cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Psikologi
ISSN : -     EISSN : 30267447     DOI : https://doi.org/10.47134/pjp
Jurnal Psikologi is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. Jurnal Psikologi publishes four issues annually in the months of November, February, May and August. The focus and scope of Jurnal Psikologi include articles concerned with Clinical Psychology, Cognitive Psychology, Social Psychology, Educational Psychology, Industrial and Organizational Psychology, Developmental Psychology, Abnormal Psychology, Health Psychology, Sports Psychology dan Experimental Psychology.
Articles 163 Documents
Budaya dan Intervensi Depresi Postpartum: Tinjauan Literatur Sistematik Lintas Benua Anggraini, Ria; Setiyowati, Ninik
Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 1 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v2i1.3240

Abstract

Depresi postpartum (DPP) adalah masalah kesehatan mental yang serius dan merupakan isu global dengan prevalensi mencapai 17,22% di seluruh dunia. DPP berdampak signifikan pada kualitas hidup ibu dan perkembangan anak. Penelitian ini menganalisis efektivitas intervensi DPP secara sistematis menggunakan metode PRISMA, mencakup data dari sumber publikasi seperti CrossRef, PubMed, Springer, dan Semantic Scholar, serta artikel yang tidak dapat diakses dicari melalui ResearchGate. Hasil menunjukkan bahwa Terapi Perilaku Kognitif (CBT), terutama berbasis internet, efektif dalam mengatasi DPP, sementara intervensi yang dimulai selama kehamilan memberikan dampak positif pasca-melahirkan. Preferensi intervensi, seperti konseling interpersonal di Amerika, menyoroti pentingnya nuansa budaya. Oleh karena itu, pengembangan intervensi yang relevan secara budaya dan eksplorasi dampak jangka panjang dari intervensi selama kehamilan sangat diperlukan untuk meningkatkan strategi global dalam penanganan DPP.
Penerapan Teknik Self Management dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa SMP Muhammadiyah 1 Gresik Saniyyah, Rizqiyah; Puspitaningrum, Noer
Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 1 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v2i1.3250

Abstract

Kedisiplinan ialah komponen penting dalam kegiatan pembelajaran. Tanpa adanya kedisiplinan, siswa tidak dapat berpartisipasi dalam proses pembelajaran secara efektif, sehingga memungkinkan terjadinya pelanggaran yang dapat mengganggu proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif teknik self management dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMP Muhammadiyah 1 Gresik. Metodologi yang diterapkan dalam penelitian ini ialah metode penelitian pre eksperimen dengan desain one group pretest-postest. Populasi yang diteliti terdiri dari seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 67 siswa. Sementara itu, sampel penelitian sebanyak 5 siswa dengan disiplin belajar yang rendah. Metode pengumpulan data yang diterapkan adalah dengan menyebar kuesioner yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknik self management terbukti efektif dalam meningkatkan kedisiplinan siswa SMP Muhammadiyah 1 Gresik. 
Penerapan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Psikodrama Untuk Meningkatan Kecerdasan Emosional (Emotional Quotient) Pada Siswa SMP Muhammadiyah 1 Gresik Sabilila, Della; Puspitaningrum, Noer
Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 1 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v2i1.3251

Abstract

Kecerdasan emosional dirasa krusial karena membantu siswa mengelola emosi dan berinteraksi secara positif. Penelitian ini membahas tentang peningkatan kecerdasan emosional (emotional quotient) pada siswa SMP melalui bimbingan kelompok yang menggunakan teknik psikodrama. Psikodrama, sebagai metode yang efektif, diharapkan membantu siswa dalam pengembangan keterampilan emosional dan sosial. Penelitian ini menerapkan metode eksperimen kuantitatif dengan desain one-group pre-test post-test. Partisipan penelitian merupakan siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Gresik, dengan tahapan  pre-test dan post-test melalui angket kecerdasan emosional. Intervensi dilakukan dalam 4 sesi, dilanjutkan dengan evaluasi. Penelitian ini menunjukkan peningkatan kecerdasan emosional pada 6 siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Gresik setelah diberikan intervensi menggunakan bimbingan kelompok dengan teknik psikodrama. Pre-test dan post-test mengukur perbedaan signifikan, dengan peningkatan skor emosional. Teknik psikodrama terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenali, mengelola emosi, dan membina hubungan sosial siswa, memperkuat hipotesis penelitian.
The Psychological Characteristics of Developing Healthy Thinking In Students Utkurovna , Atakhanova Sayyora
Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 1 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v2i1.3329

