cover
Contact Name
Fadli
Contact Email
lppm.megabuana@gmail.com
Phone
+6285342707077
Journal Mail Official
fadlietri@gmail.com
Editorial Address
Jln. Andi Ahmad No. 25 Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service (JICS)
ISSN : -     EISSN : 29859913     DOI : https://doi.org/10.59183/jics.v2i1
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service (JICS), dengan nomor ISSN Online: 2985-9913 adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Mega Buana Palop. JISC merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di bidang pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, pemasaran, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial hukum, kearifan lokal, pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan, dan kesehatan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. Mulai tahun 2022, Mega Buana Journal of Innovation and Community Service (JICS) terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bula Juli dan Desember. Setiap artikel yang masuk ke redaksi akan dipilih melalui proses review awal oleh Dewan Editorial. Kemudian, artikel akan dikirim ke mitra bebestari/peer reviewer dan akan menuju ke seleksi berikutnya dengan proses review. Setiap artikel akan direview oleh minimum 2 (dua) orang mitra bebestari/peer reviewer. Setelah itu, artikel akan dikembalikan ke penulis untuk direvisi. Proses ini membutuhkan waktu maksimum satu bulan. Dalam setiap naskah, mitra bebestari/peer reviewer akan menilai aspek substansial dan teknis.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 54 Documents
Edukasi Kesehatan tentang Pengetahuan Dasar Bencana pada Remaja Teresa; Riska Gusmi, Astiani; Yunita, Dewi
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol. 3 No. 2 (2024): Desember Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/3h2a5a19

Abstract

Penanggulangan bencana membutuhkan peran serta seluruh lapisan masyarakat agar terhindar dari dampak dan risiko bencana yang memakan korban jiwa, harta, menimbulkan kesakitan bahkan trauma fisik maupun psikis. Remaja atau pemuda termasuk dalam lapisan masyarakat yang mempunyai karakteristik sifat heroik dan fisik yang kuat tentunya sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Oleh karena itu sebagai pengajar pentingnya membagikan ilmu dan ketrampilan kepada para pemuda untuk dapat membantu mensejahterakan masyarakat dengan memelihara kesehatan fisik dan mental, bebas dari rasa ketakutan dan khawatiran yang diakibatkan oleh bencana. melalui penyuluhan kesehatan. Melalui penyuluhan kesehatan yang dilakukan kepada salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) khususnya kelompok PMR (Palang Merah Remaja), kegiatan ini mendapatkan antusias yang mendalam pada peserta penyuluhan sehingga diharapkan dapat menerapkan ilmunya kapan pun dan dimanapun. Kegiatan yang diawali dengan mengevaluasi kemampuan awal peserta didik, kemudian memberikan materi dengan mengadakan dialog interaktif dengan siswa didik membuat suasana penyuluhan terasa nyaman dan diakhiri dengan evaluasi dengan memberikan pertanyaan yang diberi support berupa souvenir sederhana bagi yang dapat menjawab dengan tepat. Semoga kegiatan ini akan terus berlanjut untuk kelompok remaja lain nya agar dapat mencapai  tingkat pengetahuan yang menyeluruh pada seluruh remaja di Indonesia.
Pengaruh Edukasi tentang Protein Hewani terhadap Pengetahuan dan Kadar HB pada Ibu Hamil di UPT Puskesmas Bajoe Verawati; Fadli, Fadli; Hamid, Hasnaini
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol. 3 No. 2 (2024): Desember Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/yqhqsa58

Abstract

Ibu hamil merupakan salah satu kelompok rawan kekurangan gizi, karena terjadi peningkatan kebutuhan gizi untuk memenuhi kebutuhan ibu dan janin yang dikandung. Kondisi gizi dan konsumsi ibu hamil mempunyai efek yang signifikan terhadap kondisi kesehatan fetus, neonatus setelah lahir dan ibu hamil sendiri. Ibu hamil membutuhkan konsumsi makanan yang mengandung banyak protein, zat besi, asam folat, dan vitamin C. Ibu hamil akan mengalami anemia apabila kebutuhan akan zat-zat tersebut tidak terpenuhi. Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang protein hewani terhadap pengetahuan dan kadar HB pada ibu hamil di UPT Puskesmas Bajoe. Metode menggunakan rancangan edukasi kesehatan dan mengukur tingkat pengetahuan pretest and posttest tentang kadar HB pada ibu hamil. Peserta pada kegiatan ini sebanyak 25 orang ibu hamil. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat perbedaan tingkat pengetahuan manfaat protein hewani bagi ibu hamil tentang kadar HB ibu hamil di UPT Puskesmas Bajoe.
Program Edukasi dan Pendampingan Kesehatan terhadap Perilaku Ibu Hamil dalam Melakukan Pemeriksaan Antenatal Care Tahir, Dyah; Anjarwati, Nining
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol. 4 No. 1 (2025): Juli Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/ej33sn78

