Jurnal Audiens
Jurnal Audiens focuses on issues of media review, whether print, electronic, film, social media and new media and various on communication including: 1. Advertising, Public Relations, and Broadcasting 2. Social Media, New Media, Information Communication and Technology 3. Health Communications, Disaster Communications, Sport Communication 4. Political Communication, Political Marketing 5. Multiculturalism, Islam and Communication
Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 5 No. 4 (2024): December"
:
15 Documents
clear
Analisis Sentimen Tanggapan Publik di Media Sosial Instagram Terhadap Program CSR “ESG Existance (EXIST)” PT Telkom
Prihanum, Aiva;
Fadillah, Dani
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v5i4.469
Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana masyarakat Indonesia merespons program Corporate Social Responsibility (CSR) "ESG Existance (EXIST)" dari PT Telkom melalui platform media sosial Instagram. Dalam konteks era digital yang berkembang pesat, media sosial, khususnya Instagram, telah menjadi sarana utama bagi individu untuk menyampaikan pandangan dan respons terhadap inisiatif perusahaan. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis postingan, komentar, dan konten terkait untuk mengidentifikasi variasi dalam sentimen publik, mulai dari dukungan aktif hingga kritik konstruktif. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa program EXIST menerima respons positif yang signifikan atas upaya Telkom dalam mempromosikan keberlanjutan lingkungan, inklusi sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik. Namun demikian, program ini juga menghadapi tantangan dalam hal transparansi dan persepsi efektivitas pelaksanaannya. Faktor eksternal seperti opini influencer dan isu-isu sosial juga mempengaruhi pola sentimen yang muncul di platform ini. Hasil penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi Telkom untuk memperbaiki strategi komunikasi mereka dan meningkatkan dampak positif program CSR di masyarakat.
Analisis Wacana Kritis Representasi Penyalahgunaan Dana APBA Pembangunan Asrama Aceh di Yogyakarta dalam Film “The Contractor”
Aqif
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v5i4.481
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi isu penyalahgunaan dana APBA (Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh) dalam pembangunan asrama Aceh di Yogyakarta melalui film The Contractor dengan pendekatan analisis wacana kritis. Isu penyalahgunaan dana publik sering menjadi perhatian utama dalam diskusi tentang transparansi dan akuntabilitas pemerintah. Film The Contractor menggambarkan penyalahgunaan dana dalam pembangunan asrama Aceh, menampilkan cerita yang tidak hanya fiktif tetapi juga merefleksikan realitas sosial dan politik. Dengan menggunakan model analisis wacana kritis Norman Fairclough, penelitian ini memeriksa bagaimana bahasa dan representasi visual digunakan untuk membentuk persepsi penonton, mengungkap ideologi tersembunyi, serta menyoroti dinamika kekuasaan yang terlibat. Melalui tiga dimensi analisis Fairclough - teks, praktik teks, dan praktik sosial budaya - serta intertekstualitas dan interdiskursifitas, penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara teks dan konteks sosial budaya yang lebih luas. Hasil analisis menunjukkan bahwa film ini secara efektif mengangkat isu penyalahgunaan dana APBA, mengkritik praktik korupsi, dan menyoroti pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana publik. Film ini juga memiliki potensi besar untuk mempengaruhi persepsi masyarakat dan mendorong perubahan sosial-politik yang positif. Penelitian ini menegaskan pentingnya media sebagai alat kritis dalam mengungkap ketidakadilan dan mempengaruhi transformasi sosial.
Dramaturgi dalam Media Sosial: Second Account Instagram sebagai Self-Disclosure pada Mahasiswa Muslimah
Amelia, Citra
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v5i4.486
Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana mahasiswi muslimah menggunakan second account di Instagram sebagai sarana untuk melakukan self-disclosure. Latar belakang penelitian ini adalah fenomena penggunaan second account untuk memisahkan identitas publik dan pribadi. Dengan menggunakan teori dramaturgi dari Erving Goffman, penelitian ini menganalisis bagaimana mahasiswi muslimah menyusun, mengelola, dan menyajikan citra diri yang berbeda di akun utama dan second account mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap tiga mahasiswi muslimah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan second account memungkinkan mahasiswi untuk berekspresi lebih bebas dan jujur tanpa tekanan sosial yang ada di akun utama. Akun utama berfungsi sebagai panggung depan (front stage), sementara second account berfungsi sebagai panggung belakang (backstage) yang memberikan ruang bagi ekspresi diri yang lebih autentik.
