cover
Contact Name
Asep Hidayat
Contact Email
asep.hidayat.1204@gmail.com
Phone
+6282219434646
Journal Mail Official
abdimas.tribhakti.unla@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Langlangbuana Jl. Karapitan No. 116, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia 40261
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti
ISSN : 27151123     EISSN : 27151131     DOI : https://doi.org/10.36555/tribhakti
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti ditujukan untuk mempublikasikan dan mendesiminasikan pengabdian kepada masyarakat serta kajian para pakar dan praktisi yang berkenaan dengan pemanfaatan ilmu pengetahuan dalam kehidupan masyarakat. Secara khusus menitikberatkan pada permasalahan pokok dalam pengembangan keilmuan bidang pengabdian masyarakat sebagai berikut: (1) Pelayanan masyarakat: Masyarakat, Ketahanan Pangan Lokal, Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain; (2) Pemberdayaan masyarakat, akses sosial; (3) Pengabdian mahasiswa melalui program Kuliah Kerja Mahasiswa; DAN (4) Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Articles 150 Documents
Penerapan Evaluasi Pembelajaran Berbasis HOTS Mariam, Popon; Nurhayati, Yeti; Irmawan, Irmawan
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Tri Bhakti
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/tribhakti.v2i2.1696

Abstract

In the Regulation of the Minister of Education and Culture of the Republic of Indonesia No. 20 Regarding Competency Standards for Primary and Secondary Education Graduates, there is a skill dimension where one of the objectives is that students are expected to have critical thinking and acting skills with scientific skills. In implementing the Permendikbud, the government is fixing HOTS-based educational evaluation standards in every activity, both semester exams and national level exams for SMA and SMK equivalent. HOTS is high-level thinking by carrying out measurement tasks through steps of analyzing, evaluating and creating conceptual and procedural knowledge or metacognitive. Facts in the field based on the analysis show that students are still weak in higher order thinking skills (HOTS) and teachers have difficulty in designing and implementing HOTS-based evaluations. The purpose of this Community Service is to provide training in the preparation of HOTS-based evaluation tools in the learning process. The training and mentoring method is carried out with the in-service training pattern which is carried out in classical presentation, as well as the on-the-job learning pattern or independent mentoring at the training participants' assignments as the implementation of training held at SMKS Putra Padjdjaran 2, Bandung City. The output targets have been achieved, namely (1) an article entitled Making and Implementing HOTS-based Evaluation in Learning submitted to the Tri Bhakti Journal of Langlangbuana University,(2) photo documentation of the implementation, (3) draft teaching materials/modules entitled HOTS-based evaluation, (4) ) the increasing knowledge and ability of teachers of SMKS Putra Padjadjaran 2 Bandung in making and implementing HOTS-based evaluation tools in learning as an effort to improve the quality of the process and learning outcomes. Key Word Learning Evaluation; HOTS
Pelatihan Google Classroom Sebagai Media Pembelajaran Daring di SMP Al-Hamidiyah Palembang Rosyidah, Masayu; Winda, Meilyana; Karnadi, Karnadi
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Tri Bhakti
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/tribhakti.v3i1.1700

Abstract

The impact of the Covid-19 pandemic is almost evenly distributed in all sectors of life, including education. The existence of the Ministry of Education and Culture's policy forces all teachers to be able to present distance learning. The problem with partners is that they haven't used the Google Classroom application optimally. The method given in this community service activity is socialization and direct training / practice by the teacher who is accompanied by a community service team. The results obtained from 20 respondents were 90% familiar with the material presented, as many as 85% were able to apply it in the class later, and the rest gave other responses.
Pembuatan Alat Tes Kemampuan Berpikir Kreatif Bagi Guru SMP Kemala Bhayangkari Bandung Widyatiningtyas, Reviandari; Sritumini, Bella Anantha; Rohartati, Sri
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Tri Bhakti
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/tribhakti.v3i1.1703

