cover
Contact Name
Swastiani Dunggio
Contact Email
redaksiempiris@gmail.com
Phone
+6282195003200
Journal Mail Official
redaksiempiris@gmail.com
Editorial Address
Jl. Drs. Achmad Nadjamudin No 10, Dulalowo Timur Kota Tengah, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, 96115 - Indonesia
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat (EJPPM)
ISSN : 30256380     EISSN : 30260825     DOI : https://doi.org/10.59713/ejppm.v1i1.660
Empiris dapat diartikan pengalaman, yaitu ilmu pengatahuan yang diperoleh dari penemuan, percobaan, dan pengamatan yang telah dilakukan. Sehingga Judul Utama disematkan pada Jurnal pengabdian Pada Masyarakat adalah Empiris. Pengamatan langsung yang berkaitan dengan pengabdian pada masyarakat inilah yang menjadi judul pengajuan untuk ISSN yaitu: “Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat”, yang disingkat EJPPM. Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat (EJPPM) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil pengamatan langsung dimasyarakat dalam bentuk kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya sosial humaniora, teknik, pertanian, ekonomi, hukum, pendidikan, komputer dan kesehatan. EJPPM terbit dua kali setahun, yaitu April dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Pendidikan dan Kesadaran Masyarakat tentang Manfaat Briket dari Limbah Tongkol Jagung: Strategi Pengabdian Masyarakat Abdussamad, Syahrir; Tamrin, Moh. Muhrim; Rusmulyadi, Rusmulyadi; Dunggio, Swastiani; Abdussamad, Juriko
Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 2 Nomor 1 April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/ejppm.v2i1.1094

Abstract

Limbah pertanian, khususnya tongkol jagung, merupakan sumber daya yang sering diabaikan dan berpotensi menjadi bahan baku energi terbarukan. Pemanfaatan limbah ini bisa menjadi solusi yang inovatif untuk mengatasi masalah energi yang semakin mendesak. Masyarakat Desa Tunggulo Selatan, Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango, yang sebagian besar bergantung pada pertanian, sering kali tidak menyadari bahwa sisa-sisa hasil panen, seperti tongkol jagung, dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi alternatif yang ramah lingkungan. Dengan meningkatnya kebutuhan energi dan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan, penting untuk mengedukasi masyarakat tentang potensi luar biasa dari limbah pertanian ini. Melalui strategi pengabdian masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan penerimaan masyarakat terhadap pemanfaatan limbah ini. Pendekatan ini melibatkan pendampingan dan pelatihan yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan praktis tentang cara mengolah tongkol jagung menjadi briket. Hal ini sangat penting mengingat banyaknya potensi limbah yang terbuang sia-sia, padahal jika dimanfaatkan dengan baik, dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengurangan limbah dan penghematan energi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa edukasi yang tepat dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong adopsi teknologi briket, sehingga berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan ekonomi lokal. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dalam proses ini juga dapat memperkuat rasa kepemilikan terhadap proyek dan meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan demikian, penting untuk terus mendorong inisiatif yang mengedukasi dan memberdayakan masyarakat dalam memanfaatkan limbah pertanian. Melihat hasil yang positif dari pengabdian ini, langkah selanjutnya adalah memperluas program pelatihan dan pengabdian masyarakat ke desa-desa lain di sekitar Kecamatan Tilongkabila. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penghematan energi, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan dampak negatif terhadap lingkungan. Dengan kesadaran dan pengetahuan yang lebih baik, masyarakat dapat menjadi agen perubahan dalam penciptaan lingkungan yang lebih berkelanjutan dan ekonomi yang lebih tangguh.
Keterlibatan Perempuan dalam Pengembangan UMKM Kue Sukade di Desa Tunggulo Selatan: Peluang dan Tantangan Dunggio, Swastiani; Abdussamad, Juriko; Dance Tui, Fenti Prihatini; Abdussamad, Syahrir
Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 2 Nomor 1 April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/ejppm.v2i1.1096

