cover
Contact Name
Wahyu Arif Raharjo
Contact Email
w.arifraharjo@unwahas.ac.id
Phone
+6287827114410
Journal Mail Official
jkhi@unwahas.ac.id
Editorial Address
Universitas Wahid Hasyim Jl. Menoreh Tengah X/22, Sampangan - Semarang 50236
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JKHI
ISSN : 29869498     EISSN : 29869501     DOI : http://dx.doi.org/10.31942/khi.
Core Subject : Social,
Kajian Hubungan Internasional adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Laboratorium Diplomasi, Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wahid Hasyim Semarang, tujuannya adalah menjadi ruang diskusi ilmiah ,tentang berbagai wacana keilmuan Hubungan internasional dalam bentuk penelitian mandiri dosen maupun penelitian bersama antara dosen dengan mahasiswa. Jurnal ini terbit setahun dua kali, pada Bulan April dan Oktober. Sebagai ruang atmoster akademik, maka jurnal ini terbuka bagi seluruh hasil penelitian mandiri dosen maupun penelitian bersama antar dosen dengan mahasiswa, diluar program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wahid Hasyim Semarang Semoga kehadiran jurnal ini mampu memperkaya cakrawala keilmuan Hubungan Internasional, baik secara internasional maupun nasional.
Articles 71 Documents
Penentangan Tiongkok Terhadap Pakta Pertahanan Australia, United Kingdom, United State Of America (AUKUS) Aini, Fikri Nur
Kajian Hubungan Internasional Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences - Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/khi.2024.3.1.11137

Abstract

On 15 April 2021 Australia, the United States and the United Kingdom announced their new trilateral partnership called AUKUS. Many countries in the region reacted differently to the formation of AUKUS. China is one of the countries that frontally opposes AUKUS. According to China, AUKUS can encourage competition and disrupt regional stability. This study aims to determine the factors causing China's opposition to AUKUS by using the security dilemma theory. In his research, the writer uses a qualitative descriptive research method with library research, namely sources obtained from books, journals, and sources from online portal sites. This study resulted in research that the factors causing China to oppose AUKUS were due to three factors, namely factors at the domestic level, factors at the Asian level and factors at the global level.Keywords: AUKUS, Security Dilemma, NPT, Nuclear submarines programe, SEANWFZ, IAEA, South China SeaABSTRAKPada 15 April 2021 Australia, Amerika Serikat dan Inggris mengumumkan kerjasama trilateral baru mereka yang disebut AUKUS. Banyak Negara dikawasan memberikan reaksi yang berbeda atas terbentuknya AUKUS. Tiongkok adalah salah satu negara yang secara frontal memberikan penentangannya terhadap AUKUS. Menurut Tiongkok AUKUS dapat mendorong terjadinya perlombaan dan mengganggu stabilitas kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor dibalik penentangan Tiongkok terhadap AUKUS dengan menggunakan teori dilemma keamanan. Dalam penelitiannya penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan studi kepustakaan, yaitu sumber yang didapat dari buku, jurnal, serta sumber-sumber dari situs portal online. Penelitian ini menghasilkan faktor-faktor dibalik penentangan Tiongkok terhadap AUKUS yang akan dibagi menjadi tiga faktor, yaitu faktor di level domestik, faktor di level asia dan faktor di level global.
Peran Non-Governmental Organization (NGO) dalam Pemenuhan Hak Pendidikan Formal Bagi Anak Pengungsi Luar Negeri di Provinsi DKI Jakarta Hidayah, Nikmatul
Kajian Hubungan Internasional Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences - Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/khi.2024.3.1.11135

