cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
megan.asri@unida.ac.id
Phone
+6281314039779
Journal Mail Official
karimah.tauhid@unida.ac.id
Editorial Address
Universitas Djuanda cc. Badan Pengembangan Keilmuan Jl Tol Ciawi No 1, Bogor, Jawa Barat, Indonesia email: karimah.tauhid@unida.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Karimah Tauhid
ISSN : -     EISSN : 2963590X     DOI : https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5
Karya Ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian maupun pengabdian yang mencakup semua bidang ilmu baik dalam bidang sosial maupun eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,358 Documents
Analisis Present Simple dan Present Continuous dalam Percakapan Sehari- hari Qori kurotul Ain; Riska Nurfauziah; Rika Febrianti
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i12.16055

Abstract

Bahasa Inggris ialah Bahasa internasional yang digunakan diberbagai Negara di seluruh dunia, Bahasa Inggris merupakan bahasa yang umum dan sering digunakan dalam berbagai konteks seperti komunikasi global, baik dalam bidang bisnis, politik, pendidikan, maupun dalam rutinitas yang sering di lakukan. Namun demikian, masih banyak mahasiswa yang masih keliru dalam menggunakan Present Simple dan Present Continuous untuk digunakan dalam percakapan sehari- hari. Metode penelitian yang di terapkan dalam penelitian ini adalah wawancara dengan menggunakan teknik analisis, dan apa yang telah didapat dari analisis menunjukan pengaruh penerapan kedua tenses ini sangat penting dalam percakapan sehari- hari, karna meningkatkan kemampuan siswa dan akan bermanfaat pada kehidupan sehari- hari. Tujuan dalam penelitian ini, untuk memberikan pemahaman yang jelas mengenai perbedaan, penggunan, serta contoh penerapan kedua tenses tersebut dalam kehidupan sehari- hari. Inti dari penelitian ini ialah bagaimana cara  mengaplikasikan Present Simple dan Present Continuous dalam percakapan sehari- hari. Hasil dari wawancara tersebut menunjukan bahwa Present Simple sering digunakan untuk menyatakan rutinitas atau fakta seperti “I eat breakfast every morning”, sementara itu, Present Continuous biasanya muncul unruk kegiatan yang sedang berlangsung atau akan terjadi, seperti “ I am eating now “. Perbandingan menunjukan Present Simple lebih banyak dipakai untuk hal- hal yang bersifat tetap, sedangkan Present Continuous digunakan saat focus pada kegiatan yang sedang terjadi, dan juga ada beberapa kesalahan dalam penggunaan kedua bentuk ini, yang menunjukan bahwa pemahaman narasumber terhadap tenses ini masih perlu diperbaiki.  
Penggunaan Present Simple dan Present Continuous dalam Paragraf: Kemampuan Mahasiswa dalam Memahami Kalimat Naisya Ribbia Sienna; Lestari, Fani Irfani; Siti Fatma
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i12.16056

Abstract

Bahasa Inggris adalah bahasa yang bersifat global, kita telah mempelajari bahasa  Inggris sejak jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi dengan berbagai macam materi yang telah disampaikan oleh pengajar. Di kalangan mahasiswa, penggunaan grammar di percakapan sehari-hari dalam bahasa Inggris tentunya sudah tidak asing lagi. Namun, ada beberapa mahasiswa yang kurang memahami penggunaan grammar dalam bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan yaitu untuk menganalisis sejauh mana mahasiswa dapat memahami penggunaan Present Simple dan Present Continuous juga penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penemuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa dapat membedakan antara Present Simple dan Present Continuous serta mengetahui bagaimana cara penggunaannya dalam percakapan atau menyusun suatu kalimat.  
Pemahaman Konseptual Kalimat Present Simple dan Present Simple Continuous Tense pada Mahasiswa PGSD Riska Nur Fauziah; Febrianti, Rika; Qori Kurotul Ain
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i12.16059

Abstract

Dua konsep dasar dalam tata bahasa Inggris yang sering membingungkan bagi pelajar adalah Present Simple dan Simple Continuous Tense. Meskipun keduanya dipakai untuk menerangkan situasi yang sedang terjadi pada masa kini, namun terdapat perbedaan dalam penggunaannya yang memerlukan pemahaman yang lebih mendalam. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kesulitan yang dihadapi mahasiswa dalam memahami dan menggunakan kedua bentuk tense tersebut, serta mencari faktor-faktor penyebab kesulitan tersebut. Penelitian ini menerakan metode deskriptif kualitatif dengan startegi kajian kasus. Dalam penelitian ini penulis menggunakan objek dari mahasiswa PGSD semester 1 diperguruan tinggi Djuanda Bogor. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan sejumlah siswa yang dipilih secara hati-hati untuk dijadikan sampel penelitian.Tak hanya itu saja,tetapi peneliti juga menyelami hasil tes tertulis guna menilai seberapa jauh kemampuan siswa dalam menerapkan pemahaman mereka terhadapaspek tense tersebut. Hasil studi ini menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa menghadapi kesulitan dalam membedakan antara penggunaan terhadap present simple dan simple continuous tense. Masalah ini timbul karena beberapa faktor termasuk kurangnya pemahaman konsep tentang perbedaan antara kedua bentuk waktu tersebut,dampak dari bahasa ibunya sendiri,dan kurangnya latihan dalam menggunakan kedua bentuk waktu tersebut dalam situasi yang berbedat. Pada penelitian ini juga ditemukan adanya ketidak sesuaian antara pemahaman teoritis mahasiswa dan penggunaannya dalam kalimat sehari-hari.
Analisis Past Simple dan Past Perfect dalam kalimat aktif Bahasa Inggris Dila Rahmwati; Anisa Robia Herman; Siti zafira Qia
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i12.16060