Abstract

Artikel ini membahas keterlibatan perempuan dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kue sukade di Desa Tunggulo Selatan Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Dalam beberapa tahun terakhir, perhatian terhadap pemberdayaan perempuan dalam sektor ekonomi telah meningkat secara signifikan. Hal ini sejalan dengan upaya global untuk mencapai kesetaraan gender dan meningkatkan partisipasi perempuan dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan yang dihadapi oleh perempuan dalam mengelola UMKM kue sukade, yang merupakan salah satu produk unggulan desa tersebut. Metode yang digunakan adalah pendampingan dan partisipatif masyarakat. Selain itu, keberadaan UMKM ini juga menciptakan lapangan kerja bagi anggota komunitas lainnya, sehingga memperkuat jaringan sosial dan ekonomi di desa. Namun, meskipun terdapat banyak peluang, perempuan yang terlibat dalam UMKM kue sukade juga menghadapi berbagai tantangan yang signifikan. Salah satu hambatan utama adalah akses terhadap modal, yang sering kali menjadi kendala bagi perempuan untuk memulai atau mengembangkan usaha mereka. Selain itu, kurangnya pelatihan dan keterampilan dalam manajemen usaha serta pemasaran produk juga menjadi tantangan yang tidak kalah penting. Banyak perempuan yang tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang strategi pemasaran yang efektif, sehingga produk mereka kurang dikenal di pasar yang lebih luas. Dengan mempertimbangkan tantangan yang ada, penting untuk mengembangkan strategi yang dapat membantu perempuan dalam mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Upaya untuk meningkatkan akses terhadap pelatihan dan modal sangat diperlukan agar perempuan dapat mengoptimalkan potensi usaha mereka. Program-program pemberdayaan yang melibatkan kerja sama antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta dapat menjadi solusi efektif untuk mendukung perempuan dalam mengelola UMKM kue sukade. Oleh karena itu, mengatasi akar permasalahan yang dihadapi oleh perempuan dalam sektor UMKM bukan hanya akan meningkatkan kesejahteraan individu, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Desa Tunggulo Selatan.
Pendekatan Partisipatif dalam Pembuatan Instalasi Filter Nano untuk Air Bersih di Desa Gandasari, Kecamatan Tolangohula Yusuf, Taufiq Ismail; Tolago, Ade Irawaty; Abdussamad, Syahrir
Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 2 Nomor 1 April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/ejppm.v2i1.1101

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar bagi setiap manusia, namun akses terhadap air bersih masih menjadi tantangan di banyak daerah, termasuk Desa Gandasari Kecamatan Tolangohula Kabupaten Gorontalo. Di berbagai belahan dunia, terutama di daerah pedesaan, banyak masyarakat yang masih kesulitan mendapatkan air bersih yang layak konsumsi. Hal ini berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan mereka, serta menghambat perkembangan sosial dan ekonomi. Dalam konteks ini, penting untuk mencari solusi yang dapat menjawab tantangan tersebut. Salah satu pendekatan yang menarik adalah melalui pembuatan instalasi filter nano yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat. Dengan cara ini, bukan hanya kualitas air yang diharapkan meningkat, tetapi juga kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga sumber daya air mereka. Pendekatan partisipatif dalam pembuatan instalasi filter nano ini melibatkan beberapa langkah strategis yang dirancang untuk menjamin keberlanjutan proyek. Sosialisasi kepada masyarakat menjadi langkah awal yang krusial, di mana informasi tentang pentingnya air bersih dan cara kerja instalasi filter nano disampaikan. Dalam kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diberikan pemahaman mengenai berbagai masalah yang dihadapi terkait kualitas air dan dampaknya terhadap kesehatan. Selanjutnya, pelatihan diadakan untuk memberdayakan anggota masyarakat agar mereka dapat berkontribusi secara aktif dalam proses pembuatan dan pengelolaan instalasi. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pemerintah dan organisasi non-pemerintah, proyek ini mendapatkan dukungan yang diperlukan untuk memastikan bahwa instalasi yang dibangun sesuai dengan kebutuhan lokal dan dapat dioperasikan oleh masyarakat. Hasil dari proyek ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas air dan kesadaran masyarakat akan pentingnya air bersih. Dengan meningkatnya pengetahuan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih proaktif dalam menjaga dan mengelola sumber daya air mereka, serta berbagi informasi ini dengan anggota komunitas lainnya. Dengan demikian, pendekatan partisipatif dalam pembuatan instalasi filter nano tidak hanya memberikan solusi teknis untuk masalah air bersih, tetapi juga membangun kesadaran kolektif dan tanggung jawab di antara masyarakat. Proyek ini menunjukkan bahwa dengan melibatkan masyarakat dalam setiap tahap, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, dapat tercipta solusi yang lebih berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan lokal.
Inovasi Produk Lokal Kecap Manis Berbasis Air Kelapa sebagai Alternatif Pangan Sehat Akuba, Alfin; Solikahan, Eka Zahra; Dunggio, Swastiani; Sakir, Mochammad; Zainuddin, Asniwati; Abdussamad, Syahrir
Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 2 Nomor 2 Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/ejppm.v2i2.1103

