cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
megan.asri@unida.ac.id
Phone
+6281314039779
Journal Mail Official
karimah.tauhid@unida.ac.id
Editorial Address
Universitas Djuanda cc. Badan Pengembangan Keilmuan Jl Tol Ciawi No 1, Bogor, Jawa Barat, Indonesia email: karimah.tauhid@unida.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Karimah Tauhid
ISSN : -     EISSN : 2963590X     DOI : https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5
Karya Ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian maupun pengabdian yang mencakup semua bidang ilmu baik dalam bidang sosial maupun eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,459 Documents
Pengaruh Gadget terhadap Sikap Disiplin dan Minat Belajar pada Anak Sekolah Dasar Yulianti, Devi; Sena Mushoffa, Nadia; Dewi, Yunika; Heryati, Yeti; Mardiah, Dede
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22738

Abstract

Penggunaan gadget pada anak sekolah dasar semakin umum seiring perkembangan teknologi masa kini. Kondisi tersebut memengaruhi berbagai aspek perkembangan anak, seperti kemampuan sosial, emosional, moral, dan terutama perilaku disiplin serta minat belajar. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana penggunaan gadget berdampak pada kedisiplinan dan ketertarikan belajar siswa, serta melihat sejauh mana frekuensi dan cara penggunaannya memengaruhi perilaku belajar mereka. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif melalui studi literatur, menggunakan 20 artikel yang diperoleh dari Google Scholar. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pemakaian gadget secara berlebihan berpotensi menimbulkan ketergantungan, mengurangi keterlibatan anak dalam aktivitas fisik, memengaruhi kestabilan emosi, serta menyebabkan berkurangnya kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Selain itu, tingginya intensitas bermain gadget berdampak pada menurunnya konsentrasi, berkurangnya minat belajar, dan penurunan prestasi akademik. Peran orang tua sangat penting untuk mengawasi dan membimbing anak dalam menggunakan gadget melalui pendampingan, pemberian batasan waktu, serta penggunaan gadget untuk kegiatan positif. Oleh karena itu, pengawasan yang tepat dari orang tua diperlukan agar anak dapat menggunakan gadget secara bijak dan tetap memiliki perilaku belajar yang baik dan disiplin.
Kestabilan Pigmen Alami dalam Bahan Pangan terhadap Pengaruh Proses Pengolahan dan Faktor Lingkungan Febriyani, Syifa Fauziyah; Nurlaela, Raden Siti; Nurhalimah, Siti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22743

Abstract

Warna merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi persepsi mutu dan tingkat penerimaan konsumen terhadap produk pangan. Penggunaan pigmen alami seperti antosianin, klorofil, karotenoid, betalain, serta senyawa fenolik semakin diminati sebagai alternatif pewarna sintetis, namun penerapannya masih menghadapi kendala terkait kestabilan warna selama pengolahan dan penyimpanan. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik serta stabilitas pigmen alami yang berasal dari bahan pangan berdasarkan hasil-hasil penelitian ilmiah yang telah dipublikasikan. Metode yang digunakan berupa literature review terhadap artikel ilmiah nasional yang mengkaji pengaruh suhu, lama pemanasan, metode ekstraksi, serta faktor lingkungan terhadap perubahan warna pigmen alami. Hasil kajian menunjukkan bahwa pigmen antosianin memiliki sensitivitas tinggi terhadap peningkatan suhu dan waktu pemanasan, sedangkan klorofil mengalami perubahan warna akibat degradasi struktur molekul selama perlakuan panas. Stabilitas pigmen betalain sangat dipengaruhi oleh teknik ekstraksi yang digunakan, sementara paparan cahaya dan kontak dengan air terbukti mempercepat degradasi pigmen berbasis senyawa fenolik. Secara umum, kestabilan pigmen alami dipengaruhi oleh jenis pigmen, kondisi pengolahan, serta faktor lingkungan, sehingga pengendalian ketiga aspek tersebut menjadi kunci dalam pengembangan pewarna pangan alami yang lebih stabil dan aman.
Analisis Perubahan Kandungan Karbohidrat dan Protein pada Cookies Akibat Substitusi Tepung Labu Kuning Yanti, Rima; Nurlaela, Raden Siti; Nurhalimah, Siti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22773

