cover
Contact Name
Munif Akbar
Contact Email
triwikrama325@gmail.com
Phone
+6285859888365
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Cendikia Pendidikan
  • sindorocendikiapendidikan
  • Website
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30256488     DOI : -
Sindoro: Cendikia Pendidikan. Jurnal ini terbit tiap bulan dalam setahun. Jurnal ini termasuk jurnal open acces yang memungkinkan penulis dari berbagai lintas dapat elaborasi untuk menulis di jurnal ini. Jurnal ini merupakan buah pemikiran dari terhadap bidang Ilmu khususnya Pendidikan. Jurnal ini menerima artikel Pendidikan, Pengajaran, Metode Pendidikan, Studi Kasus dalam Pendidikan, Media Pembelajaran
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,595 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA MELALUI METODE SUKA KATA (PENELITIAN TINDAKAN KELAS DI KELOMPOK B TKQ NURUL HIKMAH KOTA BANDUNG) Indah Mirnawati
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v1i6.803

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan mengenai rendahnya kemampuan membaca dan kesulitan membaca pada anak, dan hanya mengenal huruf saja. Rendahnya kemampuan membaca ini disebabkan karena kurangnya variasi dalam penerapan metode saat pembelajaran berlangsung, yaitu anak kesulitan dalam mengenal rangkaian huruf atau kata. Oleh karena itu, sebagai solusinya peneliti menggunakan metode suku kata untuk meningkatkan kemampuan membaca pada anak. Melalui penerapan metode suku kata diharapkan dapat meningkatkan kemampuan membaca anak di Kelompok B TKQ Nurul Hikmah Kota Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Kemampuan membaca anak di Kelompok B TKQ Nurul Hikmah Kota Bandung sebelum diterapkan metode suku kata; (2) Penerapam metode suku kata untuk meningkatkan kemampuan membaca di Kelompok B TKQ Nurul Hikmah Kota Bandung setiap siklus; dan (3) Kemampuan membaca anak di Kelompok B TKQ Nurul Hikmah Kota Bandung setelah diterapkan metode suku kata pada seluruh siklus. Penelitian ini didasarkan pada suatu pemikiran bahwa metode suku kata dapat meningkatkan kemampuan membaca anak. Metode suku kata memiliki keunggulan, yaitu: (1) Dalam membaca tidak ada mengenal huruf demi huruf sehingga mempercepat proses penguasaan kemampuan membaca; (2) Dapat belajar mengenal huruf dengan mengupas atau menguraikan suku kata yang dipergunakan dalam unsur-unsur hurufnya; (3) Penyajian tidak memakan waktu lama; dan (4) Dapat secara mudah mengetahui berbagai macam kata. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kolaboratif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan dalam dua kali tindakan. Subjek penelitian 10 anak di Kelompok B TKQ Nurul Hikmah Kota Bandung yang terdiri dari tiga anak laki-laki dan tujuh anak perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan unjuk kerja. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan membaca anak pada pra siklus diperoleh nilai rata-rata sebesar 30 dengan kriteria gagal. Proses penerapan metode suku kata dapat dilihat dari aktivitas guru dan anak menunjukkan peningkatan pada setiap siklusnsya. Aktivitas guru pada suklus I diperoleh nilai rata-rata sebesar 74% dengan kriteria baik dan meningkat menjadi 95% dengan kriteria sangat baik pada siklus II. Demikian pula aktivitas anak pada siklus I diperoleh nilai rata-rata sebesar 74% dengan kriteria baik dan meningkat menjadi 86% dengan kriteria baik pada siklus II. Adapun kemampuan membaca anak setelah diterapkan metode suku kata diperoleh nilai rata-rata pada siklus I sebesar 54 dengan kriteria kurang dan meningkat menjadi 85 pada siklus II dengan kriteria sangat baik. Dengan demikian hipotesis tindakan diterima. Artinya metode suku kata terbukti dapat meningkatkan kemampuan membaca anak di Kelompok B TKQ Nurul Hikmah Kota Bandung.
PENGARUH METODE BEYOND CENTRES AND CIRCLE TIME (BCCT) TERHADAP KEMAMPUAN SOSIAL ANAK USIA DINI : (Penelitian Kuantitatif pada Kelompok A di RA Al-Misbah Cipadung Bandung) Fatimatul Faturohmah; Tuti Hayati; Nano Nurdiansah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v1i6.804