Abstract

Terlepas dari kenyataan bahwa penggunaan bahasa Inggris sudah tidak bisa dihindari sekarang ini, beberapa orang merasa sulit untuk belajar. Walaupun begitu di era globalisasi saat ini masih banyak orang yang belum memahami tata bahasa dalam bahasa Inggris meskipun mereka telah mempelajari bahasa inggris sejak sekolah dasar. Tujuan penulisan artikel ini ialah untuk membantu individu memahami tata bahasa inggris. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa pengumpulan data dengan wawancara. Hasil penelitian terdapat beberapa pertanyan mengenai kalimat past simple dan past perfect serta pemahamannya melalui dialeg bahasa inggris.
Pola Kalimat Present Perfect pada ungkapan kalimat sehari-hari Qia, Siti Zafira; Dila Rahmawati; Annisa Robia Herman
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i12.16061

Abstract

Present perfect tense dalam bahasa Inggris berbicara mengenai hal-hal yang terjadi di masa lalu tetapi masih berlanjut hingga saat ini. Namun demikian masih banyak dari kita yang belum memahami apa itu present perfect tense. Nyatanya, kalimat ini biasa kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. yaitu dalam lingkungan pertemanan dan keluarga. present perfect tense membantu berbicara tentang pengalaman masa lalu dan hubungan keluarga. Pembicara berbicara tentang apa yang mereka rasakan, mengingat berbagai hal, dan membicarakan tentang perubahan yang terjadi dalam keluarga mereka. Hal ini memungkinkan kita berbicara tentang hal-hal yang berhubungan dengan keluarga, yang dapat membuat mereka lebih baik dalam berbicara dan mendengarkan dalam situasi sosial lainnya. Penelitian ini dirancang untuk menguji bagaimana orang menggunakan present perfect tense ketika mereka berbicara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menganalisis isi. Penelitian membantu menjelaskan bagaimana kita menggunakan present perfect. Kata Kunci: Present Perfect, Tense, Pola Kalimat
Sosialisasi Pangan Sehat dan Ramah Lingkungan berbasis Hasil Hidroponik sebagai Bagian dari Upaya Pencegahan Stunting Mira Afrilia Setiawati; Nawang Wulan; Nani Yulianti; Rosy Hutami; Dhika Prita Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i12.16082

Abstract

Sosialisasi ini dilakukan di Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, yang memiliki potensi pertanian besar namun masih menghadapi masalah kesehatan, seperti stunting akibat kurang gizi. Kesadaran akan bahaya plastik sebagai kemasan makanan yang merugikan kesehatan dan lingkungan juga masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mensosialisasikan pentingnya pangan sehat, ramah lingkungan, dan penerapan teknologi pertanian hidroponik guna meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas pertanian.Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan sosialisasi di MTs Ar-Rosyid, Desa Cibalung, yang meliputi tiga tema: pangan sehat, pangan ramah lingkungan, dan hidroponik. Kegiatan meliputi presentasi, diskusi, dan pemaksaan langsung. Data dikumpulkan melalui observasi dan diskusi untuk melihat perubahan minat dan perilaku siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa sangat tertarik dengan teknologi hidroponik karena dapat menghasilkan banyak tanaman tanpa lahan yang luas. Pemahaman tentang pangan sehat dan dampak stunting juga meningkat. Diskusi tentang bahaya plastik meningkatkan kesadaran siswa, meskipun perubahan kebiasaan masih menjadi tantangan. Siswa merespons positif penggunaan kemasan ramah lingkungan seperti daun pisang. Batasan penelitian terletak pada keterbatasan akses ke bahan ramah lingkungan dan perlunya dukungan dari sekolah dan keluarga untuk memperkuat perubahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sosialisasi di sekolah dapat meningkatkan kesadaran tentang kesehatan dan lingkungan, serta mengembangkan hidroponik untuk mendukung pertanian yang lebih produktif.
Perbandingan Pembangunan Negara Indonesia dan Negara Singapura Apriliyani, Neng Virly; Ashfiya, Raudhatul; Firdaus, Rifqi Galan; Amalia, Neng Suci; Nurjanah, Siti; Nurjanah, Siti Resa; Harefa, Berkat Selamat
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 11 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i11.16084

