cover
Contact Name
Widayat Widayat
Contact Email
widayat@live.undip.ac.id
Phone
+6281329163105
Journal Mail Official
pspi@live.undip.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jl. Prof. Sudarto SH Tembalang Semarang 50275 Semarang Jawa Tengah Indonesia www. pspi.undip.ac.id; Email pspi@live.undip.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 29858100     DOI : 10.14710/jpii.xxxx.xxxxx
Fokus dari JPII ini adalah mempublikasikan setiap artikel ilmiah dari dari para peneliti, insinyur, Insinyur Profesional. Artikel yang diterbitkan dapat berbentuk Artikel Riset, Artikel Review, Artikel dari Studi Kasus, Review Artikel baik Singkat maupun Lebar. Pekerjaan Keinsinyuran diantaranya dalam bidang keteknikan /rekayasa, pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan. Ruang lingkup dari jurnal ini adalah: - Teknik Industri yang meliputi teknik mesin, teknik elektro, teknik kimia, teknik industri - Teknik Sipil dan Rekayasa Bangunan yang meliputi perairan, sungai dan bendungan - Teknik Informatika, Komputer dan Sistem Informasi - Rekayasa Sumber Daya Hayati yang meliput pertanian, peternakan dan perikanan
Articles 142 Documents
Penerapan Value Stream Mapping (VSM) untuk Menurunkan Lead Time Process dan Meningkatkan Kinerja Aktivitas Pengadaan di Site Tambang Arunizal, Sultan; Wardhani, Dyah Hesti; Windarta, Jaka
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 3 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.23282

Abstract

Pengadaan sebagai fungsi inti dalam suatu organisasi perlu dikelola agar kinerjanya sesuai dengan tujuan dan kebutuhan perusahaan. PT AI, sebuah perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan dan energi, tentu memiliki fungsi pengadaan di site tambang. Salah satu cara untuk mengukur kinerja pengadaan adalah dengan mengukur total lead time process yang dibutuhkan. Kinerja pengadaan site di PT AI berdasarkan Key Performance Indicator (KPI) periode Januari – Juni 2023 masih belum mencapai target di bawah 30 hari untuk satu kali proses pengadaan. Perlu dilakukan perbaikan terus-menerus agar kinerja pengadaan dapat meningkat dan target KPI dapat tercapai. Lean thinking adalah salah satu pendekatan perbaikan terus-menerus untuk meningkatkan nilai tambah dengan menghilangkan pemborosan. Value Stream Mapping (VSM) adalah salah satu metode lean yang dapat mengidentifikasi pemborosan dari penggambaran aliran proses aktivitas bernilai tambah dan tidak bernilai tambah. Dari studi kasus yang dilakukan di PT AI, pada current state, diperoleh waktu pengadaan sebesar 48.060 menit atau 33,38 hari dengan persentase aktvitas bernilai tambah sebesar 32,65%. Pemborosan yang terjadi yaitu waiting dan excess processing yang selanjutnya dicari akar permasalahannya menggunakan fishbone diagram. Setelah diperoleh akar permasalahan, kemudian disusun rencana perbaikan. Hasil penerapan rencana perbaikan digambarkan pada peta aliran proses future state yang diperoleh waktu siklus pengadaan setelah perbaikan sebesar 27.420 menit atau 19,04 hari dengan persentase aktivitas bernilai tambah sebesar 57,22%. Terdapat penurunan rata-rata waktu siklus pengadaan sebesar 20.640 menit atau 14,33 hari dengan persentase sebesar 42,95% dan peningkatan efisiensi proses dari aktivitas bernilai tambah sebesar 24,57%. Dengan demikian penerapan lean menggunakan metode VSM mampu menurunkan lead time process dan meningkatkan kinerja untuk mencapai target KPI di bawah 30 hari dalam aktivitas pengadaan site di PT AI.Kata kunci: pengadaan, pemborosan, lean thinking, value stream mapping, fishbone diagram
Strategi Peningkatan Kesadaran Keselamatan dan Keamanan Pelayaran Serta Pengenalan Sumber Daya Energi Terbarukan Pada Masyarakat Nelayan Sebagai Wujud Penerapan Profesionalisme Keinsinyuran Purnomo, Teguh; Seno, Abdi; Hadiyanto, Hadiyanto; Widayat, Widayat
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 1, No 7 (2023): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2023.23862

