cover
Contact Name
Dirman
Contact Email
dirman@iainkendari.ac.id
Phone
+628114058715
Journal Mail Official
dirasah2019@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sultan Qaimuddin No.17, Baruga, Kec. Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93870
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 30251931     DOI : DOI : 10.31332/jpi.v4i1.6310
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal DIRASAH adalah jurnal ilmiah kajian Kependidikan Islam dibawah pengelolaan Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Manajamen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Kendari, kehadirannya ditujukan sebagai wadah aktualisasi karya para akademisi maupun praktisi dengan fokus kajian terkait ilmu Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam. Jurnal ini terbit dua kali selama satu tahun yaitu bulan Mei dan November
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2024)" : 8 Documents clear
PENERAPAN STRATEGI LEARNING START WITH AQUESTION DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN BERTANYA DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA KELAS V DI SD NEGERI 83 KENDARI. Mawarwati, Mawarwati; Kadir, St. Fatimah; Rahmawati, Rahmawati
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v5i2.8179

Abstract

Melalui penggunaan strategi Learning Start With a Question, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku aktif bertanya dan hasil belajar siswa kelas 5 SD. Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang meliputi proses perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi, adalah metodologi penelitian yang digunakan. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 83 Kendari. Untuk tahun ajaran 2021-2022, 29 siswa di kelas V menjadi subjek penelitian. Metode analisis data kualitatif dan kuantitatif digunakan. Data hasil observasi aktivitas guru dan siswa digunakan dalam analisis data kualitatif, sedangkan data hasil belajar siswa digunakan dalam analisis data kuantitatif. Pada siklus I, belum semua aktivitas pembelajaran guru dan siswa sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran Learning Start With a Question, sesuai dengan hasil observasi, sedangkan pada siklus II, langkah-langkah pembelajaran Learning Start With a Question sudah sesuai dan menunjukkan kategori sangat baik. Berdasarkan temuan siklus penelitian, partisipasi instruktur berada pada kategori kurang baik pada pertemuan pertama dengan persentase 70,6%, dan kategori cukup baik pada pertemuan kedua dengan persentase 78,6%. Siklus II mendapatkan persentase 86,6% dalam kategori "baik" pada Pertemuan 1 dan persentase 92% dalam kategori "sangat baik" pada Pertemuan II. Dengan persentase 71,6%, hasil belajar siklus I berdasarkan lembar aktivitas siswa masuk dalam kategori "cukup baik", dan pada pertemuan II didapatkan nilai 78,3%. Sedangkan siklus kedua memperoleh persentase 76,6% pada pertemuan pertama dengan kategori cukup baik, dan persentase 83,3% dengan kategori sangat baik pada pertemuan kedua. Pada siklus I rata-rata respon siswa yang aktif bertanya sebesar 3,5%, namun pada siklus II meningkat menjadi rata-rata 4,21%. Ketuntasan belajar siswa siklus I dicapai oleh 68,9% siswa, sedangkan siklus II mengalami peningkatan sebesar 79,31%. Penerapan teknik Learning Start With a Question mampu meningkatkan keaktifan bertanya dan hasil belajar siswa di kelas V SD Negeri 83 Kendari, sesuai dengan temuan hasil observasi dan hasil tes tersebut.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBINAAN MORAL SISWA DI SMKN 2 KENDARI Meriana, Meriana; Pairin, Pairin; Sufiani, Sufiani
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v5i2.7961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru pendidikan agama Islam dalam melakukan pelatihan moral kepada siswa di kelas XI Teknik Instalasi Tenaga Kelistrikan terkhusus siswa dengan inisial ZK, RA dan H, yang masih memiliki perilaku yang kurang baik seperti mereka melakukan pelanggaran-pelanggaran kecil yang jika dibiarkan maka menjadi masalah besar baik untuk siswa maupun untuk. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap pelatihan moral yang dilakukan guru. Data kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian dalam rumusan masalah adalah (1) gambaran moral siswa kelas XI Teknik Instalasi Tenaga Kelistrikan menunjukkan bahwa moral siswa dengan inisial ZK, RA dan H dikatakan kurang baik karena mereka masih saja melanggar peraturan sekolah dan peraturan dari guru, adapun bentuk indikator moral mereka sepeti dari kesopanan berbahasa dan berperilaku dan kurang minat dalam diri mereka untuk mengikuti kegiatan keagamaan. (2) Faktor-faktor menurunnya moral siswa yaitu faktor internal seperti pengendalian diri yang lemah dan kurangnya keikutsertaan dalam kegiatan keagamaan. Sedangkan faktor eksternal seperti dukungan teknologi dan lingkungan siswa. (3) peran guru dalam pelatihan moral siswa kelas XI Teknik Instalasi Tenaga Kelistrikan yaitu dengan cara keteladanan guru, ceramah, pembiasaan, Targhib atau tarhib dan melalui kegiatan keagamaan selain itu terdapat bentuk-bentuk pelatihan lainnya seperti pemberian teguran, memperingati hari-hari besar Islam dan adanya tata tertib Sekolah.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA ASRAMA DAN NON-ASRAMA PADA MATA KULIAH FIQIH MUAMALAH PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI IAIN KENDARI Yunita, Ferni; Obaid, Moh. Yahya; Amalia, Hilda Ayu Melvi
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v5i2.8310

