Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ISSN 3026-4081 is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. PAUD publishes four issues annually in the months of October, January, April, and July. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini include different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education.
Articles
22 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 4 (2024): July"
:
22 Documents
clear
Pengaruh Budaya & Lingkungan: Pandangan Hindu Terhadap Perempuan & Cara Mendampingi Tumbuh Kembang Anak
Khairunnisa, Khairunnisa;
W, Wiwin Kristiani;
Manullang, Selvia;
T, Febria Niastuti;
H, Rohmi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 4 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/paud.v1i4.636
Agama hindu adalah salah satu dari 6 agama yang diakui oleh Indonesia. Indonesia memiliki populasi hindu terbesar ke empat setelah India, Nepal dan Bangladesh. Para penganut agama Hindu yang berasal dari Hindia di Indonesia Khususnya di Kota Medan sudah banyak terpengaruh terhadap budaya sekitar sehingga sedikit melunturkan budaya yang mereka bawa dahulu. Cara pandang penganut Hindu mengenai perempuan cukup menjadi sorotan sebab jika dilihat dari kisah para dewa dewi kedudukan perempuan dapat diartikan sebagai sumber kehidupan yang disimbolkan sri devi. Bahkan menurut kitab Weda, Tuhan membelah dirinya menjadi dua bagian yang sama yaitu satu bagian menjadi laki-laki dan satu bagian menjadi perempuan. Oleh karena itu, laki-laki dan perempuan punya kedudukan yang sama karena berasal dari bahan yang sama. Tuhan dalam manifestannya tidak akan mampu menjalankan tugas jika tanpa saktinya yaitu dewi sebagai sosok seorang wanita. Hal ini tergambar jelas saat memasuki kuil tempat para penganut Hindu beribadah. Saking istimewanya Hindu mempatkan sosok perempuan, perempuan yang sedang mengandung akan dianggap sebagai seorang manusia yang sedang membawa anugerah dari dewa karena dianggap membawa dan menjaga jiwa yang nantinya kan menjelma kedunia. Karena itu, selama seorang perempuan mengandung maka akan dijaga, dihormati dan penuh dengan ritual peribadatakan untuk mendoakan serta menjaga ibu dan bayi selalu aman. Selain itu, keistimewaan perempuan yang sedang mengandung bila ia adalah ia boleh memakan apapun walaupun ia seorang vegetarian selama ia mengandung asal itu demi kebaikan ibu dan bayi. Setelah seorang perempuan melahirkan maka pola asuh anak akan berbeda sesuai dengan asal keluarganya. Namun tentunya selama proses kehidupan manusia tidak luput dari proses ritual, doa dan pemujaan untuk menjaga keimanan seorang penganut Weda. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan observasi mendalam diperkuat dengan hasil wawancara oleh pendeta setempat serta dokumnetasi sebagai bukti pendukung penelitian.
Pentingnya Peran Orang Tua dalam Memajukan Keterampilan Berbahasa Anak Usia Dini melalui Komunikasi
Dhea Alfira;
Siregar, Mhd. Fuad Zaini
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 4 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/paud.v1i4.641
Dalam era globalisasi, kemampuan berkomunikasi secara efektif dalam berbagai bahasa menjadi semakin penting dalam menghadapi tantangan di bidang pendidikan dan karier. Masa prasekolah memainkan peran krusial dalam perkembangan bahasa anak, yang menjadi dasar bagi kemampuan komunikasi dan pembelajaran di masa depan. Peran orang tua dalam mendukung dan meningkatkan kecerdasan bahasa anak memiliki signifikansi yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran orang tua dalam membentuk kemampuan berkomunikasi dan meningkatkan kecerdasan bahasa anak usia dini. Metode penelitian ini adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif, mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi terhadap tiga partisipan anak usia dini berusia 4-6 tahun dan para orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi orang tua dengan anak memiliki dampak signifikan pada perkembangan karakter dan pandangan anak terhadap kehidupan sekolah mereka. Orang tua memainkan peran ganda sebagai sumber informasi dan teman bicara bagi anak-anak mereka, menciptakan suasana yang aman bagi mereka untuk berbicara tentang masalah dan perasaan mereka. Komunikasi yang mendalam antara orang tua dan anak sangat penting dalam membentuk keterampilan berbahasa anak. Selain itu, orang tua juga berperan dalam meningkatkan kecerdasan bahasa anak melalui praktik mendengarkan, membaca bersama, bermain bersama, dan metode bercerita. Praktik mendengarkan membantu anak-anak melatih fokus dan kemampuan mendengar dengan cermat, sementara membaca bersama dan bermain bersama memberikan stimulus penting bagi perkembangan bahasa anak. Metode bercerita merupakan cara efektif untuk merangsang imajinasi, kreativitas, dan keterampilan berbicara anak. Kesimpulannya, peran orang tua sangatlah penting dalam membina keterampilan berkomunikasi dan meningkatkan kecerdasan bahasa pada anak usia dini. Dengan memberikan dukungan aktif dan lingkungan yang mendukung, orang tua dapat menciptakan fondasi yang kuat bagi perkembangan anak-anak mereka di masa depan.