Strategi Komunikasi Pemasaran Digital Akun Media Sosial @virtually.samanthaannisa di Instagram
Trisnajaya, Trisnajaya
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v5i4.499
Jasa virtual assistant merupakan pekerjaan yang muncul akibat adanya digitalisasi. Pekerjaan ini muncul karena adanya permintaan untuk menyediakan asisten secara virtual yang dapat melakukan tugas administratif ataupun teknikal bagi kliennya. Salah satu dari sekian banyak pengguna media sosial yang menyediakan jasa virtual assistant adalah Samantha Annisa dalam akun Instagramnya yaitu @virtually.samanthaannisa. Sebagai pekerjaan yang masih jarang diketahui oleh masyarakat awam, merupakan sebuah tantangan bagi Samantha Annisa untuk mempromosikan jasanya. Melalui media sosial Instagram, Samantha Annisa berupaya untuk melakukan komunikasi pemasaran yang efektif agar audiens yang ditujunya tertarik untuk menggunakan jasanya. Dengan model the circular model of some, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh @virtually.samanthaannisa dalam beberapa tahap, yaitu share, optimize, manage, dan engage. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai topik dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Samantha Annisa melalui akun Instagramnya @virtually.samanthaannisa mampu untuk memaksimalkan komunikasi pemasaran yang dilakukan berdasarkan elemen dalam the circural model of some oleh Regina Luttrell dengan efektif.
Ekspansi Politik Dinasti Jokowi: Peirce's Semiotic Study on the cover of Tempo Magazine
Fatiya Zahida;
Nasution, Nadya Amalia
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v5i4.504
Media coverage plays a crucial role in shaping public perception of political dynamics in Indonesia, particularly through visual representations. The increasing concerns about political dynasties and their impact on democratic processes have become a significant issue in Indonesian politics. This research applies Charles Sanders Peirce's semiotic theory to analyze the cover of Tempo magazine using qualitative research. The study aims to reveal the essential messages and ideological constructions conveyed to the audience by examining the signs, symbols, and meanings embedded in the cover design. The analysis focuses on the cover of Tempo magazine's 02 June 2023 edition, "Political Expansion of the Jokowi Dynasty." Through a detailed semiotic study, this research reveals how Tempo magazine utilises visual and textual elements to communicate its editorial stance, attract readers, and reflect contemporary socio-political issues. The results of the study are based on the analysis of Peirce's semiotic theory, namely that Tempo magazine, through the illustrations on its cover, succeeded in conveying a message about the political expansion of the Jokowi dynasty through the use of solid symbols and effective visual signs, including analysis through icons, indexes, and symbols. These results significantly contribute to a deeper understanding of media semiotics and how magazine covers can influence public perception.
Perjalanan Sineas Independen Jember: Diseminasi Film Melalui Program Misbar Komunitas Film Layar Kamisan
Muhammad Zamroni;
Ni Luh Ayu Sukmawati;
Bambang Aris Kartika;
Denny Antyo Hartanto
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v5i4.516
Kajian ini membahas strategi Komunitas Layar Kamisan di Jember dalam mendiseminasikan film independen melalui program "Misbar." Program ini menjadi platform bagi sineas lokal untuk memamerkan karya mereka, menciptakan ruang diskusi, dan memfasilitasi kolaborasi antar komunitas. Dengan menggunakan pendekatan circuit of culture yang dikembangkan oleh Hall dan du Gay, kajian ini menyoroti bagaimana produksi, distribusi, dan penerimaan film independen berinteraksi dalam konteks sosial, budaya, dan ekonomi Jember. Melalui program "Misbar," komunitas ini berhasil memperluas jaringan distribusi alternatif, memanfaatkan festival dan pemutaran di ruang komunitas untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Program ini juga berperan penting dalam membangun apresiasi publik terhadap film-film independen yang mencerminkan identitas dan isu sosial lokal. Kajian ini menggunakan metode kualitatif, termasuk wawancara dan observasi, untuk menggali dinamika komunitas film di Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui program seperti "Misbar," sineas lokal dapat mengatasi keterbatasan sumber daya, mendistribusikan karya mereka secara lebih mandiri, dan membangun dialog konstruktif dengan penonton. Strategi ini memperkaya ekosistem kreatif lokal dan mendukung keberlanjutan industri film independen di Jember.
Gaya Komunikasi Interpersonal Guru Terhadap Keterlibatan Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa Negeri Jenangan
Puspahati, Destya Cantika;
Oki Cahyo Nugroho;
Deny Wahyu Tricana
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v5i4.521
Semua anak memiliki hak untuk menempuh pendidikan disekolah, termasuk anak berkebutuhan khusus. Guru sebagai informan yang baik adalah kunci dari keberhasilan siswanya memahami pesan yang disampaikan. Banyak kegagalan penyampaian pesan yang disebabkan oleh ketidak sesuaian gaya komunikasi antar guru terhadap siswanya. Jika, guru mempunyai gaya komunikasi yang tepat maka pesan yang disampaikan kepada siswa akan mudah dipahami dan tentu mempengaruhi cara pemahaman pesan oleh siswanya. Komunikasi interpersonal yang dikaitkan dengan gaya komunikasi juga menjadi kunci efektifitas dalam mencapai keberhasilan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gaya komunikasi interpersonal guru terhadap siswa berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa Negeri Jenangan. Peneliti menggunakan motode penelitian deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara pada guru Sekolah Luar Biasa Negeri Jenangan. Untuk memahami gaya komunikasi dominan pada guru maka peneliti menggunakan teori gaya komunikasi Norton yang meliputi 10 gaya komunikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya komunikasi interpesonal guru dengan penggunaan komunikasi verbal dan nonverbal yang disesuai kan dengan kebutuhann siswa. Hambatan dalam komunikasi yang tentu ada termasuk kesulitan memahami pesan dan perbedaan dalam merespon maka diperlukan pendekatan dan perlakuan yang berbeda.
