cover
Contact Name
Muladi Putra Mahardika
Contact Email
muladimahardika@yahoo.com
Phone
+6285327061300
Journal Mail Official
parapemikir@poltektegal.ac.id
Editorial Address
Jalan Mataram No 9 Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Parapemikir Jurnal Ilmiah Farmasi
ISSN : 20895313     EISSN : 25495062     DOI : 10.30591
Core Subject : Health, Science,
Parapemikir journals based on the results of research in the field of Pharmacy science and community covering Social Behavior and Pharmacy Administration including Pharmacy, Biopharmaceuticals, Drug Submission Systems, Physical Pharmacy, Pharmaceutical Technology, Microbiology and Biotechnology Pharmacy, Pharmacology and Toxicology, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Chemistry , Pharmaceutical Chemistry, Biological Pharmacy, Community and Clinical Pharmacy, Pharmaceutical Marketing, Alternative Medicine, Pharmacy Management, Farmakoekonomi, Farmakoepidemiology, Social Pharmacy, Pharmacy Policy.
Articles 367 Documents
Evaluasi Penggunaan Antibiotik Dengan Metode Gyssens Pasien Demam Tifoid Rawat Inap di RSUD Dr. Soedono Madiun Tahun 2019-2020 Sawitri, Satwika Budi; Fatihah, Nadia Iha; Istiqomah, Annis; Rahardjoputro, Rolando
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v14i3.9642

Abstract

Typhoid fever is an acute infection of the digestive tract caused by Salmonella typhi bacteria. The main therapy for typhoid fever is the administration of antibiotics. The high incidence of typhoid fever in Indonesia has led to increased antibiotic use and triggered antibiotic resistance. Antibiotic resistance will cause various problems such as incurability of the disease, suprainfection, increased risk of side effects, mortality, morbidity and health costs. This study aims to determine the pattern of antibiotic use and evaluate the rationality of antibiotic use in typhoid fever patients at RSUD Dr. Soedono Madiun qualitatively using the Gyssens method. This study uses a qualitative descriptive method by collecting patient medical records retrospectively with a purposive sampling method. The obtained medical records will be analyzed qualitatively using Gyssens criteria. The results of the qualitative analysis show that from 57 medical records there are 14 types of antibiotics used with thiamphenicol as the most common antibiotic (22%). The results of the qualitative analysis are antibiotic prescriptions for typhoid fever at Dr. Soedono Madiun Regional General Hospital. Soedono Madiun is in accordance with 72% accuracy, namely category IV A as many as 9 (15%), category IV B as many as 2 (4%), category IV D as many as 5 (9%), category III B as many as 9 (15%), category II A as many as 1 (2%), category II B as many as 4 (7%), category I as many as 1 (2%) and category 0 as many as 26 (46%).
IDENTIFIKASI POLIFARMASI PADA PASIEN GERIATRI DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM DI RUMAH SAKIT ISLAM PKU MUHAMMADIYAH PALANGKA RAYA Vendry, Vendry Vendry
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v14i3.8342

Abstract

Populasi lanjut usia (lansia) meningkat secara global, dengan prevalensi kondisi multi-morbiditas yang memengaruhi pengelolaan obat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi polifarmasi pada pasien geriatri di Poliklinik Penyakit Dalam RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya. Penelitian deskriptif kuantitatif ini menggunakan data sekunder dari e-rekam medis pasien geriatri periode Juni–Desember 2024. Data yang dikumpulkan mencakup usia, jenis kelamin, diagnosis, dan jumlah obat yang diberikan. Hasil menunjukkan 63 pasien geriatri, terdiri dari 29 laki-laki dan 34 perempuan, semuanya memenuhi kriteria polifarmasi dengan lebih dari 5 jenis obat per resep. Sebanyak 80,95% pasien menerima lebih dari 10 jenis obat selama perawatan. Temuan ini mengindikasikan perlunya manajemen terapi obat yang lebih hati-hati untuk meminimalkan risiko efek samping dan interaksi obat.
The Relationship Between Family Support and Medication Compliance of Elderly Hypertension Patients at Durenan Community Health Center Probosiwi, Neni
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v14i3.9570