Abstract

Kecap manis merupakan salah satu bumbu masakan yang sangat populer di Indonesia, digunakan dalam berbagai hidangan untuk memberikan rasa manis dan gurih yang khas. Namun, tingginya kandungan gula dalam kecap manis konvensional menjadi perhatian serius karena dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, seperti diabetes dan obesitas. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan sehat, inovasi produk lokal menjadi sangat penting. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi inovasi kecap manis berbasis air kelapa sebagai alternatif pangan yang lebih sehat dan ramah bagi kesehatan. Inovasi kecap manis berbasis air kelapa ini tidak hanya menawarkan alternatif yang lebih sehat, tetapi juga memberikan peluang bagi pengembangan produk lokal yang berkelanjutan. Dalam proses pengembangan produk, para peneliti melakukan metode penelitian pendampingan dan pelatihan kepada para produsen lokal, sehingga mereka dapat memahami cara mengolah air kelapa menjadi kecap manis yang berkualitas. Selain itu, eksperimen yang dilakukan menunjukkan bahwa kecap manis ini dapat mempertahankan cita rasa yang diharapkan oleh konsumen, meskipun dengan kandungan gula yang lebih rendah. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga pada kepuasan konsumen. Analisis terhadap potensi pasar menunjukkan bahwa semakin banyak konsumen yang mencari produk makanan sehat dan alami. Tren ini didorong oleh meningkatnya kesadaran akan kesehatan dan keinginan untuk mengurangi konsumsi gula. Dengan demikian, kecap manis berbasis air kelapa memiliki peluang besar untuk diterima oleh pasar. Selain itu, produk ini dapat menjadi solusi bagi para pelaku usaha kecil dan menengah di Indonesia, yang ingin menghadirkan produk inovatif sambil tetap memperhatikan aspek kesehatan. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal, produk ini juga berpotensi untuk mendukung perekonomian daerah. Dengan demikian, inovasi kecap manis berbasis air kelapa tidak hanya berkontribusi pada kesehatan masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak, mulai dari produsen, konsumen, hingga pemerintah, untuk mendukung pengembangan produk ini. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, kolaborasi antara berbagai sektor sangat diperlukan untuk menciptakan kesadaran akan pentingnya memilih produk sehat. Dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan kecap manis berbasis air kelapa dapat menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang peduli akan kesehatan dan keberlanjutan.
Optimalisasi Penggunaan Aplikasi Pengelolaan Surat untuk Meningkatkan Efisiensi Kerja Aparat di Desa Tunggulo R. Dako, Rahmat Dedi; Abdussamad, Syahrir; Nasibu, Iskandar Zulkarnain; Tolago, Ade Irawaty; Mohamad, Yasin
Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 2 Nomor 2 Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/ejppm.v2i2.1104

