cover
Contact Name
Muladi Putra Mahardika
Contact Email
muladimahardika@yahoo.com
Phone
+6285327061300
Journal Mail Official
parapemikir@poltektegal.ac.id
Editorial Address
Jalan Mataram No 9 Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Parapemikir Jurnal Ilmiah Farmasi
ISSN : 20895313     EISSN : 25495062     DOI : 10.30591
Core Subject : Health, Science,
Parapemikir journals based on the results of research in the field of Pharmacy science and community covering Social Behavior and Pharmacy Administration including Pharmacy, Biopharmaceuticals, Drug Submission Systems, Physical Pharmacy, Pharmaceutical Technology, Microbiology and Biotechnology Pharmacy, Pharmacology and Toxicology, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Chemistry , Pharmaceutical Chemistry, Biological Pharmacy, Community and Clinical Pharmacy, Pharmaceutical Marketing, Alternative Medicine, Pharmacy Management, Farmakoekonomi, Farmakoepidemiology, Social Pharmacy, Pharmacy Policy.
Articles 343 Documents
Pengaruh Polimorfisme P2Y12 Pada Penggunaan Antiplatelet Terhadap Kejadian Stroke Berulang oktaviarika dewi hermawatiningsih; Rahmawati Raising
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 1 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v12i1.4414

Abstract

Stroke merupakan keadaan defisit neurologik secara fokal dan global. Salah satu pengobatan yang digunakan adalah antiplatelet seperti clopidogrel yang dapat menghambat pembentukan trombus yang bisa menurunkan angka kematian. Dalam perkembangan pengobatan, terdapat variasi respon pasien terhadap terapi clopidogrel. Variasi respon tersebut seperti polimorfisme reseptor P2Y12 yang berdampak pada farmakokinetik dan farmakodinamil dari clopidogrel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyetahui pengaruh kejadian polimorfisme reseptor P2Y12 terhadap kejadian stroke berulang. Metode yang digunakan dalam peneltian ini adalah metode Polymerase Chain Reaction (PCR) yaitu dengan cara pemeriksaan polimorfisme genetik P2Y12 dan dilakukan pemantauan setiap bulan untuk mengetahui kejadian stroke berulang. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah dari 20 sampel diperoleh jenis polimorfime P2Y12 homozygot (wild type), untuk kejadian stroke berulang diperoleh 4 sampel yang mengalami kejadian stroke berulang, dan analisis pengaruh polimorfisme P2Y12 terhadap kejadian stroke berulang diperoleh nilai signifikansi 0,05, sehingga dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh antara polimorfisme P2Y12 terhadap kejadian stroke berulang.
Uji Antibakteri Kombinasi Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L) Dan Daun Kersen (Muntingia calabura L) Terhadap Staphylococcus aureus Oktariani Pramiastuti; Desi Sri Rejeki; Inul Maghfiroh
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 9, No 2 (2020): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v9i2.2026