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) untuk mengukur hasil belajar mahasiswa asrama pada mata kuliah fiqih muamalah program studi Pendidikan Agama Islam di IAIN Kendari, (2) untuk mengukur hasil belajar mahasiswa non asrama pada mata kuliah fiqih muamalah program studi Pendidikan Agama Islam di IAIN Kendari, (3) untuk mengukur perbedaan hasil belajar mahasiswa asrama dan non asrama pada mata kuliah fiqih muamalah program studi Pendidikan Agama Islam di IAIN Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif dengan pendekatan kuantitatif, dengan desain penelitian casual comparative adapun data dikumpulkan dengan metode observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis stastistik yang terdiri atas analisis dekstriptif dan analisis inferensial.Hasil penelitian menunjukan bahwa Hasil belajar mahasiswa asrama pada mata kuliah fiqih muamalah pada program studi pendidikan agama Islam di IAIN Kendari menunjukkan hasil belajar mahasiswa asrama dengan nilai tertinggi adalah 4,00, nilai terendah 3,50, dan rata-rata nilai mahasiswa asrama adalah 3,79 serta standar deviasi 0,18, (2) Hasil belajar mahasiswa asrama pada mata kuliah fiqih muamalah pada program studi pendidikan agama Islam di IAIN Kendari menunjukkan nilai tertinggi mahasiswa non asrama adalah 4,00 dan mahasiswa yang memperoleh nilai adalah 3,48, dan rata-rata nilai mahasiswa non asrama adalah 3,72 serta standar deviasi 0,16 dan (3) Hasil analisis menunjukkan bahwa antara hasil belajar mahasiswa asrama dan non asrama yang diambil dari mahasiswa angkatan 2020-2021 program studi pendidikan agama Islam di IAIN Kendari tidak terdapat perbedaan yang signifikan.
KREATIVITAS GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MENCIPTAKAN SUASANA PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF DI MA DDI LEMO BAJO Nurdiana, Wa; Herman, Herman; Raehang, Raehang
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v5i2.8900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kreativitas guru akidah akhlak dalam menciptakan suasana pembelajaran yang efektif di MA DDI Lemo Bajo serta faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, peneliti menggunakan pendekatan deskriptif. Prosedur pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Bentuk kreativitas guru akidah akhlak dalam menciptakan suasana pembelajaran yang efektif di MA DDI Lemo Bajo meliputi a) kreativitas guru akidah akhlak dalam menggunakan sumber belajar yaitu dengan menggunakan beberapa sumber belajar sebagai acuan referensi dalam pembelajaran seperti buku paket akidah akhlak, buku pendukung yang relevan, dan juga mengakses dari internet berupa jurnal dan sumber materi lainnya b) kreativitas guru akidah akhlak dalam menggunakan metode pembelajaran yaitu dengan menggunakan beberapa metode (multimetode) seperti metode ceramah, diskusi, tanya jawab, demonstrasi, keteladanan, dan metode pemberian tugas, penggunaan metode-metode tersebut menyesuaikan dengan materi pelajaran yang akan disampaikan c) Kreativitas guru akidah akhlak dalam mengelola kelas mulai dari kegiatan pendahuluan hingga ditengah proses pembelajaran yaitu mengecek keadaan kelas, pemberian motivasi kepada siswa, menunjukkan sikap tanggap seperti memberi reaksi ketika terjadinya gangguan di tengah proses pembelajaran berupa pemberian yel-yel, pemberian teguran dalam bentuk pertanyaan terkait materi, dan juga pemberian nasehat. 2) Faktor pendukung dan penghambat kreativitas guru akidah akhlak dalam menciptakan suasana pembelajaran yang efektif yaitu a) faktor pendukung meliputi faktor siswa yang mana mereka bisa menerima apa yang guru akidah akhlak terapkan atau berikan dan faktor lingkungan, lingkungan tersebut bisa berasal dari lingkungan sekolah itu sendiri atau lingkungan keluarga/orang tua. b) faktor penghambat yaitu kembali kefaktor siswa karena biasanya terdapat beberapa siswa yang lumayan sulit untuk dikondisikan, faktor lingkungan keluarga/orang tua, dan faktor sarana dan prasarana sekolah yang belum cukup memadai.Kata kunci: Kreativitas Guru Akidah Akhlak; Pembelajaran Efektif
POTRET PERILAKU BERAGAMA ANAK PUTUS SEKOLAH DI DESA KEKEA KECAMATAN WAWONII TENGGARA KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN Hastian, Hastian; Batmang, Batmang; Mayasari, Ros
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v5i2.8089

