cover
Contact Name
Isop Syafe'i
Contact Email
adearipardiansyah@uinsgd.ac.id
Phone
+6282310141994
Journal Mail Official
tadrisalarabiyyah@uinsgd.ac.id
Editorial Address
https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/ta/about/editorialTeam
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Tadris al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban
ISSN : -     EISSN : 29636876     DOI : https://doi.org/10.15575/ta.v1i1
Core Subject : Education, Art,
Tadris Al-Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban is a peer-reviewed journal on Arabic education field and intended to communicate original research and current issues on the subject. It is published twice a year since 2022 (April and October) in press version and open journal system in 2022. This journal is published by the Arabic Education Department, Pascasarjana Sunan Gunung Djati State Islamic University of Bandung, in partnership with IMLA (Ittihadul Mudarrisii al Lughah al Arabiyyah). Editors welcome scholars, researchers and practitioners of Arabic Education around the world to submit scholarly articles to be published through this journal. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication. Each author is solely responsible for the content of published articles.
Articles 114 Documents
The Importance of Arabic in Quran Study: Enhancing Understanding Through Native Language Learning Khoerudin, Asep Rizal
Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol 3, No 1 (2024): Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ta.v3i1.34496

Abstract

The Arabic language is essential for Muslims to understand the Quran deeply, which is necessary for Quranic studies. Learning Arabic allows access to the Quran's original meanings, enabling accurate interpretation beyond translation limitations. It provides insights into the historical and cultural context of the Quran's revelation, enriching reflection on divine messages. Additionally, studying Arabic sharpens linguistic skills and enhances comprehension of sacred teachings and spiritual meanings. In conclusion, mastering Arabic is crucial for a comprehensive understanding of the Quran, deepening spiritual connections, and effectively applying its teachings. This study explores the critical relevance of the Arabic language in the thorough research of the Quran, emphasizing how native language learning can deepen one's understanding of the sacred text. The study adopts a qualitative approach, involving detailed analyses of linguistic and interpretative aspects of Quranic Arabic alongside interviews with Quranic scholars and students. It investigates the intrinsic connection between the Arabic language and the meanings conveyed in the Quran, highlighting the nuances and depth often lost in translation. The study further examines how learning Arabic as a native language facilitates a more profound engagement with the text, enabling learners to grasp its subtleties, rhetorical devices, and cultural contexts. Findings suggest that native language learning enhances comprehension and enriches the spiritual and intellectual experience of studying the Quran. The research underscores the importance of integrating native language pedagogy in Quranic studies to foster a deeper, more authentic connection with the text. This study contributes to religious education by advocating for a more linguistically immersive approach to Quranic research, promoting a holistic understanding of its teachings.
Significance of Local Wisdom in Preparing Arabic Teaching Materials Nurdiana, Ryan; Kumalasari, Desy; Setiawan, Cecef; Daroini, Slamet
Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol 2, No 2 (2023): Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ta.v2i2.26328

Abstract

This study aims to explain the position of local wisdom content in Arabic teaching materials. As a language learned in the learning process (L2), few teaching materials thoroughly carry Arabic content. If we look at the reality of multicultural Indonesian society, aspects of local wisdom of the social system of Indonesian society are included in the material studied. This is an effort to integrate culture into language learning, positively impacting language learners. A point of view must be developed and used as a discourse to understand social phenomena that occur in Indonesian society, especially in the environment of pesantren and diniyah schools. Local wisdom can be viewed as a social and communicative system that produces a kind of self-organization (autopoiesis) within a culture. This research uses a qualitative approach with a descriptive analysis method where the data obtained are processed and concluded from primary, secondary, and supporting sources. The research emphasizes that local content contributes to a deeper understanding of Arabic and culture, making the learning experience more engaging and relevant for learners. In conclusion, this research underscores the importance of integrating local wisdom and cultural content into Arabic teaching materials to enrich the language learning experience and foster a deeper connection between students and the Arabic language and culture. By recognizing the significance of local content, educators can enhance the effectiveness of their teaching methods and better prepare students for authentic and meaningful communication in Arabic-speaking communities.
Istikhdām Al-Tharīqah Al-Tarkībiyyah Li Tarqiyah Mahārah Al-Qira’ah Wa Al-Kitābah Ladā Tullāb Al-Shaff Al-Sābi’ Bi Al-Madrasah Al-Mutawassithah Pesantren Alhikmah 2 Cirebon Gunawan, Wawan
Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol 3, No 1 (2024): Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ta.v3i1.34140

