cover
Contact Name
Abdul Azis
Contact Email
jimsejarah@usk.ac.id
Phone
+6285360082823
Journal Mail Official
jimsejarah@usk.ac.id
Editorial Address
History Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Syiah Kuala
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah
ISSN : 29647231     EISSN : 26143658     DOI : https://dx.doi.org/10.24815/jimps.
The journal publishes writings on (1) History Education; (2) History of Education; (3) Social Sciences; (4) Social Sciences Education; (5) Sociology Education; (6) Economi; (7) Social Economi; (8) Law, (9) History of Military; (10) Philosophy of History; (11) Historiography; (12) Humanities; (13) communication science; (14) religious education; and (15) Technology
Articles 1,774 Documents
Hubungan Pendapatan Orang Tua Dengan Status Gizi Pada Anak Di Wilayah Pesisir Desa Sei Nagalawan Kec. Perbaungan Adelia Rahma*; Assyfa Salsabiella Br. Tarigan; Dinda Febriani; Fanny Arya Rahmasari; Khairunisa Deri Hatasya; Nurafrillia Ningsih; Pinky Maeriska; Rahma Agustia; Shita Ayu Azizi; Shelsi Yulia Astri; Tasya Salsabilah; Delfriana Ayu
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25350

Abstract

Keberagaman latar belakang ekonomi orang tua mempengaruhi kemampuan membiayai anaknya sehingga kondisi ekonomi orang tua merupakan salah satu faktor yang menentukan status gizi anak. Hal ini karena pemenuhan status gizi anak tidak lepas dari dukungan makanan yang dikonsumsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pendapatan orang tua dengan status gizi anak di daerah pesisir Desa Sei Nagalawan Kec. Bau. Jenis penelitian ini adalah survey dengan pendekatan kuantitatif (Quantitative Research) dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 32 anak berusia ≤12 tahun. Pada penelitian ini instrumen yang digunakan adalah IMT/U untuk status gizi dan kuesioner pendapatan orang tua.Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 32 responden (100%) pada kategori pendapatan orang tua sebagian besar responden penuangan sedang yaitu 20 orang dengan proporsi (62,5%) dibandingkan responden meminum tinggi yaitu 12 orang dengan proporsi (37,5%) . Selanjutnya menunjukkan bahwa untuk kategori status gizi anak sebagian besar responden berstatus gizi sangat kurus yaitu 26 orang dengan proporsi (81,3%) dan untuk status gizi normal hanya terdapat 5 orang dengan proporsi (15,6%). dan tidak ada hubungan pendapatan orang tua dengan status gizi anak dengan nilai p = 0,470sebagian besar responden berpenghasilan sedang yaitu 20 orang dengan persentase (62,5%) dibandingkan responden berpenghasilan tinggi yaitu 12 orang dengan persentase (37,5%). Selanjutnya menunjukkan bahwa untuk kategori status gizi anak sebagian besar responden berstatus gizi sangat kurus yaitu 26 orang dengan persentase (81,3%) dan untuk status gizi normal hanya terdapat 5 orang dengan persentase (15,6%). dan tidak ada hubungan pendapatan orang tua dengan status gizi anak dengan p value = 0,470 sebagian besar responden berpenghasilan sedang yaitu 20 orang dengan persentase (62,5%) dibandingkan responden berpenghasilan tinggi yaitu 12 orang dengan persentase (37,5%). Selanjutnya menunjukkan bahwa untuk kategori status gizi anak sebagian besar responden berstatus gizi sangat kurus yaitu 26 orang dengan proporsi (81,3%) dan untuk status gizi normal hanya terdapat 5 orang dengan proporsi (15,6%). dan tidak ada hubungan pendapatan orang tua dengan status gizi anak dengan nilai p = 0,470
Now Everyone Can Fly: Analisis Cost Leadership Strategy dan Efisiensi Operasional AirAsia Benedicte Hartono*; Carol Carol; Jackson Jackson; Vina Sonata; Winna Angelina; Adi Neka Fatyandri
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25005

Abstract

Cost leadership adalah salah satu strategi bisnis yang bertujuan untuk menciptakan keunggulan bersaing dengan menghasilkan produk atau layanan dengan biaya yang lebih murah daripada pesaing. AirAsia merupakan salah satu perusahaan yang menggunakan strategi ini dalam menjalankan bisnisnya. AirAsia melakukan strategi cost leadership dalam bentuk harga penerbangan yang murah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam cost leadership yang diterapkan oleh AirAsia sehingga AirAsia dapat bersaing dengan pesaingnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik purposive sampling. Data disini berupa data sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa AirAsia menggunakan strategi cost leadership dengan cara membuat efisiensi pada model pesawat yang ada, sehingga AirAsia hanya memiliki 2 tipe pesawat. Selain itu, AirAsia memperbanyak utilitas yang ada, efisiensi bandara yang baik, biaya rendah tanpa embel, dan iklan yang ditampilkan pada kabin pesawat yang membuat penambahan pemasukan dari iklan yang memberikan sponsor.
Dampak Kecanduan Game Online Terhadap Akhlak Siswa Muhammad Agil Amin
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 6, No 3 (2021): Agustus, Media Pembelajaran dan Media Local
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v6i3.24699

