cover
Contact Name
Munif Akbar
Contact Email
triwikrama325@gmail.com
Phone
+6285859888365
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Cendikia Pendidikan
  • sindorocendikiapendidikan
  • Website
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30256488     DOI : -
Sindoro: Cendikia Pendidikan. Jurnal ini terbit tiap bulan dalam setahun. Jurnal ini termasuk jurnal open acces yang memungkinkan penulis dari berbagai lintas dapat elaborasi untuk menulis di jurnal ini. Jurnal ini merupakan buah pemikiran dari terhadap bidang Ilmu khususnya Pendidikan. Jurnal ini menerima artikel Pendidikan, Pengajaran, Metode Pendidikan, Studi Kasus dalam Pendidikan, Media Pembelajaran
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,595 Documents
EVALUASI KURIKULUM TINGKAT PENDIDIKAN (KTSP) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN SD Juanda Silaban; Marsela Puspita Br Damanik; Yosep Tio Lamtama Tampubolon; Nabila Aprilia Rangkuti; Agum Budianto
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v13i3.11688

Abstract

Pengembangan kurikulum yang sejalan dengan sistem pendidikan nasional, kebutuhan dan kondisi riil perlu diupayakan secara terus menerus bagi terwujudnya sumber daya manusia yang handal. Dengan digunakannya kurikulum 2006 (KTSP), perubahan kurikulum 2004 ke 2006, merupakan upaya evaluasi pembaharuan atau penyesuaian kurikulum yang didasarkan pada standar isi dan standar kompetensi lulusan yang diharapkan sejalan dengan kebutuhan masyarakat. Untuk KTSP tingkat Sekolah Dasar (SD), tujuan pendidikannya dari evaluasi kurikulum tingkat satuan Pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran SD adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri, dan dapat mengikuti pendidikan lebih lanjut. Untuk mencapai tujuan tersebut, dijabarkan ke dalam sejumlah mata pelajaran yang terdapat pada jenjang pendidikan menengah. Pada tataran implementasi kurikulum secara umum, evaluasi kualitas pembelajaran SD KTSP meliputi pengembangan silabus dan RPP, pelaksanaan proses pembelajaran dan cara penilaiannya. Dalam konteks pelaksanaan kurikulum, hasil penilaian dapat diamati melalui indikator-indikator yang tercermin dalam rangkaian kegiatan pembelajaran, sebagai bentuk implementasi kurikulum. Untuk melihat sejauh mana keberhasilan dari implementasi kurikulum, sudah barang tentu membutuhkan waktu dan proses, karena hasil dari suatu proses pembelajaran merupakan rangkaian kegiatan yang terus menerus dan panjang.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENGGUNAAN KOMPUTER DASAR UNTUK SISWA KELAS 5 SERTA PENDAMPINGAN BAGI GURU CARA MENGOPERASIKAN KOMPUTER SECARA EFEKTIF DI SDN 51 KOTA BENGKULU Khairullah Khairullah; Bagus Tri Putra; Muhammad Ardiansah Putra; Ghepri Haikal; Wahyu Dharma Putra
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v13i3.11712

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat di era digital saat ini telah memberikan tantangan baru di dunia pendidikan. Keterampilan dalam penggunaan komputer adalah salah satu kompetensi dasar yang sangat penting bagi siswa sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan sosialisasi dan pelatihan penggunaan komputer dasar bagi siswa kelas 5 di SD 51 Kota Bengkulu serta memberikan pendampingan yang diperlukan kepada para guru untuk mengoperasikan komputer secara efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi kasus yang memungkinkan peneliti untuk mendalami pengalaman dan perubahan keterampilan yang dialami siswa dan guru. Hasil dari kegiatan pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan keterampilan siswa dalam menggunakan komputer, seperti menjalankan berbagai aplikasi dasar dan menjelajahi internet untuk keperluan pembelajaran. Di sisi lain, guru juga melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam menggunakan teknologi dalam proses mengajar mereka. Program sosialisasi dan pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih interaktif dan efektif serta meningkatkan literasi digital di kalangan siswa dan guru. Dengan meningkatnya keterampilan komputer di kalangan siswa dan guru, diharapkan sekolah dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih adaptif dan responsif terhadap perkembangan teknologi, yang sangat penting untuk menghadapi tantangan di masa depan. The rapid advancement of information and communication technology in today's digital era presents new challenges in the educational landscape. Skills in computer usage have become essential competencies for students from an early age. This research aims to carry out socialization and training in basic computer usage for fifth-grade students at SD 51 Kota Bengkulu, while also providing necessary support to teachers in effectively operating computers. A qualitative approach with a case study method was employed, allowing for an in-depth understanding of the experiences and skill transformations experienced by both students and teachers. The results of this training program indicate a significant enhancement in students' understanding and skills in using computers, such as operating various basic applications and exploring the internet for learning purposes. On the other hand, teachers reported increased confidence in utilizing technology within their teaching processes. This socialization and training program is expected to create a more interactive and effective learning environment, as well as improve digital literacy among both students and teachers. With the enhancement of computer skills among students and teachers, it is hoped that schools can foster a more adaptive and responsive educational ecosystem to technological advancements, which is crucial for addressing future challenges.
PELATIHAN APLIKASI MICROSOFT OFFICE UNTUK MENIGGKATKAN KEMAMPUAN TEKNOLOGI PADA GURU SD 50 KOTA BENGKULU Roki Hidayat; Ammar Peto; Habbiburrahman Habbiburrahman; Arbi Satria Utama; Tata Destiana; Evandry Ramadhan
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v13i4.11723