Efektivitas Komunikasi Pemasaran Interaktif Melalui Instagram Menggunakan Customer Respon Index (Studi pada Desa Wisata Mendak Kabupaten Madiun)
Istikhomah, Fajar;
Shobri, Muhammad Qolbi;
Ibrahim, Malik;
Haryanti
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v5i4.523
Komunikasi pemasaran merupakan bagian pentig dari keberlanjutan pariwisata. Instagram merupakan salah satu media yang sering digunakan untuk melakukan pemasaran termasuk dalam mempromosikan pariwisata. Efektivitas dari instagram tersebut perlu diukur untuk melihat keberhasilan dari Instagram dalam memperkenalkan pariwisata lokal. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mix method) yaitu kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diambil dari pengikut instagram @waturumpuk_mendak sedangkan data kualitatif diambil dari stakeholder wisata watu rumpuk yang meliputi pemangku kepentingan, pengelola wisata, dan pengunjung. Dari penelitian ini telah mendapatkan hasil bahwa instagram mampu memberi kasadaran, pemahaman, menarik minat, membangun niat dan melakukan tindakan atau datang ke wisata Watu Rumpuk Desa Mendak kabupaten Madiun.
Strategi Marketing Partai Politik untuk Membangun Kepercayaan Konstituen di Kota Madiun
Mukhlisin, Latutik;
Nuril Endi Rahman;
Malik Ibrahim
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v5i4.525
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi marketing politik yang diterapkan oleh partai politik di Kota Madiun. Penelitian juga bertujuan untuk mengetahui apa saja media pemasaran yang dipilih parpol dan bagaimana penerapan secara nyata di lapangan. Penelitian dilakukan terhadap parpol yang memiliki kursi di DPRD Kota Madiun yakni PDIP, Partai Demokrat dan Partai Gerindra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung. Sementara data sekunder diperoleh melalui telaah dokumen dari sumber-sumber terkait. Dengan teori marketing politik yang menerapkan konsep marketing mix, hasil penelitian menyimpulkan bahwa literatur tentang political marketing maupun marketing mix tidak sepenuhnya bersifat aplikatif. Benar bahwa ada kemiripan antara pemasaran politik dengan pemasaran bisnis, tetapi tidak secara penuh. Hasil penelitian ini mengecualikan untuk aspek price dan place. Price dalam konsep pemasaran bisnis identik dengan harga murah tidak dapat sepenuhnya diterapkan dalam konsep pemasaran politik. Demikian halnya aspek place yang dalam konsep pemasaran bisnis identik dengan tempat atau lokasi strategis. Dalam pemasaran politik sama sekali tidak mencerminkan makna place yang sesungguhnya. Partai politik dikonseptualisasikan sebagai produk yang telah memiliki positioning tertentu. Positioning parpol yang menancap kuat di benak pemilih menjadikan pemilihnya loyal.
Strategi Komunikasi Pemerintah dalam Pembangunan Masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan dengan Komunitas Adat Terpencil (Suku Dayak Meratus)
Nadia Wiyata Hanif;
Setyawan, Sidiq
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v5i4.531
Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah terhadap masyarakat Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Dayak Meratus di Desa Hinas Kiri. Keterbatasan akses infrastruktur, bahasa, dan budaya di daerah terpencil menjadikan penyampaian pesan pemerintah sebagai tantangan signifikan. Penelitian ini mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam strategi komunikasi yang diterapkan, serta perlunya pendekatan berbasis budaya untuk membangun hubungan yang efektif antara pemerintah dan masyarakat. Metode kualitatif digunakan dengan desain studi kasus, melibatkan wawancara dengan Aparatur Sipil Negara, Pembakal Desa, dan Kementerian Sosial. Hasil menunjukkan bahwa meskipun ada kesenjangan dalam akses informasi, strategi komunikasi yang melibatkan dialog dengan tokoh masyarakat dapat meningkatkan pemahaman dan penerimaan kebijakan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kemitraan antara pemerintah dan KAT serta perlunya inovasi dalam metode komunikasi untuk mencapai keberhasilan program pembangunan yang inklusif.