN PELAYANAN PENUMPANG PADA KMP. LOKONGBANUA DI LINTASAN PENYEBERANGAN BITUNG-TAGULANDANG DAN KMP. LABUHAN HAJI DI LINTASAN PENYEBERANGAN BITUNG-MELONGUANE Wim Brenhard Manurung; Ferdinand Pusriansyah; Rispa Saeful Mu’tamar; Erwan Erwan; Alya Putri Hersa
IWTJ : International Water Transport Journal Vol. 8 No. 1 (2026): International Water Transport Journal (IWTJ:April)
Publisher : Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Penyeberangan Bitung terletak di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara. Pelabuhan Penyeberangan Bitung memiliki 6 kapal yaitu KMP. Dalente Woba lintasan Bitung-Ternate, KMP. Portlink VIII lintasan Bitung-Ternate, KMP. Labuan Haji lintasan Bitung-Melonguane, KMP Madani lintasan Bitung-Tobelo, KMP. Lokongbanua lintasan Bitung-Tagulandang dan KMP. Bawal lintasan Bitung-Mangarang. Metode yang digunakan untuk menganalisis permasalahan yang ada adalah menggunakan metode observasi yaitu ceklis tingkat kesesuaian standar pelayanan penumpang pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 62 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Penyeberangan dengan kondisi eksisting dan metode kuesioner yaitu menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI). Berdasarkan kondisi eksisting di lapangan, KMP. Lokongbanua yang beroperasi di lintasan Bitung-Tagulandang dan KMP. Labuhan Haji yang beroperasi di lintasan Bitung-Melonguane dalam memberikan pelayanan belum sesuai dengan PM 62 Tahun 2019. Berdasarkan persentase kesesuaian standar pelayanan penumpang di KMP. Lokongbanua 48,38% dan persentase tidak sesuai 51,62%, persentase kesesuaian standar pelayanan penumpang di KMP. Labuhan Haji 48,38% dan persentase tidak sesuai 51,62%. Dengan demikian pelayanan yang berkualitas harus ditingkatkan dan diperbaiki agar pelayanan terhadap penumpang di KMP. Lokongbanua dan KMP. Labuhan Haji sesuai dengan standar pelayanan angkutan penyeberangan.
EVALUASI PENERAPAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL PEMUATAN KENDARAAN DI ATAS KMP. ANDHIKA NUSANTARA DAN KMP. MUTIARA PERTIWI III PADA LINTASAN PENYEBERANGAN TANJUNG KALIAN-TANJUNG API API Erwan Erwan; Dimas Pratama Yuda; Novrianti Puspitasari; Veronika Feni
IWTJ : International Water Transport Journal Vol. 8 No. 1 (2026): International Water Transport Journal (IWTJ:April)
Publisher : Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan merupakan hal utama yang menjadi tujuan dari transportasi. Terdapat banyak penyebab kecelakaan kapal laut; karena tidak diindahkannya keharusan tiap kendaraan yang berada di atas kapal untuk diikat (lashing), hingga pada persoalan penempatan barang yang tidak memperhitungkan titik berat kapal dan gaya lengan stabil. Pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 62 Tahun 2019 Tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Penyeberangan terdapat 3 aspek yang harus dipenuhi yaitu aspek keselamatan, aspek keamanan, dan aspek keterjangkauan/kemudahan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dikarenakan menggunakan perhitungan untuk mengetahui pemuatan kendaraan di atas kapal berdasarkan SUP. Setelah melakukan perhitungan didapat bahwa jumlah kapasitas kendaraan ideal di atas KMP. Mutiara Pertiwi III belum sesuai berdasarkan Satuan Unit Produksi. Kondisi saat ini penataan muatan kendaraan di atas KMP. Andhika Nusantara dan KMP. Mutiara Pertiwi III belum sesuai dengan perhitungan SUP serta berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah di atur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 62 Tahun 2019 karena penataan dan jarak antar kendaraan yang berdekatan serta tidak dilakukannya pengikatan atau lashing kendaraan di atas kapal.