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan sosial anak yang ditunjukkan pada saat kegiatan pembelajaran, seperti anak tidak mampu bekerjasama dengan teman satu kelompoknya, anak tidak berani bertanya pada guru, dan lain sebagainya. Selain itu, penggunaan metode dalam proses pembelajaran juga dapat mempengaruhi kemampuan sosial pada anak. Metode pembelajaran yang kurang tepat dapat membuat kemampuan sosial anak tidak berkembang dengan baik. Penggunaan Metode Beyond Centre and Circle Time diharapkan mampu memberikan pengaruh yang baik terhahap kemampuan sosial anak usia dini. Oleh karena itu peneliti menggunakan metode Beyond Centre and Circle Time untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kemampuan sosial anak usia dini.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) kemampuan sosial anak sebelum diterapkan metode Beyond Centre and Circle Time pada kelompok A RA Al-Misbah Cipadung Bandung; (2) kemampuan sosial anak setelah diterapkan metode Beyond Centre and Circle Time pada kelompok A RA Al-Misbah Cipadung Bandung; dan (3) pengaruh metode Beyond Centre and Circle Time terhadap kemampuan sosial anak kelompok A RA Al-Misbah Cipadung Bandung.Beyond Centre and Circle Time merupakan metode yang digunakan dalam melatih perkembangan dan kemampuan anak melalui metode bermain yang berfokus pada anak. Pendekatan Beyond Centre and Circle Time dapat memperkaya pengalaman bermain anak, merangsang kemampuan sosial dan emosial pada anak usia dini dan dapat berpengaruh baik terhadap kemampuan anak dalam bersosialisasi. Kemampuan sosial pada anak usia dini merupakan perilaku sosial yang didapatkan melalui rangsangan atau stimulus sosial dari lingkungan keluarga dan lingkungan sekitar anak.Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen melalui pendekatan kuantitatif dengan Pre-experimental Design (tes awal-tes akhir kelompok tunggal). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh, karena semua anggota populasi digunakan sebagai sampel dikarenakan jumlah populasi hanya berjumlah 13 anak. Proses analisis data terlebih dahulu dilakukan uji instrumen yaitu validitas dan reliabilitas, kemudian dilakukan uji parsial item per indikator, uji normalitas, uji homogenitas dan uji t.Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan sosial anak sebelum diterapkan metode Beyond Centre and Circle Time diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 68 berada pada kategori cukup. Kemudian setelah diterapkan metode Beyond Centre and Circle Time diperoleh nilai rata-rata posttest sebesar 78 berada pada kategori baik. Hasil uji t diperoleh thitung >ttabeldengan nilai 2,3832 > 1,7709, maka hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya terdapat pengaruh penerapan metode Beyond Centre and Circle Time terhadap kemampuan sosial anak usia dini di kelompok A RA Al-Misbah Cipadung Bandung.
FAKTOR-FAKTOR DAN PROSEDUR PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SEJARAH Agus Rustamana; Agus Forensa; Della Salsabila Syifa
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v1i6.809

