cover
Contact Name
Widi Sriyanto
Contact Email
widi.sriyanto@polimedia.ac.id
Phone
+6282123413157
Journal Mail Official
pekamas@polimedia.ac.id
Editorial Address
Jl. Srengseng Sawah No.5, RW.12, Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12630
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 28072871     EISSN : 28071557     DOI : https://doi.org/10.46961/pkm.v1i1
PEKAMAS merupakan jurnal yang ditujukan untuk diseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat dari para dosen dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Jurnal PEKAMAS diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Media Kreatif. PEKAMAS menerima manuskrip atau artikel dalam bidang riset terapan dan pengabdian masyarakat dari berbagai kalangan akademisi dan peneliti baik nasional maupun internasional. Setiap naskah yang diterbitkan terlebih dahulu dilakukan proses peer-review dengan sifat double-blind review.
Articles 87 Documents
Entrepreneurship Training and Product Photo Creativity for Students of Darma Agung University Syafriyandi, Syafriyandi; Syaputra, Dadang; Saharja, Komda; Telaumbanua, Faudunasokhi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/jpk.v4i1.1364

Abstract

Abstrak: Untuk menjadi Wirausahawan, ada beberapa hal yang harus di perhatikan dikalangan mahasiswa antara  lain pendidikan yang mereka dapatkan, perlunya pelatihan-pelatihan agar  menambah pengetahuan mereka. Banyak hambatan persepsi memulai usaha, antara lain adanya  anggapan merasa terlalu tua atau terlalu muda, tidak berbakat dan tidak punya modal serta  kebingungan dalam ide usaha apa yang mau dikembangkan; Tujuan pengabdian ini adalah untuk Hambatan ini harus dihilangkan dengan  memberikan tambahan wawasan terkait wirausaha, salah satunya lewat  kegiatan pengabdian masyarakat ini; Metode workshop,dengan mitra Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Darma Agung, dengan tim pelaksana kegiatan terdiri dari empat orang dosen. Hasil yang telah dicapai dengan memberikan peningkatan pemahaman peserta dalam kiat memulai berwirausaha dan teknik pembuatan foto produk yang ideal sampai pada pembuatan konten produk untuk marketplace peserta masing-masing. Kata Kunci: Motivasi, kewirausahaan, inkubator, ide usaha    Abstract:  To become an entrepreneur, there are several things that students must pay attention to, including the education they receive, the need for training to increase their knowledge. There are many perceived barriers to starting a business, including the feeling that you are too old or too young, not talented and don't have capital as well as confusion about what business ideas you want to develop; The aim of this service is to eliminate these obstacles by providing additional insight regarding entrepreneurship, one of which is through community service activities; Workshop method, with partners from the Faculty of Social and Political Sciences, Darma Agung University, with an activity implementation team consisting of four lecturers. The results have been achieved by providing participants with increased understanding in tips for starting entrepreneurship and techniques for creating ideal product photos and even creating product content for each participant's marketplace. Keywords: Motivation, entrepreneurship, incubator, business idea
Pelatihan Kurikulum Merdeka di SMP Swasta Jakarta Seruni, Ayu Putri; Agustina Karnawati, Rita; Latief, Abdul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/jpk.v4i1.1365

Abstract

Abstrak: Kurikulum Merdeka yang diwacanakan oleh Mendikbud ristek diterapkan diberbagai sekolah. Karakteristik kurikulum ini mendukung pemulihan belajar terkait pembelajaran berbasis projek dengan softskill dan karakter profil Pancasila, fokus pada materi esensial dan pembelajaran terdiferensiasi. Pencapaian pembelajaran Merdeka memerlukan pengembangan perencanaan kurikulum Merdeka dengan baik. Permasalahan mitra SMP di Jakarta berkaitan dengan pengembangan perencanaan kurikulum Merdeka, (1) Penerapan kurikulum Merdeka belajar baru akan diterapkan, (2) Belum semua guru memahami bagaimana perangkat kurikulum diterapkan dalam perencanaan belajar. (3) Pembuatan modul ajar diperlukan kesamaan pemahaman satu sekolah. Sebagai perangkat kurikulum yang utuh, memerlukan kerjasama sumber daya manusia yakni guru di sekolah dalam mengupayakan terlaksananya kurikulum Merdeka belajar. Solusi dari kami dengan memberikan pelatihan kurikulum merdeka kepada guru-guru di SMP Muhammadiyah 2 Jakarta mencapai perencanaan pembelajaran. Kata Kunci: Kurikulum Kurikulum Merdeka, SMP Abstract:  The Independent Curriculum discussed by the Minister of Education and Culture for Research and Technology is applied in various schools. The characteristics of this curriculum support the recovery of learning related to project-based learning with soft skills and Pancasila profile characters, focusing on essential materials and differentiated learning. The achievement of Merdeka learning requires the development of Merdeka curriculum planning properly. The problems of Junior High Scholl in Jakarta partners are related to the development of Merdeka curriculum planning, (1) The implementation of the new Merdeka learning curriculum will be implemented, (2) Not all teachers understand how curriculum tools are applied in learning planning. (3) Making teaching modules requires a common understanding of one school. As a complete curriculum tool, it requires the cooperation of human resources, namely teachers in schools in striving for the implementation of the Merdeka Belajar curriculum. Our solution is to provide independent curriculum training to teachers at Junior High Scholl in Jakarta to achieve lesson planning. Keywords: Curriculum, Curriculum Merdeka, Junior High School
Penyuluhan Kepada Petani Dalam Perencanaan Sumber Daya Manusia Untuk Meningkatkan Produksi Padi Yang Optimal Farhan, Ahmad; Anne Marie, Iveline; Rahmawati, Novia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/jpk.v4i1.1417

Abstract

Abstrak: Manajemen proyek dapat diartikan sebagai proses kegiatan yang merencanakan, mengatur, mengelola, dan mengendalikan sumber daya organisasi perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu dalam waktu dan sumber daya tertentu. Indramayu merupakan salah satu lahan pertanian terbesar di Jawa Barat sehingga sebagian besar mata pencaharian warga Indramayu sebagai Petani. Petani padi desa pawidean dalam mengelola pertaniannya masih belum terorganisir dengan baik di mulai dengan persiapan media tanam padi, pemilihan bibit padi, persemaian, penanaman, perawatan padi, pencegahan hama, sampai dengan panen padi sehingga perlunya penyuluhan untuk mengatasi kurang terorganisirnya dengan  analisa kebutuhan alat, analisa kebutuhan bahan dan analisa kebutuhan tenaga kerja, Tujuan dari Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah membantu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang cara mengorganisir penanaman padi yang optimal melibatkan faktor kebutuhan alat, bahan serta kebutuhan tenaga kerja untuk setiap prosesnya mulai dari persiapan lahan sampai dengan panen. PKM yang digunakan dalam kegiatan ini berupa pendampingan, penyuluhan atau sosialisasi dan pembuatan poster bagi petani. Kata Kunci: petani;sumber daya manusia; manejemen proyek. Abstract:  Project management can be interpreted as a process of activities that plan, organize, manage and control company organizational resources to achieve certain goals within certain time and resources. Indramayu is one of the largest agricultural lands in West Java so most of their livelihoods are as farmers. Pawidean village rice farmers in managing their agriculture are not well organized, starting with preparing rice planting media, selecting rice seeds, seeding, planting, caring for rice, preventing pests, up to rice harvesting, so there is a need for counseling to overcome the lack of organization by analyzing tool needs, analyzing needs. materials and analysis of labor needs, the aim of the Community Partnership Program (PKM) is to help increase knowledge and understanding of how to organize optimal rice planting involving the need for tools, materials and labor requirements for every process from land preparation to harvest. The PKM used in this activity is in the form of assistance, counseling or outreach and making posters for farmers Keywords: farmers; human resources; project management.
Pelatihan Seni Decoupage Untuk Meningkatkan Nilai Tambah Kerajinan Lokal Maulidya , Rahmi; Astuti, Pudji; Saraswati, Docki; Gustina Amran, Tiena; Habyba, Anik Nur
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/jpk.v4i1.1418

Abstract

­Abstrak: Tasikmalaya terkenal dengan kerajinan, khususnya anyaman yang sudah dipasok ke berbagai wilayah sebagai souvenir. Namun produk anyaman ini masih polos atau belum banyak dimodifikasi. Apabila produk ini dikembangkan dengan seni decoupage maka estetika produk akan lebih menarik dan dapat meningkatkan nilai jual atau nilai tambah secara ekonomi. Yayasan Amal Ikhlas Mandiri (YAIM) bergerak dalam bidang pendidikan yang juga memiliki unit usaha berlokasi di Pager Ageung Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat. Kepedulian YAIM pada potensi daerah menjadikanya sebagai agen peningkatan peningkatan potensi masyarakat sekitar. Pelatihan seni decoupage dilakukan di YAIM dengan 30 peserta yang merupakan pengurus yayasan, guru sekolah dan juga orang tua wali siswa. Implementasi motif decopage diaplikasikan pada pouch anyaman. Pelatihan dilakukan secara luring dan menggunakan metode pendampingan praktik secara langsung. Semua bahan seperti tissue motif decoupage, pouch anyaman, lem, kuas dan busa disediakan oleh tim PkM. Peserta menyatakan jika materi mudah dipahami yaitu dengan memotong pola sesuai ukuran, menempel dengan lem dengan telaten maka pouch anyaman menjadi lebih cantik. Kata Kunci: Decoupage, kerajinan lokal, Tasikmalaya Abstract:  Tasikmalaya is famous for its crafts, especially wickerwork, which has been supplied to various regions as souvenirs. However, this woven product is still plain or has yet to be modified much. If this product is developed using decoupage art, the aesthetics of the product will be more attractive and can increase sales or add economic value. The Ikhlas Mandiri Charity Foundation (YAIM) operates in the education sector and has a business unit in Pager Ageung, Tasikmalaya Regency, West Java. YAIM's concern for regional potential makes it an agent for increasing the potential of the surrounding community. Decoupage art training was carried out at YAIM with 30 participants who were foundation administrators, school teachers, parents, and guardians of students. The implementation of the decoupage motif is applied to the woven pouch. Training is carried out offline and uses direct practical assistance methods. The PkM team provides all materials, including decoupage motif tissue, woven pouches, glue, brushes, and foam. Participants stated that the woven pouch would be more beautiful if the material were easy to understand, namely by cutting the pattern according to size and attaching it with glue painstakingly. Keywords: Decoupage, local woven, Tasikmalaya
PENDAMPINGAN PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF PADA POSYANDU LANSIA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DEMENSIA DI KELURAHAN SRENGSENG SAWAH Khairunisa, Yuyun; Latif, Antinah; Dwi Nurwicaksono, Bayu; Kuswoyo, Deni; Yakob, Freddy
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/jpk.v4i2.1429

Abstract

Tim pengabdian dosen politeknik negeri media kreatif mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan srengseng sawah dengan pendampingan penggunaaan media interaktif pada kegiatan posyandu lansia yang diadakan rutin tiap bulan. Kegiatan ini merupakan implementasi hasil inovasi dosen berupa aplikasi game digital teka-teki silang (crosswords) untuk mendukung program pemerintah berupa kemandirian kesehatan pada masyarakat lansia. Sampai saat ini belum diketemukan obat untuk penyakit penurunan fungsi kognitif Alzheimer dan demensia yang merupakan gangguan kognitif pada lansia, namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa latihan kognitif dan fisik dapat membantu mengurangi risiko dan gejala Alzheimer dan demensia. Pengguna game di Indonesia pada tahun 2022 adalah 170 juta orang atau dua pertiga penduduk Indonesia dengan pengguna baik anak-anak, remaja, dewasa maupun lansia. Game dapat menjadi alat yang efektif dalam membantu latihan kognitif dan fisik dengan menstimulasi otak dan memperkuat koneksi otak, yang dapat membantu mencegah atau memperlambat perkembangan Alzheimer dan demensia. Selain itu, game cerdas juga dapat memberikan hiburan dan motivasi kepada orang tua untuk terus berlatih dan mempertahankan kesehatan otak mereka. Kegiatan pendampingan dilaksanakan melalui berbagai tahapan yaitu perisapan, sosialisasi, pendampingan dan evaluasi. Kegiatan terlaksana dengan baik dan manfaat kegiatan dirasakan oleh para peserta.
PENINGKATAN KAPASITAS WISATA AMAN BAGI KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) MELALUI PELATIHAN AWARENESS K3 DAN MANAJEMEN RISIKO DI TEMPAT WISATA Latif, Antinah; Riana, Meisi; Annishia, Fristi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/jpk.v4i2.1459

Abstract

Abstrak: Dewasa ini, kasus kecelakaan di tempat wisata semakin marak terjadi. Kegiatan berwisata melibatkan manusia, lingkungan dan peralatan yang berpotensi mengalami kerugian material maupun jiwa. Keselamatan, keamanan dan Kesehatan merupakan aspek penting yang menjadi indicator dalam world forum economic 2019. Desa wisata Kubang Baros merupakan desa wisata rintisan yang memiliki beberapa atraksi seperti curug betung, bukit harmis, dan pemandian air panas. Atraksi tersebut belum pernah dilakukan identifikasi bahaya dan risiko Manajemen risiko penting dilakukan untuk meminimalisir risiko kecelakaan di tempat kerja/usaha baik bagi pengunjung, pengelola bahkan lingkungan. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan kapasitas “wisata aman” bagi pokdarwis. Metode yang digunakan adalah observasi/wawancara, pelatihan manajemen risiko, awareness K3 dan FGD. Berdasarkan hasil pre dan post terjadi peningkatan pengetahuan, kemampuan melakukan manajemen risiko menggunakan HIRADC dan evaluasi kegiatan berada pada kategori 3-4 (baik-sangat baik).
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS MASYARAKAT CILEUNGSI DENGAN SABLON POLIFLEKS INOVATIF Yuniarti, Endang
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/jpk.v4i2.1464

Abstract

Abstrak: UKM (Usaha Kecil Menengah) terbukti sangat membantu perekonomian masyarakat Indonesia, salah satu UKM tersebut adalah UKM konveksi. Untuk meningkatkan nilai jual, produk konveksi seperti kaos, pouch, tas dan sebagainya diberikan desain gambar. Adapun cara menambahkan desain tersebut dapat menggunakan teknik cetak saring atau sering disebut cetak sablon. Namun bagi UKM Dlima-lima yang beranggotakan para pensiunan tentara ini cukup kesulitan karena proses sablon manual yang cukup lama dan panjang sehingga tujuan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Kelompok Bidang Keahlian Prodi Teknologi Cetak dan Grafis 3 Dimensi PNJ adalah meningkatkan nilai jual produk konveksi dengan cara memberikan dukungan material berupa alat dan pelatihan dengan teknik cetak sablon polifleks. Pengaplikasian cetak sablon digital polyflex ini dapat diterapkan untuk desain gambar dengan mudah dan fleksibel  untuk souvenir seperti tas, pouch, kaos, dan sebagainya. Metode yang digunakan adalah workshop penggunaan mesin sablon polifleks terhadap anggota UKM Dlima-lima. Kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat apresiasi tinggi oleh peserta PKM, dan berharap kegiatan bisa berlanjut untuk periode berikutnya. Terlaksananya kegiatan PKM ini dapat meningkatkan kompetensi masyarakat umumnya dan UKM khususnya sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kata Kunci: Sablon; Polifleks; Garmen. Abstract:  UKM (Small and Medium Enterprises) have proven to be very helpful for the Indonesian economy, one of which is the convection UKM. To increase the selling value, convection products such as t-shirts, pouches, bags and so on are given image designs. The way to add the design can use screen printing techniques or often called screen printing. However, for UKM Dlima-lima, whose members are retired soldiers, it is quite difficult because the manual screen printing process is quite long and lengthy, so the purpose of the community service activities carried out by the PNJ 3D Printing and Graphic Technology Study Program Expertise Group is to increase the selling value of convection products by providing material support in the form of tools and training with polyflex screen printing techniques. The application of this digital polyflex screen printing can be applied to design images easily and flexibly for souvenirs such as bags, pouches, t-shirts, and so on. The method used is a workshop on the use of polyflex screen printing machines for members of UKM Dlima-lima. This activity went smoothly and received high appreciation from PKM participants, and it is hoped that the activity can continue for the next period. The implementation of this PKM activity can improve the competence of the community in general and UKM in particular so that it can improve the welfare of the community. Keywords: Screen printing, Polyflex, Garment.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) TEXT-TO-VIDEO GENERATOR Komara, Cahya; Martin; Wati, Dita Prihatna; Syaepurrohman, Purnama; Yatri, Ika; Iba, Khairil; Kusmajid
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/jpk.v4i2.1482

Abstract

Abstrak: Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan terbaru serta meningkatkan kemampuan teknologi para instruktur (Dosen, Guru, dan Tendik) Program Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA, Jakarta, di bidang pembuatan media pembelajaran digital berbasis kecerdasan buatan (AI) text-to-video generator. Saat ini, proses belajar mengajar modern harus dilakukan dengan melibatkan teknologi yang mengharuskan dosen atau guru menggunakan media digital. Pesatnya perkembangan teknologi saat ini telah sampai pada titik di mana perangkat lunak atau website didukung oleh teknologi kecerdasan buatan (AI). Salah satu perangkat lunak atau laman berbasis teknologi AI yang dapat menjadi pilihan bagi para guru atau dosen untuk mengembangkan media pembelajaran dalam bentuk video adalah AI text-to-video generator. AI text-to-video generator adalah alat yang memungkinkan guru atau dosen untuk membuat video profesional dari teks dengan bantuan AI, seperti Pictory ai dan Synthesia oi. Oleh karena itu, tim dosen FKIP UHAMKA merasa perlu untuk melakukan pelatihan dengan mempromosikan AI text-to-video generator ini sebagai salah satu alternatif pembuatan media pembelajaran video yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran siswa. Pelatihan ini berbentuk workshop dan dilaksanakan dalam 2 kali pertemuan dengan durasi 8 jam (4 sesi) dan total waktu 16 jam. Diikuti oleh 20-30 peserta yang dikategorikan sebagai dosen, guru, dan tenaga kependidikan dari beberapa bidang studi seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Jepang, Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Biologi, Pendidikan Dasar, Pendidikan Anak Usia Dini, Bimbingan dan Konseling, Ekonomi, Sejarah, dan Geografi. Di awal dan akhir pelatihan ini, tim membagikan kuesioner pra-kuesioner dan pasca-kuesioner sebagai data faktual untuk mengetahui tanggapan dan pandangan para peserta tentang pelatihan ini. Hasil pelatihan menunjukan respon positif peserta serta bertambahnya kemampuan teknologi peserta khususnya dalam membuat media pembelajaran digital berbasis kecerdasan buatan (AI) text-to-video generator menggunakan Pictory ai dan Synthesia oi.   Kata Kunci: Media Pembelajaran Digital; Artificial Intelligence (AI); Text-to-Video Generator; Pictory ai; Synthesia io; Pelatihan Dosen, Guru, Tendik; PPG   Abstract: The objective of this training is to provide new knowledge and to increase the technology proficiency of the instructors (Lecturers, Teachers, Education Staffs) of the Teachers Professional Program (PPG), Faculty of Teachers Training and Education, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA, Jakarta, in the area of creating digital learning media based on artificial intelligence (AI) text-to-video generator. Recently, the modern teaching and learning process must be conducted through technology involvement, which requires lecturers or teachers to use digital media. The rapid growth of technology today is reaching a point where software or website are supported by artificial intelligence (AI) technology. One software or website based on AI technology that can be an option for teachers or lecturers to develop learning media in the form of videos is the AI text-to-video generator. An AI text-to-video generator is a tool that allows teachers or lecturers to create professional videos from text with the help of AI, such as Pictory ai and Synthesia oi. Therefore, the UHAMKA FKIP lecturer team felt necessary to conduct training by promoting this AI text-to-video generator as an alternative to creating video learning media that is suitable for student learning needs. This training was in a workshop format, and it was conducted in 2 meetings within 8 hours (4 sessions) and a total of 16 hours. 20-30 participants were joined who were categorized as lecturers, teachers, and education staff from several fields of study such as Indonesia Language, Japan Language, English, Mathematics, Physics, Biology, Primary Education, Early Childhood, Guidance and Counselling, Economics, History, and Geography. At the beginning and the end of the training, the team distributed pre-questionnaires and post-questionnaires as factual data to know the responses and opinions of the participants about this training. The results of the training showed a positive response from the participants as well as an increase in the participants' technological skills, especially in creating digital learning media based on artificial intelligence (AI) text-to-video generator using Pictory ai and Syntehsia oi.   Keywords: Digital Learning Media; Artificial Intelligence (AI); Text-to-Video Generator; Pictory ai; Synthesia io; Lecturer, Teacher, Education Staffs’ Training; PPG
PELATIHAN PENGOLAHAN DESSERT BOX MATCHA LOKAL DARI DAUN SINGKONG SEBAGAI CULINARY SIGNATURE PRODUCT UMKM DI BAPPEDA KOTA DEPOK Anggraeni Stj, Rr. Christiana Mayang; Rosdiana Aprilia, Lu’luwatin; Bellia Annishia, Fristi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/jpk.v4i2.1516

Abstract

Pemekaran UMKM menambah lapangan kerja baru sehingga angka pengangguran berkurang, menciptakan sistem ekonomi bagi masyarakat yang lebih merata, dan dapat mendukung perekonomian di Indonesia disaat krisis sekalipun. Bappeda Depok dengan salah satu misi-nya yakni mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri dan berdaya saing. Menjadikannya Badan Perencanaan Pembangunan yang terus berusaha meningkatkan kemakmuran masyarakat, khususnya pengembangan UMKM. Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah, pangan lokal Indonesia menjadi salah satu solusi ketahanan pangan yang dapat meminimalisir pangan import. Pengabdian menjawab permasalahan mitra dibidang pengembangan UMKM, Pelatihan Pengolahan Dessert Box Matcha Lokal dari Daun Singkong Sebagai Culinary Signature Product UMKM di Bappeda Kota Depok memberikah nilai tambah bagi perkembangan UMKM Mapan. Tujuan pengabdian ini untuk memaksimalkan pemanfaatan bahan lokal daun singkong secara nilai ekonomis dikombinasikan dengan prodak popular yaitu dessert box sekaligus memberikan culinary signature product. Metode pelatihan ini adalah praktikkum hands on methods, dengan sebelumnya diawali materi teori tentang pemanfaatan daun singkong mitra pada pengabdian masyarakat ini adalah UMKM Mapan dibawah naungan Bappeda Depok, jumlah peserta 25 orang, evaluasi dilakukan dengan menilai hasil praktikkum dari berbagai aspek sensori dan manajemen kerja. Hasil pengabdian menunjukkan peserta pelatihan mendapatkan wawasan tentang pemanfaatan daun singkong, dan keterampilan pengolahan dessert box matcha lokal sesuai rencana, selain itu prodak pelatihan dapat digunakan sebagai prodak unggulan di UMKM Mapan Bappeda Depok.
DETEKSI DINI DAN EDUKASI PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA DENGAN TERAPI KOMPLEMENTER Panma, Yuanita
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/jpk.v4i2.1554

Abstract

Abstrak: Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang terjadi pada remaja dan dapat menghambat pertumbuhan, perkembangan fisik serta menurunkan produktivitas. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk mengidentifikasi kejadian anemia, tingkat pengetahuan, dan ketertarikan remaja dalam melakukan terapi komplementer dalam mencegah dan mengatasi anemia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diawali dengan pelaksanaan pemeriksaan Hb dan penyuluhan tentang terapi komplementer untuk mengatasi anemia pada remaja. Sebanyak 115 orang remaja mengikuti kegiatan deteksi dan edukasi anemia, 17 orang remaja putri dan 2 orang remaja putra mengalami anemia. Rata-rata skor tingkat pengetahuan anemia sebelum penyuluhan yaitu 75,84 dan rata-rata skor tingkat pengetahuan setelah penyuluhan 83,78. Sebagian besar remaja belum mengetahui tentang penggunaan terapi komplementer untuk mengatasi anemia, dan 50% remaja tertarik menggunakan terapi komplementer untuk mencegah terjadinya anemia. Deteksi dini anemia dapat dilakukan melalui pemeriksaan Hb secara berkala. Hal ini penting untuk mencegah dan menanggulangi anemia dan mengurangi dampak merugikan anemia bagi remaja. Terapi komplementer dapat menjadi salah satu cara dalam menanggulangi masalah anemia pada remaja. Kata Kunci: anemia; deteksi dini; edukasi; terapi komplementer Abstract: Anemia is one of the health problems that occurs in adolescents and can inhibit growth, physical development and reduce productivity. The purpose of this community service activity is to identify the incidence of anemia, the level of knowledge, and interest of adolescents in carrying out complementary therapy in preventing and treating anemia. This community service activity began with the implementation of Hb examination and counseling on complementary therapy to treat anemia. A total of 115 adolescents participated in the anemia detection and education activities, 17 female adolescents and 2 male adolescents experienced anemia. The average score of the level of knowledge of anemia before counseling was 75.84 and the average score of the level of knowledge after counseling was 83.78. Most adolescents did not know about the use of complementary therapy to treat anemia, and 50% of adolescents were interested in using complementary therapy to prevent anemia. Early detection of anemia can be done through regular Hb examinations. This is important to prevent and overcome anemia and reduce the adverse effects of anemia on adolescents. Complementary therapy can be one way to overcome the problem of anemia in adolescents. Keywords: anemia; complementary therapy; early detection; education