cover
Contact Name
Iwan Tri Bowo
Contact Email
iwantb@umpri.ac.id
Phone
+6285601771179
Journal Mail Official
jbn.ejournal@gmail.com
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Pringsewu JL. KH Ahmad Dahlan No. 112 Pringsewu Lampung 35373 Phone: 085601771179
Location
Kab. pringsewu,
Lampung
INDONESIA
Bagimu Negeri : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25488651     EISSN : 25488651     DOI : DOI: https://doi.org/10.52657/bagimunegeri
Bagimu Negeri : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JBN) merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk Kegiatan Pengabdian, dengan nomor E-ISSN 2548-866X dan P-ISSN 2548-8651 adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Pringsewu. Penerbitan jurnal dilakukan setiap 6 Bulan sekali, yaitu bulan Juni dan Desember Journal Homepage Image Jurnal Bagimu Negeri (JBN) merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk Kegiatan Pengabdian, dengan nomor E-ISSN 2548-866X dan P-ISSN 2548-8651 adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Pringsewu. Penerbitan jurnal dilakukan setiap 6 Bulan sekali, yaitu bulan Juli dan Desember Scope Jurnal 1. Education, 2. Teaching, 3. Counseling, 4. Training, 5. Socializing, 6. Mentoring, 7. Coaching,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 61 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 2 (2025)" : 61 Documents clear
IN-HOUSE TRAINING : MANAJEMEN BANGSAL KEPERAWATAN di KLINIK PRATAMA RAWAT INAP PKU MUHAMMMADIYAH PRINGSEWU Nur Hasanah; Tuti Handayani; Fitra Pringgayuda
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh Klinik Pratama Rawat Inap PKU Muhammadiyah Pringsewu adalah rendahnya efektivitas manajemen bangsal keperawatan yang berdampak pada kualitas pelayanan dan kepuasan pasien. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan terkait manajemen bangsal untuk menciptakan pelayanan yang lebih efektif dan efisien. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif dan edukatif melalui in-house training, simulasi kasus, diskusi kelompok, dan workshop penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP). Kegiatan ini juga disertai dengan pendampingan langsung untuk memastikan implementasi di lapangan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan (25%), keterampilan pengorganisasian (25%), pengendalian (28%), penyusunan SOP (35%), dan kolaborasi tim (23%). Implikasi dari temuan ini adalah peningkatan kualitas pelayanan, efisiensi operasional, dan penurunan kesalahan administratif di klinik. Kesimpulan utama adalah bahwa program ini efektif dalam meningkatkan manajemen bangsal keperawatan dan dapat dijadikan model untuk pengembangan di fasilitas kesehatan lainnya. Pengembangan lanjutan disarankan untuk mengintegrasikan teknologi informasi guna mendukung manajemen yang lebih berbasis data dan meningkatkan pelayanan kesehatan di masa depan.
PELATIHAN PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN SESUAI SYARIAT DI MASJID AL FURQON KOMPLEK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PRINGSEWU Rahmat Efendi; Afrizal; Kholid Hidayatullah
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyembelihan hewan kurban merupakan salah satu bentuk ibadah seorang muslim yang disunahkan setiap hari raya Idul Adha. Teknis penyembelihan biasanya diserahkan kepada panitia kurban yang dibentuk oleh pengurus Masjid. Kurangnya pemahaman panitia kurban tentang tata cara menyembelih sesuai dengan syariat menjadi kendala dalam pelaksanaan penyembelihan kurban. Karena minimnya pengetahuan sering terjadi hal-hal yang tidak sesuai dengan syariat, seperti cara merobohkan dan menyembelih yang cenderung menyiksa hewan kurban. Dengan pelatihan ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan kepada kaum muslimin tentang tata cara menyembelih sesuai dengan syariat. Pelatihan ini dilaksanakan selama satu hari dengan memberikan materi tentang fikih kurban, kesehatan dan kesejahteraan hewan kurban, teknik sembelih halal, dan juga teknik merobohkan hewan kurban. Peserta adalah perwakilan dari masing-masing pengurus masjid yang ada di wilayah kabupaten Pringsewu. Setelah mendapatkan materi, perwakilan dari peserta diberi kesempatan untuk praktik menyembelih kambing dan merobohkan hewan kurban dengan metode barley. Dengan pelatihan ini masyarakat memiliki pemahaman yang baik tentang cara menyembelih sesuai dengan syariat sehingga dapat menerapkannya di lingkungan saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban pada hari raya Idul Adha.
