cover
Contact Name
Munif Akbar
Contact Email
triwikrama325@gmail.com
Phone
+6285859888365
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Cendikia Pendidikan
  • sindorocendikiapendidikan
  • Website
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30256488     DOI : -
Sindoro: Cendikia Pendidikan. Jurnal ini terbit tiap bulan dalam setahun. Jurnal ini termasuk jurnal open acces yang memungkinkan penulis dari berbagai lintas dapat elaborasi untuk menulis di jurnal ini. Jurnal ini merupakan buah pemikiran dari terhadap bidang Ilmu khususnya Pendidikan. Jurnal ini menerima artikel Pendidikan, Pengajaran, Metode Pendidikan, Studi Kasus dalam Pendidikan, Media Pembelajaran
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,595 Documents
ANALISIS EFEKTIVITAS P5 DALAM MENDORONG PARTISIPASI AKTIF SISWA DI LINGKUNGAN SEKOLAH MENENGAH ATAS Subhan Widiansyah; Shelvi Marlina; Diva Hamnia Putri; Zahrah Salsabila; Mochamad Teguh Prayudhi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i10.8665

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan model Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam pembelajaran Sosiologi di SMA wilayah Banten, Indonesia. Dengan menggunakan metode survei dan wawancara, penelitian ini melibatkan kuesioner kepada 150 siswa dari 5 sekolah serta wawancara dengan 50 guru Sosiologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model P5 secara efektif meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran. Sekitar 72% siswa melaporkan peningkatan minat dan keterlibatan melalui proyek berbasis masalah, seperti menganalisis perubahan sosial dan merancang solusi untuk masalah komunitas. Proyek-proyek ini juga mendorong keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan kemampuan praktis yang relevan dengan kehidupan nyata. Namun, terdapat tantangan seperti keterbatasan fasilitas di sekolah-sekolah terpencil, kurangnya kesiapan guru, dan kesulitan dalam mengintegrasikan model P5 dengan kurikulum. Sebanyak 65% guru mengaku kesulitan dalam merancang proyek yang relevan, sementara 58% lainnya menyebutkan kurangnya pelatihan sebagai hambatan utama. Sekolah yang memiliki dukungan institusi dan orang tua, seperti SMA Negeri 1 Serang, menunjukkan hasil lebih baik dengan menggabungkan proyek P5 dengan kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian ini menegaskan potensi besar model P5 dalam mentransformasi pembelajaran Sosiologi menjadi lebih interaktif, kontekstual, dan berbasis keterampilan. Namun, diperlukan perhatian lebih pada penyediaan fasilitas, pelatihan guru, serta fleksibilitas kurikulum untuk mengoptimalkan dampak model
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS 6 SD MUHAMMADIYAH SENGGOTAN Bunga Aulia Ramadhani; Zela Septikasari
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i10.8677

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai bagaimana media pembelajaran dapat dimanfaatkan untuk meingkatkan minat siswa dalam pelajaran. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas 6 SD Muhammadiyah Senggotan dan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan meliputi wawancara dan observasi untuk mengumpulkan data mengenai efektivitas media pembelajaran serta tanggapan kepala sekolah, guru kelas 6, dan siswa terhadap penggunaanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran merupakan salah satu faktor yang mendukung keberhasilan belajar. Media pembelajaran memiliki peran krusial dalam proses pembelajaran karena memungkinkan terjadinya komunikasi interaktif antara guru dan siswa, serta dapat meningkatkan motivasi dan minat siswa untuk belajar di kelas. Dengan demikian, media pembelajaran juga berkontribusi pada menjaga kesehatan mental siswa selama proses pembelajaran.
IDENTIFIKASI KESULITAN GURU PAI DALAM MELAKSANAKAN PENILAIAN AUTENTIK DI SD NEGERI GEMBONG 02 BALARAJA TANGERANG BANTEN Siti Izzatul Muqomah; Muhammad Yusuf; Nurpatimah; Saefudin Zuhri; Wahyu Hidayat
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i10.8679

Abstract

Penilaian autentik pembelajaran tidak bisa dilakukan secara instan. Guru sering kali menyepelekan penilaian autentik yang mencakup semua ranah pegetahuan, sikap dan keterampilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan Guru PAI dalam melaksanakan penilaian autentik. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pengumpulan data. Teknik yang digunakan di Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan jenis penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan teknik observasi dan wawancara untuk mengumpulkan data faktual terkait kesulitan yang dihadapi guru ketika menerapkan penilaian autentik. Hasil pembahasan dari penelitian ini adalah terkait jenis-jenis penilaia autentik yang sering digunakan oleh guru PAI di sekolah SD Negeri Gembong 02 berupa penilaian tertulis (tugas harian dan ulangan harian) pekerjaan rumah, hafalan, penilaian harian,adapun kesulitan-kesulitan yang sering dialami guru Pai tersebut dalam melakuakn penilaian autentik 1)penilaian sikap peserta didik, seperti kerja sama dan tanggung jawab dalam peroses pembelajaran, 2)penilian pengetahuan, guru mengalami kesulitan dalam membuat tes tertulis, 3)keterampilan, peserta didik tidak mengalami kesempatan untuk menunjukan hasil kerjanya karena kurangnya waktu, dan kurangnya kreatif guru dalam menggunakan format penilaian, 4) keterbatasan waktu guru dalam mengajar. Maka dari itu solusinya guru pai harus bekerja sama dengan guru lainnya untuk memperoleh masukan mengenai kriteria penilaian autentik, libatkan juga sekolah dan libatkan siswa untuk berpartisipasi dalam penilaian autentik sehingga dapat berjalan optimal.
ENGKLEK KERJASAMA: SEBUAH JAWABAN KERUMITAN ATAS SOLUSI PEMBELAJARAN PPKN SD Salsa Billa Ajrina; Novyta Puspasari; Nadya Qonita Syahira; Deni Zein Tarsidi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i10.8682

