cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
megan.asri@unida.ac.id
Phone
+6281314039779
Journal Mail Official
karimah.tauhid@unida.ac.id
Editorial Address
Universitas Djuanda cc. Badan Pengembangan Keilmuan Jl Tol Ciawi No 1, Bogor, Jawa Barat, Indonesia email: karimah.tauhid@unida.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Karimah Tauhid
ISSN : -     EISSN : 2963590X     DOI : https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5
Karya Ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian maupun pengabdian yang mencakup semua bidang ilmu baik dalam bidang sosial maupun eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,358 Documents
Komponen Pendidikan Multikultural dalam Sekolah Dasar Mia Maulia; Annisa Nursalamah Simanjuntak
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i12.16128

Abstract

Bertujuan membentuk siswa yang menghargai keberagaman dan memiliki pemahaman yang mendalam tentang perbedaan budaya, etnis, agama, dan latar belakang sosial. Metode pengajaran yang mendorong toleransi budaya, serta lingkungan belajar yang menghargai keberagaman Hasil Penelitian menunjukan bahwa penerapan pendidikan multikultural disekolah dasar melalui kurikulum inklusif dan dilingkungan belajar yang menghargai keberagaman efektif meningkatkan pemahaman siswa tentang nilai-nilai keberagaman.  
Present Perfect Tense: Menyatakan Pengalaman dan Peristiwa yang Berlanjut Riska Yulianti; Faiha Imtiyaz
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i12.16129

Abstract

Present Perfect Tense merupakan salah satu aspek penting dalam tata Bahasa Inggris yang memainkan peran krusial dengan menghubungkan peristiwa masa lalu dengan situasi masa kini. Peresentasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai struktur, fungsi, dan penggunaan Present Perfect Tense, serta perbedaannya dengan tenses lain seperti Simple Past dan Present Continous. Teks ini digunakan untuk menyatakan pengalaman, tindakan yang baru saja selesai, serta perubahan yang terjadi dari waktu ke waktu. Melalui analisis kualitatif juga akan menguraikan konjugasi kata kerja regular dan tidak beraturan dalam bentuk Present Perfect, serta penggunaan kata keterangan waktu seperti “Just”, “Already”, dan “Yet”. Selain itu, akan mengeksplorasi aplikasi praktis dalam percakapan sehari hari dan tulisan formal. Dengan peningkatan pemahaman mengenai Present Perfect Tense, diharapkan dapat memperbaiki keterampilan berbahasa Inggris mereka, meningkatkan kejelasan dan ketepatan komunikasi yang baik dalam konteks akademis maupun profesional.
Strategi Pemasaran Produk Pangan Menggunkan Metode Analysis Hierarchy Process Novitasari; Delfitriani, Delfitriani; Syarbaini, Ahmad
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 11 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i11.16165

Abstract

Pemasaran merupakan tindakan penting yang harus dilakukan oleh bisnis barang dan jasa untuk tetap eksis. Hal ini dikarenakan pemasaran menjadi salah satu aktivitas perusahaan yang berhubungan langsung dengan konsumen. Jadi, pemasaran dapat diartikan sebagai aktivitas manusia yang terkait dengan pasar (Rambe & Aslami, 2022). Upaya untuk meningkatkan taget pasar yaitu dengan strategi pemasaran, Strategi pemasaran adalah cara memasarkan suatu produk atau jasa dengan menerapkan rencana dan metode tertentu untuk meningkatkan penjualan. Dengan strategi penjualan yang baik produk akan dikenal oleh banyak orang. Strategi pemasaran dapat didefinisikan sebagai serangkaian tindakan yang diambil perusahaan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan (Syahputra, 2019). Penelitian ini menggunakan metode Analysis Hierarchy Process sebagai pengambilan keputusan strategi pemasaran produk pangan. Metode penelitian ini adalah studi literatur artikel berupa riview beberapa jurnal nasional yang berkaitan dengan strategi pemasaran pada produk pangan menggunakan metode Analysis Hierarchy Process. Berdasarkan hasil literatur riview masing-masing strategi pemasaran memiliki alternatif strategi yang berbeda. Setiap strategi pemasaran memiliki prioritas yang berbeda-beda juga. Setiap tahapan matriks yang dilalui memiliki fungsi yang berbeda-beda, matriks IFE digunakan untuk menilai kekuatan dan kelemahan internal Perusahaan, matriks EFE digunakan untuk mengevaluasi peluang dan ancaman dari lingkungan eksternal, matriks IE untuk menentukan posisi Perusahaan, matriks SWOT untuk merumuskan strategi yang tepat untuk memaksimalkan potensi dan menghadapi tantangan dan Metode AHP untuk membantu mengambil keputusan dan membuat alternatif strategi.
Sistem Penagihan Piutang Non-Performing Loan (NPL) pada PT. Pegadaian Siti Hajar Sulaeman Putri; Anwar, Saepul
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i12.16177