Abstract

Digitalisasi dalam administrasi desa merupakan langkah penting dalam meningkatkan efisiensi kerja aparat desa. Dalam konteks modern yang semakin mengandalkan teknologi, penerapan sistem digital di tingkat desa menjadi sangat relevan dan mendesak. Dengan semakin kompleksnya tugas dan tanggung jawab yang diemban oleh aparat desa, digitalisasi tidak hanya memberikan solusi praktis, tetapi juga berpotensi untuk mengubah cara kerja yang lebih efektif dan transparan. Melalui digitalisasi, proses administrasi yang sebelumnya memakan waktu dan rentan terhadap kesalahan dapat dikelola dengan lebih baik, sehingga meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi pengelolaan surat di Desa Tunggulo, yang diharapkan dapat mempercepat alur surat-menyurat dan mengurangi kesalahan administratif. Hal ini sangat signifikan mengingat surat-menyurat adalah salah satu aktivitas utama dalam administrasi desa yang seringkali menghambat kinerja aparat desa. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan setiap surat dapat diproses dengan cepat dan akurat, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih responsif.  Metode yang digunakan dalam meliputi observasi langsung, serta pelatihan. Observasi langsung memungkinkan untuk melihat langsung bagaimana aplikasi digunakan dalam praktik sehari-hari serta pelatihan yang diberikan juga menjadi aspek krusial dalam pengabdian ini, karena memastikan bahwa aparat desa tidak hanya memahami cara menggunakan aplikasi, tetapi juga dapat memaksimalkan fungsionalitasnya. Melalui pendekatan ini, pengabdian ini tidak hanya berfokus pada implementasi teknologi, tetapi juga pada pengembangan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa. Diharapkan hasil pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan efisiensi waktu pengelolaan surat bagi aparat desa setelah implementasi aplikasi tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan digitalisasi tidak hanya bergantung pada teknologi yang diimplementasikan, tetapi juga pada kesiapan dan kemampuan aparat desa dalam mengadaptasi teknologi tersebut ke dalam rutinitas kerja mereka. Dengan demikian, untuk mencapai hasil yang optimal, perlu ada strategi berkelanjutan yang melibatkan pelatihan dan evaluasi berkala terhadap penggunaan aplikasi. Digitalization in village administration is an important step in improving the efficiency of village officials' work. In a modern context that increasingly relies on technology, the implementation of digital systems at the village level is very relevant and urgent. With the increasingly complex tasks and responsibilities carried out by village officials, digitalization not only provides practical solutions, but also has the potential to change the way of working to be more effective and transparent. Through digitalization, administrative processes that were previously time-consuming and prone to errors can be better managed, thereby improving services to the community. This service aims to optimize the use of letter management applications in Tunggulo Village, which is expected to speed up the flow of correspondence and reduce administrative errors. This is very significant considering that correspondence is one of the main activities in village administration that often hinders the performance of village officials. With this application, it is hoped that every letter can be processed quickly and accurately, so that services to the community become more responsive. The methods used include direct observation, as well as training. Direct observation allows for direct viewing of how the application is used in daily practice and the training provided is also a crucial aspect of this service, because it ensures that village officials not only understand how to use the application, but can also maximize its functionality. Through this approach, this service not only focuses on the implementation of technology, but also on developing human resource capacity at the village level. It is expected that the results of this service will show an increase in the efficiency of letter management time for village officials after the implementation of the application. This shows that the success of digitalization does not only depend on the technology implemented, but also on the readiness and ability of village officials to adapt the technology into their work routines. Thus, to achieve optimal results, there needs to be a sustainable strategy that involves training and periodic evaluation of the use of the application.
Pengembangan Etika Bisnis dan Studi Kelayakan Usaha Bagi UMKM di Desa Tabumela Bonok, Zainudin; Abdussamad, Syahrir; Kamil Amali, Lanto Mohamad; Asmara, Bambang Panji
Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 Nomor 1 April 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/ejppm.v3i1.1310