Abstract

Abstrak Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sering menghadapi tantangan dalam menyampaikan materi yang abstrak dan normatif kepada peserta didik. Permainan tradisional, seperti engklek, dapat membantu mengatasi masalah ini dengan meningkatkan semangat peserta didik dan menumbuhkan karakter positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan media Engklek Kerjasama (ENGKER) sebagai solusi pembelajaran yang mengintegrasikan budaya lokal dan mengembangkan karakter peserta didik. Metode yang digunakan yaitu studi kasus dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data dari 27 siswa di kelas III SD Negeri Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ENGKER efektif dalam menyampaikan materi mengenai pentingnya ketaatan pada peraturan dan pengenalan nilai-nilai kerjasama. Selain itu, permainan engklek mampu menarik perhatian peserta didik, mencegah kebosanan, serta meningkatkan motivasi mereka untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran. Media Engklek Kerjasama menawarkan solusi praktis, membuat pembelajaran lebih nyata dan mudah dipahami oleh peserta didik. Media ini membantu menghubungkan teori dengan praktik, membantu peserta didik memahami dan mengaplikasikan prinsip seperti kerja sama dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pengalaman bermain, peserta didik tidak hanya memahami aturan permainan, tetapi juga menumbuhkan sikap sportif, adil, dan kerja sama yang sangat esensial dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa permainan tradisional seperti engklek dapat membantu peserta didik meningkatkan keterampilan sosial mereka, seperti berkolaborasi, menyelesaikan masalah, dan berkomunikasi. Secara keseluruhan, penggunaan permainan tradisional engklek dapat menjadi alat pembelajaran yang efektif sekaligus media pelestarian budaya, membuat kelas menjadi menyenangkan, interaktif, dan penuh makna. Kata Kunci : Engker, Engklek Kerjasama, Pembelajaran PPKN SD, Permainan Konkret
MENGUBAH KEHENINGAN MENJADI SUARA: COLLABORATIVE LEARNING SEBAGAI STRATEGI PEMBELAJARAN UNTUK PESERTA DIDIK PASIF DALAM PEMBELAJARAN PPKN DI SEKOLAH DASAR Salma Zahratun Nisa; Najwa Anggari; Winarti Rusviani; Suderajat Fivan Imani; Deni Zein Tarsidi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i10.8695

Abstract

Pendidikan adalah faktor penting dalam mewujudkan potensi peserta didik untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Salah satu mata pelajaran yang dapat mewujudkan potensi tersebut adalah pembelajaran PKN. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan peserta didik kelas IV pada mata pelajaran PKN melalui penerapan Collaborative Learning. Penelitian ini menggunakan metode Studi Kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, studi literatur dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan pada salah satu Sekolah Dasar yang terletak di Kecamatan Laweyan dengan subjek penelitian pada kelas IV sebanyak 26 peserta didik. Hasil penelitian ini adalah model Collaborative Learning diyakini sebagai solusi efektif untuk mengatasi permasalahan PKN di sekolah dasar.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU Dorlan Naibaho; Enjelina Togatorop
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i10.8700

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang peran kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan pustaka untuk mengumpulkan berbagai sumber yang relevan tentang bagaimana kepala sekolah berperan dalam meningkatkan profesionalisme guru. Data dianalisis dengan mengumpulkan, mereduksi, menampilkan, dan menarik kesimpulan.
KODE ETIK GURU TERHADAP PROFESIOALISME GURU PAK Dorlan Naibaho; Enjel Wiranata Kristyana Sinaga
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i11.8701