Abstract

Kegiatan pengabdian Masyarakat dalam bentuk pelatihan aplikasi Microsoft Office bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menngunakan aplikasi Microsoft Office. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam pelatihan ini adalah penyampain materi (Ceramah) dan praktik langsung, yang Dimana memungkinkan peserta untuk memahami konsep dasar sekaligus menerapkanya dalam tugas sehari-hari, Hasil pelatihan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam kemampuan guru dalam mengolah data, serta menyusun materi ajar yang lebih interaktif. Selain itu, antusiasme dan partisipasi aktif peserta menunjukkan bahwa pelatihan ini relevan dengan kebutuhan mereka dalam mendukung pembelajaran berbasis teknologi. Meskipun terdapat tantangan seperti perbedaan tingkat pemahaman peserta dan keterbatasan fasilitas, pelatihan ini tetap berhasil memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan kesiapan guru menghadapi era digital. Oleh karena itu, pelatihan lanjutan dan pendampingan berkelanjutan diperlukan untuk memastikan penerapan keterampilan secara optimal dalam proses pembelajaran. Community service activities in the form of Microsoft Office application training aim to improve teacher skills in using Microsoft Office applications. The implementation method used in this training is the delivery of material (Lectures) and direct practice, which allows participants to understand basic concepts and apply them in daily tasks. The results of the training show that there is a significant increase in teachers' ability to process data, as well as compile more interactive teaching materials. In addition, the enthusiasm and active participation of participants show that this training is relevant to their needs in supporting technology-based learning. Despite challenges such as differences in participants' levels of understanding and limited facilities, this training still managed to provide significant benefits in improving teacher readiness to face the digital era. Therefore, further training and ongoing mentoring are needed to ensure optimal application of skills in the learning process.
IMPLEMENTASI METODE GAMIFIKASI PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP MUHAMMADIYAH 7 MEDAN Marcelina, Cindi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v13i4.11776

Abstract

This article analyzed about the implementation of gamification in Islamic Religious Education at SMP Muhammadiyah 7 Medan. This research employs a qualitative approach with a field research design. The data collection techniques used include observation, interviews, and documentation. Data analysis is conducted through several stages: data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The validity of the data is tested using the triangulation method. The results of the study indicate that the implementation of gamification successfully enhances students' motivation in learning Islamic Religious Education. However, there are challenges in its implementation, particularly unstable internet connectivity. This issue limits the time available for teachers to manage gamification-based learning. Therefore, it is recommended that SMP Muhammadiyah 7 Medan continue to develop this method and involve parents in supporting students' learning at home. This study is expected to contribute to improving the quality of Islamic Religious Education in other schools. Artikel ini membahas tentang penerapan gamifikasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Muhammadiyah 7 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data diuji menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan gamifikasi mampu meningkatkan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Namun, terdapat kendala dalam penerapannya, terutama terkait jaringan internet yang kurang stabil. Hal ini menyebabkan keterbatasan waktu bagi guru dalam mengelola pembelajaran berbasis gamifikasi. Oleh karena itu, disarankan agar SMP Muhammadiyah 7 Medan terus mengembangkan metode ini dan melibatkan orang tua dalam proses belajar siswa di rumah. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah-sekolah lainnya.
PELATIHAN DASAR MICROSOFT OFFICE PADA SMK NEGERI 3 EMPAT LAWANG Agung Kharisma Hidayah; Iklas Iradat Sanjaya; Belo Sungkowo; Eko Saputra; Ridho Afriansyah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v13i4.11782

