Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus
JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang diterbitkan dan dikelola oleh Program Studi Pendidikan Khusus, Fakultas Pendidikan dan Vokasi, Universitas Lancang Kuning. Jurnal ini diharapkan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan bidang pendidikan khusus dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat.
Articles
25 Documents
Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Anak Usia Dini di TK Luhuring Budi
Putri, Azlin Atika;
Fadillah, Siti;
Sari, Yesi Novita
JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus Vol. 1 No. 2 (2023): JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/jppkhlectura.v1i2.18028
Anak-anak membutuhkan perlindungan khusus pada masa ini, karena mereka belum mampu mempertahankan diri dan lebih rentan terhadap berbagai resiko dan bahaya. Perlindungan anak usia dini mencakup sejumlah aspek yang berbeda, termasuk perlindungan fisik, emosional, sosial dan psikologis. Ini termasuk mencegah dan menangani kekerasan, pelecehan, penelantaran, pelecehan dan perlakuan apa pun yang merugikan anak-anak. Mitra dalam Pelaksanaan Program PKM ini adalah TK Luhuring Budi. Berdasarkan analisis situasi dapat diidentifikasi beberapa permasalahan yang dihadapai oleh mitra, yaitu: kurangnya pengetahuan pendidik akan pelecehan AUD, cedera/luka di tempat permainan/lembaga, bahaya orang tidak dikenal, dan kecelakaan di jalan raya terhadap anak usia dini. Oleh sebab itu, kami tergerak untuk memberikan sosialisasi keselamatan dan keamanan anak usia dini agar pendidik dan orangtua memiliki pengetahuan dan anak dapat memahami akan keselamatan dan keamanan. Setelah kegiatan IbM ini diharapkan Guru dan para orangtua mampu memberikan pengetahuan akan keselamatan dan keamanan anak usia dini. Adapun hasil dari pelaksanaan pengabdian ini yaitu meningkatnya pemahaman guru dan orangtua di TK Luhuring Budi mengenai keselamatan dan keamanan anak usia dini.
Pelatihan Barista untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Zudeta, Effran;
Wahyuni, Sri;
Fitriani, Dina;
Sari, Yesi Novita;
Sembiring, AlKhudri
JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus Vol. 2 No. 1 (2024): JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/jppkhlectura.v2i1.18808
Anak berkebutuhan khusus salah satunya Tunarungu di SLB Sri Mujinab sangat tertarik dengan barista namun hal tersebut merupakan hal baru bagi mereka. Minim dan terbatasnya kemampuan cara berkomunikasi dan cara bekerja sebagai barista di sebuah kedai makanan dan minuman menjadi persoalan utama anak tunarungu. Oleh karena itu, melihat persoalan ini, perlu dilakukan upaya edukatif dalam bentuk pelatihan keterampilan bekerja dan berkomunikasi bahasa baik secara isyarat dan oral yang dibutuhkan untuk menjadi seorang barista. Kegiatan pelatihan barista ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan baik secara teoritis dan praktis seputar cara menjadi barista serta ekspresi-ekspresi serta kosakata yang lazim digunakan dalam memberikan pelayanan. Diharapkan dengan adanya kegiatan pelatihan ini dapat memberikan servis secara lebih baik dan maksimal kepada para tamu. Metode pelaksanaan kegiatan berupa sosialisasi, dan praktik latihan keterampilan khusus pada ketrampilan hidup menjadi barista di SLB Sri Mujinab. Hasil Dari pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hal ini tergambar dari peningkatan persentase pengetahuan dan keterampilan peserta setelah mengikuti kegiatandari persentase 39.25% menjadi 80%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa Pelatihan efektif.
Pendampingan Anak Tunagrahita SLB-C AKW Kumara I Surabaya
Ramadhan, Muhamad Zakhi;
Nova Estu Harsiwi
JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus Vol. 2 No. 1 (2024): JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/jppkhlectura.v2i1.20071
Penelitian ini berjudul “Pendampingan Anak Tunagrahita SLB-C AKW Kumara I Surabaya”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pendampingan dan pembelajaran anak tunagrahita di SLB-C AKW Kumara I Surabaya. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran di SLB-C AKW Kumara I Surabaya sudah cukup baik karena dilakukan dengan pendekatan khusus sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu metode ceramah serta menggunakan media pembelajaran yang menunjang seperti flashcard. Namun hal tersebut tidak menutup kemungkinan munculnya tantangan dan kendala saat kegiatan pembelajaran berlangsung sehingga mengharuskan guru kreatif dalam menyelesaikan masalah.