Abstract

Program edukasi dan pendampingan kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan antenatal care (ANC) secara rutin. Pemeriksaan ANC sangat penting untuk memantau kesehatan ibu dan janin serta mencegah komplikasi kehamilan. Pelaksanaan program meliputi penyuluhan, kunjungan rumah, dan pendampingan langsung oleh tim dosen dan mahasiswa Program Studi Kebidanan Fakultas Kesehatan Universitas Mega Buana Palopo. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan ibu hamil dari 45% menjadi 85%, sikap positif dari 50% menjadi 88%, serta perilaku pemeriksaan ANC dari 42% menjadi 80%. Pendampingan yang intensif dan keterlibatan keluarga turut mendukung perubahan perilaku positif tersebut. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maternal dan diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain sebagai upaya menurunkan angka komplikasi kehamilan dan persalinan.
Optimalisasi Kesehatan Melalui Edukasi Pentingnya Asam Folat, Zat Besi dan Kalsium pada Ibu Hamil Arnianti; Kasmayani; Hastuty, Dewi; Yenni; Angka, Andi Tenri; Dwi Yanti, Yuniar; Fitriani, Lina
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol. 4 No. 1 (2025): Juli Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/j6p09422

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan penyakit menjadi permasalahan dihampir semua negara berkembang. Anemia sering terjadi pada negara berkembang yang sosialnya ekonomiya masih rendah. Penyebab terjadinya anemia pada hamil secara umum disebabkan oleh faktor kurangnya asupan zat besi, asam folat dan kalsium selama kehamilan. Anemia selama kehamilan dapat menyebakan komplikasi terhadap risiko kesehatan bagi bayi yang baru lahir, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, hambatan pertumbuhan anak, serta kematian pada ibu hamil. tujuan pengabdian adalah untuk memberikan edukasi tentang peningnya pengetahuan pememuhan nutrisi dan pola hidup sehat selama kehamilan. Metode: kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada hari Jumat, 10 Desember 2024 di Pustu Kelurahan Dangerekko, Kecamatan Wara, Kota Palopo. Kegiatan pengabdian diikuti oleh 15 orang ibu hamil. Metode yang digunakan dengan memberikan edukasi menggunakan Leaflet, ceramah. diskusi dan tanya jawab. Evaluasi terhadap pengetahuan dan sikap peserta menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan: diperoleh 7 (47%) peserta ibu hami dengan pengetahuan kurang, 3 (20%) peserta ibu hamil dengan pengetahuan cukup dan 5 (33%) peserta ibu hamil dengan pengetahuan baik. Selanjutnya, adanya peningkatan pengetahuan berdasarkan hasil posttest setelah diberikan edukasi didapatkan 1 (7%) peserta ibu hamil yang memiliki pengetahuan kurang, sebanyak 4 (27%) peserta ibu hamil memiliki pengetahuan cukup, dan 10 (67%) peserta ibu hamil memiliki pengetahuan baik. Kesimpulan: pendidikan kesehatan melalui pemberian edukasi dapat meningkatkan pengetahuan peserta ibu hamil. Saran: Pemerintah, tenaga kesehatan, keluarga melakukan kolaborasi untuk memberikan edukasi secara intensif kepada ibu hamil sebagai upaya pencegahan kejadian anemia selama kehamilan.
Keaktifan Lansia Melakukan Senam Kaki pada Penderita Diabetes Militus Hertiana
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol. 4 No. 1 (2025): Juli Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/638ywk85

Abstract

Senam kaki merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan oleh penderita diabetes melitus untuk mencegah terjadinya luka dan memperlancar peredaran darah pada kaki. Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat, terutama pada lansia. Salah satu komplikasi serius DM adalah masalah pada kaki, yang dapat dicegah atau dikelola melalui senam kaki rutin. Laporan ini menyajikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan keaktifan lansia penderita DM dalam melakukan senam kaki di wilayah kerja Puskesmas Pontap Kota Palopo. Kegiatan ini melibatkan edukasi, demonstrasi, dan pendampingan, yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, motivasi, serta kemandirian lansia dalam menjaga kesehatan kaki mereka. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keaktifan lansia dalam senam kaki, yang berpotensi mengurangi risiko komplikasi kaki diabetik.
Edukasi Kesehatan tentang Perilaku Diet pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pontap Supri , Aisyah
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol. 4 No. 1 (2025): Juli Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/2n663f12