Abstract

Studi ini mengaplikasikan metodologi Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) untuk mengevaluasi dan mensintesis data empiris terkait dampak substitusi parsial tepung terigu dengan tepung labu kuning (Cucurbita moschata) terhadap kadar karbohidrat dan protein cookies. Pendorong utama penelitian ini adalah kebutuhan mendesak untuk mengembangkan makanan ringan fungsional, mengingat cookies konvensional cenderung memiliki kandungan karbohidrat tersedia yang tinggi dan rendah serat (Sri Rejeki et al., 2024), yang berasosiasi dengan masalah metabolisme (Afandi et al., 2019). Penelusuran literatur dilakukan secara sistematis pada basis data akademik dengan membatasi publikasi antara tahun 2015 hingga 2025 (Agus Cahyono et al., 2019). Analisis temuan konsisten menunjukkan bahwa penambahan tepung labu kuning secara signifikan *menurunkan total kandungan karbohidrat* cookies (Hatta & Sandalayuk, 2020). Hal ini terjadi karena komponen pati yang tinggi digantikan oleh serat pangan yang melimpah dalam labu kuning, berimplikasi pada peningkatan potensi prebiotik produk (Puspaningtyas et al., 2019). Sementara itu, tingkat protein cookies umumnya tetap terjaga atau hanya mengalami reduksi marginal. Kesimpulannya, pemanfaatan tepung labu kuning terbukti menjadi strategi fortifikasi yang efektif untuk menghasilkan cookies dengan profil gizi yang lebih seimbang dan berorientasi kesehatan.
Analisis Perbandingan Stabilitas Pascapanen Sawo (Manilkara zapota) dan Mangga (Mangifera indica) Berdasarkan Aktivitas Air dan Proses Reaksi Kimia Danias, Desti Isna; Nurlaela, Raden Siti; Nurhalimah, Siti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22796

Abstract

Buah sawo (Manilkara zapota) dan mangga (Mangifera indica) merupakan komoditas hortikultura tropis yang memiliki tingkat risiko kerusakan tinggi akibat aktivitas biologis dan berbagai proses reaksi kimia. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis perbandingan terhadap stabilitas kedua buah tersebut dengan fokus pada peran ketersediaan air atau aktivitas air, kerja enzim, serta berbagai perubahan reaksi kimia yang terjadi selama penyimpanan. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap berbagai hasil penelitian pascapanen dan teknologi pengolahan pangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa stabilitas mangga sangat dipengaruhi oleh kontrol aktivitas air untuk meminimalkan reaksi kimia yang merusak warna asli buah. Sebaliknya, pada sawo, stabilitas bahan segar lebih dipengaruhi oleh pengendalian aktivitas enzim melalui teknologi pelapisan, sementara pada produk olahan, perubahan kimia sengaja diarahkan untuk mencapai rasa dan aroma yang diinginkan. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun kedua buah melibatkan jalur reaksi kimia yang serupa, strategi pengendalian stabilitas yang diterapkan berbeda signifikan sesuai tujuan akhir produk.
Pengaruh Aktivitas Air dan Kadar Air terhadap Kerenyahan Snack Ekstrudat Berbasis Tepung Jagung Selama Penyimpanan Handayani, Dhiva Dwi; Nurlaela, Raden Siti; Nurhalimah, Siti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22798

