cover
Contact Name
Rasuna Ulfah
Contact Email
kepgi.gigimulut@gmail.com
Phone
+6285348944686
Journal Mail Official
kepgi.gigimulut@gmail.com
Editorial Address
JL. H. Mistar Cokrokusumo No.1A Banjarbaru 70714 Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Terapis Gigi dan Mulut
ISSN : -     EISSN : 27748839     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Terapis Gigi dan Mulut : Sebagai media publikasi ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang kesehatan gigi Tujuan Jurnal Menerbitkan, menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini dalam bidang kesehatan gigi melalui penelitian dan tulisan ilmiah Meningkatkan profesionalisme terapis gigi dan mulut dalam pelayanan kesehatan gigi Terbitan jurnal 1 Tahun 2 Kali terbit : Bulan April dan Bulan Nopember
Articles 88 Documents
PERBEDAAN KARIES GIGI YANG MENGKONSUMSI AIR PDAM DENGAN AIR SUMUR BOR DI DESA BINJAI PUNGGAL DENGAN DESA 7 DI KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN firdaus, ahmad; amperawati, metty; nuryati, sri
JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The dental and oral health is part of body health which can affect overallbody health. Dental caries is a problem of dental and mouth infections that are stillcommon in Indonesia. One of the factors causing high oral and dental healthproblems is the low pH level in water.This study aims to determine the differences in dental caries between consumingPDAM water and wellbore water at Desa Punggal Village and Desa 7 in KecamatanHalong, Kabupaten Balangan. The descriptive quantitative methode was used withobservational analytic. The population was all of Desa Binjai Punggal and Desa 7 inKecamatan Halong Kabupaten Balangan. Samples were taken using purposivesampling technique with the criteria of citizens aged ranges> 17 years. The number of samples is 40 respondents. The technique of analyzingused the Independent Sample T-Test test data with a confidence level of 95%.Results showed that the dental caries that consumed PDAM water were low that is2 people (10%), moderate 13 people (65%) and high 5 people (25%). Meanwhile,dental caries that consumed drilled well water were 9 people (45%) in the mediumcategory and 11 people (55%) high. Independent Sample T-Test results show that thevalue of Sig. (2-tailed) p = 0.027 means that there are significant differencesconducted.The conclusion of this study that there are significant differences in dental cariesthat consume PDAM water with wellbore water both in Desa Binjai Punggal and Desa 7at Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan. Socialization is needed to the communityand local government in providing drinking water to the population with efforts toimprove the community's oral health.
Hubungan Maloklusi Gigi Anterior Dengan Status Psikososial Sosial Pada Siswa Kelas VII Dan VIII DI SMPN 6 Banjarmasin Pratama, Muhammad Yusril; Sari, Emilda; Ulfah, Rasuna
JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maloklusi menduduki urutan ketiga setelah karies gigi dan penyakit periodontal pada masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia. Maloklusi selain dapat mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut juga mempengaruhi perkembangan psikologis terutama pada anak remaja karena anak mulai memperhatikan diri dan penilaian orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan maloklusi gigi anterior dengan status psikososial pada murid kelas VII dan VIII di SMPN 6 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan rancangan penelitian cross-sectional. Sampel diambil dengan cara purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan uji Odds-Ratio. Dari hasil uji Chi-Square didapatkan nilai p = 0,01, dapat di simpulkan bahwa p < α. berarti ada hubungan yang signifikan antara maloklusi gigi anterior dengan status psikososial pada siswa kelas VII dan VIII di SMPN 6 Banjarmasin. Pada uji Odds-Ratio didapatkan Value sebesar 9,346. Artinya, siswa yang memiliki maloklusi pada gigi anterior lebih beresiko 9,346 kali lipat untuk mempunyai status psikososial yang tinggi dari pada siswa yang memiliki gigi anterior normal. Pada penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwa anak yang mempunyai kasus maloklusi gigi anterior cenderung memiliki status psikososial yang tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini di sarankan agar pemerintah, orang tua, dan petugas kesehatan untuk memberikan perhatian lebih dan pelayanan promotife dan preventife kepada anak pada saat usia tumbuh kembang. Kata kunci : Maloklusi Gigi Anterior; Status Psikososial; Remaja
Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Gigi dengan Metode Stratagem dan Metode Snowball Throwing dalam Meningkatkan Pengetahuan Karies Gigi pada Murid Kelas IV, V, dan VI SDN Dalam Pagar Ulu 2 Martapura Timur Rahmatanti, Rinda Dwi; Said, Fahmi; isnawati, isnawati
JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the promotive efforts to prevent dental caries is the need for early dental health education for elementary school-aged children. The results of the 2020 UKS/UKGS data by the East Martapura Public health center at SDN Dalam Pagar Ulu 2 showed that 67 out of 72 students were affected by caries. This study aims to determine the effectiveness of dental health counseling with the stratagem method and the snowball throwing method in increasing knowledge of dental caries in class IV, V, and VI SDN Dalam Pagar Ulu 2 Martapura Timur. The type of research is analytical research with a quasi experiment design and approach non randomized control group pretest posttest design. The research population was 36 people. The sampling technique used was total sampling using the Independent Sample T-Test to determine the effectiveness of increasing knowledge of dental caries after counseling between the two methods. The mean before and after counseling of the stratagem method, which was 15.17, increased to 19.11 with a difference of 3.94, while the mean before and after counseling of the snowball throwing method was 16.94, which increased to 19.78 with a difference of 2.84. The results of the Independent Sample T-Test showed that the p-value was smaller than alpha. The conclusion is that counseling using the stratagem method is more effective than counseling using the snowball throwing method on dental caries knowledge. It is recommended to choose the stratagem method in counseling because this method has proven to be more effective in conveying and receiving dental caries knowledge. Keyword : Statagem method, Snowball throwing method
EFEKTIVITAS EDUKASI MENYIKAT GIGI ANAK MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA DI MIN 25 ACEH BESAR Raisah, Putri; Fatimah, Siti
JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab timbulnya masalah kesehatan gigi dan mulut pada siswa adalah kurangnya pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Rata-rata pengetahuan siswa kelas IV di MIN 25 Aceh Besar mengenai pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dalam kategori kurang baik. Untuk meningkatkan pengetahuan perlu diberikan suatu pendidikan, salah satunya dengan penyuluhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi menyikat gigi anak menggunakan media video interaktif untuk meningkatkan pengetahuan siswa di MIN 25 Aceh Besar. Jenis penelitian ini adalah experiment menggunakan rancangan penelitian pretest and posttest group design pada siswa kelas IV di MIN 25 Aceh Besar. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling jenuh. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV MIN 25 Aceh Besar dengan jumlah sampel 38 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Adapun teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh edukasi tentang menyikat gigi anak menggunakan media video interaktif terhadap pengetahuan siswa. Kesimpulan bahwa ada pengaruh edukasi tentang menyikat gigi anak menggunakan media video interaktif terhadap pengetahuan siswa di MIN 25 Aceh Besar. Terjadi peningkatan pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi tentang menyikat gigi anak menggunakan media video interaktif.
PENGARUH KONSUMSI JAJANAN TERHADAP KESEHATAN GIGI DAN MULUT ANAK SEKOLAH DASAR DI KOTA BANJARBARU Waljuni Astu Rahman
JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The 2018 Basic Health Research shows that nationally the DMF-T index of dental caries has the highest prevalence in South Kalimantan where the population aged 12 years and over is 49.5% experiencing caries in their teeth that have not been treated/active caries in women is higher than men. men, and in urban areas it is higher than in rural areas. Whereas for the city of Banjarbaru, based on the 2021 report, the dental caries rate reached 58.5%. The purpose of this study was to determine the effect of snack consumption on the dental and oral health of elementary school children in the Banjarbaru City Region. The type of research used was analytic survey research with a cross-sectional approach, taking samples using purposive sampling, namely children in grades IV, V and VI from 6 elementary schools in Banjarbaru totaling 460 students. Analysis of the data used to analyze the research variables used correlation analysis The results showed that the percentage of pocket money for sweet snacks per day used by elementary school children in Banjarbaru City was on average 51.6% of the money given by parents was used to buy sweet snacks. The dental caries rate in elementary schools in Banjarbaru City was 2.62 which showed an average of 2.62 cavities per child for each child suffering from dental caries. The dental and oral hygiene score in elementary schools in Banjarbaru City is 2.03 which shows that the average dental and oral hygiene condition for each child is in the moderate category. The conclusion of the study shows that there is an effect of consumption of sweet snacks on dental caries and oral hygiene in elementary school children in Banjarbaru City.