Abstract

Kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) adalah gejala awal kredit bermasalah dalam dunia perbankan. Salah satu gejalanya adalah debitur tidak dapat membayar angsuran kreditnya. Hal ini berdampak besar pada cash flow perusahaan dan bagaimana ia menghasilkan keuntungan. Untuk itu perusahaan harus menerapkan sistem penagihan piutang. Ini adalah proses yang dilakuakan perusahaan untuk dapat menagihkan hak piutang yang sudah jatuh tempo. Ini membantu perusahaan tumbuh. Salah satu lembaga pembiayaan (lembaga keuangan non-bank) PT. Pegadaian menawarkan peminjaman dengan jaminan tertentu untuk mendapatkan dana dengan kredit KCA. Hasilnya menunjukkan bahwa salah satu masalah PT. Pegadaian adalah masalah kredit yang bermasalah. Jumlah data nasabah yang mengalami kredit bermasalah adalah 240 nasabah dari total nasabah pinjaman yaitu 2051 dari bulan januari-april 2024. Besarnya pinjaman yaitu 25 juta sampai dengan 200 juta.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Puisi Terhadap Peningkatan Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas V SDN Harjasari 2 Afnan, Noor; Sya , Mega Febriani; Ichsan, Muhammad
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i12.16178

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pembelajaran puisi mempengaruhi kemampuan berbicara bahasa Indonesia siswa kelas V SDN Harjasari 02. Metode penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen dengan desain grup pengendalian protest-postest. Ada "Pengaruh Pembelajaran Berbasis Puisi terhadap Peningkatan Kemampuan Berbicara Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas V SDN Harjasari 02", menurut hasil uji hipotesis indepentent sampel t, dengan nilai signifikan 0,168 kurang dari 0,05. Kesimpulannya, Ho ditolak dan Ha diterima. Pemberian materi yang menarik dan menyenangkan kepada siswa dapat menghasilkan kualitas pembelajaran yang berbeda. Ini disebabkan oleh fakta bahwa materi tersebut mudah dipahami oleh siswa, memberikan pengalaman pembelajaran yang signifikan, dan mampu menarik perhatian siswa selama proses pembelajaran.
Pengelolaan Sistem Keuangan Desa Berbasis Aplikasi Siskeudes pada Desa Cimande Hilir Kecamatan Caringin Kabupatn Bogor Putri, Novia Eka; Kusuma, Indra Cahya
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i12.16182

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengevaluasi implementasi  aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dalam pengelolaan keuangan di Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Aplikasi Siskeudes ini diadopsi untuk mempermudah pengelolaan dan pelaporan keuangan desa yang sebelumnya menggunakan cara manual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa penerapan aplikasi Siskeudes mampu meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan Desa. Namun, beberapa hambatan masih dihadapi, seperti terbatasnya pemahaman sumber daya manusia yaitu perangkat desa dan fasilitas infrastruktur teknologi yang belum memadai, khususnya akses internet. Dalam mengatasi kendala ini, pemerintah desa secara rutin mengadakan pelatihan dan meningkatkan infrastruktur teknologi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam optimalisasi penggunaan aplikasi Siskeudes, yang diharapkan berdampak positif pada peningkatan akuntabilitas dan kesejahteraan masyarakat desa.
Penerapan Metode Inquiry-Based Learning di SDN Cisaat Gadis Kelas V dan VI Hidayat, Ravi Raya; Rusi Rusmiati Aliyah; Sopan Sopian Apriansah; Andri, Andriansyah; Ardinan Al-farizi; Ridwansyah
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i12.16189

Abstract

Metode Inquiry-Based Learning (IBL) diterapkan di sekolah dasar untuk meningkatkan partisipasi aktif dan pemahaman siswa selama pembelajaran. IBL memfokuskan pada pengembangan keterampilan berpikir kritis, di mana siswa secara mandiri terlibat dalam proses bertanya, menyelidiki, dan menemukan solusi berdasarkan rasa ingin tahu mereka. Penelitian ini mengkaji efektivitas IBL dalam mendorong minat belajar dan kemampuan pemecahan masalah siswa di kelas V dan VI SDN Cisaat Gadis. Melalui metode kualitatif, data dikumpulkan menggunakan observasi langsung, wawancara dengan guru, dan angket siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa metode IBL mampu meningkatkan motivasi belajar siswa dan memperdalam pemahaman mereka terhadap konsep yang dipelajari. Tantangan dalam penerapan IBL antara lain adalah kebutuhan pelatihan guru dan penyesuaian kurikulum. Secara keseluruhan, IBL menawarkan pendekatan pembelajaran yang efektif untuk mempersiapkan siswa menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan yang dinamis.
Perubahan Status Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua Menjadi Terorisme Dipandang dalam Sudut Kepentingan Nasional Hermawan, Danang Prasetyo; Suhartini, Endeh; Nuwarti
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i12.16191