Pengaruh Media Pembelajaran Kartu Bergambar Terhadap Peningkatan Kemampuan Membaca Aud di TK Kusuma Indonesia Kabupaten Temanggung
Sahrul, Sahrul;
Marfu’ah, Sri;
Afiyah, Afiyah;
Amaliyah, Siratun;
Khotimah, Wulan Jari Husnul;
Nabilah, Shinto Via;
Kusbiantari, Dyah
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 4 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/paud.v1i4.650
Media kartu bergambar merupakan salah satu jenis media yang berisi gambar yang dibuat untuk menunjang dalam pembelajaran siswa, penggunaan permainan media bergambar pada pembelajaran akan merangsang minat siswa dan dapat memudahkan dalam memahami konsep dan memecahkan masalah. Selain itu, dengan menggunakan media kartu bergambar siswa dapat dengan mudah dan cepat memahami isi pelajaran yang diberikan oleh guru saat menerima materi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran kartu bergambar terhadap peningkatan kemampuan membaca pada anak usia dini, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan pemberian tes. Hasil uji validitas isi oleh ahli bahwa instrumen sudah valid karena memiliki nilai lebih dari 0,37 pada pada uji validitas sudah lebi dari (>) 0,6 maka instrumen dapat digunakan dan layak dibagikan di lapangan. hasil uji Paired Samples Statistics terdapat perbedaan nilai rata-rata sebelum dan sesudah perlakuan dengan selisih sebesar 1.354. Uuji Paired Samples Test bahwa terdapat nilai sig (2-tailed) 0,000 < dari pada 0,05 maka terdapat pengaruh penggunaan pembelajaran dengan media bergambar terhadap kemampuan membaca anak usia dini.
Pengembangan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Melukis Menggunakan Kelereng di TK P Lampung
Reiska Primanisa
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 4 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/paud.v1i4.669
Kemampuan motorik halus anak terlihat masih rendah, hal ini terlihat pada saat kegiatan pembelajaran yang monoton. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan melukis dengan berbagai media di TK P Lampung. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan yang menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart. Subjek penelitian adalah 18 anak di TK P Lampung. Objek penelitian yaitu keterampilan motorik halus anak. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian pada Pra tindakan dilakukan untuk menentukan persentase kemampuan motorik halus sebesar 5,5%, kemudian meningkat menjadi 44% setelah siklus pertama, dan meningkat lagi menjadi 89% setelah siklus kedua. Peningkatan 89% pada siklus kedua membuktikan bahwa kegiatan melukis dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Kemampuan motorik halus dapat dikembangkan melalui kegiatan melukis dengan berbagai media dimana melalui melukis anak-anak dapat membuat anak belajar merasa sangat menyenangkan bagi anak-anak.