Abstract

This research discusses the role of Non-Governmental Organizations (NGOs) in fulfilling the right to formal education for refugee children in the DKI Jakarta province. This research is qualitative-descriptive research with primary data sources are interviews and field observations and secondary data are from books, journals and mass media. In answering research questions, researcher use the concept of the role of NGOs. NGOs have roles as implementers, catalysts and partners. The results of this research explain that Dompet Dhuafa as NGO in DKI Jakarta, has a role as a partner of the sub-national government of DKI Jakarta and also UNHCR. Dompet Dhuafa through the School for Refugees (SfR) provides preparatory education before refugee children enter formal school by providing Indonesian language education as well as literacy and arithmetic. This preparatory class helps refugee children understand the teacher's explanations during the classroom learning process. Keyword : NGO, formal education, refugee children ABSTRAKPenilitian ini membahas tentang peran Non-Governmental Organization (NGO) dalam pemenuhan hak untuk mendapatkan pendidikan formal bagi anak pengungsi luar negeri di provinsi DKI Jakarta. Penilitian ini adalah penilitian kualitatif-deskriptif dengan sumber data primer yaitu wawancara dan observasi lapangan dan data skunder yaitu berasal dari buku, jurnal dan media massa. Dalam menjawab pertanyaan penelitian, peneliti menggunakan konsep peranan NGO. NGO mempunyai beberapa peranan yaitu sebagai implementor, catalyst, dan patner. Adapun hasil penelitian ini menjelaskan bahwa NGO di DKI Jakarta yaitu Dompet Dhuafa memiliki peran sebagai patner atau mitra dari pemerintah sub-nasional yaitu pemerintah provinsi DKI Jakarta dan juga Lembaga PBB untuk pengungsi yaitu UNHCR. Dompet Dhuafa melalui School for Refugee menyediakan Pendidikan persiapan sebelum anak pengungsi masuk sekolah formal yaitu Pendidikan Bahasa Indonesia dan juga baca tulis dan berhitung. Kelas persiapan ini sangat membantu anak-anak pengungsi memahami keterangan guru ketika proses pembelajaran diskelas.   
Analisis Marxis terhadap Ketimpangan Akses dan Distribusi Kekayaan di Clarion-Clipperton Syarifah, Claudia; Omarrosi, Syafrilla
Kajian Hubungan Internasional Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences - Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/khi.2024.3.1.11138

Abstract

This article explores the opportunities and challenges of seabed exploration in “The Area,” with a specific focus on the potential for seabed mining in regions like the Clarion-Clipperton Zone, considered the common heritage of humankind. While the maritime sector holds promise for future exploration, these opportunities are predominantly accessible to technologically advanced, developed nations, resulting in a profound injustice for developing countries. This paper underscores the principle that "Equality in inequality is inequality" to emphasize the inherent issues in access inequality. Applying Marxist theory, the study reveals that the existing royalty scheme falls short in delivering equitable wealth distribution in Deep Seabed Mining, ultimately benefiting the mining industry at the expense of fair compensation for the global community's shared wealth. This highlights the urgent need for addressing these disparities in the emerging seabed mining industry.Keywords: Deep Seabed Mining, The Area, Res Communis, Technology, Inequality.ABSTRAKTulisan ini membahas peluang eksplorasi Seabed (The Area), dengan fokus pada potensi eksplorasi seabed di area seperti Clarion-Clipperton, yang dianggap sebagai warisan bersama umat manusia. Meskipun terdapat sejumlah persoalan dan tantangan di sektor maritim, peluang eksplorasi yang menjanjikan terbuka di masa depan. Namun, kesempatan ini sebagian besar hanya bisa dimanfaatkan oleh negara-negara maju yang memiliki teknologi eksplorasi yang canggih. Ketidaksetaraan akses ini menciptakan ketidakadilan bagi negara-negara berkembang. Prinsip “Equality in unequality is unequality” menjadi sorotan yang menggarisbawahi permasgalahan ini. Menggunakan teori Marxisme, tulisan ini menemukan bahwa skema royati saat ini ternyata tidak mampu memberikan distribusi kekayaan Deep Seabed Mining yang adil, justru yang terjadi industri pertambangan yang paling diuntungkan. Seluruh umat manusia tidak memperoleh kompensasi yang adil atas hilangnya kekayaan milik bersama ini.
Faktor-faktor yang Mendorong Amerika Serikat Melancarkan Serangan terhadap Houthi di Yaman 2023-2024 Wahyuni, Fitry; Khairiyyah, Inas
Kajian Hubungan Internasional Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences - Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/khi.2024.3.1.10716