EVALUASI KELAYAKAN FASILITAS PERAIRAN SERTA UPAYA PERAWATAN PADA PELABUHAN KAYAN II TANJUNG SELOR PROVINSI KALIMANTAN UTARA P. Marcello Lopulalan; Raden Muhamad Firzatullah; Oktrianti Diani; Muhammad Tri Alfaruki
IWTJ : International Water Transport Journal Vol. 8 No. 1 (2026): International Water Transport Journal (IWTJ:April)
Publisher : Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Kayan II merupakan Pelabuhan sungai di Kabupaten Bulungan yang hanya melayani satu lintasan, yaitu Tanjung Selor – Tarakan dengan jumlah kapal yang beroperasi 23 unit. Berdasarkan hasil survei di lapangan, kondisi fasilitas perairan di Pelabuhan Kayan II telah mengalami kerusakan, dan perlu dilakukan perbaikan dan perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan bagi pengguna jasa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriftif yaitu dengan melakukan observasi dan pengukuran terhadap fasilitas perairan di Pelabuhan Kayan II. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa dibutuhkan penyesuaian serta perbaikan dan perawatan terhadap beberapa fasilitas perairan yaitu dermaga ponton, Fender, Bolder, dan Trestle. Dari hasil penelitian ini memiliki output berupa ukuran dan jumlah yang sudah diperhitungkan, dermaga ponton dengan penambahan panjang dermaga seluas 3,2 m serta perbaikan terhadap lantai dermaga ponton, jarak antar Fender seluas 9,5 m dengan jumlah 2 unit serta mengganti dengan Fender yang baru, perbaikan dan penambahan jarak Bolder seluas 1,3 m, serta diperlukan perbaikan terhadap Trestle yang telah mengalami kerusakan. Upaya yang dapat dilakukan oleh pihak pengelola yaitu menyesuaikan, memperbaiki, serta melakukan perawatan terhadap fasilitas perairan di Pelabuhan Kayan II.
TINJAUAN PEMENUHAN KELENGKAPAN DOKUMEN SERTIFIKASI KAPAL TRADISIONAL YANG BEROPERASI PADA PELABUHAN DANAU ARANIO PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Dahlia Dewi Apriani; Vita Permata Sari; Hera Agustina; Rio Andika
IWTJ : International Water Transport Journal Vol. 8 No. 1 (2026): International Water Transport Journal (IWTJ:April)
Publisher : Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Pelabuhan Danau Aranio Provinsi Kalimantan Selatan, masih banyak perusahaan/pemilik kapal yang tidak menyadari pentingnya surat-surat kelengkapan kapal yang berfungsi sebagai legalitas atau sahnya kapal untuk berlayar dan keterampilan awak kapal atau nahkoda dalam mengoperasikan kapal, serta hal yang lainnya menyangkut dengan syarat syarat kelaikan kapal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Teknik analisis data kualitatif yang nantinya akan menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang. Data-data yang dikumpulkan yaitu berasal dari wawancara, observasi langsung dan dokumen resmi yang terkait lainnya. Berdasarkan pengamatan awal yang dilakukan di Pelabuhan Danau Aranio Provinsi Kalimantan Selatan, kapal yang beroperasi belum melengkapi dokumen sertifikasi. Kondisi yang direncanakan adalah semua kapal yang beroperasi di Pelabuhan Danau Aranio Provinsi Kalimantan Selatan harus melengkapi dokumen sertifikasi kapal untuk menjamin keselamatan penumpang. Perlu adanya sosialisasi terkait sertifikasi dan registrasi kapal angkutan sungai dan danau yang diikuti oleh para pemilik/operator kapal dan BPTD Kelas II Provinsi Kalimantan Selatan, sehingga instansi terkait dapat melaksanakan prosedur dan registrasi kapal secara tepat sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan
IMPLEMENTASI PERAWATAN APAR (ALAT PEMADAM API RINGAN) GUNA MENANGGULANGI KEBAKARAN DI ATAS KAPAL MV LUMOSO RAYA Erli Pujianto; Andri Yulianto; Elfita Agustini; Candra Rizky Kurniawan