Abstract

Kegiatan edukasi kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya penderita hipertensi, mengenai pentingnya perilaku diet yang tepat dalam pengelolaan tekanan darah. Edukasi ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Pontap, Kecamatan Wara Timur, sebagai respons terhadap tingginya angka kasus hipertensi yang berkaitan dengan pola makan yang kurang sehat. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, serta pembagian media edukatif berupa leaflet dan poster yang berisi informasi mengenai diet rendah garam, pengurangan konsumsi lemak jenuh, serta pentingnya konsumsi buah dan sayur. Kegiatan ini diikuti oleh penderita hipertensi yang terdaftar di Puskesmas Pontap, dengan pendekatan partisipatif untuk mendorong perubahan perilaku. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap jenis makanan yang dianjurkan dan harus dihindari, serta komitmen awal untuk menerapkan pola makan sehat secara berkelanjutan. Edukasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam upaya pencegahan komplikasi hipertensi melalui intervensi berbasis komunitas.
Pendidikan Kesehatan Dalam Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Merawat Luka Pada Penderita Diabetes Patoding, Seprinus
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol. 4 No. 1 (2025): Juli Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/7fv3ck21

Abstract

Luka diabetes adalah luka yang disebabkan karena faktor penyakit kadar gula darah yang tidak terkontrol. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk memberika pendidikan kesehatan kepada masyarakat yang telah mengalami luka diabetik agar tidak meningkat menjadi luka yang nekrosis sehingga mencegah terjadinya amputasi. Kegiatan ini dilakukan oleh dosen Poltekkes Kemenkes Aceh di Desa Lawe Sagu pada bulan Desember tahun 2023 dengan dihadiri oleh masyarakat yang mempunyai luka diabetes melitus serta keluarganya. Kegiatan ini didukung oleh Kepala Desa Setempat, Puskesmas dan bebrapa tokoh masayarakatyang berada dilokasi.
Perilaku seksual pranikah pada remaja dapat membawa dampak negatif yang signifikan, baik dari segi psikologis, fisiologis, sosial, maupun fisik Arizqa, Nur; Tahir, Dyah
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/dgm38684

Abstract

Perilaku seksual pranikah pada remaja dapat membawa dampak negatif yang signifikan, baik dari segi psikologis, fisiologis, sosial, maupun fisik. Dampak-dampak ini dapat mempengaruhi kesehatan, pendidikan, dan masa depan remaja secara keseluruhan. Dampak psikologis ini meliputi perasaan bersalah, malu, takut, cemas, depresi, rendah diri, berdosa, gangguan emosional dan masalah kepercayaan diri. Dampak fisiologis meliputi kehamilan tidak diinginkan dan aborsi, risiko tinggi terkena Penyakit Menular Seksual (PMS), termasuk HIV/AIDS. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang Perilaku Seksual Pranikah. Meningkatkan pemahaman siswa terhadap dampak Perilaku Seksual Pranikah. Meningkatkan kewaspadaan siswa dalam mencegah Perilaku Seksual Pranikah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Donggala dilaksanakan pada tanggal 07 Juli 2025. Bertempat di SMAN 1 Balaesang, kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemberian edukasi pada siswa kelas XII tentang dampak perilaku seksual pranikah. Pemberian edukasi ini dilakukan secara langsung (tatap muka). Dari 20 siswa dalam kegiatan ini, terdapat 18 siswa dengan pengetahuan kurang baik tentang dampak perilaku seksual pranikah sebelum diberikan edukasi. Namun setelah diberikan edukasi seluruh siswa yang berjumlah 20 orang menjadi tahu tentang dampak perilaku seksual pranikah, Edukasi remaja tentang dampak perilaku seksual pranikah sangat penting untuk mencegah berbagai risiko kesehatan, sosial, dan psikologis. Remaja perlu memahami dampak negatif seperti kehamilan yang tidak diinginkan, penularan penyakit menular seksual, masalah psikologis seperti depresi dan rendah diri, serta dampak sosial seperti stigma dan diskriminasi. Edukasi yang komprehensif, termasuk informasi tentang kesehatan reproduksi, penting untuk membekali remaja dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk membuat keputusan yang bertanggung jawab terkait kehidupan seksual mereka.
Dampak Senam Kaki Diabetik dalam Menurunkan Glukosa Darah pada Lansia Di UPT PPSLU Mappakasunggu Kota Pare Pare Husri, Hasiwulansi; Ida, Ida; Izza, Izza; Helena, Masita; K, Musdalifah; Nirma, Nirma; Aisyah Saleh, Nur; Wafiah, Nur; Kaharuddin, Nurwildah; Fadli, Fadli; Sastria Ahmad, Andi
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/fstw8k49