Abstract

Microsoft Office adalah salah satu paket perangkat lunak produktivitas yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Pengenalan Microsoft Office dalam konteks pendidikan dan bisnis sangat penting untuk meningkatkan keterampilan komputer dan efisiensi kerja. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum tentang aplikasi utama yang terdapat dalam Microsoft Office, yaitu Microsoft Word, Excel dan PowerPoint. Setiap aplikasi memiliki fungsionalitas yang unik yang mendukung berbagai tugas, mulai dari pengolahan kata hingga analisis data dan presentasi. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis terhadap kelebihan dan kekurangan penggunaan Microsoft Office serta dampaknya terhadap peningkatan produktivitas individu dan organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang baik tentang Microsoft Office dapat meningkatkan efisiensi kerja, mempermudah kolaborasi tim, dan memberikan solusi untuk berbagai masalah administratif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berguna bagi pengguna yang ingin memaksimalkan potensi Microsoft Office dalam kehidupan sehari-hari maupun profesional.
PELATIHAN APLIKASI CANVA UNTUK MEMBANTU KINERJA PEGAWAI DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI BENGKULU M. Thio Setiawan; Rirafli Arya Pradana; Medlin Agung Syaputra; ⁠Ridho Irvanda; Desti Mawanti; Surya Ade Saputera; Sri Handayani
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v13i4.11788

Abstract

Kemajuan teknologi telah mendorong pemanfaatan alat bantu digital dalam berbagai sektor, termasuk di lingkungan pemerintahan. Salah satu inovasi yang dapat diterapkan adalah penggunaan Canva sebagai aplikasi desain grafis untuk meningkatkan efektivitas komunikasi visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pelatihan penggunaan Canva bagi pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan tahapan observasi awal, pelatihan, serta evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pelatihan, pegawai masih mengandalkan perangkat lunak konvensional seperti Microsoft Word dan PowerPoint dalam pembuatan materi visual. Namun, setelah pelatihan, peserta mulai memahami manfaat Canva dalam menghasilkan desain yang lebih menarik dan profesional. Tantangan utama yang dihadapi adalah penyesuaian desain dengan kebutuhan instansi serta kurangnya pengalaman dalam desain grafis. Sesi pendampingan yang diberikan berhasil meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam menggunakan Canva. Dengan demikian, pelatihan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kompetensi pegawai dalam komunikasi visual yang lebih efektif. Technological advancements have driven the use of digital tools across various sectors, including government institutions. One innovative approach is utilizing Canva as a graphic design application to enhance visual communication effectiveness. This study aims to evaluate the implementation of Canva training for employees at the Bengkulu Provincial Education and Culture Office. A qualitative descriptive method was used, comprising initial observation, training sessions, and evaluation. The results indicate that before the training, employees primarily relied on conventional software such as Microsoft Word and PowerPoint for visual content creation. However, after the training, participants gained an understanding of Canva's benefits in producing more engaging and professional designs. The main challenges encountered were adjusting designs to institutional needs and a lack of prior graphic design experience. Mentoring sessions successfully boosted participants' confidence in using Canva. Thus, this training contributes positively to enhancing employees' competencies in more effective visual communication.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PEMBELAJARAN ONLINE MELALUI PEMANFAATAN GOOGLE MEET DAN ZOOM DI SDN 08 KEPAHIANG Ardi Wijaya; Aji Setiyadi; M Yusuf Ramadhan; Yusrizal Yusrizal
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v13i4.11792

