cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 30309158     DOI : https://doi.org/10.47134/pgsd
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar ISSN 3030-9158 is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. This journal publishes four issues annually in the months of November, February, May, and August. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar include the understanding, development theory, the scientific concept and its application to elementary education.
Articles 53 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 4 (2025): August" : 53 Documents clear
Penerapan Media Buku Cerita Bergambar untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca pada Siswa Kelas II di Sekolah Dasar 4 Cempaga Trisnawati, Ni Ketut; Sudirman, Nyoman; Astuti, Putu Eni
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan membaca pada siswa kelas 2 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan menerapkan media embelajaran Buku Cerita Bergambar Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Pada Siswa Kelas 2 Disekolah Dasar 4 Cempaga Semester 2 Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus dilakukan 2 kali pertemuan yang terdiri dari tahapan-tahapan kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi dan tes. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan metode teknik analisis data deskriptif kuantitatif dan statistik sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan nilai  rata-rata hasil belajar siswa  dari pra siklus sampai siklus II. Siswa yang mendapatkan nilai KKM pada pra siklus hanya 15 orang siswa dengan persentase 63%, nah pada pelaksanaan siklus I siswa yang mencapai KKM yaitu bertambah menjadi 17 orang dengan persentase sebesar 71% dan pada pelaksanaan siklus II siswa yang mencapai nilai KKM sebanyak 20 orang dengan persentase 83%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan media buku cerita bergambar dapat meningkatkan keterampilan membaca pada siswa kelas II SD Negeri 4 Cempaga  tahun pelajaran 2025/2026.
Landasan Ilmiah dalam Mencari Arah Baru Pendidikan Berkarakter di Era Modern Nazira, Arni; Marshithah, Iis; Farissa, Afra; Zahra, Azkia
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1841

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis landasan ilmiah untuk mengembangkan arah baru pendidikan berkarakter di era modern. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, studi dokumentasi, dan wawancara dengan tenaga pendidik dan peserta didik. Temuan menunjukkan bahwa pendidikan karakter memerlukan integrasi nilai religius, kebangsaan, kejujuran, kemandirian, dan kolaborasi sosial sebagai pilar fundamental. Hasil penelitian mengindikasikan kesenjangan signifikan antara kebutuhan pendidikan karakter dengan implementasi di sekolah, terutama dalam pengembangan bahan ajar dan metode pembelajaran yang mengakomodasi nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila. Penelitian menyimpulkan bahwa pengembangan kurikulum holistik, penguatan nilai-nilai moral dan spiritual, serta pendekatan pembelajaran adaptif menjadi kunci menciptakan pendidikan karakter yang relevan dengan era digital dan Society 5.0.
Analisis Dampak Brain Rot terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak berdasarkan Teori Perkembangan Kognitif Piaget Putri, Firzani
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1845

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak dari brain rot terhadap kemampuan berpikir kritis anak berdasarkan teori perkembangan kognitif Piaget. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, penyajian data menggunakan deskriptif naratif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dengan usia 7-11 tahun memiliki minat tinggi terhadap sosial media terutama konten digital. Namun hal ini berdampak pada kemampuan berpikir anak, anak menjadi kesulitan menghafal, menyusun kalimat dan berpikir kritis. Anak cenderung mudah menghafal dan melafalkan tokoh-tokoh konten. Hal ini berbanding terbalik dengan teori perkembangan kognitif menurut Piaget yang menyatakan bahwa anak dengan usia 7-11 tahun dapat berpikir logis, menunjukkan kemampuan konservasi dan memecahkan masalah.
Implementasi Teknologi Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam Pembelajaran di SD Negeri 1 Bireuen Amelia, Amelia; Marsithah, Iis; Rahma, Alya; Salsabila, Aura
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 1 Bireuen berdasarkan kajian literatur dari berbagai sumber ilmiah terkini. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan mengumpulkan, menyeleksi, dan menganalisis artikel, jurnal, dan buku yang relevan mengenai konsep dan penerapan TPACK khususnya dalam konteks pendidikan dasar. Teknik analisis data dilakukan secara tematik melalui pengelompokan dan sintesis temuan dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ketiga komponen utama TPACK — Content Knowledge, Pedagogical Knowledge, dan Technological Knowledge — sangat penting dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di sekolah dasar. Studi ini juga mengidentifikasi tantangan yang sering dihadapi guru dalam mengimplementasikan teknologi secara optimal dalam pembelajaran. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan strategi pembelajaran berbasis TPACK di SDN 1 Bireuen dan sekolah dasar lainnya.
Srawung Sinau: Strategi Adaptasi Teknologi Digital bagi Anak Sekolah Dasar di Desa Blagung, Boyolali Prihatini, Aprilia Kanthi; Adidaya, Gandhi; Wibawa, Imam Satria; Mesak, Meylan; Shalsa, Nadhiska Alviera
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1898