Abstract

Kondisi sarana dan prasarana yang tidak memadai di TPI Jongor Kota Tegal karena kurang optimalnya kondisi penerangan memunculkan isu permasalahan terhadap nilai ekonomi dan sosial di lingkungan masyarakat. Seiring dengan kebijakan pemerintah untuk mendorong penggunaan energi baru dan terbarukan menghadirkan inovasi untuk menjawab tantangan dari permasalahan di TPI Jongor Kota Tegal tersebut. Penelitian ini mengamati penggunaan teknologi terhadap pemanfaatan sumber daya energi terbarukan. Pada penelitian ini, selain mengenalkan dan mengamati peranan energi terbarukan, juga mengenalkan dan mempraktikkan secara langsung peralatan keamanan dan keselamatan pelayaran. Penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif untuk mengetahui dampak pada nilai sosial. Data dikumpulkan dari data primer dan sekunder yang diolah berdasarkan pengamatan langsung di lapangan dan penggunaan metode syste advisor model dan likert. Hasil penelitian menunjukan perubahan faktor yang mendukung peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap peranan energi baru dan terbarukan serta peralatan keamanan dan keselamatan pelayaran serta hasil penelitian menghadirkan pemasangan panel surya di TPI Jongor Kota Tegal. Kata kunci: tempat pelelangan ikan, energi baru dan terbarukan, keamanan dan keselamatan pelayaran, nilai sosial
Analisa Hasil Monitoring Instrumentasi Geoteknik Sebagai Keamanan Tubuh Bendungan Sadawarna Frinandy, Alvin; Ismadi, Vitus Dwi Yunianto Budi
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 1, No 8 (2023): JPII: Nopember -Desember 2023
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2023.23911

Abstract

Bendungan Sadawarna terletak di Desa Sadawarna, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang. Pada saat ini, Bendungan Sadawarna dalam proses pengisian sudah mencapai muka air waduk elevasi +76,35. Untuk mengetahui perilaku serta tingkat keamanan saat pengisian dilaksanakan hingga bendungan dioperasikan, maka dipasang alat pemantau berupa instrumentasi geoteknik. Instrumentasi yang dimonitoring seperti bagian fondasi dan tubuh bendungan, berupa alat pengukur tekanan air pori, pergerakan arah horizontal & vertikal, debit rembesan, gerak permukaan pada puncak dan hilir bendungan, serta fluktuasi muka air tanah di hilir bendungan. Dari hasil monitoring instrumentasi bendungan, kondisi alat instrumentasi geoteknik berfungsi dengan baik, namun kondisi bendungan pasca impounding hingga elevasi muka air +76,35 berada pada kondisi waspada. Kata kunci: bendungan, istrumentasi, geoteknik
Analisis Keterlambatan Proyek pada Pembangunan Pondasi Reduction Kiln Line 3 Sebuku Kalimantan Selatan Setiadi, Muhammad Irfan; Widayat, Widayat; Priastiwi, Yulita Arni
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 2 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24265

