cover
Contact Name
Ahmad Albar Al Akso
Contact Email
kohesi55@gmail.com
Phone
+62812330129
Journal Mail Official
kohesi55@gmail.com
Editorial Address
Perum. Griya Kencana Blok 2i No.68 Mojosarirejo Driyorejo Gresik Jawa Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30258855     DOI : -
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah jurnal open access yang diterbitkan oleh CV SWA Anugrah yang didalamnya menerima jurnal hasil penelitian maupun kajian pustaka tentang ilmu kesehatan, kedokteran, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, keperawatan, ilmu nutrisi, gizi, urgensi stunting dan permasalahan kesehatan di Indonesia dan Internasional. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun. pada bulan Februari, April, Juli, dan September. Jurnal ini mengundang penulis dan peneliti untuk publish di jurnal kesehatan ini.
Articles 668 Documents
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN ULKUS DIABETIKUM PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS KOTA BARAT Mahmud, Ismivanti; Pakaya, Nasrun; Yusuf, Muh. Nur Syukriani
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v12i1.10841

Abstract

Kadar gula yang tidak terkontrol pada penderita diabetes mellitus akan mengalami komplikasi jika tidak mendapat pengobatan dan perawatan yang baik, salah satu komplikasi yang sering terjadi adalah ulkus diabetikum. Ulkus diabetikum merupakan luka kronis yang sulit disembuhkan akibat kelainan saraf (neuropati) dan kelainan pembuluh darah pada kaki. Tindakan pencegahan yang tidak dilakukan dengan tepat akan mempengaruhi kualitas kesehatan pasien DM. Motivasi memiliki peran penting terhadap keberhasilan pasien dalam mencegah ulkus diabetikum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi dengan tindakan pencegahan Ulkus diabetikum pada pasien diabetes melitus Di Puskesmas Kota Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam Penelitian terdiri dari 106 pasien DM yang tidak menderita ulkus diabetikum di Puskesmas Kota Barat, dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total Sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji spearman rho dengan instrument penelitian yaitu kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 106 responden memiliki motivasi baik dan pencegahan baik yaitu 28 responden dan memiliki motivasi kurang dan pencegahan kurang yaitu 11 responden. Hasil analisa bivariat menunjukan bahwa terdapat hubungan antara motivasi dengan tindakan pencegahan ulkus diabetikum pada pasien diabetes melitus Di Puskesmas Kota Barat dengan nilai (p-value=0,000).
STUDY OF THE DISTRIBUTION OF PERMANENT FIRST MOLAR TEETH ERUPTION IN CHILDREN WITH STUNTING Fitriani, Desi; Dwi, Rosada Sintya; Tarasati, Tiara
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v12i1.10850

Abstract

Seberang Ulu I District was one of the districts with a high level of stunting status in Palembang. This study aims to determine the distribution pattern of permanent first molar eruption in stunted children, by looking at the distribution of permanent first molar eruption in stunted children based on age, gender, and stunting status in the working area of ​​1 Ulu Health Center. The research method used was analytical observational research with a sample size of 33 people. The results showed that the frequency distribution based on gender, girls experienced a faster rate of tooth eruption than boys, the number of children with short stunting was greater than the number of children with very short stunting. It was known that 15 respondents who had experienced molar tooth eruption, the most were in the short stunting category with 13 people. The 18 respondents who had not experienced molar tooth eruption, the most were in the short stunting category with 13 people
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTERI DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI POSYANDU REMAJA DESA BINAWARA WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERAWATAN LASUNG BR. Purba, Eka Purnama Sari; Dewi, Vonny Khresna; Megawati, Megawati; Kirana, Rita
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v12i1.10852