Hubungan Kebiasaan Menggosok Gigi Dengan Karies Gigi Pada Anak Sekolah Kelas 4,5, dan 6 Di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Firdaus Banjarmasin Khairunnisa, Pramuda; Amperawati, Metty; Kisworo Utami, Naning; Bunga Nurwati
JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut di Indonesia merupakan penyakit yang banyak diderita. Sebanyak 45,3%penduduk Indonesia mengalami karies gigi.Riskesdas 2018 Provinsi Kalimantan Selatan Umur 5-9 tahun 94,90% menyikat gigi setiap hari dan 2,91% waktu menyikat gigi yang benar. Umur 10-14 tahun 98,01% menyikat gigi setiap hari dan 4,96% menyikat gigi yang benar. Penjaringan siswa SDIT Al-Firdaus di wilayah kerja Puskesmas Sei Jingah didapat hasil bahwa terdapat banyak siswa yang mengalami karies gigi.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan menggosok gigi dengan karies gigi pada anak sekolah kelas 4,5 dan 6 di SDIT Al-Firdaus Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Dianalisis menggunakan uji chi square. Sampel penelitian ini adalah kelas 4,5 dan 6 berjumlah 83 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling.Hasil penelitian didapatkan kebiasaan menggosok gigi sebagian besar baik, sekitar 49 orang anak (59%) dan didapatkan sebagian besar karies gigi dengan kategori sedang sekitar 39 orang anak (47,0%)Kesimpulan penelitian ada hubungan kebiasaan menggosok gigi dengan karies pada anak kelas 4,5 dan 6 di SDIT Al-Firdaus Banjarmasin. Saran penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan keilmuwan tentang kebiasaan menggosok gigi dan karies gigi.
PENGARUH BERKUMUR DENGAN INFUSED WATER BUAH ANGGUR MERAH (VITIS VINIFERA) TERHADAP PH SALIVA PADA MURID USIA 9-12 TAHUN DI SD NEGERI DALAM PAGAR ULU 2 KECAMATAN MARTAPURA TIMUR KABUPATEN BANJAR Annida Miryadi, Devita; Habibah, Siti Sab’atul; Salamah, Siti
JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran saliva dalam proses karies berkaitan dengan demineralisasi dan remineralisasi jaringan keras gigi (email). Komponen yang terkandung dalam saliva dapat menyebabkan larutnya permukaan keras gigi (demineralisasi). Apabila ph dalam rongga mulut <5,5 akan memudahkan pertumbuhan bakteri asidogenik seperti Streptococcus Mutans dan Lactobacillus yang merupakan mikroorganisme penyebab utama dalam proses terjadinya karies. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berkumur dengan infused water buah anggur merah (vitis vinifera) terhadap pH saliva pada murid usia 9-12 tahun di SD Negeri Dalam Pagar Ulu 2 Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah one group pretest posttest. Sampel diambil dengan teknik total sampling yaitu berjumlah 32 sampel di SD Negeri Dalam Pagar Ulu 2 Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar serta uji statistik menggunakan uji paired sample t-Test. Hasil penelitian ini menunjukkan pH saliva sebelum berkumur dengan infused water buah anggur merah (vitis vinifera) adalah 6,3 sedangkan pH saliva sesudah berkumur dengan infused water buah anggur merah (vitis vinifera) adalah 7,2. Berdasarkan uji statistik pada kolom sig (2-tailed) nilai p sebesar 0,00 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ada pengaruh berkumur dengan infused water buah anggur merah (vitis vinifera) terhadap pH saliva pada murid usia 9-12 tahun di SD Negeri Dalam Pagar Ulu 2 Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar. Disarankan siswa dapat menggunakan infused water buah anggur merah sebagai obat kumur yang dapat meningkatkan pH saliva.   Kata Kunci : Infused water buah anggur merah, pH saliva
HUBUNGAN PENGETAHUAN MENGGOSOK GIGI DENGAN KARIES GIGI PADA MURID KELAS IV DAN V SEKOLAH DASAR NEGERI KANDANGAN UTARA 2 KECAMATAN KANDANGAN KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN Nurhasanah; Rahmawati, Ida; danan, danan; Nuryati, Sri
JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan penunjang tercapainya kesehatan tubuh yang optimal. Menurut karakteristik Provinsi Kalimantan Selatan dalam Riskesdas 2018 pada kelompok umur 5 – 9 tahun gigi rusak / berlubang / sakit sebesar 56,17%, dan kelompok umur 10 – 14 tahun gigi rusak/berlubang/sakit sebesar 47,67%. Kebersihan gigi dan mulut yang terawat baik dapat terwujud dengan pengetahuan dan perilaku yang baik terhadap pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan menggosok gigi dengan  karies gigi pada murid kelas IV dan V Sekolah Dasar Negeri Kandangan Utara 2 Kecamatan Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, menggunakan metode penelitian Analitik dengan pendekatan Cross Sectional  dan teknik sampel yang digunakan adalah Total Sampling dengan jumlah sampel 91 orang. Hasil penelitian pengetahuan menggosok gigi murid Sekolah Dasar kelas IV dan V Sekolah Dasar Negeri Kandangan Utara 2 sebagian besar memiliki pengetahuan yang baik, dan hasil penelitian karies gigi pada murid kelas IV dan V Sekolah Dasar Negeri Kandangan Utara 2 sebagian besar memiliki status karies gigi yang rendah. Hasil uji statistic Chi Square diperoleh angka signifikan atau nilai  p Value=0,000 yang berarti  p < 0,05.
