cover
Contact Name
Febri Wandha Putra
Contact Email
febrianputra@fip.unp.ac.id
Phone
+6285364180171
Journal Mail Official
febrianputra@fip.unp.ac.id
Editorial Address
Jl Prof. Dr. Hamka Air Tawar Barat, Padang - West Sumatera -Indonesia
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Current Issues In Counseling
ISSN : 2798317X     EISSN : 27979032     DOI : 10.24036/0419cic
Current Issues in Counseling (ISSN: 2797-9032) is a peer-reviewed journal and scientific journal published by Universitas Negeri Padang. The aim of this journal is to publish articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of counseling issue.
Articles 104 Documents
Hubungan Kecenderungan Adiksi Internet dengan Perilaku Phubbing pada Siswa SMAN 1 Batang Anai Hamidah, Yulisa; Ardi, Zadrian
Current Issues in Counseling Vol 3, No 1 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0789cic

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena yang terjadi pada siswa SMAN 1 Batang Anai yang banyak menggunakan smartphone disetiap aktivitasnya, baik itu saat belajar, jam kosong, maupun saat berinteraksi dengan orang lain. Hal tersebut cenderung membuat kurangnya rasa saling menghargai dengan teman. Karena terlalu sibuk dengan smartphone dan terkesan mengabaikan lawan bicara. Fenomena seperti ini dikenal dengan istilah phubbing. Phubbing merupakan singkatan dari phone dan snubbing adalah sebuah fenomena yang terjadi akibat perkembangan zaman. perilaku phubbing ini tanpa disadari terjadi pada interaksi manusia dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut juga disebabkan oleh perkembangan teknologi saat ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk; (1) mendeskripsikan tingkat kecenderungan adiksi internet pada siswa, (2) mendeskripsikan tingkat perilaku phubbing siswa, dan (3) menguji apakah terdapat hubungan yang signifikan antara kecenderungan adiksi siswa dengan perilaku phubbing pada siswa SMAN 1 Batang Anai. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif dan korelasional. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa kelas X, XI, dan XII SMAN 1 Batang Anai tahun ajaran 2023/2024. Jumlah sampel sebanyak 285 siswa dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket kecenderungan adiksi internet dan perilaku phubbing dengan model skala likert. Data dianalisis menggunakan teknik Pearson Product Moment Correlation. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif dan korelasional. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa kelas X, XI, dan XII SMAN 1 Batang Anai tahun ajaran 2023/2024. Jumlah sampel sebanyak 285 siswa dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket kecenderungan adiksi internet dan perilaku phubbing dengan model skala likert. Data dianalisis menggunakan teknik Pearson Product Moment Correlation. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif dan korelasional. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa kelas X, XI, dan XII SMAN 1 Batang Anai tahun ajaran 2023/2024. Jumlah sampel sebanyak 285 siswa dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket kecenderungan adiksi internet dan perilaku phubbing dengan model skala likert. Data dianalisis menggunakan teknik Pearson Product Moment Correlation.Berdasarkan hasil penelitian ditemukan: (1) kecenderungan adiksi internet siswa tergolong sedang (2) perilaku phubbing siswa berada pada kategori sedang (3) terdapat hubungan yang positif signifikan dengan derajat hubungan yang kuat antara kecenderungan adiksi internet dengan perilaku phubbing dengan koefisien sebesar 0,663 dengan nilai signifikan 0,001. Dapat diartikan bahwa semakin tinggi tingkat kecenderungan adiksi internet siswa maka semakin tinggi pula perilaku phubbing siswa, sebaliknya semakin rendah tingkat kecenderungan adiksi internet siswa maka semakin rendah pula perilaku phubbing siswa. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kecenderungan adiksi internet dan perilaku phubbing siswa berada pada taraf sedang, jika tidak segera diatasi maka perilaku tersebut akan meningkat dan berada pada taraf tinggi. Oleh karena itu hasil dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai pedoman dalam pemberian layanan oleh guru Bimbingan dan Konseling di sekolah. Layanan yang tepat sasaran yang dapat mencegah serta mengurangi perilaku phubbing pada siswa SMAN 1 Batang Anai.Kata kunci: Smartphone, Adiksi Internet, Perilaku Phubbing.
Post-Covid-19 Pandemic Student Learning Motivation and Its Implications for Guidance and Counseling Services at SMA N 3 Payakumbuh Kurnia, Lisa; Neviyarni, Neviyarni
Current Issues in Counseling Vol 3, No 1 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi belajar membuat kegiatan belajar mengajar tetap berjalan guna mencapai tujuan yang diinginkan. Hasil belajar sangat dipengaruhi oleh motivasi, oleh karena itu ketika siswa kurang motivasi belajar maka hasilnya kurang ideal. Setelah pandemi Covid-19, motivasi belajar siswa berkurang akibat perubahan sistem pembelajaran dari online menjadi offline (tatap muka). Siswa kurang bersemangat dan kurang terlibat dalam pembelajaran tatap muka. Hal ini sesuai dengan tujuan penelitian untuk mengetahui apakah motivasi belajar siswa di SMA N 3 Kota Payakumbuh berkurang akibat wabah Covid-19. Jenis penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek hasrat dan keinginan untuk berhasil pasca pandemi Covid-19 berada pada kategori sedang. Aspek dorongan dan kebutuhan dalam belajar pasca pandemi Covid-19 berada pada kategori sedang. Aspek harapan dan cita-cita masa depan pasca pandemi Covid-19 berada pada kategori sedang. Aspek penghargaan dalam belajar pasca pandemi Covid-19 berada pada kategori. Aspek kegiatan yang menarik didapatkan pasca pandemi Covid-19 berada pada kategori sedang. Aspek lingkungan belajar kondusif pasca pandemi Covid-19 berada pada kategori tinggi. Dapat disimpulkan bahwa dari keenam aspek yang diteliti dapat menurunkan motivasi belajar siswa pasca pandemi Covid-19 di SMA Negeri 3 Kota Payakumbuh karena berada diantara kategori sedang.
Kepuasan Pernikahan Pada Istri yang Tidak Bekerja Nurzam, Sri Wahyuni; Netrawati, Netrawati
Current Issues in Counseling Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0945cic

