Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia
Jurnal yang memuat hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang berbasis pengembangan IPTEK, pengembangan produk, pemberdayaan dan kemitraan masyarakat, kemitraan wilayah, kewirausahaan, kuliah kerja nyata baik di bidang perikanan, dan sejenisnya
Articles
33 Documents
Pelatihan Pembuatan Probiotik Dalam Rangka Meningkatkan Produktivitas Budidaya Ikan Lele di Desa Purworejo Kabupaten Pekalongan
Tri Yusufi Mardiana;
Linayati Linayati;
M Bahrus Syakirin;
Hayati Soeprapto;
Ashari Fahrurrozi;
Wijianto Wijianto;
Nila Oktaviani;
Abi Ardana;
Shella Pratama;
Benny Diah Madusari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia Vol 2, No 1 (2022): Jurnal PKM Balida Indonesia
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59900/pkmbelida.v2i1.73
Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah yaitu melatih masyarakat membuat probiotik sendiri untuk menunjang pertumbuhan ikan lele sehingga pertumbuhannya semakin cepat dan menciptakan peluang usaha bagi masyarakat. Pengabdian dilaksanakan pada tanggal 3 Agustus dan 18 Agustus 2022 bertempat di Balai Desa Purworejo Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan. Penyuluhan dan pelatihan meliputi pentingnya probiotik bagi budidaya ikan lele, pembuatan probiotik bonggol pisang dan pelatihan aplikasi penambahan probiotik pada pakan.Pelatihan diikuti oleh 10 warga desa dengan peran aktif dari warga. Diharapkan dari kegiatan ini masyarakat bisa mengaplikasikan probiotik dalam budidaya ikan lele sehingga produktivitas bisa meningkat.
Manajemen Pembesaran Ikan Papuyu (Anabas testidineus) di Desa Mekar Indah Kecamatan Seruyan Hilir Timur Kabupaten Seruyan Provinsi Kalimantan Tengah
Wijianto, Wijianto;
Pangestu, Mustaqiim;
Rozikin, Iftisar
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida indonesia
Publisher : Politeknik Seruyan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59900/pkmbelida.v1i01.35
Ikan papuyu (Anabas testidineus) merupakan salah satu ikan endemik Kalimantan yang memiliki cita rasa yang lezat dan memiliki harga jual yang cukup tinggi. Ikan papuyu dapat hidup di perairan rawa, sungai, dan danau. Desa Mekar Indah merupakan salah satu desa di Kecamatan Seruyan Hilir Timur yang memiliki potensi ikan papuyu yang cukup tinggi. Kebutuhan terhadap ikan papuyu secara umum masih mengandalkan hasil penangkapan dari alam. Tujuan sosialisasi kepada masyarakat Desa Mekar Indah terkait dengan manajemen pembesaran ikan papuyu yaitu agar masyarakat dapat mengetahui cara budidaya ikan papuyu. Setelah masyarakat menerima pemaparan terkait manajemen pembesaran ikan papuyu, masyarakat dapat secara mandiri melakukan kegiatan usaha budidaya. Kegaiatan sosialisasi meliputi pemaparan persiapan wadah budidaya, manajemen pemberian pakan, manajemen kesehatan ikan, dan manajemen kualitas air.