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DILINGKUNGAN PERSYARIKATAN (PEMBERDAYAAN KADER AISYIYAH MELALUI PROGRAM PENCEGAHAN ULKUS DIABETIK PADA PASIEN DIABETES DENGAN PELATIHAN FOOT CARE DI AISYIYAH CABANG PRINGSEWU) Tiara; Reni Tri Subekti; Andri Yulianto
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ulkus diabetik merupakan komplikasi serius yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien diabetes. Kader kesehatan berbasis komunitas memiliki peran strategis dalam pencegahan dan deteksi dini ulkus diabetik. Tujuan:Mengoptimalkan pemberdayaan kader Aisyiyah melalui pelatihan foot care sebagai upaya pencegahan ulkus diabetik pada pasien diabetes di wilayah Aisyiyah Cabang Pringsewu. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di lingkungan persyarikatan Aisyiyah Cabang Pringsewu. Desain sebelum–sesudah (pre–post design) digunakan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan. Instrumen penilaian pengetahuan didesain khusus untuk materi foot care, dan kepatuhan perawatan pasien diukur melalui observasi dan pencatatan insiden ulkus. Analisis statistik menggunakan uji beda berpasangan untuk skor pengetahuan dan uji chi‑square untuk perbandingan insiden ulkus, dengan taraf signifikansi α=0,05. Hasil:Pelatihan foot care berbasis pemberdayaan meningkatkan pengetahuan kader secara signifikan, dengan rata‑rata skor pre‑test 10,4 ± 2,1 menjadi post‑test 17,8 ± 1,5 (P < 0,001). Kepatuhan kader dalam mendampingi perawatan kaki pasien meningkat pesat, tercermin dari penurunan insiden ulkus diabetik pada pasien dari 24 % menjadi 8 %. Kesimpulan:Program pelatihan foot care yang memanfaatkan pemberdayaan kader Aisyiyah efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan perawatan, serta menurunkan insiden ulkus diabetik. Model ini direkomendasikan untuk direplikasi dalam skala yang lebih luas sebagai strategi pencegahan komplikasi diabetes berbasis komunitas.
PERAN AKTIF MAHASISWA KKN DALAM MENINGKATKAN KESADARAN BAHAYA NARKOBA, SEKS BEBAS DAN AKIBAT PERNIKAHAN DINI Sumarni; Fahrurrozi Firdaus; Hera Wati; Siti Dzakiyyah; Fitria Alfiani; Haliza Faroka; Ilham Cahyandi
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

di Desa Banyumas bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para siswa di SMK Maarif Banyumas mengenai bahaya narkoba, seks bebas, dan akibat pernikahan dini melalui seminar dan diskusi. Program ini melibatkan mahasiswa KKN dari Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung yang aktif berperan dalam memberikan edukasi di Desa Banyumas. Masalah utama yang dihadapi adalah minimnya pemahaman remaja terkait dampak negatif narkoba, seks bebas, dan pernikahan dini, yang sering kali mengakibatkan terjerumus pada perilaku negatif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan fokus pada studi kasus di SMK Maarif Banyumas. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa melalui penyuluhan dan diskusi interaktif yang melibatkan siswa secara aktif. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan respons positif dari peserta didik dan pihak sekolah, serta kontribusi signifikan dalam membentuk pola pikir remaja yang lebih bijak dalam menghadapi permasalahan sosial yang ada. Dengan demikian, diharapkan program ini dapat memberikan dampak berkelanjutan dalam mencegah perilaku negatif di kalangan remaja.
KELAS KILAT MEDIA INTERAKTIF: DARI TEKS KE VISUAL PEMBELAJARAN BERBASIS AI DI UPTD SD N 2 SIDOHARJO Dhimas Rinda Adi Puspito; Yunni Arnidha; Endang Wahyuni
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membuka ruang baru dalam dunia pendidikan, terutama dalam praktik pembelajaran sehari-hari di sekolah dasar. Guru, yang selama ini dibebani dengan berbagai tugas administratif dan tuntutan pedagogis, kini memiliki peluang untuk memanfaatkan AI sebagai alat bantu yang dapat meningkatkan kreativitas, efisiensi, dan kualitas penyampaian materi pelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) berupa Kelas Kilat Media Interaktif dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan guru SD dalam memanfaatkan AI untuk mengubah teks pembelajaran menjadi media visual yang menarik dan mudah dipahami peserta didik. Pelatihan dilakukan secara singkat dalam satu hari, namun terbukti mampu memicu perubahan signifikan pada cara guru memandang dan menggunakan teknologi. Artikel ini menyajikan proses, hasil, dan analisis mendalam dari pelatihan tersebut, serta kontribusinya terhadap peningkatan literasi digital, kreativitas pedagogis, dan ekosistem pembelajaran di sekolah dasar. Temuan menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri guru, kemampuan produksi media secara mandiri, serta terbentuknya kolaborasi berkelanjutan antar-guru. Artikel ini diakhiri dengan rekomendasi strategis bagi sekolah, guru, dan lembaga pendidikan tinggi dalam mengembangkan program pelatihan teknologi berbasis kebutuhan nyata.
