cover
Contact Name
Widi Sriyanto
Contact Email
widi.sriyanto@polimedia.ac.id
Phone
+6282123413157
Journal Mail Official
pekamas@polimedia.ac.id
Editorial Address
Jl. Srengseng Sawah No.5, RW.12, Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12630
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 28072871     EISSN : 28071557     DOI : https://doi.org/10.46961/pkm.v1i1
PEKAMAS merupakan jurnal yang ditujukan untuk diseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat dari para dosen dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Jurnal PEKAMAS diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Media Kreatif. PEKAMAS menerima manuskrip atau artikel dalam bidang riset terapan dan pengabdian masyarakat dari berbagai kalangan akademisi dan peneliti baik nasional maupun internasional. Setiap naskah yang diterbitkan terlebih dahulu dilakukan proses peer-review dengan sifat double-blind review.
Articles 93 Documents
Penguatan Literasi Bacaan Siswa melalui Integrasi Multilingual Extensive Reading Berbasis QR Code Umi Anis Ro’isatin; Binusa Suryadi, Satrio; Titis Agunging Tyas; Heru Prasetyo; Deasy Sandhya Elya Ikawati; Wirawan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/jpk.v5i2.1982

Abstract

Hasil pemahaman literasi di salah satu SMP di Kota Malang mengalami penurunan. Solusi atas permasalahan ini salah satunya dengan meningkatkan kemampuan profesional guru agar mampu mengembangkan literasi siswanya. Program profesional development yang menyasar daya kreativitas dan utilitas guru untuk mengakomodasi materi literasi yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswanya. Kemajuan teknologi di era disrupsi juga mendesak ketersediaan literasi yang mudah diakses dan terjangkau bagi murid. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengintegrasikan materi ajar dengan pendekatan teknologi QR Code yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan yang bisa diakses oleh guru dan siswa. QR Code nantinya bisa digunakan secara multilingual, berdasarkan materi yang sudah dibuat oleh guru. Program ini berupa pelatihan dan praktik langsung yang diikuti oleh 11 guru mata pelajaran di salah satu SMP di kota Malang. Setelah mengikuti program professional development, para guru SMP lebih familiar dan mampu membuat bahan bacaan yang lebih interaktif. Mengintegrasikan QR Code di ruang kelas memfasilitasi pembelajaran yang interaktif dengan sentuhan teknologi terkini
Pelatihan Public Speaking Dasar Pada Pelajar SD Muhammadiyah 12 Rahmawati, Yulia; Magvira Yuliani; Dzaljad, Rifma Ghulam; Heryati, Euis
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/jpk.v5i2.1983

Abstract

Abstrak: Kemampuan berbicara di depan umum (public speaking) merupakan kompetensi krusial abad ke-21 yang belum terakomodasi dengan baik dalam kurikulum formal sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan dasar public speaking siswa di SD Muhammadiyah 12 Pamulang yang teridentifikasi memiliki kendala dalam keberanian tampil dan penyusunan struktur bicara. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan berbasis experiential learning yang mencakup teknik vokal, bahasa tubuh, dan struktur pidato, serta diakhiri dengan praktik langsung (mini showcase). Mitra kegiatan adalah sejumlah 31 siswa sekolah yang dibagi menjadi 10 kelompok praktik. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan performa saat showcase. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada keberanian siswa, di mana seluruh kelompok mampu tampil di depan kelas. Manfaat yang dirasakan meliputi peningkatan rasa percaya diri (self-confidence), kerjasama tim yang solid, dan kemampuan menyusun ide sederhana menjadi cerita yang runut. Antusiasme siswa sangat tinggi baik sebagai pembicara maupun audiens. Kata Kunci: Public speaking; Kepercayaan diri; Pelajar SD; Komunikasi verbal; Pelatihan Abstract:  Public speaking skills are crucial 21st-century competencies that have not been well-accommodated in the formal school curriculum. This community service activity aims to increase self-confidence and basic public speaking skills of students at SD Muhammadiyah 12 Pamulang, who were identified as having constraints in the courage to appear and speech structure arrangement. The implementation method includes experiential learning-based training covering vocal techniques, body language, and speech structure, ending with direct practice (mini showcase). The activity partners were as much as 31 students divided into 10 practice groups. Evaluation was carried out through performance observation during the showcase. The results showed a significant increase in student courage, where all groups were able to perform in front of the class. The benefits felt included increased self-confidence, solid teamwork, and the ability to compile simple ideas into coherent stories. Student enthusiasm was very high both as speakers and audiences. Keywords: Public speaking; Self-confidence; Elementary school students; Verbal communication; Training.
Pemanfaatan Nusantara Adventures Board Games Sebagai Alat Bantu Pembelajaran Ilmu Grafika Situngkir, Yessy Yerta; Hanum, Mutia; Firmanto, Angga Dwi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/jpk.v5i2.1984

Abstract

Penggunaan media pembelajaran mepengaruhi kondisi belajar dan memenuhi kebutuhan belajar peserta didik. Pembelajaran ilmu grafika di tingkat SMK perlu diperhatikan karena berkaitan dengan persiapan Sumber Daya Manusia untuk industri grafika. SMK menghadapi tantangan, kurangnya keterlibatan siswa dalam metode pembelajaran konvensional, serta kesulitan siswa memahami konsep ilmu grafika melalui teori verbal. Tujuan Pengabdian ini adalah dengan program pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan diharapkan memberikan manfaat bagi siswa agar dapat belajar dengan menyenangkan, menciptakan pembelajaran yang dinamis dan terintegrasi. Metode dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini yaitu sosialisasi dan praktek dengan pendekatan kuantitatif.. Kegiatan ini melibatkan 20 siswa dan 5 guru, serta menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, yaitu sekitar 45,29% dari hasil pre-test ke post-test. Penggunaan board game ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar siswa, tetapi juga dapat diadaptasi untuk materi pelajaran lain. Inisiatif kolaboratif antara sekolah dan perguruan tinggi ini menekankan pentingnya alat pengajaran yang kreatif dalam pendidikan vokasional untuk memenuhi tuntutan industri dan mendorong kreativitas siswa.

Page 10 of 10 | Total Record : 93