Abstract

Pendidikan memegang peranan yang amat penting dalam menjamin kelangsungan hidup negara dan bangsa, karena pendidikan merupakan suatu tempat untuk melakukan proses pengembangan kualitas sumber daya manusia, salah satunya pengembangan bahan ajar dalam pembelajaran sejarah. Pengembangan bahan ajar sejarah adalah serangkaian langkah yang dilakukan untuk merancang, mengembangkan, dan memproduksi bahan ajar dalam pembelajaran sejarah dan juga bahan ajar sejarah bertujuan untuk memberikan pemahaman dan wawasan tentang peristiwa masa lalu, tokoh-tokoh sejarah, dan kebudayaan Indonesia. Adapun Proses ini dimulai dengan merumuskan tujuan pembelajaran yang jelas dan spesifik, yang akan menjadi landasan bagi seluruh proses pengembangan. Kemudian langkah-langkah seperti penentuan, desain instruksional, pengembangan materi, serta evaluasi dan revisi dilakukan secara sistematis. Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pengembangan bahan ajar antara lain kecermatan isi, ketercernaan, dan kreativitas. Selain itu, seorang guru yang akan mengembangkan bahan ajar perlu memperhatikan hal-hal seperti prosedur pengembangan bahan ajar dan faktor-faktor pertimbangan dalam pengembangan bahan ajar. Dalam pengembangan bahan ajar, seminimalnya ada lima langkah prosedur analisis yang harus dilakukan, yaitu perencanaan, desain, pengembangan, evaluasi, dan revisi. Tujuan pembelajaran harus dirumuskan dengan jelas dan spesifik, serta mempertimbangkan pemilihan topik yang tepat, pemilihan media dan sumber, serta pemilihan strategi pembelajaran. Bahan ajar yang baik harus mampu menginspirasi minat belajar, mendorong pemikiran kritis, dan merangsang perkembangan kreativitas peserta didik.
PEMIKIRAN DAN KONTRIBUSI IBNU SINA TERHADAP ILMU KEDOKTERAN Choirotul Wardah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v1i6.832

Abstract

Ilmuwan Islam Ibnu Sina hidup pada era periode klasik peradaban Islam. Dengan kecerdasannya dalam berbagai bidang ilmu, Ibnu Sina menghasilkan karya-karya yang luar biasa, terutama dalam bidang kedokteran. Karyanya Al-Qanun fi al-Tibb, atau The Canon of Medicine, menjadi buku referensi utama untuk kedokteran di Eropa sampai pertengahan abad ke-17. Kontribusi Ibnu Sina ke bidang kedokteran meliputi penemuannya tentang teknik suntikan obat di bawah kulit, pengobatan untuk korban tersedak, dan penjelasannya tentang penyakit menular
PENGEMBANGAN MATERI BERCERITA DAN BERDIALOG BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI SEMARANG Isyania Widayanti; Hendriek Farhan Saputra; Adzkia Maulida; Jeihan Salma Aprillia Sari
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v1i6.837

Abstract

Indonesia sebagai salah satu negara ragam budaya dan kesenian memiliki kekhasan yang cenderung membentuk kearifan lokal. Semarang sebagai salah satu daerah yang ada di Provinsi Jawa Tengah memiliki banyak budaya yang menciptakan kearifan lokal, salah satunya adalah Gambang Semarang yang mampu mengembangkan cerita dan dialog melalui lakon teater. Penjelasan terkait pengembangan cerita dan dialog melalui kearifan lokal di Semarang dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengembangan media pembelajaran dalam menanamkan nilai-nilai kearifan lokal dengan cerita dan dialog telah lama diterapkan pada masyarakat melalui sejarah budaya. Gambang Semarang sebagai salah satu budaya dapat melakukan inovasi dengan berbagai kebudayaan untuk menghasilkan materi bercerita dan dialog sesuai kearifan lokal. Namun, budaya ini terus tergerus modernisasi sehingga patut dilestarikan secara berkelanjutan.
PERAN PEMBIASAAN TERHADAP PERKEMBANGAN ETIKA DAN MORAL PESERTA DIDIK DI SEKOLAH Ambarini Roroningtyas
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v1i6.849