Meningkatkan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan 3M (Mewarnai, Menggunting, Menempel) Di TK DW Agung Batin
Kamil, Badrul
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 4 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/paud.v1i4.670
Kemampun motorik halus adalah kemampuan yang melibatkan penggunaan tangan dan jari secara tepat seperti dalam kegiatan menulis dan menggambar. Gerakan motorik halus merupakan gerak yang hanya melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu saja dan dilakukan oleh otot-otot kecil, seperti keterampilan menggunakan jari jemari tangan dan gerakan pergelangan tangan yang tepat. Gerakan ini tidak terlalu membutuhkan tenaga, namun gerakan ini membutuhkan koordinasi mata dan tangan yang cermat. Hal ini membantu perkembangan motorik, latihan keterampilan, sikap, dan apresiatifbagi anak. Jenis penelitian kualitatif,Subjek penelitian yang saya gunakan adalah anak didik sejumlah 15 anak di TK DW Agung Batin. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini Mengembangkan semua aspek-aspek perkembangan anak termasuk perkembangan motorik halus anak. Hasil penelitian yang telah peneliti lakukan yaitu mengetahui konsep perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahun.
Evaluasi Hasil Belajar Anak Usia Dini dalam Menggambar Geometri pada TK BA Aisyiah Kalibanger Temanggung
Sahrul, Sahrul;
Marfu’ah, Sri;
Kusbiantari, Dyah;
Hikmawati, Fajar;
Fitriyani, Fitriyani;
Widyastuti, Novia;
Khoeriyah, Nurul
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 4 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/paud.v1i4.676
Evaluasi merupakan salah satu kegiatan yang harus dilakukan oleh guru setelah akhir pembelajaran dengan tujuan untuk membantu dan mengetahui hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada TK BA Aisyiah jumlah responden 30 orang, penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan tahap perencanaan, observasi, wawancara, dokumentasi dan pemberian tes. Dalam hal ini peneliti merancang dan menyusun soal tes yang diberikan kepada siswa sebanyak 6 item, yang terdiri 3 butir soal dalam menggambar segitiga dan 3 butir soal menggambar persegi, untuk melakukan evaluasi hasil belajar siswa dapat analisis melalui hasil gambar siswa dengan ketentuan pemberian skor. Tujuan penelitin ini mengetahui hasil belajar siswa anak usia dini dalam menggambar geometri, hasil penelitian rata-rata tingkat pemahaman dan kemampuan siswa dalam menggambar Segitiga terdapat 7,73 pada gambar Persegi memiliki nilai sebesar 8,43 Sedangkan nilai standar deviasi pada gambar segitiga terdapat 0,828 kemudian pada gambar persegi 1,569 dengan jumlah responden 30 orang, dapat disajikan dan dilihat pada tabel 1 Repot Gambar Segitiga dan Persegi maka dapat simpulkan bahwa kemampuan siswa berkembang berada pada kategori sangat baik dan sesuai harapan.
Implementasi Kurikulum Merdeka pada Lembaga Taman Kanak-kanak (TK) Negeri di Banyuwangi
Qori'ah, Maria
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 4 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/paud.v1i4.682
Kurikulum menjadi pedoman terlaksananya pembelajaran di lingkungan lembaga sekolah. Pergantian model kurikulum menjadikan perubahan pembelajaran yang ada. Salah satunya kurikulum merdeka yang saat ini menjadi kurikulum pedoman di beberapa lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implemntasi kuirkulum merdeka di lembaga sekolah khususnya pada pendidikan anak usia dini. Metode pelaksanaan penelitian ini menggunakan studi kasus denga jenis penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah lembaga TK Negeri Pembina dan TK Negeri Model di Banyuwangi yang merupakan sekolah percontohan dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis pada tiga dimensi yakni perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa implementasi kurikulum merdeka menggunakan implementasi mandiri belajar yang mana tetap berpegang pada tema-tema Kurikulum 13. Perencanaan pada kedua lembaga ini dimulai dari mengikuti implementasi kurikulum merdeka atau IKM hingga penyusunan kuirkulum operasional satuan pendidikan (KOSP) sebagai acuan seluruh penyelenggaraan pembelajaran. Dilanjutkan pada pelaksanaan dengan pembelajaran berbasis project based learning serta kegiatan proyek penguatan profil pelajar pancasila dengan usung inovasi pendidikan guna menumbuhkan generasi yang kompeten, berkarakter, dan berprilaku sesuai nilai-nilai pancasila. Evaluasi yang dilaksanakan dengan rapat dari segi terlaksana dan rencana kedepan bagi lembaga, kesejahteraan kepegawaian dan hasil belajar anak.