Abstract

Matematika adalah salah satu mata pelajaran yang wajib diberikan sejak pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Memperhatikan karakteristik matematika sebagai ilmu yang makin lama makin sulit, maka umumnya peserta didik menyukai matematika pada saat peserta didik mengalami kesulitan dalam mempelajari matematika, keadaan ini apabila tidak diatasi dengan segera maka akan berdampak pada pembelajaran matematika selanjutnya. Sementara mata pelajaran matematika adalah salah satu mata pelajaran yang diuji secara nasional. Kemampuan berpikir kreatif merupakan bagian dari keterampilan berpikir tingkat tinggi atau high order thinking skills (HOTS), permasalahan ini muncul sejak tahun 2017 bahwa pelaksanaan penyelenggaraan UNBK sudah menerapkan ujian dengan bentuk high order thinking skills (HOTS), keadaan ini menyebabkan peserta didik mengeluh dengan soal-soal yang diberikan terlalu sulit dan dipandang tidak sesuai dengan apa yang diajarkan di kelas. Sementara di pihak lain banyak sekali permasalahan yang dihadapi guru selama melaksanakan pembelajaran, apalagi dalam pembuatan alat evaluasi tes HOTS khususnya soal kemampuan berpikir kreatif matematis, karena selama ini belum ada pendampingan dan pelatihan dalam pembuatan instrumen tes kemampuan berpikir kreatif matematis. Sekolah Menengah Pertama yang menjadi mitra merupakan sekolah yang terus berkembang dengan pendanaan untuk pengembangan fisik maupun untuk pengembangan guru-gurunya sangat bergantung dari dana yang berasal dari dana masyarakat khususnya dari siswa, maka sangat membutuhkan dorongan dan sekaligus bantuan dalam upaya meningkatkan kinerja para guru sehingga dapat menghasilkan pesera didik yang dapat dibanggakan. Hal ini sesuai dengan tujuan pendidikan yang diinginkan pemerintah.
Peningkatan Pemahaman Bahasa Asing pada Perjanjian Akta Notaril Bagi Anggota Ikatan Notaris Indonesia Kabupaten Bandung Sidik, Jafar; Haspada, Deny; Priyanto, Imam Jahrudin
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Tri Bhakti
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/tribhakti.v3i1.1710

Abstract

Although now the contract is mandatory in Indonesian according to Law no. 24 of 2009, notaries still have to understand notary deeds in foreign languages. In fact, if necessary, be able to make notary deeds using foreign languages. This is necessary to improve the qualifications as a legal apparatus in the field of notarization and land affairs. Moreover, there are quite a lot of notaries in Bandung Regency. Based on data from the Bandung Regency Regional Revenue and Financial Management Service (Dispenda), as of June 2020, there were 418 PPAT (Land Deed Maker Officials) and based on the Notary Portal of Bandung Regency as of June 2020 there were 397 notaries. In accordance with Law no. 2 of 2014 concerning Amendments to Law no. 30 of 2004 concerning the Position of Notary (UUJN), the notary is authorized to make authentic deeds regarding all actions, agreements, and provisions required by laws and regulations and/or those desired by those with an interest to be stated in an authentic deed, guaranteeing the certainty of the date of making the deed, keep the deed, provide a copy and an excerpt of the deed. From the inventory of problems, many notaries do not understand the legal consequences when a notary makes a contract or agreement in the form of a notary deed in a foreign language. It should be noted that a contract or agreement made in the form of a notary deed in a foreign language has certain legal consequences, namely the notary deed is not an authentic deed, but as an underhand deed. In addition, the notary deed has the potential to be filed for cancellation or declared null and void through the state judiciary. The solution is, socialization or legal counseling has been held to notaries regarding the legal umbrella or legal basis for the mandatory use of the Indonesian language in contracts or agreements, either under hand or in the form of a notary deed.
Jurnal Pengabdian Penarapan Platform Pembelajaran Digital Baca Al-Qur’an Daring Di Pesantren Baiturrahman Ciparay Haryana, KM. Syarif; Husniah, Hennie; Maryanche, Octavia; Jabar, Denis Aji M.
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Tri Bhakti
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/tribhakti.v3i1.1719