Abstract

Snack ekstrudat berbasis tepung jagung memiliki karakteristik utama berupa tekstur renyah yang dipengaruhi oleh kadar air dan aktivitas air, terutama selama penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh aktivitas air dan kadar air terhadap kerenyahan snack ekstrudat berbasis tepung jagung selama penyimpanan. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif terhadap jurnal ilmiah sepuluh tahun terakhir. Analisis dilakukan dengan membandingkan hasil penelitian terdahulu terkait kadar air, aktivitas air, dan perubahan tekstur produk. Hasil kajian menunjukkan bahwa snack ekstrudat dengan kadar air rendah sekitar 2,7% dan aktivitas air rendah cenderung memiliki tekstur yang lebih renyah dan stabil, sedangkan peningkatan kadar air pada kisaran 7,15–10,16% selama penyimpanan dapat menyebabkan penurunan kerenyahan dan mutu tekstur produk.
Mineral Esensial dalam Bahan Pangan Alami dan Potensinya terhadap Keseimbangan Elektronik Tubuh Andita Nurintania M; Nurlaela, Raden Siti; Nurhalimah, Siti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22810

Abstract

Mineral merupakan zat gizi esensial yang berperan penting dalam fungsi fisiologis tubuh dan diperoleh melalui konsumsi pangan alami. Namun, hasil penelitian terkait kandungan mineral pada berbagai bahan pangan masih tersebar dan belum tersintesis secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan tinjauan literatur mengenai profil mineral makro dan mikro pada bahan pangan alami berdasarkan artikel ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan pada periode 2017–2023. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis empat artikel jurnal yang relevan, di mana data dikumpulkan melalui penelaahan sistematis terhadap objek penelitian, jenis mineral yang dianalisis, serta karakteristik hasil, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif deskriptif. Hasil sintesis menunjukkan bahwa bahan pangan alami dari sumber darat dan perairan memiliki kandungan mineral yang bervariasi, dengan mineral makro seperti kalium, kalsium, magnesium, dan natrium sebagai komponen dominan, sementara mineral mikro hadir dalam jumlah lebih rendah namun tetap berperan penting. Variasi kandungan mineral dipengaruhi oleh jenis bahan pangan, kondisi biologis, dan lingkungan tumbuh. Keterbatasan penelitian ini terletak pada jumlah literatur dan perbedaan metode antar studi. Secara keseluruhan, kajian ini menegaskan potensi pangan alami sebagai sumber mineral esensial dan memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan penelitian gizi dan diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal.
Kadar Air dan Aktivitas Air sebagai Faktor Kunci Mutu dan Stabilitas Bahan Pangan Sutisna, Noviyanti; Nurhalimah, Siti; Nurlaela, Raden Siti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22835

Abstract

Air merupakan komponen utama dalam bahan pangan yang berperan penting dalam menentukan mutu, stabilitas, dan umur simpan produk. Keberadaan air dalam bentuk kadar air dan aktivitas air memengaruhi reaksi kimia, pertumbuhan mikroorganisme, serta perubahan fisik selama proses pengolahan dan penyimpanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kadar air dan aktivitas air terhadap mutu dan stabilitas bahan pangan berdasarkan analisis komprehensif terhadap berbagai hasil penelitian terdahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur ilmiah dengan pendekatan kualitatif, menggunakan data sekunder yang diperoleh dari artikel jurnal bereputasi yang membahas pengaruh suhu, metode pengolahan, serta pemodelan matematis terhadap kadar air dan aktivitas air bahan pangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan suhu dan penerapan metode pengolahan tertentu, seperti pengeringan, penggorengan, dan pengasinan, secara signifikan menurunkan kadar air dan aktivitas air, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan stabilitas dan umur simpan produk pangan. Selain itu, penggunaan model matematis, seperti BET dan Arrhenius, terbukti efektif dalam memprediksi hubungan kadar air dengan mutu dan stabilitas produk. Kesimpulan dari kajian ini menegaskan bahwa pengendalian kadar air dan aktivitas air merupakan faktor kunci dalam menjaga mutu dan stabilitas bahan pangan serta menjadi dasar penting dalam perancangan proses pengolahan dan penyimpanan pangan yang optimal.
Ketersediaan Air dalam Bahan Pangan: Sintesis Kimia Pangan terhadap Keamanan dan Daya Simpan Produk Nurjanah, Siti; Nurlaela, Raden Siti; Nurhalimah, Siti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22877