Hubungan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan Konsep Pendidikan dalam Islam: Menoreka Pemikiran Syech Muhammad Naquib al-Attas
Ridhawati, Sarah;
Ayu azzahra, Sekar;
Amrillah, Rizki
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 4 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/paud.v1i4.683
Artikel ini membahas hubungan antara Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan konsep pendidikan dalam Islam dengan mengacu pada pemikiran Syech Muhammad Naquib al-Attas. Kajian ini bertujuan untuk menggali perspektif al-Attas tentang pendidikan, terutama dalam konteks PAUD, dan bagaimana konsep ini dapat diterapkan dalam sistem pendidikan Islam kontemporer. Melalui analisis pustaka dan kritis terhadap karya-karya al-Attas, artikel ini menyoroti pentingnya adab dalam pendidikan anak usia dini serta peran guru dan orang tua dalam membentuk karakter dan nilai-nilai keislaman pada anak-anak. Artikel ini juga mengeksplorasi tantangan dan solusi dalam mengimplementasikan konsep al-Attas dalam PAUD.
Pengembangan Instrumen Penilaian Kemampuan Mengenal Huruf pada Anak Usia Dini di RA AL Wardah Kabupaten Pati
Fathonah, Siti;
Kusbiantari, Dyah;
Wirahno, Dewi Nugrahastuti;
Marfu’ah, Sri;
Sahrul, Sahrul
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 4 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/paud.v1i4.686
Prosedur pengembangan dalam ini meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak usia dini, lokasi penelitian di Kabupaten Pati tahun 2024 dengan jumlah subjek penelitan sebanyak 43 orang anak. Metedo pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket atau kuesioner, dokumentasi. Instrumen data pernyataan yang dibahas pada penelitian ini adalah yang berhubungan dengan konsep diri. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Tujuan penelitian untuk mengembangan instrumen penilaian kemampuan mengenal hurf dan mengetahui validitas dan reliabilitas setelah diuji. Berdasarkan uji validitas dan reliabilitas pada tabel 2 Item Reliability dapat dilihat pada Item-rest Correlation bahwa dari butir 1 sampai butir 10 memiliki nilai sudah lebih dari 0,3 maka instrumen tersebut dapat dikatakan valid. Pada uji Scale Reliability Statistics tabel 1 dapat dilihat pada Cronbach's α memiliki nilai 0,856 > 0,6 artinya instrumen tersebut reliabel. hasil analisis data pada tabel Pearson Correlation bahwa dari butir 1 sampai butir 10 masih menempati pada kotak warna hijau dan tidak ada satupun butir yang berada pada kotak warna merah, hal ini menandakan bahwa instrumen penilaian kemampuan mengenal huruf masih berada pada kategori koefisien yang tinggi sehingga dapat dinyatakan valid dan reliabel.
Meningkatkan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Mewarnai Dengan Teknik Gradasi di TK
Nisak, Khoirun;
Destiana, Evie
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 4 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/paud.v1i4.704
Pada penelitian ini membahas tentang peningkatan kreativitas anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan mewarnai dengan teknik gradasi TK Dharma Wanita Persatuan Bangah. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini menggunakan model Kemmis dan MC Taggart dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 18 anak, 9 laki-laki dan 9 perempuan. Meliputi tahapan prasiklus, siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kreativitas anak melalui kegiatan mewarnai dengan teknik gradasi yaitu pada pra siklus sebesar 28%, pada Siklus I terjadi peningkatan sebesar 61%, Siklus II terjadi peningkatan sebesar 83% dan target keberhasilan telah tercapai sebesar 75%. Dari analisis yang dilakukan peneliti dapat disimpulkan bahwa kegiatan mewarnai dengan teknik gradasi dapat meningkatkan kreativitas anak.