Abstract

Saat ini, dalam era teknologi yang terus berkembang, ada banyak platform konferensi video yang memudahkan kita untuk terhubung dengan teman, ataupun keluarga. Dua platform yang paling populer untuk tujuan ini adalah Google Meet dan Zoom. Google Meet adalah layanan konferensi video yang dikembangkan oleh Google. Ini memungkinkan pengguna untuk melakukan pertemuan video secara online dengan peserta yang berbeda, baik untuk tujuan pribadi maupun profesional. Layanan ini memungkinkan Anda untuk berkomunikasi melalui video, suara, dan obrolan teks dalam satu platform. Zoom meeting adalah layanan video conference yang memungkinkan pengguna untuk melakukan obrolan daring dengan memanfaatkan teknologi cloud computer. Dengan Zoom, pengguna dapat saling terhubung, melakukan meeting, webinar, chatting, hingga melakukan diskusi dalam sebuah Channel. Zoom menjadi alternatif untuk bekerja dan belajar jarak jauh dari banyak organisasi dan lembaga di seluruh dunia. Pengenalan google meet dan zoom meeting dalam konteks pendidikan sangat penting untuk meningkatkan keterampilan komputer dan efisiensi kerja. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum tentang pemanfaatan google meet dan zoom meeting. Setiap aplikasi memiliki fungsionalitas yang unik yang mendukung dalam proses belajar, mulai dari fitur-fitur yang dapat digunakan hingga sistem keamanan dalam penggunaan dan harga dalam penggunaan. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis terhadap kelebihan dan kekurangan google meet dan zoom meeting serta dampaknya terhadap peningkatan kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berguna bagi pengguna yang ingin memaksimalkan potensi google meet dan zoom meeting dalam kehidupan sehari-hari maupun profesional. Nowadays, in the era of ever-evolving technology, there are many video conferencing platforms that make it easy for us to connect with friends or family. The two most popular platforms for this purpose are Google Meet and Zoom. Google Meet is a video conferencing service developed by Google. It allows users to hold online video meetings with different participants, both for personal and professional purposes. This service allows you to communicate via video, voice, and text chat on one platform. Zoom meeting is a video conference service that allows users to chat online by utilizing cloud computer technology. With Zoom, users can connect with each other, hold meetings, webinars, chat, and have discussions in a Channel. Zoom is an alternative for working and learning remotely from many organizations and institutions around the world. The introduction of Google Meet and Zoom Meeting in the context of education is very important to improve computer skills and work efficiency. This article aims to provide an overview of the use of Google Meet and Zoom Meeting. Each application has unique functionality that supports the learning process, from the features that can be used to the security system in use and the price of use. In this study, an analysis was carried out on the advantages and disadvantages of Google Meet and Zoom Meeting and their impact on improving teaching and learning activities. This research is expected to provide useful insights for users who want to maximize the potential of Google Meet and Zoom Meeting in everyday and professional life.
URGENSI PAI DALAM PEMBENTUKAN KEDISIPLINAN SISWA DI SMP IT BALIKPAPAN ISLAMIC SCHOOL Rini, Hardiyanti; Yusuf, Iskandar
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v13i4.11808

Abstract

This study aims to see the urgency of PAI in the formation of student discipline at SMP IT Balikpapan Islamic School. This study uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The results of the study are 1. Islamic Religious Education has a very strategic role in forming the character and discipline of students at SMPITM BIS. PAI not only provides an understanding of religious values, but also instills moral principles that are an important foundation for the formation of a disciplined attitude. 2. The main challenge we face in implementing PAI to improve the discipline of grade VII students is the difference in background and parenting patterns that students have. 3. The role model of teachers and school staff is a key factor in forming student discipline. Students tend to imitate the behavior they see, not just what they hear. 4. The most effective method is an integrative approach, where PAI values ​​are not only taught in theory in class, but also practiced in various school activities. For example, through the tahsin, tahfidz, congregational prayer, and character building programs. Another approach we use is habituation, such as giving rewards and punishments that are in accordance with Islamic values. In addition, a personal approach is also very important, namely by building a good relationship between teachers and students so that students feel appreciated and more open to receiving advice. 5. Collaboration between schools and parents is very important in instilling student discipline. We always hold regular communication with parents through forums such as parenting day, parent-teacher meetings, and class communication groups. One of our flagship programs is "Mutabaah yaumiyah" where parents are asked to monitor students' daily worship at home, such as obligatory prayers, reading the Qur'an, and helping with homework. With the synergy between schools and parents, the formation of character and student discipline can be carried out consistently both at school and at home. Penelitian ini bertujuan untuk melihat urgensi pai dalam pembentukan kedisiplinan siswa di SMP IT Balikpapan Islamic School. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian adalah 1. Pendidikan Agama Islam memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter dan kedisiplinan siswa di SMPITM BIS. PAI bukan hanya memberikan pemahaman tentang nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menanamkan prinsip-prinsip moral yang menjadi landasan penting bagi pembentukan sikap disiplin. 2. Tantangan utama yang kami hadapi dalam menerapkan PAI untuk meningkatkan kedisiplinan siswa kelas VII adalah perbedaan latar belakang dan pola asuh yang dimiliki siswa. 3. Keteladanan guru dan staf sekolah adalah faktor kunci dalam membentuk kedisiplinan siswa. Siswa cenderung mencontoh perilaku yang mereka lihat, bukan hanya yang mereka dengar. 4. Metode yang paling efektif adalah pendekatan integratif, di mana nilai-nilai PAI tidak hanya diajarkan secara teori di kelas, tetapi juga dipraktikkan dalam berbagai aktivitas sekolah. Misalnya, melalui program tahsin, tahfidz, shalat berjamaah, dan character building. Pendekatan lain yang kami gunakan adalah pembiasaan, seperti memberikan reward dan punishment yang sesuai dengan nilai-nilai Islami. Selain itu, pendekatan personal juga sangat penting, yaitu dengan membangun hubungan yang baik antara guru dan siswa sehingga siswa merasa dihargai dan lebih terbuka untuk menerima nasihat.5. Kolaborasi antara sekolah dan orang tua sangat penting dalam menanamkan kedisiplinan siswa. Kami selalu mengadakan komunikasi rutin dengan orang tua melalui forum seperti parenting day, rapat wali murid, dan grup komunikasi kelas. Salah satu program unggulan kami adalah "Mutabaah yaumiyah" di mana orang tua diminta untuk memantau ibadah harian siswa di rumah, seperti shalat wajib, membaca Al-Qur'an, dan membantu pekerjaan rumah. Dengan adanya sinergi antara sekolah dan orang tua, pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa dapat dilakukan secara konsisten baik di sekolah maupun di rumah.
تحليل قدرة الطلاب في مهارة الكلام في الصف الثاني الثانوي بمعهد محمدية كوالا مادو Muhammad Fauzan; Wagiman Manik; Fian Triadi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v13i4.11821

