cover
Contact Name
Muhamad Ahyar Rasidi
Contact Email
ccgedu.org@gmail.com
Phone
+6287865186492
Journal Mail Official
ccgedu.org@gmail.com
Editorial Address
Jln. By Pass BIL Batujai No. Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Walada: Journal of Primary Education
ISSN : 29622662     EISSN : 29630037     DOI : https://doi.org/10.61798/wjpe.v1i1.1
Core Subject : Education, Social,
Focus and Scope Walada: Journal of Primary Education with P-ISSN: 2962-2662 dan E-ISSN: 2963-0037 mainly focuses on learning in primary schools, teacher education or primary school. Detailed scopes of articles accepted for submission to Jurnal walada are: Learning Theory Curriculum and Technology in Education School Management School Policy Teaching and learning
Articles 424 Documents
Hubungan Antara School Bullying Dan Tingkat Selfconfidence Siswa Kelas V Sekolah Dasar Khansa Nabila Kinasih; Khusnal Marzuqo
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.833

Abstract

  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku school bullying dan tingkat selfconfidence siswa kelas V di SD Negeri 183 Pekanbaru. Fenomena bullying di sekolah dasar semakin mendapat perhatian serius mengingat dampaknya yang signifikan terhadap kondisi psikologis korban, khususnya kepercayaan diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, dengan data dikumpulkan melalui angket yang telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas, disebarkan kepada sampel siswa kelas V SDN 183 Pekanbaru. Data kedua variabel berdistribusi normal. Hasil uji korelasi Pearson Product Moment menunjukkan koefisien korelasi r = -0,495 dengan signifikansi p < 0,001, yang berarti terdapat hubungan negatif yang signifikan dengan kategori sedang antara school bullying dan selfconfidence siswa. Artinya, semakin tinggi intensitas perilaku bullying yang dialami siswa, semakin rendah tingkat kepercayaan dirinya. Temuan ini memperkuat bukti dari penelitian-penelitian terdahulu yang sebagian besar dilakukan pada jenjang sekolah menengah, sekaligus memperluasnya ke konteks sekolah dasar, khususnya siswa kelas V. Mengingat jumlah sampel yang terbatas, temuan ini bersifat awal dan perlu dikonfirmasi melalui penelitian lanjutan dengan jumlah sampel yang lebih besar. Penelitian ini merekomendasikan agar guru, sekolah, dan orang tua bersinergi dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung tumbuhnya kepercayaan diri peserta didik
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis E-Learning Menggunakan Canva pada Mata Pelajaran TIK untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa di SMPN 8 Donggo Satap Sujiyati; Wahyudin; Ika Irawati
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.835

Abstract

Kesenjangan instruksional pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di sekolah satu atap sering kali dipicu oleh keterbatasan interaksi tatap muka dan minimnya visualisasi materi yang konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis e-learning menggunakan Canva pada materi Sistem Komputer, serta menguji tingkat kelayakan, kepraktisan, dan efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas VII di SMPN 8 Donggo Satap. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan mengadopsi model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek uji coba lapangan melibatkan 16 siswa kelas VII. Teknik pengumpulan data menggunakan instrument tes berupa soal essay untuk pretest posttest dan nontes berupa lembar validasi ahli dan angket respons siswa, Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan teoretis yang sangat tinggi, dengan persentase validasi dari ahli media sebesar 97,50% dan ahli materi sebesar 100,00%, yang termasuk dalam kategori Sangat Valid. Media ini juga terbukti Sangat Praktis digunakan di lapangan dengan perolehan rata-rata skor angket respons siswa         Walada: Journal of Primary Education Vol. X, No. X, [Juni] [2026] This work is licensed under a Creative Commons - Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.   sebesar 94,25%. Selanjutnya, uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar kognitif siswa yang signifikan, di mana nilai rata-rata meningkat dari 61,38 pada pretest menjadi 89,06 pada posttest. Pengujian hipotesis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test menghasilkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (0,000 < 0,05), yang menunjukkan bahwa H ditolak dan Hₐ diterima. Sementara itu, analisis indeks Normalized Gain (N-Gain) menghasilkan nilai rata-rata sebesar 0,66, yang menempatkan efektivitas peningkatan pemahaman kognitif siswa pada kategori sedang. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Canva layak, praktis, dan efektif digunakan sebagai alternatif penguatan pemahaman konsep TIK siswa pada sekolah satu atap.
Pengaruh Media Prezi Berbasis Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar Rizqi Afandirana; Fajar Nur Yasin; Novaria Lailatul Jannah
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.840