Abstract

Kelompok Houthi yang didukung Iran telah menyerang kapal-kapal di Laut Merah sebagai upaya untuk memaksa Israel menghentikan perang dengan militan Hamas di Gaza. Serangan ini telah mengganggu pelayaran global di wilayah tersebut. Pada awal Januari, Amerika Serikat dan Inggris membalas serangan Houthi dengan melancarkan serangan udara terhadap sejumlah basis Houthi di Yaman dengan tujuan mencegah mereka melakukan serangan lagi terhadap kapal-kapal kargo yang melintasi laut merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan luar negeri Amerika Serikat dalam serangan terhadap Houthi di Yaman. Metode penelitian yang penulis gunakan yaitu metode kualitatif dengan menggunakan metode penelusuran literatur dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, artikel berita, dan dokumen lain yang relevan dan dapat dijadikan landasan untuk memberikan penjelasan secara detail mengenai topik penelitian. Penulis menggunakan teori decision making oleh William D. Coplin. Terdapat tiga faktor yang mempengaruhi kebijakan Amerika Serikat dalam serangan terhadap Houthi di Yaman yaitu faktor politik domestik, konteks internasional, serta kondisi ekonomi dan militer
Sikap Uni Eropa Terhadap Konflik Rusia dan Ukraina Martin, Ali; Farizi, Salman Al
Kajian Hubungan Internasional Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences - Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/khi.2024.3.1.11139

Abstract

The attitude of the European Union in the conflict over Russia's invasion of Ukraine which occurred on February 24 2022 has had a major impact on security stability in the European region. So the European Union as a region is experiencing impacts in the form of damage to the ecosystem, social order and humanity due to Russia's invasion of Ukraine. Therefore, providing economic sanctions to reduce Russia's costs in invading Ukraine. This effort is only to maintain the stability of the European region. And the European Union also provides military assistance to Ukraine, even assistance in the form of health and safety to Ukrainian citizens. This is the European Union's stance to reduce the costs of encroaching on Russia and also reduce the burden on Ukraine as an eastern region of Europe. This research was carried out using qualitative methods, meaning that the research mostly uses qualitative data such as values (norms), attitudes, ideologies or people's thoughts which are processed by connecting one phenomenon with another. Specifically, to understand the phenomenon of the European Union's attitude towards the conflict between Russia and Ukraine, data analysis uses interpretive methods. Keywords: European Union Attitude, Invasion, Russia, and Ukraine.  ABSTRAK Sikap Uni Eropa dalam konflik invasi Rusia ke Ukraina terjadi pada tanggal 24 Februarai 2022 sangat berdampak pada stabilitas keamanan di kawasan Eropa. Sehingga Uni Eropa sebagai organisasi regional yang mengalami dampak berupa kerusakan ekosistem, tatanan sosial dan juga kemanusiaan  atas  invasi Rusia ke Ukraina.  Maka alternatifnya memberikan sanksi ekonomi agar mengurangi biaya Rusia dalam invasi terhadap Ukraina. upaya tersebut hanya untuk menjaga stabilitas wilayah Eropa. Dan Uni Eropa juga memberikan bantuan militer terhadap Ukraina, bahkan bantunan berupa kesehatan dan keselamatan  kepada warga Ukraina Bentuk sikap Uni Eropa untuk mengurangi biaya pengeluaran Rusia dan juga mengurangi beban Ukraina sabagai wilayah timur Eropa. Penelitian ini dilakukan dengan metode diskriptif kualitatif, yang lebih banyak menenkankan pada data kualitatif seperti nilai (norm), sikap, ideologi atau pemikiran orang diproses dengan menghubungkan fenomena yang satu dengan lainnya. Secara khusus untuk memahami fenomena hubungan sikap Uni Eropa terhadap dalam konflik Rusia dan Ukraina, analisis data menggunakan interpretatif
Pengaruh Norma Terhadap Perilaku Presiden Joko Widodo Dalam Pembuatan Kebijakan Penanganan Pengungsi Di Indonesia (Studi Kasus: Peraturan Presiden No 125 Tahun 2016 Tentang Penanganan Pengungsi Dari Luar Negeri) Ulfa, Diyana Rosyida; Pramono, Sugiarto
Kajian Hubungan Internasional Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences - Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/khi.2024.3.1.8171