Abstract

 Hypertension increases with age, especially in the elderly. This study aims to determine the relationship between family support and medication adherence in elderly patients with hypertension in the outpatient unit of the Durenan Community Health Center. This study is a non-experimental, prospective, observational quantitative study with descriptive analysis. The sample consisted of 98 elderly respondents selected using purposive sampling. Primary data were obtained from the Perceived Social Support Questionnaire Family (PSS-Fa) to assess family support and the Adherence to Refills and Medications Scale-Short Form (ARMS-SF) to assess adherence. Secondary data were obtained from patient medical records. The results showed that of the 54 respondents with good family support, 51 respondents were compliant and 3 were non-compliant. Conversely, of the 44 respondents with poor family support, only 7 were compliant and 37 were non-compliant. The chi-square test showed a p-value of 0.000 (p 0.05), which means there is a significant relationship between family support and medication adherence. A correlation coefficient (CC) of 0.982 indicates a very strong relationship, meaning that the better the family support, the higher the medication adherence in hypertension patients. Family support has been shown to be a crucial factor in the success of hypertension therapy in the elderly. 
HUBUNGAN KEPUASAN PASIEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK X KOTA MADIUN ningrum, Vidya
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.9993

Abstract

Pelayanan kefarmasian di apotek terjadi perubahan paradigma terdahulu di mana berorientasi pada obatnya menjadi berfokus pada pasien guna meningkatkan kualitas hidup dan keselamatan pasien. Pelayanan kefarmasian akan dianggap baik apabila pasien menerima pelayanan sesuai harapan mereka. Pasien yang menerima pelayanan tidak sesuai dengan harapan maka aka menilai buruk terhadap apa yang mereka terima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat keterkaitan kepuasan pasien dengan  kualitas pelayanan kefarmasian di Apotek X Kota Madiun. Sampel pada penelitian ini sebanyak 98 responden.  Penelitian  ini menggunakan metode kuantitatif cross-sectional.  Cara pengambilan sampel dengan teknik  accidental sampling. Analisis data memakai  metode analisis bivariate yang diolah dengan spss metode  chi-square. Penelitian ini memberikan data   kualitas pelayanan kefarmasian dalam kategori cukup baik sebanyak 63,27%; sangat baik 36,73% dan tidak baik 0%. Kepuasan pasien mendapatkan hasil dalam kategori cukup puas 67,35%; sangat puas 32,65% dan tidak puas 0%. Terdapat hubungan pada kepuasan pasien dan  kualitas pelayanan kefarmasian di Apotek X Kota Madiun  dengan nilai p –value 0,00 0,05.Pharmaceutical services in pharmacies have changed from the previous paradigm which was drug oriented to a new paradigm that focuses on patients(patient oriented) in order to improve the quality of life and patient safety. Service quality is considered good if the patient receives service in accordance with his expectations. Service quality is considered poor if the patient receives services that are not in accordance with their expectations. The purpose of this study was to determine the relationship between the quality of pharmaceutical services and patient satisfaction at Pharmacy X Madiun City. The sample in this were 98 respondents. This type of research was conducted using quantitative methods with a cross-sectional approach and sampling techniques using accidental sampling. The data analysis carried out is bivariate analysis which is processed with the spss application with the chi-square test. The results showed that the quality of pharmaceutical services in the category was quite good as much as 63.27%; very good 36.73% and not good 0%. Patient satisfaction obtained results in the moderately satisfied category 67.35%; very satisfied 32.65% and dissatisfied 0%. There is a relationship between the quality of pharmaceutical services and patient satisfaction at Pharmacy X Madiun City which is indicated by a p-value of 0.00 lt;0.05.
Gambaran Tingkat Kepuasan Pasien di Apotek Rizky Peni Farma Plesungan Pambudi, Risma Sakti; Utami, Winanti Puji; Khusna, Khotimatul
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.9945

Abstract

Pelayanan kefarmasian di apotek berperan penting menjamin ketersediaan obat yang aman, bermutu dan berkhasiat. Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator penting yang harus diperhatikan dalam pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Rizky Peni Farma Plesungan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 100 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan perhitungan skor persentase kategorik yaitu membandingkan skor aktual dengan skor ideal lalu dikalikan 100 untuk memperoleh persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi pelayanan masuk kategori sangat puas yaitu dimensi kehandalan (83,47%), dimensi ketanggapan (81,00%), dimensi jaminan (81,70%), dimensi empati (82,70%), dimensi bukti langsung (81,47%). Secara keseluruhan, tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian mencapai 82,07% dengan kategori sangat puas. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pelayanan kefarmasian di Apotek Rizky Peni Farma Plesungan telah memenuhi harapan pasien pada semua aspek pelayanan sehingga menjadi dasar bagi peningkatan mutu layanan berkelanjutan.
Formulasi Granul Effervescent Kombinasi Simplisia Seledri (Apium graveolens L.) dan Teh Hijau (Camellia sinensis) untuk Pengembangan Produk Nutrasetikal Serahli, Ubun Fadli; Prayogi, Syaiful; Mulyanto, Baedi; Maulana, Luthfi Hidayat; Maulin, Ilva; Afriani, Fenti Ida
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.9817