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterampilan membaca dan menulis siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol di SMP Pesantren Al-Hikmah 2 Cirebon sebelum dan sesudah pembelajaran, dan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode Tarkibiyah dalam meningkatkan keterampilan membaca dan menulis siswa SMP Pesantren Al-Hikmah 2 Cirebon. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dan menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain pretest posttest kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Keterampilan membaca siswa sebelum pembelajaran pada kelas eksperimen dan control menujukkan hasil rata-rata 42,96 masuk kategori cukup. Keterampilan menulis pada sebelum pembelajaran pada kelas eksperimen dan control  masuk kategori “kurang” dengan nilai rata-rata 37,78 (2) Keterampilan membaca siswa sesudah pembelajaran pada kelas eksperimen dan control menunjukkan peningkatan hasil masuk kategori baik. Keterampilan menulis siswa sesudah pembelajaran pada kelas eksperimen menunjukkan peningkatan hasil dan masuk kategori baik. (3) Hasil nilai N-Gain (dalam persentase) pada keterampilan membaca dan keterampilan menulis siswa kelas eksperimen menunjukkan pembelajaran menggunakan metode Tarkibiyah “cukup efektif” dalam meningkatkan keterampilan membaca dan keterampilan menulis siswa. Dengan demikian, maka terdapat pengaruh penggunaan metode Tarkibiyah dalam meningkatkan keterampilan membaca dan menulis siswa SMP Pesantren Al-Hikmah 2 Cirebon.
Istikhdām Wasīlah Youtube Fī Ta’līm Al-Lughah Al-‘Arabiyyah Li Tarqiyah Al-Muyūl Wa Tahṣīl Al-Dirāsī Vatullah, Rohid; Ahmed Mohammed Al Rawafi, Abdulmajeed
Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol 2, No 2 (2023): Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ta.v2i2.29034

Abstract

Penelitian ini membahas tentang problematika pengajaran bahasa Arab karena kurangnya minat, dan rendahnya hasil belajar, hal itu membuat pembelajaran di kelas menjadi pembelajaran yang pasif, rendah antusias, dan kurang efektif. Guru harus kreatif dan inovatif dalam penggunaan alat peraga dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. Untuk mengatasi masalah tersebut guru harus menggunakan media pembelajaran yang cocok salahsatunya yaitu youtube agar dapat meningkatkan minat dan hasil belajar bagi para peserta didik. Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui minat dan hasil belajar siswa sebleum dan sesudah menggunakan media youtube dan untuk mengetahui peningkatan minat dan hasil belajar siswa setelah menggunakan media youtube pada kelas XI di SMK Karya Bhakti Bandung. Adapaun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode quasi eksperimen dengan dilakukannya pre-test dan post-test.Sumber data yang digunakan dalam penelitian yaitu siswa kelas XI SMK Karya Bhakti Bandung yang berjumlah 51 siswa. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, tes, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah bahwa pada minat melalui angket sebelum menggunakan media video youtube menunjukkan nilai hasil rata-rata 50%, dan pada hasil belajar sebelum menggunakan media youtube pada kelas XI di SMK Karya Bhakti Bandung menunjukkan nilai hasil rata-rata 48,8. Setelah penggunaan media youtube hasil minat bertambah menjadi 63,2% dan pada hasil belajar terjadi peningkatan nilai rata-rata menjadi 86,2. Penggunaan media pembelajaran bahasa arab berbasis youtube memberikan pengaruh peningkatan minat dan hasil belajar siswa kelas eksperimen dibuktikan dengan nilai rata-rata score kelas eksperimen adalah sebesar 0.50 atau 50% <w:LsdException Locked="false
Comparison of Kitab Kuning Learning at Pesantren Al-Atiqiyah in Sukabumi and Pesantren Falahul Ahkam in Pandeglang Wiwaha, Rizzaldy Satria; Ramdani, Aldi
Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol 3, No 1 (2024): Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ta.v3i1.34108

Abstract

The research discusses how the comparison of kitab kuning learning in Pesantren Al-Atiqiyah and Pesantren Falahul Ahkam. Kitab kuning learning is learning that is very influential on Arabic language skills and understanding of Islamic teachings. In addition, the learning of kitab kuning is very diverse, and a deep understanding is needed so that the teaching of kitab kuning can be more effective and efficient and maximize the results obtained. Therefore, this research focuses on learning the Kitab Kuning of Pesantren Al-Atiqiyah and Pesnatren Falahul Ahkam. This study aims to compare the methods and approaches of learning kitab kuning in two pesantren, namely Pesantren Al-Atiqiyah and Pesantren Falahul Ahkam. The kitab kuning, which is a traditional intellectual heritage in Islamic science, is the main focus of learning in these two educational institutions. This research focuses on the learning approach, teaching methods, and supporting and inhibiting factors in the process of learning kitab kuning. The research methodology uses a qualitative approach with in-depth interviews, observation, and document analysis as data collection techniques. The results showed differences in the approach to learning the kitab kuning between the two pesantren. Pesantren Al-Atiqiyah combines classical tradition with formal education, giving the impression of being flexible and open. Pesantren Falahul Ahkam shows a stronger emphasis on tradition in teaching methods, focusing on the Javanese language and the use of traditional methods. Differences in curriculum, the degree of flexibility of learning, the role of teachers, and students' interests contribute to shaping the different learning experiences in these two institutions. In addition, this study identified supporting and inhibiting factors in learning kitab kuning in both pesantren, including the availability of resources, teachers' qualifications, and students' motivation. In conclusion, an in-depth understanding of the different approaches to learning kitab kuning can provide valuable insights to improve the effectiveness of Islamic scholarly learning in pesantren.
The Use of Domino Card Media in Arabic Language Learning to Improve Qawā'id Understanding Nada Najwa, Dewi Qotrun; Suparmanto, Suparmanto; Raeza, Nadia; Rizki Umar, Azidan
Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol 2, No 2 (2023): Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ta.v2i2.26497