Abstract

This research aims to find out the reason why President Joko Widodo issued Presidential Regulation No. 125 of 2022. This study uses a qualitative descriptive method by using secondary data types where the source of research data is obtained through intermediary media or indirectly in the form of books, journals, papers, newspapers. , articles and the internet. The results of this study indicate that the reason President Joko Widodo made Presidential Regulation No. 125 of 2016 regarding the handling of refugees is due to the influence of norms such as international norms, domestic norms, human rights norms and as an alternative to the 1951 Convention and 1967 Protocol not being ratified.
Pemberdayaan Perempuan Jepang di Bidang Politik dalam Kerangka Kebijakan Womenomics Tahun 2013 - 2020 Sirat, Rayi Madhin; Rachmawati, Iva
Kajian Hubungan Internasional Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences - Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/khi.2024.3.1.10762

Abstract

Kebijakan Womenomics merupakan suatu strategi kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan kontribusi ekonomi perempuan dalam pertumbuhan ekonomi Jepang. Meskipun perempuan Jepang memiliki tingkat pendidikan yang tinggi, partisipasi politik dan ekonomi mereka masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pemberdayaan perempuan dalam kerangka kebijakan Womenomics pada tahun 2013-2020. Berdasarkan tinjauan literatur, penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan perempuan dalam konteks Womenomics terjadi melalui dimensi politik dan sosial ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan memanfaatkan studi kepustakaan menggunakan sumber data sekunder dari berbagai literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan di Jepang dalam aspek politik terwujud melalui Act on Promotion of Gender Equality in the Political Field, sedangkan dalam aspek sosial ekonomi dilakukan melalui Act on Promotion of Women’s Participation and Advancement in the Workplace memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan partisipasi perempuan dan pertumbuhan ekonomi Jepang.
Analisis Standar Kerja Mahkamah Internasional Sebagai Mediator Dalam Penyelesaian Konflik Israel-Palestina (7 Oktober 2023) Zubair, M Ferry; Firdaus, Muhammad Fadhil; Marsingga, Prilla
Kajian Hubungan Internasional Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences - Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/khi.2024.3.1.10907

Abstract

The crimes that Israel has committed against the Palestinian people have sparked outrage in the international community, especially South Africa, which has begun to drag Israel to the International Court of Justice on suspicion of genocide. The International Court plays a role as a third party in fulfilling the standard principles of work as a mediator to provide a resolution to the Israeli-Palestinian conflict. The research method used in this journal is a qualitative method with library study research methods. This research aims to increase readers' understanding regarding the working standards of the International Court of Justice which acts as a mediator in the Israeli-Palestinian conflict. It was decided to bring the Israeli occupation of Palestine to the level of the International Court of Justice after the UN General Assembly (UNGA) meeting on 30 December 2022. The majority of member states voted in favour of seeking a court opinion regarding the legal consequences of Israel's occupation of Palestine. To follow up on the UNGA, the International Court of Justice held a hearing session attended by 52 countries from 19 February 2024 to 26 February 2024. The International Court's function is to uphold international law and ensure that all parties involved in the conflict receive fair treatment. The decision resulting from the International Court of Justice trial is binding, meaning that the countries involved in the court must comply with what is stated in the decision. The interim ruling produced by the International Court of Justice emphasizes the importance of protecting human rights and compliance with the principles of international law. However, in reality, Israel is only implementing decisions such as opening humanitarian aid routes to Palestine.
Kepentingan Indonesia Memberikan Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) Bagi Warga Negara Asing Tahun 2018-2021 Arismawati, Indaka Nurita; Hartati, Anna Yulia
Kajian Hubungan Internasional Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences - Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/khi.2024.3.1.11136