Abstract

Infectious diseases are one of the main causes of diseases in tropical regions like Indonesia. Infectious diseases usually can be cured by antibiotics, since the use of antibiotics has side effects and long-term resistance and prices that are not affordable, it needs a role of herbs that can weaken the activity of these bacteria. Kersen plants contains various chemical compounds namely flavonoid compounds, saponins, and tannins that have antioxidant potential and antibacterial activity. Belimbing wuluh contains flavonoid compounds. This research was conducted to find out the antibacterial activity of extract combination of kersen leaf (Muntingia calabura L) and belimbing wuluh leaf (Averrhoa bilimbi L) against Staphylococcus aureus. Extract of Kersen leaf and Belimbing wuluh leaf were obtained by maceration method using ethanol 96% for 5 days. The antibacterial activity test was performed by diffusion method using disc paper based on the inhibit zone diameter or clear zone formed around the disc paper. The test was conducted by extract comparison of kersen leaf and belimbing wuluh leaf at 30% concentration namely 1:1, 1:2, 2:1, 1:3 and 3:1 against Staphylococcus aureus. The results showed that the extract comparison of kersen leaf and belimbing wuluh leaf 1:1 had a weak inhibitory power because of its inhibitory value ≤ 5 mm, that was 4.67 mm. While the ratio of 1:2, 2:1, 1:3 and 3:1 had a moderate inhibition resistance value ranges from 5-10 mm; 6.33 mm,7.16 mm, 7.67 mm, and 7.83 mm. Extract rendemen of kersen leaf was 11.94% and belimbing wuluh leaf was 6.28%.
KOMUNIKASI DALAM SOSIALISASI TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DI KECAMATAN MARGADANA Susanto, Agus
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 6, No 1 (2017): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v6i1.476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang strategi komunikasi yang dilakukan oleh Tim Penggerak PKK dalam mensosialisaikan Toga. Melalui penelitian ini didapatkan gambaran tentang strategi komunikasi yang meliputi sosialisasi terjadi dalam tiga tahapan yang meliputi persiapan, pelaksanaan serta evaluasi dan monitoring. Pelaksanaan sosialiasi melibatkan semua kader dan terjadi secara bertahap, dengan menggunakan media tradisional dan pesan-pesan yang sederhana. Kegiatan sosialisasi di dasarkan pada kondisi komunikanmemiliki pendidikan sedang dan menggunakan komunikasi primer karena komunikan masih memiliki interaksi sosial yang kuat.Kata kunci : Strategi komunikasi, sosialisasi dan toga
IDENTIFIKASI SENYAWA KIMIA FENOLIK DALAM EKSTRAK ETIL ASETAT KULIT BUAH JENGKOL Ahmad sopian; Ahmad Darmawan; Partomuan Simanjuntak
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 1 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v8i1.1301

Abstract

Jengkol (Archidendron pauciflorum (Benth.) I.C Nielsen) is a plant that is already familiar in Indonesia and is widely used as a processed food that is quite popular. One of the underutilized parts of the jengkol plant is the skin. Jengkol fruit peel contains alkaloid compounds, flavonoids, tannins, glycosides, sapoinin and steroids or triterpenoids. The purpose of this study was to determine the content of chemical compounds in ethyl acetate extract of jengkol fruit peel, and to test antioxidant activity by DPPH free radical reduction method.The results of isolation, purification in ethyl acetate extract of jengkol fruit skin does not provide activity as an antioxidant. The results of the analysis using FTIR spectrophotometry, Gas chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) and Nuclear Magnetic Resonance Spectroscopy (1HNMR).Keywords: Antioksidan ,archidendron pauiflorum (Benth) I.C Nielsen, jengkol, (1- (2,6-dihydroxy, 4methoxy phenyl) decane-1-one).
PENGARUH KONSENTRASI ASAM STEARAT SEBAGAI BASIS TERHADAP SIFAT FISIK SABUN TRANSPARAN MINYAK JERUK PURUT (Oleum Citrus hystrixD. C.) DENGAN METODE DESTILASI Rizky Febriyanti
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 1 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v3i1.180

Abstract

Sabun merupakan alat pembersih yang telah lama digunakan orang karena dapat menghilangkan kotoran-kotoran seperti debu, bakteri dan sisa metabolisme/keringat sehingga dapat mencegah terjadi infeksi pada kulit. Masalah penelitian ini apakah peningkatan konsentrasi asam stearat dapat berpengaruh terhadap sifat fisik sabun transparan dan konsentrasi asam stearat manakah yang paling baik sebagai basis terhadap sifat fisik sabun minyak jeruk purut (Oleum Citrus) . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi asam stearat terhadap sifat fisik sabun transparan minyak jeruk (Oleum Citrus hystrix D. C.) dan untuk mengetahui konsentrasi asam stearat manakah yang paling baik sebagai basis terhadap sifat fisiksabun transparan.Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa asam stearat dapat mempengaruhi sifat fisik sabun transparan minyak jeruk purut (Oleum Citrus hystrix D. C.). Asam stearat dengan berbagai konsentrasi dapat menghasilkan sifat fisik sabun transparan yang berbeda. Semakin tinggikonsentrasi asam stearat akan semakin baik. Berdasarkan evaluasi sifat fisik sabun transparan perasan belimbing wuluh, diketahui formula III (asam stearat 10%) adalah formula yang mendekati standar Nasional Indonesia.
TINGKAT PEMAHAMAN DAN FAKTOR KEPATUHAN MINUM OBAT ARV PADA PASIEN HIV/AIDS Adib Samudra Putra; Saepuddin Saepuddin; Suci Hanifah
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 3 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v12i3.5298