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan kepada pelaku usaha dan UMKM di Desa Tabumela tentang etika bisnis dan studi kelayakan usaha. Dalam konteks ini, etika bisnis bukan hanya sekadar pedoman moral, tetapi juga merupakan fondasi yang dapat membangun reputasi dan kepercayaan dalam dunia usaha. Di era di mana informasi dan transparansi menjadi semakin penting, pemahaman yang mendalam tentang etika bisnis dapat membantu pelaku usaha untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dalam kompetisi yang ketat. Melalui pembekalan penggunaan teknologi informasi, diharapkan para peserta mampu meningkatkan kapasitas kewirausahaan, memahami pentingnya etika dalam berbisnis, dan melakukan analisis kelayakan usaha secara mandiri. Teknologi informasi, seperti perangkat lunak analisis data dan platform pemasaran digital, dapat memberikan alat yang diperlukan untuk menganalisis pasar, mengidentifikasi peluang, dan merencanakan strategi bisnis yang lebih efektif. Dalam hal ini, pelatihan yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis, dengan penekanan pada penerapan langsung di lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui ceramah, pelatihan, dan evaluasi di lapangan. Ceramah yang disampaikan oleh para ahli di bidang kewirausahaan dan etika bisnis memberikan landasan teoritis yang kuat bagi peserta. Selanjutnya, pelatihan praktis memungkinkan peserta untuk menerapkan pengetahuan yang telah mereka peroleh dalam situasi nyata. Evaluasi di lapangan menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran, di mana peserta dapat melihat langsung dampak dari penerapan etika bisnis dan studi kelayakan terhadap usaha mereka. Hasilnya, peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menerapkan etika bisnis dan studi kelayakan dalam pengembangan usaha mereka. Dengan adanya peningkatan ini, diharapkan para pelaku UMKM di Desa Tabumela dapat lebih percaya diri dalam menjalankan usaha mereka dan mengambil keputusan yang lebih baik berdasarkan analisis yang tepat. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bukan hanya sekadar pelatihan, tetapi juga merupakan upaya untuk membangun ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan di Desa Tabumela. Dengan memperkuat pemahaman tentang etika bisnis dan studi kelayakan, peserta tidak hanya dilengkapi dengan keterampilan teknis, tetapi juga dengan nilai-nilai yang akan membimbing mereka dalam menjalankan usaha secara bertanggung jawab. Hal ini sangat penting, mengingat bahwa keberhasilan jangka panjang suatu usaha tidak hanya ditentukan oleh profit, tetapi juga oleh dampak sosial dan lingkungan yang ditimbulkannya. Melalui pendekatan yang holistik ini, diharapkan Desa Tabumela dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengembangkan potensi kewirausahaan yang beretika dan berkelanjutan. This community service activity aims to provide training to business actors and MSMEs in Tabumela Village on business ethics and business feasibility studies. In this context, business ethics is not only a moral guideline, but also a foundation that can build reputation and trust in the business world. In an era where information and transparency are becoming increasingly important, a deep understanding of business ethics can help business actors not only survive but also thrive in tight competition. Through the provision of information technology use, it is hoped that participants will be able to increase their entrepreneurial capacity, understand the importance of ethics in business, and conduct business feasibility analysis independently. Information technology, such as data analysis software and digital marketing platforms, can provide the tools needed to analyze the market, identify opportunities, and plan more effective business strategies. In this case, the training provided is not only theoretical, but also practical, with an emphasis on direct application in the field. This activity is carried out through lectures, training, and evaluations in the field. Lectures delivered by experts in the fields of entrepreneurship and business ethics provide a strong theoretical foundation for participants. Furthermore, practical training allows participants to apply the knowledge they have gained in real situations. Field evaluation is an important part of the learning process, where participants can see firsthand the impact of implementing business ethics and feasibility studies on their businesses. As a result, participants showed an increase in basic knowledge and skills in implementing business ethics and feasibility studies in developing their businesses. With this increase, it is hoped that MSMEs in Tabumela Village can be more confident in running their businesses and make better decisions based on proper analysis. Overall, this community service activity is not just training, but also an effort to build a sustainable entrepreneurial ecosystem in Tabumela Village. By strengthening their understanding of business ethics and feasibility studies, participants are not only equipped with technical skills, but also with values ​​that will guide them in running their businesses responsibly. This is very important, considering that the long-term success of a business is not only determined by profit, but also by the social and environmental impacts it causes. Through this holistic approach, it is hoped that Tabumela Village can be an example for other villages in developing ethical and sustainable entrepreneurial potential.
Pencegahan Stunting pada Ibu Hamil melalui Konsumsi Suplemen dan Vitamin Zahra, Dina Fadhila; Rahmah, Aulia; Sari, Okta Muthia
Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 Nomor 1 April 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/ejppm.v3i1.1364