Abstract

Dalam profesi keguruan terdapat etika yang harus dijunjung tinggi untuk mempertahankan martabat profesi, agar kesejahteraan anggotanya terjaga dan terpelihara, untuk meningkatkan pengabdian setiap anggota profesi, untuk memperbaiki mutu profesi, dan untuk memperbaiki kualitas organisasi profesi. Dengan etika tersebut, diharapkan para guru dapat berfungsi secara optimal dan profesional, terutama dalam mengembangkan karakter dan akhlak peserta didik serta menjaga wibawa lembaga dan profesi pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan etika sekolah di MA Darul Amin Pamekasan dan bagaimana etika sekolah tersebut dapat meningkatkan profesionalitas dalam proses pembelajaran. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan dan jenis penelitian deskriptif kualitatif, dengan sumber data dari kepala sekolah MA Darul Amin Pamekasan, guru-guru, dan sumber sekunder yang relevan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa etika sekolah di MA Darul Amin Pamekasan merupakan cara untuk meningkatkan profesionalitas guru agar mematuhi peraturan-peraturan yang telah ditetapkan dan disepakati oleh pihak pengelola MA Darul Amin Pamekasan. Etika guru yang dikembangkan menjadi etika sekolah dianggap sebagai metode yang efektif dalam proses peningkatan profesionalitas guru di sekolah ini.
WAWASAN PROFESI KEGURUAN DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Dorlan Naibaho; Mega Simanjuntak
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i11.8703

Abstract

Guru adalah sosok yang memegang peran penting dalam mencapai tujuan pendidikan. Selain itu, guru harus dapat menjadi teladan bagi siswa dan memiliki strategi serta teknik mengajar yang efektif untuk mendorong siswa agar lebih aktif dalam belajar dan memperoleh hasil yang optimal. Pekerjaan sebagai guru adalah profesi yang sangat penting dan memerlukan tingkat profesionalisme yang tinggi. Oleh karena itu, seorang pendidik harus terus mengembangkan diri dan meningkatkan kualitas profesionalismenya. Wawasan profesional dalam bidang keguruan, khususnya dalam Pendidikan Agama Kristen, sangat penting bagi guru Kristen untuk berperan sebagai motivator bagi siswa, tidak hanya dalam membantu mereka mencapai tujuan pembelajaran di kelas. Dengan demikian, penelitian ini disusun menggunakan metode kualitatif, melalui studi literatur atau pustaka dari berbagai sumber ilmiah, artikel, dan jurnal. Hasil penelitian literatur ini bersifat deskriptif, yakni menggambarkan wawasan profesi keguruan dalam Pendidikan Agama Kristen.
REKONSTRUKSI P5 DAN PEMBELAJARAN PKN DI SEKOLAH DASAR : MENUJU SIKAP MANDIRI PESERTA DIDIK (NOVEMBER 2024) Bramandita Restu Fauzan; Ersalina Widya Rahma; Henny Widiawati; Deni Zein Tarsidi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i11.8704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam membentuk sikap mandiri siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini adalah kesulitan siswa dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian dilakukan di salah satu SD di Surakarta. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur untuk memahami pengalaman guru dan siswa dalam pelaksanaan P5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P5 berbasis proyek, seperti proyek ecoprint, efektif dalam mengembangkan kemandirian siswa. Guru menggunakan metode scaffolding yang secara bertahap mengurangi bimbingan, memungkinkan siswa untuk mengelola tugas-tugas secara mandiri. Refleksi di akhir proyek menunjukkan peningkatan rasa percaya diri, kemampuan berpikir kritis, dan tanggung jawab siswa. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan seperti keterbatasan waktu dan dana. Kesimpulannya, P5 tidak hanya menjadi alat untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila, tetapi juga efektif dalam membentuk karakter mandiri. Disarankan agar pelatihan guru dan keterlibatan komunitas diperkuat untuk mengoptimalkan implementasi P5 di sekolah dasar.
IDENTIFIKASI SOAL HOTS PADA MATA PELAJARAN FIQIH KELAS IX DI MADRASAH TSANAWIYAH AL-HIDAYAH CIKEUSAL Nur Ika Diyanah; Farihatul Mahfudoh; Samiah; Saefudin Zuhri; Wahyu Hidayat
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i11.8716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi soal-soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam kurikulum Fiqih untuk siswa kelas sembilan di Madrasah Tsanawiyah. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, analisis yang dilakukan meliputi analisis isi dari materi penilaian yang ada, dengan fokus pada penyelarasan soal dengan kriteria HOTS. Pengumpulan data meliputi wawancara dengan para pendidik dan analisis dokumen ujian dan tugas untuk memastikan pemahaman yang komprehensif tentang jenis-jenis soal yang digunakan dalam kurikulum. Temuan penelitian ini mengungkap jumlah soal HOTS yang terbatas, yang menyoroti dominasi soal-soal tingkat rendah yang terutama menilai hafalan dan pemahaman. Lebih jauh, para pendidik menyatakan kurangnya pelatihan dan sumber daya untuk mengembangkan penilaian berbasis HOTS yang efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas penilaian dalam mata pelajaran Fiqih memerlukan pengembangan profesional yang terarah bagi para guru dan tinjauan kurikulum untuk mengintegrasikan lebih banyak peluang berpikir kritis dan pemecahan masalah. Penelitian ini memberikan wawasan bagi para pengembang kurikulum dan pendidik untuk menumbuhkan lingkungan belajar yang lebih menarik dan merangsang intelektual dalam pendidikan Islam.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 11 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 10 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 9 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 7 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 5 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan More Issue