Abstract

This article explores the challenges related to the harmonious development of students' independent and healthy thinking. It emphasizes the importance of fostering independence in decision-making and responsibility, as well as the formation of personal ideas and thoughts. The article also highlights the psychological aspects involved in cultivating healthy thinking among students.
Peranan Intervensi Sosial Dalam Pencegahan Kenakalan Remaja Amanda Eliza Fitriani; Asla Hanifah Putri; Christiano Ronaldo Suseno; Tugimin Supriyadi
Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v2i2.3465

Abstract

Juvenile delinquency is a social phenomenon that is increasing in various communities and has a significant impact on the lives of individuals and the surrounding environment. Factors that cause juvenile delinquency include psychological, social and environmental aspects, which pose challenges in handling it. This research aims to identify the role of social intervention in preventing juvenile delinquency and analyzing effective strategies in reducing deviant behavior. The method used is a literature study regarding various forms of social intervention, such as character education, skills training programs, and community activities. The research results show that comprehensive social intervention, involving family, school and community, has proven to be effective in forming positive behavior in adolescents and preventing acts of delinquency. With an integrated approach, it is hoped that efforts to prevent juvenile delinquency can be more optimal in creating a safe and supportive environment for adolescent development.
Dukungan Sosial dan Resiliensi Remaja yang Mengalami Kesulitan Hidup: Systematic Literature Review Using Big Data Analysis Auliya, Naila Putri Dita; Nur Eva
Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v2i2.3545

Abstract

Adolescence is a transition period from childhood to adulthood. They will begin to form their identity and face various challenges that have the potential to affect their mental and emotional health. In this journey, there are still many teenagers who have to face significant life difficulties, such as family problems, academic difficulties, disabilities, or even emotional trauma. Adolescents who experience difficulties in life need to have resilience skills to be able to survive and face the problems they face. Social support makes individuals more resilient in stressful situations and equips individuals with resources to bounce back from difficult circumstances. The design used in this study is a systematic literature review which consists of several steps, namely (1) literature collection, (2) selection of relevant literature, (3) literature review using the focus of content analysis, (4) withdrawal of review results, and (5) discussion of review results. Researchers use two applications to search and analyze large amounts of data (big data). Based on the results of a review of 200 research articles, 7 articles were selected that are most relevant to this study. Social support has a significant influence in increasing the resilience of adolescents who experience difficulties in life. However, social support is not the main factor in determining resilience in adolescents who experience difficulties in life.
Pengaruh Gratitude dan Dukungan Sosial Terhadap Psychological Well Being: Sebuah Analisis Sistematis Addini, Nurul Aulia; Nur Eva
Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v2i2.3548

Abstract

Individu yang memiliki masalah atau tekanan dalam hidupnya akan merasakan dampak negatif terhadap dirinya seperti, stress, cemas, dan memiliki lingkungan sosial yang buruk. Hal tersebut menunjukkan bahwa Individu tersebut memiliki psychological well being yang rendah. Psychological well being dapat dipengaruhi oleh beberapa hal seperti rasa Syukur, Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh rasa syukur (gratitude) dan dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis (psychological well-being) individu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sistematik literature yang diadopsi dari beberapa kajian literature tentang gratitude, dukungan sosial, dan psychological well being. Kajian yang digunakan dari tahun 2003 hingga 2024. Hasil kajian sistematis menunjukkan bahwa rasa syukur dan dukungan sosial secara signifikan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan psikologis individu. Rasa syukur terbukti mampu meningkatkan emosi positif, kepuasan hidup, dan pemaknaan hidup, yang pada akhirnya mendorong tercapainya kesejahteraan psikologis yang lebih baik. Di sisi lain, dukungan sosial yang memadai dari lingkungan sekitar juga terbukti memiliki hubungan yang positif dan efektif dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis tiap individu. Lebih jauh, penelitian ini mengidentifikasi adanya interaksi positif antara rasa syukur dan dukungan sosial dalam memprediksi kesejahteraan psikologis, di mana individu yang memiliki rasa syukur yang tinggi cenderung lebih terbuka untuk menerima dan memanfaatkan dukungan sosial yang ada, sehingga dari hal tersebut menghindikasikan dapat semakin meningkatkan kesejahteraan psikologisnya dari tiap individu. Temuan-temuan dalam studi ini menyiratkan pentingnya mengembangkan dan melakukan intervensi yang dapat meningkatkan rasa syukur dan memfasilitasi dukungan sosial dalam upaya meningkatkan kesejahteraan psikologis pada individu. Kata Kunci: Gratitude, Dukungan Sosial, Psychological Well Being
Gambaran Kekerasan Seksual dan Tingkat Kecemasan pada Mahasiswa di Manado Panggabean, Hendro Hasea; David, Lydia E.V.; Pali, Cicilia
Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v2i2.3602