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi tiga sub pembahasan untuk mencapai tujuan dari permasalahan yaitu 1) Penyebab anak putus sekolah di Desa Kekea Kecamatan Wawonii Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan. 2) Potret perilaku beragama anak putus sekolah yang berada di Desa Kekea Kecamatan Wawonii Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan. 3) Pembinaan keberagamaan anak putus sekolah di Desa Kekea Kecamatan Wawonii Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan tekhnik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah orang tua, anak putus sekolah dan tokoh masyarakat. Teknik analisis data yaitu dengan reduksi data, pengorganisasian data, kategori data, dan pengolahan data. Adapun pengecekkan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik, sumber dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penyebab anak putus sekolah di Desa Kekea adalah kurangnya minat anak untuk bersekolah, faktor kondisi ekonomi keluarga, faktor keadaan lingkungan, faktor sosial, faktor komunikasi di lingkup internal keluarga, serta faktor kesehatan. 2) Potret perilaku beragama anak putus sekolah di Desa Kekea sangat membutuhkan perhatian yang khusus dari berbagai pihak baik dari pemerintah setempat, para tokoh agama dan terkhusus bagi para orang tua demi perkembangan dan kelanjutan hidup anak-anak tersebut. Perilaku anak putus sekolah diketahui berdasarkan perilaku anak seperti adanya yang melaksanakan shalat, jarangnya melaksanakan shalat sampai tidak melaksanakan shalat dan anak-anak putus sekolah cenderung terjerumus kepada hal-hal yang negatif. Anak putus sekolah akan berbeda perilakunya dengan anak yang bersekolah dikarenakan mereka kurang mendapatkan pengetahuan dan pengajaran dari orang tua mereka sendiri. 3) Pembinaan-pembinaan keberagamaan anak putus sekolah di Desa Kekea dilakukan dengan pembinaan di masjid, menjadi anggota remaja masjid, mengikuti organisasi keagamaan, formatur (kemenag), majelis ta’lim, dan mengikuti masyarakat kerja yang ada di Desa Kekea.
PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDN 62 KENDARI Sumiati, Sumiati; Aliwar, Aliwar; Ilham, Muhammad
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v5i2.8471

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji potret karakter religius siswa dan upaya yang dilakukan oleh guru dalam membentuk karakter religius siswa di sekolah. Studi ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 62 Kendari. Informan penelitian adalah Kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam dan dua siswa kelas IV. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu data reduksi, data display dan data konklusion/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potret karakter religius siswa yang ada di SD Negeri 62 Kendari yakni siswa mengucap salam sebelum dan sesudah pembelajaran, membaca doa sebelum dan sesudah pembelajaran, mencium tangan guru. Selanjutnya upaya dalam membentuk karakter religius yang dilakukan yakni pertama, baca tulis Al-Qur’an serta hafalan surah-surah pendek hal ini dilakukan sebelum jam pulang sekolah atau setelah jam pembelajaran telah selesai. Kedua, menunaikan sholat Dhuha setiap hari Jumat di sekolah pada pagi hari sebelum jam pembelajaran pertama dimulai. Penelitian ini mengindikasikan bahwa perlu adanya penguatan dan pembiasaan kegiatan keagamaan kepada peserta didik sehingga mampu membentuk siswa yang berkarakter religius, beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Kata kunci: pembentukan karakter religius, Pendidikan Agama Islam, siswa.
SINERGI GURU PAI DAN PENGURUS ROHIS DALAM MENINGKATKAN PERILAKU KETAATANBERAGAMA SISWA DI SMP 3 KENDARI Sari, Nur Azizah Wulan; Safrudin, Moh.; Erdiyanti, Erdiyanti
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v5i2.9861