Pengenalan Budidaya Ikan Pada Siswa SMA Negeri 1 Kuala Pembuang Seruyan
Tina Purnamasari;
Muhammad Nazarul Yanis;
Pembayun Asri Arimurti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59900/pkmbelida.v3i1.139
Potensi budidaya ikan di Seruyan meningkat saat ini ditandai dengan hasil produksi budidaya ikan mencapai 3080 ton/tahun. Upaya yang dilakukan pemerintah Seruyan adalah meningkatkan tingkat pendidikan taraf perguruan tinggi dengan penguasaan dan keterampilan di bidang budidaya ikan. Perguruan tinggi tersebut adalah Politeknik Seruyan dengan Program Studi Budidaya Ikan. Politeknik Seruyan memiliki tujuan mengabdi kepada masyarakat dengan mengembangkan potensi Seruyan di bidang budidaya ikan. Bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan mengenalkan budidaya ikan kepada siswa SMA N 1 Kuala Pembuang. Pengenalan budidaya ikan dilakukan kepada siswa SMA N 1 Kuala Pembuang yang merupakan generasi muda Kabupaten Seruyan diharapkan membangkitkan semangat dan memberikan wawasan terkait dengan budidaya ikan. Bentuk pengenalan kepada siswa dalam bentuk pemberian materi di kelas, memperagakan alat dan bahan yang digunakan untuk budidaya ikan, dan cara budidaya ikan di wadah pemeliharaan (kolam dan jarring tancap) serta memberi pengetahuan pemberian pakan ikan. Pengabdian kepada masyarakat (siswa) diikuti 54 orang siswa. Pembelajaran lanjutan yang dilakukan Politeknik Seruyan berikutnya adalah pemberian materi tentang perkembangan teknologi di bidang budidaya ikan yang akan dilaksanakan di SMA N Kuala Pembuang.
Bimtek Literasi Sains Pada Guru Madrasah Ibtidaiyah di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan
Darmono *
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia Vol 2, No 2 (2022): Jurnal PKM Balida Indonesia
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59900/pkmbelida.v2i2.107
Literasi sains merupakan kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk memahami dan menggunakan pengetahuanya dalam kehidupan sehari – hari atau sering disebut dengan melek sains yang artinya pengetahuan bukan hanya secara konsep dan teori saja melainkan adanya pengaplikasian dari suatu konsep dan teori tersebut. Adapun menurut PISA (Programe for International Student Assesment) tahun 2015 Literasi sains merupakan kemampuan seseorang yang dapat menjelaskan fenomena ilmiah, mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah, serta dapat menafsirkan data dan bukti ilmiah sehingga dapat memberikan suatu keputusan yang tepat dalam tindakan yang akan dilakukan. Bimtek Literasi Sains pada guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang dilaksanakan di Hotel Aston Banua Kota Banjarmasin sejalan dengan diterapkannya kurikulum 2013 yang sudah diterapkan juga di Madrasah Ibtidaiyah (MI) yaitu dengan pendekatan saintifik serta menggunakan berbagai macam metode pembelajaran, yang membuat siswa ikut terlibat selama proses pembelajaran berlangsung. Salah satu contohnya adalah seperti metode pembelajaran eksperimen.
Penambahan Tepung Kunyit Kedalam Pakan Ikan Menggunakan Metode Coating di MA Nuruzh Zholam, Kabupaten Seruyan
Tina Purnamasari;
Muhammad Nazarul Yanis;
Suroto *
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia Vol 2, No 1 (2022): Jurnal PKM Balida Indonesia
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59900/pkmbelida.v2i1.69
Penambahan tepung kunyit kedalam pakan ikan memiliki tujuan meminimalisir terjadinya stress pada ikan dikarenakan kualitas air yang tinggi ammonia akibat dari sisa pakan dan feses ikan. Hal ini dikarenakan kunyit memiliki zat antioksidan yang mampu menekan terjadinya ROS atau radikal bebas. Pemilihan lokasi pengabdian dan pengembangan masyarakat di MA Nuruzh Zholam dikarenakan masyarakat sudah terbiasa memelihara ikan di kolam dan sedang mengembangkan BUDIDAMBER yang tidak mengganti air, sehingga kandungan ammonia air dalam wadah tinggi. Permasalahan tersebut muncul gagasan atau alternatif untuk menekan stress oksidatif pada ikan dengan menggunakan tepung kunyit tinggi antioksidan yang dapat menekan stress akibat tingginya ammonia. Setelah masyarakat menerima pemaparan terkait penambahan tepung kunyit ke dalam pakan ikan menggunakan metode coating langsung mempraktikan ke lapangan dengan tahapan persiapan alat dan bahan, proses coating pakan, pengeringan pakan, pemaparan metode pemberian pakan, dan monitoring pemeliharaan ikan.