Abstract

Kepuasan pernikahan merupakan hal yang sangat penting dalam proses perjalanan hidup berumah tangga, apabila semakin besar pengaruh positif yang di dapatkan dalam sebuah pernikahan maka akan semakin besar tingkat kepuasan pernikahan pada pasangan suami dan istri Kepuasan Pernikahan dianggap sebuah hal yang penting dalam kehidupan. Kepuasan dalam sebuah pernikahan dapat meningkatkan kebahagiaan seseorang yang dapat mempengaruhi banyak aspek dalam hidupnya. Setelah menikah istri harus tunduk dan patuh pada perintah suami, demikian halnya apabila melarang istrinya untuk tidak bekerja atau bahkan kesadaran pada istri itu sendiri yang menyadari perannya sebagai istri tidak mencari nafkah apabila suami mampu untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, dengan demikian tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat kepuasan istri yang tidak bekerja dalam pernikahannya.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Penarikan sampel menggunakan teknik total samplingdengan total sampel sebanyak 78 orang istri yang tidak bekerja di kecamatan koto tangah kelurahan lubuk buaya. Instrumen yang digunakan angket kepuasan pernikahan yang sudah diuji reliabilitas dengan cronbach’s alfa sebesar 0,949. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif.Hasil penelitian ini kepuasan pernikahan istri yang tidak bekerja berada pada kategori tinggi dengan persentase 51.28%. Selanjutnya jika ditinjau dari masing-masing aspek yaitu: 1) Aspek isu kepribadian berada pada kategori sedang dengan persentase 35.90% . 2) Aspek kesetaraan peran berada pada kategori sedang dengan persentase 37.18%. 3) Aspek komunikasi berada pada kategori tinggi dengan persentase 41.03%. 4) Aspek pemecahan masalah berada pada kategori tinggi dengan persentase 35.90%.5) Aspek pengaturan keuangan berada pada kategori tinggi dengan persentase 38.46%. 6) Aspek aktivitas waktu luang berada pada kategori tinggi dengan 41.03%. 7)Aspek hubungan seksual berada pada kategori sedang dengan persentase 39.74%. 8) Aspek anak-anakdan pengasuhan berada pada kategori sedang dengan persentase 57.69%. 9) Aspek keluarga dan teman berada pada kategori sedang dengan persentase 28.21%. 10) Aspek orientasi keagamaan berada pada kategori tinggi dengan persentase 37.18%..Berdasarkan hasil penelitian ini layanan bimbingan dan konseling yang dapat diberikan untuk memelihara dan mempertahankan kepuasan pernikahan pada istri yang tidak bekerja yaitu layanan informasi, dan layanan konseling individual.
The Tendency of Social Isolation in International Class Students of the Guidance and Counseling Department Muhammad Arfinda; Ifdil Ifdil
Current Issues in Counseling Inpress
Publisher : Current Issues in Counseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0663cic