Abstract

This research aims to evaluate the effectiveness of using domino media in improving the understanding of qawā'id (fundamental principles) in Arabic language learning at MA Al-Raisiyah Sekarbela. This research was conducted on May 24, 2023/2024 academic year involving 21 class XI students. The research uses descriptive qualitative methods. The research results show that using domino learning media positively increases students' understanding of qawā'id in learning Arabic at MA Al-Raisiyah Sekarbela. This learning media has the potential to facilitate the learning process and increase student involvement in understanding qawā'id material. Preliminary findings indicate that the use of domino media has a positive influence on students' qawā'id understanding. It promotes engagement, interactivity, and a practical approach to learning, which is particularly beneficial for comprehending the intricate rules of the Arabic language. Additionally, students express enthusiasm for this novel approach and report increased motivation and confidence in applying qawā'id principles. This research contributes to the growing literature on innovative teaching methodologies and technology-enhanced Learning in Arabic language education. The results suggest that integrating domino media into the curriculum can lead to more effective qawā'id acquisition, ultimately enhancing Arabic language proficiency. The findings have implications for Arabic language educators and curriculum developers seeking to improve the quality of instruction and learning outcomes in qawā'id comprehension.
Tanfīdz Al-Nadzariyyah Al-Insāniyyah Fī Ta’līm Ta’līm Al-Lughah Al-‘Arabiyyah ‘Alā Al-Thullāb Bi Ma’had Tahfīdz Bait Al-Quran Indonesia Fathonah, Siti
Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol 3, No 1 (2024): Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ta.v3i1.34139

Abstract

Abraham Maslow memiliki keterlibatan secara signifikan terkait pelajaran bahasa Arab. Karena hal tersebut, teori belajar humanistik Maslow bisa dilakukan pengembangan memberikan variasi pada metode pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah jenis data kualitatif. Penelitian yang dilakukan merupakan bentuk dari penelitian lapangan (field research). Penelitian yang dilakukan ini menggunakan pendekatan psikologi. Teori psikologi pendidikan yang memilki kaitan pada penelitian ini, yaitu situasi atau tempat yang berkaitan terkait belajar serta mengajar, proses belajar mengajar, serta capaian hasil dari proses belajar mengajar. Hasil penelitian ini adalah: 1) Metode yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Arab di Rumah Qur’an Indonesia adalah dengan cara mengedepankan kemampuan santri dalam memahami sesuatu dan peran guru adalah sebagai pembimbing santri. 2) Implementasi teori humanistik dalam pembelajaran bahasa Arab di Rumah Qur’an Indonesia adalah dengan memberikan dukungan terhadap upaya santri dalam mengeksplorasi kemampuannya, menciptakan lingkungan yang kondusif, guru menjadi fasilitator dalam membimbing dan pendamping dalam proses belajar santri. 3) Faktor penghambat dan pendukung dalam penerapan teori humanistik dalam pembelajaran bahasa Arab di Rumah Qur’an Indonesia yakni keterbatasan waktu, kepercayaan diri, motivasi, bendahara kata serta gramatikal bahasa Arab. 4) Cara mengatasi faktor penghambat dalam penerapan teori humanistik dalam pembelajaran bahasa Arab di Rumah Qur’an Indonesia yaitu dengan menyadarkan santri untuk belajar lebih mandiri, memotivasi santri supaya lebih percaya diri, untuk melaksanakan kegiatan hafalan dan menerapkan metode penyampaian gramatikal yang mudah. Implikasi penelitian ini terhadap pembelajaran bahasa Arab adalah pentingnya mengintegrasikan teori belajar humanistik Maslow untuk variasi metode pembelajaran yang lebih efektif. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya termasuk fokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang lebih adaptif dan mendalam terhadap karakteristik siswa, serta eksplorasi lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi teori humanistik dalam konteks pembelajaran bahasa Arab di Rumah Qur’an Indonesia.
Tahlīl Al-Akhṭa Al-Ṣautiyyah Fī Qirāah Al-Nushūs Al-‘Arabiyyah Ladā Ṭullāb Al-Ṣaff Al-‘Āsyir Bi Madrasah Al-Rosyīdiyyah Al- Ṡānawiyyah Al-Islāmiyyah Bandung Rahmat Fauzi, Mefta; Nugraha, Dadan
Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol 2, No 2 (2023): Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ta.v2i2.29036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesalahan fonologi dalam keterampilan membaca teks bahasa arab (maharah qiro’ah), mengetahui faktor faktor yang menyebabkan kesalahan fonologi dan memberikan solusi untuk mengurangi kesalahan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis terhadap kesalahan membaca dan pelafalan huruf-huruf bahasa arab. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan fonologi dalam mebaca teks bahasa arab yang dilakukan oleh siswa kelas X Madrasah Aliyah Ar-rosyidiyah Bandung terjadi dalam berbagai bentuk diantaranya kesalahan perubahan fonem pengurangan fonem dan penambahan fonem. Faktor penyebab kesalahan fonologi dalam membaca teks disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Adapun upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut bisa dilakukan dengan cara memberikan pengajaran bahasa arab yang sesuai dengan kaidah, Menumbuhkan motivasi dalam membaca, Memberi perhatian khusus pada siswa yang kurang dalam membaca teks Arab dan mengkoordinsasi upaya sekolah dan rumah terkait anak yang kurang dalam membaca.
Exploring the Expert Group Cooperative Learning Model for Arabic Qirā’ah Material Acquisition Nuraeni, Maya; Al-Houdy, Mohammed Ismael
Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol 3, No 1 (2024): Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ta.v3i1.34549