IWTJ : International Water Transport Journal Vol. 8 No. 1 (2026): International Water Transport Journal (IWTJ:April)
Publisher : Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang di gunakan untuk melakukan pemadam pertama pada saat terjadi situasi kebakaran di atas kapal MV Lumoso Raya. Berdasarkan latar belakang masalah, maka tujuan pembuatan judul yaitu yang pertama untuk mengetahui tingkat kepatuhan awak kapal dalam melakukan perawatan alat pemadam api ringan dan yang kedua Untuk lebih mengenali perawatan alat pemadam api ringan yang sesuai dengan prosedur yang berlaku di atas kapal MV Lumoso Raya. Maka sebagai rumusan masalah pada karya ilmiah terapan ini adalah yang pertama Bagaimana tingkat kepatuhan awak kapal dalam merawat alat pemadam api ringan; dan yang kedua Bagaimana tata cara merawat alat peamdam api ringan sesuai prosedur yang berlaku. Sehingga metode penelitian yang di ambil dalam untuk penyelesaiian rumusan masalahnya yaitu menggunakan metode penelitian yang mengikuti konsep yang diberikan Miles dan Huberman. Miles dan Huberman mengungkapkan bahwa aktifitas dalam analisis data kualitatif yang Dimana pengumpulan data diambil melalui pertanyaan kuisioner yang di berikan peneliti ke obyek yaitu anak buak kapal MV Lumoso Raya. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian mengenai optimalisasi perawatan alat pemadam api ringan di atas kapal MV. Lumoso Raya peneliti mendapatkan bahwa presentase paling rendah yang memahami pentingnya APAR sebesar 46% dan yang tidak memahami pentingnya APAR di atas kapal sebesar 54%. Sedangkan presentase paling tinggi terdapat pada anak buah kapal yang Presentase mengetahui fungsi APAR dan Presentase yang mengetahui prosedur perawatan APAR sesuai SOP perusahaan diatas kapal 81%.
PENILAIAN STANDAR PELAYANAN PENUMPANG DI PELABUHAN PENYEBERANGAN BALOHAN SABANG Broto Priyono; Novi Tri Susanto; Oktrianti Diani; Hari Arkani; Eka Putra
IWTJ : International Water Transport Journal Vol. 8 No. 1 (2026): International Water Transport Journal (IWTJ:April)
Publisher : Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Penyeberangan Balohan, merupakan pelabuhan yang dikelola secara resmi dikelola oleh Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang, terletak di Kota Sabang Kecamatan Sukajaya Desa Balohan. Pelabuhan Penyeberangan Balohan menjadi akses utama pintu masuk menuju sabang baik wisatawan lokal maupun manca negara. karena lokasinya yang menghubungkan antara Pulau Aceh dengan Pulau Weh yang terpisah oleh adanya perairan. Berdasarkan dengan hasil survey penelitian fasilitas di pelabuhan penyeberangan Balohan terdapat beberapa pelayanan bagi pengguna jasa yang belum dijalankan dengan baik seperti tidak tersedia jalur evakuasi, titik kumpul evakuasi, nomor telephone darurat, fasilitas P3K, informasi gangguan keamanan, fasilitas CCTV di area gangway, lajur penumpang kedatangan dan keberangkatan, pendingin ruangan, informasi dalam bentuk visual (LCD), layanan informasi penumpang, petugas parkir, mobile ramp dan ruang khusus ibu menyususi Berdasarkan kondisi eksisting di lapangan, pelayanan terhadap penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Balohan masih belum berjalan secara optimal. Perlu dilakukan survei Kemudian dilakukan analisis menggunakan metode kuantitatif guna mendapatkan hasil analisa sekaligus usulan pemecahan masalah. Didapatkan hasil yaitu, analisis perhitungan tingkat kesesuaian dan pembobotan serta kebutuhan fasilitas standar pelayanan penumpang dengan kondisi eksisting. Setelah itu hasilnya di analisis dengan tingkat kesesuaian terhadap Perdirjen No KP.5062/AP 005/DRDJ/2020. Dan didapat hasil analisis beserta usulan pemecahan masalah. Berdasarkan dari analisa tersebut didapatkan kesimpulan bahwa masih terdapat pelayanan dan fasilitas yang masih kurang pada Pelabuhan Penyeberangan Balohan sehingga perlu dilakukan perbaikan dan pemenuhan kebutuhan pelayanan pada pelabuhan