Abstract

Kondisi kehamilan dan menyusui membutuhkan pertimbangan khusus dalam pemilihan obat untuk menghindari risiko pada ibu dan bayi. Pendidikan yang memadai bagi ibu hamil berperan penting dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku positif untuk pencegahan stunting. Agar meningkatkan penggunaan obat yang rasional, perlu adanya edukasi terkait penggunaan obat yang baik dan benar. Oleh karena itu, dilakukan promosi kesehatan tentang obat yang harus dihindari oleh ibu hamil dan menyusui, pentingnya konsumsi suplemen dan vitamin bagi ibu hamil dan menyusui untuk mencegah terjadinya stunting. Kegiatan promosi kesehatan dilaksanakan di Kelas Ibu Hamil wilayah Posyandu Teratai 3 Banjarmasin dengan sasaran ibu-ibu hamil yang menghadiri kegiatan kelas ibu hamil. Metode yang digunakan pada promosi kesehatan ini yaitu menggunakan metode ceramah dibantu dengan media lembar balik. Promosi kesehatan ini juga disertai dengan evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil dari kegiatan pretest dan posttest ini terdapat peningkatan pemahaman peserta terhadap materi promosi kesehatan yang telah disampaikan dan seluruh peserta mampu menjawab seluruh pertanyaan dengan benar. Pregnancy and breastfeeding conditions require special consideration in drug selection to avoid risks to the mother and baby. Adequate education for pregnant women plays an important role in increasing awareness and positive behavior to prevent stunting. In order to increase the rational use of drugs, there is a need for education regarding the good and correct use of drugs. Therefore, health promotion is carried out regarding drugs that should be avoided by pregnant and breastfeeding mothers, the importance of consuming supplements and vitamins for pregnant and breastfeeding mothers to prevent stunting. Health promotion activities were carried out in the Pregnant Women's Class in the Posyandu Teratai 3 Banjarmasin area targeting pregnant women who attended the pregnant women's class activities. The method used in this health promotion is using the lecture method assisted by flip-sheet media. This health promotion is also accompanied by evaluation using pretest and posttest. The results of these pretest and posttest activities showed an increase in participants' understanding of the health promotion material that had been delivered and all participants were able to answer all questions correctly.
Peningkatan Kesadaran Hukum melalui Penyuluhan Hukum terhadap Pelajar SMK 1 Marisa di Kabupaten Pohuwato Irwan, Irwan; Nasrullah, Nasrullah; Limonu, Hardiyanto P.; Amili, Halisma
Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 Nomor 1 April 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/ejppm.v3i1.1366