Abstract

The Indonesian Arts and Culture Scholarship (BSBI) or more popularly known as the Indonesian Art and Culture Scholarship (IACS) is one of the Indonesian government's efforts to carry out public diplomacy with the international community in the field of arts and culture. The purpose of this research is to find out what interests Indonesia has in providing Indonesian Arts and Culture Scholarships (BSBI) for foreign citizens. The BSBI program can be used as an effort by the Indonesian government to protect these things as well as as a means to maintain the quality of the positive image of the Indonesian nation. This research uses qualitative research methods, data samples were obtained from previous research, the official website of the Ministry of Foreign Affairs, diplomacy websites, news, journals and newsletters. From the results of the analysis, it was found that the Indonesian Arts and Culture Scholarship (BSBI) could be used as a tool to promote the interests of Indonesia's image in terms of environmental quality, both in terms of geography, materials and the quality of Indonesian society. Efforts to maintain national protection which can be realized by establishing relations with friendly countries. Boosting the Indonesian economy to invite investors, increasing international trade so that GDP can increase every year. Apart from that, the Indonesian Arts and Culture Scholarship (BSBI) is also an effort to protect culture which is targeted at Indonesian youth as the next generation as well as BSBI participants as a reinforcement of culture maintenance as a form of facility established by Indonesia in the international scope.Keywords: Public Diplomacy, Indonesian Interests, ImageABSTRAKBeasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) atau lebih populer disebut dengan istilah Indonesia Art and Culture Scholarship (IACS) adalah salah satu upaya pemerintah Indonesia untuk melakukan diplomasi publik dengan masyarakat internasional dalam bisang seni dan budaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa kepentingan Indonesia memberikan Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) bagi warga negara asing. Program BSBI bisa dijadikan sebagai upaya pemerintah Indonesia untuk melindungi hal-hal tersebut selain itu juga sebagai sarana untuk mempertahankan kualitas citra positif bangsa Indonesia. Penelitian ini menggunkan metode penelitian kualitatif , pengambilan sample data diperoleh dari penelitian terdahulu, website resmi Kemlu, website diplomasi, berita, jurnal,dan berita. Dari hasil analisis yang didapat bahwa Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) bisa di jadikan sebagai alat untuk mempromosikan kepentingan citra Indonesia dalam kualitas lingkungan baik dilihat dari segi geografis, material, serta kualitas masyarakat Indonesia. Upaya untuk mempertahankan perlindungan nasional yang bisa terwujud karena menjalin hubungan dengan negara sahabat. Mendongkrak ekonomi Indonesia untuk mengundang para investor , meningkatkan perdagangan internasional sehingga GDP setiap tahun bisa meningkat. Selain itu Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) juga sebagai upaya perlindungan kultur yang mana disini di targetkan untuk pemuda Indonesia sebagai generasi penerus serta peserta BSBI sebagai penguat culture maintenance sebagai bentuk fasilitas yang dibentuk oleh Indonesia dalam lingkup internasional.
Dampak Pengungsi Timur Tengah Terhadap Stabilitas Ekonomi, Sosial, Politik Italia Tahun 2015-2021 Nisa, Istiqomatun; Mahmuluddin, Mahmuluddin; Munir, Ahmad Mubarak
Kajian Hubungan Internasional Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences - Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/khi.2024.3.1.10729

Abstract

Konflik yang terjadi di negara-negara Timur Tengah mengakibatkan keadaan yang tidak kondusif bagi penduduk lokal. Penduduk mulai merasakan tidak adanya rasa aman, terjadinya pelanggaran hak asasi manusia, serta terjadinya penurunan stabilitas ekonomi negara yang menyebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan para penduduk seperti makanan, tempat tinggal dan fasilitas yang menjamin kehidupan yang layak untuk para penduduk lokal. Konflik yang memuncak pada tahun 2015 di Timur Tengah tersebut membuat penduduk lokal memilih untuk meninggalkan negaranya dengan mengharapkan adanya perlindungan yang di dapatkan dari masyarakat global. Pengungsi memilih negara yang letak geografisnya dekat dengan negara asal. salah satunya adalah negara Italia yang menjadi negara tujuan para pengungsi. Perpindahan yang dilakukan oleh pengungsi ini berdampak pada stabilitas ekonomi, sosial serta politik Italia yang memuncak pada tahun 2015. Adapun penelitian ini berupa penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Kerangka teori dalam penelitian ini menggunakan teori liberalisme, selain itu terdapat konsep pengungsi internasional, konsep kerjasama internasional serta konvensi 1951 Tentang Status Pengungsi juga di gunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa masuknya para pengungsi sejak tahun 2015-2021 lebih banyak memberikan dampak negatif terhadap keadaan ekonomi, sosial serta politik Italia, dibandingkan dengan dampak positif yang hanya berdampak pada stabilitas ekonomi Italia.Â