Abstract

Anemia pada masa remaja dapat menurunkan daya tahan tubuh, meningkatkan kerentanan terhadap infeksi, mengurangi kebugaran, serta memengaruhi ketangkasan berpikir akibat kurangnya oksigen yang mencapai sel otot. Dampak tersebut turut berpengaruh pada penurunan prestasi belajar dan produktivitas kerja. Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan desain cross-sectional untuk mengevaluasi hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap kejadian anemia di Posyandu Remaja Desa Binawara, Wilayah Kerja Puskesmas Perawatan Lasung. Populasi terdiri dari 124 remaja putri dengan sampel sebanyak 56 responden yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 19 responden (33,9%) mengalami anemia dan 37 responden (66,1%) tidak mengalami anemia. Dari segi pengetahuan, 14 responden (25%) memiliki pengetahuan kurang, 30 responden (53,6%) cukup, dan 12 responden (21,4%) baik. Sikap negatif terhadap anemia ditemukan pada 19 responden (33,9%), sedangkan 37 responden (66,1%) menunjukkan sikap positif. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,000) dan sikap (p=0,000) remaja putri dengan kejadian anemia Adolescent anemia can weaken the immune system, increase susceptibility to infections, reduce physical fitness, and impair cognitive agility due to insufficient oxygen reaching muscle cells. These effects also contribute to decreased academic performance and work productivity. This study employed an analytical survey with a cross-sectional design to evaluate the relationship between knowledge and attitudes of adolescent girls toward anemia prevalence at the Youth Health Post (Posyandu Remaja) in Binawara Village, under the jurisdiction of Lasung Health Center. The population consisted of 124 adolescent girls, with a sample of 56 respondents selected through simple random sampling. Data analysis was conducted using the Chi-Square test. The results showed that 19 respondents (33.9%) had anemia, while 37 respondents (66.1%) did not. In terms of knowledge, 14 respondents (25%) had poor knowledge, 30 respondents (53.6%) had moderate knowledge, and 12 respondents (21.4%) had good knowledge. Regarding attitudes, 19 respondents (33.9%) exhibited negative attitudes, while 37 respondents (66.1%) showed positive attitudes. Statistical tests indicated a significant relationship between knowledge (p=0.000) and attitudes (p=0.000) of adolescent girls and anemia prevalence
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TRIPLE ELIMINASI DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS PERAWATAN LASUNG KABUPATEN TANAH BUMBU TAHUN 2024 Maulidah, Nurul; Yuliastuti, Erni; Isnaniah, Isnaniah; Rusmilawaty, Rusmilawaty
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v12i1.10853

Abstract

Capaian pemeriksaan IVA di Puskesmas Perawatan Pagatan hingga Juli 2024 hanya mencapai 5 orang (0,1%) dari total 5.252 WUS, dengan satu kasus IVA positif dan satu kematian akibat kanker serviks pada bulan yang sama. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 99 responden WUS usia 30-50 tahun yang dipilih secara random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner baku HARS, dengan analisis uji chi-square (α ≤ 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 46 responden (46,5%) mengalami kecemasan sedang, dan 66 responden (66,7%) tidak bersedia melakukan pemeriksaan IVA. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kecemasan dan kesediaan pemeriksaan IVA (ρ-value = 0,000). Kesimpulan penelitian mengungkapkan bahwa kecemasan berperan besar terhadap kesediaan wanita pasangan usia subur untuk melakukan pemeriksaan IVA, sehingga diperlukan upaya edukasi masyarakat dan tenaga kesehatan untuk menyampaikan informasi positif tentang kanker serviks tanpa memandang latar belakang sosial budaya, guna mendukung deteksi dini melalui pemeriksaan IVA The coverage of IVA examinations at Pagatan Treatment Health Center up to July 2024 reached only 5 individuals (0.1%) out of 5,252 WUS, with one positive IVA case and one cervical cancer-related death recorded in the same month. This study employed a cross-sectional design, involving 99 WUS aged 30-50 years selected through random sampling. Data collection utilized a standardized HARS questionnaire, analyzed using the chi-square test (α ≤ 0.05). The results revealed that 46 respondents (46.5%) experienced moderate anxiety, and 66 respondents (66.7%) were unwilling to undergo IVA examinations. Statistical analysis indicated a significant relationship between anxiety and willingness to undergo IVA examinations (ρ-value = 0.000). The study concluded that anxiety significantly influences the willingness of women of reproductive age to undergo IVA examinations. Therefore, it is essential for healthcare professionals and communities to provide positive information about cervical cancer, disregarding socio-cultural barriers, to promote early detection through IVA examinations
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TRIPLE ELIMINASI DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS PERAWATAN LASUNG KABUPATEN TANAH BUMBU TAHUN 2024 Yusnita, Feriyanti; Dewi , Vonny Khrena; Yuniarti, Yuniarti; Megawati, Megawati
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v12i1.10860