Abstract

Jika status KKB tidak ditetapkan sebagai kelompok terorisme maka tindakan hukum yang dilakukan tidak bisa disamakan dengan menindak terorisme, KKB hanya dianggap sebagai kriminal biasa yang tidak bisa diberantas seperti memberantas teroris, oleh karena itu, untuk menindak secara benar sebagai teroris maka pemerintah perlu mengkaji dan menetapkan status KKB menjadi kelompok organisasi yang terlarang. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui dan menganalisis Perubahan Status Kelompok Kriminal Bersenjata Papua Menjadi Terorisme Dipandang Dalam Sudut Kepentingan Nasional. Jenis penelitian ini ialah penelitian yuridis normatif yaitu suatu penelitian yang menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier sebagai bahan analisis, dan juga menggunakan teori, pendapat ahli dan hasil riset orang lain sebagai bahan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aspek hukum dari perubahan status KKB menjadi terorisme dilihat dari ketentuan Pasal 28 G ayat (1) karena perbuatannya menimbulkan rasa takut dan mengancam keselamatan yang dapat dipersamakan dengan perbjuatan teroris. Dan perbuatan KKB yang menimbulkan ancaman bagi warga negara telah memenuhi unsur-unsur perbutan terorisme yang tertuang dalam Pasal 1 ayat UU terorisme. Begitu dengan rencana aksi nasional pemerintah untuk memberantas setap perbuatan yang mengarah pada perbuatan terorisme, sehingga aspek hukumnya terpenuhi untuk menetapkan status KKB menjadi terorisme. Perbuatan KKB keamanan dan kedaulatan negara, penyelesaian konflik dan keadilan sosial, pengaruh terhadap hubungan pusat dan daerah, stabilitas politik dan keamanan, pengaruh terhadap warga sipil.
Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan Modus Kawin Kontrak di Cisarua Kabupaten Bogor Dikaji Menurut Undang-Undang No 21 Tahun 2007 Tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang Ferdiyansyah; Nurwati; Djuniarsono, R.
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 11 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i11.16196

Abstract

Praktik kawin kontrak secara substantif bertentangan dengan ketentuan hukum perkawinan yang berlaku di Indonesia. Hal ini tidak sejalan dengan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 yang mensyaratkan pencatatan setiap perkawinan, sebagaimana diatur dalam Pasal 2 Ayat (2). Oleh karena itu, kawin kontrak dapat dikategorikan sebagai pelanggaran terhadap hukum perkawinan yang ada.Penelitian ini bersifat Kualitatif, spesifikasi dalam penilitian ini adalah deskriptif analisis.Penelitian ini menggunakan pendekatan yang bersifat yuridis normatif. Penelitian normatif diambil sebagai pendekatan utama dalam penelitian ini dikarenakan yang menjadi pehatian utama merupakan ketentuan perundang-undangan yang mengatur terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang dengan modus kawin kontrak di Cisarua Kabupaten Bogor.Tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus kawin kontrak telah menjadi isu yang semakin serius di Indonesia, terutama di daerah-daerah wisata seperti Cisarua, Kabupaten Bogor. Praktik ini tidak hanya merugikan perempuan yang terlibat, tetapi juga melanggar hak asasi manusia secara mendasar. Penegakan hukum yang efektif sangat penting untuk menangani masalah ini, mengingat banyaknya perempuan yang terjebak dalam situasi eksploitasi di balik janji pernikahan yang tidak bermakna.Perlindungan korban dalam hukum sangat penting dan sesuai dengan UU No. 21/2007, yang mengharuskan penyediaan rehabilitasi dan reintegrasi bagi korban TPPO. Proses ini membantu korban kembali ke masyarakat dengan dukungan yang diperlukan, termasuk pendidikan dan pelatihan keterampilan.
Penegakan Hukum Terhadap Anggota POLRI yang Melakukan Tindak Pidana Penadahan Dikaji Menurut Pasal 480 KUHP Juncto Undang-Undang No. 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Buana, Gilang Cakra; Nurwati; Ilyanawati , Yuniar Anisa
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 11 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i11.16197

Abstract

Penegakan hukum di Indonesia memiliki peranan yang sangat penting dalam menjaga ketertiban dan keadilan di masyarakat. Penelitian ini melihat efektivitas dari penerapan Pasal 480 KUHP dalam kasus-kasus yang melibatkan anggota Polri, serta bagaimana korelasi antara pelaksanaan UU No. 2 Tahun 2002 dan aturan pidana dalam KUHP. Penelitian ini bersifat Kualitatif, spesifikasi dalam penilitian ini adalah deskriptif analisis. Penelitian ini bersifat kualitatif dan menggunakan spesifikasi analisis deskriptif. Penelitian deskriptif bertujuan untuk menyediakan seteliti dengan informasi tentang keadaan, korban, atau gejala lainnya. Penelitian ini juga menggunakan yuridis normatif. Anggota Polri yang terbukti melakukan tindak pidana penadahan akan menjalani proses hukum secara normal terlebih dahulu atau dengan kata lain didahulukan sanski pidananya berdasarkan Pasal 480 KUHP. Bilamana telah melaksanakan hukuman maka selanjutnya akan melaksanakan sidang kode etik yang berdampak pemberhentian secara tidak hormat atau dipertahankan. Anggota Polri akan dihukum sesuai dengan sistem peradilan pidana di wilayah peradilan umum sesuai dengan tahapan peradilan pidana yang diatur dalam KUHAP dan KUHP sampai putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap di lembaga pemasyarakatan dan setelah itu.