Abstract

Pendidikan etika dan moral disekolah tidak terlepas dari peran guru sebagai agent of change yang dititipi tanggung jawab dalam perkembangan etika dan moral disekolah selain sebagai pembangun kompetensi peserta didik yang sesuai dengan cita-cita pendidikan Indonesia. Langkah guru dalam pengembangan etika dan moral disekolah dapat dilakukan dalam kegiatan pembiasaan di sekolah yang dapat membangun etika dan moral pada peserta didik. Penulis melakukan studi Pustaka dari beberapa penelitian penulis lain yang membahas manfaat pembiasaan terhadap perkembangan etika dan moral yang terjadi disekolah, oleh kaena itu dalam artikel ini membahas tentang pembiasaan yang terjadi disekolah yang membawa dampak dalam perkembangan Etika dan moral yang terjadi di sekolah. Pembiasaan yang tepat dalam meningkatkan etika dan moral di sekolah sangat penting untuk mendidik dan perkembangan generasi peserta didik Indonesia. Berikut ini adalah beberapa cara pembiasaan yang tepat untuk meningkatkan etika dan moral di sekolah: 1. Mengintegrasikan kegiatan etika dan moral dalam kurikulum: 2. Menggunakan metode pembiasaan positif 3. Mengkombinasikan pengajaran, diskusi, dan aktivitas lain: Beberapa Langkah pembiasaan diatas dapat membawa dampak signifikan dalam perkembangan etika dan moral yang terjadi di sekolah. Dibawah ini adalah beberapa dampak yang di peroleh dari manfaat pembiasaan terhadap perkembangam etika dan moral berdasarkan penelitian dari penulis lain: 1. Peningkatan kesadaran tentang nilai-nilai dan prinsip-prinsip moral: 2. Meningkatnya kemampuan moral perilaku. Berdasarkan pemaparan diatas dapt disimpulkan seperti dibawah ini : 1. Etika dan moral adalah dua konsep yang saling bertautan serta memengaruhi satu sama lainnya. Meskipun terdapat perbedaan antara keduanya, namun keduanya memiliki peran krusial atas kehidupan manusia, bai katas konteks sosial, hukum ataupun Pendidikan 2. Pembiasaan yang tepat dalam meningkatkan etika dan moral di sekolah sangat penting untuk mendidik dan perkembangan generasi. Melalui pendekatan yang baik dan efektif, sekolah dapat membantu peserta didik mengembangkan karakter dan perilaku yang baik, serta memahami nilai-nilai dan prinsip-prinsip moral yang dianut oleh masyarakat
ANALISIS BUKU MATEMATIKA SISWA KELAS 4 VOLUME 1 SEKOLAH DASAR KURIKULUM MERDEKA Fajar Suharmanto
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v1i6.854

Abstract

Penelitian ini bermaksud guna mengetahui tipe- tipe kekeliruan dalam Buku Siswa Kelas 4 Kurikulum Merdeka. Penelitian ini ialah penelitian kualitatif dalam bentuk deskriptif. Sedangkan prosedur penelitian yang dipakai yakni konten analysis ataupun kajian isi dokumen. Sumber data penelitian ini merupakan dokumen berupa Buku Guru serta Buku Siswa kelas 4 SD Kurikulum Merdeka dengan materi cetakan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia 2021. Instrumen pengumpulan informasi yang dipakai dalam penelitian ini ialah lembar analisis buku anak didik serta wawancara. Metode analisa data mencakup 1) pencermatan buku siswa serta buku guru, 2) analisis kesesuaian antara buku siswa dan materi serta tujuan pelajaran, 3) pengelompokan temuan- temuan dari dari hasil analisa, 4) verifikasi temuan dengan pakar, pegiat, ataupun guru. Hasil penelitian membuktikan terdapat 3 tipe kekeliruan yang ditemui dalam Buku Siswa yaitu pada aspek 1) Ketiadaan penulisan CP dan TP pada setiap bab, 2) ketidaksesuaian CP dan TP pada buku, 3) penggunaan bahasa. Dari ketiga kekeliruan yang ditemui, prosentase sangat banyak ialah pada ketiadaan penulisan CP dan TP pada setiap bab sebesar 50 Persen.
PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN MEDIA CETAK : TAMPILAN STORYBOARD Agus Rustamana; Siti Ade Mulyati; Fitriyani Fitriyani; Tedi Prasetya
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v1i6.863