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas IV pada pembelajaran IPAS materi Sejarah Kerajaan di Nusantara yang disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang kurang variatif dan proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Prezi berbasis Discovery Learning terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN Kedensari 1. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode pre-experimental dan desain One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 19 siswa kelas IV SDN Kedensari 1. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar berupa 15 soal pilihan ganda dan 5 soal uraian yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 46 meningkat menjadi 78 pada posttest. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai t sebesar 9,162 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan penggunaan media Prezi berbasis Discovery Learning terhadap hasil belajar siswa. Temuan ini mendukung teori konstruktivisme yang menekankan peran aktif siswa dalam membangun pengetahuan melalui proses penemuan. Dengan demikian, penggunaan media Prezi berbasis Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPAS materi Sejarah Kerajaan di Nusantara siswa kelas IV SDN Kedensari 1. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi media digital interaktif dan model pembelajaran aktif dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif di sekolah dasar.
Cultural Lag: Analisis Sosiologis Atas Ketertinggalan Budaya Dalam Menghadapi Percepatan Teknologi Mujiburrahman; Maimun Zubair; Muhamad Saleh
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.842

Abstract

Artikel ini menganalisis fenomena cultural lag ketertinggalan budaya nonmaterial terhadap perkembangan budaya material dalam masyarakat modern yang tengah menghadapi percepatan teknologi digital. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dengan kerangka teori William F. Ogburn dan perspektif sosiologi modernitas Anthony Giddens, kajian ini mengidentifikasi berbagai manifestasi cultural lag di tingkat global maupun lokal Indonesia. Temuan menunjukkan bahwa perkembangan media sosial, kecerdasan buatan, dan revolusi digital berlangsung jauh melampaui kesiapan moral, etika, hukum, dan nilai sosial masyarakat. Dampaknya berupa krisis etika digital, polarisasi sosial, degradasi identitas, dan melemahnya tradisi lokal. Problem utama modernitas bukan sekadar percepatan teknologi, melainkan ketidaksiapan budaya dan spiritual masyarakat dalam menghadapi perubahan sosial yang terlalu cepat. Diperlukan model adaptasi budaya yang mampu menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan nilai-nilai kemanusiaan
Penggunaan Model BERAMEAN Untuk Meningkatkan Motivasi, Berpikir Kritis, dan Kerja Sama Siswa Sekolah Dasar Nindi Ilma Nabila; Ari Hidayat
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.843

Abstract

: Pembelajaran Matematika di sekolah dasar masih memerlukan penguatan pada motivasi belajar, keterampilan berpikir kritis, kerja sama, dan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil observasi awal di kelas IV SDIP Akhlakul Karimah, siswa masih kurang aktif dalam pembelajaran, belum terbiasa menganalisis masalah, dan kerja sama kelompok belum berjalan merata. Kondisi ini juga terlihat dari hasil belajar awal, yaitu hanya 4 dari 9 siswa atau 44,44% yang mencapai KKTP. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru dan menganalisis peningkatan aktivitas siswa, motivasi belajar, keterampilan berpikir kritis, kerja sama, serta hasil belajar melalui penerapan model BERAMEAN yang mengombinasikan Problem Based Learning, Realistic Mathematics Education, dan Numbered Heads Together. Metode: Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam tiga pertemuan tindakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 9 siswa kelas IV SDIP Akhlakul Karimah. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan skor, frekuensi, persentase klasikal, kategori, dan analisis kecenderungan. Hasil: Aktivitas guru meningkat dari 72% menjadi 97%, aktivitas siswa dari 22% menjadi 89%, motivasi belajar dari 33% menjadi 100%, berpikir kritis dari 22% menjadi 78%, dan kerja sama dari 44% menjadi 100%. Hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik pada pertemuan ketiga masing-masing mencapai 89%, 89%, dan 100%. Implikasi: Model BERAMEAN dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran Matematika sekolah dasar karena membantu siswa belajar melalui masalah nyata, memahami konsep secara lebih konkret, dan terlibat aktif dalam kerja kelompok.
Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dan Komunikasi Murid Pada Mata Pelajaran IPAS Menggunakan Model PELITA Khusnul khotimah; Akhmad Riandy Agusta
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.845

Abstract

Rendahnya keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan hasil belajar murid pada pembelajaran IPAS menjadi masalah yang perlu diatasi melalui model pembelajaran inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model PELITA serta meningkatkan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan hasil belajar murid kelas V SDN Telaga Biru 7. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam satu siklus dengan empat pertemuan pada 16 murid. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PELITA meningkatkan aktivitas murid dari sangat sedikit menjadi hampir seluruh murid aktif, keterampilan berpikir kritis dari 19% menjadi 88%, keterampilan komunikasi dari 25% menjadi 94%, serta hasil belajar yang mencapai ketuntasan klasikal sesuai KKM 75. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa model PELITA dapat digunakan guru sebagai alternatif pembelajaran IPAS yang aktif, kolaboratif, dan berorientasi pada keterampilan abad ke-21
Implementasi Model PRADIPA Berbantuan Media Misi Lentera untuk Meningkatkan Berpikir Kritis dan Kepercayaan Diri Murid Desy Aulia Utami; Diani Ayu Pratiwi
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.847

