cover
Contact Name
Meta Silfia Novembli
Contact Email
metasilfia_N@unilak.ac.id
Phone
+6285374358083
Journal Mail Official
Jppkh-lectura@unilak.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pendidikan dan Vokasi Universitas Lancang Kuning Jl. Yos Sudarso KM. 8 Rumbai Pekanbaru, Riau Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus
ISSN : -     EISSN : 30249910     DOI : https://doi.org/10.31849/jppkhlectura.v1i2
JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang diterbitkan dan dikelola oleh Program Studi Pendidikan Khusus, Fakultas Pendidikan dan Vokasi, Universitas Lancang Kuning. Jurnal ini diharapkan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan bidang pendidikan khusus dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat.
Articles 25 Documents
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Mengajarkan Konten Pembelajaran kepada Anak dengan Hambatan Intelektual Zudeta, Effran; Marsyah, Ulfy; Annisa; Khori Ulni, Elvira; Imanniyah , Anggawati; Despalantri, Elda
JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus Vol. 3 No. 1 (2025): JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/nnw4e918

Abstract

Anak dengan hambatan intelektual memerlukan pendekatan pembelajaran yang spesifik, adaptif, dan sesuai dengan karakteristik kognitifnya. Guru Sekolah Luar Biasa memiliki peran sentral dalam memastikan pembelajaran berjalan efektif, namun kenyataannya masih banyak guru yang belum memahami secara mendalam strategi pembelajaran yang tepat untuk anak dengan hambatan intelektual. Keterbatasan ini berdampak pada rendahnya efektivitas pembelajaran dan kurang optimalnya perkembangan potensi peserta didik. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru SLB dalam merancang dan menyampaikan konten pembelajaran yang kontekstual dan adaptif. Melalui pelatihan dan pendampingan, guru didorong untuk memahami karakteristik peserta didik secara lebih mendalam serta mampu mengembangkan materi ajar yang sesuai dengan kebutuhan individual anak. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di SLB dan mendorong terwujudnya pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Dengan peningkatan kompetensi guru, tantangan dalam mengajar anak dengan hambatan intelektual dapat diatasi secara lebih efektif. Hasil Dari pelaksanaan kegiatan pengabdian adalah terjadi peningkatan keterampilan peserta. Hal ini tergambar dari peningkatan persentase keterampilan peserta setelah mengikuti kegiatan dari persentase 40.40%menjadi 76,90%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa Pelatihan efektif.
Peningkatan Aksesibilitas dan Partisipasi Penyandang Disabilitas Melalui Program Edukasi dan Pelatihan Inklusif Eldiva, Fiyola Triana; Fitra, Ringgi Rahmat
JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus Vol. 3 No. 1 (2025): JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan partisipasi penyandang disabilitas di Kenagarian Talang Babungo, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Program ini berfokus pada implementasi edukasi komprehensif dan pelatihan keterampilan inklusif bagi masyarakat umum dan penyandang disabilitas, serta advokasi aktif untuk menciptakan lingkungan yang lebih responsif dan ramah disabilitas. Metode penelitian yang digunakan meliputi survei awal yang mendalam, lokakarya interaktif, sesi pelatihan keterampilan aplikatif, dan pendampingan pasca-pelatihan. Hasil kegiatan secara signifikan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kolektif masyarakat tentang isu-isu disabilitas, peningkatan level kemandirian dan kepercayaan diri di kalangan penyandang disabilitas, serta inisiasi berbagai program inklusif yang relevan di tingkat komunitas. Kami berharap bahwa model program ini dapat direplikasi dan menjadi contoh inspiratif bagi upaya-upaya serupa dalam mewujudkan masyarakat yang secara fundamental lebih inklusif dan setara.
Peningkatan Kesadaran Inklusivitas bagi Peserta Didik Melalui Edukasi Disabilitas Annisa, Ridha; Jofipasi, Rendy Amora
JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus Vol. 3 No. 1 (2025): JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan kesadaran inklusivitas di kalangan peserta didik di SMP Negeri 3 Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Program ini mengintegrasikan edukasi komprehensif tentang disabilitas melalui lokakarya interaktif dan media pembelajaran inovatif. Metode pelaksanaan meliputi survei awal pengetahuan, sesi edukasi interaktif, dan evaluasi pasca-program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta didik mengenai disabilitas, perubahan sikap yang lebih positif terhadap teman-teman penyandang disabilitas, dan keinginan kuat untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih inklusif. Diharapkan program ini dapat menjadi model efektif untuk mengembangkan kesadaran inklusivitas di sekolah-sekolah lain, membentuk generasi muda yang lebih empatik dan menghargai keragaman.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Keterampilan Digital Bagi Penyandang Disabilitas Hidayat, Novi; Ikromi, Ziyadi Ali
JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus Vol. 3 No. 1 (2025): JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital dasar bagi penyandang disabilitas sebagai upaya pemberdayaan sosial dan ekonomi. Pelatihan dilaksanakan selama tiga bulan di Kota Pekanbaru dengan melibatkan 30 peserta dari berbagai jenis disabilitas. Menggunakan pendekatan Community-Based Participatory Approach (CBPA) dan prinsip Universal Design for Learning (UDL), kegiatan ini menyesuaikan metode dan alat bantu dengan kebutuhan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 86,7% peserta mengalami peningkatan kemampuan signifikan, terutama dalam mengetik dokumen, membuat email, dan menjelajah internet. Selain itu, pelatihan juga berdampak pada aspek psikologis dan sosial peserta melalui peningkatan kepercayaan diri dan terbentuknya komunitas belajar digital mandiri. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan digital yang inklusif dapat menjadi strategi efektif untuk mengatasi ketimpangan akses teknologi pada penyandang disabilitas. Namun, tantangan berupa keterbatasan perangkat dan akses internet masih perlu diatasi melalui kolaborasi lintas sektor. Artikel ini merekomendasikan perluasan dan replikasi pelatihan sejenis guna mendukung agenda pembangunan masyarakat yang lebih inklusif.
Peningkatan Kualitas Hidup Penyandang Disabilitas melalui Program Pelatihan Keterampilan dan Pendampingan Sosial Hasanah, Nisaul; Novembli, Meta Silfia; Wahyuni, Sri; Fitriani, Dina; Hartati, Peby Tri
JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus Vol. 3 No. 1 (2025): JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/05z5fz18

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap isu disabilitas melalui pendekatan edukasi partisipatif. Program dilaksanakan di Kota Pekanbaru, yang ditandai dengan minimnya pemahaman warga tentang hak dan interaksi yang tepat dengan penyandang disabilitas. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), kegiatan meliputi pelatihan, simulasi empati, dan diskusi kelompok yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan (dari 38% menjadi 87%) dan sikap positif terhadap penyandang disabilitas (dari 42% menjadi 90%). Selain itu, warga mulai melakukan tindakan nyata seperti perbaikan aksesibilitas dan perubahan norma sosial dalam penggunaan istilah yang lebih inklusif. Program ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis pengalaman dan keterlibatan langsung efektif dalam membentuk budaya masyarakat yang lebih empatik dan inklusif. Kegiatan ini diharapkan dapat direplikasi di komunitas lain sebagai model pemberdayaan sosial yang berkelanjutan.

Page 3 of 3 | Total Record : 25