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kecanduan game online yang membuat siswa kurang  disiplin terhadap waktu (bermalas-malasan) serta siswa kurang peka terhadap lingkungan sekitar hanya peka terhadap teman yang ada di dunia maya. Jenis penelitian adalah kualitatif. Data diperoleh dari guru dan siswa. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Sah tidaknya data dilakukan uji triangulasi metode dan sumber. Hasil penelitian didapatkan bahwa beberapa upaya telah dilakukan oleh guru untuk meminimalisir candu game online pada siswa; Menegur dan memberi pemahaman bahwa main HP boleh tapi ada waktunya, mengalihkan perhatian siswa yang kecanduan game online dengan banyak memberikan PR, Menyisipkan pesan kepada siswa tentang bahaya main game online secara berlebihan bagi masa depan serta memberikan nasehat-nasehat secara lemah lembut yang bisa menyentuh hati siswa yang kecanduan game online. Kendati demikian, berapa pun banyaknya upaya yang dilakukan oleh guru, peneliti nilai tidak kurang mampu meminimalkan rasa ingin terus main game online siswa hal ini dikarenakan sebagian besar waktu yang digunakan oleh siswa ada di lingkunagn keluarga, bersama orang tua.
PERANAN BALAI PELESTARIAN CAGAR BUDAYA (BPCB) ACEH DALAM PELESTARIAN SITUS-SITUS BERSEJARAH DI KOTA BANDA ACEH TAHUN 1990-2015 Oga Umar Dhani; Husaini ,; Teuku Abdullah
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 2, No 1 (2017): Januari, Sejarah Kemanusian dan Hal-hal Perjuangan Budaya
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mengangkat masalah tentang bagaimana peranan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Aceh dalam pelestarian situs-situs bersejarah di Kota Banda Aceh dari tahun 1990-2015. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana peran dan kebijakan, perkembangan dan kendala yang dihadapi BPCB Aceh dalam melestarikan situs-situs bersejarah di Kota Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara, yakni wawancara dengan informan meliputi staf BPCB Aceh dan juru kunci situs dan warga di sekitar situs bersejarah, dokumentasi pada arsip BPCB Aceh dan surat kabar, dan observasi langsung ke situs-situs bersejarah di Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah metode sejarah kritis dengan pendekatan kualitatif dan arkeologi. Hasil analisis data menunjukkah bahwa BPCB Aceh sudah mulai melestarikan situs-situs bersejarah di Kota Banda Aceh sejak pertama berdiri tahun 1990. Perkembangan pelestarian situs-situs bersejarah di Banda Aceh mengalami beberapa kendala seperti kurangnya tenaga ahli, sarana pendukung dan pendanaan serta kendala masa konflik dan Tsunami yang telah menghacurkan sebagian situs-situs bersejarah di Kota Banda Aceh. BPCB Aceh mengelola 10 situs bersejarah sebagai cagar budaya di Kota Banda Aceh beserta menempatkan juru perlihara yang bertugas merawat dan melestarikan. Disarankan penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan Pemerintah Aceh untuk lebih memperhatikan peninggalan situs-situs bersejarah di Kota Banda Aceh. Kepada BPCB Aceh untuk lebih meningkatkan kinerjanya dalam pelestarian dan civitas akademika untuk dapat melakukan studi serupa yang berkaitan dengan situs-situs bersejarah di Kota Banda Aceh agar pemeritah dan BPCB Aceh mempunyai acuan jelas dalam melestarikan situs-situs tersebut. Kata kunci: BPCB Aceh, Cagar Budaya, Peranan, Pelestarian .ABSTRACTThis study raised the question on how the role of the Institute for Preservation of Cultural Property (BPCB) Aceh in the preservation of historic sites in the city of Banda Aceh from 1990 to 2015. This study aims to describe how the roles, policies, developments and obstacles encountered BPCB Aceh in preserving the historic sites in Banda Aceh. The data collection is done in three ways, namely interviews with informants include BPCB Aceh’s staffs, caretaker of the site, residents around the historic sites, archives BPCB documentation in Aceh, newspapers and direct observation to the historic sites in Banda Aceh. The method used is critical history method with qualitative approach and archeology. The results of data analysis show that BPCB Aceh have started preserving historic sites in Banda Aceh since its establishment in 1990. The development of the preservation of historic sites in Banda Aceh encountered some problems such as lack of experts, supporting tools and funding as well as constraining conflicts and tsunami destroyed most of the historic sites in Banda Aceh. BPCB Aceh manages 10 historic sites as cultural heritage in Banda Aceh and its caretaker put in charge of caring for and preserving. This study could be considered as suggestion for the Aceh government to pay more attention on relics of the historic sites in Banda Aceh. BPCB Aceh need to improve their performance in preservation and academicians should do a similar study relating to historic sites in Banda Aceh in order give clear references for the government and BPCB in preserving these sites. 
Penerapan Media Pop Up Card untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Sejarah Siswa di SMAN 1 Meukek Kabupaten Aceh Selatan *Muzal Wida; Sakdiyah Sakdiyah; Muhjam Kamza
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 7, No 2 (2022): Mei, Pendidikan dan Media
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v7i2.20983