Abstract

Indonesia dan Singapura memiliki perbedaan signifikan dalam berbagai aspek, termasuk ekonomi, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Meskipun Indonesia mempunyai kekayaan sumber daya alam yang melimpah dan juga luas wilayah yang besar, tantangan dalam pengelolaan dan pemanfaatan potensi ini masih menjadi kendala dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang optimal. Di sisi lain, Singapura telah berhasil mengembangkan ekonomi yang terbuka dengan fokus pada perdagangan internasional, menghasilkan pendapatan per kapita yang jauh lebih tinggi. Namun, perbandingan mendalam antara kedua negara dalam konteks ini masih kurang, sehingga Studi ini bertujuan untuk menganalisis serta membandingkan elemen-elemen yang memengaruhi perbedaan tersebut. Metode penelitian ini Memanfaatkan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui telaah pustaka dari berbagai sumber, termasuk jurnal ilmiah, laporan resmi, dan publikasi terkait. Analisis dilakukan dengan membandingkan data yang relevan di masing-masing sektor, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia memiliki potensi besar, seperti kekayaan alam dan luas wilayah, banyak aspek yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan daya saing, terutama dalam infrastruktur transportasi dan sistem pendidikan yang masih tertinggal dibandingkan Singapura. Selain itu, sektor kesehatan di Indonesia juga menghadapi tantangan dalam hal aksesibilitas dan kualitas layanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk bersaing secara efektif dengan Singapura, Indonesia perlu fokus pada pengembangan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, dan perbaikan sistem kesehatan. Temuan dari studi ini dapat dijadikan panduan bagi pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi untuk mendorong pembangunan di Indonesia.
Sistem Akuntansi Penggajian Pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor Windarningsih, Nuryuli; Magdalena Melani, Maria
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 11 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i11.16085

Abstract

Penggajian Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan salah satu elemen penting dalam penyelenggaraan negara, khususnya di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Penggajian dilakukan melalui Sistem Informasi Pemerintah Daerah Republik Indonesia (SIPD RI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme operasional Sistem Informasi Penggajian Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kecamatan Sukaraja dan mengetahui kendala yang dihadapi dalam penerapan sistem ini di Kantor Kecamatan Sukaraja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIPD RI berdampak positif dalam mempercepat proses administrasi penggajian, mengurangi kesalahan manual, dan meningkatkan kepuasan pegawai. Namun, beberapa kendala teknis dan administratif masih ditemukan dalam penerapannya. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sistem serta dukungan teknis dan pelatihan bagi pengguna sangat di perlukan untuk mengoptimalkan fungsionalitas SIPD RI.
Pengawasan Mutu Proses Produksi Air Minum dalam Kemasan Galon di PT. XYZ Maulana, Ihsan; Hapsari, Distya Riski
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 11 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i11.16094

Abstract

⁩Pengawasan mutu adalah suatu proses yang dilakukan untuk memastikan sebuah produk yang dihasilkan sudah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, baik oleh organisasi itu sendiri maupun oleh peraturan atau standar eksternal yang berlaku. Dalam konteks produksi, pengawasan mutu melibatkan serangkaian aktivitas yang mencakup pemantauan, pemeriksaan, dan evaluasi terhadap setiap tahap proses produksi untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Kajian ini bertujuan untuk mempelajari pengawasan mutu proses produksi air minum dalam kemasan galon. Metode pelaksanaan yang dilakukan yaitu kerja nyata atau praktik lapang, pengamatan langsung di lapangan, wawancara terhadap pekerja, pencatatan materi dan menelaah pustaka. Hasil menunjukkan bahwa proses produksi air minum dalam kemasan galon telah mengacukepada standar SNI 3553-2015 dan Permenkes Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 persyaratan kualitas air minum.
Terpaan Iklan Spaylater Nuryana; Setiawan, Koesworo; Fitriah, Maria
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i12.16117

Abstract

Perilaku konsumtif adalah fenomena yang sering terjadi dalam masyarakat, khususnya di daerah perkotaan. Fenomena ini menarik untuk diteliti karena perilaku konsumtif memiliki dampak signifikan pada kehidupan remaja di kota-kota besar, khususnya mahasiswa yang belum memiliki kemampuan finansial penuh untuk memenuhi kebutuhan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh iklan Shopee PayLater (SPayLater) terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan pendekatan kuantitatif. Data dianalisis menggunakan Regresi Linear Sederhana, Koefisien Determinasi, dan pengujian hipotesis dengan Uji T. Pengumpulan data utama dilakukan melalui kuesioner dengan pertanyaan terstruktur menggunakan skala Likert. Data sekunder diperoleh dari literatur yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terpaan iklan memperoleh nilai mean 3,63 yang tergolong tinggi. Skor tertinggi pada indikator Intensitas juga termasuk dalam kategori tinggi. Sementara itu, perilaku konsumtif memperoleh nilai mean 3,82 yang juga tergolong tinggi. Skor tertinggi pada indikator Pembelian Impulsif (impulsive buying) termasuk dalam kategori tinggi. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terpaan iklan SPayLater memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa.