cover
Contact Name
Agus Dwi Santoso
Contact Email
journal@poltekpel-sby.ac.id
Phone
+628113636089
Journal Mail Official
journal@poltekpel-sby.ac.id
Editorial Address
Jl. Gunung Anyar Boulevard No.1, Gunung Anyar Surabaya Jawa Timur 60294
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal 7 Samudra Politeknik Pelayaran Surabaya
ISSN : 25021621     EISSN : 26561611     DOI : https://doi.org/10.54992/7samudra.v7i2.111
Jurnal 7 Samudra ditujukan untuk kalangan akademisi, praktisi, dan mahasiswa untuk menerbitkan artikel ilmiah hasil dari penelitian dan/atau pengabdian masyarakat baik secara empiris maupun teoritis yang terkait bidang pelayaran. Setiap edisi mencakup berbagai topik ilmiah yang merujuk pada bidang dan disiplin seperti: Keselamatan Pelayaran Teknologi Operasi Kapal Teknologi Permesinan Kapal Teknologi Kelistrikan Kapal Teknologi Informasi dan Komunikasi Pelayaran Lingkungan Laut Pengembangan SDM Maritim Logistik Kepelabuhanan Bisnis Pelayaran
Articles 114 Documents
TINJAUAN KEBUTUHAN FASILITAS POKOK DARATAN PADA PELABUHAN PENYEBERANGAN ULEE LHEUE KOTA BANDA ACEH
Jurnal 7 Samudra Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal 7 Samudra
Publisher : PPPM - POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54992/7samudra.v4i2.74

Abstract

Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue adalah jalur yang menghubungkan Pulau Sumatera dengan Pulau Sabang, yang dikelolah oleh Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh. Tetapi dalam penyelenggaraannya dirasakan belum maksimal dikarenakan masih terdapat beberapa prasarana yang belum memadai. Prasarana berguna untuk menunjang kegiatan dipelabuhan. Setiap pelabuhan harus menyediakan fasilitas pokok daratan diantaranya gedung terminal, penimbang kendaraan bermuatan, jalan penumpang keluar/masuk kapal, perkantoran, instalasi air bersih, listrik, telekomunikasi, akses jalan/atau kereta api, fasilitas pemadam kebakaran, dan tempat tunggu kendaraan bermotor sebelum naik ke kapal. Pada pelabuhan ini fasilitas jembatan timbang tidak berfungsi dengan baik sehingga kendaraan yang memiliki muatan tidak diukur beratnya. Hal ini dapat berpengaruh pada saat proses pemuatan yang membuat kapal tidak terjaga kestabilitasannya yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran dan tidak terdapatnya fasilitas portal yang digunakan untuk membatasi tinggi kendaraan yang akan naik ke kapal sehingga kendaraan tersebut dapat naik ke atas kapal dengan lancar dikarenakan tinggi kendaraan yang tidak mendekati tinggi cardeck kapal. Pada pelabuhan ini juga penumpang dan/ atau kendaraan yang akan naik dan/atau turun kapal melalui jalur yang sama sehingga dapat mengancam keselamatan penumpang dan mengganggu proses bongkar muat. Berdasarkan permasalahan yang ada, maka perlu perbaikan dan pengadaan terhadap fasilitas pelabuhan tersebut diantaranya perbaikan terhadap fasilitas penimbang kendaraan, pengadaan fasilitas portal, dan pembangunan jalan penumpang masuk/keluar kapal
EFEKTIFITAS TEKNOLOGI MODERN OIL WATER SEPARATOR (OWS) DI KAPAL DALAM MENANGGULANGI PENCEMARAN MINYAK
Jurnal 7 Samudra Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal 7 Samudra
Publisher : PPPM - POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54992/7samudra.v6i1.75

Abstract

Pencegahan oil spill atau tumpahan minyak dari kapal dan untuk menjaga laut lebih aman dari polusi minyak adalah tanggung jawab awak kapal. Minyak dari kapal dapat masuk ke laut karena tumpahan dan kebocoran yang tidak disengaja atau oleh kelalaian operasional kru kapal. Ketika minyak masuk ke dalam air, ia menyebar dengan cepat ke permukaan air, dan intensitas polusi tergantung pada density dan komposisi relatif dari minyak tersebut. Hasilnya bisa menjadi bencana karena campuran minyak di atas air memiliki dampak signifikan pada hewan laut dan manusia. Tumpahan minyak tidak hanya mempengaruhi lingkungan laut saat ini tetapi juga berdampak pada spesies laut dan substrat organik pesisir. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 (enam) bulan. Untuk memperoleh data primer dan sekunder maka penulis akan menggunakan teknik sebagai berikut dengan melakukan pengamatan langsung pada obyek yang akan diselidiki dan melakukan wawancara dengan pihak-pihak yang terkait dan menggunakan data-data yang sudah ada untuk dianalisis dan di interpretasi sesuai tujuan peneliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan OWS pada kapal dapat menanggulangi pencemaran. Penelitian ini dibuat untuk memenuhi salah satu unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam hal ini penelitian yang akan menambah angka kredit dan nantinya penelitian ini akan didaftar kan pada salah satu prosiding baik International, nasional maupun lokal, buku/bahan ajar (ISBN), book chapter (ISBN).
MANAJEMEN PERAWATAN PERMESINAN DI KAPAL LATIH BUNGTOMO
Jurnal 7 Samudra Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal 7 Samudra
Publisher : PPPM - POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54992/7samudra.v6i1.76

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memahami proses perawatan dari semua permesinan yang ada di kapal latih bungtomo sehingga nantinya diperoleh suatu informasi yang menyeluruh dalam pelaksanaan perawatan permesinan dan bisa dijadikan informasi awal untuk menentukan jadwal besaran biaya perawatan berikutnya. Hal tersebut dapat dilihat dari proses manajemen yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pengaktifan, dan pengendalian. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan fokus penelitian adalahperencanaan perawatan, pengorganisasian perawatan, pengaktifan perawatan, dan pengendalian perawatanyang dilaksanakan di Kapal Latih Bungtomo
MANAJEMEN PENCEGAHAN ANCAMAN PEMBAJAKAN DI LAUT
Jurnal 7 Samudra Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal 7 Samudra
Publisher : PPPM - POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54992/7samudra.v7i1.77

Abstract

Kapal memegang peranan penting sebagai alat transportasi paling murah dan memiliki daya angkut yang paling besar dalam lalu lintas perdagangan dunia. Namun, kapal menghadapi ancaman pembajakan di laut yang dapat mengganggu rantai distribusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan ancaman pembajakan di laut dan upaya pencegahannya. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhatian manajemen perusahaan terhadap potensi ancaman pembajakan di laut terhadap armada yang melintasi daerah dan berada di daerah yang berpotensi terjadi ancaman pembajakan masih kurang. Upaya dalam menghadapi potensi ancaman pembajakan di atas kapal niaga dapat diatasi dengan pendekatan manajemen yang baik
Pengembangan Modul Ajar Kelistrikan Kapal Program Diploma IV Teknologi Rekayasa Permesinan Kapal Politeknik Pelayaran Surabaya
Jurnal 7 Samudra Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal 7 Samudra
Publisher : PPPM - POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54992/7samudra.v6i1.78

Abstract

Rencana penelitian yang akan dilaksanakan ini adalah untuk menghasilkan modul ajar pada mata kuliah kelistrikan kapal program diploma IV Teknik Rekayasa Permesinan Kapal di Politeknik Pelayaran Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan ( R e s e a r c h a n d Development ). Desain penelitian yang digunakan mengacu pada model pengembangan ADDIE. Jenis data yang digunakan adalah kuantitatif Pengumpulan data dilakukan dengan angket untuk menentukan tingkat kelayakan modul ajar
KUALITAS PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL PADA PERUSAHAAN PELAYARAN
Jurnal 7 Samudra Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal 7 Samudra
Publisher : PPPM - POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54992/7samudra.v7i1.79

Abstract

Dalam bidang usaha Shipping Agent, Perseroan menyediakan layanan keagenan kapal sebagai Agen Umum (GA) atau Agen Penanganan (HA) untuk kapal yang berlabuh di semua pelabuhan di Indonesia. Perseroan menjadi Agen Penanganan di semua pelabuhan di Indonesia serta pelabuhan umum atau port tertentu. Kegiatan Perseroan juga mencakup penyediaan crew, penanganan bunker, penyediaan air dan kegiatan lain yang berhubungan dengan agen. Tugas utama Shipping Agent adalah mewakili pemilik/principal dalam memenuhi persyaratan atau kewajiban bagi kapal yang tiba di pelabuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan jasa keagenan kapal pada perusahaan pelayaran secara garis besar (umum/global). Sehingga penelitian ini menunjukan hasil secara garis besar (umum/global) bukan secara spesifik pada perusahaan jasa keagenan tertentu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif yaitu mengamati dan melaksanakan kuesioner atau survei kepuasan pelayanan jasa keagenan pada beberapa perusahaan pelayaran sebagai sampel mengenai kualitas pelayanan jasa keagenan yang di tunjuk oleh perusahaan pelayaran tersebut.
ANALISIS PROGRAM BOILER WATER TREATMENT DI KAPAL
Jurnal 7 Samudra Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal 7 Samudra
Publisher : PPPM - POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54992/7samudra.v6i1.80

Abstract

Ketel uap merupakan satu peralatan yang digunakan untuk menghasilkan uap dalam berbagai keperluan. Air didalam ketel uap dipanaskan oleh panas dari hasil pembakaran bahan bakarsehingga terjadi perpindahan panas dari sumber panas tersebut ke air yang mengakibatkan air tersebut menjadi panas atau berubah menjadi uap.Perawatan adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk menjaga suatu barang dalam atau untuk memperbaikinya sampai suatu kondisi yang bisa diterima. Perawatan juga ditujukan untuk mengembalikan suatu sistem pada kondisinya agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya, dan memperpanjang usia kegunaan mesin. Perawatan terhadap ketel uap bertujuan mencegah terjadinya batu ketel dengan cara perlakuan terhadap air pengisi ketel uap yaitu dengan cara mempertahankan kandungan klorin dan pH dalam air. Selain mempertahankan kandungan klorin dan pH dalam air untuk pencegahan batu ketel juga dilakukan dengan blow down. Batu ketel adalah deposit mineral yang biasa terjadi. Batu ketel adalah padatan terjadi akibat reaksi dari zat pengotor dengan permukaan pipa logam. Batu ketel berperan sebagai isolator memperlambat transfer panas, yang menyebabkan efisiensi menurun dan pemakaian bahan bakar jadi meningkat. Efek yang lebih serius adalah overheating dan penyebab kerusakaan pada pipa-pipa ketel uap. Setelah melakukan pengambilan data di lapangan selama satu bulan didapat nilai rata- rata untuk klorin adalah 3,0 ppm dan pH 7,8 ppm. Jadi pada boiler di kapal Bukit Siguntang sudah dilaksanakan perawatan pencegahan batu ketel dengan baik yaitu menjaga kandungan klorin kisaran 2,5~4,0 ppm dan pH 7,0~9,0 ppm.
Pengembangan Trainer Instrumentasi Alarm dan Sistem Monitoring untuk Pembelajaran Program Diploma IV Teknologi Rekayasa Permesinan Kapal Politeknik Pelayaran Surabaya Irfan, Saiful; Purnomo, Hendra; Setiawan, Dedi
Jurnal 7 Samudra Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal 7 Samudra
Publisher : PPPM - POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54992/7samudra.v6i1.81