Abstract

Media cetak merupakan sarana efektif dalam pembelajaran sejarah yang dapat menghadirkan materi dengan cara yang menarik dan beragam. Namun, untuk menciptakan media cetak yang efektif, diperlukan perencanaan yang matang dan teliti sesuai dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik peserta didik. Salah satu metode perencanaan yang berguna dalam pengembangan media cetak adalah pembuatan storyboard, yang merupakan sketsa visual yang menjelaskan alur cerita dari media cetak yang akan dibuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memanfaatkan media cetak dengan menggunakan storyboard sebagai alat bantu dalam proses pengajarannya. Untuk mencapai tujuan ini, penelitian ini menggunakan metode kulitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, yang melibatkan pengumpulan informasi relevan mengenai topik dan masalah yang sedang atau akan diteliti dari berbagai sumber tertulis, seperti buku, jurnal, artikel, laporan, dokumen, ensiklopedia, dan media elektronik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa storyboard memiliki beragam fungsi, seperti menggambarkan garis besar alur cerita, memvisualisasikan ide yang direncanakan, menyampaikan ide atau konsep dalam film, menjelaskan bagaimana narasi cerita berkembang, serta menentukan transisi dan perpindahan antar frame atau elemen dalam media cetak. Selain itu, penggunaan storyboard memiliki sejumlah manfaat, seperti mempermudah proses produksi dan pengeditan, menghemat waktu dan biaya, meningkatkan kualitas hasil akhir, dan mengklarifikasi tujuan serta sasaran dari media cetak.
IMPLEMENTASI BAHAN AJAR BERBASIS DIGITAL SENI TRADISI RAMPAK BEDUG PADA PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS X DI SMA NEGERI 2 PANDEGLANG Nurul Fajria Faradila; Yuni Maryuni
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v1i6.877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana implementasi bahan ajar berbasis digital seni tradisi Rampak Bedug melalui pembelajaran sejarah. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tahapan wawancara, oobservasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran sejarah di SMA Negeri 2 Pandeglang sudah berjalan dengan baik hal ini dapat dilihat melalui proses pembelajarannya. Pelaksanaan implementasi bahan ajar berbasis digital seni tradisi Rampak Bedug sangat membantu guru dan peserta didik dalam mempelajari kesenian lokal. Bahan ajar Rampak Bedug berbasis digital sehingga mudah untuk diakses oleh peserta didik terlebih dalam kondisi kasus virus Covid-19 ini. Dalam melakukan pengamatan peserta didik cukup antusias dalam kegiatan pembelajaran menggunakan bahan ajar berbasis digital seni tradisi Rampak Bedug. Adapun faktor yang menghambat guru dalam implementasi bahan ajar berbasis digital Rampak Bedug adalah tidak semua peserta didik memiliki koneksi internet yang baik, dan keterbatasan waktu pembelajaran yang mengharuskan penyampaian materi tidak tersampaikan seluruhnya. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut adalah dengan adanya tindak lanjut dari implementasi bahan ajar berbasis digital seni tradisi Rampak Bedug. Diharapkan bahan ajar ini bisa dijadikan salah satu sumber bagi peserta didik untuk lebih memahami mengenai kesenian Rampak Bedug.
PENGEMBANGAN PERANGKAT ADVANCE ORGANIZER UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS DAN KOMUNIKASI MATEMATIS Aulia Silvina Anandita; Herlina Irawati Permadi; Linda Dwi Astuti; Maria Magdalena Nona
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v1i6.884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan perangkat pembelajaran fisika model advance organizer yang layak, (2) mengetahui seberapa besar nilai Mean Difference perangkat pembelajaran fisika model advance organizer, (3) mengetahui seberapa besar nilai effect size perangkat pembelajaran fisika model advance organizer dalam meningkatkan kemampuan literasi sains dan komunikasi matematis peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode R&D dengan model 4D yang meliputi tahap (1) define (analisis kebutuhan pembelajaran), (2) design (perancangan draft produk), (3) develop (penilaian ahli dan guru, uji coba produk, revisi produk), dan (4) disseminate (penyebarluasan produk akhir). Produk perangkat pembelajaran fisika model advance organizer yang dikembangkan ini terdiri dari silabus, RPP, handout, LKPD, media pembelajaran dan lembar evaluasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif, analisis GLMMDs, uji statistik multivariat Hotelling’s T2 dan analisis effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran fisika model advance organizer: (1) perangkat pembelajaran fisika model advance organizer layak digunakan untuk meningkatkan literasi sains dan komunikasi matematis, (2) nilai mean difference literasi sains sebesar -11,344 dan komunikasi matematis sebesar -8,531, dan (3) nilai cohen’s f untuk kemampuan literasi sains sebesar 0,625 dan komunikasi matematis sebesar 0,342.

Page 6 of 160 | Total Record : 1595


Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 11 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 10 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 9 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 7 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 5 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan More Issue