Kesehatan Reproduksi: Psikoedukasi Remaja Disabilitas
Ramadansur, Rahmat;
Hasanah, Nisaul;
Novembli, Meta Silfia
JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus Vol. 2 No. 1 (2024): JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/jppkhlectura.v2i1.20495
Remaja mengalami perubahan dalam fisik seperti perkembangan seks sekunder dan organ reproduksi. Remaja mulai tertarik dengan seksualitasnya dan memiliki perhatian terhadap lawan jenis. Perubahan tersebut tidak hanya terjadi pada remaja pada umumnya, tetapi remaja disabilitas juga mengalami hal yang serupa. Remaja disabilitas membutuhkan pengetahuan terkait dengan pengalaman seksualnya dan kesehatan reproduksi, tapi kenyataannya pengetahuan remaja disabilitas masih sangat kurang sehingga tak jarang mereka mendapatkan kekerasan seksual. Di SLB Melati guru melaporkan bahwa siswa-siswi mereka belum paham cara melindungi diri dari pelecehan seksual dan kesehatan reproduksi. Lebih lanjut, jumlah siswa-siswi di SLB Melati yang rata-rata sudah memasuki usia remaja menjadi perhatian bagi sekolah untuk pemberian edukasi terkait seksualitas mereka. Maka dari itu, penting untuk memberikan psikoedukasi kepada remaja disabilitas di SLB Melati untuk meningkatkan kesadaran kesehatan reproduksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebesar 46,5% setelah kegiatan dilakukan.
Edukasi Usaha Variasi Sepeda Motor Bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Maulana, Fajar;
Ustafiano, Bintha;
Hasanah, Nisaul;
Novembli, Meta Silfia
JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus Vol. 2 No. 1 (2024): JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/jppkhlectura.v2i1.20721
Usaha variasi sepeda motor memiliki peluang yang cukup besar dan memiliki banyak peminat bagi pengguna sepeda motor. Salah satu usaha pada variasi sepeda motor adalah kustom, askesoris, reparasi ban dan jok, modifikasi lampu, cutting stiker dan lainnya. Pengerjaan variasi sepeda motor tidak memerlukan banyak kemampuan berpikir, sehingga cocok bagi anak berkebutuhan khusus. Namun, permasalahan yang terjadi di SLB Negeri Pembina adalah kurangnya jumlah guru dan pemahaman guru mengenai variasi sepeda motor yang sedang banyak diminati oleh setiap kalangan masyarakat sehingga pihak sekolah tidak memberikan keterampilan tersebut kepada siswa-siswinya. Oleh karena itu, diperlukan pemberikan edukasi mengenai usaha variasi sepeda motor dan praktek pengerjaan variasi sepeda motor. Dengan pemberian edukasi ini diharapkan siswa-siswi di SLB Negeri Pembina memiliki keterampilan baru dan dapat berdaya secara ekonomi setelah menyelesaikan pendidikannya
Metode Orton Gillingham dan Multisensory Untuk Meningkatkan Kemampuan Memembaca Permulaan Pada Anak Kesulitan Belajar Spesifik
Talita, Khanaya;
Minarsih, Ni Made Marlin;
Ainin, Ima Kurrotun
JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus Vol. 2 No. 2 (2024): JPPKh Lectura
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/jppkhlectura.v2i2.20757
Abstrak: Disleksia merupakan salah satu jenis kesulitan belajar spesifik dimana individu mengalami kesulitan dalam membaca. Disleksia adalah gangguan belajar bahasa pada anak yang menyebabkan kesulitan dalam memahami kata atau kalimat dalam menulis, membaca dan mengeja yang disebabkan oleh faktor saraf. Dengan adanya gangguan membaca bagi anak dengan disleksia maka dalam pengajaran membaca mereka membutuhkan metode pembelajaran yang sesuai untuk menganani kesulitan tersebut, Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca anak disleksia yaitu menggunakan Metode orton gillingham dan Multisensory. Dengan pengajaran membaca menggunakan Metode orton gillingham dan multisensori ini peserta didik dapat belajar dengan melibatkan lebih dari satu sensori yang dimilikinya (multisensori). Tujuan dari penulisan artikel ini yaitu untuk mengetahui perkembangan kemampuan membaca siswa kesulitan belajar membaca(disleksia) di SLB C Payakumbuh, setelah diberikan program layanan belajar membaca menggunakan metode orton gillingham dan multisensori
Penerapan Terapi Okupasi Untuk Siswa Tunadaksa Di SLBN 1 Makassar
Nasir, Khaerunnisa;
Sukmawati, Wiwin;
Akbar, Fitrah
JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus Vol. 2 No. 2 (2024): JPPKh Lectura
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan penerapan terapi okupasi sebagai metode intervensi bagi siswa tunadaksa di SLBN 1 Makassar. Siswa tunadaksa menghadapi hambatan signifikan dalam aktivitas motorik halus, konsentrasi, dan kemandirian yang berdampak pada kemampuan belajar mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi dan wawancara mendalam terhadap siswa dan guru wali kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan terapi okupasi berbasis aktivitas bermakna mampu meningkatkan keterampilan motorik halus, konsentrasi, dan kemandirian siswa. Aktivitas seperti menjepit benda kecil, melipat kain, dan latihan menangkap bola secara signifikan membantu perkembangan siswa dalam aktivitas akademik dan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menegaskan bahwa terapi okupasi adalah pendekatan yang efektif dan adaptif untuk mendukung kebutuhan perkembangan anak tunadaksa secara holistik.