Abstract

Responding to the Covid-19 pandemic encourages people to change their daily ways of thinking and behaving of education becomes the front line to break the chain of spreading Covid-19. Therefore, the policy of the central and local governments is to change the old learning patterns online. On the other, schools are expected to make adjustments to the implementation of this PSBB. Including the school under the guidance of the Baiturrahman Ciparay Islamic Boarding School, the education system for all subjects is converted into online including Al-Quran reading subjects at the Baiturrahman Islamic boarding school which is the flagship required to adjust the learning system so that curriculum targets can be achieved. However, the online method used in this subject has different demands because teachers and students have to face each other in an interactive, realtime manner. The solution applied is to take advantage of several Information Technology facilities so that students and teachers can take advantage of cellphones or notebooks in their respective places and simultaneously access the Google class application (Brock, 2015) to access various learning resources from teachers and Google Meet for materials that require face-to-face advance directly supported by multi media means
Fasilitasi Administrasi Akte Kelahiran Keluarga Pemulung di Kelurahan Kebon Pisang Kota Bandung Kurniati, Yeti; Kunyati, Siti Anah; Sari, Wiwit Juliana
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Tri Bhakti
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/tribhakti.v3i1.1722

Abstract

Data dari BPS Kota Bandung tercatat 11% anak kota Bandung yang belum memiliki akte kelahiran dari Kantor Catatan Sipil, sebagai pemenuhan tertib administrasi penduduk. Terlebih lagi dengan terjadinya pergeseran fungsi dan tugas negara dari fungsi negara yang hanya sebagai penjaga malam ke fungsi mewujudkan kesejahteraan warga negara . Campur tangan negara yang terbuka luas tersebut mengharuskan adanya sejenis tertib peraturan hukum untuk melindungi perlakuan sewenang-wenag negara terhadap warga negara. Tertib peraturan tersebut tertuang pada kebijakan yang diambil oleh pemerintah dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, yang selanjutnya disingkat menjadi UU Administrasi Kependudukan. UU Administrasi Kependudukan mewajibkan setiap penduduk Indonesia untuk melaporkan peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dialaminya kepada instansi pelaksana dengan memenuhi persyaratan yang diperlukan dalam pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil, sebagaimana yang tertuang dalam Pasal 3 UU administrasi kependudukan agar terpebuhinya tertib administrasi. Tertib administrasi dimaksudkan untuk memberikan perlindungan, pengakuan, penentuan status pribadi dan status hukum setiap peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dialami oleh penduduk Indonesia dan Warga Negara Indonesia yang berada di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Beberapa keluarga pemulung Kota Bandung yang sebelumnya telah difasilitasi oleh tim pengabdian masyarakat Universitas Langlangbuana untuk menikah secara resmi dan mendapatkan beberapa hak-hak sipilnya berupa pendaftaran kependudukan guna mendapatkan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Namun kegiatan perlu ditindaklanjuti dengan memberikan legalisasi anak-anaknya untuk mendapatkan nomor Induk Anak dan Akta kelahiran terutama anak di luar perkawinan yang sah dari Dinas catatan Sipil. Metode dalam memfasilitasi kegiatan tersebut dengan melakukan advocacy keluarga pemulung untuk mendapatkan hak identitas kependudukan, pendampingan dan edukasi. Dari hasil PKM penerbitan dan pengakuan anak yang di luar nikah, anak yang sah dan keluarga yang sampai saat ini belum terfasilitasi e-KTP padahal suket KTP sudah diterima sejak lama.
Pembuatan Perangkat Negative Pressure Room Portable untuk Klinik Central Medika Ciwastra Bandung Rahman, Sutisna Abdul; Chaidir, Roy; Sudarmadi, Dedy
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Tri Bhakti
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/tribhakti.v3i1.1726