Abstract

Penyakit degeneratif merupakan salah satu penyebab utama penurunan kualitas hidup manusia. Upaya pencegahan dan penanganannya dapat didukung melalui konsumsi produk nutrasetikal berbasis bahan alam yang memiliki aktivitas biologis. Seledri (Apium graveolens L.) dan teh hijau (Camellia sinensis) merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan di Indonesia dan diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, fenolat, dan antioksidan yang berpotensi sebagai agen nutrasetikal. Namun, pemanfaatannya belum optimal karena kurangnya bentuk sediaan yang praktis dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengoptimasi sediaan granul effervescent kombinasi ekstrak seledri dan teh hijau dengan variasi bahan asam-basa (asam sitrat, asam tartarat, dan natrium bikarbonat) menggunakan pendekatan Simplex Lattice Design (SLD) berbantuan Design Expert Software. Parameter yang diamati meliputi waktu larut, pH larutan, sifat alir granul, serta respon organoleptik. Hasil analisis diharapkan menghasilkan formula optimum yang memenuhi kriteria fisik dan stabilitas yang baik serta memiliki potensi sebagai produk nutrasetikal. Penelitian ini mendukung pengembangan teknologi sediaan berbasis bahan alam dan kemandirian bahan baku obat di Indonesia. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan produksi massal dan komersialisasi produk granul effervescent kombinasi seledri dan teh hijau sebagai minuman nutrasetikal fungsional.
Optimasi Variasi Konsentrasi Palm Oil dan VCO Sabun Organik Kulit Biji Kopi Robusta (Coffea canephora Pierre ex A.Froehner) Menggunakan Metode Simplex Lattice Design Yudanti, Gendis Purno; Hidayah, Siti Nur; Fitrianingsih, Sri
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.9881

Abstract

Kulit biji kopi Robusta (Coffea canephora Pierre ex A.Froehner) memiliki kandungan bahan aktif sebagai flavonoid, tanin, alkaloid dan saponin yang cocok digunakan dalam pembuatan sabun organik. Sabun organik dengan bahan aktif kulit biji kopi yang dapat digunakan sebagai sabun esfoliasi yang aman untuk masyarakat dengan mekanisme kerja sebagai antioksidan pada kulit dan berbahan dasar palm oil dan VCO yang bagus untuk melembapkan kulit. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dan mengetahui variasi konsentrasi palm oil dan VCO terhadap karasteristik jika ditinjau dari parameter kritis pH, kadar air, dan tinggi busa. Penelitian ini diawali determinasi tanaman yang akan digunakan, Kulit biji kopi Robusta (Coffea canephora Pierre ex A.Froehner) yang diperoleh diperoleh dari suatu daerah yaitu Rahtawu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah yang telah dilakukan penghalusan kemudian ditambahkan dalam sediaan sabun organik. Penelitian ini dilakukan dengan membuat perbedaan konsentrasi palm oil dan VCO yang telah ditentukan oleh metode Simplex Lattice Design dan diperoleh 10 formula. Hasil menentukan formula optimum menggunalan Simplex Lattice Design didapatkan formula 4 dan dilakukan pembuatan ulang pada formula 4. Formula dinyatakan tidak ada perbedaan signifikan pada hasil selisih prediksi dan sebenarnya, artinya metode Simplex Lattice Design dapat digunakan sebagai alat statistika dalam penelitian formula. Uji kelembapan dinyatakan ada perbedaan yang signifikan dari uji paired sample T-Test artinya ada peningkatan sebelum penggunaan sabun dan setelah penggunaan sabun. Kombinasi antara palm oil dan VCO memberikan efek terhadap sifat fisik yaitu uji organoleptis, uji pH, uji kadar air, uji tinggi busa dan uji kelembapan kulit.
Penetapan Kadar β-Karoten Tanaman Krokot(Portulaca oleracea) dan Wortel (Daucus carota L.) Secara Spektrofotometri UV-Vis Firsty, Girly Risma; Widiarti, Winda; Istriningsih, Endang; Pramiastuti, Oktariani
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.9261