Abstract

Transformasi digital menghadirkan tantangan dan juga peluang di bidang pendidikan dasar, khususnya di daerah pedesaan yang memiliki akses teknologi yang terbatas. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan dan dampak dari program Srawung Sinau sebagai langkah adaptasi teknologi digital bagi siswa sekolah dasar di Desa Blagung, Boyolali. Program ini merupakan bagian dari Hibah MBKM Universitas Sebelas Maret dengan pendekatan belajar yang berfokus pada komunitas yang mencakup inklusivitas, partisipasi, dan relevansi kontekstual. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi yang melibatkan partisipasi, wawancara semi-terstruktur, serta pengumpulan dokumentasi terkait kegiatan. Program ini menggabungkan penguatan literasi dasar, numerasi praktis, dan pelatihan dalam menggunakan aplikasi digital seperti Microsoft Word, Canva, dan Paint dalam lingkungan belajar yang komunikatif dan menarik. Temuan dari penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam literasi digital dan keterampilan abad ke-21 di kalangan siswa, termasuk kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan rasa percaya diri dalam menggunakan teknologi. Anak-anak menunjukkan minat yang tinggi dan aktif terlibat dalam proses belajar. Meskipun ada beberapa tantangan seperti kurangnya perangkat dan koneksi internet, hambatan ini dapat diatasi melalui kerjasama antara mahasiswa, guru, dan masyarakat desa. Sebagai kesimpulan, Srawung Sinau telah berhasil menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan berkelanjutan, serta menjadi contoh pendidikan komunitas berbasis teknologi yang efektif di kawasan pedesaan Indonesia. Program ini memperkuat kerjasama antar berbagai pemangku kepentingan dan patut dijadikan acuan dalam pengembangan literasi digital di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Negeri 060828 Medan Wardhani, Siska; Tamba, Robenhart
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1912

Abstract

This study aims to measure the effect of the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model on the learning outcomes of fifth-grade students at Medan State Elementary School 060828. The study was conducted at Medan State Elementary School 060828 in the even semester of the 2024/2025 academic year. The design used in this study is the One-Group Pretest-Posttest Design, which is included in quantitative research with a quasi-experimental approach. This design involves one group of subjects without a control group as a comparison. The population in this study includes all fifth-grade students of Medan State Elementary School 060828, totaling 30 students. Data collection techniques used are observation, interviews, tests, and documentation. The research instrument used is a multiple-choice test to measure students' learning outcomes in science. The results show that the application of the Problem Based Learning (PBL) model has a significant effect on improving student learning outcomes. This is proven through the results of the hypothesis test, where the significance value was recorded as less than 0.05 (p < 0.001) with a calculated t value greater than the t table. Thus, the null hypothesis (H₀) is rejected, while the alternative hypothesis (Hₐ) is accepted. These findings indicate that the implementation of the PBL model significantly contributes to improving student learning outcomes in Natural and Social Sciences (IPAS) subjects.
Urgensi Penguasaan Literasi Digital Bagi Guru dan Calon Guru Sekolah Dasar Dalam Menghadapi Tantangan Pembelajaran di Abad 21 Sari, Dian; Hasanah, Maulidhatul; Faisal, Akhmad
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1917

Abstract

Literasi digital merupakan kompetensi fundamental bagi guru dan calon guru Sekolah Dasar (SD) dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad 21. Rendahnya penguasaan literasi digital berdampak negatif terhadap efektivitas pembelajaran, karena guru cenderung menggunakan metode konvensional yang kurang menarik dan tidak relevan dengan kebutuhan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi literasi digital dalam konteks pendidikan dasar dengan fokus pada peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan dan integrasi teknologi pembelajaran. Metode yang digunakan adalah kajian literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dari 20 sumber literatur akademik yang relevan dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan literasi digital yang berkelanjutan berperan penting dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru dan mendorong kreativitas siswa. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan seperti minimnya dukungan kebijakan dan rendahnya pemanfaatan platform digital. Kesimpulan dari kajian ini menegaskan bahwa literasi digital bukan hanya kebutuhan teknis, tetapi merupakan strategi transformasional dalam menciptakan pembelajaran yang adaptif, kolaboratif, dan relevan dengan perkembangan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara lembaga pendidikan dan pemangku kebijakan dalam membangun ekosistem literasi digital yang terstruktur dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan dasar.
Pengembangan Media Pop up Book Berbasis QR-Code Untuk Meningkatkan Kemampuan Mendeskripsikan Bagian Tubuh Tumbuhan Kelas IV SDN Pare 1 Andrasmara Paranto, Ersava Rafael; Alfi Laila; Rian Damariswara
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1940