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media pop up card, motivasi belajar dan respon siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experimental design dengan desain one shot case study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X IPS yang terdiri dari 56 siswa. Teknik pemilihan sampel menggunakan teknik purpose sampling, sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPS 1 yang berjumlah 29 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear sedehana, uji hipotesis dan persentase. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh, penerapan media pop up card pada mata pelajaran sejarah berhasil dilaksanakan dengan sangat baik dan lancar, ini ditunjukkan oleh lembar observasi kegiatan pembelajaran. Analisis regresi linear sederhana diperoleh motivasi belajar siswa meningkat dengan persentase hubungan kedua variabel sebesar 38% dan nilai korelasi sebesar 0,824 pada konstanta 5,696, selebihnya dipengaruhi oleh faktor luar seperti lingkungan dan lainnya. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai uji  atau 4,0812,052, sesuai dengan kriteria pengujian maka Ha diterima. Persentase respon siswa memperoleh kategori “Sangat Baik”. Oleh sebab itu, penerapan media pop up card meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran sejarah kelas X IPS di SMAN 1 Meukek, Kabupaten Aceh Selatan
FROM DAYAH TO HIGHER EDUCATION FOUNDATIONS: THE DEVELOPMENT OF EDUCATIONAL INSTITUTIONS TEUNGKU CHIK PANTE KULU BANDA ACEH (1962-2017) Anissa Rahmi .
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 4, No 1 (2019): Januari, Kajian Sejarah dan Kebudayaan
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study, entitled "From Dayah to Higher Education Foundations: The development of educational Institutions Teungku Chik Pante Kulu Banda Aceh, 1962-2017", raises the question of how the Dayah Teungku Chik Pante Kulu was born, the development of the Teungku Chik Pante Kulu Foundation, andthe changes in status of dayah became a public collage.The method used is historical method with qualitative approach, while data collection technique using libraly research (study of literature) and field research that includes observation, documentation and interview.Based on the research that has been done, obtained the following results: The background of the establishment of the Dayah Teungku Chik Pante Kulu for the improvement of the Darussalam City/Student City development efforts in order to form a large soul, knowledgeable and noble character. In its development the Teungku Chik Pante Kulu Foundation had no progress and there was no development of "failure" because it could not maintain the existence of the dayah at that time. In terms of students experiencing a very drastic decline, facilities and infrastructure are still lacking and not sufficient for the teaching and learning process, and the lecturers owned are also fewer and fewer. This foundation is also hampered in the field of funding because there is no funding assistance from the government and the private sector. The change in dayah became a public university because the people's interest continued to decrease every day, it was difficult to get Teungku Chik and Teungku in Balee and the community wanted to get a degree like other universities.Keywords: Development, Teungku Chik Pante Kulu Foundation
Analisis Efikasi Diri Peserta Didik dalam Pembelajaran Sejarah Kelas XI IPS 1 SMA Santo Fransiskus Asisi Pontianak Steven Jemsy*; Andang Firmansyah; Astrini Eka Putri
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.26964