Abstract

Pembuatan perangkat negative pressure room portable yang dibuat pada pengabdian ini bertujuan untuk menambah perlindungan terhadap petugas medis yang sedang bertugas terutama pada saat petugas diharuskan berhubungan dengan pasien yang memiliki gejala. Alat ini berfungsi untuk mengatur arah aliran udara untuk menciptakan lingkungan bertekanan negatif dan memasok udara dari ruangan ke area pasien dengan menarik udara menggunakan penghisap udara. Udara yang terhisap (termasuk udara/tetesan yang dihembuskan oleh pasien) kemudian disalurkan melewati beberapa tahap yaitu filter HEPA, saluran ultra violet dan saluran ozon sebelum akhirnya dilepaskan ke dalam ruangan. Penggunaan alat ini diharapkan dapat meminimalisasi penyebaran melalui tetesan atau hembusan nafas pasien. Pembuatan perangkat negative pressure room portable diaplikasikan pada Klinik Central Medika Bandung. .
Penataan Taman Bermain Anak di Kawasan Sempadan Sungai Cikapundung RW 06 Kelurahan Balong Gede Bandung Sari, Sally Octaviana; Kunyati, Siti Anah; Octaviani, Intan
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Tri Bhakti
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/tribhakti.v3i1.1727

Abstract

The issue of riverbank in Bandung city still leaves unending problems recently as well as RW 06 Balong Gede sub district. The lack of quality and quantity of open public space were caused by the dense of city centre settlement. The riverbank of RW 06 Balong Gede sub district is an active connecting path between Lengkong and Pungkur street so it is not safe enough for the children to play. The riverbank of Cikapundung is currently used for composting area, storing building material, sitting area and the street vendors. Condition of the sitting area has not been proper to use because of its damage and the lack of roof cover. The UNLA abdimas team try to help RW 06 community in composing planning concepts and the structure of organization for Taman Si Indung Jembar management. The identification process of needed space and space mapping were held through forum discussion group with the community. The planning concept is socialized and discussed with the community by participatory planning to achieve design concept according to user requirements. After the retaining wall development as the government aided, the playground become main priority to build. Si Indung Jembar Park for now has been built although there are many changes in construction actually due to cost and the park element provided. The other functions that have not been realized yet will be developed and built gradually in the next period. Permasalahan ruang sempadan sungai di Kota Bandung hingga saat ini masih meninggalkan persoalan yang tidak kunjung selesai, seperti halnya di RW 06 Kelurahan Balong Gede. Kurangnya kuantitas dan kualitas ruang terbuka publik akibat padatnya lahan permukiman di pusat kota Bandung. Sempadan sungai di RW 06 Kelurahan Balong Gede juga merupakan jalur penghubung utama aktif antara Jalan Lengkong dan Pungkur, sehingga mengurangi kenyamanan bermain bagi anak-anak. Sempadan sungai Cikapundung saat ini sebagian dimanfaatkan oleh penduduk untuk fungsi pembuatan kompos, penyimpanan bahan bangunan, ruang duduk dan area berdagang pedagang kaki lima. Kondisi sebagian ruang duduk pun sudah tidak lagi memadai untuk digunakan karena kerusakan tempat duduk dan tidak adanya penutup atap. Untuk itu tim abdimas LPM Universitas Langlangbuana mencoba membantu masyarakat RW 06 dalam menyusun konsep perencanaan pemanfaatan sempadan sungai tersebut dan struktur organisasi lembaga yang akan mengelola Taman Wisata Si Indung Jembar. Proses identifikasi kebutuhan ruang dan pemetaan lokasi dilakukan bersama Ketua RW, para Ketua RT dan masyarakat lainnya melalui diskusi kelompok (FGD). Konsep perencanaan sempadan sungai disosialiasikan dan didiskusikan bersama masyarakat (participatory planning) untuk mencapai gambaran desain yang sesuai dengan kebutuhan/keinginan masyarakat. Sebagai lanjutan dari pembuatan kirmir yang sudah dilakukan atas bantuan Pemerintah, taman bermain anak menjadi skala prioritas yang akan dibangun dalam perencanaan Taman Si Indung Jembar.Taman bermain anak tersebut kini sudah selesai dibangun walaupun ada sedikit perbedaan dengan desain dan harapan karena keterseddiaan elemen pelengkap taman dan biaya. Fungsi -fungsi lain yang belum terwujud selanjutnya secara bertahap akan dilaksanakan di periode mendatang.
Peningkatan Penghasilan dan Pelayanan Prima Melalui Penguasaan Bahasa Inggris Bagi Pengemudi Online Marta, Davidescu Cristiana Victoria; Rahmansyah, Sutiadi; Sadikin, Taufik
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Tri Bhakti
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/tribhakti.v3i2.1738