Abstract

Senyawa β-karoten merupakan provitamin A yang mempunyai peranan penting dalam pembentukan vitamin A. Vitamin A merupakan vitamin yang sangat dibutuhkan manusia, terutama untuk pertumbuhan dan perkembangan serta penglihatan mata manusia. Telah diketahui bahwa wortel dan krokot mengandung β-karoten yang dibutuhkan tubuh untuk menekan efek dari paparan radikal bebas atau sebagai antioksidan. Tujuan dilakukannya penelitian untuk mengetahui perbandingan kadar β-karoten yang terkandung dalam wortel dan krokot menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif yaitu dengan uji warna antimon triklorida dan uji KLT, pengukuran kuantitatif dilakukan dengan Spektrofotometri UV-Vis. Hasil KLT diperoleh nilai Rf antara pembanding dan wortel yang mempunyai nilai sama yaitu sebesar 0,93, serta nilai Rf antara pembanding dan krokot juga sama yaitu sebesar 0,95. Hasil kadar β-karoten yang diperoleh pada ekstrak wortel sebesar 2,40 mg/gram ± 0,02% dan pada ekstrak krokot sebesar 6,91 mg/gram ± 0,25%. Hasil dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kandungan β-karoten pada krokot lebih tinggi dibandingkan wortel. Hasil analisis data menggunakan uji t independen (SPSS) menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara sampel krokot dan wortel (P0,05).
Survei kepuasan pelanggan terhadap pelayanan informasi obat di apotek sumber waras salatiga Sunarto, Yisia Betsatafio
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.9892

Abstract

Pelayanan informasi obat merupakan elemen krusial dalam menjamin keamanan dan efektivitas terapi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan informasi obat di Apotek Sumber Waras Salatiga serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan teknik purposive sampling. Sebanyak 73 responden yang memenuhi kriteria inklusi mengisi kuesioner berbasis model SERVQUAL. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan secara umum berada pada kategori cukup tinggi, dengan indikator tertinggi pada dimensi empati (mean 4,41) dan terendah pada daya tanggap (mean 4,33). Namun, distribusi frekuensi memperlihatkan bahwa lebih dari separuh responden menilai aspek-aspek pelayanan dalam kategori rendah. Analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara seluruh dimensi SERVQUAL (bukti fisik, kemampuan, jaminan, daya tanggap, dan perhatian) dengan kepuasan pelanggan, dengan nilai korelasi tertinggi pada dimensi kemampuan (r = 0,846). Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan informasi obat sangat dipengaruhi oleh kemampuan tenaga farmasi dalam menyampaikan informasi secara akurat dan komunikatif. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi apotek untuk meningkatkan kualitas layanan melalui perbaikan aspek fisik, komunikasi, dan personalisasi layanan agar tercapai kepuasan pelanggan yang optimal.
Analisis Kualitatif Dan Kuantitatif Bahan Kimia Obat Pada Jamu Pegal Linu Di Wilayah Demak Muizza, Hana; Saraswati, Maulita; Hapsari, Estuningtyas Ayu
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.9917

Abstract

Maraknya praktik adulterasi jamu dengan penambahan Bahan Kimia Obat (BKO) seperti parasetamol dan natrium diklofenak menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan konsumsi jamu, khususnya jamu pegal linu yang banyak digunakan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan serta menentukan kadar parasetamol dan natrium diklofenak pada beberapa sampel jamu pegal linu yang diedarkan di Wilayah Demak. Metode penelitian meliputi Kromatografi Lapis Tipis (KLT) sebagai analisis kualitatif dan spektrofotometri UV-Vis sebagai analisis kuantitatif. Analisis dilakukan terhadap lima sampel jamu (a, b, c, d, dan e). Hasil analisis KLT menunjukkan bahwa tiga sampel (b, d, dan e) positif mengandung parasetamol, sedangkan empat sampel (a, b, c, dan e) positif mengandung natrium diklofenak. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan kadar parasetamol tertinggi terdapat pada sampel d sebesar 20,906 mg per kemasan, sedangkan kadar natrium diklofenak tertinggi terdapat pada sampel a sebesar 135,24 mg per kemasan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan masih adanya praktik ilegal penambahan BKO dalam jamu yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan dan perlunya pengawasan yang lebih ketat oleh BPOM sesuai dengan Peraturan BPOM Nomor 25 Tahun 2023.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 2 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 1 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 3 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 2 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 1 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 3 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 2 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 1 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 3 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 2 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 1 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 2 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 1 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 9, No 2 (2020): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 9, No 1 (2020): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 2 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 1 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 7, No 2 (2018): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 7, No 1 (2018): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 6, No 2 (2017): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 6, No 1 (2017): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 5, No 2 (2016): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 5, No 1 (2016): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 4, No 2 (2015): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 4, No 1 (2015): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 2 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 1 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 2, No 4 (2013): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 2, No 3 (2013): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 1, No 2 (2012): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 1, No 1 (2012): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi More Issue