Abstract

Air merupakan komponen dominan dalam bahan pangan yang memiliki peranan fundamental dalam menentukan mutu, stabilitas, keamanan, serta daya simpan produk pangan. Peran air dalam sistem pangan tidak hanya ditentukan oleh jumlahnya yang dinyatakan sebagai kadar air, tetapi juga dipengaruhi oleh aktivitas air dan bentuk keberadaan air di dalam matriks pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif peranan air dalam bahan pangan dari perspektif kimia pangan, khususnya kaitannya dengan mutu fisik, kimia, dan mikrobiologis produk pangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional yang membahas kadar air, aktivitas air, isotermi sorpsi air, serta pengaruh proses pengolahan dan penyimpanan terhadap mutu bahan pangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai proses pengolahan, seperti pengeringan, penggorengan, dan pengasinan, secara signifikan dapat menurunkan kadar air bahan pangan. Namun, tingkat penurunan kadar air berbeda pada setiap jenis bahan pangan, tergantung pada struktur jaringan, komposisi kimia, serta sifat fisik bahan tersebut. Selain itu, aktivitas air terbukti lebih akurat dalam merepresentasikan stabilitas mikrobiologis dibandingkan kadar air total. Kajian isotermi sorpsi air menunjukkan bahwa keberadaan air dalam bentuk air bebas dan air terikat berperan penting dalam menentukan stabilitas fisik dan kimia produk selama penyimpanan pangan olahan.
Kajian Kimia Pangan terhadap Kehilangan Vitamin Selama Proses Pengolahan Eva; Nurlaela, Raden Siti; Nurhalimah, Siti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22897

Abstract

Proses pengolahan pangan memiliki peran penting dalam meningkatkan keamanan, daya simpan, dan mutu sensori bahan pangan, namun di sisi lain dapat menyebabkan penurunan kandungan vitamin akibat perubahan sifat kimia vitamin selama perlakuan pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kehilangan vitamin selama proses pengolahan pangan dari perspektif kimia pangan dengan menekankan hubungan antara sifat kimia vitamin dan kondisi pengolahan yang memicu degradasi vitamin. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif dan komparatif melalui analisis berbagai artikel ilmiah yang membahas karakteristik kimia vitamin, jenis proses pengolahan pangan, serta mekanisme kehilangan vitamin. Data dianalisis dengan mengelompokkan vitamin berdasarkan kelarutannya, yaitu vitamin larut air dan vitamin larut lemak, serta metode pengolahan yang memengaruhi stabilitasnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa vitamin larut air, khususnya vitamin C dan vitamin B kompleks, merupakan kelompok yang paling rentan mengalami kehilangan akibat pemanasan, perebusan, dan kontak dengan air melalui mekanisme oksidasi, degradasi termal, dan pelindian. Sementara itu, vitamin larut lemak seperti vitamin A, D, E, dan K lebih rentan mengalami degradasi selama pengolahan bersuhu tinggi, terutama penggorengan, akibat reaksi oksidasi lipid dan pembentukan radikal bebas. Perbedaan struktur molekul dan sifat kimia vitamin menjadi faktor utama yang menentukan stabilitas vitamin selama pengolahan pangan. Kajian ini menegaskan pentingnya pemahaman mekanisme kimia kehilangan vitamin sebagai dasar dalam pemilihan dan pengembangan metode pengolahan pangan yang mampu mempertahankan kualitas gizi dan nilai fungsional produk pangan.
Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar dalam Bingkai Literasi Numerasi Berbasis Realitas Kehidupan Safari, Yusuf; Qia, Siti Zafira
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22899

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih sering dianggap sulit dan kurang bermakna bagi siswa karena penyajiannya yang abstrak dan minim keterkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Literasi numerasi menjadi pendekatan penting untuk menjembatani kesenjangan tersebut dengan menekankan kemampuan memahami dan menggunakan konsep matematika dalam konteks nyata. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji transformasi pembelajaran matematika sekolah dasar melalui literasi numerasi berbasis kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan literasi numerasi secara kontekstual mampu meningkatkan pemahaman konsep, kemampuan berpikir logis, serta sikap positif siswa terhadap matematika. Oleh karena itu, literasi numerasi perlu diintegrasikan secara sistematis dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.