Abstract

Kemampuan berbahasa asing tidak hanya menjadi syarat untuk pegawai perusahaan multi- nasional tapi juga pengemudi transportasi online. Contohnya, Gojek yang sekarang ini tengah menggalakkan mahir berbahasa Inggris ke mitra pengemudi. Tim pengabdi Universitas Langlangbuana merancang sebuah kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan bahasa Inggris bagi para pengemudi online.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan ini bertujuan agar meningkatkan penghasilan dan pelayanan prima para pengemudi online melalui pengusaan bahasa Inggris. Kegiatan pelatihan yang dirancang oleh tim pengabdi Universitas Langlangbuana disambut baik dan entusias oleh koordinator pengemudi online dan juga oleh perwakilan pengemudi. Berdasarkan pengamatan dan juga setelah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk para pengemudi online, dapat ditarik simpulan bahwa: telah para pengemudi online telah memahami materi yang telah diberikan dan merasa bahwa pelatihan ini bermanfaat untuk mereka; dan para pengemudi online mendapat buku saku yang dapat mereka gunakan ketika diperlukan
Stimulasi Tumbuh Kembang Anak di Desa Dirung Koram Kecamatan Kapuas Hulu Kabupaten Kapuas Abeng, Andi Tenri; Siska, Siska; Haryani, Desti; Hasan, Qodri Ali
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Tri Bhakti
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/tribhakti.v3i1.1740

Abstract

Anak usia TK yang berusia 4-6 tahun memang termasuk dalam usia dini (early childhood) yang berusia 0-8 tahun. Anak usia dini berada dalam masa keemasan yang merupakan periode sensitif, selama masa inilah anak secara khusus mudah menerima stimulus-stimulus dari lingkungannya. Pada masa ini anak siap melakukan berbagai kegiatan dalam rangka memahami dan menguasai lingkungannya. UTelah diketahui pula bahwa usia dini merupakan masa keemasan yang patut diperhatikan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan stimulasi tumbuh kembang anak di Desa Dirung Koram Kecamatan Kapuas Hulu Kabupaten Kapuas. Metode yang dilaksanakan dengan permainan dan pemutaran video untuk menstimulasi perkembangan anak. Dengan permainan dan pemuatan video diharapkan dapat meningkatkan stimulasi kepada anak sesuai tahap perkembangan pada aspek motorik kasar, motorik halus, bicara-bahasa dan sosislisasi-kemandirian. Tindak lanjut dari pelatihan tentang stimulasi perkembangan anak usia 4-5 tahun dengan pendampingan ibu balita, anggota keluarga atau pengasuh untuk menyebarluaskan hasil pelatihan. Pendampingan kepada ibu balita atau keluarga untuk mengevaluasi penerapan cara stimulasi yang diberikan kepada anak usia 4-5 tahun.

Page 5 of 15 | Total Record : 150