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Cara Menyikat Gigi dengan Karies pada Murid Kelas III & IV SDN Malinau Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan Permatasari, Permatasari; Kisworo Utami , Naning; Fansurna, Anderi; Astu Rahman, Waljuni
JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan dan sikap ibu terhadap kesehatan atau perawatan gigi dan mulut anak cukup baik akan tetapi perilakunya yang belum sesuai dengan pengetahuan dan sikapnya. Dari Laporan Tahunan Puskesmas Malinau tahun 2021 diketahui terdapat banyak anak yang mengalami karies gigi yang diduga berkaitan dengan pengetahuan orangtua di SDN Malinau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang cara menyikat gigi dengan karies pada murid kelas III & IV SDN Malinau Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dengan metode yang digunakan adalah Observasional Analitik. Dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study. Teknik sampel adalah total sampling dengan jumlah sebanyak 40 sampel. Hasil analisis statistik yang digunakan Uji Chi-Square diketahui dengan melihat pada Continuity Correction, karena tabel 2x2 dan tidak ada nilai sel yang lebih rendah dari 5. Didapatkan nilai p= 0,005 dengan tingkat kemaknaan 0,05 (5%) sehingga p < α 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan ibu tentang menyikat gigi dengan karies gigi pada kelas III & IV di SDN Malinau Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan disarankan melaksanakan kegiatan UKGS yang bekerja sama antara sekolah dan petugas kesehatan gigi sehingga dapat meningkatkan kesehatan gigi baik  promotif, preventif maupun kuratif
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DENGAN TERJADINYA KARIES GIGI PADA SISWA KELAS VI DI SDN SINDANGBARANG 2 Chairunnisa, N Syifa; Sirait, Tiurmina; Supriyanto, Irwan; Nurjanah, Neneng
JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahauan merupakan hasil dari tahu seseorang terhadap objek atau sesuatu melalui penginderaan yang dimilikinya. Pengetahuan sangat berpengaruh dalam membentuk tindakan seseorang, salah satunya dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut. Permasalahan kesehatan gigi dan mulut yang paling sering dialami oleh masyarakat salah satunya adalah karies gigi. Karies gigi adalah kerusakan pada jaringan keras gigi yang diawali dari permukaan gigi (pit, fissure dan daerah interproksimal) hingga meluas dentin dan pulpa serta dapat terjadi pada satu permukaan gigi atau lebih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengethuan tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan terjadinya karies gigi pada siswa kelas VI di SDN Sindangbarang 2. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 38 orang siswa menunjukan bahwa tingkat pengetahuan tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut yang dikategorikan baik sebanyak 17 orang (44,7%), kategori sedang sebanyak 12 orang (31,6%), dan kategori kurang sebanyak 9 orang (23,7%) dan rata-rata indeks karies gigi pada siswa didapat sebesar 1,26. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mayoritas siswa memiliki tingkat pengetahuan tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan kategori baik sebanyak 17 orang (44,7%) dan rata-rata indeks karies gigi dengan kategori rendah dengan nilai 1,26.