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis dan kepercayaan diri murid dalam pembelajaran Bahasa Indonesia disebabkan oleh pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah, minim penggunaan model pembelajaran inovatif, serta belum optimalnya pemanfaatan media digital. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan berpikir kritis dan kepercayaan diri murid melalui Model PRADIPA berbantuan Media Misi Lentera. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam empat pertemuan pada 16 murid kelas III SDN 4 Selat Hulu. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model PRADIPA berbantuan Media Misi Lentera mampu meningkatkan berpikir kritis dan kepercayaan diri murid secara signifikan pada setiap pertemuan. Persentase keterampilan berpikir kritis meningkat dari 38% pada pertemuan 1 menjadi 94% pada pertemuan 4, sedangkan kepercayaan diri meningkat dari 25% menjadi 88%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa murid menjadi lebih aktif dalam menganalisis informasi, mengemukakan pendapat, serta berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, Model PRADIPA berbantuan Media Misi Lentera efektif digunakan untuk meningkatkan berpikir kritis dan kepercayaan diri murid dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
Pengaruh Model Pembelajaran Game Based Learning Berbantuan Media Board Game Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Komang Mangku Widi Arta; I G Agung Jaya Suryawan; I Putu Suardipa
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.849

Abstract

Pembelajaran matematika pada jenjang sekolah dasar penting untuk membangun kemampuan berpikir sistematis, logis, dan kritis. Namun, dominasi metode konvensional menyebabkan siswa cenderung pasif sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran inovatif seperti Game Based Learning berbantuan board game. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model Game Based Learning berbantuan board game terhadap hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan desain pre-test dan post-test pada populasi 241 siswa kelas IV SD Gugus II Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian berjumlah 64 siswa yang terdiri atas 35 siswa kelas eksperimen di SD Negeri 1 Tukadmungga dan 29 siswa kelas kontrol di SD Negeri 3 Tukadmungga. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terstruktur, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji Independent Sample t-test dan perhitungan N-Gain dengan bantuan SPSS versi 27.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol dengan nilai thitung > ttabel (9,371 > 1,670) dan Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05). Nilai N-Gain kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa model Game Based Learning berbantuan board game efektif meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar.
Penerapan Media Kartu Gambar Dan Kata Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok A Tk Putra Bangsa Desfitri Rusman; Nurdin Salama; Hajeni Hajeni
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.850

Abstract

Kemampuan membaca permulaan merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan bahasa anak usia dini yang perlu distimulasi sejak dini. Berdasarkan hasil observasi di TK Putra Bangsa, kemampuan membaca permulaan anak kelompok A masih rendah, ditunjukkan oleh banyaknya anak yang belum mampu mengenal huruf, bunyi awal kata, dan menghubungkan simbol dengan maknanya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak melalui penerapan media kartu gambar dan kata. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 17 anak kelompok A TK Putra Bangsa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca permulaan pada setiap siklus. Pada kondisi awal terdapat 9 anak (52,9%) berada pada kategori Belum Berkembang (BB), 7 anak (41,2%) Mulai Berkembang (MB), dan hanya 1 anak (5,9%) Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Pada Siklus I kategori BB menurun menjadi 2 anak (11,8%), MB sebanyak 10 anak (58,8%), dan BSH meningkat menjadi 5 anak (29,4%). Pada Siklus II tidak terdapat lagi anak pada kategori BB (0%), sebanyak 3 anak (17,7%) berada pada kategori MB, 9 anak (52,9%) mencapai kategori BSH, dan 5 anak (29,4%) mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Temuan ini menunjukkan bahwa media kartu gambar dan kata efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak kelompok A TK Putra Bangsa
Pengembangan Instrumen Penilaian Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi dan Literasi Sains Pada Pembelajaran IPA Kelas IV SD Sarifa Faridatil Ilmi Al Idrus; Mohammad Junaidin Muhdar
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.853

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen kemampuan berpikir tingkat tinggi dan literasi sains dengan melihat validitas, reliabilitas, daya beda dan tingkat kesukaran butir serta keefektifannya. Penelitian ini melibatkan peserta didik kelas IV SD IT Abu Bakar Ash-Shiddiq Dane Rase. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan. Instrumen yang dikembangkan berbentuk pilihan ganda untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi dan uraian untuk mengukur literasi sains. Data dianalisis dengan menentukan validitas, reliablitas, daya beda dan tingkat kesukaran. Berdasarkan hasil uji judgest dan uji coba empiris diperoleh validitas isi bekategori tinggi, validitas butir instrumen kemampuan berpikir tingkat tinggi 20 butir valid dan 5 tidak valid. Sedangkan instrumen literasi sains semua valid, koefisien reliabilitas 0,937 dan 0,940 dengan kategori sangat tinggi, daya beda butir berkategori cukup baik sampai sangat baik, tingkat kesukaran hanya 1 butir pada kategori mudah, butir lain   kategorinya sedang dan sukar. Instrumen kemampuan berpikir tingkat tinggi efektif dan literasi sains kurang efektif.