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN (CONTINUITY OF CARE) PADA NEONATUS DENGAN BBLR Novita Sari; Yuli Hamidah; Eka Wirani; Triyuliati
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia tahun 2023 AKI 194/100.000 kelahiran hidup. Sedangkan AKB 17,6/1000 kelahiran hidup. Upaya strategis untuk menurunkan AKI dan AKB adalah dengan menerapkan Asuhan Kebidanan Berkelanjutan (CoC). Masih banyaknya komplikasi obstetrik yang dialami oleh ibu selama hamil yang berpengaruh terhadap kesehatan janin yang dikandung. Puskesmas Kabunan Capaian K1 murni sebesar 41,75 dan K4 murni sebesar 59% maka perlunya pelayanan kebidanan berkelanjutan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, BBL sampai pelayanan KB. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pendampingan secara berkesinambungan kepada ibu hamil sampai nifas. Metode yang digunakan penelitian kualitatif pendekatan studi kasus. Asuhan kebidanan diberikan pada Ny. N umur 30 tahun G2P1A0 di Puskesmas Kabunan mulai tanggal 15-1-2025 sampai 24-9-2025. Asuhan kehamilan dilakukan pada Ny. N TM I-III dilakukan 3x dengan KEK dan oedem kaki fisiologis dengan memberikan KIE nutrisi dan pijat kaki oedem. Pada tanggal 22 Agustus Ny.N uk 37 minggu dengan persalinan normal di Puskesmas Kabunan dengan bayi lahir BBLR . Jenis kelamin Perempuan. BB/PB 2400 gr/46 cm. Asuhan BBL & Neonatus dilakukan dengan jaga kehangatan bayi, pemberian ASI secara eksklusif dan pijat bayi . Asuhan masa nifas dilakukan dengan kunjungan KF 4 kali, hasil akhir tidak ada keluhan & tidak ada komplikasi.Asuhan kontrasepsi klien menggunakan KB suntik 3 bulan
MENGUATKAN PERILAKU NUTRISI ADAPTIF IBU HAMIL UNTUK MENJAGA TUMBUH KEMBANG ANAK YANG SEHAT DAN MENDUKUNG KESEHATAN JANGKA PANJANG Nurwinda Saputri; Dayana Noprida
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa kehamilan merupakan periode kritis yang menentukan kualitas tumbuh kembang anak, baik pada masa awal kehidupan maupun jangka panjang. Perilaku nutrisi ibu hamil—termasuk pemilihan makanan, pemenuhan mikronutrien, dan kepatuhan terhadap rekomendasi gizi—seringkali belum optimal karena rendahnya pengetahuan, akses informasi, serta pengaruh budaya makan. Penguatan perilaku nutrisi adaptif menjadi strategi penting untuk mencegah risiko gangguan pertumbuhan, stunting, serta masalah kesehatan kronis pada anak di kemudian hari. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan praktik perilaku nutrisi adaptif pada ibu hamil melalui edukasi komprehensif, demonstrasi menu sehat, dan pendampingan intensif. Metode: Program dilaksanakan melalui pendekatan community empowerment dengan tahapan sosialisasi, penyuluhan interaktif, demonstrasi pembuatan menu bergizi seimbang, konsultasi gizi individual, dan pemantauan praktik nutrisi selama empat minggu. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas/Posyandu. Evaluasi dilakukan melalui pre–post test pengetahuan dan observasi perubahan perilaku makan. Hasil: Kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pengetahuan ibu hamil mengenai kebutuhan gizi kehamilan dan praktik konsumsi pangan bergizi seimbang. Ibu hamil juga menunjukkan perubahan perilaku adaptif, seperti peningkatan frekuensi konsumsi protein hewani, buah, dan sayuran, serta penurunan konsumsi makanan tinggi gula dan garam. Kesimpulan: Penguatan perilaku nutrisi adaptif melalui edukasi dan pendampingan terbukti efektif meningkatkan kesadaran dan praktik makan sehat pada ibu hamil. Intervensi ini berpotensi mendukung tumbuh kembang anak yang optimal dan kesehatan jangka panjang, sehingga perlu diintegrasikan dalam program kesehatan ibu dan anak di tingkat komunitas.