Abstract

Triple eliminasi merupakan program dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang bertujuan mencegah penularan HIV, sifilis, dan hepatitis B dari ibu hamil ke bayinya melalui deteksi dini menggunakan rapid diagnostic test. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan populasi 256 ibu hamil di wilayah kerja UPTD Puskesmas Perawatan Lasung, dan sampel diambil secara purposive sampling sebanyak 72 responden. Hasil menunjukkan tingkat pengetahuan ibu hamil sebelum penyuluhan didominasi kategori kurang (83,3%), sedangkan setelah penyuluhan mayoritas berada pada kategori baik (77,8%), dengan hasil analisis Paired Sample T-test menunjukkan adanya pengaruh signifikan penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang triple eliminasi (p-value < 0,05). Penelitian ini merekomendasikan ibu hamil untuk aktif mengikuti penyuluhan, mencari informasi terpercaya, dan melibatkan keluarga dalam mendukung program kesehatan demi meningkatkan kepatuhan terhadap pemeriksaan dan pengobatan The triple elimination program initiated by the Ministry of Health of the Republic of Indonesia aims to prevent the transmission of HIV, syphilis, and hepatitis B from pregnant women to their babies through early detection using rapid diagnostic tests. This study employed a quasi-experimental design with a population of 256 pregnant women in the working area of UPTD Puskesmas Perawatan Lasung, and a purposive sampling technique was used to select 72 respondents. The results showed that prior to counseling, the majority of pregnant women had a low level of knowledge (83.3%), while after counseling, most were categorized as having a good level of knowledge (77.8%). The Paired Sample T-test analysis revealed a significant effect of counseling on improving pregnant women’s knowledge about the triple elimination program (p-value < 0.05). This study recommends that pregnant women actively participate in counseling sessions, seek credible information, and involve their families in supporting health programs to enhance compliance with screening and treatment
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN DIIT PADA DEWASA DENGAN DIABETES MELLITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIPONDOH KOTA TANGERANG BANTEN Nurhalilah, Desti; Sari, Yunita
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v12i2.10863