Pemanfaatan Daun Rambusa (Passiflora foetida) Untuk Meningkatkan Kesehatan Ikan Di Desa Pematang Panjang Kabupaten Sruyan
Sri Herlina;
Nurlaili Dini;
Muhmad Indara
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia Vol 2, No 2 (2022): Jurnal PKM Balida Indonesia
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59900/pkmbelida.v2i2.112
Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan memberikan informasi kepada para pembudidaya ikan di Desa Pematang Panjang dalam meningkatkan kesehatan ikan budidaya tentang cara mengolah dan pengunaan bahan alami (daun rambusa) untuk meningkatkan kesehatan ikan dan pencegahan penyakit ikan. Metode yang di gunakan adalalah survey dan kunjungan langsung ke petani ikan di lanjukan dengan penyuluhan dan memberikan pelatihan cara pembuatan bubuk daun rambusa. Hasil dari kegiatan yang dilakukan menunjukkan 90% peserta memahami materi yang diberikan, hal ini tampak dari respon pertanyaan dan keinginan dari petani ikan untuk mempraktekan pengetahuan tersebut.
Pelatihan Penggunaan Imunostimulan Alami Melalui Pembutan Pakan Untuk Pencegahan Dan Pengobatan Penyakit Ikan Nila Pada Pokdan Desa Muara Dua
Sri Herlina;
Rustiana Widaryati;
Darmono *
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia Vol 2, No 1 (2022): Jurnal PKM Balida Indonesia
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59900/pkmbelida.v2i1.74
Usaha budidaya ikan menunjukkan perkembangan yang pesat dari tahun ketahun. Hal ini dikarenakan semakin bertambahnya kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi ikan. Salah satu usaha budidaya yang banyak dilakukan masayarakat Desa Muara Dua adalah budidaya ikan konsumsi air tawar. Teknologi budidaya ikan konsumsi air tawar yang saat ini banyak digunakan di Indonesia adalah sistem budi daya intensif dengan padat tebar yang tinggi. Sama seperti usaha budidaya perikanan lainnya, masalah utama dalam budidaya ikan air tawar adalah serangan penyakit. Untuk menghindari keadaan ini, perlu dilakukan upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit secara tepat. Pencegahan penyakit ikan dapat dilakukan dengan cara peningkatan daya tahan tubuh ikan dengan pemberian imunostimulan alami. Imunostimulan alami yang mudah didapat di lingkungan sekitar antara lain kunyit, bawang putih, meniran, daun sirih dan masih banyak lagi. Pencegahan penyakit juga dapat dilakukan dengan cara mengontrol kualitas air, baik dari suhu, kandungan oksigen terlarut, derajat keasaman, dan mengontrol jumlah bakteri pathogen dalam perairan. Sedangkan untuk pengobatan penyakit ikan dapat dilakukan dengan memisahkan ikan yang sakit dengan yang sehat dan juga pemberian obat-obatan alami. Aplikasi pemberian penambagana imunostimulan pada pakan ikan nila mampu mencegah dan mengobati penyakit pada ikan nila sehingga mampu meningkatkan produksi ikan nila.