Abstract

Pada perencanaan sebuah proyek, perlu adanya penjadwalan kegiatan yang dapat menjadi pedoman bagi pelaksana dalam melaksanakan kegiatannya di lapangan. Hal ini menunjukkan bahwa penjadwalan sangat berpengaruh pada pelaksanaan sebuah proyek. Penjadwalan proyek yang baik dapat membuat sebuah proyek berjalan secara efektif dan efisien, namun kondisi di lapangan seringkali tidak selalu sama dengan kondisi rencana seperti yang terjadi pada pelaksanaan Proyek Pembangunan Pondasi Reduction Kiln Line 3. Karya ilmiah ini bertujuan menganalisis terjadinya keterlambatan Pembangunan Pondasi Reduction Kiln Line 3 dengan menggunakan metode analisis Fault Tree Analysis (FTA). Analisis menunjukkan probabilitas keterlambatan yang didapat dengan metode FTA sebesar 0,878. Terjadinya keterlambatan disebabkan beberapa faktor di lapangan, sehingga terjadinya keterlambatan rencana selama 32 hari dari rencana pelaksanaannya. Terjadinya keterlambatan menyebabkan durasi penyelesaian dari rencana 180 hari menjadi 212 hari. Karena hal ini terjadi maka dilakukan analisis pada penjadwalan proyek agar dapat mengetahui apa penyebab terjadinya keterlambatan pada proyek. Dari hasil analisis yang didapatkan, penyebab terjadinya keterlambatan disebabkan oleh adanya perubahan desain, pengadaan material dan juga metode kerja. Kata kunci: keterlambatan proyek, fault tree analysis, pondasi reduction kiln line 3
Pemetaan Tematik Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah (Studi Kasus di Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung) Setiabudi, Hino; Sudarsono, Bambang; Windarta, Jaka
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 1, No 7 (2023): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2023.23852

Abstract

Kegiatan IP4T adalah kegiatan pendataan penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah yang dilaksanakan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Salah satu sasaran dari kegiatan IP4T ini adalah terciptanya peta desa/kelurahan lengkap. Di samping itu, sebagai salah satu tugas bagi Kementerian ATR/BPN yaitu melaksanakan identifikasi dan Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah (IP4T) sebanyak 10 juta hektar, kegiatan IP4T harus melibatkan partisipasi masyarakat mengingat keterbatasan sumber daya manusia di Kantor Pertanahan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tahapan pelaksanaan pemetaan tematik penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah di Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung dan menyediakan basis data spasial dan tekstual penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah di Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi lapang. Hasil penelitian ini menunjukkan pelaksanaan kegiatan IP4T yang dimulai dari; 1) Tahapan persiapan; 2) Tahapan pelaksanaan dan 3) Tahapan kontrol kualitas serta monitoring evaluasi. Dalam penelitian ini juga menghasilkan basis data pemilikan, penguasaan, penggunaan dan pemanfaatan tanah yang juga termuat dalam peta tematik kegiatan IP4T. Kata kunci: pemetaan, IP4T, tematik, inventarisasi, partisipasi
Pengolahan AMD (Acid Metalliferous Drainage) pada Pembangunan TSF (Tailing Storage Facilty) di PT Agincourt Resources Martabe Gold Mine, Desa Aek Pining, Kecamatan Batangtoru, Sumatera Utara Pramesthi, Rahajeng Diah; Zaman, Badrus; Silviana, Silviana
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 1, No 8 (2023): JPII: Nopember -Desember 2023
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2023.23859

Abstract

Negara Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki potensi bahan tambang melimpah berupa emas, perak, batubara, tembaga, bauksit, besi, nikel, timah, intan, dan masih banyak lagi. Salah satu proyek tambang emas besar di Indonesia adalah tambang Martabe yang berlokasi di daerah Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. PT Agincourt Resources (PTAR) dalam proses menambang akan mengganggu tanah penutup yang berpotensi membentuk asam/potentially acid forming (PAF) yang dikaitkan dengan mineralisasi sulfat yang diketahui menghasilkan Air Asam Tambang (AMD). PTAR menggunakan konstruksi Bendungan TSF sebagai sarana pemanfaatan material batuan sisa produksi dan sarana rehabilitasi jangka panjang dengan metode enkapsulasi, menempatkan PAF secara selektif dan pemasangan low permeability layers (LPL) atau “sealing layers”. Dari hasil penelitian didapatkan pH rata-rata air permukaan di kaki bendungan TSF, berada di 5,1-6,93. Data ini menunjukkan, enkapsulasi batuan sisa di bendungan TSF mampu menahan oksidasi sulfida yang terdapat pada batuan sisa PAF-High Risk & PAF yang memiliki pH rata-rata <3,5-6 dan sebelum dienkapsulasi dengan batuan kelas 1 dan 2. Instrumentasi WRSF menunjukkan terjadinya penurunan oksigen setelah menggunakan metode enkapsulasi. Kata kunci: bendungan, tailing storage facility, AMD, Martabe, enkapsulasi, WRSF
Perancangan Water Cooled Scroll Chiller R290 dengan Kapasitas 20 TR menggunakan Software CoolPack Kiono, Berkah Fajar Tamtomo; Prakoso, Satrio Budi; Widayat, Widayat; Djaeni, M.
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 2 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.20998