Abstract

Patients with HIV/AIDS require long-term therapy, so adherence is a significant thing that needs attention. aim  of this article review is to find out the Level of Understanding and Compliance Factors in Taking ARV Medication in HIV/AIDS Patients. The research was conducted in November 2022 by searching for Indonesian articles related to article reviews with the year of publication 2017-2022 in the Google scholar database using the keyword "HIV/ AIDS”, “adherence to taking ARV medication”, and “HIV understanding. Then found 15 journals related to understanding and factors that influence adherence to taking ARV medication with the correlative analytic research method with a cross sectional approach. After further evaluation, 7 relevant journals were found. Next is done by analysis with the approach. A person's understanding of HIV/AIDS is not influenced by their level of education. Family and social support affects the level of patient adherence to routinely taking ARV drugs. Intensive counseling needs to be given to patients and their families as well as the social environment so that patients with HIV/AIDS can be more compliant in using ARV therapy
Aktivitas Gel Peel-Off Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Terhadap Propionibacterium acnes Arief Azis; Rosdiana Rosdiana
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 1 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v12i1.4341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Masker Gel Peel-Off Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera .L) memiliki efek antibakteri terhadap Propionibacterium acnes 10% dan 15 %. Ekstrak daun kelor dibuat dalam sedian masker gel peel-off dengan konsentrasi 10% dan 15%. Pengujian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium yang dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Akademi Farmasi Yamasi Makassar, kemudian dilakukan pengujian aktivitas antibakteri Masker Gel Peel Off Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera .L) dengan metode sumuran dan Medium Agar (NA) sebagai media dan diinkubasi selama 1 x 24 jam pada suhu 37oC. Kemudian dilakukan pengamatan dengan mengukur zona hambat yang terjadi pada masing-masing konsentrasi sediaan pada bakteri uji Propionibacterium acnes. Didapatkan hasil zona hambat konsentrasi 10% terlihat diameter 5,183mm, dan konsentrasi 15% terlihat diameter 8,776mm dengan hasil penghambatan pertumbuhan bakteri yang dikategorikan sedang (5-10mm). Kesimpulan penelitian menyatakan Sediaan masker gel peel-off ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L.) dengan konsentrasi 15% lebih baik dibandingkan dengan konstrasi 10%.
Uji Potensi Ekstrak Etanol dan Fraksi N Heksan-Etil Asetat-Air Batang Serai Wangi (Cymbopogon nardus L.) terhadap Bakteri Streptococcus mutans. Desy Ayu Irma Permatasari
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 1 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v11i1.3214

Abstract

Cymbopogon nardus L. merupakan tanaman yang biasa digunakan sebagai rempah oleh masyarakat Indonesia. Pemanfaatan serai terbatas pada bagian batangnya saja, sedangkan daunnya masih menjadi limbah. Penelitian ini bertujuan menganalisis komponen fitokimia, menentukan kadar fenolik serta menguji aktivitas antioksidan ekstrak batang serai (Cymbopogon citratus) dengan etanol 96%. Ekstraksi daun serai dilakukan dengan maserasi. Hasil analisis fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun serai memiliki kandungan alkaloid, saponin, tanin, flavonoid, fenol, dan steroid. Ekstrak etanol batang serai berpotensi sebagai antibakteri terhadap streptococcus mutans dengan diameter zona hambat 28.2 mm untuk fraksi teraktif yaitu fraksi etil asetat.
PENGEMBANGAN FORMULASI AROMATERAPI PRODUK HERBAL YANG MENGANDUNG MINYAK ATSIRI BAWANG MERAH (Allium cepa var. aggregatum L ) Heru Nurcahyo; Aldi Budi Riyanta
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 1 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v8i1.1280