Abstract

Kekerasan seksual merupakan fenomena yang sampai saat ini sering terjadi dan dapat terjadi dimana saja, termasuk di lingkungan perguruan tinggi. Mahasiswa merupakan salah satu komponen di perguruan tinggi yang dapat mengalami kekerasan seksual. Kekerasan seksual yang dialami dapat menyebabkan dampak psikologi pada korban, salah satunya kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kekerasan seksual dan tingkat kecemasan pada mahasiswa di Manado. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan membagikan kuesioner bentuk kekerasan seksual dan kuesioner tingkat kecemasan dengan Self-Rating Anxiety Scale (SAS) yang telah dimodifikasi untuk kekerasan seksual.  Sampel diambil dengan teknik simple random sampling dan terkumpul sebanyak 280 responden yang memenuhi kriteria inklusi yang pernah mengalami setidaknya satu bentuk kekerasan seksual. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat kecemasan pada 280 responden mahasiswa yaitu sebanyak 198 mahasiswa 70,7% mengalami tingkat kecemasan ringan, sebanyak 77 mahasiswa (27,5%) mengalami kecemasan sedang, dan sebanyak 5 mahasiswa (1,8%) mengalami kecemasan berat. Kesimpulannya pada mahasiswa yang mengalami kekerasan seksual cenderung mengalami tingkat kecemasan ringan.
Pandangan Mahasiswa pada Salah Satu Institusi di Sulawesi Utara terhadap Victim Blaming dalam Kasus Kekerasan Seksual Jacobus, Elizabeth D.; Pali, Cicilia; Opod, Hendri
Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v2i2.3603

Abstract

Kekerasan seksual merupakan bentuk kekerasan yang sering terjadi di berbagai lingkungan, termasuk kampus, dan menjadi isu serius dalam beberapa tahun terakhir. Di lingkungan perguruan tinggi, hingga April 2024 terdapat 2.681 kasus kekerasan seksual. Fenomena ini kerap disertai sikap victim blaming, yaitu kecenderungan menyalahkan korban atas kekerasan yang mereka alami, yang memperburuk dampak psikologis seperti trauma, depresi, dan keengganan untuk melapor. Sikap victim blaming dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk budaya patriarki, pendidikan, serta mitos perkosaan. Mahasiswa, sebagai kelompok intelektual muda, memainkan peran penting dalam pembentukan nilai dan pandangan masyarakat, sehingga persepsi mereka terhadap victim blaming dalam kasus kekerasan seksual menjadi hal yang penting untuk diteliti. Untuk mengetahui pandangan mahasiswa Fakultas X Universitas X terhadap victim blaming dalam kasus kekerasan seksual. Penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 94 responden. Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori victim blaming tingkat sedang (63%) dengan kecenderungan lebih tinggi pada mahasiswa semester awal dan laki-laki. Pada penelitian ini didapatkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori victim blaming tingkat sedang.
Gambaran Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi di Sulawesi Utara Mantiri, Chrisdiany A.; David, Lydia E. V.; Pali, Cicilia
Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v2i2.3605

Abstract

Kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, terutama di perguruan tinggi telah menjadi isu yang semakin mengkhawatirkan. Studi menunjukkan prevalensi kekerasan seksual yang tinggi di lingkungan kampus dan dapat terjadi secara verbal, non-fisik, fisik, dan/atau melalui teknologi informasi dan komunikasi. Perguruan Tinggi di Sulawesi Utara tidak luput dari permasalahan kekerasan seksual. Namun, data mengenai gambaran yang komprehensif terkait kekerasan seksual yang terjadi di Perguruan Tinggi di Sulawesi Utara belum tersedia. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran kekerasan seksual di Perguruan Tinggi di Sulawesi Utara. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional menggunakan teknik pengambilan sampel proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Penelitian ini memperlihatkan gambaran kekerasan seksual pada 92 responden yaitu mahasiswa semester 3, 5 dan 7 di salah satu perguruan tinggi di Sulawesi Utara, yang menunjukkan bahwa sebanyak 90,2% mahasiswa pernah mengalami kekerasan seksual selama mereka berada di perguruan tinggi, 75,9% di antaranya mengalami kekerasan seksual dengan frekuensi sedang, dan 71,7% responden mengakui mengalami kekerasan seksual dalam bentuk ujaran yang menghina tampilan fisik.

Page 8 of 17 | Total Record : 163