Abstract

أسئلة البحث هي كيف قدرة طلاب الصف الثاني بمعهد محمدية كولا مادو في مهارة الكلام؟ وما المشكلات التي يواجهها الطلاب الصف الثاني بمعهد محمدية كولا مادو في مهارة الكلام؟ هذا البحث بحث الكيف الوصفي الميداني، والطريقة المستعملة في جمع البيانات هي طريقة الملاحظة، والمقابلة، والوثيقة. وطريقة المستخدمة تحليل البيانات الوصفي. تأكدت نتائج البحث التي تم الحصول عليها من أن قدرة طلاب الصف الثاني الثانوي بمعهد محمدية كوالا مادو على إتقان التحدث لا تزال ناقصة عند النظر إليها من هدف تعلم اللغة العربية في المعهد، بينما في النظر إليها من طريقة معايير المجلس الأمريكي لتعليم اللغات الأجنبية ACTFL فإن قدرة الطلاب في إتقان التحدث باللغة العربية تكون في المستوى المتوسط.وأما المشاكل التي يواجهها طلاب الصف الثاني في إتقان التحدث هي أنه ليس كل الطلاب متخرجين في المعهد ، وبعضهم يرغب في مواصلة دراسته في الجامعات الحكومية ، و قلة اهتمام الطلاب في تعلم اللغة العربية والتحدث باللغة العربية.
PENGARUH PENGAWASAN KEAMANAN DAN MOTIVASI KYAI TERHADAP KEDISIPLINAN SANTRI DI KHOS IBNU SINA PONDOK PESANTREN DARUL HIKMAH BANGKALAN Samma; Mustakmi; Junaidi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v13i4.11869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengawasan keamanan dan motivasi kyai terhadap kedisiplinan santri khos ibnu sina pondok pesantren darul hikmah langkap burneh bangkalan dalam tahun pertama penerapannya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat Assosiatif Kautsal. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik sampel jenuh. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 72 santri baru responden. Tahap selanjutnya, data kuesioner dianalisis dengan regresi linier berganda yang berfungsi untuk membuktikan hipotesis penelitian. Data-datayang telah memenuhi uji validitas, uji reliabilitas dan uji asumsi klasik kemudian diolah sehingga menghasilkan persamaan regresi sebagai berikut: Y = 15.615 + 0,163 X1 + -0,151 X2 Pengujian hipotesis menggunakan uji T menunjukkan bahwa variabel X! (pengawasan keamanan) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Y (kedisiplinan santri di khos ibn sina). Sedangkan variabel X2 (motivasi kyai) berpengaruh negatif dan tidak siginifikan terhadap variabel Y (kedisiplinan santri di khos ibnu sina). Angka Adjusted R Square sebesar 0,152 yang menunjukkan bahwa 15,2% kedisiplinan santri di khos ibnu sina dipengaruhi oleh pengawasan keamanan dan motivasi kyai yang digunakan dalam persamaan regresi. Sedangkan sisanya yaitu 85,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak ada dalam penelitian ini.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 11 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 10 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 9 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 7 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 5 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan More Issue