Abstract

The using of alternative and complementary therapies as a treatment is growing rapidly, one of them is aromatherapy. It is an alternative medicine that uses steam from essential oils. The aims of this study is making aromatherapy formulations use the essential oils of onion. The methods are distillationing essential oils use the water, with a sample of shallots. Furthermore, aromatherapy roll on formulations were made and tested include organoleptic and physical test formulation and preference test. The results obtained on average in each distillation amounted to 0.1%, then formulated with a concentration of essential oils of 1%, 2%, 3%, 4% and 5%. Moreover according to the skin pH, the results of the physical and homogeneity test were found a pH 6 that meets the standards, and from the preference test obtained a formula containing 3% of essential oils of shallots which are most in demand by respondentsKeywords: Aromatherapy, onion (Allium cepa var. Aggregatum L), formulation
PENGARUH PGA, TRAGAKAN DAN KOMBINASI PGA DENGAN TRAGAKAN SEBAGAI SUSPENDING AGENT TERHADAP SIFAT FISIK SUSPENSI IBUPROFEN Nurul Atikoh
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 2, No 4 (2013): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v2i4.62

Abstract

Ibuprofen mempunyai khasiat sebagai analgetik, antipiretik dan antiinflamasi. Kelarutan ibuprofen praktis tidak larut dalam air, sehingga dalam pembuatan diperlukan cairan pembawa untuk melarutkannya, oleh karena itu untuk mendapatkan bentuk sediaan yang stabil ibuprofen dapat dibuat dalam bentuk suspensi. Suspensi adalah sediaan yang mengandung bahan obat padat dalam bentuk halus dan tidak larut terdispersi dalam cairan pembawa. Zat yang terdispersi harus halus dan tidak boleh cepat mengendap, jika dikocok perlahan-lahan endapan harus segera terdispersi kembali.    Penelitian dilakukan di laboratorium PoliTeknik Harapan Bersama Tegal, mengenai pengaruh PGA, tragakan dan kombinasi PGA dengan tragakan sebagai suspending agent terhadap sifat fisik suspensi ibuprofen. Suspensi ibuprofen ini dibuat sebanyak tiga formula yaitu formula I PGA 10%, formula II tragakan 1%, formula III kombinasi PGA 10% dengan tragakan 1%. Suspensi yang dibuat diuji sifat fisiknya yang meliputi uji organoleptik, uji pH, uji berat jenis, uji viskositas, dan uji sedimentasi. Data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan SPSS 15 One Way Anova.                 Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga formula pada uji organoleptik suspensi berbentuk cairan kental, bau khas, warna putih keruh dan rasa yang manis. Pada uji pH, pada formula I, II, III diperoleh pH 6. Kemudian pada uji berat jenis, uji viskositas dan uji sedimentasi dari hasil analisa One Way Anova dengan taraf kepercayaan 95% menunjukkan signifikansi 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh PGA, tragakan dan kombinasi PGA dengan tragakan sebagai suspending agent terhadap sifat fisik suspensi ibuprofen. Kata Kunci : PGA dan tragakan, suspensi ibuprofen, sifat fisik suspensi.

Page 7 of 35 | Total Record : 343


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 2 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 1 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 3 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 2 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 1 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 3 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 2 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 1 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 3 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 2 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 1 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 2 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 1 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 9, No 2 (2020): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 9, No 1 (2020): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 2 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 1 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 7, No 2 (2018): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 7, No 1 (2018): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 6, No 2 (2017): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 6, No 1 (2017): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 5, No 2 (2016): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 5, No 1 (2016): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 4, No 2 (2015): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 4, No 1 (2015): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 2 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 1 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 2, No 4 (2013): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 2, No 3 (2013): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 1, No 2 (2012): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 1, No 1 (2012): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi More Issue