Abstract

Pendahuluan: Diabetes Mellitus merupakan kondisi dimana terjadinya peningkatan kadar gula dalam darah yang terjadi akibat ketidakmampuan tubuh untuk menghasilkan hormon insulin yang cukup atau menggunakan insulin secara efektif (International Diabetes Federation, 2021). Diabetes mellitus terklasifikasi menjadi 4 yaitu diabetes mellitus tipe 1 (DMT1), diabetes mellitus tipe 2 (DMT2), diabetes mellitus gestasional dan diabetes mellitus lainnya. Diabetes mellitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang, termasuk kepatuhan terhadap diit sebagai salah satu pilar dalam pengelolaan diabetes mellitus. Usia dewasa rentan terkena penyakit diabetes akibat adanya perubahan gaya hidup dan aktivitas. Usia >30 tahun beresiko terjadi kenaikan gula darah (WHO, 2021). Dukungan keluarga menjadi faktor penting yang dapat mempengaruhi pada individu dengan DMT2. Tujuan: untuk mengetahui bagaimana Hubungan Dukungan Keluarga terhadap Kepatuhan Diit pada Dewasa dengan Diabetes Mellitus tipe 2 di Puskesmas Cipondoh Kota Tangerang, Banten. Metode: Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 94 responden, dengan teknik sampling simple random sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner Hensarling Diabetes Family Support Scale dan Perceived Dietary Adherence Questionnaire. Hasil: dari 94 responden, 55 responden memiliki dukungan kurang baik (43,3%) dan 61 responden memiliki kepatuhan diit yang buruk (48%). p value 0,000 < (0,001) r = 0,873, Ha diterima Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diit dengan keeratan hubungan sangat kuat dan arah korelasi positif.
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PEMBERIAN BOOKLET TERHADAP PERUBAHAN SIKAP REMAJA PUTERI DI POSYANDU REMAJA DESA BINAWARA WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS PERAWATAN LASUNG TAHUN 2024 Wahyuni, Wahyuni; Hipni, Rubiati; Yuliastuti, Erni; Tunggal, Tri
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v12i2.10869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemberian booklet sebagai strategi edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri mengenai kesehatan reproduksi. Menggunakan metode quasi-eksperimen dengan desain kontrol grup, penelitian ini melibatkan 56 remaja putri di Desa Binawara, yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok kontrol yang hanya menerima penyuluhan (28 orang) dan kelompok perlakuan yang menerima penyuluhan serta booklet (28 orang). Hasil menunjukkan bahwa kelompok perlakuan seluruhnya (100%) memiliki sikap positif terhadap kesehatan reproduksi, sementara pada kelompok kontrol terdapat 24 remaja (85,7%) dengan sikap positif dan 4 remaja (14,3%) dengan sikap negatif. Analisis statistik dengan uji T menghasilkan ρ value 0,000 (<0,005), mengindikasikan pengaruh signifikan pemberian booklet dalam meningkatkan sikap positif remaja putri. Kesimpulan menunjukkan bahwa kombinasi penyuluhan dan pemberian booklet lebih efektif dibandingkan penyuluhan saja dalam mendorong perubahan sikap positif remaja putri terhadap kesehatan reproduksi This study aimed to evaluate the effectiveness of providing booklets as an educational strategy to improve adolescent girls' knowledge and attitudes toward reproductive health. Using a quasi-experimental method with a control group design, the study involved 56 adolescent girls from Binawara Village, divided into two groups: a control group receiving counseling only (28 participants) and an intervention group receiving counseling along with booklets (28 participants). The results showed that all participants in the intervention group (100%) exhibited positive attitudes toward reproductive health, compared to the control group, where 24 participants (85.7%) displayed positive attitudes and 4 participants (14.3%) displayed negative attitudes. Statistical analysis using the T-test produced a ρ value of 0.000 (<0.005), indicating a significant influence of booklet distribution on improving positive attitudes among adolescent girls. The findings conclude that combining counseling with booklet distribution is more effective than counseling alone in fostering positive changes in adolescent girls' attitudes toward reproductive health
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS GIRI MULYA TAHUN 2024 Setiyani, Sri; Yuniarti, Yuniarti; Dewi, Vonny Khresna; Laili, Fitria Jannatul
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v12i2.10872

Abstract

Data Dinas Kesehatan Tanah Bumbu menunjukkan tren stabil penggunaan kontrasepsi di UPTD Puskesmas Giri Mulya pada 2022–2024, meskipun terdapat penurunan jumlah pengguna KB aktif dari 2.081 pada tahun 2022 menjadi 2.074 pada 2023, dan hingga Agustus 2024 tercatat 1.322 pengguna KB aktif, dengan 1,82% di antaranya menggunakan IUD. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan Cross Sectional, melibatkan 93 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dari populasi sebanyak 1.322 ibu pengguna kontrasepsi. Teknik pengumpulan data meliputi editing, skoring, coding, entry data, dan tabulating, dengan analisis menggunakan Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan rendah (65,6%) dan sikap negatif terhadap penggunaan IUD (62,4%), serta terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap ibu dengan penggunaan kontrasepsi IUD di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Giri Mulya (p=0,00<0,05) Data from the Tanah Bumbu Health Office indicate a stable trend in contraceptive use at the Giri Mulya Health Center from 2022 to 2024, despite a decrease in active contraceptive users from 2,081 in 2022 to 2,074 in 2023, and 1,322 users recorded as of August 2024, with 1.82% opting for IUDs. This study employed a quantitative method with an observational analytic design and a cross-sectional approach, involving 93 respondents selected through simple random sampling from a population of 1,322 mothers using contraceptives. Data collection techniques included editing, scoring, coding, data entry, and tabulation, with data analysis conducted using the Spearman Rank test. The results revealed that the majority of respondents had low knowledge levels (65.6%) and negative attitudes towards IUD use (62.4%), and there was a significant relationship between mothers' knowledge and attitudes and the use of IUD contraception in the working area of the Giri Mulya Health Center (p=0.00<0.05)
PENERAPAN ETIKA DALAM PELAYANAN PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT EMANUEL BANJARNEGARA Adelia Arisha Putri; Khusnul Khotimah Arum N.; Ilham Rahmansyah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v12i2.10937