Abstract

Kesadaran hukum adalah kemampuan individu untuk memahami dan menaati aturan hukum sebagai bagian dari kehidupan sosial. Artikel ini membahas pentingnya peningkatan kesadaran hukum bagi pelajar sebagai upaya preventif terhadap pelanggaran hukum seperti perundungan dan tawuran. Kegiatan ini dilaksanakan melalui penyuluhan hukum di SMK 1 Marisa, Kabupaten Pohuwato. Tujuan utamanya adalah membentuk pemahaman hukum sejak dini agar siswa mampu menghindari perilaku melanggar hukum dan turut menciptakan lingkungan belajar yang aman dan tertib. Melalui kegiatan Penyuluhan hukum di SMK 1 Marisa, diharapkan agar pelajar dapat memahami bentuk pelanggaran hukum yang sering terjadi sekolah dan sangsi pidananya bila melakukan perbuatan tersebut sehingga dapat melahirkan kesadaran hukum bagi pelajar. Legal awareness is the ability of individuals to understand and obey legal rules as part of social life. This article discusses the importance of increasing legal awareness for students as a preventive measure against legal violations such as bullying and brawls. This activity is carried out through legal counseling at SMK 1 Marisa, Pohuwato Regency. The main objective is to form an understanding of the law from an early age so that students are able to avoid unlawful behavior and help create a safe and orderly learning environment.  Through the Legal Counseling activity at SMK 1 Marisa, it is hoped that students can understand the forms of legal violations that often occur in schools and the criminal sanctions for committing these acts so that it can create legal awareness for students.
Dampak Ekonomi dan Sosial UMKM Kue Sabongi terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Motilango Dunggio, Swastiani; Hasan, Maryam; Salihi, Irvan; Abdussamad, Juriko; Gaffar, Gaffar; Abdussamad, Syahrir
Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 Nomor 1 April 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/ejppm.v3i1.1367

Abstract

Kue Sabongi merupakan salah satu produk pangan yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di Motilango. Dalam konteks ini, penting untuk memahami bagaimana pengembangan produk lokal seperti Kue Sabongi dapat memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi masyarakat Desa Motilango dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah yang berbasis pada Kue Sabongi, yang tidak hanya mengedepankan aspek produksi tetapi juga pemasaran dan pengemasan. Pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memproduksi Kue Sabongi yang memiliki nilai jual tinggi. Metode yang diterapkan dalam pengabdian ini adalah pendekatan partisipatif, di mana masyarakat dilibatkan secara aktif dalam setiap tahap proses produksi. Hasil dari pendampingan ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya mampu memproduksi Kue Sabongi secara mandiri, tetapi juga memahami pentingnya aspek pemasaran dan pengemasan yang menarik. Dalam hal ini, pengemasan produk menjadi salah satu faktor kunci yang dapat mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli. Oleh karena itu, dalam pengabdian ini, masyarakat diajarkan cara mendesain kemasan yang menarik serta mencantumkan informasi yang relevan mengenai produk. Dengan demikian, diharapkan produk ini dapat menjadi salah satu sumber pendapatan baru bagi masyarakat Desa Motilango. Selain itu, pengembangan Kue Sabongi juga berpotensi untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan tren pasar yang berkembang. Sabongi Cake is one of the food products that has great potential in improving the economy of the community, especially in Motilango. In this context, it is important to understand how the development of local products such as Sabongi Cake can have a significant impact on community welfare. Thus, this community service aims to assist the Motilango Village community in developing micro, small, and medium enterprises based on Sabongi Cake, which not only prioritizes production aspects but also marketing and packaging. This assistance is expected to improve community skills in producing Sabongi Cake which has high selling value. The method applied in this community service is a participatory approach, where the community is actively involved in every stage of the production process. The results of this assistance show that the community is not only able to produce Sabongi Cake independently, but also understands the importance of marketing aspects and attractive packaging. In this case, product packaging is one of the key factors that can influence consumer decisions to buy. Therefore, in this community service, the community teaches how to design attractive packaging and include relevant information about the product. Thus, it is hoped that this product can become a new source of income for the Motilango Village community. In addition, the development of Sabongi Cake also has the potential to increase the competitiveness of local products in a wider market. Therefore, it is important for the community to continue to innovate and adapt to developing market trends.
Dampak Ekologi Galian C dan Upaya Mitigasi Bencana di Kawasan Pesisir Bone Bolango Abdul Wahab Podungge, Wahab; Amir, Elvin; Sanau, Fachrul; Pratama, Sanjaya; brahim, Refawanti; Rozak, Pathul; Manimau, Eugenius; Khoirun Nisa, Widya; Sucik Agustin, Vivin; Tomayahu, Rosdika; Afif Pakaya, Abdul
Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 Nomor 1 April 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/ejppm.v3i1.1386