Abstract

Penelitian ini berisi tentang analisis Efikasi Diri peserta didik dalam pembelajaran sejarah dikelas 11 IPS 1 SMA Santo Fransiskus Asisi Pontianak. Tujuan penelitian, Mengetahui penyebab kurangnya Efikasi diri peserta didik pada mata pelajaran Sejarah di SMA Santo Fransiskus Asisi Pontianak. Mengetahui cara guru menumbuhkan Efikasi diri pada peserta didik dikelas XI IPS 1 di SMA Santo Fransiskus Asisi Pontianak. Mengetahui faktor yang mempengaruhi Efikasi diri peserta didik dikelas XI IPS 1 SMA Santo Fransiskus Asisi Pontianak. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan metode deskriptif, dimana terdiri dari 5 subjek yang pertama guru mata pelajaran sejarah SMA Santo Fransiskus Asisi Pontianak dan 4 peserta didik kelas 11 IPS 1. Teknik pengumpulan data yang digunakan ini terdiri dari wawancara, observasi, dan dokumentasi, sementara Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, yang terakhir penarikan kesimpulan. Efikasi Diri para peserta didik bisa dipengaruhi mulai dari kegagalan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran, guru juga beperan penting dalam menumbuhkan Efikasi Diri peserta didik mulai dari memberikan motivasi, nasihat dan saran agar peserta didik menjadi semakin percaya diri akan kemampuannya dalam mengikuti pembelajaran, faktor yang mempengaruhi Efikasi Diri peserta didik juga berasal dari teman didalam kelas ketika teman berhasil ataupun gagal akan berdampak pada Efikasi Diri peserta didik
Pengaruh Stres terhadap Perilaku Emotional Eating pada Mahasiswa Nanda Nadhilah*; Quroyzhin Kartika Rini
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.26275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres terhadap perilaku emotional eating pada mahasiswa. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh stres terhadap perilaku emotional eating. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan skala The Dutch Eating Behavior Questionnaire (DEBQ) dan skala Perceived Stress Scale (PSS14). Terdapat sebanyak 155 sampel mahasiswa dalam penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik regresi sederhana. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh stres terhadap perilaku emotional eating dengan nilai R square sebesar 0,049 dan nilai signifikansi sebesar 0,017 (0,05). Berdasarkan hasil tersebut dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh stres terhadap perilaku emotional eating dan besar pengaruh stres terhadap perilaku emotional eating pada penelitian ini adalah sebesar 4,9% sisanya 95,1% dipengaruhi faktor lain diluar penelitian ini.
Ulama Mandailing dan Terbentuknya Jaringan Pesantren di Sumatera Utara Faisal Musa
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.26530

Abstract

Abstract: The pilgrimage phenomenon of the Indonesian Muslim community began to be significant since the 17th century. Interestingly, there are many Indonesian students who do not only go on pilgrimage but also to gain knowledge from their main source in Harāmaīn. The students who study at Harāmaīn come not only from Java, but also from North Sumatra, especially from the Southern Tapanuli area. Apart from being active in developing Islam, many of the ulema or talib al-'ilmi who have returned to the archipelago have taken the initiative to develop Islamic boarding schools. Among them, the one who is best known as a cleric as well as a kyai leader of a pesantren is Syekh Mustafa Husein al-Mandily (1886-1955). Apart from being preachers and professionals in various fields, not a few alumni of these pesantren have gone on to become the founding kyai and caretakers of the pesantren. Until this research was conducted, no less than 40 Islamic boarding schools in this area were founded by alumni of Musthafawiyah Purbabaru, and hundreds of others were located outside of South Tapanuli or North Sumatra. And what's interesting is that there are not a few Musthafawiyah alumni of the pesantren that still preserve the traditions and culture of the Musthafawiyah pesantren which was founded by Syekh Musthafa Husein since 1912. Abstrak: Fenoma berhaji masyarakat Islam Nusantara mulai signifikan sejak abad ke-17. Yang menarik, banyak santri Nusantara yang tidak hanya sekedar berhaji tetapi juga untuk menimba ilmu dari sumber utamanya di Harāmaīn. Para santri yang menuntut ilmu di Harāmaīn tidak hanya berasal dari Jawa, tetapi juga dari Sumatera Utara, termasuk dari daerah  Tapanuli Bagian Selatan. Selain aktif untuk mengembangkan Islam, para ulama atau thalib al-‘ilmi yang telah kembali ke Nusantara banyak yang kemudian berinisiatif untuk mendirikan lembaga pendidikan pesantren. Diantaranya yang paling dikenal sebagai ulama sekaligus kyai pemimpin pesantren adalah Syekh Musthafa Husein al-Mandily (1886-1955). Atas upaya dan kerja kerasnya, pesantren yang didirikannya yakni Musthafawiyah Purbabaru telah menjadi pusat jaringan pesantren di Sumatera Utara dan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel khususnya). Hingga penelitian ini dilakukan, tidak kurang dari 40 pesantren di daerah ini yang didirikan oleh alumni Musthafawiyah Purbabaru, dan ratusan lainnya berada di luar Tapanuli Bagian Selatan atau Sumatera Utara. Dan yang menarik, pesantren-pesantren dirian alumni Musthafawiyah tidak sedikit yang masih melestarikan tradisi dan budaya pesantren Musthafawiyah yang didirikan oleh Syekh Musthafa Husein sejak tahun 1912 yang lalu
Identification Of Fast Growing Areas In South Halmahera (Case Study In 9 Sub-Districts) Farahdilla S Djama*; Said Mala; Fahima Nasar; Musdar Muhammad
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25821