Abstract

Humans have a close dependence on patterns of social relations, so that they can influence their mindset and life, but in the international class majoring in Guidance and Counseling there are several symptoms of a tendency to social isolation, so this study aims to describe the tendency of social isolation that occurs in students of the Department Guidance and counseling. The method used in this research is descriptive quantitative. The results of this study show that the tendency of social isolation for international class students is in the moderate category with a percentage of 88.16%. which can be concluded that the average international class student has a tendency to social isolation, a lifestyle that tends to be individual and allows for other psychological disorders
Hubungan kontrol diri dengan perilaku imitasi pengguna media sosial tiktok siswa smpn 1 lembah gumanti Oktaviana, Nindi; Ardi, Zadrian
Current Issues in Counseling Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0913cic

Abstract

Di zaman yang semakin canggih aplikasi TikTok merupakan salah satu alat komunikasi yang paling banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan interaksi sosialnya dan menjadikan sosial media sebagai layanan yang sering diakses dan melakukan peniruan atau imitasi pada konten trend dan viral yang ada di TikTok.Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku imitasi adalah kontrol diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan kontrol diri dengan perilaku imitasi pengguna media sosial TikTok siswa SMPN 1 Lembah Gumanti. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif deskripstif korelasional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 499 siswa siswa dengan sampel sebanyak 223 siswa yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive random sampling. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan angket kontrol diri dan angket perilaku imitasi pengguna media sosial TikTok. Data diolah menggunakan teknik analisis persentase dan untuk menguji hubungan melalui program statistik SPSS for windows.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa rata-rata skor capaian kontrol diri siswa adalah 77,73 (47,10%) dan rata-rata skor capaian perilaku imitasi adalah 101,82 (61,70%) Dapat disimpulkan bahwa nilai hitung antara variabel kontrol diri dengan perilaku imitasi sebesar -0,265 dengan taraf signifikansi 0,000 pada tingkat hubungan yang lemah. Hubungan negatif signifikan artinya semakin tinggi kontrol diri semakin rendah perilaku imitasi begitupun sebaliknya
Student Academic Fraud and Implications in Guidance and Counseling Services Maretta, Elsa Astya; Sukma, Dina
Current Issues in Counseling Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0633cic

Abstract

Academic honesty is important for students to have. However, in reality there are still many students who commit fraud. This study aims to describe the academic fraud of FIP UNP students based on the aspects of pressure, opportunity and justification. This research uses a quantitative approach with descriptive methods. Determination of the sample in this study using a purposive sampling technique and determined as many as 105 samples. The instrument used for data collection in this study was an academic cheating instrument with a Likert Scale model. Data is processed using interval and percentage formulas. Based on the results of this study, it was revealed that 1) Academic fraud as a whole was in the moderate category with a percentage of 71.43%. 2) Academic cheating is seen from the aspect of pressure with a percentage of 54.29%. 3) Academic cheating is seen from the aspect of opportunity with a percentage of 85.71%. 4) Academic cheating seen from the justification aspect is in the medium category with a percentage of 49.52%.
Hubungan Peer Attachment dengan Self-Acceptance Siswa Prasejahtera di SMAN 10 Padang Jarpis, Suqqma Sukri; Firman, Firman
Current Issues in Counseling Vol 3, No 1 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0873cic

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya siswa prasejahtera yang terlihat kurang bisa beradaptasi, lebih suka menyendiri, belum menerima kondisi dan keadaan dirinya. Hal ini dikarenakan siswa prasejahtera belum memiliki self-acceptance yang baik. Salah satu faktor yang mempengaruhi self-acceptance adalah bentuk dukungan sosial yang dalam penelitian ini yaitu peer attachment. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan peer attachment siswa prasehjahtera, (2) mendeskripsikan self-acceptance siswa prasejahtera, (3) menguji apakah terdapat hubungan yang signifikan antara peer attachment dengan self-acceptance siswa prasejahtera. Jenis penelitian ini deskriptif korelasional, populasi penelitian ini sebanyak 162 orang siswa prasejahtera yang terdaftar dikelas X, XI dan XII SMAN 10 Padang dengan sampel kelas XII sebanyak 57 orang siswa prasejahtera yang ditentukan dengan teknik purposive sampling, instrumen yang digunakan yaitu angket. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa (1) Peer Attachment siswa prasejahtera berada pada kategori tinggi, (2) Self-acceptance siswa prasejahtera berada pada kategori tinggi, (3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara peer attachment dengan self-acceptance siswa prasejahtera dengan indeks korelasi 0,328 pada tingkat hubungan yang lemah. Keywords: Peer Attachment, Self-Acceptance, Siswa Prasejahtera
Readiness of Students to Do Assignments During the Covid-19 Pandemic Dinda Jengtika Reski; Asmidir Ilyas
Current Issues in Counseling Vol 1, No 1 (2021): Current Issues in Counseling
Publisher : Current Issues in Counseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0423cic