Abstract

Artikel ini dilatarbelakangi oleh aktivitas pertambangan Galian C di wilayah pesisir Kabupaten Bone Bolango telah memberikan dampak ekologis yang signifikan, termasuk kerusakan ekosistem darat maupun laut, percepatan degradasi lingkungan, dan memperparah dampak perubahan iklim. Eksploitasi sumber daya alam tanpa pengelolaan yang berbasis ekologi mengancam keberlanjutan lingkungan dan menurunkan kualitas hidup masyarakat pesisir secara nyata. Kerusakan ekosistem tidak hanya berdampak pada aspek lingkungan, tetapi juga menciptakan ketimpangan struktural yang memperlebar masalah masyarakat lokal. Pemberian izin tambang yang bersifat sentralistik tanpa partisipasi masyarakat telah menutup ruang kontrol warga atas lingkungannya, memperkuat dominasi pelaku usaha besar, dan pemerintah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam dinamika sosial-ekologis yang terjadi di wilayah pesisir Kabupaten Bone Bolango, khususnya dalam merespons dampak perubahan iklim dan aktivitas pertambangan Galian C. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif partisipatoris dengan strategi studi kasus. Hasil kegiatan pengabdian ini menyoroti bahwa kebijakan dan kelembagaan memiliki peran strategis dalam menentukan arah keberlanjutan tata kelola sumber daya alam. Kegiatan ini merekomendasikan perlunya sinergi lintas sektor antara pemerintah, akademisi, masyarakat, dan pelaku usaha dalam menyusun kebijakan adaptasi dan mitigasi berbasis ekologi, penguatan kapasitas masyarakat, peningkatan partisipasi dalam pengawasan, serta pemulihan ekosistem secara berkelanjutan. Pemerintah daerah juga perlu melakukan evaluasi mendalam terhadap izin-izin tambang yang telah diberikan, memastikan bahwa setiap aktivitas industri ekstraktif tunduk pada prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dan keadilan ekologis. This article is motivated by the fact that Class C mining activities in the coastal areas of Bone Bolango Regency have had significant ecological impacts, including damage to terrestrial and marine ecosystems, accelerated environmental degradation, and exacerbated the impacts of climate change. Exploitation of natural resources without ecologically based management threatens environmental sustainability and significantly reduces the quality of life of coastal communities. Ecosystem damage not only has an impact on environmental aspects, but also creates structural inequalities that widen local community problems. The granting of mining permits that are centralistic without community participation has closed the space for residents to control their environment, strengthened the dominance of large business actors, and the government. This community service activity aims to deeply understand the socio-ecological dynamics that occur in the coastal areas of Bone Bolango Regency, especially in responding to the impacts of climate change and Class C mining activities. The method used is a participatory qualitative approach with a case study strategy. The results of this community service activity highlight that policies and institutions have a strategic role in determining the direction of sustainable natural resource governance. This activity recommends the need for cross-sector synergy between government, academics, communities, and business actors in formulating ecological-based adaptation and mitigation policies, strengthening community capacity, increasing participation in monitoring, and sustainable ecosystem restoration. Local governments also need to conduct in-depth evaluations of mining permits that have been granted, ensuring that every extractive industry activity is subject to the principles of sustainable development and ecological justice.

Page 2 of 3 | Total Record : 25