Abstract

Students' ability to pronounce sentences and determine meaning is still an obstacle in learning to read linguistic and non-linguistic Arabic. This study aimed to determine how effectively students learn to read before and after using the "Expert Group" method for class VIII students at MTs Plus Al Fath Klaten. The method used in this research is a quasi-experimental method with one one-group design that compares the pre-test and post-test. Data collection methods include observation, interviews, tests, and documentation. The sample in this study was class VIII, with a sample of 22 students and a pre-test and post-test design. The results of this study indicate that the ability to learn qiraah before applying the Expert Group method is amply demonstrated by obtaining an average score of 75.9 consisting of (70-80) on standard interpretation. The ability to learn qiraah after applying the Good Expert Group method of students is demonstrated by obtaining an average score of 89.5 consisting of (80-90) on standard interpretation. There is an increase in the ability to learn qiraah after applying the Expert Group method, which can be seen from the increase in the post-test by indicating the N-Gen of 0.69 or 69%. That is the increase in students' abilities in qiraah learning after applying the Expert Group method shows while in the interpretation of an interpretation.
Istikhdām Wasīlah Al-Fīdyu Al-Kartūnī Fī Ta’līm Al-Lughah Al-‘Arabiyyah Li Tarqiyati Mahārah Al-Istimā’ Wa Al-Kalām Wahyudin, Dedih; Misbahul Munir, Hildan
Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol 2, No 2 (2023): Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ta.v2i2.29035

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan menyimak dan berbicara siswa sebelum dan sesudah menggunakan media video kartun, dan untuk mengetahui dampak penggunaan media video kartun dalam pengajaran bahasa Arab terhadap peningkatan kemampuan menyimak dan berbicara di kelas sepuluh Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu Jaisyul Quran Bandung. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dengan rancangan pre-test dan post-test. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah keterampilan menyimak sebelum menggunakan media video kartun untuk siswa kelas sepuluh A ditunjukkan dengan nilai rata-rata 71 dan kemampuan berbicara sebelum menggunakan media video kartun untuk siswa kelas sepuluh A ditunjukkan dengan nilai rata-rata 71. Adapun keterampilan menyimak setelah menggunakan media video kartun dalam pembelajaran bahasa Arab kepada siswa kelas sepuluh A, nilai rata-ratanya adalah 87 dan kemampuan berbicara setelah menggunakan media video kartun dalam mengajar bahasa Arab kepada siswa kelas sepuluh A ditunjukkan dengan nilai rata-rata 87. Penggunaan media video kartun dalam pembelajaran bahasa Arab mengalami peningkatan dalam keterampilan menyimak. kelas eksperimen dengan nilai 0,58 menunjukkan nilai 58% yaitu cukup. Dan penggunaan media video kartun dalam pembelajaran bahasa Arab mengalami peningkatan dengan kemampuan siswa dalam ketrampilan berbicara. Tentang kelas eksperimen dengan nilai 0,48 yang menunjukkan nilai 48% yaitu cukup.

Page 4 of 12 | Total Record : 114