Abstract

Readiness to learn is the overall condition of a person that makes him ready to respond or answer in the learning process. The learning process will run well if it is supported by several things, including: readiness to learn, doing assignments, reading, and so on. This study aims to: (1) describe the level of readiness of students to do assignments, (2) describe the form of student difficulties in doing assignments, and (3) the role of counseling teachers to overcome student difficulties in doing assignments at SMA N 11 Padang. This research uses a quantitative approach with descriptive research methods. The research subjects were students of SMA N 11 Padang at grade X and XI, totaling 224 people. Collecting data using a Likert scale model questionnaire, data were analyzed using percentage analysis techniques. The results revealed that: (1) the readiness of students to do assignments in the aspect of understanding the task was in the sufficiently ready category with an achievement score of 60.7%, (2) the readiness of students to do assignments in the aspect of providing resources was in the sufficiently ready category with an achievement score of 62, 5%, (3) the readiness of students to do assignments in the task completion aspect is in the sufficiently ready category with an achievement score of 57.6%, (4) the readiness of students to do assignments in the assignment aspect is in the sufficiently ready category with an achievement score of 70%.
Hubungan Pola Asuh Permisif dengan Perilaku Bullying Siswa di Sekolah Menengah Atas Srinadila, Rizka; Sukmawati, Indah
Current Issues in Counseling Vol 3, No 1 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0784cic

Abstract

Penelitian ini didasarkan dengan adanya fenomena siswa yang melakukan tindakan bullying di sekolah. Tindakan bullying yang dilakukan berbagai bentuk seperti bullying fisik, verbal, dan relasional. Salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya tindakan bullying adalah pola asuh orangtua salah satunya pola asuh permisif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola asuh permisif dan perilaku bullying siswa, serta menguji hubungan antara pola asuh permisif dengan perilaku bullying siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 379 orang siswa. Adapun teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling, menggunakan instrumen berupa angket pola asuh permisif dan angket perilaku bullying dengan model skala likert dengan jumlah sampel yaitu 51 orang siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif menggunakan rumus product moment correlations dengan bantuan program SPPS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)  Pola asuh permisif siswa SMAN 1 Sungai Limau berada pada kategori tinggi dengan persentase 98.04%. (2) perilaku bullying siswa SMAN 1 Sungai Limau berada pada kategori sedang dengan persentase 41.18% (3) Terdapat  hubungan  yang  positif  signifikan  antara pola asuh permisif dengan perilaku bullying siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,481 dan nilai signifikansi sebesar 0,000
Kepercayaan Diri Pada Siswa Perempuan dengan Latar Belakang Orang Tua Tunggal di SMA Negeri 9 Padang Chaniago, Nadia Filawaty; Ardi, Zadrian
Current Issues in Counseling Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0941cic

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kepercayaan diri siswa. Hal ini dapat dilihat dari adanya siswa perempuan dengan latar belakang orang tua tunggal yang masih belum memiliki keyakinan akan kemampuan dirinya, sering menyendiri dan menutup diri. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel siswa perempuan kelas X dan XI tahun ajaran 2022/2023 yang tinggal dengan orang tua tunggal sebanyak 34 orang siswa perempuan yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner kepercayaan diri siswa. Analisis data menggunakan teknik deskriptif presentase.Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: (1) Kepercayaan diri siswa perempuan dengan latar belakang orang tua tunggal ditinjau dari aspek keyakinan akan kemampuan diri pada kategori rendah (76,47%), (2) Kepercayaan diri siswa perempuan dengan latar belakang orang tua tunggal ditinjau dari aspek optimis pada kategori rendah (73,53%), (3) Kepercayaan diri siswa perempuan dengan latar belakang orang tua tunggal ditinjau dari aspek objektif pada kategori rendah (61,76%), (4) Kepercayaan diri siswa perempuan dengan latar belakang orang tua tunggal ditinjau dari aspek bertanggung jawab pada kategori sangat rendah (67,65%), (5) Kepercayaan diri siswa perempuan dengan latar belakang orang tua tunggal ditinjau dari aspek rasional pada kategori rendah (58,82%). Keywords: Kepercayaan Diri, Siswa Perempuan, Orang Tua Tunggal

Page 4 of 11 | Total Record : 104