Abstract

Konsumsi energi dunia meningkat dengan bertambahnya tuntutan kenyamanan dan jumlah penduduk. Pemanasan global terjadi karena konsumsi energi dan meningkatnya penggunaan Air Conditioner. Pemanasan global juga disumbangkan oleh emisi refrigeran ke atmosfer. Banyak peneliti mencoba menciptakan refrigeran pengganti untuk mengurangi pemanasan global. Penyebab pemanasan global ini disebabkan unsur F yang terdapat di refrigeran. R290 sebagai refrigeran alami adalah refrigeran yang lebih ramah lingkungan dengan nilai ODP (Ozone Depletion Potential) adalah 0 dan nilai GWP (Global Warming Potential) adalah 3. Perancangan ini dilakukan untuk mengembangkan chiller menggunakan refrigeran R290. Perancangan ini meliputi analisis siklus, dimensioning, dan gambar perancangan untuk Chileer kapasitas pendinginan 20 TR (70,3 kW). Analisis siklus dan dimensioning dilakukan menggunakan perangkat lunak CoolPack. Hasil analisis siklus dan dimensi adalah sebuah chiller dengan kapasitas pendinginan 70,3 kW, daya kompresor 20,2 kW, dan 3,45 COP. Peralatan utama yang dipilih adalah Copeland Emerson untuk kompresor dengan daya 20,2 kW, Bitzer DH2-163 untuk evaporator, Alfa Laval CXP 143-XS-2P untuk kondensor, Danfoss TGE 10-11 untuk katup ekspansi, dan Packless HXR-250A untuk LSHX (Liquid Suction heat Exchanger). Kata kunci: global warming, energy, propane, chiller, CoolPack
Penerapan Open Face Jacking Pemasangan RCP Diameter 600 mm pada Trase Lapisan Tanah Keras-Batuan Abdullah, Nabil Izza; Syafrudin, Syafrudin; Sulardjaka, Sulardjaka
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 2 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.23913

Abstract

Pembangunan Jaringan IPAL Kota Palembang Paket B2 B adalah bagian dari Palembang City Sewerage Project yang mana berfokus pada beberapa pekerjaan pemasangan instalasi perpipaan air limbah menuju pada wastewater pump station. Salah satu lingkup pekerjaan yaitu pemasangan pipa gravitasi dengan metode trenchless menggunakan mekanisme auger slurry jacking untuk saluran primer menggunakan pipa beton diameter 450, 600, dan 1000 mm. Dalam pelaksanaan RCP jacking paket B2 B, permasalahan hanya timbul pada pipa RCP 600 mm yaitu terdapat trase yang berada pada lapisan tanah keras-batuan tepatnya pada tengah bentang trase MH 3001-MH 3002. Pekerjaan RCP jacking 600 mm menggunakan mesin ISEKI seri TCL600 dari pabrikan Jepang tidak dapat menyelesasikan hingga arriving pit MH 3002. Hal tersebut dapat dibuktikan pada record data jacking yang meliputi beberapa indikator performa mesin yang sudah bekerja mendekati batas aman. Selain itu dilakukan soil investigation tambahan berupa soil penetration test, dan geolistrik yang memvalidasi bahwa benar terdapat lapisan tanah keras-batuan. Setelah dilakukan value engineering, evaluasi record data mesin, dan yang terpenting melihat batas waktu penyelesaian kontrak paket B2 B secara keseluruhan, dipilih metode penyelesaian trase MH 3001-MH 3002 dengan open face jacking yang merupakan hasil kesepekatan bersama di antara beberapa stakeholders (owner, konsultan, penyedia jasa, dan juga vendor) agar sistem jaringan air limbah dapat berjalan, dan pekerjaan paket B2 B selesai sebelum kontrak berakhir. Kata kunci: trenchless, auger slurry jacking, RCP jacking 600 mm, open face jacking
Manajemen Sumber Daya Dalam Percepatan Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Pascabencana Longsor dan Banjir di Pulau Serasan (Pulau Terluar Indonesia) Saputra, Mohamad Handri; Susanty, Aries; Samadikun, Budi Prasetyo
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 1 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.23919