Abstract

This research aims to; Determine sub-districts that have the potential to become growth centers, and Know the interactions between sub-districts. The method used is scalogram analysis to determine growth centers and the gravity method to determine the potential interaction between sub-districts. The results showed that Bacan Sub-district, East Gane Sub-district, West Gane Sub-district, Kayoa Sub-district, and Obi Sub-district, can be used as regional growth centers, while West Bacan Sub-district, East Bacan Sub-district, Makian Sub-district, and South Obi Sub-district, as hinterland. The highest potential interaction occurs between Bacan sub-district and East Bacan sub-district with a potential value of 5.50 while the lowest occurs in Makian sub-district with East Gane sub-district with a potential value of 0.01.

Page 37 of 178 | Total Record : 1774


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2026): February-April 2026, Saintek, Soial and Humanities Vol. 11 No. 2 (2026): Example Vol 10, No 1 (2025): February 2025, Disaster and Disease in History Vol. 10 No. 4 (2025): October, Social Issues and Education Issues Vol 10, No 3 (2025): Social, Cultural and Historical Studies Vol 10, No 2 (2025): Mei, Virtual reality in teacher education: Innovations, opportunities, and chal Vol 9, No 4 (2024): November, I Special Issue on "Educational design research for human beings learn Vol 9, No 3 (2024): Agustus, Education, Social Issue and History Education. Vol 9, No 2 (2024): Mei, History Learning Media and Social Problems Vol 9, No 1 (2024): Februari, Educational Studies, History of Education and Social Science Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues Vol 8, No 2 (2023): April, Social and Religious Aspect in History, Economic Science and Law Vol 8, No 1 (2023): Januari, Social, Education, Political, Economic and Humanities Vol 7, No 4 (2022): November, Pendidikan Sejarah dan Model Pembelajaran Sosial Vol 7, No 3 (2022): Agustus, Pendidikan dan Pembelajaran Sejarah Vol 7, No 2 (2022): Mei, Pendidikan dan Media Vol 7, No 1 (2022): Februari, Ilmu Sejarah dan Media Pembelajaran Vol 6, No 4 (2021): November, Analisis Sejarah dan Pembalajaran Masa Kini Vol 6, No 3 (2021): Agustus, Media Pembelajaran dan Media Local Vol 6, No 2 (2021): Mei, Ilmu Sosial dan Pembelajaran Vol 6, No 1 (2021): Februari, Penerapan Media dan Pengaruh Pembelajaran Vol 5, No 4 (2020): NOVEMBER, 2020, Budaya, Model dan Media Pembelajaran Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS, 2020, Pendidikan Sejarah dan Media Vol 5, No 1 (2020): Februari, 2020, Social Culture, History of Humanities Vol 5, No 2 (2020): MEI, Kesian dan Antropologi Budaya Vol 4, No 4 (2019): November, Sejarah Islam dan Peradaban serta Pemikiran Filsafat Vol 4, No 3 (2019): Agustus, Penelitian Pengembngan dan Pengembangan Media Vol 4, No 2 (2019): Juni, Budaya dan Sastra Vol 4, No 1 (2019): Januari, Kajian Sejarah dan Kebudayaan Vol 3, No 4 (2018): November, Model dan Pengembangan AlatP raga Sejarah Vol 3, No 3 (2018): Juli, Ide dan Prestasi dalam Pembelajaran Sejarah Vol 3, No 2 (2018): April, Pendidikan dan Kajian Tentang Sejarah Vol 3, No 1 (2018): Januari, Pengaruh Media dan Isu Penting dalam Kajian Sejarah Vol 2, No 4 (2017): Nopember, Sejarah Kota dan Sejarah Pedesaan Vol 2, No 3 (2017): Juli, Pendidikan dan Ide Perubahan Media Vol 2, No 2 (2017): April, Kajian Isu Kebudayaan dan Etnisitas Vol 2, No 1 (2017): Januari, Sejarah Kemanusian dan Hal-hal Perjuangan Budaya Vol 1, No 1 (2016): Oktober, Sejarah, Sosiologi dan Kajian Sosial More Issue