PELATIHAN PELAFALAN BAHASA INGGRIS MAHASISWA PASCASARJANA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PRINGSEWU Siswoyo; Miftahul Jannah; Novita Eka Tristiana
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi artikulasi fonem Bahasa Inggris mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung. Memahami pelafalan atau artikulasi konsonan dan vokal dalam Bahasa Inggris sangat penting sekali. Masalah krusial yang dihadapi oleh mahasiswa pascasarjana tersebut adalah kurangnya ketepatan dalam berartikulasi bunyi suara dalam Bahasa Inggris baik berupa konsonan maupun vokal. Kegiatan pengabdian ini berbentuk pelatihan. Pelatihan ini dilaksanakan melalui metode demonstrasi fonetik, latihan berulang (drilling), pemodelan pelafalan (imitation), dan umpan balik (feedback) dari para nara sumber. Para mahasiswa sebagai peserta pelatihan diberi materi tentang olah vocal atau pelafalan tentang bunyi vokal dan konsonan dalam Bahasa Inggris. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pengetahuan mereka dalam melafalkan fonem-fonem dalam Bahasa Inggris lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya. Artikulasi mereka mengalami peningkatan. Mereka merespon kegiatan ini dengan sangat positif dan antusias sehingga mereka merasa lebih percaya diri dalam melafalkan artikulasi Bahasa Inggris. Kegiatan ini diharapkan dapat berlanjut untuk memperkuat kompetensi mereka dalam mengartikulasikan fonem-fonem Bahasa Inggris baik konsonan maupun vokal.
PELATIHAN PENULISAN PUISI TIGA BAIT DI SMP N I BANYUMAS Dwi Fitriyani; Siti Fitriati; Izhar
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi kreatif peserta didik melalui pelatihan penulisan puisi tiga bait di SMP Negeri 1 Banyumas. Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan sekolah untuk memperkuat kemampuan menulis ekspresif dan imajinatif siswa sebagai bagian dari pengembangan kompetensi bahasa dan sastra Indonesia. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pemberian materi mengenai konsep dan karakteristik puisi tiga bait, demonstrasi teknik penulisan, pendampingan praktik menulis, serta sesi refleksi dan evaluasi karya. Kegiatan diikuti oleh siswa kelas VII dan VIII dengan antusias tinggi. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap unsur pembangun puisi tiga baris serta kemampuan mereka dalam menghasilkan karya yang kreatif, komunikatif, dan sesuai kaidah. Pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam berkarya sastra serta direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam program literasi sekolah secara berkelanjutan.
ANALISIS HAMBATAN IMPLEMENTASI PENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI KELAS Siti Rahayu; Ukhti Mutiara Sayekti; Adek Nurani; Nada Nisrina; Alifah Estuning Hidayah; Linda Rahmawati; Anisa Fadila Azahra; Nurhasnah
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan-hambatan dalam penerapan pendekatan deep learning pada proses pembelajaran di SMK Nurul Huda Pringsewu. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya pembelajaran mendalam dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, pemahaman konsep, dan kemandirian belajar siswa, namun implementasinya di kelas masih belum optimal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen. Subjek penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling, melibatkan guru dan siswa yang dipilih berdasarkan keterlibatan langsung dalam penerapan deep learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama meliputi rendahnya kesiapan belajar siswa, kebiasaan belajar berorientasi hafalan, keterbatasan waktu pembelajaran, serta kondisi lingkungan pondok pesantren yang mengurangi fokus dan kesempatan siswa dalam mendalami materi. Perbedaan kemampuan dasar antar siswa juga menjadi faktor penghambat dalam pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Meskipun demikian, guru memiliki peran penting sebagai fasilitator adaptif, inovator strategi, mediator kebutuhan belajar, dan motivator dalam membantu siswa menyesuaikan diri dengan tuntutan pembelajaran mendalam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan penerapan deep learning sangat dipengaruhi oleh kesiapan siswa, dukungan lingkungan, dan kemampuan guru beradaptasi, dengan keterbatasan penelitian pada konteks sekolah yang spesifik sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasi secara luas.