TINJAUAN STANDAR PELAYANAN PENUMPANG DI KMP.BRR PELABUHAN PENYEBERANGAN BALOHAN SABANG PROVINSI ACEH Elfita Agustini; Desti Yuvita Sari; Novi Tri Susanto; Inayah Putri
IWTJ : International Water Transport Journal Vol. 8 No. 1 (2026): International Water Transport Journal (IWTJ:April)
Publisher : Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Penyeberangan Balohan, merupakan pelabuhan yang dikelola secara resmi dikelola oleh Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang, terletak di Kota Sabang Kecamatan Sukajaya Desa Balohan. Pelabuhan Penyeberangan Balohan menjadi akses utama pintu masuk menuju sabang baik wisatawan lokal maupun manca negara. karena lokasinya yang menghubungkan antara Pulau Aceh dengan Pulau Weh yang terpisah oleh adanya perairan. Berdasarkan dengan hasil survey penelitian fasilitas di pelabuhan penyeberangan Balohan terdapat beberapa pelayanan bagi pengguna jasa yang belum dijalankan dengan baik seperti tidak tersedia jalur evakuasi, titik kumpul evakuasi, nomor telephone darurat, fasilitas P3K, informasi gangguan keamanan, fasilitas CCTV di area gangway, lajur penumpang kedatangan dan keberangkatan, pendingin ruangan, informasi dalam bentuk visual (LCD), layanan informasi penumpang, petugas parkir, mobile ramp dan ruang khusus ibu menyususi Berdasarkan kondisi eksisting di lapangan, pelayanan terhadap penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Balohan masih belum berjalan secara optimal. Perlu dilakukan survei Kemudian dilakukan analisis menggunakan metode kuantitatif guna mendapatkan hasil analisa sekaligus usulan pemecahan masalah. Didapatkan hasil yaitu, analisis perhitungan tingkat kesesuaian dan pembobotan serta kebutuhan fasilitas standar pelayanan penumpang dengan kondisi eksisting. Setelah itu hasilnya di analisis dengan tingkat kesesuaian terhadap Perdirjen No KP.5062/AP 005/DRDJ/2020. Dan didapat hasil analisis beserta usulan pemecahan masalah. Berdasarkan dari analisa tersebut didapatkan kesimpulan bahwa masih terdapat pelayanan dan fasilitas yang masih kurang pada Pelabuhan Penyeberangan Balohan sehingga perlu dilakukan perbaikan dan pemenuhan kebutuhan pelayanan pada pelabuhan
Evaluation of User Errors in Entering Vechile Categories at Bakauheni Port Yulia Puspita Sari; Febriyanti Himmatul Ulya; Nopa Eliza
IWTJ : International Water Transport Journal Vol. 8 No. 1 (2026): International Water Transport Journal (IWTJ:April)
Publisher : Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakauheni Port is the main ferry port connecting the islands of Sumatra and Java via the Sunda Strait, with extremely high volumes of logistics activity. The port is managed by PT. ASDP Indonesia Ferry and plays a vital role in the movement of people and vehicles between the islands. The booking of ferry tickets via the Ferizy app is still considered suboptimal, and data entry errors frequently occur. This study aims to evaluate the accuracy of vehicle category input by service users. The results found that between January and April 2025, there were 1,011 vehicles for which the vehicle category was incorrectly entered. This has an impact on the process at the port’s entry gates, thereby slowing down service and causing long queues. One of the main causes is a lack of understanding among users regarding vehicle category classification.