Pelatihan Teknik Pemijahan Ikan Papuyu di UPT. Tanggul Harapan Desa Pematang Limau Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan
M.Pi, Mustaqiim;
Robiyanoor, Robiyanoor;
Rozikin, Iftisar
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida indonesia
Publisher : Politeknik Seruyan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59900/pkmbelida.v1i01.34
Program Pengabdian Masyarakat yang dilakukan di UPT. Tanggul Harapan Desa Pematang Limau Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, bertujuan untuk memperkenalkan teknologi pembenihan ikan papuyu dengan sistem semi alami agar permasalahan mengenai ketersediaan benih dapat teratasi sehingga kegiatan budidaya dapat berjalan lancar. Metode yang dipakai pada program ini ada dua tahap yaitu metode ceramah dan praktik. Padakegiatan tahap pertama sosialisasi/ penyampaian materi. Pada tahap pertama dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab secara langsung. Seluruh peserta dapat mengajukan berbagai pertanyaan menyangkut bagaimana cara memijahkan ikan dan pendederan ikan papuyu kemudian dilanjutkan dengan tahap kedua yaitu praktik teknik pemijahan. Pada kegiatan praktik ini diajarkan bagaimana tata cara seleksi induk, proses pemijahan, dan pemeliharaan larva. Harapan dari kegiatan ini masyarakat sudah bisa membenihkan ikan papuyu sehingga ketersediaan benih berkesinambungan dan akhirnya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat
Edukasi Manfaat Bahan Herbal Untuk Meningkatkan Kesehatan Ikan Patin Di Desa Sungai Undang
Herlina, Sri;
Widaryati, Rustiana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia
Publisher : Politeknik Seruyan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59900/pkmbelida.v3i1.140
Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan umtuk mengedukasi para pembudidaya ikan di Desa Sungai Undang tentang manfaat bahan herbal Temulawak (Curcuma zanthorrhiza) untuk meningkatkan kesehatan ikan. Metode yang di gunakan adalalah survey dan kunjungan langsung ke pembudidaya ikan di lanjukan dengan penyuluhan dan memberikan kuesioner. Hasil dari kegiatan yang dilakukan menunjukkan 85% peserta memahami materi yang diberikan, hal ini tampak dari respon pertanyaan dan keinginan dari pembudidaya ikan untuk mempraktekan pengetahuan tersebut.
Edukasi Pentingnya Profilaksis Area Produksi Tambak Udang Vaname dan Aplikasinya Melalui Penerapan Biosecurity di Tambak BMG (Balengan) Kabupaten Pemalang
Ashari Fahrurrozi;
Benny Diah Madusari;
Linayati Linayati;
Wijianto Wijianto;
Nauval Rabbani;
Rukmi Ayu Permana;
Bagus Kuncoro Aziz
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia Vol 2, No 2 (2022): Jurnal PKM Balida Indonesia
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59900/pkmbelida.v2i2.108
Sektor perikanan budidaya, khususnya udang vaname merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia. Kabupaten Pemalang memiliki prospek yang bagus untuk pengembangan perikanan, khususnya perikanan budidaya udang. Kebutuhan penerapan profilaksis yang mudah dalam pengadaanya dan bisa diaplikasikan dengan segera, diantaranya seperti biosecurity. Penyuluhan berkaitan dengan resitensi antibiotik, upaya menjaga kesetabilan tambak udang saat musim hujan, sikap profilaksis serta biosecurity pada tambak udang. Setelah pemaparan materi dilakukan, kegiatan selanjutnya dengan observasi lapang (tambak udang) untuk memasangkan sarana dan prasarana biosecurity yang bisa diaplikasikan di tambak udang vaname tersebut. Hasil pengabdian menunjukan bahwasannya peserta sangat antusias dalam memperhatikan dan bertanya seputar materi yang disampaikan. Pemahaman akan sikap profilaksis (pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit) dari peserta sebelumnya masih berkisar 60% dari sampel peserta yang menghadiri. Akan tetapi, setelah dilakukannya PKM pengetahuan akan profilaksis dan biosekuriti bertambah menjadi 90%. Selain itu, hasil observasi menunjukkan biosekuriti dilapangan masih belum optimal sehingga pada pelaksanaannya tim PkM Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan memberikan dan menyarankan beberapa alternatif biosekuriti untuk membantu pengendalian terdahap kemungkinan timbulnya hama dan penyakit udang.