Abstract

Bencana tanah longsor yang terjadi pada Maret 2023 menyebabkan kerusakan rumah warga dan korban jiwa yang terjadi di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menunjuk PT Adhi Karya sebagai kontraktor pelaksana menjalankan tugasnya untuk menangani pekerjaan tersebut untuk mempercepat penanganan bencana longsor. Menteri Basuki mengatakan, prioritas penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana longsor adalah relokasi permukiman warga. Relokasi dilakukan melalui pembangunan hunian tetap (huntap) yang lahannya disediakan oleh pemerintah daerah. Suatu proyek berupaya dengan mengarahkan sumber daya yang tersedia yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan, sasaran dan harapan penting tertentu. Proyek harus terselesaikan dalam jangka waktu terbatas sesuai dengan kesepakatan. ADHI melalui Huntap dengan teknologi rumah khusus tahan gempaatau disebut Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) tersebut ditargetkan siap digunakan pada akhir Juni 2023. Hal tersebut dikarenakan RISHA menggunakan metode knock down/merangkai komponen dalam mendirikan RISHA yang relatif cepat. Rehabilitasi dan rekonstruksi pada wilayah terdampak bencana di Kepulauan Natuna tidak hanya membangun kembali rumah yang rusak, tetapi membangun permukiman baru yang lebih aman dan tangguh terhadap bencana (build back better). Relokasi bagi 100 rumah warga terdampak penting dilakukan karena berada di zona merah kerentanan tinggi terhadap bencana longsor. Maka strategi manajemen dalam mengelola sumber daya yang mencakup mobilisasi dan demobilisasi, bahan, peralatan, tenaga kerja dengan waktu pelaksanaan yang cukup menantang hanya dengan waktu 3 bulan di lokasi Pulau Serasan yang merupakan pulau terluar Indonesia dengan tetap memperhatikan biaya konstruksi bangunan yang efisien tepat mutu dan tepat waktu. Kata kunci: HUNTAP Serasan, manajemen, sumber daya
Sistem Monitoring dan Evaluasi Proses Belajar Mengajar Berbasis Outcome Based Education di Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Handayani, Naniek Utami; Handayani, Noer Abyor; Sulardjaka, Sulardjaka
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 3 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24263

Abstract

Kurikulum OBE merupakan salah satu indikator dalam penilaian akreditasi Program Studi (Prodi) baik akreditasi nasional maupun internasional. Pelaksanaan kurikulum OBE pada Perguruan Tinggi melibatkan perancangan kurikulum, proses belajar mengajar dengan pendekatan student centered learning, dan penilaian capaian pembelajaran. Monitoring dan evaluasi dalam konteks Outcome-Based Education (OBE) memiliki tujuan untuk memastikan efektivitas implementasi sistem pendidikan. Selain itu, juga untuk menilai sejauh mana tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan berhasil dicapai; melibatkan penilaian metode pengajaran, keberhasilan strategi pembelajaran, dan penggunaan sumber daya pembelajaran; memberikan umpan balik yang berharga untuk melakukan perbaikan terhadap proses pembelajaran; memastikan konsistensi dalam penerapan kurikulum; membantu menilai kualitas instrumen penilaian, keadilan dalam penilaian, dan sejauh mana penilaian mencerminkan pencapaian tujuan pembelajaran; membantu mengukur sejauh mana siswa terlibat dalam pembelajaran dan apakah metode pengajaran mendorong keterlibatan aktif mahasiswa. Kata kunci: sistem, monitoring dan evaluasi, outcome based education, indikator, rubrik penilaian

Page 6 of 15 | Total Record : 142