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit jangka panjang yang memerlukan perawatan berkelanjutan. Perubahan gaya hidup, seperti pola makan, kurang berolahraga, dan kelebihan berat badan, dapat menyebabkan kadar gula darah tidak terkendali, yang dapat memicu diabetes melitus tipe 2. Metode dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi pemeriksaan tanda-tanda vital, pemeriksaan asam urat dan GDS, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan senam kaki diabetik yang bertujuan untuk mengendalikan kadar glukosa darah dan melancarkan sirkulasi darah. Hasil kegiatan diperoleh glukosa darah pada lansia berdasarkan kelompok usia 60-70 tahun (57%) dengan nilai glukosa darah terendah yaitu 99 mg/dL dan nilai glukosa darah tertinggi yaitu 262 mg/dL, usia 71-80 tahun (22%) dengan nilai glukosa darah terendah yaitu 117 mg/dL dan nilai glukosa darah tertinggi yaitu 199 mg/dL sedangkan  umur ≥ 80 tahun (21%) dengan nilai glukosa darah terendah 102 mg/dL dan nilai glukosa darah tertinggi yaitu 220 mg/dL. Kesimpulan: Semua lansia dalam kegiatan pengabdian masyarakat dapat memahami tentang terapi aktivitas fisik senam kaki diabetik untuk mengontrol kadar glukosa darah. Saran dari kegiatan pengabdian ini adalah diharapkan senam kaki diabetik dapat dijadwalkan secara rutin minimal 2-3 kali perminggu, lansia dapat melakukan senam kaki diabetik dirumah secara mandiri serta tenaga kesehatan memberikan edukasi yang berkelanjutan mengenai pengendalian diabetes melitus dan juga gaya hidup sehat yang mendukung penurunan resiko komplikasi.
Efekivitas Senam Kaki Diabetik Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Di Panti Jompo Kota Pare-Pare Hira Rusli, Ade; Kadonga, Elshie; Putria Ramadhani R, Aila; Fitriyani, Eka; Putri Ulandari, Dea; Dila, Dila; Amiruddin, Asri; Hardiansyah, Hardiansyah; Fadli, Fadli; Sastria Ahmad, Andi
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/7p11t244

Abstract

Proses penuaan menimbulkan perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang meningkatkan risiko penyakit degeneratif, terutama hipertensi. Berdasarkan data awal di Panti Jompo Kota Parepare, dari 75 lansia terdapat 69 orang yang menderita hipertensi dengan pengobatan yang belum optimal. Kondisi ini menunjukkan perlunya intervensi non-farmakologis yang efektif, sederhana, dan dapat dilakukan secara mandiri oleh lansia. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini Adalah untuk mengetahui efektivitas senam kaki diabetik dalam menurunkan tekanan darah pada lansia di Pusat Pelayanan Sosial Lanjut Usia Mappakasunggu Kota Parepare tahun 2025. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini meliputi pemeriksaan tanda-tanda vital, pemeriksaan kadar asam urat dan gula darah sewaktu (GDS), serta pelaksanaan senam kaki diabetik secara rutin dan terarah. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan adanya penurunan tekanan darah pada sebagian besar peserta setelah mengikuti senam kaki diabetik. Lansia berusia 60–70 tahun merupakan kelompok terbanyak dengan rentang tekanan darah yang menurun secara signifikan. Selain itu, perempuan memiliki tekanan darah yang sedikit lebih tinggi dibandingkan laki-laki sebelum intervensi. Kesimpulan: Senam kaki diabetik terbukti efektif sebagai intervensi non-farmakologis dalam menurunkan tekanan darah pada lansia. Latihan ini membantu memperlancar sirkulasi darah, memperkuat otot kaki, serta meningkatkan fleksibilitas sendi. Senam kaki diabetik direkomendasikan sebagai program rutin dalam upaya pengendalian hipertensi dan peningkatan kualitas hidup lansia.