Abstract

Rencana penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dalam Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dalam bidang pendidikan. Model penelitian pengembangan yang digunakan berupa ADDIE: Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa angket dengan skala likert empat jawaban. Uji validitas instrumen dilakukan dengan mengadakan konsultasi dengan ahli materi dan ahli media. Reliabilitas instrumen dihitung menggunakan rumus alpha dan menghasilkan nilai reliabilitas sebesar 0,89(sangat reliabel). Terdapat tiga aspek yang diukur pada tahap implementasi ini, yaitu aspek kualitas materi, pengoperasian media, dan aspek pembelajaran. Hasil yang diperoleh yaitu untuk kualitas materi mendapatkan persentase 77,87%, untuk pengoperasian media mendapatkan 69,12%, dan untuk pembelajaran mendapatkan persentase sebesar 75,24%. Dari ketiga persentase tersebut didapatkan persentase total sebesar 75,24%, sehingga media trainer sensor dinyatakan “LAYAK” digunakan sebagai media pembelajaran mata kuliah sistem kontrol di Politeknik Pelayaran Surabaya pada program Diploma IV Teknologi Rekayasa Permesinan Kapal Politeknik Pelayaran Surabaya
Analisa Pengaruh Suhu Lingkungan Terhadap Daya yang Digunakan Pada Kontainer Pendingin Wibisono, Yohan; Kurniawan, Edi; Ali Imron, Muhammad
Jurnal 7 Samudra Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal 7 Samudra
Publisher : PPPM - POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54992/7samudra.v6i2.82

Abstract

Jumlah nilai perdagangan yang ada di suatu negara merupakan salah satu indikator pertumbuhan ekonomi suatu negara. Perdagangan di Indonesia dengan laut yang luas maka Pemerintah membuat kebijakan Tol Laut. Dengan kebijakan ini meningkatkan jumlah kapal yang ada di Indonesia khususnya jenis kapal kontainer. Salah satu jenis kontainer yang diangkat adalah kontainer pendingin untuk mengangkut barang yang mudah busuk jika tidak didinginkan. Kontainer pendingin membutuhkan daya listrik yang cukup besar untuk mendinginkan ruangan di dalam kontainer yaitu 10 kW hingga 12 kW untuk ukuran kontainer pendingin 40ft. Konsumsi daya listrik kontainer pendingin dipengaruhi oleh suhu lingkungan dimana konsumsi daya tertinggi terjadi ketika pada suhu 35.90 C pada pukul 12.00 yaitu sebesar 12 kW dan konsumsi daya terendah terjadi pada suhu 30.20 C pada pukul 04.00 yaitu sebesar 10 kW.
PENGEMBANGAN APLIKASI PERHITUNGAN BAHAN BAKAR UNTUK OPERASIONAL KAPAL BERBASIS ANDROID Retno Gunarti, Monika; Dwi Suharso, Didik; Purnomo, Hendra; Zainudin, Muhamad; Esayadi, Alvin
Jurnal 7 Samudra Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal 7 Samudra
Publisher : PPPM - POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54992/7samudra.v6i2.83

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi berbasis android untuk menghitung jumlah bahan bakar disesuaikan dengan jarak tempuh dan kecepatan kapal berdasarkan lintasan yang dilalui (way point). Perhitungan jarak dalam pengembangan aplikasi menggunakan metode sperichal triangle yang digunakan dalam navigasi pelayaran. Pengembangan aplikasi ini mengadopsi model waterfall dengan tahapan Requirement Engineering (Analisis kebutuhan), design and implementation (desain dan implementasi), Testing (Pengujian dan integrasi), Release (hasil akhir dan pelepasan produk) dan Maintenance (perawatan). Review produk pengembangan melibatkan ahli perangkat lunak untuk memberikan kritik dan saran. Pengembangan ini diuji dengan perhitungan manual dan dibandingkan dengan ECDIS (electronic Chart Display Information System). Hasil pengujian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara hasil perhitungan menggunakan aplikasi dengan perhitungan manual maupun ECDIS, karena perhitungan jarak dan bahan bakar memiliki selisih yang sangat kecil.

Page 6 of 12 | Total Record : 114