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan media Pop Up Book berbasis QR Code materi bagian tubuh tumbuhan yang valid menurut ahli materi dan media serta praktis dan efektif menurut pengguna (guru). Pada uji validitas memperoleh nilai rata-rata 89,165% dengan kategori layak digunakan tanpa adanya revisi. Kemudian hasil uji kepraktisan produk oleh pengguna melalui angket respon pengguna mendapatkan rata-rata 96% oleh guru dengan kategori sangat praktis, lalu 96,1% dan 95,4% oleh peserta didik dengan kategori sangat praktis. Sedangkan hasil uji efektivitas dari kegiatan pre-test dan post-test mendapatkan rata-rata 88,06% dengan kategori sangat efektifoleh karena itu, dapat ditarik simpulan bahwa penelitian dan pengembangan ini menghasilkan media Pop Up Book berbasis QR Code yang telah memenuhi kategori pada uji validitas, uji kepraktisan, dan uji efektivitas. Produk ini dapat dijadikan sebagai salah satu media yang baik untuk diterapkan pada pembelajaran IPA kelas IV SD.
Analisis Peran Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa dalam Pemebelajaran IPAS Kelas IV SDN 088/II Sungai Mengkuang Novianti, Elpi; Apdoludin; Megawati
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas IV di SDN 088/II Sungai Mengkuang. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai pengetahuan, tetapi juga sebagai pembimbing yang membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif guna memperoleh gambaran yang mendalam mengenai peran guru, hambatan yang dihadapi, serta strategi yang diterapkan untuk meningkatkan minat belajar siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa kelas IV, serta dokumentasi selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menjalankan peran sebagai pengajar, pembimbing, motivator, fasilitator, dan evaluator. Berbagai metode pembelajaran yang menarik telah diterapkan untuk meningkatkan ketertarikan siswa dalam mengikuti pelajaran. Namun, pelaksanaannya belum maksimal karena masih ditemukan hambatan seperti kurangnya keterlibatan aktif siswa, keterbatasan media pembelajaran, dan minimnya dukungan dari lingkungan rumah. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini menyarankan agar guru terus mengembangkan kompetensi dan kreativitas dalam memilih metode serta media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa. Selain itu, partisipasi aktif dari orang tua sangat diperlukan dalam mendukung proses belajar di rumah. Dengan kolaborasi antara guru dan orang tua, diharapkan minat belajar siswa dapat ditingkatkan secara berkelanjutan dan menyeluruh
Effectiveness of Coaching and Mentoring Models to Enhance P5 Implementation in Primary Schools Darmin; Yahya, Muhammad; Yahya, Patta
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1947

Abstract

Implementing the Pancasila Student Profile (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, P5) in Indonesian primary schools is a recent curriculum initiative aimed at strengthening student character and competencies. However, many primary schools face challenges in effectively integrating P5 due to limited teacher understanding of character-based pedagogy and lack of contextual learning tools. This case study examines how a structured coaching and mentoring model can enhance P5 implementation at a public primary school in Makassar, Indonesia. A qualitative approach was used, including interviews with five teachers and two school leaders, and classroom observations of P5 project activities. The results indicate that the coaching and mentoring model significantly improved teachers’ pedagogical practices and confidence in integrating Pancasila values into lessons. Teachers reported that regular coaching sessions helped them reflect on and refine their instructional strategies, while mentoring by experienced educators provided practical guidance and moral support. School leaders observed increased student engagement and more authentic character development during P5 projects. The findings align with recent literature suggesting that ongoing coaching and peer mentoring are effective forms of teacher professional development for character education. This study contributes to understanding how collaborative, reflective professional learning can strengthen curriculum reforms. It highlights the importance of sustained teacher support through coaching and mentoring in successfully translating the P5 character education goals into classroom practice. The paper discusses implications for educators and policymakers seeking to embed character education in primary education and offers recommendations for scaling such coaching-mentoring models.