Abstract

The objectives of this study are, 1) to know the condition of students’ religious obedience behavior at SMP Negeri 3 Kendari, 2) to know the synergy form of PAI Teacher and ROHIS Management in Improving Students’ Religious Obedience Behavior at SMP Negeri 3 Kendari, 3) to know the supporting and Inhibiting factors in building the synergy of PAI Teachers and ROHIS administrators in improving the religious obedience behavior of SMP Negeri 3 Kendari students. The type of research used is descriptive research with a qualitative approach. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. Informants in this study are curriculum, PAI teachers and students. Data analysis using descriptive qualitative. The results of this study are, 1) the condition of students’ religious obedience behavior at SMP Negeri 3 Kendari, namely respecting teachers and guests who are visiting, carrying out dhuha prayers at rest hours and dhuhur prayers in congregation, carrying out infaq and reciting/yasinan every Friday morning, 2) the synergy carried out by PAI Teachers and ROHIS administrators is by communicating well, sharing roles in religious activities.3) the supporting factors are students who have great enthusiasm for participating in activities with school facilities provided and very adequate and support from teachers during the learning process, while the inhibiting factors that occur are family factors, disruption of student health and the biggest factor is the individual students themselves.AbstrakTujuan penelitian ini adalah, 1) mengetahui kondisi perilaku ketaatan bergama siswa di SMP Negeri 3 Kendari, 2) mengetahui bentuk sinergi Guru PAI dan Pengurus ROHIS dalam Meningkatkan Perilaku Ketaatan Beragama Siswa di SMP Negeri 3 Kendari, 3) mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam membangun sinergi Guru PAI dan pengurus ROHIS dalam meningkatkan perilaku ketaatan beragama siswa SMP Negeri 3 Kendari. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini yaitu kurikulum, Guru PAI dan peserta didik. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu, 1) kondisi perilaku ketaatan beragama siswa di SMP Negeri 3 Kendari yaitu menghormati Guru serta tamu yang sedang berkunjung, melaksanakan sholat dhuha di jam istrahat dan sholat dzuhur secara berjama’ah, melaksanakan infaq dan mengaji/yasinan disetiap jum’at pagi, 2) sinergi yang dilakukan Guru PAI dan pengurus ROHIS yaitu dengan melakukan komunikasi yang baik, berbagi peran dalam kegiatan keagamaan 3) faktor pendukungnya adalah siswa-siswi yang memiliki semangat besar untuk mengikuti kegiatan dengan fasilitas sekolah yang disediakan dan sangat memadai serta dukungan dari Guru-guru selama mengikuti proses pembelajaran, sedangkan faktor penghambat yang terjadi adalah adanya faktor dari keluarga, terganggunya kesehatan siswa serta faktor terbesarnya adalah dari individu siswa itu sendiri.
FILOSOFI PENDIDIKAN ISLAM PASCAMODERN: TELAAH PEMIKIRAN FAZLUR RAHMAN Fikriansyah, Fikriansyah
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v5i2.11346

Abstract

Pendidikan Islam di era pascamodern mengalami tantangan besar akibat dikotomi antara ilmu agama dan ilmu dunia. Fazlur Rahman, seorang pemikir Islam modern, menawarkan konsep gerakan ganda sebagai pendekatan interpretatif untuk memahami Alquran secara kontekstual dan aplikatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan untuk menganalisis pemikiran pendidikan Islam Rahman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rahman menekankan pentingnya integrasi ilmu agama dan sains dalam sistem pendidikan Islam, serta perlunya reinterpretasi ajaran Islam agar relevan dengan perkembangan zaman. Ia juga mengusulkan reformasi pendidikan yang lebih progresif dengan tekanan pemikiran kritis dan metodologi historis dalam memahami teks keagamaan. Dengan demikian, pemikiran Fazlur Rahman memberikan kontribusi signifikan dalam merancang sistem pendidikan Islam yang lebih inklusif dan adaptif terhadap tantangan global.

Page 1 of 1 | Total Record : 8