Abstract

Ketidakpuasan pasien terhadap penerimaan pelayanan kesehatan pada tahun 2023 mencapai 63%. Etika dalam pelayanan dapat meningkatkan kepercayaan pasien terhadap layanan yang diberikan oleh rumah sakit. Kepuasan pasien merupakan alat ukur keberhasilan kualitas pelayanan yang dapat meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit. Mengetahui penerapan etika dalam pelayanan dilihat dari sikap dan perilaku petugas pendaftaran. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengambilan data dengan cara penyebaran kuesioner kepada responden. Sebanyak 210 responden di Rumah Sakit Emanuel Banjarnegara telah menjawab pernyataan pada kuesioner dan hasil menunjukkan bahwa kepuasan pasien terhadap kecepatan dalam pelayanan mencapai 60%, keramahan mencapai 96,2%, keadilan mencapai 69,5%, komunikatif dan informatif mencapai 71,9%, dan tanggung jawab mencapai 98,1%. Tingkat kepuasan paling rendah terkait kecepatan dalam pelayanan sedangkan tingkat kepuasan paling tinggi terkait tanggung jawab dalam pelayanan. Etika dalam pelayanan pendaftaran pasien rawat jalan di Rumah Sakit Emanuel Banjarnegara diterapkan dengan cukup baik. Dengan ini rumah sakit dapat menjadikan hasil penelitian ini untuk evaluasi peningkatan kepuasan pasien terhadap etika dalam pelayanan khususnya dalam pelayanan pendaftaran.
PERLINDUNGAN BPOM TERHADAP OBAT SIRUP YANG BEREDAR MENYEBABKAN GAGAL GINJAL AKUT PADA ANAK Marbun, Ichi Nuriani br; Simanihuruk, Friska; Efendi, Salim
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v12i2.10952

Abstract

Riset ini mengkaji kasus gagal ginjal anak yang dikarenakan pemakaian obat sirup. Dikarenakan beberapa obat sirup mengandung bahan yang tidak sehat. Riset ini bertujuan membahas kasus gagal ginjal anak dan peran BPOM dalam menyelesaikan masalah tersebut. Metode penelitian bersifat kualitatif dan deskriptif, dan data dikumpulkan dengan situs web pemerintah, jurnal, dan makalah. Laporan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Agustus 2022 menjadi pemicu kasus pertama, hingga 324 anak muda meninggal dunia akibat penyakit ginjal. Menanggapi kasus gagal ginjal anak, Kemenkes RI mengeluarkan Surat Edaran No. SR.05.01/III/3401/2022, yang menghimbau apotek dan tenaga medis tidak lagi menjual obat sirup hingga pemerintah mengeluarkan pengumuman resmi. Setelah dilakukan uji patologi, ditemukan bahwa konsentrasi pelarut etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) merupakan zat berbahaya yang bisa menyebabkan gagal ginjal pada anak tersebut. Obat sirup yang ditemukan mengandung EG dan DEG tersebut kemudian ditarik dari apotek, toko obat, dan seluruh tempat pelayanan obat di Indonesia oleh BPOM. Pencabutan Izin Edar Obat Sirup Produksi yang melarang Industri Farmasi untuk memproduksi dan mengedarkan obat sirup tersebut dijelaskan lebih lanjut oleh BPOM dalam BPOM RI NO.HM.01.1.2.11.22.240. Selain itu, BPOM juga menghimbau kepada masyarakat untuk memastikan kemasan dalam kondisi baik, membaca keterangan yang terdapat pada kemasan dan memeriksa tanggal kadaluarsanya pada saat mengonsumsi obat maupun makanan.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 6 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan More Issue