Terapi Bermain Musik untuk Anak Tunarungu
Azizah, Annisa Asyhiatul;
Jabir, Khusna;
Razak, Mutiya Nursasmita Abd.
JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus Vol. 2 No. 2 (2024): JPPKh Lectura
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kegiatan bertujuan untuk menganalisis penerapan terapi musik pada anak tunarungu yang masih memiliki sisa pendengaran. Dua anak yang menjadi subjek penelitian, berinisial H dan T, mengalami hambatan serius dalam kemampuan komunikasi akibat kondisi ketunarunguan yang mereka alami. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini mencakup praktik langsung dan pengujian pendengaran menggunakan benda-benda yang menghasilkan suara, seperti alat musik sederhana dan objek yang memproduksi bunyi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa H dan T mampu mendengar suara, tetapi dengan batasan jarak tertentu; mereka dapat mendengarnya dengan jelas jika suara tersebut didekatkan. Temuan ini menekankan pentingnya terapi musik bagi anak tunarungu, khususnya bagi mereka yang memiliki sisa pendengaran. Dengan pelaksanaan terapi secara berkelanjutan, kemampuan komunikasi dan potensi anak dapat berkembang. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan untuk pengembangan program terapi yang lebih efektif dan inovatif bagi anak-anak dengan kondisi serupa, serta meningkatkan kualitas interaksi sosial mereka.
Terapi Bahasa dan Bicara untuk Mendukung Perkembangan Anak Tunarungu
Saleh, Wizerti Ariastuti;
Azizah, Annisa Asyhiatul;
Jabir, Khusna
JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus Vol. 2 No. 2 (2024): JPPKh Lectura
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan intervensi yang sesuai bagi anak tunarungu yang mengalami ketunaan akibat kejang. subjek dalam kegiatan ini berinisial ANP, menunjukkan hambatan signifikan dalam kemampuan komunikasi, terutama dalam intonasi dan vokal yang kurang jelas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi psikoedukasi dengan orang tua dan guru, pengamatan langsung terhadap perilaku komunikasi anak, serta praktik terapi bahasa dan bicara. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ANP masih sangat kurang dalam kemampuan berkomunikasi, yang berdampak pada interaksi sosial dan perkembangan akademis. Intervensi dirancang dikhususkan pada peningkatan kemampuan intonasi dan artikulasi, dengan pendekatan yang adaptif terhadap kebutuhan spesifik anak. Temuan ini menyoroti pentingnya penanganan yang tepat dan berkelanjutan untuk mendukung anak tunarungu dalam mengatasi hambatan komunikasi yang dihadapinya, serta mendorong kolaborasi antara orang tua, guru, dan ahli terapi untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembangan program intervensi yang lebih efektif bagi anak-anak dengan kondisi serupa.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus
Zudeta, Effran;
Marsyah, Ulfy;
Khalida, Rahmi;
Khori Ulni, Elvira;
Annisa;
Fitriani, Dina;
Asyarina Ramadhani, Salisa;
Arfina Foci, Nia
JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus Vol. 2 No. 2 (2024): JPPKh Lectura
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/jppkhlectura.v2i2.24962
Anak berkebutuhan khusus dapat memiliki kehidupan yang teratur, sehat, dan bahagia seperti anak-anak lain dan menyadari potensi penuh mereka dengan pengawasan dan pendidikan yang tepat serta diperlukan metode dan media pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka agar dapat mendukung perkembangan akademik, sosial, dan emosional secara optimal. Realitas di lapangan menunjukkan bahwa ketersediaan media pembelajaran yang ramah untuk ABK masih terbatas, baik dalam hal jumlah maupun kualitas. Media pembelajaran yang dirancang secara khusus dapat membantu ABK memahami konsep-konsep pelajaran dengan lebih baik, meningkatkan motivasi belajar, serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna. pengabdian masyarakat dengan tema "Pembuatan Media Pembelajaran untuk Anak Berkebutuhan Khusus" diharapkan dapat memberikan solusi nyata. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan guru pendidikan khusus dalam merancang media pembelajaran kreatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan spesifik anak. Metode pelaksanaan kegiatan berupa sosialisasi, dan praktik latihan keterampilan khusus pada ketrampilan membuat media di SLBN Tembilahan 033. Hasil Dari pelaksanaan kegiatan pengabdian adalah terjadi peningkatan keterampilan peserta. Hal ini tergambar dari peningkatan persentase keterampilan peserta setelah mengikuti kegiatan dari persentase 43.14% menjadi 82,85%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa Pelatihan efektif.